cover
Contact Name
Sutia Budi
Contact Email
ecosystem@universitasbosowa.ac.id
Phone
+62411-452901
Journal Mail Official
ecosystem@universitasbosowa.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat Universitas Bosowa Lt. 5 Gedung B Jl. Urip Sumohardjo Km.4 Makassar Indonesia 90231
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Ecosystem
Published by Universitas Bosowa
ISSN : 14113597     EISSN : 25277286     DOI : https://doi.org/10.35965/eco.v21i1
Jurnal Ilmiah Ecosystem merupakan jurnal ilmiah yang dikelola secara peer review memiliki ISSN 1411-3597 (print) dan ISSN 2527-7286 (online) diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat Universitas Bosowa Jurnal Ilmiah Ecosystem menerbitkan artikel yang pada bidang ekonomi, manajemen, hukum, sosial, education, sastra, pertanian, perikanan dan kelautan, pendidikan, teknik, psikologi, teknologi informasi dan ilmu umum lainnya. Bagi penulis yang memiliki artikel pada bidang ini dapat disesuaikan dengan panduan penulisan dan template kemudian disubmit secara online di website jurnal dengan melakukan registrasi terlebih dahulu.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 586 Documents
Analisis Kapasitas Simpang Empat Tak Bersinyal Pada Lalu Lintas Kota Palopo: Studi Kasus: Simpang Empat Jalan Andi Djemma Fajar Fajar; Rakhmawati Natsir; Muhammad Fikri
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 26 No. 1 (2026): Ecosystem Vol. 26 No 1, Januari - April Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v26i1.8705

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kapasitas dan kinerja simpang empat tak bersinyal pada Jalan Andi Djemma Kota Palopo menggunakan metode Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2023. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif melalui survei lalu lintas di lapangan untuk memperoleh data volume kendaraan, waktu tundaan, serta kondisi geometrik simpang. Analisis dilakukan dengan menghitung kapasitas dasar simpang, derajat kejenuhan (Dj), tundaan rata-rata, dan tingkat pelayanan simpang (Level of Service). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kapasitas dasar simpang sebesar 3.134 smp/jam. Nilai derajat kejenuhan tertinggi terjadi pada hari Senin sebesar 0,98 dengan tingkat pelayanan LOS E, yang menunjukkan kondisi lalu lintas mendekati jenuh dengan tundaan rata-rata sebesar 18,18 detik/smp. Secara umum, simpang empat Jalan Andi Djemma mengalami kepadatan lalu lintas pada hari kerja terutama pada awal pekan, sehingga diperlukan evaluasi lebih lanjut untuk meningkatkan kinerja simpang dan kelancaran arus lalu lintas. This study aims to analyze the capacity and performance of the unsignalized four-leg intersection on Andi Djemma Street, Palopo City, using the Indonesian Highway Capacity Guidelines (PKJI) 2023 method. This research employed a quantitative approach through field traffic surveys to obtain data on traffic volume, delay time, and the geometric conditions of the intersection. The analysis was conducted by calculating the basic intersection capacity, degree of saturation (DS), average delay, and the intersection level of service (LOS). The results indicate that the basic capacity of the intersection is 3,134 passenger car units per hour (pcu/h). The highest degree of saturation occurred on Monday with a value of 0.98, corresponding to a Level of Service (LOS) E, indicating traffic conditions approaching saturation with an average delay of 18.18 seconds/pcu. In general, the four-leg intersection on Andi Djemma Street experiences traffic congestion on weekdays, particularly at the beginning of the week. Therefore, further evaluation is required to improve the intersection performance and ensure smoother traffic flow.
