cover
Contact Name
Ismed
Contact Email
ismedfateta@gmail.com
Phone
+62751-72772
Journal Mail Official
jurnal.logista@gmail.com
Editorial Address
Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas, Kampus Limau Manis - Padang 25163, West Sumatera, Indonesia.
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Logista: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat
Published by Universitas Andalas
ISSN : 25796283     EISSN : 2655951X     DOI : 10.25077
Core Subject : Agriculture,
LOGISTA: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat is a scientific journal that covers the community service activities related to agricultural product technology, agricultural engineering, agricultural industrial technology, nutrition and public health, pharmacy, biology, climatology, agroecotechnology, soil science, agricultural cultivation, plant protection, medicine, family and consumers, livestock, fisheries, forestry, conservation, environment, socio-economics, engineering, and entrepreneurship that have been considered and approved by the Editorial boards.
Arjuna Subject : -
Articles 43 Documents
Search results for , issue "Vol 5 No 1 (2021)" : 43 Documents clear
UKM “BANGKIT”: STRATEGI PENGUATAN EKONOMI DAN KEBANGKITAN DI ERA KENORMALAN BARU COVID-19 Surahma Asti Mulasari; Fatwa Tentama; Tri Wahyuni Sukesi; Sulistyawati Sulistyawati; Lu'lu' Nafiati; Herman Yuliansyah; Siti Kurnia Widi Hastuti; Rokhmayanti Rokhmayanti
LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2021)
Publisher : Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas Kampus Limau Manis - Padang, Sumatera Barat Indonesia-25163

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/logista.5.1.140-146.2021

Abstract

Latar belakang: Usaha Kecil Menengah (UKM) Bangkit merupakan sebuah unit usaha yang didirikan oleh organisasi Kreatif dan Wisata Lokal yang ada di Desa Ngoro-oro. UKM Bangkit memiliki unit usaha kuliner berupa kripik dari sayuran, olahan singkong, olahan pisang, dan olahan potensi lokal lainnya, serta unit pariwisata. UKM Bangkit dibentuk untuk mewadahi kelompok produktif di Desa Ngoro-oro dengan harapan dapat saling mendukung untuk menguatkan ekonomi masyarakat di era kenormalan baru Covid-19. Tujuan: Membangkitkan kembali perekonomian di Desa Ngoro-oro yang terdampak selama pandemi Covid-19 baik dari pemasaran, manajerial, modal, optimalisasi pemasok bahan baku pembuatan produk, pembuatan jejaring pemasaran serta pelatihan Protokol K3 Covid-19 dan risikonya dalam menjalankan aktivitas ekonomi di era adaptasi Covid-19. Metode: Program UKM Bangkit ini dilaksanakan dengan kerjasama antara tim pengusul, mahasiswa dan mitra (Pemerintah Desa Ngoro-oro). Metode yang dilakukan adalah dengan pelatihan motivasi berwirausaha, penyuluhan Adaptasi Covid-19 di sektor ekonomi, dan Focus Grup Discussion (FGD) untuk membuat sistem jejaring produsen, pemasok bahan baku dan pemasaran. Program terjadwal selama tiga bulan dari Oktober – Desember 2020. Pengabdian Kepada Masyarakat ini merupakan bagian dari kegiatan Hibah UKM Indonesia Bangkit 2020 yang didanai oleh RISTEK-BRIN. Hasil: Kegiatan yang dilaksanakan di Desa Ngoro-oro menghasilkan terbentuknya UKM Bangkit yang dikelola oleh