cover
Contact Name
I Gusti Agung Paramita
Contact Email
vidyawertta@unhi.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
vidyawertta@unhi.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
VIDYA WERTTA : Media Komunikasi Universitas Hindu Indonesia
ISSN : 08527776     EISSN : 26557282     DOI : -
Core Subject : Education,
Vidya Wertta Journal published by the Religion and Culture Fakulty of the Indonesian Hindu University. Publish twice a year, on April and October. The focus and reach of issues raised in the Vidya Wertta Journal include religion, philosophy, religious and cultural law.
Arjuna Subject : -
Articles 166 Documents
PERLINDUNGAN HAK CIPTA TERHADAP KARYA SINEMATOGRAFI YANG PENYEBARANNYA SECARA ILLEGAL PADA GRUP CHAT TELEGRAM BERDASARKAN UNDANG-UNDANG HAK CIPTA INDONESIA Ida Ayu Sadnyini; Sagung Sinta Mahadewi Dewantari
VIDYA WERTTA : Media Komunikasi Universitas Hindu Indonesia Vol. 5 No. 2 (2022): Vidya Wertta: Media Komunikasi Universitas Hindu Indonesia
Publisher : FAKULTAS ILMU AGAMA DAN KEBUDAYAAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu fitur di dalam aplikasi telegram yaitu Grup Chat yang bisa menampung kapasitas anggota mencapai sekitar 200.000 orang. Dengan adanya fitur tersebut pembajakan karya sinematografi menjadi lebih mudah diakses oleh banyak orang, daripada yang tersedia pada sebuah situs internet yang terdapat iklan sebelum memulai men-download. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif. Penelitian yuridis normatif merupakan penelitian hukum yang menggunakan data sekunder yang terdiri dari bahan- bahan hukum yang meliputi bahan hukum primer, sekunder, dan tersier. Metode pendekatan yang digunakan dalam menganalisis bahan-bahan hukum yaitu pendekatan perundang-undangan (statue approach) dan pendekatan konsep (conceptual approach). Berdasarkan penelitian ini dapat diketahui bahwa karya sinematografi mendapatkan perlindungan hukum baik perlindungan hukum preventif maupun perlindungan hukum represif dan upaya penyelesaian sengketa yang dapat dilakukan apabila terjadi pelanggaran dapat dilakukan dengan cara litigasi maupun non litigasi.
NGAMINANG: ADAPTASI BUDAYA MAKAN MEGIBUNG BALI PADA MASYARAKAT ISLAM DI DESA KAMPUNG GELGEL, KABUPATEN KLUNGKUNG Fitria Amalia
VIDYA WERTTA : Media Komunikasi Universitas Hindu Indonesia Vol. 6 No. 1 (2023): Vidya Wertta: Media Komunikasi Universitas Hindu Indonesia
Publisher : FAKULTAS ILMU AGAMA DAN KEBUDAYAAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32795/vw.v6i1.3962

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara holistik dan mendalam tentang tradisi ngaminang sebagai wujud dari adanya akulturasi budaya Hindu Bali dengan masyarakat Islam di Desa Kampung Gelgel yang mengadopsi budaya makan megibung kemudian diadaptasikan sesuai dengan nilai dan norma serta aturan dari Agama Islam. Meski mengalami beberapa perubahan, adanya tradisi ngaminang ini justru menjadi wadah bagi Muslim Gelgel dalam menjaga keharmonisan beragama di Desa Kampung Gelgel Klungkung yang dipercaya sebagai etika kultural yang diwariskan secara turun temurun sejak zaman Kerajaan Gelgel. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif serta pendekatan etnografi yang mengkaji perilaku manusia dari sudut pandang antropologi agama dan antropologi kuliner. Studi ini dimaksudkan untuk menggali lebih dalam tentang fungsi dan makna tradisi ngaminang dalam menjaga integrasi sosial dalam masyarakat Islam dan Hindu.
YANG KOTOR DAN PERLU DISEMBUNYIKAN: PEMETAAN KAJIAN MENSTRUASI PADA REMAJA LINTAS BUDAYA Nahdia Aurelia Aurita; Iklilah M.D. Fajriyah
VIDYA WERTTA : Media Komunikasi Universitas Hindu Indonesia Vol. 6 No. 1 (2023): Vidya Wertta: Media Komunikasi Universitas Hindu Indonesia
Publisher : FAKULTAS ILMU AGAMA DAN KEBUDAYAAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32795/vw.v6i1.3965

