cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. jombang,
Jawa timur
INDONESIA
SASTRANESIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Published by STKIP PGRI Jombang
ISSN : 23377712     EISSN : 25988271     DOI : -
Core Subject : Education,
Sastranesia adalah jurnal ilmiah bahasa dan sastra Indonesia yang diterbitkan oleh jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia STKIP PGRI Jombang. Jurnal sastranesia focus pada kajian bahasa, sastra, dan pengajaran bahasa Indonesia. Jurnal ilmiah ini merupakan kumpulan kajian ilmiah dari civitas akademika Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indoesia STKIP PGRI JOMBANG dan civitas akademika beberpa PTN dan PTS yang mengirimkan jurnal ilmiah mereka di jurnal sastranesia. Jurnal sastranesia memiliki ISSN 2337-7712. ISSN tersebut diterbitkan diterbitkan oleh LIPI pada tanggal 7 Maret 2013. Jurnal Ilmiah ini terbit tiga bulan sekali.
Arjuna Subject : -
Articles 300 Documents
ANALISIS KAJIAN STILISTIKA DAN NILAI PENDIDIKAN PADA NOVEL PASIR PUN ENGGAN BERBISIK KARYA TAUFIQURRAHMAN AL-AZIZY: SEBAGAI BAHAN AJAR SASTRA DI SMK N 1 PERCUT SEI TUAN Desy Natalia Lumban Gaol; M. Joharis Lubis
SASTRANESIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 10, No 2 (2022): JUNI 2022
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/sastranesia.v10i2.2490

Abstract

Penelitian bertujuan untuk 1) Mendeskripsikan Gaya bahasa Novel Pasir Pun Enggan Berbisik Karya Taufiqurrahman Al- Azizy, 2) Mendeskripsikan Nilai-nilai Pendidikan dalam Novel, 3) Menerapkan Gaya bahasa dan nilai-nilai Pendidikan dalam novel pasir pun enggan berbisik Karya Taufiqurrahman AL-Azizy: Sebagai Bahan Ajar Sastra Di SMK N 1 Percut Sei Tuan. Metode yang digunakan peneliti adalah penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik kepustakaan, teknik menyimak, dan teknik mencatat. Hasil penelitian tentang gaya bahasa dan nilai pendidikan dalam novel sebagai bahan ajar disekolah Menengah Kejuruan,yaitu : 1) Gaya bahasa yang terdapat dalam Pasir Pun Enggan Berbisik Taufiqurrahman AL-Azizy. Yaitu Majas Perbandingan dan Majas Afirmasi. 2) Nilai-nilai Pendidikan yang terkandung dalam Novel tersebut adalah : Nilai Pendidikan, Ketuhanan, Sosial dan moral. 3) Hasil penelitian ini cocok sebagai bahan ajar sastra. Seperti terlihat, pengunaan gaya bahasa dan nilai Pendidikan dalam Novel Pasir Pun Enggan Berbisik Karya Taufiqurrahman Al-Azizy memberikan pengetahuan siswa SMK Kelas XII sesuai Versi kompetensi inti (KI) dan Kompetensi Dasar (KD) 3.9 Menganalisis Isi dan kebahasaan Novelnya.
TEKNIK RETORIKA ROCKY GERUNG DALAM INDONESIA LAWYERS CLUB DAN CNN INDONESIA Nia Veronica Agustin; Hasnah Faizah; Charlina Charlina
SASTRANESIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 10, No 2 (2022): JUNI 2022
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/sastranesia.v10i2.2285

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan teknik retorika dan mendeskripsikan tujuan retorika. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan metode kualitatif deskriptif. Data penelitian yang penulis ambil berupa kata berbentuk frasa, klausa, dan kalimat dalam teks hasil dari transkrip yang dilakukan pada video Rocky Gerung dalam Indonesia Lawyers Club dan CNN Indonesia. Sumber data dalam penelitian ini adalah 31 video yang terdiri dari 25 video Indonesia Lawyers Club dan CNN Indonesia. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik unduh, kemudian simak dan catat. Teknik analisis data pada penelitian ini dilakukan dengan mengidentifikasi, mengklasifikasi, membahas, memamparkan, dan menyimpulkan data. Hasil penelitian ini ditemukan teknik ethos, pathos, dan logos, serta tujuan retorika.
PROSESIBILITAS TUTURAN SUSILO BAMBANG YUDHOYONO PADA STATUS AKUN TWITTER SBYUDHOYONO Siti Rohani; Indah Puspitasari
SASTRANESIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 10, No 2 (2022): JUNI 2022
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/sastranesia.v10i2.2445