Hubungan Penerapan Tender Elektronik dengan Efisiensi Waktu Dan Biaya Pengadaan Barang Dan Jasa: Studi Kasus: LPSE Kota Palopo Audy Ainun; Jusmidah Jusmidah; Muhammad Fikri
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 26 No. 1 (2026): Ecosystem Vol. 26 No 1, Januari - April Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v26i1.8706

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan tender elektronik (e-Tendering) terhadap efisiensi waktu dan biaya dalam proses pengadaan barang dan jasa di LPSE Kota Palopo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif dan inferensial. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 16 responden yang terdiri dari admin LPSE, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Kelompok Kerja (Pokja), serta penyedia jasa. Instrumen penelitian menggunakan skala Likert 1–5. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis persentase dan uji korelasi Pearson untuk mengetahui hubungan antara variabel tender elektronik dengan efisiensi waktu dan biaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan e-Tendering di Kota Palopo mampu meningkatkan efisiensi proses pengadaan. Nilai rata-rata persepsi responden terhadap kemudahan sistem, efisiensi waktu, dan efisiensi biaya berada pada kategori sangat tinggi dengan persentase antara 84% hingga 96%. Hasil uji korelasi Pearson menunjukkan adanya hubungan yang sangat kuat dan positif antara tender elektronik dengan efisiensi waktu (r = 0,95) serta efisiensi biaya (r = 0,93). Selain itu, proses tender elektronik hanya membutuhkan waktu sekitar dua minggu dengan biaya berkisar Rp0 hingga Rp100.000, sedangkan tender manual memerlukan waktu sekitar tiga minggu dengan biaya antara Rp500.000 hingga Rp3.000.000. Dengan demikian, penerapan e-Tendering terbukti meningkatkan efisiensi waktu dan biaya dalam proses pengadaan barang dan jasa di LPSE Kota Palopo. This study aims to analyze the effect of implementing electronic tendering (e-Tendering) on time and cost efficiency in the procurement process of goods and services at the LPSE of Palopo City. This research employed a quantitative approach using descriptive and inferential methods. Data were collected through questionnaires distributed to 16 respondents consisting of LPSE administrators, Commitment Making Officials (PPK), Working Groups (Pokja), and service providers. The research instrument used a Likert scale ranging from 1 to 5. Data analysis was conducted using percentage analysis and Pearson correlation tests to determine the relationship between electronic tendering and time and cost efficiency. The results indicate that the implementation of e-Tendering in Palopo City improves the efficiency of the procurement process. The average perception score of respondents regarding system usability, time efficiency, and cost efficiency falls within a very high category, with percentages ranging from 84% to 96%. The Pearson correlation test results show a very strong and positive relationship between electronic tendering and time efficiency (r = 0.95), as well as cost efficiency (r = 0.93). Furthermore, the electronic tendering process only requires approximately two weeks with costs ranging from IDR 0 to IDR 100,000, whereas manual tendering takes around three weeks with costs ranging from IDR 500,000 to IDR 3,000,000. Therefore, the implementation of e-Tendering has been proven to improve time and cost efficiency in the procurement process of goods and services at the LPSE of Palopo City.
Tinjauan Keandalan Struktur Beton Menggunakan Metode Non-Destructive Testing (NDT) Dengan Hammer Test: Studi Kasus Gedung FISIP Universitas Andi Djemma Ardi Parenta; Muhammad Fikri; Sudirman Sudirman; Indrajaya Indrajaya
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 26 No. 1 (2026): Ecosystem Vol. 26 No 1, Januari - April Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v26i1.8707

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi keandalan struktur beton pada Gedung FISIP Universitas Andi Djemma menggunakan metode non-destruktif, yaitu Schmidt Hammer Test. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif eksperimental melalui pengujian langsung di lapangan pada elemen struktur bangunan yang meliputi kolom, balok, pelat, dan sloof. Jumlah titik pengujian terdiri dari 28 titik kolom, 38 titik balok, 38 titik sloof, dan 40 titik pelat yang mengacu pada SNI 03-4430-1997. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai kuat tekan beton rata-rata pada masing-masing elemen struktur adalah sebesar 18,63 MPa untuk balok, 18,92 MPa untuk kolom, 18,94 MPa untuk pelat, dan 18,63 MPa untuk sloof. Berdasarkan hasil tersebut, mutu beton eksisting masih berada dalam kategori cukup baik dan dinilai masih layak untuk digunakan sesuai fungsi bangunan. This study aims to evaluate the reliability of the concrete structure of the FISIP Building at Andi Djemma University using a non-destructive method, namely the Schmidt Hammer Test. The research method employed is a quantitative experimental approach through direct field testing on structural elements, including columns, beams, slabs, and sloof (tie beams). The number of test points consisted of 28 columns, 38 beams, 38 sloofs, and 40 slabs, referring to SNI 03-4430-1997 standards. The results indicate that the average compressive strength of concrete for each structural element is 18.63 MPa for beams, 18.92 MPa for columns, 18.94 MPa for slabs, and 18.63 MPa for sloofs. Based on these findings, the existing concrete quality is categorized as fairly good and is considered adequate for its intended structural function.
