cover
Contact Name
Sriyono
Contact Email
suryaabdimas@umpwr.ac.id
Phone
+62275321494
Journal Mail Official
suryaabdimas@umpwr.ac.id
Editorial Address
Universitas Muhammadiyah Purworejo Jl. KHA. Dahlan 3 & 6 Purworejo, 54111, Jawa Tengah
Location
Kab. purworejo,
Jawa tengah
INDONESIA
Surya Abdimas
ISSN : 25803492     EISSN : 25803492     DOI : 10.37729/abdimas
Surya Abdimas adalah jurnal yang mengkaji wahana pengembangan serta penerapan llmu Pengetahuan dan Teknologi kepada masyarakat secara luas sebagai bentuk publikasikan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat, yang mencakup konsep, model, dan implementasinya sebagai upaya peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 264 Documents
Peningkatan Profesionalisme Berkelanjutan Guru MGMP Provinsi Jawa Tengah Melalui Penyusunan Laporan Penelitian Pendidikan Ekonomi di Masa Kenormalan Baru Nina Farliana; Khasan Setiaji; Joko Widodo
Surya Abdimas Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/abdimas.v6i2.1714

Abstract

Kondisi pandemi Covid 19 mengakibatkan peran dan posisi aspek pendidikan sangat krusial. Guru dituntut harus mampu mengembangakan kompetensi profesionalnya, tidak hanya dalam pembelajaran di kelas tetapi juga keprofesian berkelanjutannya. Rendahnya keterampilan guru dalam penelitian di kelas dan penulisan karya ilmiah yang merupakan salah satu syarat kenaikan pengkat, menyebabkan guru kesulitan dalam pengembangan profesinya. Tujuan pengabdian ini adalah menganalisis proses peningkatan profesionalisme berkelanjutan guru ekonomi SMA melalui penyusunan laporan penelitian pendidikan ekonomi serta menganalisis kontribusi yang ditimbulkan dari pelatihan penyusunan laporan penelitian bagi guru. Lokasi pengabdian adalah MGMP Ekonomi SMA provinsi Jawa Tengah. Target pengabdian adalah guru ekonomi SMA provinsi Jawa Tengah berjumlah 30 orang. Metode pelaksanaan pengabdian dimulai dari: identifikasi masalah di lapangan, proses pemberdayaan yang dilakukan dengan penguatan pemahaman dan pengetahuan konsep keprofesian berkelanjutan, workshop, diskusi, tanya jawab serta simulasi pelaksanaan penelitian dan penulisan laporan penelitian, serta monitoring dan evaluasi program. Pengabdian dilakukan selama 6 bulan, dengan 4 kali kegiatan, yaitu: koordinasi awal, pelaksanaan workshop dan pemberdayaan keterampilan, serta monitoring dan evaluasi. Semua peserta antusias dan merasakan manfaat pelatihan. Pelaksanaan pengabdian dikatakan berhasil sampai tahap pendampingan penulisan karya ilmiah, yaitu laporan penelitian. Keberhasilan ini ditunjukkan oleh: adanya kesesuaian materi dengan kebutuhan guru, serta adanya respon yang positif mengingat kegiatan pengabdian merupakan kebutuhan guru dalam rangka peningkatan profesionalitasnya.
Peningkatan Kapasitas Produksi Pengerajin Kerupuk Cantir Slukatan Kabupaten Wonosobo Melalui Penerapan Mesin Pemarut dan Alat Press Farika Tono Putri; Ragil Tri Indrawati; Eni Safriana; Wahyu Isti Nugroho
Surya Abdimas Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/abdimas.v6i2.1733

