cover
Contact Name
Sriyono
Contact Email
suryaabdimas@umpwr.ac.id
Phone
+62275321494
Journal Mail Official
suryaabdimas@umpwr.ac.id
Editorial Address
Universitas Muhammadiyah Purworejo Jl. KHA. Dahlan 3 & 6 Purworejo, 54111, Jawa Tengah
Location
Kab. purworejo,
Jawa tengah
INDONESIA
Surya Abdimas
ISSN : 25803492     EISSN : 25803492     DOI : 10.37729/abdimas
Surya Abdimas adalah jurnal yang mengkaji wahana pengembangan serta penerapan llmu Pengetahuan dan Teknologi kepada masyarakat secara luas sebagai bentuk publikasikan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat, yang mencakup konsep, model, dan implementasinya sebagai upaya peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 264 Documents
Edukasi Energi Terbarukan Melalui Pemanfaatan Lampu Bertenaga Surya di Masjid Miftahul Huda Pranan Banjaroya Kalibawang Sutoyo Sutoyo; Muhammad Abdus Shomad
Surya Abdimas Vol. 7 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/abdimas.v7i1.2308

Abstract

Minimnya wawasan tentang energi terbarukan di kalangan masyarakat menyebabkan ketergantungan terhadap sumber listrik dari PLN. Secara umum dampaknya adalah biaya operasional yang akan meningkat seiring bertambahnya beban listrik yang digunakan. Kondisi perekonomian yang melemah pasca wabah Covid-19 mendorong perilaku positif penghematan biaya listrik dalam segala hal. Sisi negatifnya adalah menyebabkan hal penting seperti penerangan jalan mulai kurang diperhatikan. Permasalahan inilah yang dihadapi warga padukuhan Pranan kalurahan Banjaroya khususnya lingkungan Masjid Miftahul Huda. Aktifitas kegiatan keagamaan di malam hari oleh para orang tua termasuk lansia menuntut mereka untuk menghadapi kondisi lingkungan dan akses jalan yang minim fasilitas lampu penerangan. Oleh karena itu tujuan utama kegiatan ini adalah memberikan solusi dan edukasi untuk pemanfaatan energi terbarukan sebagai upaya efisiensi energi. Lampu penerangan bertenaga surya dipilih sebagai solusi karena sumber energi didapatkan gratis dari alam, tidak beresiko sengatan listrik, dan tidak perlu jaringan kabel sehingga mudah dan aman untuk lokasi sasaran. Edukasi diberikan melalui diskusi dengan tokoh masyarakat dan pengurus masjid mengenai lampu bertenaga surya. Hasil kegiatan ini adalah terpasanganya unit penerangan di lingkungan masjid dengan daya 200 Watt, sehingga kualitas penerangan sangat baik. Masyarakat secara inisiatif bersama-sama mengkondisikan lokasi dan mampu merakit pemasangan lampu tersebut. Untuk hasil optimal kedepan perlu diperhatikan agar lokasi pemasangan lampu bertenaga surya mendapatkan akses sinar matahari secara maksimal.
Pendampingan Kegiatan Penelitian Tindakan Kelas dan Penulisan Artikel Ilmiah Secara Blended Bagi Guru SMA Semi Sukarni; Sudar Sudar; Tusino Tusino
Surya Abdimas Vol. 7 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/abdimas.v7i1.2321

Abstract

Dengan munculnya pandemi Covid-19 minat dan kemampuan guru dalam menulis karya ilmiah menjadi sangat kurang karena guru disibukkan dengan pembelajaran online atau pembelajaran jarak jauh yang kadang pelaksanaannya banyak menyita waktu guru. Dalam kondisi ini penelitian dan penulisan karya ilmiah kadang dikesampingkan. Dengan melihat kondisi guru tersebut, pihak SMA Negeri 1 Gombong melakukan penyegaran pemahaman penelitian khususnya PTK serta penyusunan artikel ilmiah untuk publikasi di jurnal ilmiah dengan kegiatan in house training (IHT) dengan tim pengabdian dari Universitas Muhammadiyah Purworejo sebagai narasumber. Peserta kegiatan tersebut adalah seluruh guru dan kepala sekolah yang diselenggarakan secara blended yaitu pertemuan tatap muka dan pertemuan tatap maya secara daring untuk pendampingan penyusunan rancangan PTK maupun karya ilmiah. Hasil dari kegiatan ini terjalinnya kerja sama antara pihak tim pengabdian UM Purworejo dan SMA Negeri 1 Gombong dalam pembuatan rancangan penelitian serta draf artikel ilmiah yang akan dipublikasi di jurnal ilmiah.
Pendampingan Pemetaan Partisipatif Sekolah Siaga Bencana Rendra Zainal Maliki; Risma Fadhila Arsy; Rahmawati Rahmawati; Arifuddin Abd Muis
Surya Abdimas Vol. 7 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/abdimas.v7i1.2322