Abstract

AbstrakPenelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui Prosesibilitas Tuturan Susilo Bambang Yudhoyono Pada Status Akun Twitter. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah metode simak. Cara yang digunakan untuk memeroleh data dilakukan dengan menyimak, menyimak di sini tidak hanya berkaitan dengan penggunaan bahasa secara lisan tetapi juga secara tertulis. Pada metode simak tertulis peneliti berhadapan dengan penggunaan bahasa bukan dengan orang yang sedang berbicara atau bercakap-cakap, tetapi berupa bahasa tulis, misalnya naskah-naskah kuno, teks narasi, bahasa-bahasa pada media massa dan lain-lain (Mahsun, 2011: 92—93). Teknik pengumpulan datanya adalah teknik catat. Peneliti berhadapan dengan penggunaan bahasa secara tertulis, sehingga peneliti hanya dapat menggunakan teknik catat, yaitu mencatat beberapa bentuk relevan bagi penelitian dan penggunaan bahasa secara tertulis tersebut . Dalam penelitian, prosesibilitas tuturan Susilo Bambang Yudhoyono terdapat dua bentuk penyusunan satuannya, yakni (a) satuan superordinat diikuti satuan subordinat dan (b) satuan subordinat diikuti satuan superordinate. Berdasarkan data yang telah dihimpun dan dianalisis menggunakan Teori Retorika Tekstual, peneliti menarik simpulan bahwa, prosesibilitas tuturan Susilo Bambang Yudhoyono terdapat dua bentuk penyusunan satuannya, yakni (1) bentuk satuan superordinat diikuti satuan subordinat dan (2) bentuk satuan subordinat diikuti satuan superordinat. Hal ini menunjukkan ketidakkonsistenan Susilo Bambang Yudhoyono dalam penyusunan tuturannya, tetapi juga dapat disikapi sebagai variasi penyusunan bahasa agar tuturan tidak monoton. Jadi, tergantung petutur bagaimana menyikapi dua bentuk yang digunakan penutur. Namun adanya dua bentuk tersebut merupakan bukti nyata ketidakkonsistenan tuturan Susilo Bambang Yudhoyono, karena untuk menjadikan tuturan tidak monoton merupakan bagian dari penerapan Prinsip Ekspresivitas.
VARIASI BAHASA JARGON DALAM KOMUNITAS ROAD BIKE SPARTAN DI MASA PANDEMI COVID-19 Rahmat Hidayat; Angesti Palupiningsih
SASTRANESIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 10, No 2 (2022): JUNI 2022
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/sastranesia.v10i2.2408

Abstract

Di tengah tren peningkatan angka kasus covid-19 di Daerah Istimewa Yogyakarta, fenomena baru muncul di masyarakat. Sejak kampanye #DiRumahSaja bulan Maret 2020 hingga saat ini banyak masyarakat yang bersepeda. Komunitas pesepeda pun bermunculan. Di dalam proses berkomunikasi, anggota komunitas tersebut menggunakan bahasa yang khas berupa jargon yang sering kali hanya dipahami oleh anggota komunitas tersebut. Jargon tersebut merupakan variasi bahasa yang muncul sebagai akibat dari persinggungan fenomena sosial, interaksi sosial, dan proses komunikasi di dalam sebuah komunitas. Kajian ini memiliki tujuan untuk memneri gambaran proses pembentukan dan makna jargon komunitas road bike Spartan.Pendekatan kualitatif dan metode deskriptif digunakan dalam kajian ini. Observasi dan dokumentasi dilakukan untuk pengumpulan data dalam kajian ini. Teknik Simak Libat Cakap, Teknik Simak Bebas Libat Cakap, dan Teknik Catat juga dilakukan untuk mengumpulkan data. Dari data yang terkumpul, 47 jargon berhasil diidentifikasi dan dilakukan pengklasifikasian. Ada 4 klasifikasi jargon yang diperoleh yaitu singkatan sebanyak 2, akronim sebanyak 1, kontraksi sebanyak 5, dan abreviasi arbiter sebanyak 37. Jargon yang terbentuk melalui proses arbriter (bukan hasil abreviasi) paling dominan yaitu 70,21%. Jargon dalam komunitas Spartan menjadi bukti bahwa bahasa bersifat arbriter dan konvensional.
PENAMAAN PADA NAMA WARKOP DI KAWASAN KESAMBEN (SEBUAH KAJIAN SEMANTIK) Eva Eri Dia; Windhi Tri Anggari; Aang Fatihul Islam
SASTRANESIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 10, No 2 (2022): JUNI 2022
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/sastranesia.v10i2.2395