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk memetakan kajian menstruasi yang melibatkan remaja perempuan dan laki-laki lintas budaya. Tulisan ini memilah penelitian kualitatif tentang pengalaman menstruasi remaja berdasarkan kawasan tempat penelitian dilakukan, yakni penelitian yang dilakukan di kawasan Global North, kawasan Global South, penelitian yang dilakukan di Indonesia, serta penelitian yang melibatkan remaja laki-laki. Hasil pemetaan ini menunjukkan bahwa penelitian di kawasan Global South terfokus pada pengalaman menstruasi secara umum, dan bagaimana tabu serta mitos menstruasi berdampak pada pengalaman ini. Penelitian di Indonesia meletakkan fokusnya pada sikap, pengetahuan, serta praktik menstruasi remaja perempuan. Penelitian yang dilakukan di dua kawasan ini cenderung mereduksi menstruasi menjadi isu kesehatan dan kebersihan. Sementara itu, penelitian di kawasan Global North terfokus pada berbagai wacana menstruasi serta tubuh perempuan, serta bagaimana remaja perempuan memaknai wacana yang ada dan membentuk konstruksi identitas serta memperoleh agensi melalui pengalaman menstruasinya. Penelitian yang melibatkan remaja laki-laki memfokuskan kajiannya pada sikap, pengetahuan serta pemahaman remaja laki-laki, tetapi masih belum menggali dampak langsung ketiga hal ini pada perempuan yang ada di sekitarnya.
EKSPLOITASI PEREMPUAN BURUH OLEH INDUSTRI GARMEN: FENOMENA GLOBAL TREN PAKAIAN MODE CEPAT (FAST FASHION) Vanesha Febrilly; Mia Siscawati
VIDYA WERTTA : Media Komunikasi Universitas Hindu Indonesia Vol. 6 No. 1 (2023): Vidya Wertta: Media Komunikasi Universitas Hindu Indonesia
Publisher : FAKULTAS ILMU AGAMA DAN KEBUDAYAAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32795/vw.v6i1.3969

