cover
Contact Name
Miftakhul Muthoharoh
Contact Email
miftakhulmuthoharoh@gmail.com
Phone
+6285733591295
Journal Mail Official
miftakhulmuthoharoh@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raya Dukun No. 21 A Dukun, Gresik 61155
Location
Kab. gresik,
Jawa timur
INDONESIA
Tasyri` : Jurnal Tarbiyah-Syari`ah-Islamiyah
ISSN : 22524436     EISSN : 26546132     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
The scopes of the journal include the following topic areas: Teachers Education of Economy, Curriculum and Teaching, Education of Economy, Learning Media Education of Economy, Leadership and Management of Education of Economy, Information Technology, Communication and Education of Economy, Corporation and Micro, Small and Middle Business, Office Technology, Management, Business, Accounting and Finance
Articles 327 Documents
Stunting Dalam Perspektif Islam Studi Analisis Qs. Al-Baqarah Ayat 233 Rahayu, Puspa; Ubabuddin, Ubabuddin; Ferawati, Dewi; pengelola, pengelola
Tasyri` : Jurnal Tarbiyah-Syari`ah-Islamiyah Vol. 28 No. 02 (2021): Oktober 2021
Publisher : LPPM STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70281/tasyri.v28i02.847

Abstract

Keluarga merupakan miniatur dari sebuah peradaban bangsa. Untuk itu, keluarga menjadi basis utama dan pertama dalam membentuk generasi yang Islami. Surah Al-Baqarah ayat 233 memberikan panduan yang komprehensif mengenai tanggung jawab orang tua dalam pengasuhan anak, khususnya dalam konteks menyusui. Kajian mengenai stunting dalam perspektif Islam studi analisis Qs. Al-Baqarah Ayat 233 dalam penelitian ini diharapakan bagian dari sebuah ikhtiar dalam memberikan edukasi dalam mencegah terjadinya stunting. Kajian ini difokuskan pada aspek 1) Bagaimana peran orang tua sebagai pendidik bagi anak berdasarkan perspektif QS: Al-Baqarah ayat 233. 2) Bagaimana relevansi teoritits pendidikan anak dalam Qur’an surat al-Baqaroh ayat 233 guna mencegah Stunting. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitaitf, Adapun jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (Library Reseach) yang bersifat telaah konsep dan isi (content analysis). Adapun metode yang dipakai adalah book research atau studi kepustakaan yaitu survei terhadap buku-buku, jurnal, atau bahan-bahan bacaan yang berhubungan dengan masalah penelitian. Data primer dalam penelitian ini adalah kitab tafsir Al-Misbah, Ibnu Katsir, al-Qurtubi, Tafsir Munir, buku pendidikan Islam dan pendidikan dalam keluarga, sedangkah data sekunder dalam kajian ini yakni buku psikologi, makalah, maupun hasil penelitian. Pertama, peran orang tua sebagai pendidik bagi anak berdasarkan perspektif QS: Al-Baqarah ayat 233 diantaranya 1) Peran orang tua sebagai pendidik pertama bagi anak-anaknya haruslah membina jiwa keberagamaan anak sejak dini, 2) Orang tua berperan dalam mengembangkan potensi dan kreatifitas anak. Karena Allah telah memberikan naluri berupa menyayangi, mencintai, mendidik, dan memelihara anak-anaknya, 3) Orang tua memenuhi kebutuhan nutrisi dengan memberikan ASI kepada anak guna untuk mengembangkan kecerdasan otak anak, 4) Orang tua memberikan nafkah yang halal bagi anak. Kedua, relevansi teoritits pendidikan anak dalam Qur’an surat al-Baqaroh ayat 233 guna mencegah Stunting; pertama, aspek agama diantaranya, 1) pemilihan pasangan yang baik, 2) Mencegah Keturunan yang lemah,3) Meningkatkan Kualitas Generasi Penerus Bangsa, 4) Memberikan Nafkah yang Halal bagi Anak, 5) Menjadi Keluarga yang Sakinah, 6) Ayah Sebagai Pelindung, 7)Dukungan antara Ibu dan Ayah, 8) Jaminan Pahala dan Kehidupan yang Baik, 9)Mencegah Ketakutan Miskin pada Anak. Kedua, asek kecukupan gizi diantarnya: 1) Ketercukupan Gizi Ibu dan Bayi, 2) Pemberian MPASI pada Bayi, 3)Penyusuan Bayi oleh Ibunya, 4) Dukungan dari Ayah kepada Ibu, 5) Pemberian susu formula, 6) Penuhi Kebutuhan untuk Kecerdasan Anak,7) Pentingnya Stimulasi Anak, 8) Memberikan nafkah yang halal. Ketiga, aspek ekonomi diantaranya 1) Janji Allah bagi yang telah menikah, 2) Upaya ayah mencari nafkah untuk ibu dan bayi, 3) pendidikan. Keempat, aspek sosial diantaranya 1) Syi’ar pencegahan stunting berdasarkan al-Qur’an dan Hadist, 2)Mendorong amar ma’ruf nahi munkar,3)Jaminan pemerintah terhadap kesejahteraan rakyat, 4) Sosialisasi dan tindakan pencegahan stunting.
Peran Layanan Konseling Individu oleh Guru Akidah Akhlak dalam Penanaman Akhlak Siswa di Madrasah Tsanawiyah Muhammadiyah Sejangkung Zainudin, Zainudin; Suriadi, Suriadi; Tehedi, Tehedi; pengelola, pengelola
Tasyri` : Jurnal Tarbiyah-Syari`ah-Islamiyah Vol. 28 No. 02 (2021): Oktober 2021
Publisher : LPPM STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70281/tasyri.v28i02.848