Abstract

Nama bisa dikatakan sebagai sebuah harapan, oleh sebab itu setiap orang tidak akan sembarangan dalam memberikan nama-nama tertentu untuk melabeli sesuatu. Hal ini terlihat pada penamaan nama dari sebuah usaha atau bisnis, salah satunya terlihat dari nama Warkop yang ada di Kawasan Kesamben. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan 8 warkop yang berada di Kawasan Kesamben yang mempunyai nama unik. Data kemudian diaalisis sesuai dengan kajian semantik dan tentunya hal yang melatarbelakangi penamaan warkop. Hasil penelitian menunjukkan Nama dalam dunia usaha menjadi salah satu sarana promosi dan daya tarik bagi calon konsumen. Nama-nama muncul dari kehidupan manusia yang beragam. Nama merupakan dari kata untuk menyebut tempat, binatang dan makanan.
EKOLOGI BUDAYA DALAM FILM DOKUMENTER SEMESTA KARYA CHAIRUN NISSA Nurul Dwi Rahmawati; Aini Puspitasari
SASTRANESIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 10, No 2 (2022): JUNI 2022
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/sastranesia.v10i2.2423

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi ekologi budaya yang terdapat dalam Film Dokumenter Semesta karya Chairun Nisaa. Sumber data penelitian ini yaitu dari kutipan dialog atau monolog para tokoh, terkait dengan budaya dan cara ekologi masayarakat dari provinsi yang terdapat dalam Film Dokumenter Semesta. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik studi dokumen/teks (Document Study), dengan tahapan myaksikan Film, transkip data, menganlisis data, dan mencatat data. Dalam penelitian ini menggunakan metode desktiptif kualitatif dengan teknik isi. Fokus penelitian ini adalah bagaimana ekologi budaya dalam Film Dokumenter semesta. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa dari ke 4 provinsi (bali, NTT, Papua Barat, dan Kalimantan Barat) yang ada di Film Dokumenter Semesta menunjukan adanya ekologi budaya (1) ekologi budaya berkaitan dengan teknologi, terdapat 1 provinsi, (2) ekologi budaya berkaitan dengan pola tindakan eksploitasi dan produksi, terdapat 1 provinsi, (3) ekologi budaya berkaitan dengan sistem nilai, kepercayaan, dan religi terdapat 2 provinsi.Kata kunci: Ekologi, Budaya, Film Dokumenter
ANALISIS STRUKTUR MIKRO PADA POSTER IKLAN HEWAN QURBAN DALAM MEDIA ELEKTRONIK: KAJIAN WACANA MODEL VAN DIJK Yulianah Prihatin
SASTRANESIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 10, No 2 (2022): JUNI 2022
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/sastranesia.v10i2.2424

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Poster Iklan Hewan Qurban dalam Media Elektronik. Menggunakan Analisis Wacana teori Van Dijk. Artikel ini berfokus pada unsur-unsur struktur mikro pada poster iklan hewan qurban. Metode penelitian yang dipakai yaitu deskriptif kualitatif dengan Teknik pengumpulan data menggunakan Teknik simak, baca dan catat. Teknik analisis data menggunakan Teknik analisis wacana model Van Dijk. Objek penelitian menggunakana Poster hewan qurban tersebut dimuat sebagai iklan promosi oleh lembaga zakat Lazgis dalam websitenya yang beralamatkan www.lagziz.com pada tahun 2020. Berdasarkan hasil penelitian analisis wacana kritis teori Van Dijk pada poster ini terdapat beberapa temuan meliputi strategi semantik, latar dan detail retoris, leksikon perintah dan leksikon penekanan.
PENINGKATAN KEMAMPUAN APRESIASI TEKS DRAMA SISWA KELAS VIII MTS ABI HUROIROH PERAK JOMBANG MELALUI MODEL ROLE PLAYING Mu’minin Mu’minin; Siyono Siyono
SASTRANESIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 10, No 2 (2022): JUNI 2022
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/sastranesia.v10i2.2495