Analisis Kerusakan Saluran Irigasi Primer Menggunakan Metode Rapid Condition Assessment Abdul Rakib; Indrajaya Indrajaya; Syahrul Ramadhan
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 26 No. 1 (2026): Ecosystem Vol. 26 No 1, Januari - April Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v26i1.8709

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi fisik saluran irigasi primer di Kecamatan Bajo, Kabupaten Luwu, menggunakan metode Rapid Condition Assessment (RCA) serta mengevaluasi pengaruh kerusakan terhadap debit aliran. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kuantitatif melalui survei lapangan dan analisis hidrolika pada beberapa segmen saluran. Hasil analisis menunjukkan bahwa debit aliran tertinggi sebesar 193,154 m³/s terjadi pada STA 0+000 segmen S-1, sedangkan debit terendah sebesar 5,083 m³/s terjadi pada STA 0+060 segmen S-1 yang disebabkan oleh sedimentasi berat dan penyempitan penampang saluran. Pola distribusi debit mengindikasikan adanya segmen kritis yang membatasi kapasitas aliran. Analisis bilangan Reynolds menunjukkan bahwa sebagian besar aliran bersifat turbulen, meskipun pada beberapa segmen ditemukan kondisi aliran laminer akibat hambatan sedimen. Secara keseluruhan, kondisi saluran irigasi primer di Kecamatan Bajo memerlukan upaya rehabilitasi melalui normalisasi sedimentasi dan pembersihan vegetasi secara berkala. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam penentuan prioritas pemeliharaan dan perbaikan jaringan irigasi. This study aims to analyze the physical condition of primary irrigation channels in Bajo District, Luwu Regency, using the Rapid Condition Assessment (RCA) method and to evaluate the impact of structural damage on flow discharge. The research employed a quantitative descriptive approach through field surveys and hydraulic analysis across several channel segments. The results show that the highest discharge, 193.154 m³/s, occurred at STA 0+000 segment S-1, while the lowest discharge, 5.083 m³/s, was found at STA 0+060 segment S-1 due to severe sedimentation and channel cross-sectional narrowing. The discharge distribution pattern indicates the presence of critical segments that limit flow capacity. Reynolds number analysis reveals that most flow conditions are turbulent; however, several segments exhibit laminar flow due to sediment obstruction. Overall, the condition of the primary irrigation channels in Bajo District requires rehabilitation efforts, including sediment normalization and periodic vegetation clearing. These findings are expected to serve as a basis for determining maintenance and rehabilitation priorities in irrigation network management.