Abstract

Kerupuk Cantir merupakan salah satu oleh-oleh khas kabupaten Wonosobo. Pengrajin Kerupuk Cantir desa Slukatan kabupaten Wonosobo memiliki kendala dalam memenuhi kapasitas produksi sesuai permintaan pelanggan. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah membantu meningkatkan kapasitas produksi pengrajin kerupuk cantir melalui penerapan Teknologi Tepat Guna (TTG) berupa mesin pemarut dan mesin pengepres singkong dengan mitra Pengrajin Kerupuk Cantir yang berada di desa Slukatan kabupaten Wonosobo. Metode yang dilakukan yaitu: (i) Desain mesin pemarut singkong dan desain alat press, (ii) Uji Kinerja mesin pemarut singkong dan alat press, dan (iii) Penyuluhan dan pelatihan penerapan mesin pemarut singkong dan penerapan alat press. Evaluasi yang dilakukan berdasarkan pengamatan penerapan alat pemarut singkong dan alat press bahan parutan singkong menjadi bahan setengah jadi. Penerapan Mesin pemarut singkong dapat meningkatkan kapasitas produksi lebih dari 100%, serta mengurangi 100% biaya produksi untuk sewa mesin pemarut. Penerapan alat press bahan hasil parutan menjadi tepung singkong mampu meningkatkan kapasitas produksi.
Penerapan Strategi Kaizen Production dan Integrated Digital Marketing Untuk Meningkatkan Produktivitas dan Penjualan Tanaman Hias Bayu Setyo Nugroho; Eva Purnamasari; Tahan Prahara; Mellasanti Ayuwardani
Surya Abdimas Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/abdimas.v6i2.1736

Abstract

Meningkatnya kasus Pandemi Covid-19 di Indonesia serta kebijakan pemerintah melalui Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sangat berpengaruh terhadap kondisi ekonomi UMKM. Mitra kegiatan pengabdian adalah Komunitas Petani Tanaman Hias dusun Tarukan, Bandungan, kabupaten Semarang yang berjumlah 24 kelompok usaha. Selama ini Petani Tanaman Hias melakukan pengelolaan produksi dan promosi yang sangat sederhana serta hanya mengandalkan pengunjung dari luar kota untuk berkunjung di wisata Gedong Songo. Saat ini tingkat penjualan menurun drastis, bahkan permintaan tanaman hias dan jasa pembuatan taman hanya terjadi satu kali bahkan tidak sama sekali. Kegiatan pengabdian dilakukan dengan memberikan pelatihan digital marketing dan memberikan satu set peralatan tepat guna untuk mendukung Kaizen Production. Kegiatan dimulai dari survey bulan September 2021, kemudian pelaksanaan sosialisasi pada bulan November 2021. Sistem Integrated Digital Marketing dilakukan dengan integrasi berbagai aplikasi sosial media melalui informasi lokasi bisnis di google bisnisku, memperluas jangkauan pelanggan melalui media Facebook dan Instagram, serta kemudahan dalam proses pemesanan dan komunikasi di Whatsapp Business. Melalui strategi tersebut informasi produk jasa yang ditawarkan menjadi lebih luas dan menjangkau pelanggan berbagai provinsi di Indonesia. Luaran kegiatan ini adalah Kelompok petani tanaman hias dusun tarukan bandungan memiliki peralatan tepat guna, serta strategi pemasaran yang tepat melalui media online digital marketing.
Wisata Edukasi Tanaman Obat Tradisional di Pekarangan Wisata Alam Desa Rindu Hati Reza Pertiwi; Salprima Yudha S; Wuri Prameswari; Mifta Violina Aniza; Buistu Arba’a Nuyuh Putri; Rais Akbar Syahputra
Surya Abdimas Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/abdimas.v6i2.1747

Abstract

Desa Rindu Hati terletak di Kecamatan Taba Penanjung, kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng), Provinsi Bengkulu, terus menggali potensi wisata alam yang ada di sekitar desa. Pekarangan rumah warga dapat dijadikan objek wisata edukasi bagi pengunjung wisata desa Rindu Hati. Tanaman obat tradisional dapat menjadi pilihan yang tepat untuk ditanam di pekarangan rumah. Tanaman obat dapat membantu kebutuhan ekonomi masyarakat, terutama di desa Rindu Hati. Tidak hanya untuk tanaman obat, tapi juga untuk tanaman hias, bunga atau buah-buahan. Tanaman ini nantinya dapat diolah menjadi jamu. Mulai jamu dalam bentuk cairan dan langsung minum atau dikemas dalam bentuk bubuk. Inilah yang dimaksud mempunyai manfaat ganda, karena hasilnya dapat memberikan banyak manfaat. Tanaman obat tradisional yang terdapat di pekarangan rumah dapat disusun sedemikian rupa dan diberi label identitas untuk memudahkan pengunjung mengetahui nama, jenis, serta khasiat tanaman obat tradisional tersebut. Informasi yang tersampaikan melalui label identitas pada tanaman obat tradisional dapat membantu pengunjung mengetahui jenis dan khasiat dari tanaman obat tradisional. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan terhadap warga sekitar wisata alam desa Rindu Hati Bengkulu Tengah dengan menggunakan metode penyuluhan serta pelatihan menanam tanaman obat tradisional. Tujuannya yaitu untuk menambah nilai desa wisata dan meningkatkan pengetahuan masyarakat terhadap obat tradisional. Hasil dari kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran keluarga di Desa Rindu Hati untuk memanfaatkan pekarangan rumah dengan melakukan penanaman tanaman obat tradisional yang bernilai wisata edukasi.
Upaya Menghidupkan Arab Jawi Sebagai Budaya Islam di Kawasan Melayu Raya Melalui Kegiatan Seminar International Siti Sarah; Mohamad Sobirin; Abdal Chakil Harimi; Agus Husein As Sabiq
Surya Abdimas Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/abdimas.v6i2.1758

