cover
Contact Name
Ifall
Contact Email
ifall@unisapalu.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
redaksijurnalabditani@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Abditani : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Published by Universitas Alkhairaat
ISSN : 26224682     EISSN : 26224690     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Abditani merupakan salah satu jurnal pengabdian masyarakat yang diterbitkan oleh Fakultas Pertanian Universitas Alkhairaat Palu. Jurnal ini berisi hasil-hasil pengabdian kepada masyarakat yang merupakah hilirisasi dari hasil-hasil penelitian dalam rumpun ilmu pertanian umum yang meliputi pertanian, perikanan, peternakan, kehutanan. Jurnal abditani diterbitkan setahun sekali yaitu pada bulan Oktober.
Arjuna Subject : -
Articles 189 Documents
PENERAPAN TEKNOLOGI PENGOLAHAN TELUR ASIN HERBAL SEBAGAI PRODUK DIVERSIFIKASI PANGAN ASAL TELUR ITIK DI DUSUN CIHATEUP KABUPATEN TASIKMALAYA Andri Kusmayadi; Ristini Siti Sundari; Yusuf Sumaryana
Jurnal Abditani Vol. 6 No. 2 (2023): Oktober
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/abditani.v6i2.238

Abstract

Dusun Cihateup merupakan tempat proses domestikasi ternak itik Cihateup sebagai ternak lokal khas Tasikmalaya Jawa Barat. Ketersediaan telur itik di Dusun Cihateup cukup melimpah dimana setiap harinya dapat menghasilkan lebih dari 500 butir telur. Harga jual telur itik relatif rendah yaitu sebesar Rp 2.000,00 per butirnya. Daya tahan telur itik segar yang rendah dapat ditingkatkan dengan cara diolah melalui proses diversifikasi pangan agar daya tahan telur semakin meningkat dan menghasilkan nilai jual yang tinggi. Solusi untuk mengatasi permasalahan ini yaitu dengan melakukan pengolahan telur itik segar menjadi telur asin herbal untuk meningkatkan daya tahan telur, meningkatkan harga jual telur, serta menghasilkan sifat fungsional pada produk telur asin herbal untuk meningkatkan imunitas masyarakat pasca Pandemi Covid-19. Tujuan program pengabdian kepada masyarakat ini yaitu untuk meningkatkan nilai tambah dan daya tahan telur itik Cihateup, serta meningkatkan keterampilan masyarakat Dusun Cihateup dalam mengolah telur asin herbal. Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan pada bulan Juni sampai dengan September 2022 di Dusun Cihateup, Desa Sukanagalih, Kecamatan Rajapolah, Kabupaten Tasikmalaya. Metode pelaksanaan program terdiri atas penyuluhan, pelatihan dan pendampingan pada warga masyarakat di Dusun Cihateup, anggota kelompok ternak “Kelompok Megar Bebek Cihateup”, dan anggota Badan Usaha Milik Desa “Berdikari”. Kegiatan ini mampu meningkatkan keterampilan dan pendapatan masyarakat melalui pengolahan telur asin herbal.
PEMANFAATAN SAMPAH ORGANIK RUMAH TANGGA DALAM PEMBUATAN KOMPOS UNTUK MENGURANGI PENCEMARAN LINGKUNGAN Fea Firdani; Azyyati Ridha Alfian; Hendra Saputra
Jurnal Abditani Vol. 6 No. 2 (2023): Oktober
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/abditani.v6i2.240