Abstract

Tren pakaian mode cepat hadir secara global sejak dua dekade terakhir dan kian bertahan hingga saat ini. Pakaian mode cepat merupakan tren pakaian musiman yang berada di banyak toko retail, baik secara fisik maupun daring, serta memiliki harga relatif murah. Namun dibalik harga pakaian murah serta beragam model yang cepat berganti, terdapat proses industri yang harus bermodalkan biaya seminimal mungkin. Kualitas buruk pakaian serta biaya murah pekerja menjadi hal yang dikorbankan untuk menghasilkan pakaian mode cepat. Perempuan buruh menjadi subjek paling tertindas oleh fenomena global ini, sebab keberadaan mereka sebagai pekerja perempuan di pabrik kerap diiringi dengan berbagai kekerasan yang terus menerus terjadi seperti perlakuan kasar dari atasan, jam kerja yang berkepanjangan disebabkan oleh target yang tinggi, hingga upah rendah yang tidak seimbang dengan beban kerja. Untuk mempelajari mengapa perempuan buruh kerap dianggap sebagai subjek paling tertindas dalam industri garmen global, kami membedah sejumlah penelitian terdahulu untuk menganalisis fenomena global serta kehidupan perempuan buruh yang terdampak akibat kebutuhan mereka untuk bertahan hidup ditengah keberadaan kapitalisme yang pada prakteknya, bersifat patriarkal.
KAJIAN YURIDIS TERHADAP PERTANGGUNGJAWABAN TINDAK PIDANA INFORMASI DAN TRANSAKSI ELEKTRONIK (ITE) Putu Andhika Kusuma Yadnya; I Dewa Gede Budiarta; I Dewa Nyoman Gde Nurcana
VIDYA WERTTA : Media Komunikasi Universitas Hindu Indonesia Vol. 6 No. 1 (2023): Vidya Wertta: Media Komunikasi Universitas Hindu Indonesia
Publisher : FAKULTAS ILMU AGAMA DAN KEBUDAYAAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tindak pidana informasi dan transaksi elektronik (ITE) adalah tindak pidana yang dilakukan melalui jaringan elektronik atau teknologi informasi. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan normatif. Dalam hal ini, pertanggungjawaban pidana adalah proses mengenakan hukuman pada pelaku tindak pidana ITE. Pertanggungjawaban pidana didasarkan pada asas kesalahan, yaitu "tidak ada pidana tanpa kesalahan". Ini berarti bahwa seseorang hanya dapat dipidana jika terdapat kesalahan pada mereka. Dalam penelitian ini, pendekatan dualistis digunakan untuk memahami pertanggungjawaban pidana, yaitu memisahkan unsur-unsur pertanggungjawaban pidana dan unsur-unsur tindak pidana. Oleh karena itu, unsur-unsur pertanggungjawaban pidana sangat penting untuk diterapkan dalam memutuskan apakah seseorang bertanggung jawab secara pidana atas tindakannya atau tidak. Jika tidak ada kesalahan, maka seseorang tidak dapat dinyatakan bertanggung jawab secara pidana. Dengan memisahkan unsur-unsur pertanggungjawaban pidana dan unsur-unsur tindak pidana, pendekatan dualistik mempermudah proses penyelidikan dan penyidikan terkait tindak pidana dan pertanggungjawaban pidana seseorang. Ini membantu untuk memastikan bahwa hukum dipakai secara adil dan bahwa setiap orang yang bertanggung jawab secara pidana atas tindakannya benar-benar memenuhi syarat untuk dinyatakan bertanggung jawab.
KAJIAN YURIDIS UNDANG-UNDANG PENANAMAN MODAL BAGI INVESTOR ASING YANG DINASIONALISASI DALAM PENANAMAN MODAL DI INDONESIA I Kadek Adi Surya
VIDYA WERTTA : Media Komunikasi Universitas Hindu Indonesia Vol. 6 No. 1 (2023): Vidya Wertta: Media Komunikasi Universitas Hindu Indonesia
Publisher : FAKULTAS ILMU AGAMA DAN KEBUDAYAAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32795/vw.v6i1.4016

Abstract

Di negara berkembang seperti Indonesia banyak investor-investor asing yang percaya menanam modal di sektor perbankan, sehingga bagi investor asing sebelum melakukan hubungan hukum di negara Indonesia seyogyanya mempedomi Peraturan Perundang-Undangan tentang Penanaman Modal. Dalam Pasal 1 angka 8 Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2007 tentang Penanaman Modal disebutkan pengertian modal asing yaitu modal yang dimiliki oleh negara asing, perseorangan warga negara asing, badan usaha asing, badan hukum asing, dan/atau badan hukum Indonesia yang sebagian atau seluruh modalnya dimiliki oleh pihak asing. Studi ini akan membahas perihal kajian yuridis penanaman modal asing. Adapun jenis metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan penelitian hukum normatif. Hasil penelitian mengenai perlindungan penanaman modal asing ialah bahwa tindakan nasionalisasi terhadap perusahaan penanam modal asing tidak dapat dilakukan kecuali diatur dengan peraturan perundang-undangan, jaminan hukum atas tindakan nasionalisasi atas perusahaan penanam modal asing diatur didalam ketentuan Internasional yaitu dalam TRIMs atau Trade Related Invesment Measures, Internasional Counvenant On Economic, Sosial and Cultural Rights (UNGA resolution 2200 A (XXI) of December 1966).
PENGARUH KEDISIPLINAN DAN MINAT BELAJAR SISWA TERHADAP HASIL BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA HINDU DI SMP NEGERI 2 SELEMADEG TIMUR, KABUPATEN TABANAN Ni Made Surawati; I Ketut Winantra; Made Bhujangga Wismantari
VIDYA WERTTA : Media Komunikasi Universitas Hindu Indonesia Vol. 6 No. 1 (2023): Vidya Wertta: Media Komunikasi Universitas Hindu Indonesia
Publisher : FAKULTAS ILMU AGAMA DAN KEBUDAYAAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32795/vw.v6i1.4033