Abstract

Salah satu strategi dalam pengurangan risiko bencana adalah dengan peningkatan pemahaman dan kapasitas individu maupun masyarakat terhadap bencana. Lembaga pendidikan sebagai salah satu ruang publik dituntut harus mampu mengelola risiko bencana sesuai dengan ancaman yang ada di wilayah sekitarnya. Melalui penerapan pendidikan sekolah siaga bencana maka secara tidak langsung melatih guru dan sisiwa dalam mitigasi bencana di sekolah mereka. Tujuan utama dalam pengabdian ini adalah agar warga sekolah memiliki ketahanan dan ketangguhan dalam menghadapi bencana melalui sekolah siaga bencana. Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini menggunakan metode pendampingan. Pelaksanaan kegiatan Participatory Mapping dibedakan menjadi 3 tahapan, yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap analisis. Tahap persiapan merupakan tahapan pengumpulan data primer. Pengumpulan data primer untuk penyusunan peta-peta dasar. Tahap pelaksanaan merupakan tahap peserta kegiatan melakukan pelatihan untuk membuat peta denah sekolah. Tahap analisis merupakan tahap akhir kegiatan dengan menjelaskan dan mendiskripsikan peta denah sekolah. Hasil dari refeksi, observasi, serta inventarisasi dari kelompok kemudian dideskripsikan dan divisualisasikan dengan pembuatan denah peta lingkungan sekolah. Proses pemetaan lingkungan denah sekolah dilakukan secara partisipatif, terutama untuk menentukan jalur evakuasi dan titik kumpul apabila sewaktu-waktu terjadi bencana. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan sebagai salah satu sarana bagi mitra yaitu sekolah dalam rencana tanggap darurat bencana. Pelibatan seluruh komunitas sekolah sangat penting terhadap literasi kebencanaan. Kegiatan ini telah menumbuhkan peningkatan pemahaman komunitas sekolah dalam kebencanaan khususnya di sekolah rawan bencana.
Pendampingan Penguatan Pendidikan Karakter dalam Keluarga Melalui Diskusi Interaktif Roikhatul Janah; Ani Maftuhah
Surya Abdimas Vol. 7 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/abdimas.v7i1.2325

Abstract

Desa Bulus merupakan desa yang memiliki potensi wisata. Dengan potensi yang dimiliki desa tersebut harus mempersiapkan beberapa instrument seperti infrastuktur dan sumber daya manusia. Sumber daya manusia menjadi penting dipersiapkan karena dengan memiliki SDM yang berkualitas maka pengelolaan potensi wisata menjadi lebih efektif dan efisien serta dapat memajukan perekonomian masyarakat desa tersebut. Adanya kekhawatiran orang tua terhadap perkembangan dunia yang sangat pesat menyebabkan berubah juga pola pendidikan anak di dalam keluarga. Berbagai problematika mulai dihadapi orang tua dalam mendidik anak. Dengan menggunakan metode diskusi interaktif tentang pendidikan karakter di dalam keluarga maka diharapkan orang tua di desa bulus dapat terbuka mengemukakan berbagai problematika dan dapat didampingi penyelesaianya. Dengan pengabdian kepada masyarakat melalui diskusi interaktif di peroleh dampak positif dari kegiatan tersebut. Para orang tua mendapatkan jawaban dari berbagai problematika yang dihadapi dalam mendidik karakter anak di dalam rumah.
Pendampingan Kegiatan Guru IPA Dalam Menerapkan PBL Pada Aplikasi Bioteknologi Fermentasi Nata de Coco Abdulrasyid Tolangara; Abdu Masud; Sundari Sundari
Surya Abdimas Vol. 7 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/abdimas.v7i1.2338