masyarakat di tingkat desa. Dengan adanya potensi bahan baku yang ada di Desa Ngoro-oro mampu dimanfaatkan menjadi makanan yang dapat dijual di sekitar wilayah Desa Ngoro-oro serta sebagai pendukung bidang kuliner Desa wisata Ngoro-oro. UKM Bangkit menyediakan jejaring beberapa toko/warung yang bisa digunakan untuk menitipkan barang dagangannya di sekitar Patuk Gunungkidul. Dampak: Masyarakat menjadi lebih bersemangat untuk berkegiatan di Era Adaptasi Covid-19, masyarakat bisa kembali produktif dengan adanya kegiatan di UKM Bangkit serta dapat menambah penghasilan masyarakat. Kata kunci: Objek wisata, UKM, Kuliner, Covid-19, Adaptasi ABSTRACT Background: “Bangkit” Small and Medium Enterprises (UKM) is a business unit established by the Creative and Local Tourism organization in Ngoro-oro Village, Gunungkidul District. UKM Bangkit has a culinary business unit in the form of chips from vegetables, cassava, bananas and other local potentials and a tourism unit. UKM Bangkit was developed to accommodate productive groups in Ngoro-oro with an expectation to support each other aimed to strengthen the community economy in the new era of Covid-19. Purpose: To revive the economy in Ngoro-oro Village which was affected by the Covid-19 pandemic – in term of marketing, managerial, capital, optimization of suppliers of raw materials for product manufacture, creation of marketing networks, training on the Covid-19 health protocol and the risks involved in carrying out economic activities in the era of Covid-19 adaptation. Methods: The UKM Bangkit program is implemented in collaboration between the team, students and partners (Ngoro-oro Village Government). The method used to reach the aim is entrepreneurial motivation training, counselling on Covid-19 adaptation in the economic sector, and Focus Group Discussions (FGD) to create a network system for producers, suppliers of raw materials and marketing. The program is scheduled for three months from October to December 2020. This community service is part of the 2020 grant namely Bangkit Indonesia Bangkit for UKM that funded by RISTEK-BRIN. Result: The activities carried out in Ngoro-oro Village resulted in the formation of UKM Bangkit which was managed by the community at the village level. With the potential for the existing raw materials in Ngoro-oro Village, it can be used as food that can be sold around the Ngoro-oro Village area and as a supporter of the culinary field of the Ngoro-oro tourism village. UKM Bangkit provides a network of several shops that can be used to deposit their merchandise around Patuk Gunungkidul. Impact: The community becomes more enthusiastic about doing activities in the Covid-19 adaptation era, the community can return to productivity with the activities at UKM Bangkit and can increase people's income. Keywords: Tourism, UKM, Culinary, Covid-19, Adaptation
ALIH TEKNOLOGI PENGOLAHAN PANGAN LOKAL DI KENAGARIAN ANDALEH, LIMAPULUH KOTA Prima Yaumil Fajri; Nela Eska Putri; Rilma Novita; Gusmalini Gusmalini; Yenni Muchrida
LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2021)
Publisher : Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas Kampus Limau Manis - Padang, Sumatera Barat Indonesia-25163