Abstract

Bertambahnya jumlah penduduk serta berkembangnya aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat mengakibatkan peningkatan volume sampah yang dihasilkan. Jenis dan karakteristik sampah juga semakin beragam. Dampak yang ditimbulkan oleh sampah diantaranya adalah bau tidak sedap, lalat berterbangan, dan pencemaran lingkungan. Sampah dapat menimbulkan permasalahan apabila tidak seimbangnya antara produksi sampah dengan pengelolaannya. Untuk mengatasi timbunan sampah dapat dilakukan dengan mengolah sampah organik menjadi kompos atau pupuk organik. Kompos adalah pupuk organik yang sangat bermanfaat bagi peningkatan produksi pertanian baik kualitas dan kuantitas, mengurangi pencemaran lingkungan dan meningkatkan kualitas lahan secara berkelanjutan. Kelompok Wanita Tani sama dengan kelompok tani yang membedakan anggotanya perempuan, yang melaksanakan usaha dibidang pertanian seperti pemanfaatan lahan pekarangan untuk menanam sayur, buah, pembibitan, dan juga tanaman obat serta ada juga yang ikut keladang untuk bercocok tanam. Maka diperlukan edukasi bagi kelompok wanita tani untuk dapat mengelola sampah rumah tangganya agar meminimalisir timbulan sampah dan kegiatan pembakaran di lingkungan tempat tinggalnya untuk mengurangi efek lingkungan dan kesehatan dari akibat pembakaran sampah dan menumpuknya sampah di lingkungan tempat tinggal, dan memanfaatkan kompos tersebut dalam aktivitas bercocok tanam. Kegiatan dilakukan dengan penyuluhan dan praktik pembuatan kompos bersama kelompok wanita tani Sinar Pagi, Kecamatan Lubuk Alung, Sumatera Barat. Diharapkan dari kegiatan ini kelompok wanita tani dapat mengolah limbah rumah tangga menjadi kompos secara mandiri dan beralih menggunakan pupuk organik daripada penggunaan pupuk anorganik.
PELATIHAN PENGOLAHAN SAMPAH SISA SAYUR DAN BUAH MENJADI ECO-ENZYME Laurentia Henrieta Permita Sari Purba; Yoga Angkawijaya Kristiawan; Kristisarah Pirena; Angelica Nugroho
Jurnal Abditani Vol. 6 No. 2 (2023): Oktober
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/abditani.v6i2.251

Abstract

Sampah merupakan salah satu permasalahan lingkungan terbesar saat ini. Sampah organik yang banyak dijumpai antara lain adalah sisa sayur dan buah yang terbuang dalam proses penyiapan sebelum konsumsi. Salah satu alternatif pengolahannya adalah dengan pembuatan eco-enzyme. Pembuatan produk sangat sederhana  dengan mencampurkan sampah sisa sayur dan buah ini dengan air dan gula lalu difermentasikan selama tiga bulan. Kegiatan pengabdian masyarakat di SMA Santa Maria bertujuan untuk memberikan pengetahuan melalui pemaparan di kelas dan praktek langsung pengolahan sampah organik menjadi produk bermanfaat yaitu eco-enzyme. Peserta kegiatan pelatihan pembuatan eco-enzyme antusias dalam mengikuti kegiatan dan tertarik untuk mengetahui mengenai pembuatan dan pemanfaatan eco-enzyme yang mendukung program sekolah dalam pengelolaan sampah mandiri.
PENDAMPINGAN PENGOLAHAN SAMPAH ORGANIK DALAM UPAYA MENCAPAI SDG ZERO HUNGER DI DESA CILEUNYI KULON KABUPATEN BANDUNG Dina Yulianti; Arry Bainus; Deasy Silvya Sari; Savitri Aditiany
Jurnal Abditani Vol. 6 No. 2 (2023): Oktober
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/abditani.v6i2.269