Abstract

Program kemitraan masyarakat (PKM) bertujuan untuk meningkatkan kompetensi professional guru IPA di MGMP IPA kota Ternate. Berdasarkan hasil survey dikatahui bahwa masalah utama mitra adalah masih banyak guru IPA yang masih mendapatkan kendala dalam melaksanakan project fermentasi khususnya fermentasi nata de coco pada materi Bioteknologi. Program kemitraan FKIP dengan sekolah mitra ini dilaksanakan untuk membantu guru IPA mengimplementasikan dalam pembelajaran khususnya project based learning dalam Bioteknologi. Metode pelaksanaan program kemitraan adalah dengan pelatihan dan pendampingan teori dan praktikum proses pembuatan nata de coco melalui Teknik fermentasi kepada guru IPA selaku mitra. Hasil pengabdian masyarakat ini adalah pengetahuan guru IPA di MGMP IPA kota Ternate tentangproses fermentasi nata de coco. Melalui program kemitraan ini guru IPA di MGMP kota Ternate memiliki pengalaman langsung medesain project based learning dalam proses pembelajaran Bioteknologi di SMP.
Pelatihan Pemanfaatan Limbah Pati Jahe Merah Sebagai Filler dalam Pembuatan Permen Jahe di KWT Srikandi Ngatirah Ngatirah; Danik Nurjanah; Nuraeni Dwi Dharmawati; Suparman Suparman
Surya Abdimas Vol. 7 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/abdimas.v7i1.2340

Abstract

Kelompok Wanita Tani (KWT) Srikandi merupakan KWT yang mengolah produk jahe merah instan. Dalam pengolahan jahe merah instan tersebut dihasilkan limpah pati jahe sekitar 7,7% b/b. selama ini pati jahe hanya dibuang dan tidak dimanfaatkan. Oleh karena itu perlu dilakukan pelatihan untuk memberikan pengetahuan mengenai pemanfaatan pati jahe menjadi berbagai produk olahan pangan. Selain itu produk yang dihasilkan oleh KWT ini baru satu jenis produk yaitu jahe merah instan, oleh karena itu juga perlu dilakukan inovasi produk olahan jahe menjadi permen jahe. Pati jahe dapat dimanfaatkan sebagai filler dalam pembuatan permen jahe. Kegiatan pengabdian masysarakat dilakukan melalui metode ceramah, praktek pembuatan dan penilaian produk serta diskusi. Setelah dilakukan pelatihan pemanfaatan limbah pati jahe terdapat peningkatan pengetahuan peserta pelatihan mengenai pemanfaatan pati jahe sebagai filler dalam pembuatan permen jahe. Sebagian besar peserta sudah mengetahui bahwa pati jahe dapat diolah menjadi berbagai produk pangan. Setelah dilakukan pelatihan pembuatan permen jahe, peserta lebih menyukai permen jahe yang bertekstur lebih kenyal yang dibuat dari ekstrak jahe 50 gram dengan perbandingan gula pasir dan gula cair 100:50 (v/v) dengan penambahan pati 10 gram dengan rata-rata skor kesukaan 4,21 (suka), sebesar 80% peserta yakin dapat membuat permen jahe sendiri.
Memahami Kiat Menulis Toni Morrison: Bahasa Inggris untuk Para Penulis dan Calon Penulis di Lingkungan Pengurus Daerah Nasyiatul Aisyiyah Kabupaten Purworejo Junaedi Setiyono; Andrian Nuriza Johan; Semi Sukarni; Bagiya Bagiya
Surya Abdimas Vol. 7 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/abdimas.v7i1.2412