Abstract

Penelitian ini berangkat dari fenomena akhlak siswa yang kurang baik di madrasah. Peran layanan konseling di madrasah perlu dilakukan agar perilaku menyimpang dapat di minimalisir atau dicegah.Fokus penelitian ini adalah: 1) Bagaimana Layanan Konseling Individu yang dilakukan guru akidah akhlak dalam penanaman akhlak Siswa kelas IX Madrasah Tsanawiyah Muhammadiyah Sejangkung; 2) Bagaimana Peran Guru Akidah Akhlak dalam penanaman akhlak Siswa kelas IX Madrasah Tsanawiyah Muhammadiyah Sejangkung; 3) Bagaimana Implementasi Penanaman akhlak Siswa kelas IX Madrasah Tsanawiyah Muhammadiyah Sejangkung.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian Fenomenologi. Subyek penelitian guru akidah akhlak Madrasah Tsanawiyah Muhammadiyah Sejangkung. Teknik pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Layanan Konseling Individu yang dilakukan guru akidah akhlak dalam penanaman akhlak Siswa kelas IX Madrasah Tsanawiyah Muhammadiyah Sejangkung terdiri atas beberapa langkah, yakni: (a) guru sebagai demonstrator; (b) guru sebagai Motivator; (c) guru sebagai mediator atau fasilitator; dan (d) guru sebagai evaluator ; 2) Peran Guru Akidah Akhlak dalam penanaman akhlak Siswa kelas IX Madrasah Tsanawiyah Muhammadiyah Sejangkung yakni: (a) Berperan aktif terhadap informasi permasalahan; (b) Memberikan perhatian kepada siswa; (c) Memberikan bimbingan kepada siswa; dan (d) Memberikan teladan; 3) Implikasi Penanaman akhlak Siswa kelas IX Madrasah Tsanawiyah Muhammadiyah Sejangkung yakni: (a) keteladan; (b) pembiasaan diri; (c) peraturan dan tata tertib ; (d) memberikan perhatian.
Strategi Guru Pendidikan Agama Islam dalam Menanamkan Nilai-Nilai Karakter pada Siswa Kelas XI SMA Negeri 1 Sajad M. Daud, M. Daud; pengelola, pengelola
Tasyri` : Jurnal Tarbiyah-Syari`ah-Islamiyah Vol. 28 No. 1 (2021): April 2021
Publisher : LPPM STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70281/tasyri.v28i1.850

