cover
Contact Name
Sutia Budi
Contact Email
ecosystem@universitasbosowa.ac.id
Phone
+62411-452901
Journal Mail Official
ecosystem@universitasbosowa.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat Universitas Bosowa Lt. 5 Gedung B Jl. Urip Sumohardjo Km.4 Makassar Indonesia 90231
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Ecosystem
Published by Universitas Bosowa
ISSN : 14113597     EISSN : 25277286     DOI : https://doi.org/10.35965/eco.v21i1
Jurnal Ilmiah Ecosystem merupakan jurnal ilmiah yang dikelola secara peer review memiliki ISSN 1411-3597 (print) dan ISSN 2527-7286 (online) diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat Universitas Bosowa Jurnal Ilmiah Ecosystem menerbitkan artikel yang pada bidang ekonomi, manajemen, hukum, sosial, education, sastra, pertanian, perikanan dan kelautan, pendidikan, teknik, psikologi, teknologi informasi dan ilmu umum lainnya. Bagi penulis yang memiliki artikel pada bidang ini dapat disesuaikan dengan panduan penulisan dan template kemudian disubmit secara online di website jurnal dengan melakukan registrasi terlebih dahulu.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 605 Documents
Analisis Pendekatan Empiris Curah Hujan Dan Debit Rencana Pada Sungai Capkar Kecamatan Walenrang Kabupaten Luwu Ramli Ramli; Indrajaya Indrajaya; Muarif Muarif
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 26 No. 2 (2026): Ecosystem Vol. 26 No 2, Mei - Agustus Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v26i2.9864

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis curah hujan rencana dan debit banjir rencana pada das capkar, kecamatan walenrang, kabupaten luwu. Data yang digunakan berupa curah hujan maksimum harian selama 10 tahun (2016–2025) dari psda kota palopo. Analisis curah hujan rencana dilakukan menggunakan distribusi gumbel berdasarkan uji kecocokan. hasil penelitian menunjukkan bahwa curah hujan rencana meningkat dari 37,69 mm (periode ulang 2 tahun) hingga 114,75 mm (100 tahun). debit rencana dihitung menggunakan metode rasional, haspers, dan van de weduwen, dengan hasil berturut-turut sebesar 5,08 m³/det, 5,47 m³/det, dan 8,21 m³/det pada periode ulang 2 tahun. debit aktual hasil pengukuran lapangan sebesar 0,355 m³/det. Perbedaan nilai debit rencana dan aktual disebabkan oleh kondisi aliran normal saat pengukuran dan penggunaan metode empiris. Metode Rasional dinilai paling sesuai untuk DAS kecil karena menghasilkan nilai yang paling mendekati kondisi aktual. This study aims to analyze the design rainfall and flood discharge in the capkar watershed, walenrang district, luwu regency. The data used consist of 10 years (2016–2025) of maximum daily rainfall obtained from psda palopo. The design rainfall analysis was carried out using the gumbel distribution based on goodness-of-fit tests. The results show that the design rainfall increases from 37.69 mm (2-year return period) to 114.75 mm (100-year return period). The design discharge was calculated using the Rational, Haspers, and Van de Weduwen methods, resulting in 5.08 m³/s, 5.47 m³/s, and 8.21 m³/s, respectively, for the 2-year return period. The measured actual discharge was 0.355 m³/s. The difference between design and actual discharge is due to normal flow conditions during measurement and the use of empirical methods. The Rational method is considered the most suitable for small watersheds because it produces results closest to actual conditions.
Analisis Keterlambatan Proyek Konstruksi Dengan Menggunakan Metode Earned Value : Studi Kasus Pembangunan Sdn 220 Cerekang Dika Aditia; Jusmidah Jusmidah; Rakhmawati Natsir
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 26 No. 2 (2026): Ecosystem Vol. 26 No 2, Mei - Agustus Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v26i2.9865