Abstract

Tujuan dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah untuk membantu para penulis muda yang tergabung dalam Literasi Dinar. Kegiatan yang difasilitasi oleh Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah Purworejo ini mengambil topik belajar bahasa Inggris untuk penulis. Untuk mencapai tujuan tersebut metode pembelajaran ditempuh dengan workshop. Sasaran Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah para penulis muda yang tergabung dalam organisasi Literasi Dinar, Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah Purworejo, dengan jumlah peserta 49 orang. Permasalahan diselesaikan dalam tiga (3) tahapan kegiatan, yakni persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pada tahap persiapan yang dilakukan adalah menganalisa masalah dan kebutuhan penulis muda yaitu masalah pemanfaatan literatur berbahasa Inggris mengenai penulisan. Tahap kedua, yaitu pelaksanaan. Tahap ini dibagi menjadi beberapa sesi, meliputi pembukaan, penyampaian materi tentang bahasa Inggris untuk penulis dan literasi digital. Tahap ketiga adalah evaluasi, yang dilaksanakan dengan meminta umpan balik dari peserta melalui tanya-jawab berkenaan dengan pemahaman materi. Hasil dari pelaksanaan kegiatan ini dapat diuraikan sebagai berikut: a) berdasarkan hasil umpan balik dari peserta, didapatkan informasi bahwa kegiatan ini relevan untuk meningkatkan keterampilan menulis bagi para penulis muda terutama mengenai pemanfaatan literatur berbahasa Inggris, dan b) peserta menyatakan mendapatkan wawasan yang lebih luas tentang perlunya penguasaan bahasa Inggris bagi penulis.
Integrated Digital Marketing Sebagai Solusi Peningkatan Pendapatan Makanan Kecil Khas Daerah (MKKD) Sentra Industri Brem Wonogiri Sugiyanta Sugiyanta; Bayu Setyo Nugroho; Sri Marhaeni; Eva Purnamasari; Mellasanti Ayuwardani
Surya Abdimas Vol. 7 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/abdimas.v7i1.2438

Abstract

Pandemi covid-19 di Indonesia sangat berpengaruh terhadap kondisi ekonomi UMKM. Mitra kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah umkm makanan kecil khas daerah sentra industri Brem Wonogiri desa Ngadiripo, kKabupaten Wonogiri. Penjualan umkm Brem Wonogiri saat ini hanya mengandalkan dari pedagang perantara dan pelanggan yang langsung berkunjung di rumah produksi. Tujuan pengabdian ini adalah untuk membantu mitra memperluas target pemasaran dan langsung ke end user yaitu dengan pengelolaan jual beli secara online (digital marketing). Kegiatan pengabdian dilakukan dengan memberikan peralatan lengkap dan pelatihan pengelolaan Integrated digital marketing serta melakukan kaizen dalam hal pengembangan strategi pemasaran. Hasil pengabdian kepada masyarakat ini meliputi (1) Menciptakan logo dan promosi produk sebagai branding produk sesuai karakteristik UMKM; (2) Menciptakan perangkat Integrated Digital Marketing yaitu Instagram, Facebook, Whatsapp business, dan Shopee; (3) Pengadaan instrument peralatan integrated digital marketing; (4) Mitra memiliki legalitas usaha berupa Nomor Induk Berusaha (NIB); (5) Mitra memiliki kemampuan strategi pemasaran dan mampu mengelola pemasaran berbasis digital. Keseluruhan kegiatan pengabdian kepada masyarakat memberikan pengaruh positif kepada mitra sentra industri brem wonogiri sebagai upaya pemulihan pendapatan ekonomi masyarakat setelah pandemi Covid-19 berakhir.
PkM Melalui Pemanfaatan Mesin Kompos Organik di Kampung Herbal untuk Optimalisasi Kinerja Hasil Proses Perajangan Bahan Sampah Organik Ian Hardianto Siahaan; Ninuk Jonoadji; Amelia Sugondo
Surya Abdimas Vol. 7 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/abdimas.v7i1.2518