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/logista.5.1.81-86.2021

Abstract

Jagung banyak dibudidayakan di Kenagarian Andaleh di Kecamatan Luak, Kabupaten Limapuluh Kota. Jenis jagung yang dibudidayakan adalah jagung gigi kuda yang sering dijadikan sebagai pakan ternak terutama pakan unggas. Jagung gigi kuda memiliki biji berbentuk gigi, mengandung karbohidrat (pati) yang tinggi, dan bertekstur keras. Ciri khas jagung ini adalah memiliki biji yang melekuk di bagian tengah atau bagian atas biji. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masayarakat Nagari Andaleh Kecamatan Luak, tentang pemanfaatan bahan pangan lokal, khususnya komoditi jagung ini melalui alih teknologi pengolahan menjadi nugget jagung. Kegiatan diawali dengan memberikan penyuluhan tentang praktik sanitasi, meliputi sanitasi pekerja, sanitasi peralatan, dan sanitasi pengolahan, serta cara pengolahan pangan yang baik. Nugget jagung dibuat dari campuran daging ayam dan jagung dengan perbandingan 1:0.2. Melalui kegiatan ini, masyarakat mampu menerapkan higieni dan sanitasi dalam pengolahan pangan, serta memiliki keahlian dalam pengolahan jagung menjadi produk pangan baru, yaitu nugget jagung, sehingga meningkatkan pemanfaatan bahan pangan lokal dan meningkatkan perekonomian masyarakat. Dengan alih teknologi pemanfaatan bahan pangan lokal jagung diharapkan tumbuh motivasi untuk mengembangkan usaha skala rumah tangga yang berpengaruh pada peningkatan perekonomian masyarakat di Kenagarian Andaleh. Kata kunci: Jagung Gigi Kuda, Nagari Andaleh, Nugget Jagung, Alih Teknologi, Pangan Lokal ABSTRACT Corn is widely cultivated in Andaleh Village, Luak Sub-district, Lima Puluh Kota Regency. The type of corn that cultivated in this village is dent corn (Zea mays var. indentata), which often used as animal feed, especially poultry feed. Dent corn has a tooth-shaped seed, contains high carbohydrates (starch), and has a hard texture. The characteristic of this corn form is that the seeds have an indentation in the middle or top of the seed. The purpose of this programs was to increased the knowledge Andaleh Village community, Luak District, about the utilization of local food, especially dent corn through the transition technology of corn processing to be corn nuggets. The activity began with provided counseling on sanitation practices, including personal sanitation, equipment sanitation, and processing sanitation, as well as good manufacturing practice. Corn nuggets were made from a mixture of chicken and corn in a ratio of 1: 0.2. Through this programs, the community will be able to apply hygiene and sanitation in food processing, and have expertise in processing corn into new products like nuggets, thereby can increase the utilization of local foodstuffs and improve the community's economy. Transition technology to use local dent corn was expected to grow the motivation of community to develop household-scale businesses that have an effect to increase the economy of the Andaleh Village community. Keywords: Dent Corn, Andaleh Village, Corn Nugget, Transition of Technology, Local Foods
PENYULUHAN, PELATIHAN, DAN PERAGAAN PROSES PENGOLAHAN KENTANG MENJADI BERBAGAI PRODUK PANGAN KOMERSIL Rini B; Fauzan Azima; Kesuma Sayuti; Novelina Novelina; Rina Yenrina; Novizar Nazir; Tuty Anggraini; Hasbullah Hasbullah; Aisman Aisman; Daimon Syukri; Diana Sylvi; Purnama Dini Hari; Ismed Ismed; Cesar Welya Refdi; Wellyalina Wellyalina; Felga Zulfia Rasdiana; Reni Koja
LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2021)
Publisher : Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas Kampus Limau Manis - Padang, Sumatera Barat Indonesia-25163

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/logista.5.1.248-252.2021

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan oleh Jurusan Teknologi Hasil Pertanian Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Andalas Padang ini bekerja sama dengan mitrayaitu Pondok Pesantren Dr M Natsir di Batu Bagiriak Alahan Panjang, Kabupaten Solok, Provinsi Sumatera Barat. Lokasi kegiatan pengabdian merupakan pondok pesantren yang mana di lingkungan sekitar kaya akan hasil pertanian dan perkebunan. Salah satu komoditi yang banyak dibudidayakan oleh masyarakat sekitaran pondok pesantren adalah kentang. Tanaman kentang ditanam masyarakat di pinggiran kebun atau di pekarangan rumah, tanaman ini tumbuh subur dan berproduksi cukup tinggi di daerah ini. Permasalahan yang dihadapi oleh mitra adalah 1) Umumnya kentang hanya dijual dalam bentuk mentah, pengolahan yang umum dilakukan masyarakat setempat hanya sekedar direbus atau digoreng saja dengan campuran dengan cabe merah, 2) Kurangnya pengetahuan anggota kelompok dalam aspek pengolahan berbagai macam produk olahan. Kegiatan yang telah dilaksanakan oleh tim pengabdian masyarakat untuk menyelesaikan permasalahan mitra adalah 1) Mengevaluasi kegiatan budidaya pertanian dan perkebunan yang ada dilokasi mitra, 2) Kegiatan penyuluhan pengolahan produk olahan dari kentanguntuk meningkatkan nilai jual produk dan ekonomi petani 3) Diversifikasi produk olahan dari kentang untuk meningkatkan umur simpan produk dengan pembuatan berbagai macam produk yaitu donat frozen, stik frozen, es krim, kulit kebab, dan minuman fungsional. Kegiatan ini berlangsung dengan baik dan lancar serta tingginya antusias peserta dalam mengikuti kegiatan ini terutama pada kegiatan pengolahan produk. Kegiatan ini diharapkan meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi usaha mitra,dan peningkatan pendapatan mitra. Kata Kunci: Batu Bagiriak Alahan Panjang, Pertanian, Kentang, Diversifikasi, Wirausaha
PENGUATAN EKONOMI BUMDES LUBUK KERTANG MELALUI PEMETAAN POTENSI DESA SECARA PARTISIPATIF Yeni Absah; Endang Sulistya Rini; Farid Aulia
LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2021)
Publisher : Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas Kampus Limau Manis - Padang, Sumatera Barat Indonesia-25163