Determinasi Indeks Kebahagiaan di Indonesia: Analisis Pengaruh IPM, Belanja Pemerintah Sektor Pendidikan Dan Kesehatan, Serta Ketimpangan Pendapatan Irvan Sahali; Ardhia Pramesti Regitha M Ardhia; Kurnia Rahmadani
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 26 No. 1 (2026): Ecosystem Vol. 26 No 1, Januari - April Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v26i1.8710

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengaruh Indeks Pembangunan Manusia (IPM), pengeluaran pemerintah sektor pendidikan dan kesehatan, serta ketimpangan pendapatan terhadap Indeks Kebahagiaan di 33 provinsi di Indonesia. Studi menggunakan data pooled cross-section tahun 2017 dan 2021 yang bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS). Analisis dilakukan dengan regresi linier berganda menggunakan pendekatan Ordinary Least Squares (OLS). Hasil estimasi menunjukkan bahwa IPM berpengaruh positif dan signifikan terhadap Indeks Kebahagiaan, mengindikasikan bahwa peningkatan kualitas pembangunan manusia secara langsung meningkatkan kesejahteraan subjektif masyarakat. Sebaliknya, pengeluaran pemerintah untuk sektor pendidikan dan kesehatan berpengaruh negatif dan signifikan, yang mengindikasikan adanya potensi ketidakefisienan atau efek jeda waktu (lag effect) dalam realisasi manfaat belanja publik terhadap kebahagiaan. Ketimpangan pendapatan tidak menunjukkan pengaruh signifikan secara statistik. Nilai R² sebesar 0,3117 menunjukkan bahwa model mampu menjelaskan 31,17% variasi kebahagiaan antarprovinsi. Temuan ini menegaskan pentingnya pembangunan manusia sebagai determinan utama kesejahteraan subjektif serta perlunya evaluasi efektivitas belanja publik dalam kerangka pembangunan inklusif. This study analyzes the influence of the Human Development Index (HDI), government expenditure in the education and health sectors, and income inequality on the Happiness Index across 33 provinces in Indonesia. The study employs pooled cross-sectional data from 2017 and 2021 obtained from Statistics Indonesia (BPS). The analysis was conducted using multiple linear regression with the Ordinary Least Squares (OLS) approach. The estimation results indicate that HDI has a positive and statistically significant effect on the Happiness Index, suggesting that improvements in human development quality directly enhance subjective well-being. In contrast, government expenditure in the education and health sectors shows a negative and significant effect, indicating potential inefficiencies or a lag effect in translating public spending into improvements in happiness. Income inequality does not demonstrate a statistically significant effect. The R² value of 0.3117 indicates that the model explains 31.17% of the variation in interprovincial happiness levels. These findings emphasize the importance of human development as a key determinant of subjective well-being and highlight the need to evaluate the effectiveness of public spending within an inclusive development framework.
Konflik AS–Israel dan Iran Serta Implikasinya Terhadap Stabilitas Ekonomi Global dan Ketahanan Ekonomi Indonesia Andi Purnawarman; Firman Menne; Muhammad Yusuf
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 26 No. 1 (2026): Ecosystem Vol. 26 No 1, Januari - April Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v26i1.8933

Abstract

Konflik geopolitik antara Amerika Serikat (AS), Israel, dan Iran telah menjadi salah satu sumber utama ketidakstabilan politik dan ekonomi global dalam beberapa dekade terakhir. Eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah tidak hanya memengaruhi stabilitas keamanan internasional, tetapi juga berdampak signifikan terhadap rantai pasok energi dunia, fluktuasi harga minyak, perdagangan internasional, inflasi global, serta ketidakpastian pasar keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implikasi konflik AS–Israel dan Iran terhadap stabilitas ekonomi global serta dampaknya terhadap ketahanan ekonomi Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode Systematic Literature Review (SLR) melalui penelusuran berbagai artikel ilmiah, laporan lembaga internasional, dan publikasi ekonomi global yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik geopolitik di Timur Tengah menyebabkan meningkatnya volatilitas harga energi dan tekanan inflasi global yang berdampak pada pelemahan pertumbuhan ekonomi dunia. Bagi Indonesia, dampak konflik tercermin pada kenaikan harga impor energi, tekanan terhadap nilai tukar rupiah, potensi defisit fiskal, serta gangguan terhadap stabilitas perdagangan internasional. Penelitian ini juga menemukan bahwa penguatan diversifikasi energi, hilirisasi industri, ketahanan pangan, penguatan cadangan devisa, dan diplomasi ekonomi internasional menjadi langkah strategis dalam menjaga ketahanan ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global. The escalation of tensions in the Middle East has significantly affected international security stability, global energy supply chains, oil price volatility, international trade, global inflation, and financial market uncertainty. This study aims to analyze the implications of the USA–Israel and Iran conflict on global economic stability and its impact on Indonesia’s economic resilience. The study employs a qualitative approach using the Systematic Literature Review (SLR) method by examining various scientific articles, international institutional reports, and relevant global economic publications. The findings indicate that geopolitical conflicts in the Middle East increase energy price volatility and global inflationary pressures, which weaken global economic growth. For Indonesia, the conflict affects rising energy import costs, pressure on the rupiah exchange rate, potential fiscal deficits, and disruptions in international trade stability. The study also reveals that strengthening energy diversification, industrial downstreaming, food security, foreign exchange reserves, and international economic diplomacy are strategic measures to maintain national economic resilience amid global uncertainty.

Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 26 No. 1 (2026): Ecosystem Vol. 26 No 1, Januari - April Tahun 2026 Vol. 25 No. 3 (2025): Ecosystem Vol. 25 No 3, September - Desember Tahun 2025 Vol. 25 No. 2 (2025): Ecosystem Vol. 25 No 2, Mei - Agustus Tahun 2025 Vol. 25 No. 1 (2025): Ecosystem Vol. 25 No 1, Januari - April Tahun 2025 Vol. 24 No. 3 (2024): Ecosystem Vol. 24 No 3, September - Desember Tahun 2024 Vol. 24 No. 2 (2024): Ecosystem Vol. 24 No 2, Mei - Agustus Tahun 2024 Vol. 24 No. 1 (2024): Ecosystem Vol. 24 No 1, Januari - April Tahun 2024 Vol. 23 No. 3 (2023): Ecosystem Vol. 23 No 3, September - Desember Tahun 2023 Vol. 23 No. 2 (2023): Ecosystem Vol. 23 No 2, Mei - Agustus Tahun 2023 Vol. 23 No. 1 (2023): ECOSYSTEM Vol. 23 No 1, Januari - April Tahun 2023 Vol. 22 No. 3 (2022): ECOSYSTEM Vol. 22 No 3, September-Desember Tahun 2022 Vol. 22 No. 2 (2022): ECOSYSTEM Vol. 22 No 2, Mei - Agustus Tahun 2022 Vol. 22 No. 1 (2022): ECOSYSTEM Vol. 22 No 1, Januari - April Tahun 2022 Vol. 21 No. 3 (2021): ECOSYSTEM Vol. 21 No 3, September - Desember Tahun 2021 Vol. 21 No. 2 (2021): ECOSYSTEM Vol. 21 No 2, Mei - Agustus Tahun 2021 Vol. 21 No. 1 (2021): ECOSYSTEM Vol. 21 No 1, Januari - April Tahun 2021 Vol. 20 No. 3 (2020): ECOSYSTEM VOL.20 NO 3 TAHUN 2020 Vol. 20 No. 2 (2020): ECOSYSTEM VOL.20 NO 2 TAHUN 2020 Vol. 20 No. 1 (2020): ECOSYSTEM VOL.20 NO 1 TAHUN 2020 Vol. 19 No. 03 (2019): ECOSYSTEM VOL.19 NO 3 September - Desember 2019 Vol. 19 No. 2 (2019): ECOSYSTEM VOL.19 NO 2 Mei - Agustus 2019 Vol. 19 No. 1 (2019): ECOSYSTEM VOL 19 NO. 1 Januari - April 2019 Vol. 18 No. 1 (2018): Vol 18 No 1 (2018): Januari-April 2018 Vol. 18 No. 2 (2018): ECOSYSTEM VOL 18 NO. 2 Mei - Agustus 2018 Vol. 18 No. 3 (2018): ECOSYSTEM September - December 2018 Vol. 17 No. 3 (2017): Vol 17 No 3 (2017): September-Desember 2017 Vol. 17 No. 2 (2017): Vol 17 No 2 (2017): Mei-Agustus 2017 Vol. 17 No. 1 (2017): Vol 17 No 1 (2017): Januari-April 2017 Vol. 16 No. 3 (2016): Ecosystem Vol 16 No 3, Oktober-Desember 2016 Vol. 16 No. 2 (2016): Ecosystem Vol. 16 No 2, Mei - Agustus 2016 Vol. 16 No. 1 (2016): Ecosystem Vol 16 No 1, Januari-April 2016 More Issue