Abstract

Apresiasi drama merupakan salah satu bentuk dalam apresiasi sastra. Hal ini perlu adanya model yang dapat mengembangkannya. Penelitian ini mendidik dan meningkatkan kemampuan siswa dalam hal karya apresiasi drama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan siswa kelas VII MTs Abi Huroiroh dalam mengapresiasi drama. Penelitian ini  menggunakan model role playing atau bermain peran yang dilakukan pada siswa kelas VIII MTs Abi Huroiroh Perak Jombang. Mengapresiasi drama melalui model role playing sangat tepat pada aspek berbicara dalam hal memerankannya , mendramatisasikan teks naskah drama. Penelitian ini menggunakan model penelitian tindakan kelas, yaitu peneliti yang difokuskan pada sistem kelas dngan tujuan untuk memperbaiki kinerja guru , sehingga hasil belajar semakin meningkat.  Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan siswa kelas VIII MTs Abi Huroiroh dalam mengapresiasi drama melalui model role playing menghasilkan sangat baik, banyak siswa  yang sangat antusias dalam memerankannya.
TINDAK TUTUR ASERTIF GURU DAN SISWA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA Nuraini Oktavia; Akhyaruddin Akhyaruddin; Andiopenta Purba
SASTRANESIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 10, No 2 (2022): JUNI 2022
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/sastranesia.v10i2.2419

Abstract

Penelitian ini membahas jenis-jenis dan makna tindak tutur asertif guru dan siswa. Data yang diambil berupa tuturan guru dan siswa SMP N 19 kota Jambi dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah teknik simak ,teknik rekam suara dan gambar, teknik catat. Dari hasil penelitian ini ditemukan bahwa tindak tutur yang dominan adalah tindak tutur asertif memberitahukan. Makna yang ditemukan dalam analisis penelitian ini cukup beragam sesuai dengan konteks yang melatar belakangi tuturan itu dituturkan baik makna secara langsung dan tidak langsung, dengan maksud mengartikan tuturan yang ada sehingga penutur dan mitra tutur dapat melakukan kegiatan pembelajaran dengan lancar. Hasil dari penelitian ini sebagai upaya membuktikan bahwa untuk memahami maksud dari suatu tuturan, baik penutur maupun mitra tutur harus mampu memahami konteks situasi tuturan yang melatar belakangi tuturan tersebut ketika diucapkan . Dengan demikian, komunikasi yang terjadi antara penutur dan mitra tutur akan dikatakan berhasil dan tidak menimbulkan kesalah pahaman dalam penafsiran maksud tuturan
PENDIDIKAN KARAKTER TOKOH UTAMA DALAM NOVEL MERASA PINTAR, BODOH SAJA TAK PUNYA KARYA RUSDI MATHARI ( ANALISIS PSIKOLOGI SASTRA) Charin Setya Handayani; Titik Sudiatmi; Suparmin Suparmin
SASTRANESIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 10, No 2 (2022): JUNI 2022
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/sastranesia.v10i2.2482

Abstract

AbstractThis research aims to describe how the character in the main character and also the structure of his personality, especially in relation to character education in the novel by Rusdi Mathari entitled "Feeling Smart, Stupid Only Tak Have" which was analyzed using the literary psychology approach of Sigmund Freud (Id, Ego, Superego), character education itself is the basis for starting a stage of individual learning. The method used in this study is a qualitative descriptive method using a critical discourse analysis approach, which is an approach that leads that knowledge is obtained from social interaction. The data source used is one of the novels by Rusdi Mathari, the data used are the words and sentences used by the author to describe the main character taken in terms of character education. The main character in this novel is an old village resident who is considered by the residents as an insane parent, namely Cak Dlahom, but the assessment of the surrounding residents is different from what the author describes in his writing.Keywords: Ideology of character education, Novel, Main Character, Literary Psychology AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menguraikan bagaimana karakter pada tokoh utama dan juga struktur kepribadiannya, khususnya dalam hubungannya dengan pendidikan karakter dalam novel karya Rusdi Mathari yang berjudul “ Merasa Pintar, Bodoh Saja Tak Punya” yang dianalisis dengan menggunakan pendekatan psikologi sastra Sigmund Freud (Id, Ego, Superego), pendidikan karakter sendiri merupakan landasan untuk memulai suatu tahap belajar individu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif menggunakan pendekatan analisis wacana kritis, yaitu merupakan pendekatan yang mengarah bahwa pengetahuan didapatkan dari interaksi sosial. Sumber data yang digunakan adalah salah satu novel karya Rusdi Mathari, data yang digunakan merupakan kata-kata dan kalimat yang digunakan penulis untuk mendeskripsikan tokoh utama yang diambil dari segi pendidikan karakternya. Tokoh utama dalam novel ini merupakan seorang penduduk kampung tua yang dianggap warga sebagai orangtua kurang waras yaitu Cak Dlahom, akan tetapi penilaian warga sekitarnya berbeda dengan apa yang penulis gambarkan dalam tulisannya.Kata Kunci : Ideologi pendidikan karakter, Novel, Tokoh Utama, Psikologi Sastra