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/logista.5.1.15-22.2021

Abstract

Pengurus BUMDes harus memiliki kemampuan memahami potensi desa, menyusun tata kelola yang baik dimulai dari rencana sumberdaya yang dibutuhkan, jenis usaha yang dikembangkan, proses pelaksanaan secara partisipatif, transparan dan akuntabel. Kondisi eksisting BUMDes Lubuk Kertang masih perlu pembenahan dari pemahaman potensi desa, tata kelola, pemilihan dan pengembangan jenis usaha yang dikelola BUMDes secara berkelanjutan.Metode dalam kegiatan ini adalah melalui sosialisasi kegiatan pelatihan penguatan ekonomi BUMDes Lubuk Kertang Melalui Pemetaan potensi desa secara partisipatif, pelatihan penguatan ekonomi BUMDes Lubuk Kertang melalui pemetaan potensi desa secara partisipatif, penguatan tata Kelola melalui pengembangan unit usaha BUMDes Lubuk Kertang, serta monitoring dan evaluasi. Hasil dari program kemitraan kepada masyarakat ini adalah kelompok mitra dapat meningkatkan kemampuan dalam mengelola BUMDes dengan memilih dan mengembangkan jenis-jenis usaha yang ada berdasarkan potensi sumberdaya lokal desa melalui pemetaan potensi desa secara partisipatif dalam melakukan tata kelola BUMDes yang baik dan benar, sehingga mampu bersinergi dengan Pemerintah Desa Lubuk Kertang dan masyarakat sebagai pelaku wirausaha desa. Kata Kunci: Peningkatan Kemampuan, Tata Kelola, Potensi Desa, Pemilihan dan Pengembangan Unit Usaha ABSTRACT Administrators must have the ability to understand the potential of the village, formulate good governance starting from the resource plan needed, the type of business developed, the implementation process in a participatory, transparent and accountable manner. The existing condition of BUMDes Lubuk Kertang still needs improvement from the understanding of village potential, governance, selection and development of types of businesses managed by BUMDes in a sustainable manner. The method in this activity is through the dissemination of training activities for economic strengthening of the Lubuk Kertang BUMDes through participatory mapping of village potentials, training on strengthening the economy of the Lubuk Kertang BUMDes through participatory mapping of village potential, strengthening governance through the development of the Lubuk Kertang BUMDes business unit, and monitoring and evaluation. The result of this partnership program with the community is that partner groups can improve their ability to manage BUMDes by selecting and developing existing types of businesses based on the potential of village local resources through participatory mapping of village potentials in carrying out good and correct BUMDes governance, so that they can work together. with the Lubuk Kertang Village Government and the community as village entrepreneurs. Keywords: Capacity Building, Village Potential, Selection and Development Business Unit
PENDAMPINGAN PROGRAM PERILAKU HIDUP SEHAT PADA MASA KENORMALAN BARU: STUDI KASUS DI DESA BANGSRI Malikhatul Khayati; Purwanto Purwanto; Ahmad Mustofa
LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2021)
Publisher : Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas Kampus Limau Manis - Padang, Sumatera Barat Indonesia-25163