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan manajemen waktu pada Paket Pekerjaan Konstruksi Pembangunan SDN 220 CEREKANG dengan menggunakan metode Earned Value (EV). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi lapangan, dokumentasi, dan wawancara. Hasil analisis menunjukkan bahwa kinerja biaya proyek tergolong hemat dengan nilai Cost Performance Index (CPI) > 1, namun kinerja waktu mengalami keterlambatan berdasarkan nilai Schedule Performance Index (SPI) < 1. Penyebab keterlambatan di antaranya adalah faktor cuaca, keterlambatan pasokan material, dan kurangnya koordinasi antar pelaksana. Penelitian ini merekomendasikan penerapan pengawasan intensif dan perbaikan manajemen sumber daya untuk meningkatkan efektivitas penerapan manajemen waktu pada proyek konstruksi di masa mendatang. This study aims to analyze the application of time management in the Construction Work Package for the Development of Learning SDN 220 CEREKANG using the Earned Value Management (EVM) method. This research employed a quantitative approach with data collection techniques including field observations, documentation, and interviews. The analysis results showed that the project's cost performance was efficient with a Cost Performance Index (CPI) > 1, but the schedule performance experienced delays indicated by a Schedule Performance Index (SPI) < 1. Causes of delays included weather factors, material supply delays, and lack of coordination among project executors. This study recommends the implementation of intensive supervision and improvement of resource management to enhance the effectiveness of time management application in future construction projects.
Perancangan Sistem Irigasi Tambak : Studi Kasus : Tambak Tradisional Desa Munte, Kecamatan Tanalili, Kabupaten Luwu Utara Mifta Huljanna; Syahrul Ramadhan; Syaifullah Syaifullah; Sudirman Sudirman
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 26 No. 2 (2026): Ecosystem Vol. 26 No 2, Mei - Agustus Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v26i2.9866

Abstract

Desa Munte, Kecamatan Tanalili, Kabupaten Luwu Utara, memiliki tambak tradisional yang memanfaatkan pasang surut air laut sebagai sumber pengairan. Namun, sebagian besar pintu air yang digunakan belum dirancang secara teknis sehingga pengaturan muka air belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk merancang pintu air tipe Romijn yang sesuai dengan kondisi tambak serta menggambarkan skema jaringan irigasi tambak tradisional di Desa Munte. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif melalui survei lapangan dan perhitungan hidrolika, meliputi pengukuran elevasi, debit aliran, tekanan hidrostatis, dan dimensi saluran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain pintu air Romijn dengan tinggi pintu rencana 2,19 meter, lebar bukaan 0,8 meter pada Tambak A dan 1 meter pada Tambak B, serta ketebalan pelat injak 10,2 cm dapat mengendalikan aliran secara efektif sesuai kondisi pasang dan surut. Selain itu, skema jaringan irigasi tambak menunjukkan bahwa sebagian tambak memperoleh suplai air melalui saluran primer, sementara sebagian lainnya mengambil air langsung dari laut. Munte Village, located in Tanalili District, North Luwu Regency, uses traditional fish ponds that rely on tidal sea water circulation. However, most of the existing sluice gates have not been technically designed, resulting in suboptimal water level control. This study aims to design a Romijn-type sluice gate suitable for local pond conditions and to describe the irrigation network system of the traditional ponds in Munte Village. A quantitative method was applied through field surveys and hydraulic calculations, including elevation measurement, discharge estimation, hydrostatic pressure analysis, and channel dimensioning. The results show that the designed Romijn sluice gate with a planned height of 2.19 meters, gate width of 0.8 meters for Pond A and 1 meter for Pond B, and a footplate thickness of 10.1 cm, is able to regulate water flow effectively under tidal variations. The irrigation network layout also indicates that some ponds receive water through a primary channel, while others take water directly from the sea.
Pengaruh Gaya Kepemimpinan, Budaya Organisasi, Dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Melalui Kepuasan Kerja Sebagai Variabel Intervening Pada Kantor Badan Pusat Statistik Kabupaten Boalemo Hajra Hajra; Muhammad Haekal Yunus; Nasruddin Nasruddin
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 26 No. 2 (2026): Ecosystem Vol. 26 No 2, Mei - Agustus Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v26i2.9867

