cover
Contact Name
Miftakhul Muthoharoh
Contact Email
miftakhulmuthoharoh@gmail.com
Phone
+6285733591295
Journal Mail Official
miftakhulmuthoharoh@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raya Dukun No. 21 A Dukun, Gresik 61155
Location
Kab. gresik,
Jawa timur
INDONESIA
Tasyri` : Jurnal Tarbiyah-Syari`ah-Islamiyah
ISSN : 22524436     EISSN : 26546132     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
The scopes of the journal include the following topic areas: Teachers Education of Economy, Curriculum and Teaching, Education of Economy, Learning Media Education of Economy, Leadership and Management of Education of Economy, Information Technology, Communication and Education of Economy, Corporation and Micro, Small and Middle Business, Office Technology, Management, Business, Accounting and Finance
Articles 327 Documents
Pengelolaan Bahan Pustaka Perpustakaan Kasidi, Reyhandika Kusnul; Noor, Triana Rosalina; pengelola, pengelola
Tasyri` : Jurnal Tarbiyah-Syari`ah-Islamiyah Vol. 31 No. 02 (2024): Oktober
Publisher : LPPM STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/tasyri.v31i02.635

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan terkait pengelolaan bahan pustaka perpustakaan dan strategi pengembangan dalam pengelolaaan di Madrasah Tsanawiyah (MTs) Al Muttaqin Surabaya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pemilihan subjek penelitian menggunakan purposive sampling sebanyak tiga orang yakni Kepala madrasah, kepala perpustakaan dan siswa. Metode pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi, yang selanjutnya dianalisis melalui tahapan kondensasi, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengelolaan bahan pustaka di MTs Al Muttaqin Surabaya tergolong cukup baik karena telah melakukan kegiatan yang meliputi sudah melakukan kegiatan inventarisasi, klasifikasi, katalogisasi, pembuatan kelengkapan buku, dan penyusunan buku. Namun hambatan dalam pengelolaan tetap ada diantaranya terbatasnya sumber daya manusai dan sarana prasana, sehingga strategi yang dilakukan untuk mengatasi hambatan dalam pengelolaan bahan pustaka di perpustakaan MTs Al Muttaqin Surabaya dilakukan melalui peningkatan dan penguatan pemahaman konsep perpustakaan kepada pustakawan melalui memberikan buku-buku panduan perpustakaan dari pemerintahan kota dan memberikan kesempatan kepada pustakawan untuk melakukan peningkatan kemampuan akadmeik baik melalui jalur formal ataupun non formal.
PENERAPAN MERDEKA BELAJAR PADA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENINGKATKAN KREATIVITAS BELAJAR PESERTA DIDIK Apriani, Ellita; Arnadi; Suriadi; pengelola, pengelola
Tasyri` : Jurnal Tarbiyah-Syari`ah-Islamiyah Vol. 31 No. 02 (2024): Oktober
Publisher : LPPM STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/tasyri.v31i02.636