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/logista.5.1.173-179.2021

Abstract

Masa kenormalan baru menuntut masyarakat untuk beradaptasi terhadap virus corona. Sehingga pemerintah desa mengeluarkan kebijakan agar masyarakat membiasakan diri untuk menerapkan perilaku hidup sehat. Namun kebijakan tersebut belum dapat dilakukan dengan baik karena keterbatasan pengetahuan, tidak ada pengalaman dan penglihatan, dan banyaknya berita bohong yang beredar di media sosial. Kepercayaan masyarakat yang rendah terhadap keberadaan virus corona juga merupakan salah satu masalah yang serius jika tidak segera ditindaklanjuti. Banyak masyarakat menganggap bahwa virus corona merupakan konspirasi orang elit yang mempunyai kepentingan tersendiri menurut berita bohong yang beredar di media sosial. Oleh karena itu, diperlukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa pendampingan khususnya masyarakat Desa Bangsri agar mematuhi protokol kesehatan dengan berperilaku hidup sehat. Metode pendampingan yang digunakan adalah metode PAR (Participation Action Research). Dengan demikian dalam proses pengabdian tim terlibat secara partisipatif di antara masyarakat untuk mendorong terjadinya perubahan perilaku terkait perilaku hidup sehat. Setelah pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan, masyarakat Desa Bangsri menjadi antusias dalam menerapkan protokol kesehatan dan berperilaku hidup sehat seperti selalu memakai masker dimanapun, rajin cuci tangan memakai sabun, jaga jarak, menghindari kerumunan, rajin mengonsumsi vitamin, olahraga secara teratur, rajin membersihkan lingkungan sekitar dan rajin mengonsumsi empon-empon. Kata kunci: Hidup Sehat, Kenormalan Baru, Desa Bangsri ABSTRACT The new normality requires people to adapt to the corona virus. So that the village government issued a policy so that people get used to implementing healthy living habits. However, this policy has not been implemented properly due to limited knowledge, lack of experience and vision, and the large number of fake news circulating on social media. The low public trust in the existence of the corona virus is also a serious problem if it is not followed up immediately. Many people think that the corona virus is a conspiracy of elite people who have their own interests according to fake news circulating on social media. Therefore, Community service activities are needed in the form of assistance, especially for the Bangsri Village community to comply with health protocols by behaving in a healthy life. The mentoring method used is the PAR (Participation Action Research) method. Thus in the process of community service, the team is involved in a participatory manner among the community to encourage behavior change related to healthy living behaviors. After the community service was carried out, the people of Bangsri Village became enthusiastic in implementing health protocols and behaving in a healthy life such as always wearing a mask wherever, diligently washing hands with soap, keeping distance, avoiding crowds, diligently consuming vitamins, exercising regularly, diligently cleaning the surrounding environment and diligently consume empon-empon. Keywords: Healthy living, New normalcy, Bangsri
PENERAPAN TEKNOLOGI PENGOLAHAN DODOL SIRSAK PADA KELOMPOK PROGRAM KELUARGA HARAPAN (PKH) KELURAHAN PAYOBASUNG, KECAMATAN PAYAKUMBUH TIMUR, KOTA PAYAKUMBUH Ermiati Ermiati; Elva Amurita Zebua; Agustina Agustina; Syuryani Syahrul; Evawati Evawati
LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2021)
Publisher : Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas Kampus Limau Manis - Padang, Sumatera Barat Indonesia-25163