Abstract

Penelitian ini berupaya mengangkat tentang penurunan kedisiplinan dan minat belajar siswa saat diberlakukannya sistem pembelajaran daring. Selain itu, kurangnya pengawasan oleh orang tua saat mengikuti pembelajaran daring menyebabkan suasana menjadi kurang kondusif akibat kebiasaan siswa yang kurang disiplin di rumah, serta menurunnya hasil belajar Pendidikan Agama Hindu akibat kurangnya minat siswa dalam mengikuti proses pembelajaran. Hasil analisis korelasi menunjukkan bahwa kedisiplinan memiliki hubungan searah dengan hasil belajar yang ditunjukkan oleh nilai signifikansi p- value sebesar 0,001 < 0,05 (5%) dan nilai korelasi sebesar 0,387 (38,7%) dengan posisi positif (searah). Minat belajar memiliki hubungan searah dengan hasil belajar yang ditunjukkan oleh nilai signifikansi p-value sebesar 0,003 < 0,05 (5%) dan nilai korelasi sebesar 0,352 (35,2%) dengan posisi positif (searah). Persamaan regresi linier sederhana kedisiplinan dengan hasil belajar yakni, Y = 46,208 + 0,468X1, persamaan ini menunjukkan bahwa kedisiplinan memiliki pengaruh yang searah dengan hasil belajar. Persamaan regresi linier sederhana minat belajar dengan hasil belajar yakni, Y = 69,783 + 0,165X2, persamaan ini menunjukkan bahwa minat belajar mempunyai pengaruh yang searah dengan hasil belajar. Persamaan regresi linier berganda kedisiplinan dan minat belajar terhadap hasil belajar yakni, Y = 40,750 + 0,407X1 + 0,138X2, persamaan ini menunjukkan bahwa kedisiplinan dan minat belajar mempunyai pengaruh terhadap hasil belajar.
PENDIDIKAN SPIRITUAL DAN MEMBEBASKAN Ida Bagus Ngurah
VIDYA WERTTA : Media Komunikasi Universitas Hindu Indonesia Vol. 6 No. 1 (2023): Vidya Wertta: Media Komunikasi Universitas Hindu Indonesia
Publisher : FAKULTAS ILMU AGAMA DAN KEBUDAYAAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32795/vw.v6i1.4115

Abstract

Kemajuan suatu bangsa mulai ditetapkan oleh pemetaan dan pemantapan sistem Pendidikan. Tindakan inilah yang dilakukan oleh Negara-Negara seperti Finlandia, Singapura, Jepang, Norwegia. Pendidikan dijadikan instrument bagi pemerataan sistem berbangsa dan bernegara, berikut juga dalam menyiapkan sumber daya manusia, mengingat manusia adalah subyek dan obyek Pendidikan. Bagaimana mengorganisasikan system guna menciptakan sumber daya yang kompeten dan tentunya sesuai dengan harkat kemanusiaan. Ihwal inilah yang kemudian melahirkan idiom Pendidikan yang memanusiakan ala Drijakara. Pendidikan harus membebaskan manusia dan menjadikannya sumber daya yang unggul.
MULTIFUNGSI BALE BANJAR PADA MASA KINI I Nyoman Sudanta; I Wayan Subrata; Yuliana *
VIDYA WERTTA : Media Komunikasi Universitas Hindu Indonesia Vol. 6 No. 1 (2023): Vidya Wertta: Media Komunikasi Universitas Hindu Indonesia
Publisher : FAKULTAS ILMU AGAMA DAN KEBUDAYAAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32795/vw.v6i1.4213