Abstract

Strategi guru Pendidikan Agama Islam dalam menanamkan nilai-nilai karakter pada siswa sangat penting dalam membentuk generasi yang berakhlak mulia. Guru harus menjadi teladan dengan menerapkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari, seperti kejujuran, tanggung jawab, dan toleransi. Melalui pendekatan yang humanis dan kontekstual, guru dapat menggunakan metode pembelajaran yang relevan dengan kehidupan siswa, seperti diskusi, studi kasus, dan pengalaman nyata. Selain itu, pengintegrasian nilai-nilai karakter dalam setiap mata pelajaran dan aktivitas sekolah membantu memperkuat pemahaman siswa terhadap pentingnya karakter yang baik dalam kehidupan. Kajian ini difokuskan pada aspek 1) Bagaimana Penerapan Strategi Guru Pendidikan Agama Islam dalam menanamkan Nilai- nilai karakter pada siswa Kelas XI SMA Negeri 1 Sajad, 2) Bagaimana Implikasi Strategi Guru Pendidikan Agama Islam dalam menanamkan Nilai- nilai karakter pada siswa Kelas XI SMA Negeri 1 Sajad. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, Adapun jenis penelitian yang digunakan adalah Deskriptif. Teknik pengumpulan data yakni observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa:1) strategi penanaman nilai karakter kepada siswa berawal dari penyusunan program yang dilakukan oleh kepala sekolah dan seluruh dewan guru yang kemudian di impelementasikan dalam proses pembelajaran dan melalui kegiatan ekstrakurikuler. Selain itu, metode pembelajaran yang interaktif dan kontekstual, di mana siswa tidak hanya diajarkan tentang konsep-konsep agama secara teoretis, tetapi juga bagaimana nilai-nilai tersebut diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Adapun nilai karakter yang ditanamakn diaantaranya nilai karekter religius, semangat kebangsaan, karekter disiplin, karakter tanggung jawab, peduli lingkungan dan karakter semangat kebangsaan. 2) Implikasi dari penerapan strategi guru Pendidikan Agama Islam dalam menanamkan nilai-nilai karakter pada siswa kelas XI di SMA Negeri 1 Sajad memiliki dampak yang luas dan mendalam terhadap perkembangan siswa, baik dari segi akademik maupun moral diantaranya penguatan karakter siswa, meningkatkan prestasi akademik, pengembangan lingkungan sekolah yang kondusif, pengaruh jangka panjang dalam kehidupan siswa. Keterlibatan orangtua dan komunitas.
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PEMBELAJARAN KITAB AKHLAK LIL BANIN DI MTS MIFTAHUL ULUM PUNTIR PURWOSARI Nurjannah, Siti Aisyah; Muhammada, Muhammada; Ma'ruf, Ahmad; Sholikhudin, M. Anang; pengelola, pengelola
Tasyri` : Jurnal Tarbiyah-Syari`ah-Islamiyah Vol. 32 No. 01 (2025): April 2025
Publisher : LPPM STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70281/tasyri.v32i01.857

Abstract

Penelitian ini mempunyai latar belakang kepada kita untuk mendidik karakter sejak dini dan bersandar pada dua sumber pokok ajaran Islam, yaitu Al-Qur’an dan sunnah Nabi, karena pada zaman sekarang banyak peserta didik atau santri yang melanggar aturan yang berkenaan dengan akhlak, padahal seseorang akan dikatakan memiliki iman yang benar dan sesuai syariat Islam jika ia memiliki karakter atau akhlak yang baik.oleh karena itu di MTs Miftahul Ulum Puntir Menuntut siswa agar mempunya akhlak yang baik sesuai dengan motto adapun Fenomena yang ada dalam kehidupan masyarakat saat ini banyak kita jumpai akhlak para generasi muda mengalami dekadensi. Banyak faktor yang melatarbelakangi fenomena ini. Salah satu faktor terpenting adalah arus globalisasi yang tak terkendali. Sebagian besar generasi muda saat ini menghindari mencintai dan mempraktekkan budaya negara yang lebih ketimuran. Mereka lebih didewasakan dan secara lahiriah mengikuti budaya barat. Upaya untuk menerapkan moralitas antargenerasi dalam semangat Islam dapat dilakukan dengan berbagai cara. karena pembentukan karakter di masa kecil mempengaruhi karakter seseorang di masa dewasa yang akan datang
ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGRUHI KEAKTIFAN BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI KELAS VIII E SMPN 1 KARAWANG Agustin, Cindy; Sitika, Achmad Junaedi; Nurhasan, Nurhasan; pengelola, pengelola
Tasyri` : Jurnal Tarbiyah-Syari`ah-Islamiyah Vol. 32 No. 01 (2025): April 2025
Publisher : LPPM STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70281/tasyri.v32i01.858