Abstract

Sustainable Development Goals (SDGs) number 2 is "zero hunger," among the targets mentioned in the SDGs document are stunting prevention and sustainable agriculture. One of the causes of stunting is the lack of nutrition, especially foods that contain iron and zinc, which come from green vegetables. The community service carried out by the Team of the International Relations Study Program at Padjadjaran University integrates these targets by encouraging the village residents to process organic waste as fertilizer and grow vegetables organically. The community service carried out in the RW 22 Cileunyi Kulon Village in the form of assistance and consultation for the village residents so that they are consistent in processing organic waste and growing vegetables that are sources of iron and zinc. In this activity, the team conducted interviews and dialogue with the village residents (who had previously received education on processing organic waste and tools for organic farming) to evaluate their activities so far. Thus, the method used is PRA (Participatory Rural Appraisal), in which the team acts as a facilitator, and residents carry out the activities independently. The findings from this assistance are that consistent residents have strong motivation regarding the benefits of processing organic waste and growing organic vegetables.
PENERAPAN TEKNOLOGI MITIGASI IKLIM KOLABORASI SEKTOR PERTANIAN DAN KEHUTANAN GUNA REALISASI PROGRAM KETAHANAN PANGAN DI KAWASAN TELUK TOMINI Wawan Pembengo; Sutrisno Hadi Purnomo; Yunnita Rahim
Jurnal Abditani Vol. 6 No. 2 (2023): Oktober
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Target penurunan emisi GRK Indonesia dengan kemampuan sendiri pada Updated NDC (UNDC) sebesar 29% meningkat ke 31,89% pada ENDC, sedangkan target dengan dukungan internasional pada UNDC sebesar 41% meningkat ke 43,20% pada ENDC. Upaya mitigasi difokuskan pada sektor pertanian dan kehutanan sebagai sumber mekanisme carbon sink, pencegahan deforestasi dan degdrasi hutan. Pelaksanaan kegiatan pengabdian KKN MBKM di desa Bintalahe Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango Propinsi Gorontalo berlangsung pada bulan Mei hingga Agustus 2023. Jumlah mahasiswa yang terlibat berjumlah 11 mahasiswa dari program studi Agroteknologi Faperta UNG dibawah bimbingan 3 dosen pembimbing lapangan. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini berupa pelatihan yang bersifat partisipatif kegiatannya berupa penyuluhan, pelatihan, dan bimbingan teknis. Bentuk program yang dilaksanakan meliputi program mitigasi iklim sektor pertanian berupa kegiatan pembuatan biopori dan biopestisida. Program mitigasi iklim sektor kehutanan berupa kegiatan agroforestri. Hasil yang dicapai berupa teknik biopori yang dilaksanakan bermanfaat bagi kondisi lingkungan setempat dengan indikasi minimnya genangan air serta tanah di pekarangan petani tidak mudah mengalami kekeringan. Biopestisida yang dihasilkan mampu dibuat secara mandiri oleh masyarakat karena bahan baku yang mudah diperoleh serta teknik pembuatan maupun aplikasi ke tanaman bisa diaplikasikan secara langsung. Sistem agroforestri ketapang dan cabe mampu meningkatkan potensi hasil cabe walaupun dengan skala rumah tangga yang ke depannya untuk kebutuhan lumbung hidup masyarakat setempat. Terselenggaranya aksi mitigasi iklim di sektor pertanian dan kehutanan di desa Bintalahe ini menjadi standar untuk pengembangan kegiatan aksi mitigasi iklim tingkat tapak
PKM PEMBERDAYAAN KELOMPOK TANI SANGURARA DENGAN PENERAPAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA SEBAGAI UPAYA PENGEMBANGAN POTENSI LOKAL DAN KEMANDIRIAN PETANI DI DESA TULO KECAMATAN DOLO KABUPATEN SIGI Kasman Jaya; Ratnawati; Marjun; Sri Sudewi; Arfan
Jurnal Abditani Vol. 6 No. 2 (2023): Oktober
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/abditani.v6i2.287

Abstract

Ketersediaan potensi lokal di desa sering kali tidak termanfaatkan dengan baik. Desa Tulo di kabupaten Sigi memiliki potensi lokal yang cukup melimpah yang dapat dijadikan pupuk organik dan pestisida nabati. Lewat PKM pemberdayaan kelompok tani Sangurara dengan penerapan teknologi tepat guna sebagai upaya pengembangan potensi lokal dan kemandirian petani di desa Tulo kabupaten Sigi, memberikan pemahaman dan keterampilan kepada petani mitra dalam memanfaatkan limbah pertanian dan kotoran ternak menjadi pupuk yang bernilai ekonomi serta memanfaatkan tanaman-tanaman potensial disekitar mitra untuk dijadikan pestisida nabati, serta keterampilan membuat Mikroorganisme Lokal (MOL) sebagai bioaktivator dalam pembuatan pupuk organik. Pendekatan digunakan adalah metode PRA (Participatory Rural Appraisal) dengan melibatkan mitra secara menyeluruh mulai dari studi awal, pelatihan dan bimbingan teknis serta demplot untuk meningkatkan keterampilan membuat pupuk organik dan pestisida nabati. Selain itu mitra juga dibekali keterampilan dalam pembuatan formulasi MOL. Ceramah, diskusi, tanya jawab untuk materi dasar tentang pemanfaatan limbah pertanian, jenis-jenis pupuk, pestisida nabati, manfaat mikroorganisme lokal (Trichoderma), dampak samping penggunaan pupuk dan pestisida sintetis dan pentingnya menjaga kesehatan lingkungan. Hasil telah dicapai adalah 1. Adanya peningkatan pemahaman petani mitra kelompok tani Sangurara terkait pertanian berkelanjutan yang ramah lingkungan 2. Terjadi peningkatan keterampilan membuat pupuk organik padat dan cair dari limbah pertanian dan kotoran ternak serta pestisida nabati dari tanaman disekitar mitra tani. 3. Terjadi peningkatan keterampilan membuat formula berbahan mikroba lokal (MOL) yang dimiliki oleh kelompok mitra tani, dan 4. Tersedia pupuk organik padat dan cair serta pestisida nabati berbagai ukuran kemasan dan kualitas yang baik di tingkat petani mitra.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PENGOLAH PANGAN LOKAL SAGU MELALUI PENINGKATAN PRODUKSI, HIGIENITAS DAN PEMASARAN DI KELURAHAN WOITOMBO KECAMATAN MOWEWE KABUPATEN KOLAKA TIMUR Nursalam; Helviani; Agusriyadin; Ansharullah; Azhar Bafadal; Tamrin; Annisah Amaliah; Taswin; Aminah Sagista; Fikram; Sain
Jurnal Abditani Vol. 6 No. 2 (2023): Oktober
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/abditani.v6i2.291

