cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
Jambura Edu Biosfer Journal
ISSN : -     EISSN : 26560526     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Tujuan dari jurnal ini adalah menyediakan tempat bagi para akademisi, peneliti, dan praktisi untuk menerbitkan artikel atau artikel ulasan asli. Scoper dari artikel yang diterbitkan dalam jurnal ini berhubungan dengan berbagai topik, termasuk: Biologi, Pendidikan Biologi, Genetika, Bioteknologi, Botani, Zoologi, Mikrobiologi dan Biologi Lingkungan.
Arjuna Subject : -
Articles 68 Documents
ETNOBOTANI TUMBUHAN OBAT DI DESA SUNGAI DUNGUN KABUPATEN MEMPAWAH, KALIMANTAN BARAT, INDONESIA Nurotuljannah, Nurotuljannah; Syamswisna, Syamswisna; Fajri, Hayatul
Jambura Edu Biosfer Journal Vol 6, No 1 (2024): Jambura Edu Biosfer Journal
Publisher : Fakultas MIPA Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34312/jebj.v6i1.20986

Abstract

Masyarakat asli Kalimantan Barat sudah lama mengandalkan berbagai macam tumbuhan obat untuk segala hal mulai dari pengobatan sakit hingga pencegahan penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keanekaragaman hayati tumbuhan obat yang digunakan oleh masyarakat Desa Sungai Dungun, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, serta mengeksplorasi kearifan lokal terkait pemanfaatannya. Menggunakan metode kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dengan 64 informan, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penduduk Desa Sungai Dungun memanfaatkan 34 jenis tumbuhan obat dari 26 famili untuk mengobati 22 jenis penyakit. Famili Asteraceae dan Zingiberaceae merupakan yang paling banyak digunakan, hal ini disebabkan oleh kemudahan akses dan khasiatnya. Beberapa spesies memiliki lebih dari satu manfaat pengobatan. Bagian tumbuhan yang paling banyak digunakan yaitu daun sebanyak 23 spesies. Sementara, pengolahan tumbuhan obat paling banyak dilakukan dengan cara dihaluskan. Perbandingan dengan penelitian etnobotani lainnya menunjukkan adanya perbedaan dalam penggunaan tumbuhan obat di wilayah ini dibandingkan daerah lain, yang dipengaruhi oleh pengetahuan lokal dan ketersediaan sumber daya. perkembangan zaman turut mendorong sebagian masyarakat beralih ke obat sintetis. Penelitian ini mengungkap potensi kearifan lokal yang penting untuk didokumentasikan dan dilestarikan, khususnya oleh generasi muda, agar pengetahuan tentang tumbuhan obat tidak hilang
KEANEKARAGAMAN HERPETOFAUNA DI KAWASAN HUTAN DESA MAKARTI JAYA KABUPATEN POHUWATO, GORONTALO Panyilie, Nadia Fajri; Hamidun, Marini Susanti; Ibrahim, Mustamin; Baderan, Dewi Wahyuni; Aydalina, Regina Valentina
Jambura Edu Biosfer Journal Vol 6, No 1 (2024): Jambura Edu Biosfer Journal
Publisher : Fakultas MIPA Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34312/jebj.v6i1.24314

Abstract

Desa Mekarti Jaya merupakan daerah yang berbatasan langsung dengan Blok Hutan Popayato-Paguat, kawasan dengan tingkat keanekaragaman hayati yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis-jenis Herpetofauna serta menganalisis tingkat keanekaragamannya di Desa Mekarti Jaya. Penelitian ini berlangsung pada Juni–Juli 2022 di kawasan hutan Desa Mekarti Jaya, Kecamatan Taluditi, Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo. Penelitian menggunakan metode survei perjumpaan visual yang dikombinasikan dengan teknik transek sampling pada dua jenis habitat, yaitu akuatik dan terestrial. Hasil penelitian ini menunjukkan keberadaan 10 spesies dari 5 famili Herpetofauna. Indeks keanekaragaman (H') tercatat sebesar 3,873 untuk taksa Amfibi dan 1,293 untuk taksa Reptil. Indeks keanekaragaman ini mengindikasikan tingkat keanekaragaman yang sedang, yang menggambarkan kondisi habitat yang cukup mendukung keberagaman spesies di wilayah tersebut.
BIODIVERSITAS SERANGGA TANAH DI KAWASAN AGROEKOSISTEM WILAYAH TUMBA DESA TAMAILA UTARA KABUPATEN GORONTALO Mooduto, Meikawati; Lamangantjo, Chairunnisa J.; Katili, Abubakar Sidik
Jambura Edu Biosfer Journal Vol 6, No 1 (2024): Jambura Edu Biosfer Journal
Publisher : Fakultas MIPA Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34312/jebj.v6i1.20546