Abstract

In the learning process, especially in the subject of Islamic religious education, activity is very much needed by students to achieve a learning goal. Apart from that religious education is also a very important subject that can guarantee happiness and well-being both physically, spiritually and socially. So to achieve this, a learning process is needed that involves students actively. When students are passive or only receive from the teacher, there is a tendency to quickly do what has been given. This study aims to determine the learning activeness of VIII E class students in learning Islamic Religious Education, to determine the supporting and inhibiting factors in student learning activeness, and to determine the results achieved in the learning activeness of VIII E class students in the subject of Islamic Religious Education at SMPN 1 Karawang Barat. The research method used in this study is a qualitative method. The population for this study were students of class VIII SMPN 1 West Karawang, totaling 440 students and the sample for this study was students of class VIII E, totaling 36 people.
IMPLEMENTASI MODERASI BERAGAMA DALAM PEMBELAJARAN PAI DI SMPN 1 PURWOSARI Prastiwi, Anida Elika; Hadi, Muhammad Nur; M. Jamhuri, M. Jamhuri; Yusuf, Achmad; pengelola, pengelola
Tasyri` : Jurnal Tarbiyah-Syari`ah-Islamiyah Vol. 32 No. 01 (2025): April 2025
Publisher : LPPM STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70281/tasyri.v32i01.859

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh permasalahan di SMPN 1 Purwosari yang dimana siswa kurang memiliki kesadaran terhadap keseimbangan agama, namun pendidik mengambil tindakan dengan mengimplementasikan moderasi beragama dalam pembelajaran PAI, guru berharap jika adanya implementasi moderasi beragama dalam pembelajaran PAI, siswa akan lebih paham terhadap keseimbangan agama, maka dari itu peneliti tertarik dengan untuk mengkaji dan melakukan penelitian. Adapun tujuan peneltian pertama untuk mendeskripsikan apa saja nilai nilai moderasi beragama yang ditanamkan dalam pembelajaran PAI di SMPN 1 Purwosari, Kedua untuk mendeskripsikan bagamaina implementasi moderasi beragama dalam pembelajaran PAI di SMPN 1 Purwosari, ketiga untuk mendeskripsikan dampak apa saja moderasi beragama dalam pembelajaran PAI di SMPN 1 Purwosari. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif karna fokus penelitian adalah penerapan moderasi beragama dalam pembelajaran PAI, Kemudian, jenis penelitian yang diambil dari peneliti yaitu observasi natural, teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dokumentasi, kemudian analisis data dengan mengunakan reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan : 1) Nilai nilai moderasi beragama yang ditanamkan dalam pembelajaran PAI adalah nilai tasamu atau toleransi, I’tidal atau adil, dan muwatanah; 2) Implementasi moderasi beragam dalam pembelajaran PAI dilakukan dengan membuka diskusi terhadap siswa yang memiliki perbedaan agama; 3) Dampak dari implementasi moderasi beragama dalam pembelajaran PAI menurut guru PAI dampaknya sangat positif, dan dari sisi siswa sudah tercermin penerapan moderasi beragama dalam lingkungan sekolah termasuk dalam pembelajaran PAI
PENGELOLAAN HUBUNGAN MASYARAKAT DALAM PENGEMBANGAN HUBUNGAN EDUKATIF Bella Sukma, Adriana Hanny; Maryati, Mimin; Permana, Hinggil; pengelola, pengelola
Tasyri` : Jurnal Tarbiyah-Syari`ah-Islamiyah Vol. 32 No. 01 (2025): April 2025
Publisher : LPPM STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70281/tasyri.v32i01.861

Abstract

Public relations management is an important aspect in the world of education to strengthen the relationship between educational institutions and stakeholders. Through effective public relations management, educational institutions can build good educational relationships with students, teachers, parents, and the surrounding community. This research aims to explore public relations management in the development of educational relationships through library research method. The results of this study indicate that public relations management can be done through various strategies such as open communication, stakeholder participation, and the use of information technology. The results show that community relations management plays an important role in the sustainable development of educational relations. The role of the local government in community relations management is to coordinate the various parties involved in the development of educational relations and provide the necessary resources. The role of schools is to provide programs and activities that support the development of educational relations with the community. Meanwhile, the role of the community is to be part of the process of developing educational relations and supporting the programs organized. The conclusion of this study is that good community relations management can strengthen educational relations between schools and the community, as well as support the creation of an inclusive and sustainable learning environment.
HUBUNGAN METODE AMTSILATI TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN NAHWU SHOROF DI KELAS VIII DI SMP PLUS EL WAFA CIKARANG BEKASI Nurseha, Raflie; Kurniawati , Lilis; Kurnia, Nia; pengelola, pengelola
Tasyri` : Jurnal Tarbiyah-Syari`ah-Islamiyah Vol. 32 No. 01 (2025): April 2025
Publisher : LPPM STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70281/tasyri.v32i01.862