Abstract

Potensi tanaman sagu yang belum dimanfaatkan oleh sebagian masyarakat, karena keterbatasan pengetahuan, keterampilan, dan teknologi. Permasalahan yang dihadapi oleh Kelompok Sumaku Ndabeta terletak pada bidang produksi dan bidang pemasaran, sedangkan permasalahan yang dialami oleh Kelompok Dasawisma terletak pada bidang manajemen dan pendidikan terkait ilmu pengetahun untuk memanfaatkan potensi pangan lokasl sagu yang memiliki peluang usaha. Kegiatan ini dimaksudkan untuk menerapkan hasil-hasil riset dari tim pendamping dan tim pelaksana, yang dapat memberikan solusi terhadap permasalahan pemanfaatan potensi sumberdaya alam sagu tersebut. Hasil riset yang akan diterapkan kepada mitra sasaran pertama adalah hasil rekayasa teknologi berupa rumah produksi sagu skala kecil, mesin penggiling dan pemeras sagu, pembuatan sumur bor dan penyediaan wadah sebagai sumber air yang digunakan dalam proses pengolahan sagu secara higienis, dan ilmpu pengetahuan terkait pemasaran. Hasil riset yang akan diterapkan kepada mitra sasaran kedua adalah teknologi inovasi diversifikasi produk yaitu pembuatan biskuit sagu, dan ilmu pengetahuan terkait strategi pemasaran. Solusi terhadap permasalahan mitra yang diberikan dengan pendekatan holistik berbasis riset multidisplin yaitu dengan melakukan pelatihan dan bimbingan teknis. Hasil dari kegiatan ini yaitu terjadinya peningkatan produktivitas dan pendapatan kelompok masyarakat yang telah produktif dan menjadikan kelompok masyarakat yang non produktif menjadi produktif, khususnya dari sisi ekonomi.
MODEL PENGEMBANGAN USAHA PADA PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PENGOLAH GULA AREN MELALUI DIVERSIFIKASI PRODUK OLAHAN GULA AREN DI DESA LAMONDAPE KECAMATAN POLINGGONA KABUPATEN KOLAKA Yuli Purbaningsih; Irsan Rahman; Neks Triani; Syahdar Baba; Muhammad Ihsan Andi Dagong; Hasrin; Zulkhar Naim; Aulia Uswa Noor Khasanah; Arizal Hatam; Muhammad Rizal; Gustia; Rahmat Ari. F; Ikra; Aminah Sagista; La Sisi
Jurnal Abditani Vol. 6 No. 2 (2023): Oktober
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/abditani.v6i2.292