Abstract

Dinamika dan perubahan dalam budaya adalah keniscayaan karena segala sesuatunya melalui proses interaksi yang menimbulkan pengaruh dan mempengaruhi. Dalam konteks pariwisata dan globalisasi masyarakat Bali telah terbiasa menghadapi pengaruh dari luar. Keberhasilan perkembangan pariwisata secara signifikan menjadi motor penggerak dalam perubahan sosial, budaya, politik, dan ekonomi di Bali. Ketika masuknya ekonomi pasar segala sesuatu yang menguntungkan dapat dikemas, seperti halnya terjadinya pengemasan bale banjar pada kawasan pariwisata seperti di Ubud dan di Kota Denpasar. Tulisan ini bertujuan untuk menggali, mengungkap, menganalisis lebih lanjut dengan menggunakan teknik pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara, dan studi dokumen. Hasil penelitian ini mengungkapkan, bahwa adanya permintaan pihak pengusaha untuk menyewa (kontrak) bale banjar sebagai arena pemasaran produk-produk tertentu untuk pemenuhan konsumsi wisatawan dan konsumsi masyarakat lokal. Tempat bale banjar memiliki daya tarik karena terletak pada tempat strategis di jalur yang ramai mudah dijangkau pembeli. Semua ini dapat dilakukan karena krama banjar (sebagai pemilik) menginginkan serta ikut terlibat langsung untuk mencapai konsensus dengan pihak pengusaha. Hasil dari penyewaan bale banjar dalam jangka waktu relatif panjang digunakan untuk membangun bale banjar baru pada tempat yang berbeda. Ada pula bangunan bale banjar dikemas dalam bentuk pertokoan pada lantai dasar (bawah) sedangkan lantai atas untuk kepentingan adat dan kepentingan yang lainnya.
TARI GANDRUNG TELAGA SAKTI DI DESA PAKRAMAN LIMO, NUSA PENIDA, KABUPATEN KLUNGKUNG Ni Ketut Suwitri
VIDYA WERTTA : Media Komunikasi Universitas Hindu Indonesia Vol. 6 No. 1 (2023): Vidya Wertta: Media Komunikasi Universitas Hindu Indonesia
Publisher : FAKULTAS ILMU AGAMA DAN KEBUDAYAAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32795/vw.v6i1.4089

Abstract

Tari Gandrung Telaga Sakti di Desa Pekraman Limo diakui sebagai tari yang disakralkan, tentu menyimpan banyak keunikan. Keunikan Tari Gandrung Telaga Sakti adalah ketika tarian ini akan dipentaskan dilakukan sebuah proses ritual, seperti proses pemilihan penari, tempat pementasan dan keberadaan gelungan yang tersimpan disebuah bangunan suci pura Puseh Desa Pekraman Limo. Kajian ini akan mengangkat fungsi pementasan Tari Gandrung Telaga Sakti di Desa Pakraman Limo Kecamatan Nusa Penida. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara mendalam, observasi dan metode dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif interpretatif. Hasil penelitian yang diperoleh adalah bahwa Tari Gandrung Telaga Sakti adalah Salah satu jenis tarian tradisional masyarakat desa pekraman Limo, kecamatan Nusa Penida yang telah dikenal oleh masyarakat setempat diperkirakan sejak didirikan Pura Puseh Desa Pekraman Limo. Tarian ini ditarikan oleh dua orang penari laki–laki berusia tujuh tahun sampai sebelum menginjak remaja, yang dipentaskan di Pura Puseh Desa Pekraman Limo setiap enam bulan sekali, tepatnya pada Anggarakasih Perangbakat. Tari Gandrung Telaga Sakti didukung oleh elemen–elemen gerak, rias dan busana, musik iringan, tempat pertunjukan dan upakara. Tari Gandrung Telaga Sakti memiliki fungsi sosial, membayar kaul, dan memohon keselamatan.