Abstract

Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Mempawah Hilir Kabupaten Mempawah telah menerapkan kurikulum merdeka dalam pembelajaran. Namun penerapannya belum optimal sesuai dengan harapan semua pihak. Berdasarkan permasalahan diatas maka peneliti tertarik untuk lebih mengetahui lebih mendalam tentang penerapan merdeka belajar dalam meningkatkan kreativitas pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Lokasi penelitian ini berada di SMPN 1 Mempawah. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknis analisis data yang digunakan adalah reduksi data, display data, dan verifikasi data atau kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan 1. Perencanaan merdeka belajar pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam dalam meningkatkan kreativitas belajar peserta didik di SMPN 1 Mempawah Hilir Kabupaten Mempawah sudah dilakukan guru dengan cara a) menganalisis hasil belajar (CP) untuk mengembangkan tujuan pembelajaran dan proses tujuan pembelajaran, b) merencanakan dan melakukan penilaian diagnostik, c) mengembangkan modul ajar, d) penyesuaian pembelajaran dengan tingkat pencapaian dan karakteristik siswa, e) merencanakan, melaksanakan, dan memproses penilaian formatif dan sumatif, f) pelaporan kemajuan belajar, dan g) penilaian dan evaluasi pembelajaran. 2. Pelaksanaan merdeka belajar pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam dalam meningkatkan kreativitas belajar peserta didik di SMPN 1 Mempawah Hilir Kabupaten Mempawah meliputi tiga tahap yaitu kegiatan pendahuluan berisi salam, sapa, dan apersepsi, kegiatan inti berisi penyampaian materi, dan kegiatan penutup berisi penilaian atau asesmen. Begitu juga dengan model, metode, dan media pembelajaran yang digunakan dalam pelaksanaan pembelajaran sesuai dengan modul ajar. 3. Evaluasi merdeka belajar pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam dalam meningkatkan kreativitas belajar peserta didik di SMPN 1 Mempawah Hilir Kabupaten Mempawah dibagi menjadi tiga yaitu asesmen diagnostik, asesmen formatif, dan asesmen sumatif, yang mana ketiganya memiliki tujuan masing-masing dalam proses penilaian pembelajaran. Berdasarkan hasil penelitian, guru sudah menerapkan ketiga asesmen tersebut, namun hanya terfokus pada tes lisan dan tes tertulis.
ADMINISTRASI KURIKULUM PENDIDIKAN Fadiya, Nasyia Alifa; Darmayanti, Hj. Astuti; pengelola, pengelola
Tasyri` : Jurnal Tarbiyah-Syari`ah-Islamiyah Vol. 31 No. 02 (2024): Oktober
Publisher : LPPM STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/tasyri.v31i02.637

Abstract

Kurikulum merupakan kumpulan pedoman atau rencana yang digunakan oleh lembaga pendidikan untuk melaksanakan program pembelajaran dan pendidikannya. Berisi rencana pembelajaran yang akan diikuti siswa selama periode jenjang pendidikan tertentu. Kurikulum berfungsi sebagai standar atau pedoman untuk mencapai tujuan pendidikan. Kurikulum menurut J. Lloyd Trump dan Dalmes F. Miller (1973), adalah kumpulan teknik yang mencakup pendekatan belajar mengajar, cara menilai siswa dan program secara keseluruhan, bimbingan dan konseling, administrasi, supervisi, dan struktur. waktu, ruang, dan pemilihan subjek. Unsur-unsur berikut secara signifikan mempengaruhi efektivitas program pendidikan yang disampaikan melalui metode pengajaran dan pembelajaran di sekolah : peserta didik, kurikulum, pendanaan, sarana dan prasarana, administrasi, lingkungan, dan guru yang berpusat pada kurikulum.. Semangat belajar siswa muncul sebagai respon terhadap usaha guru. Jika seluruh komponen tersebut berkualitas, maka proses belajar mengajar di sekolah pun harus berkualitas dan menghasilkan prestasi yang berkualitas. Kurikulum dan pendidikan merupakan dua hal yang berjalan beriringan. Sudah menjadi rahasia umum bahwa kurikulum berfungsi sebagai peta jalan pelaksanaan pengajaran. Untuk memenuhi tujuan yang diharapkan tersebut di atas, diperlukan manajemen administrasi kurikulum—yang berfungsi sebagai pedoman pengorganisasian, perencanaan, pelaksanaan, pemantauan, dan penilaian proses pembelajaran dan pendidikan. Hal ini akan meningkatkan saling menyampaikan pengetahuan melalui pembelajaran aktif. Administrasi kurikulum adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan keseluruhan rangkaian kegiatan yang direncanakan, diorganisasikan, dan dilaksanakan secara cermat untuk mendukung proses belajar mengajar yang berkelanjutan. skenario pembelajaran yang efektif dan berhasil mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan. Metode kualitatif digunakan dalam penulisan artikel ini, khususnya penelitian kepustakaan dan sumber bacaan yang relevan dengan penelitian yang sedang dibahas. Pengajaran dan pemahaman pendidikan berkelanjutan dikenal sebagai administrasi kurikulum. skenario pembelajaran yang berhasil dan efisien dalam mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan. Penulisan artikel ini memerlukan penerapan teknik kualitatif, khususnya melakukan penelitian kepustakaan dan bahan bacaan yang relevan dengan kajian yang sedang dibahas.
HUBUNGAN MODEL KOMUNIKASI EFEKTIF GURU DENGAN HASIL BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN AKIDAH AKHLAK KELAS VII Daud, Fauzi Ahmad; Risnawati; Rizqa, Miftahir; Azizah, Nur; pengelola, pengelola
Tasyri` : Jurnal Tarbiyah-Syari`ah-Islamiyah Vol. 31 No. 02 (2024): Oktober
Publisher : LPPM STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/tasyri.v31i02.638