Filter by Year

2013 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 12, No 1 (2024): MARET 2024 Vol 11, No 4 (2023): DESEMBER 2023 Vol 11, No 3 (2023): SEPTEMBER 2023 Vol 11, No 2 (2023): JUNI 2023 Vol 11, No 1 (2023): MARET 2023 Vol 10, No 4 (2022): DESEMBER 2022 Vol 10, No 3 (2022): SEPTEMBER 2022 Vol 10, No 2 (2022): JUNI 2022 Vol 10, No 1 (2022): MARET 2022 Vol 9, No 4 (2021): Desember 2021 Vol 9, No 3 (2021): SEPTEMBER 2021 Vol 9, No 2 (2021): JUNI 2021 Vol 9, No 1 (2021): MARET 2021 Vol 8, No 4 (2020): DESEMBER 2020 Vol 8, No 3 (2020): SEPTEMBER 2020 Vol 8, No 2 (2020): JUNI 2020 Vol 8, No 1 (2020): MARET 2020 Vol 7, No 4 (2019): Desember 2019 Vol 7, No 3 (2019): September 2019 Vol 7, No 2 (2019): JUNI 2019 Vol 7, No 1 (2019): Maret 2019 Vol 7, No 1 (2019): JURNAL SASTRANESIA PRODI PBSI STKIP PGRI JOMBANG Vol 6, No 4 (2018): DESEMBER 2018 Vol 6, No 3 (2018): SEPTEMBER 2018 Vol 6, No 2 (2018): JUNI 2018 Vol 6, No 1 (2018): MARET 2018 Vol 6, No 4 (2018) Vol 6, No 4 (2018): JURNAL SASTRANESIA PRODI PBSI STKIP PGRI JOMBANG Vol 6, No 3 (2018): JURNAL SASTRANESIA PRODI PBSI STKIP PGRI JOMBANG Vol 6, No 1 (2018): JURNAL SASTRANESIA PRODI PBSI STKIP PGRI JOMBANG Vol 5, No 4 (2017): Desember 2017 Vol 5, No 3 (2017): September 2017 Vol 5, No 1 (2017): Maret 2017 Vol 5, No 4 (2017): JURNAL SASTRANESIA PRODI PBSI STKIP PGRI JOMBANG Vol 5, No 3 (2017) Vol 1, No 1 (2017): Mei Vol 3, No 3 (2015): September 2015 Vol 3, No 2 (2015): JUNI 2015 Vol 3, No 1 (2015): MARET 2015 Vol 3, No 4 (2015): Artikel Sastranesia Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia STKIP PGRI Jom Vol 3, No 3 (2015) Vol 2, No 3 (2014): SEPTEMBER 2014 Vol 2, No 2 (2014): JUNI 2014 Vol 2, No 3 (2014) Vol 2, No 2 (2014): Artikel Sastranesia Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia STKIP PGRI Jom Vol 1, No 4 (2013): DESEMBER 2013 Vol 1, No 3 (2013): SEPTEMBER 2013 Vol 1, No 4 (2013): Artikel Sastranesia Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia STKIP PGRI Jom Vol 1, No 3 (2013): Artikel Sastranesia Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia STKIP PGRI Jom Vol 1, No 2 (2013): JURNAL SASTRANESIA PRODI PBSI STKIP PGRI JOMBANG More Issue