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan, budaya organisasi, dan motivasi kerja terhadap kinerja pegawai melalui kepuasan kerja sebagai variabel intervening pada Badan Pusat Statistik Kabupaten Boalemo. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kausal. Populasi penelitian berjumlah 30 pegawai yang seluruhnya dijadikan sampel menggunakan teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) dengan bantuan SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan, budaya organisasi, dan motivasi kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai. Gaya kepemimpinan dan budaya organisasi juga tidak berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja, sedangkan motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja. Selanjutnya, kepuasan kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai serta tidak mampu memediasi pengaruh gaya kepemimpinan, budaya organisasi, dan motivasi kerja terhadap kinerja pegawai. Model penelitian memiliki nilai R² sebesar 0,457 pada kinerja pegawai dan 0,737 pada kepuasan kerja dengan nilai Goodness of Fit (GoF) sebesar 0,588. Temuan ini menunjukkan bahwa pada organisasi sektor publik, peningkatan kinerja pegawai tidak hanya ditentukan oleh faktor perilaku organisasi, tetapi juga dipengaruhi oleh sistem kerja dan mekanisme pengelolaan kinerja yang diterapkan organisasi. This study examined the effects of leadership style, organizational culture, and work motivation on employee performance through job satisfaction as an intervening variable at the Central Bureau of Statistics (BPS) of Boalemo Regency. A quantitative approach with a causal research design was employed. The study involved all 30 employees using a census sampling technique. Data were collected through questionnaires and analyzed using Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) with SmartPLS 4.0. The results showed that leadership style, organizational culture, and work motivation had no significant direct effect on employee performance. Leadership style and organizational culture also had no significant effect on job satisfaction, whereas work motivation had a positive and significant effect on job satisfaction. Furthermore, job satisfaction had no significant effect on employee performance and did not mediate the relationships between leadership style, organizational culture, work motivation, and employee performance. The structural model explained 45.7% of the variance in employee performance and 73.7% of the variance in job satisfaction. These findings suggest that employee performance at BPS Boalemo Regency is primarily influenced by organizational systems and performance management mechanisms rather than by leadership style, organizational culture, work motivation, or job satisfaction. The study highlights the importance of strengthening organizational systems and employee competency development to improve performance
Analisis Kebutuhan Prasarana Dasar Kawasan Permukiman Desa Tarabbi Kecamatan Malili Kabupaten Luwu Timur Indrajaya Indrajaya; Rusida Rusida
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 26 No. 2 (2026): Ecosystem Vol. 26 No 2, Mei - Agustus Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v26i2.9868

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui prasarana dasar kawasan permukiman Desa Tarabbi Kecamatan Malili Kabupaten Luwu Timur. Metode penelitian menggunakan teknik observasi lapangan, dokumentasi dan studi literatur. Dari hasil analisis kebutuhan prasarana dasar maka sampai dengan tahun perencanaan terdapat prasarana yang perlu ditambahkan agar bisa memenuhi Standar Pelayanan Minimal seperti peningkatan jaringan jalan, jaringan drainase, pengelolaan persampahan, pengembangan prasarana sanitasi serta pengelolaan air besrsih masyarakat. Dari hasil tersebut dapat menunjukkan bahwa masih terdapat prasarana dan utilitas umum yang perlu ditambah agar kebutuhan prasarana dasar di Desa Tarabbi terpenuhi sampai tahun perencanaan. This study aims to determine The purpose of this study is to determine the basic infrastructure of the Tarabbi Village residential area, Malili District, East Luwu Regency. The research method uses field observation techniques, documentation and literature studies. From the results of the analysis of basic infrastructure needs, up to the planning year there is infrastructure that needs to be added in order to meet the Minimum Service Standards such as improving the road network, drainage network, waste management, development of sanitation infrastructure and management of clean water for the community. From these results it can be shown that there is still public infrastructure and utilities that need to be added so that the basic infrastructure needs in Tarabbi Village are met until the planning year

Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 26 No. 2 (2026): Ecosystem Vol. 26 No 2, Mei - Agustus Tahun 2026 Vol. 26 No. 1 (2026): Ecosystem Vol. 26 No 1, Januari - April Tahun 2026 Vol. 25 No. 3 (2025): Ecosystem Vol. 25 No 3, September - Desember Tahun 2025 Vol. 25 No. 2 (2025): Ecosystem Vol. 25 No 2, Mei - Agustus Tahun 2025 Vol. 25 No. 1 (2025): Ecosystem Vol. 25 No 1, Januari - April Tahun 2025 Vol. 24 No. 3 (2024): Ecosystem Vol. 24 No 3, September - Desember Tahun 2024 Vol. 24 No. 2 (2024): Ecosystem Vol. 24 No 2, Mei - Agustus Tahun 2024 Vol. 24 No. 1 (2024): Ecosystem Vol. 24 No 1, Januari - April Tahun 2024 Vol. 23 No. 3 (2023): Ecosystem Vol. 23 No 3, September - Desember Tahun 2023 Vol. 23 No. 2 (2023): Ecosystem Vol. 23 No 2, Mei - Agustus Tahun 2023 Vol. 23 No. 1 (2023): ECOSYSTEM Vol. 23 No 1, Januari - April Tahun 2023 Vol. 22 No. 3 (2022): ECOSYSTEM Vol. 22 No 3, September-Desember Tahun 2022 Vol. 22 No. 2 (2022): ECOSYSTEM Vol. 22 No 2, Mei - Agustus Tahun 2022 Vol. 22 No. 1 (2022): ECOSYSTEM Vol. 22 No 1, Januari - April Tahun 2022 Vol. 21 No. 3 (2021): ECOSYSTEM Vol. 21 No 3, September - Desember Tahun 2021 Vol. 21 No. 2 (2021): ECOSYSTEM Vol. 21 No 2, Mei - Agustus Tahun 2021 Vol. 21 No. 1 (2021): ECOSYSTEM Vol. 21 No 1, Januari - April Tahun 2021 Vol. 20 No. 3 (2020): ECOSYSTEM VOL.20 NO 3 TAHUN 2020 Vol. 20 No. 2 (2020): ECOSYSTEM VOL.20 NO 2 TAHUN 2020 Vol. 20 No. 1 (2020): ECOSYSTEM VOL.20 NO 1 TAHUN 2020 Vol. 19 No. 03 (2019): ECOSYSTEM VOL.19 NO 3 September - Desember 2019 Vol. 19 No. 2 (2019): ECOSYSTEM VOL.19 NO 2 Mei - Agustus 2019 Vol. 19 No. 1 (2019): ECOSYSTEM VOL 19 NO. 1 Januari - April 2019 Vol. 18 No. 1 (2018): Vol 18 No 1 (2018): Januari-April 2018 Vol. 18 No. 2 (2018): ECOSYSTEM VOL 18 NO. 2 Mei - Agustus 2018 Vol. 18 No. 3 (2018): ECOSYSTEM September - December 2018 Vol. 17 No. 3 (2017): Vol 17 No 3 (2017): September-Desember 2017 Vol. 17 No. 2 (2017): Vol 17 No 2 (2017): Mei-Agustus 2017 Vol. 17 No. 1 (2017): Vol 17 No 1 (2017): Januari-April 2017 Vol. 16 No. 3 (2016): Ecosystem Vol 16 No 3, Oktober-Desember 2016 Vol. 16 No. 2 (2016): Ecosystem Vol. 16 No 2, Mei - Agustus 2016 Vol. 16 No. 1 (2016): Ecosystem Vol 16 No 1, Januari-April 2016 More Issue