Abstract

Arab Jawi-Arab Pegon merupakan salah satu ragam kebudayaan Islam yang khas di kawasan Melayu Raya. Seiring perkembangan zaman, aksara Arab Jawi-Pegon mengalami keterpinggiran tergantikan penggunaan aksara latin. UIN Profesor K. H. Saifuddin Zuhri seagai perguruan tinggi islam berbasis pesantren berupaya menghidupkan kembali aksara jawi dengan mengadakan Seminar Internasional Melayu raya seri-1. Kegiatan bertujuan: (1) mendiskusikan perkembangan aksara Arab Jawi-Pegon di wilayah Melayu Raya, (2) merumuskan strategi nguri-nguri aksara Arab Jawi-Pegon di wilayah Melayu Raya melalui sinegisasi dunia akademik perguruan tinggi dengan pesantren, (3) memproyeksikan proses internalisasi aksara Arab Jawi-Pegon ke dalam dunia akademik perguruan tinggi di wilayah Melayu Raya. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi persiapan, pelaksanaan, evaluasi. Mitra kegiatan adalah santri dari beberapa pesantrenndi Jawa Tengah. Hasil kegiatan adalah terlaksananya: (1) diskusi terkait perkembangan aksara Arab Jawi-Pegon di wilayah Melayu Raya, (2) perumusan strategi nguri-nguri aksara Arab Jawi-Pegon di wilayah Melayu Raya melalui sinegisasi dunia akademik perguruan tinggi dengan dunia akademik pesantren, (3) kegiatan proyeksi proses internalisasi aksara Arab Jawi-Pegon ke dalam dunia akademik perguruan tinggi di wilayah Melayu Raya melalui pemaparan materi dan diskusi dari kalangan akadmeik maupun pesantren. Tindaklanjut kegiatan yaitu berdirinya Pusat Studi Melayu Raya dengan mitra sebagai salah satu pihak yang ikut berkontribusi di dalamnya.
Webinar Penguatan Model Pembelajaran Inovatif Untuk Menunjang Pembelajaran Daring Pada MGMP Ekonomi Kabupaten Kebumen Dwi Puji Astuti; Rediana Setiyani; Anna Kania Widiatami; Syam Widia
Surya Abdimas Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/abdimas.v6i2.1760

Abstract

Guru memiliki peranan penting dalam proses pembelajaran di sekolah. Namun, pada kondisi pandemi masih banyak guru kesulitan dalam mendesain model pembelajaran. Ditinjau dari permasalahan tersebut, maka kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk agar para guru yang tergabung di MGMP Ekonomi Kabupaten Kebumen memiliki kompetensi guru dalam pengembangan inovasi pembelajaran melalui penguatan model pembelajaran inovatif guna meningkatkan kualitas pembelajaran, serta memberikan kontribusi positif untuk peningkatan kompetensi guru dalam meningkatkan mutu pembelajaran sekolah. Pada masa pembelajaran daring guru dituntut untuk tetap bisa mengelola kelas dengan baik melalui penerapan model-model pembelajatan inovatif yang sesuai dengan kondisi peserta didik. Metode yang digunakan dalam pengabdian kepada masyarakat ini berbentuk ceramah, diskusi, dan praktik tentang penerapan model pembelajaran inovatif dengan mitra guru-guru yang tergabung dalam MGMP ekonomi di Kabupaten Kebumen. Materi yang disampaikan meliputi definisi model pembelajaran, jenis-jenis model pembelajaran, pengenalan e-modul sebagai media pembelajaran digital, serta implementasi e-book sebagai media pembelajaran. Hasil dari kegiatan pengabdian didapatkan para guru dapat memahami, merancang dan menerapkan model-model pembelajaran inovatif pada kegiatan belajar mengajar.
Pelatihan Cara Pembuatan Permen Jelly Dari Tanaman Herbal Sebagai Alternatif Cemilan Peningkat Daya Tahan Tubuh di Masa Pandemi Evita Novi Yanti; Meliyana Dwi Pangesti; Azzah Fatimah Zulfa; Siti Rahma; Paula Mariana Kustiawan
Surya Abdimas Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/abdimas.v6i2.1789