Abstract

Kelurahan Nginden Jangkungan merupakan salah satu bagian dari Kelurahan di Wilayah Kecamatan Sukolilo Kota Surabaya yang berada pada provinsi Jawa Timur dimana Kelurahan ini terkenal dengan sebutan Kampung Herbal. Di Kampung Herbal ini, penduduk setempat memanfaatkan tanah aset pemerintah kota yang dulu merupakan rawa dengan membudidayakan tanaman herbal. Permasalahan yang ditemukan adalah banyaknya sampah penduduk dan ranting kayu dan dedaunan di lingkungan sekitar yang belum termanfaatkan secara menyeluruh dengan optimal yang dapat menyebabkan lingkungan sekitar menjadi tercemar berupa bau yang tidak sedap, banjir, dan bahkan mendatangkan berbagai penyakit. Selain itu, kebutuhan akan pupuk organik untuk budidaya tanaman yang berada di kampung herbal membutuhkan biaya operasional yang tidak sedikit untuk pemenuhan kecukupan nutrisi tanaman yang ada di Kampung Herbal tersebut. Solusi permasalahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi hal tersebut adalah perlunya pengadaan mesin kompos organik untuk mengendalikan sampah supaya tidak tercemar dan perlunya pengadaan pupuk organik sendiri mendukung budidaya tanaman yang digunakan untuk proses pembimbitan dan pemenuhan nutrisi bagi tanamanan herbal tersebut dengan biaya yang murah dan terjangkau termasuk menciptakan Ruang Terbuka Hijau (RTH). Adapun metode pelaksanaan dilakukan dengan beberapa tahapan antara lain melakukan diskusi dan tanya jawab, melakukan peninjauan lapangan, melakukan sosialisasi dan pendampingan cara pembuatan pupuk kompos organik, melakukan proses perajangan, serta melakukan proses komposting secara kimiawi. Pada akhir tahapan ditunjukkan kinerja optimal mesin kompos yang telah berhasil melakukan proses perajangan mandiri secara sempurna dalam ukuran paling kecil berkisar 63% dari target awalnya 60% sebagai bahan dasar untuk proses komposting guna menghasilkan pupuk kompos organik yang berkualitas.
Konseling Krisis Sebagai Intervensi Psikologis Pada Klien Kekerasan Seksual di Purworejo Wanodya Kusumastuti; Widyaning Hapsari; Karsiyati Karsiyati
Surya Abdimas Vol. 7 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/abdimas.v7i1.2652

Abstract

Meningkatnya kasus kekerasan seksual terjadi hampir di seluruh wilayah Indonesia dengan korban yang sebagian besar anak-anak di bawah umur. Korban kekerasan seksual mendapatkan perlakuan yang menyebabkan trauma sehingga membutuhkan dukungan dan bantuan psikologis. Tujuan dari program pengabdian ini untuk membantu memberikan pendampingan psikologis bagi korban kekerasan seksual yang mengalami trauma psikologis. Korban berusia 6-15 tahun, mengalami beragam permasalahan antara lain post traumatic stress disorder dan gejala depresi. Masalah diperkuat dengan kondisi keluarga yang kurang memiliki pengetahuan dalam mendampingi korban yang mengalami trauma. Oleh karena itu, korban perlu mendapatkan pendampingan psikologis berupa konseling krisis agar mampu mengelola atau meregulasi emosi negatif, sehingga melalui konseling krisis ini korban mampu mengelola kondisi traumanya dengan baik. Konseling krisis merupakan salah satu jenis pendampingan psikologis yang dilakukan dengan mengidentifikasi masalah yang dialami korban, melakukan tahap konseling krisis dan evaluasi hasil. Selama rentang waktu 3 bulan, ada 3 kasus kekerasan seksual yang didampingi dan ketiga kasus tersebut mendapatkan pendampingan secara berkelanjutan. Lamanya waktu pendampingan dilaksanakan selama 3 bulan dengan 7 kali pertemuan. Setelah mendapatkan konseling krisis, korban lebih mampu menerima kondisi, mengelola rasa trauma dan memiliki keyakinan untuk mengatasi kondisi trauma yang dapat muncul lagi di kemudian hari. Evaluasi dari konseling krisis ini yaitu keluarga perlu memiliki pengetahuan untuk mendampingi anak yang menjadi korban kekerasan seksual, keluarga mampu memberikan peran yang besar dalam memberikan perlindungan, dukungan dan penerimaan terhadap korban, sehingga korban mampu menjadi pribadi yang berdaya dan menerima dirinya secara positif.