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh beberapa gejala permasalahan yang ditemui peneliti yaitu Pertama, dari sisi internal guru yang masih banyak belum menguasai model komunikasi efektif. Kedua, dari sisi eksternal yaitu keterbatasan waktu yang tersedia dalam pembelajaran dan perbedaan latar belakang peserta didik sehingga gaya belajar yang timbul juga berbeda-beda. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar hubungan model komunikasi efektif guru dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran Akidah Akhlak Kelas VII MTsN Al Khoirot Pelalawan. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah model komunikasi efektif dan hasil belajar. Adapun jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, angket dan dokumentasi. Adapun hasil dari penelitian ini yaitu ada hubungan antara model komunikasi efektif guru dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran Akidah Akhlak kelas VII MTsN Al Khoirot Pelalawan yang menunjukkan pada hasil yaitu berada pada nilai 0,508. Untuk nilai 0,508 terletak diantara 0,400–0,599 yang berarti memiliki korelasi yang sedang atau cukup.
Pendidikan Nilai Dalam Filsafat Pendidikan Islam: Pandangan Al-Ghazali Dan Ibnu Khaldun Zahro, Umniiatuz; Nursikin; pengelola, pengelola
Tasyri` : Jurnal Tarbiyah-Syari`ah-Islamiyah Vol. 31 No. 02 (2024): Oktober
Publisher : LPPM STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/tasyri.v31i02.639

Abstract

Pendidikan nilai dalam filsafat pendidikan Islam merupakan aspek yang krusial dalam membentuk karakter dan moral individu sesuai dengan ajaran agama Islam. Artikel ini membahas konsep pendidikan nilai dalam konteks filsafat pendidikan Islam, dengan menyoroti pandangan dari beberapa tokoh utama seperti Al-Ghazali, Ibnu Khaldun, Ibnu Sina, dan lainnya. Kami mengeksplorasi bagaimana pemikiran-pemikiran tokoh ini memberikan landasan bagi pengembangan nilai-nilai moral, etika, dan spiritualitas dalam pendidikan Islam. Selain itu, kami membahas implementasi konsep-konsep ini dalam praktik pendidikan modern dan relevansinya dalam membentuk individu yang bertanggung jawab dan masyarakat yang beretika. Artikel ini bertujuan untuk memberikan wawasan mendalam tentang pentingnya pendidikan nilai dalam konteks filsafat pendidikan Islam serta implikasinya dalam pembentukan karakter individu dan masyarakat yang berlandaskan nilai-nilai Islam.
KEPEMIMPINAN KH. SALAHUDDIN WAHID DALAM MENGEMBANGKAN PENDIDIKAN DI PESANTREN TEBUIRENG Anisah, Rafiqatul; Sukardi, Imam; pengelola, pengelola
Tasyri` : Jurnal Tarbiyah-Syari`ah-Islamiyah Vol. 31 No. 02 (2024): Oktober
Publisher : LPPM STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/tasyri.v31i02.640