Abstract

Siswa SMP Plus El Wafa sering mengalami kebosanan dalam kegiatan belajar mengajar karena metode dan media yang digunakan oleh guru kurang begitu menarik dikalangan siswa zaman sekarang. Tetapi ketika menyampaikan materi dengan cara nadzon atau sya’ir yang diterapkan di pelajaran amtsilati ini terbukti dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam berbagai jenis keilmuan termasuk juga pembelajaran nahwu shorof. Karena dapat dilihat dari beberapa ekspresi siswa yang senang dan bahagia ketika mengikuti pembelajaran yang menggunakan metode nadzom ini. Dengan keadaan kelas yang menyenangkan siswa pun akan lebih memperhatikan guru ketika mengajar dan juga dengan menyanyinya ini peserta didik tidak cepat jenuh ketika harus mengulang-ulang lagu ketika harus menghafalkan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan metode kolerasi. Nilai statistik uji Z sebesar 4,97 lebih besar dari titik kritis Z α/2 (1,96) atau berada di daerah penolakan H0, sehingga keputusan yang diambil adalah Tolak H0. Kesimpulan berdasarkan hasil pengujian hipotesis adalah dengan tingkat kepercayaan 95% sudah cukup bukti untuk menyatakan bahwa terdapat keeratan hubungan yang signifikan secara statistik antara nilai keaktifan mahasiswa (X) dan nilai hasil belajar akhir (Y).
PENGGUNAAN MEDIA ROLLINGBALL ISLAMI MATERI SIFAT WAJIB DAN MUSTAHIL BAGI RASUL DI MAJLIS TA’LIM ALHIKMAH KARAWANG Azzahra, Amalia; Abdurrohim, Abdurrohim; Mustofa, Taufik; pengelola, pengelola
Tasyri` : Jurnal Tarbiyah-Syari`ah-Islamiyah Vol. 32 No. 01 (2025): April 2025
Publisher : LPPM STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70281/tasyri.v32i01.863

Abstract

The problem discussed in this study is about how the use of Islamic rollingball media is mandatory for apostles, this research was conducted at the Majlis Ta'lim Al-Hikmah Karawang, this research used a qualitative descriptive method, this study resulted in that the use of this Islamic rollingball game media easy to use and makes the spirit of learning. The world of education in Indonesia is increasingly experiencing significant developments. This point of development can be seen from the increasing variety of learning methods used. The methods used make use of various media to improve the quality of learning outcomes. One of them uses an Islamic rolling ball. The purpose of this research is to increase students' interest in studying the obligatory and impossible nature of the apostle and to reduce students' fear and low self-confidence. This research uses a qualitative approach. This approach tends to use inductive analysis, in which research and the giving of meaning to data and information are highlighted through the main characteristic, namely the descriptive form. The data sources used in this study were students, teachers and parents. Lots of problems that arise when learning to use this Rolling ball media. Starting from lessons that are less interesting, difficult, and lazy to learn, so that this affects the enthusiasm for learning PAI and makes students ignore lessons and do not understand these lessons at home.
PERAN GURU AGAMA DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN LITERASI AL QURAN SISWA DI SEKOLAH DASAR Aulia, Salsabila; Manshur, Masykur; abidin, Jaenal; pengelola, pengelola
Tasyri` : Jurnal Tarbiyah-Syari`ah-Islamiyah Vol. 32 No. 01 (2025): April 2025
Publisher : LPPM STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70281/tasyri.v32i01.864

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru pendidikan agama Islam (PAI) dalam meningkatkan kompetensi membaca Quran siswa sdit insan mandiri. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Ada dua rumusan masalah yang diajukan dalam penelitian ini. Pertama, apa faktor pendorong guru PAI memprogramkan literasi Quran dalam proses pembelajaran? Kedua, bagaimana praktik literasi Quran dalam proses pembelajaran PAI? Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa ada dua faktor pendorong utama guru PAI membelajarkan literasi membaca Quran, (1) faktor internal berupa instruksi kepala sekolah dan kondisi objektif kemampuan membaca Quran siswa yang beragam; (2) faktor internal yakni pengalaman dan keinginan guru PAI. Kedua, praktik pembelajaran literasi Quran berlangsung secara terintegrasi dalam proses pembelajaran PAI dengan mengelola jam pelajaran dan menggunakan metode literasi Quran. Oleh karena itu, guru PAI memainkan peran penting dalam mengatasi problem literasi membaca Quran yang dialami siswa.