Abstract

Potensi ekonomi produktiv di Desa Lamondape ditopang oleh kehadiran kelompok usaha ekonomi salah satunya adalah kelompok usaha gula Aren ‘Guren Lamondape’ merupakan mitra kelompok produktif secara ekonomi. Aktifitas produksi gula aren pada kelompok usaha bahan baku pembuatan gula aren tersedia pada masing-masing anggota kelompok usaha. Pembuatan gula aren membuka peluang usaha yang menjanjikan keuntungan dan layak untuk dikembangkan jika, dikelola dengan baik dan terus-menerus secara profesional serta didukung dengan teknologi pengolahan dan teknologi pemasarannya. Permasalahan kelompok pengolah gula aren yaitu pada bidang produksi dan pemasaran. Kegiatan pemberdayaan Kosabangsa melakukan pelatihan dan pendampingan terkait model pengembangan usaha melalui diversifikasi produk. Hal ini dapat memberikan dampak peningkatan ketrampilan dan pengetahuan tentang upaya memberikan nilai tambah produk gula aren yaitu membuat gula semut aren. Sehaingga keberlanjutan dari kegaitan ini dapat berdampak pada peningkatan pendapatan pelaku usaha gula aren sebagai pengembangan Produk Unggulan Desa (PUD) khususnya untuk komoditi aren dan produk olahan gula aren.
PENGENALAN PUPUK HAYATI PADA MEDIA TANAM SAYURAN DI DESA JAMBUGEULIS KECAMATAN CIGANDAMEKAR KABUPATEN KUNINGAN Ika Karyaningsih; Nurdin; Dede Kosasih; Fika Fauziah; , Dwi Rizki P
Jurnal Abditani Vol. 6 No. 2 (2023): Oktober
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/abditani.v6i2.247

Abstract

Kondisi lingkungan saat ini banyak yang rusak dan tercemar, demikian pula kondisi tanah sebagai media tanam tanaman budidaya. Tanah pertanian banyak mengalami kerusakan baik secara fisik kimia maupun biologi sehingga mengurangi kemampuannya dalam mendukung pertumbuhan tanaman sehingga produksi tanaman semakin menurun dan sangat tergantung dengan pupuk kimia unutuk meningkatkan produksinya. Penelitian yang dilakukan di Laboraturium silvikultur fakultas kehutanan universitas Kuningan berupaya memproduksi pupuk hayati berupa Fungi mikoriza artbuskula berasal dari Taman Nasional Gunung Ceremai untuk dikembangkan menjadi pupuk hayati. oleh sebab itu perlu adanya pengenalan dan penyebarluasan kepada masyarakat tentang fungsi dan bentuk pupuk hayati secara umum, walaupun pada prakteknya mikoriza yang digunakan sementara adalah mikoriza yang dijual oleh lembaga penelitian lain. Dengan pengenalan ini diharapkan peningkatan kesadartahuan masyarakat tentang pentingnya penggunaan pupuk hayati ini untuk menggantikan peran pupuk kimia. Sasaran kegiatan adalah ibu-ibu PKK yang berjalan beriringan dan mendukung program pemerintah Kabupaten Kuningan untuk pemanfaatan lahan pekarangan rumah untuk dibudidayakan sayur-mayur sebagai bentuk upaya ketahanan pangan keluarga. kegiaatan yang dilakukan meliputi penyuluhan, praktek pembuatan media tanaman dan cara penggunaan pupuk hayati secara langsung.
PEMBERDAYAAN KELOMPOK TANI MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN PUPUK ORGANIK CAIR DARI KOTORAN SAPI Erni Hawayanti; Ahmad Sofian; Rosmiah; Iin Siti Aminah; Nurbaiti Amir; Yopie Molyohadi; Innike Abdillah Fahmi
Jurnal Abditani Vol. 6 No. 2 (2023): Oktober
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/abditani.v6i2.252

Abstract

Pemberdayaan kelompok tani dengan sasaran Kelompok Tani Cemerlang Desa Panca Mulya, Kecamatan Air Kumbang, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan merupakan program pengabdian kepada masyarakat yang didanai oleh LPPM Universitas Muhammadiyah Palembang melalui skema Bina Desa dengan mengatasi permasalahan yang dihadapi oleh kelompok tani Cemerlang yang berada di Desa Panca Mulya, kecamatan Air Kumbang, Kabupaten Banyuasin antara lain masih rendahnya ketrampilan petani dalam membuat pupuk organik cair denga bahan baku kotoran sapi serta terjadinya kelangkaan pupuk anorganik. Upaya yang dapat dilakukan untuk menjawab permasalahan kelompok tani tersebut yaitu dengan kegiatan pelatihan pemanfaatan kotoran sapi sebagai bahan baku pembuatan pupuk organik cair. Pupuk organik cair memanfaatkan sumber daya alam sekitar karena bahan baku yang digunakan relatif banyak di desa tersebut. Dengan adanya kegiatan pemberdayaan kelompok tani ini, anggota kelompok tani Cemerlang Desa Panca Mulya menjadi lebih terampil dan mampu membuat pupuk organik cair.