Abstract

Pendidikan sangat penting untuk membentuk jati diri ke arah yang positif. Transformasi dari masa ke masa dinilai sangat diperlukan guna beradaptasi dengan perkembangan zaman. Pendidikan pesantren merupakan salah satu media yang tidak hanya untuk memahami ilmu agama tetapi juga menguasai ilmu umum secara seimbang. Khususnya di Pondok Pesantren Tebuireng yang mengalami perkembangan pesat pada masa kepemimpinan KH. Salahuddin Wahid. Peneliti tertarik untuk mengetahui tentang bagaimana model kepemimpinan KH. Salahuddin Wahid dalam mengembangkan pendidikan di Pondok Pesantren Tebuireng. Ada dua fokus permasalahan dalam penelitian ini, yaitu: 1. Bagaimana KH. Salahuddin Wahid dalam mengembangkan pendidikan di Pondok Pesantren Tebuireng, 2. Bagaimana pelaksanaan KH. Salahuddin Wahid dalam mengembangkan pendidikan di Pondok Pesantren Tebuireng. Dalam penelitian skripsi ini penulis menggunakan pendekatan sejarah dalam hal ini penulis mencoba mengungkap bagaimana KH. Salahuddin Wahid, termasuk pendidikannya, serta pengalaman dan perannya baik di bidang pendidikan, sosial, dan politik. Kemudian untuk melengkapi analisisnya, penulis juga menggunakan pendekatan sosiologi sebagai alat bantunya. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa model kepemimpinan KH. Salahuddin Wahid termasuk dalam pola kepemimpinan yang kharismatik, demokratis, transformatif, dan rendah hati.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR DIGITAL BERBASIS VIDEO PEMBELAJARAN INTERAKTIF DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN FIKIH Silvia, Atik; Zainab, Nurul; Holis, Khoirul; pengelola, pengelola
Tasyri` : Jurnal Tarbiyah-Syari`ah-Islamiyah Vol. 31 No. 02 (2024): Oktober
Publisher : LPPM STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/tasyri.v31i02.641

Abstract

Tujuan penelitian ini menghasilkan bahan ajar digital berbasis video pembelajaran interaktif mata pelajaran fikih. Bahan ajar dikembangkan agar siswa semangat dalam belajar sehingga termotivasi dan mudah memahami materi yang disampaikan. Siswa diharapkan memiliki antusias dan berperan aktif saat proses belajar mengajar. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan Alessi dan Trollip yang memiliki tiga tahapan, yaitu perencanaan, desain, dan pengembangan. Bahan ajar digital yang dihasilkan berupa video pembelajaran interaktif pada materi shalat sunah muakad dan shalat sunah ghoiru muakad. Populasi dalam penelitian ini yaitu siswa kelas VII MTs Al-Ula I dan yang menjadi sampel adalah siswa kelas VII D. Teknik pengumpulan data yang digunakan ialah validasi yang dilakukan oleh dua validator yaitu ahli materi dan ahli bahan ajar. Selain itu, juga menggunakan angket untuk uji coba produk terhadap siswa. Sedangkan analisis datanya ialah analisis deskriptif kualitatif mengolah data hasil review ahli materi dan ahli bahan ajar dan analisis statistik deskriptif dengan mengolah data yang diperoleh melalui angket dalam bentuk deskriptif presentase. Hasil penelitian menunjukkan bahan ajar yang dikembangkan layak untuk digunakan dalam pembelajaran serta dapat meningkatkan motivasi belajar siswa.
PENINGKATAN KETERAMPILAN DIGITAL SANTRI DALAM MENINGKATKAN EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN HADIS Nainggolan, Hendra; Hosna, Roifatul; pengelola, pengelola
Tasyri` : Jurnal Tarbiyah-Syari`ah-Islamiyah Vol. 31 No. 02 (2024): Oktober
Publisher : LPPM STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/tasyri.v31i02.642