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/logista.5.1.115-120.2021

Abstract

Sirsak merupakan salah satu komoditi yang banyak dijumpai di pekarangan masyarakat di Kelurahan Payobasung Kecamatan Payakumbuh Timur, Kota Payakumbuh. Pengolahan dan pemanfaatan sirsak oleh masyarakat di Kelurahan Payobasung ini masih sangat minim dan terbatas. Sirsak dapat diolah menjadi aneka makanan, salah satunya adalah dodol. Pengolahan dodol sirsak dapat dilakukan dengan cara pemasakan yang sederhana dan menggunakan peralatan yang sederhana, sehingga dapat diaplikasikan pada industri skala rumah tangga. Berdasarkan hal tersebut, maka dilakukan kegiatan pengabdian dan pendampingan terhadap kelompok PKH Kelurahan Payobasung. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan wawasan dan keterampilan peserta dalam mengolah sirsak menjadi dodol sirsak, dan mengarahkan keterampilan tersebut untuk menghasilkan pendapatan dan meningkatkan perekonomian keluarga. Pendampingan dilakukan dengan memberikan sosialisasi, pelatihan dan demo mengenai teknologi pengolahan dodol sirsak mulai dari persiapan bahan baku hingga proses pengemasan, serta usaha-usaha pemasaran kepada para peserta pelatihan. Hasil kegiatan ini adalah adanya peningkatan wawasan, keterampilan peserta mengenai pembuatan dodol sirsak, dan diharapkan ada peningkatan pendapatan bagi keluarga penerima PKH di Kelurahan Payobasung. Kata kunci: Dodol, Sirsak, Komoditi Pekarangan ABSTRACT Soursop is a garden commodity that is often found in community’s yard and garden of Payobasung Village, Payakumbuh Timur Sub-District, Payakumbuh City. The processing and utilization of soursop by Payobasung Village community was minimal and limited. Soursop can be processed into various foods, including dodol. The processing of soursop dodol can be done by simple cooking and use simple equipment, so can be applied on a household scale industry. Based on this background, community service and assistance activities were carried out for PKH groups of Payobasung Village. The aims of this activity were to increase the perception and skills of participants in processing soursop into soursop dodol, and directing their skills to generate income and improve the family economy. The assistance activity was done by providing socialization, training and demonstration about the technology of soursop dodol, starting from the preparation of raw materials to the packaging process, as well as marketing efforts to the training participants. The results of this activity indicated an increase in participants’ perception and skills regarding making soursop dodol, and it is hoped that there will be an increase in income for PKH recipient families in Payobasung Village. Keywords: Dodol, Soursop, Garden Comodity
PENGENALAN JIWA WIRAUSAHA DAN MANAJEMEN PRODUKSI SISWA MTS MIFTAHUL ULUM MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN TELUR ASIN Udik Yudiono; Rosita Dwi Ferdiani; Iva Nurdiana Nur Farida; Tatik Retno Murniasih; Rahaju Rahaju
LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2021)
Publisher : Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas Kampus Limau Manis - Padang, Sumatera Barat Indonesia-25163

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/logista.5.1.280-284.2021

Abstract

Siswa MTs Miftahul Ulum sebagian besar berasal dari latar belakang petani dan peternak bebek. Siswa kurang mendapat dukungan keluarga tentang pentingnya pendidikan. Hal ini ditunjukkan banyak siswa yang putus sekolah atau bahkan menikah dini. Berdasarkan permasalahan diperlukan solusi yaitu mengenalkan siswa tentang wirausaha dan manajemen melalui pelatihan pembuatan telur asin sebagai bekal kecakapan hidup. Tim pengabdi melakukan pendampingan pada saat pelatihan pembuatan telur asin. Kegiatan pembuatan telur asin didukung oleh latar belakang keluarga siswa sebagai peternak bebek. Pengasinan merupakan salah satu cara untuk mengawetkan telur agar lebih tahan lama. Telur asin diawetkan dengan bubukan abu dapur. Hasil pengabdian menunjukkan siswa antusias dan senang dengan kegiatan pelatihan. Diharapkan pelatihan ini akan menambah uang saku siswa dan menjadi bekal siswa setelah lulus. Kata kunci: Jiwa Wirausaha, Manajemen Produksi, Telur Asin ABSTRACT Most of the students of MTs Miftahul Ulum come from a background of duck farmers and breeders. Students lack family support regarding the importance of education. This is shown by many students who drop out of school or even marry early. Based on the problem, a solution is needed, namely introducing students to entrepreneurship and management through training in making salted eggs as a provision for life skills. The service team provides assistance during the salted egg making training. The activity of making salted eggs is supported by the student's family background as duck breeders. Salting is one way to preserve eggs to make them more durable. Preserved salted eggs with kitchen ashes. The results of the dedication showed that the students were enthusiastic and happy with the training activities. It is hoped that this training will increase students' pocket money and become provisions for students after graduation. Keywords: Entrepreneurial Spirit, Production Management, Salted Eggs
SOSIALISASI TENTANG SEHAT DENGAN OBAT TRADISIONAL DAN SUPLEMEN KESEHATAN DI MASA NEW NORMAL COVID-19 Yulianis Yulianis; Rasmala Dewi; Indri Meirista; Jelly Permatasari; Armini Hadriyati; Medi Andriani
LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2021)
Publisher : Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas Kampus Limau Manis - Padang, Sumatera Barat Indonesia-25163