Abstract

Pandemi COVID-19 meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan, terutama dengan mengkonsumsi herbal sebagai peningkat sistem imun. Indonesia memiliki banyak ragam tanaman herbal yang dapat digunakan sebagai tanaman obat. Namun, masih banyak masyarakat yang belum tau mengolah herbal menjadi sediaan yang menarik untuk dikonsumsi. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian masyarakat ini memiliki tujuan agar masyarakat memiliki keterampilan membuat sediaan herbal berupa permen jelly yang menarik untuk dikonsumsi terutama anak-anak. Kegiatan ini diharapkan dapat mengedukasi masyarakat dan membantu meningkatkan imunitas tubuh menjadi lebih baik lagi. Metode kegiatan yang kami lakukan adalah dengan persiapan survey lokasi, simulasi pembuatan permen jelly herbal dan dipresentasikan kepada masyarakat, membagikan produk sediaan yang telah dibuat dan melakukan evaluasi kegiatan. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat tersebut menunjukan antusiasme dari peserta pelatihan untuk mempraktekkan di rumah. Bahan dasarnya terbuat dari jahe, kunyit atau alternatif tanaman herbal lain yang mudah ditemukan. Berdasarkan hasil evaluasi, pemahaman masyarakat tentang pembuatan permen jelly menunjukan bahwa pelatihan yang dilakukan dapat dimengerti dengan baik. Rekomendasi dan tindaklanjut untuk diadakan kegiatan pengabdian masyarakat serupa secara berkala yang dapat meningkatkan pengetahuan peserta pengabdian kepada masyarakat.
Pendampingan Budaya Ringkas, Rapi, Resik, Rawat Rajin (5R) Bagi Peningkatan Efisiensi di Bengkel Pembina Purworejo Widiyatmoko Widiyatmoko; Mike Elly Anitasari
Surya Abdimas Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/abdimas.v6i2.1798

Abstract

Tujuan dari pengabdian masyarakat pada bengkel Pembina yaitu membantu efisinsi kerja di bengkel dengan edukasi pelaksanaan budaya Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin (5R). Mitra pengabdian masyarakat di bengkel pembina adalah mekanik, tenaga admin, dan pemilik atau pimpinan bengkel. Kegiatan pendampingan budaya (5R) di bengkel pembina dilaksanakan selama 3 hari dan dibagi 3 tahapan yaitu: 1) Evaluasi pengelolaan bengkel yang sedang dijalankan; 2) Edukasi dan Pendampingan Budaya 5R; 3) Evaluasi Pelaksanaan. Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini menekankan pada penyampaian pengetahuan, informasi atau edukasi kepada warga bengkel tentang budaya 5R dan pendampingan pelaksanaan 5R dibengkel Pembina. Hasil dari pelaksanaan pengabdian masyarakat yang telah dilaksanakan di bengkel pembina purworejo dapat diuraikan dalam indikator sebagai berikut: 1) Hasil evaluasi pengeloaan bengkel pembina didapatkan data bahwa bengkel belum dikelola dengan baik, khususnya dalam pelaksanaan konsep atau budaya 5K sehingga efisiensi kerja tidak dapat dicapai; 2) Edukasi penyampaian informasi, wawasan atau edukasi tentang budaya 5R dapat dilaksanakan dengan baik dan mendapatkan respon yang positif dari pihak bengkel, sehingga warga bengkel mendapatkan peningkatan pemahaman dan wawasan tentang budaya 5R. Adapun pendampingan untuk pelaksanaan atau peneraparan budaya 5R yang meliputi aspek Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin, secara umum dapat dilaksanakan dibengkel pembina secara bertahap. 3) hasil evaluasi atau monitoring di bengkel pembina terkait dengan pelaksanaan budaya 5R bagi peningkatan efisiensi kerja yang meliputi Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin secara umum terdapat progres yang baik. Artinya kondisi bengkel lebih rapi atau tertata, bersih, nyaman dan lebih kondusif untuk pelaksanaan kerja dari sebelumnya.
Penyuluhan dan Pelatihan Pengembangan Keuangan UMKM Perdagangan di Jawa Barat Pada Masa Pandemi Covid-19 Runita Arum Kanti; Indri Yuliafitri
Surya Abdimas Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/abdimas.v6i2.1846