Abstract

Prestasi belajar santri dapat ditingkatkan dengan berbagai macam cara termasuk diantaranya keterampilan digital yang dianggap efektif. Peneliti tertarik untuk mengetahui hasil dari pembelajaran digital pada mata pelajaran Hadis di MTs Pesantren Al-Amin. Artikel ini membahas tentang keterampilan digital santri dalam meningkatkan Efektivitas pembelajaran Hadis dan Efektivitas pembelajaran Hadis di MTs Pesantren Al-Amin Mojokerto. Penelitian ini menggunakan jenis metodologi kualitatif dengan pendekatan studi kasus dan menggunakan teori Miles dan Huberman. Hal ini untuk memahami perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi dari guru mata pelajaran Hadis dalam meningkatkan keterampilan digital. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat nilai Efektivitas yang cukup baik dalam penggunaan digital dalam pembelajaran Hadis melalui platform youtube. Sementara pada proses pembelajaran menggunakan kitab Arba’in Nawawi secara tatap muka terkategori efektif. Faktor pendukung penggunaan digital dalam pembelajaran Hadis terletak pada semangat dan kesabaran dari guru dalam mengajarkan Hadis dengan upaya inovasi mengajarkan menggunakan digital. Faktor pendukung selanjutnya setiap santri membawa laptop untuk senantiasa dapat mempelajari keterampilan digital. Faktor Penghambat terletak pada santri yang masih tidak taat pada perintah guru mata pelajaran Hadis sehingga masih menggunakan laptop secara tidak bijak.
Mewujudkan Lingkungan Pendidikan Berbasis Al-Qur’an Rahman, Arif; ., Fahrudin; pengelola, pengelola
Tasyri` : Jurnal Tarbiyah-Syari`ah-Islamiyah Vol. 31 No. 02 (2024): Oktober
Publisher : LPPM STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/tasyri.v31i02.655

Abstract

A holistic educational paradigm can be realized through the integration of the educational environment with the elements of holistic totality in the Qur'an. This is based on the Qur'an's instructions regarding the elements of the environment. So that it can form a human being who is moral and beneficial to fellow humans and the environment. The view of the Qur'an that is the basis of the author's argument, basically humans since they are in the womb already have several potentials, and the educational environment in the Qur'an is comprehensive and integrated, covering all fields of knowledge, and is oriented towards the afterlife. This article uses qualitative methods. In discussing the interpretation of the Qur'an, the maudhu'i (thematic) method has been chosen in this research in order to find a comprehensive concept about the educational environment from the perspective of the Qur'an, and its use. qualitative methods to produce descriptive data whose results are presented in qualitative form. In addition, this research is based on library studies, because the data are in the form of verses of the Qur'an and authoritative interpretation books, and various written materials published in the form of books, journals, articles, websites, software. , magazines, and proceedings that are directly or indirectly related to the research. Therefore, this book falls into the qualitative research type.
Menguatkan Ketahanan dan Kohesi Sosial dalam Upaya Mencegah Intoleransi dan Radikalisme di Masyarakat melalui Program Desa Damai Wahid Foundation di Malang Raya Faizin, Nurul; Mustofa, Bisri; Rosyidah, Inayatur; pengelola, pengelola
Tasyri` : Jurnal Tarbiyah-Syari`ah-Islamiyah Vol. 28 No. 1 (2021): April 2021
Publisher : LPPM STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/tasyri.v28i1.770

Abstract

This study examines the initiatives of peaceful villages (Desa Damai) in fostering social resilience and cohesion to prevent intolerance and radicalism within communities through the Desa Damai program of the Wahid Foundation in Malang Raya. Employing a qualitative descriptive methodology, this research adopts a grounded theory approach, focusing on Candirenggo Village (Malang Regency) and Sidomulyo Village (Batu City) as the objects of study. Primary data were collected through interviews, observations, and specifically designed instruments, while secondary data were gathered from documentation and official archives, including relevant literature and supporting materials. The study involves 5–10 informants from each research location, with the exact number determined based on data needs and sufficiency to achieve data saturation. Grounded theory is utilized for data analysis, and the validity of the findings is ensured through data and source triangulation.The research findings reveal that a peaceful village is characterized by inclusivity and harmony across diverse groups, races, and religions. These villages foster tolerance, reject violence, and maintain ideological and economic resilience. One of the primary objectives of establishing peaceful villages is to support community livelihoods, achieved in part through the formation of small women's business groups. Furthermore, the initiative promotes peaceful coexistence and counters radical influences, emphasizing the empowerment of women as a strategy to enhance tolerance and prevent radicalism and terrorism.