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/logista.5.1.48-56.2021

Abstract

Untuk menghadapi pandemi Covid-19 selama New Normal dimana masyarakat dapat kembali melakukan aktifitas bekerja atau aktifitas lain di publik, maka diperlukan suatu upaya pengendalian dan pencegahan yang dapat dilakukan dengan meningkatkan daya tahan tubuh melalui kebiasaan hidup sehat antara lain menjaga kebersihan, asupan nutrisi yang baik, ditambah dengan penggunaan suplemen kesehatan dan ramuan herbal/obat tradisional. Informasi mengenai bahan obat tradisional dan suplemen kesehatan diperlukan, Maka dilakukan pengabdian masyarakat dengan metoda pemberian informasi atau penyuluhan untuk mengetahui OT (Obat Tradisional) dan suplemen kesehatan yang tepat untuk menghadapi pandemi di era New Normal. Sasarannya ibu-ibu tersebut karena ibu-ibu tersebut langsung berdampak pada situasi pandemi yang harus beraktifitas di daerah publik di era New Normal. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini untuk meningkatkan pengetahuan mengenai bahan obat tradisional dan suplemen kesehatan dengan tepat dan bijak. Hasil posttest terhadap materi yang telah diberikan informasi dengan penyuluhan kepada peserta, diperoleh rata-rata nilai pengetahuannya adalah 98,57, hal ini terlihat mengalami peningkatan pengetahuan dibandingkan dengan pretest rata-rata 72,9. Dari hasil pengabdian kepada masyarakat tentang sehat dengan bahan alam di masa pandemic Covid-19 kepada ibu-ibu pegawai diperoleh terjadinya peningkatan pengetahuan terhadap materi tersebut, dan diharapkan peserta dapat mengaplikasikan dengan memanfaatkan Natural produk untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Kata kunci: Covid-19, Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan ABSTRACT To deal with the Covid-19 pandemic during the New Normal where people can return to work activities or other activities in public, it is necessary to control and prevent efforts that can be done by increasing endurance through healthy living habits, including maintaining cleanliness, good nutritional intake. , coupled with the use of health supplements and herbal ingredients / traditional medicines. Information about traditional medicinal ingredients and health supplements is needed. Therefore, community service is carried out by providing information or counseling methods to find out the right Traditional Medicine and health supplements to deal with the pandemic in the New Normal era. The target of these mothers is because these mothers have a direct impact on the pandemic situation which must be active in public areas in the New Normal era. The purpose of this community service is to increase knowledge about traditional medicinal ingredients and health supplements appropriately and wisely. The results of the posttest on the material that had been provided with information by counseling the participants, obtained an average value of knowledge of 98.57, this shows an increase in knowledge compared to the pretest average of 72.9. From the results of community service about being healthy with natural ingredients during the Covid-19 pandemic to employee mothers, an increase in knowledge of these materials is obtained, and it is hoped that participants can apply them by utilizing natural products to increase endurance. Keywords: Covid-19, Traditional Medicine, Health Supplements
PEMANFAATAN PRODUK UREA LEPAS LAMBAT BERBASIS TEPUNG PUTAK DALAM RANSUM SAPI BALI DI KELOMPOK PETERNAK DESA BAUMATA UTARA, KABUPATEN KUPANG Emma Dyelim Wie Lawa; Edwin Jermias Jermias Lodowik Lazarus; Matheos Filipus Lalus
LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2021)
Publisher : Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas Kampus Limau Manis - Padang, Sumatera Barat Indonesia-25163