Abstract

Pembangunan dan pemberdayaan masyarakat adalah hal yang umum dibicarakan dalam kemajuan dan perubahan bangsa pada saat ini. Keberadaan UMKM menghasilkan lapangan pekerjaan serta menggerakan roda ekonomi. Pandemi Covid-19 saat ini telah berhasil meluluh lantahkan berbagai sektor usaha secara global baik perusahaan besar maupun perusahaan kecil. Dengan demikian perlu adanya upaya melakukan sosialisasi pembukuan dan akuntansi keuangan dasar kepada para pelaku usaha sebagai salah satu aspek pendukung pengembangan usaha. Kegiatan PPM ini dilakukan secara daring yaitu dengan mengadakan webinar pada hari Sabtu, 29 Januari 2022. Tidak sedikit UMKM yang belum memiliki laporan keuangan untuk usahanya, akibatnya mereka tidak mengetahui secara nyata kondisi keuangan usahanya.Tujuan dari kegiatan PPM ini yaitu untuk membantu pelaku UMKM memahami pentingnya proses akuntansi serta untuk memberikan mereka bekal pengetahuan seputar akuntansi dan keuangan. Adapun hasil dari kegiatan tersebut adalah meningkatnya pengetahuan para peserta mengenai sumber permodalan, meningkatkan pengetahuan peserta mengenai pelaporan keuangan dan meningkatnya keterampilan peserta dalam menyusun laporan keuangan secara digital. Subtopik yang diangkat mencakup penyuluhan modal UMKM, penyuluhan akuntansi keuangan dasar, serta pelatihan digitalisasi pembukuan menggunakan software Manager.io. Peserta yang terdaftar sejumlah 71 orang dengan kehadiran sebanyak 57 peserta. Output yang diperuntukkan peserta pada program ini yaitu modul pengembangan keuangan UMKM.
Membangun Keterampilan Manajerial Pastor Balita Secara Berkelanjutan di Keuskupan Surabaya Yohanes Benny Suwito; Christina Esti Susanti
Surya Abdimas Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/abdimas.v6i3.1442

Abstract

Gereja merupakan suatu organisasi yang memiliki sistem sehingga dibutuhkan suatu kemampuan manajerial bagi para pelaku yang bekerja di dalamnya, terutama para pemimpinnya (Pastor). Kemampuan manajerial tersebut diantaranya adalah pengelolaan keuangan, keorganisasian, dan sistem informasi manajemen. Kegiatan pengabdiaan masyarakat berupa lokakarya ini bertujuan memberi keterampilan bagi para pastor balita agar terampil dalam menyusun dan mengelola keuangan, keorganisasian, dan sistem informasi manajemen yang baik dalam karya pastoral. Sebagai bentuk evaluasi kegiatan lokakarya ini, para peserta diberi tugas merancang pengelolaan keuangan, keorganisasian, dan sistem informasi manajemen di paroki tempat karya masing-masing dan diberi masukan sebagai bentuk mengukur kemampuan peserta setelah lokakarya. Hasil kegiatan memperlihatkan semua peserta memiliki kemampuan dalam mengelola keuangan, keorganisasian, dan sistem informasi manajemen di paroki tempat kerja masing-masing dengan baik. Dalam jangka panjang diharapkan keterampilan tersebut menjadi salah satu faktor kemampuan manajerial bagi para pastor balita.