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/logista.5.1.212-218.2021

Abstract

Permasalahan mitra kelompok tani ternak di desa Baumata Utara adalah rendahnya pengetahuan akan penyediaan pakan sapi yang bermutu dan dapat memenuhi kebutuhannya. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan penyuluhan dan pelatihan tentang pembuatan produk pemasakan urea dengan tepung putak dan penggunaannya dalam pakan konsentrat sebagai suplemen ransum ternak sapi. Metode kegiatan adalah, 1) penyuluhan tentang teknologi pemasakan urea dengan tepung putak dan pemanfaatannya dalam ransum sapi; 2) praktek, pembuatan produk pemasakan urea dengan tepung putak, praktek pencampuran produk tersebut dalam pakan konsentrat dan penerapan pemberiannya sebagai pakan suplemen pada ternak sapi dan 3) evaluasi kegiatan secara umum bersama mitra untuk mendapatkan input dan feedback bagi kegiatan di waktu mendatang. Hasil kegiatan menunjukkan 1) peternak mitra sangat antusias menerima inovasi baru di bidang penyediaan pakan bagi ternak sapi; 2) Hasil diskusi dan evaluasi verbal maupun praktek menunjukkan mitra paham dan dapat mengaplikasikannya; 3) Adanya harapan untuk keberlanjutan kegiatan sejenis di waktu mendatang. Disimpulkan bahwa kegiatan ini sangat diapresiasi oleh peternak mitra karena teknologi pemasakan urea-tepung putak dan penggunaannya dalam ransum konsentrat bagi ternak sapi yang diinformasikan ini memberi wawasan bagi peningkatan sistem pemeliharaan ternak sapi dalam pemenuhan kebutuhan gizinya. Adanya keterbukaan mitra dalam menerima inovasi baru ini. Kata kunci: Inovasi, Suplemen, Urea Lepas Lambat, Tepung Putak, Sapi Bali ABSTRACT The problem with the partners of the livestock farmer groups in Baumata Utara village is the lack of knowledge about the supply of quality cattle feed that can meet their needs. The purpose of this activity is to provide counseling and training on the manufacture of urea cooking products with putak flour and its use in concentrate feed as a supplement for cattle rations. The methods of activity are, 1) counseling on the technology for cooking urea with putak flour and its use in cow rations; 2) practice, manufacture of urea cooking products with putak flour, practice mixing these products in concentrate feed and applying it as supplementary feed for cattle and 3) general evaluation of activities with partners to get input and feedback for future activities. The results of the activity show 1) partner breeders are very enthusiastic about receiving new innovations in the field of providing feed for cattle; 2) The results of the discussion and evaluation of verbal and practice show that partners understand and can apply it; 3) There is hope for the sustainability of similar activities in the future. It is concluded that this activity is highly appreciated by partner breeders because the technology for cooking urea-putak flour and its use in concentrate rations for cattle provides insight into improving the system for raising cattle in meeting its nutritional needs. There is openness partners in accepting this new innovation Keywords: Innovation, Supplements, Slow Release Urea, Putak Flour, Bali Cattle
EDUKASI CARA MENJADI JUMANTIK MANDIRI UNTUK MENCEGAH DBD DI TENGAH PANDEMI COVID-19 PADA KADER POSYANDU DI DUSUN JETIS, BAKUNGAN, KARANGDOWO, KLATEN Aisya Kusumawati; Ajeng Kusumaning Ayu; Anggita Mutiara Saputri; Priska Bintang Putriadi; Muhammad Taufiq Qurrohman; Noviana Dewi
LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2021)
Publisher : Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas Kampus Limau Manis - Padang, Sumatera Barat Indonesia-25163

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/logista.5.1.147-152.2021

Abstract

Penyakit demam berdarah dengue (DBD) merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat di Indonesia yang jumlah penderitanya cenderung meningkat dan penyebarannya semakin luas. Penyakit DBD merupakan penyakit menular yang terutama menyerang anak-anak. Penyakit DBD mempunyai perjalanan yang sangat cepat dan sering menjadi fatal karena banyak pasien yang meninggal akibat penanganannya yang terlambat. Kegiatan penyuluhan ini bertujuan untuk mengedukasi warga di Dusun Jetis, Bakungan tentang pencegahan Demam Berdarah Dengue. Dari hasil kegiatan, peserta bisa memahami materi dengan baik dan mereka merasa puas dengan materi yang telah disampaikan. Kata kunci: DBD, Imunitas, Pencegahan ABSTRACT Dengue hemorrhagic fever (DHF) is a public health problem in Indonesia where the number of sufferers tends to increase and its spread is increasingly widespread. DHF is a contagious disease that mainly affects children. DHF, which travels very quickly and often becomes fatal because many patients die due to late treatment. This outreach activity aims to educate residents in Jetis , Bakungan about preventing Dengue Hemorrhagic Fever. From the results of the activity, participants can understand the material well and they feel satisfied with the material that has been delivered. Keywords: DBD, Immunity, Prevention