Abstract

Dusun Tumba merupakan salah satu wilayah penyangga Suaka Margasatwa Nantu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman jenis serangga tanah di kawasan agroekosistem dusun Tumba, desa Tamaila Utara. Penelitian dilaksanakan pada Mei 2023 dengan menggunakan 2 stasiun penelitian, dengan 3 titik pengamatan untuk setiap stasiun. Serangga tanah dikumpulkan dengan perangkap lubang. Data serangga selanjutnya diidentifikasi dan dianalisis untuk memperoleh data indeks keanekaragaman serangga tanah. Hasil penelitian menemukan 11 taksa serangga tanah yakni Gryllus bimaculatus, Dolichiderus, Solenopsis, Coptotermes, Spodoptera, Nysius, Bolboceras, Halyomorpha, Velleius, dan Pyrophorus . Nilai indeks keanekaragaman sebesar 1,964 dengan kategori sedang
Cemaran Bakteri Escherichia coli dan Salmonella sp. pada Thunnus albacares di Pangkalan Pendaratan Ikan Kota Gorontalo Hadji, Sri Yulianti; Uno, Wirnangsi D; Baderan, Dewi Wahyuni K; Retnowati, Yuliana; Husain, Ilyas; Lamangantjo, Chairunnisah J
Jambura Edu Biosfer Journal Vol 7, No 1 (2025): Jambura Edu Biosfer Journal
Publisher : Fakultas MIPA Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34312/jebj.v7i1.25872

Abstract

Ikan tuna (Thunnus albacares) merupakan salah satu komoditas hasil laut yang banyak ditemukan di Pusat Pendaratan Ikan (PPI) Kota Gorontalo dan sering dikonsumsi masyarakat. Penanganan pasca tangkap yang kurang baik dapat memicu kontaminasi bakteri sehingga berdampak pada penurunan mutu ikan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi cemaran bakteri Escherichia coli dan Salmonella sp. pada ikan tuna jenis T. albacares di PPI Kota Gorontalo. Penelitian bersifat deskriptif dengan pengambilan sampel dari tiga titik berbeda, masing-masing satu sampel. Pengujian E. coli dilakukan dengan metode MPN tiga seri tabung, sedangkan Salmonella sp. diuji menggunakan metode kultur pada media selektif Salmonella Shigella Agar (SSA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh sampel ikan tuna mengandung E. coli dengan nilai MPN berturut-turut 7,8 × 10³ APM/gr, 6,5 × 10³ APM/gr, dan 14,1 × 10³ APM/gr, sehingga tidak memenuhi syarat mutu SNI 2729:2013 yang mensyaratkan E. coli kurang dari 3 APM/gr untuk ikan segar. Sebaliknya, uji Salmonella sp. menunjukkan hasil negatif pada semua sampel, sehingga memenuhi baku mutu SNI 2729:2013 yaitu negatif per 25 gram (0/25 g).
Kajian Kemampuan Literasi Sains Siswa Kelas VII SMP Negeri 3 Telaga pada Materi Ekosistem Mohamad Rendi Payuhi; Elya Nusantari; Abubakar Sidik Katili; Lilan dama; Ilyas H Husain
Jambura Edu Biosfer Journal Vol 6, No 2 (2024): Jambura Edu Biosfer Journal
Publisher : Fakultas MIPA Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34312/jebj.v6i2.25586

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan literasi sains siswa kelas VII SMPN 3 Telaga pada materi ekosistem. Sampel penelitian terdiri dari 30 siswa yang dipilih secara purposive. Pengumpulan data dilakukan melalui tes literasi sains berbentuk pilihan ganda sebanyak 14 butir soal, observasi, dan wawancara. Tes disusun berdasarkan 3 komponen kompetensi PISA 2015 dan diklasifikasikan menggunakan tujuh indikator Gormally (2012). Analisis data dilakukan secara deskriptif melalui mixed-method approach Hasil penelitian menunjukkan kemampuan literasi sains siswa kelas VII SMP Negeri 3 Telaga pada materi ekosistem masih tergolong sangat rendah. Sebagian besar siswa (57%) tergolong dalam kategori sangat rendah, sebagian kecil berada pada kategori rendah (3%), sedang (13%), tinggi (7%), dan sangat tinggi (20%). Rendahnya kemampuan literasi sains ini disebabkan oleh dominasi pembelajaran teacher-centered, keterbatasan sumber belajar, dan kurangnya latihan soal berbasis analisis.
STRUKTUR KOMUNITAS JENIS HERPETOFAUNA DI KAWASAN CAGAR ALAM PULAU RAJA KABUPATEN GORONTALO UTARA Mohammad Reza Katili; Dewi Wahyuni Baderan; Chairunnisah J. Lamangantjo; Marini Susanti Hamidun; Regina Valentina Aydalina
Jambura Edu Biosfer Journal Vol 6, No 2 (2024): Jambura Edu Biosfer Journal
Publisher : Fakultas MIPA Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34312/jebj.v6i2.24213

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur komunitas herpetofauna di Kawasan Cagar Alam Pulau Raja, Kabupaten Gorontalo Utara. Metode yang digunakan adalah Visual Encounter Survey (VES) yang dikombinasikan dengan sistem jalur (transect sampling), dengan menelusuri zona-zona pengamatan pada pukul 19.00–23.00 WITA. Spesimen yang ditemukan didokumentasikan melalui foto dan penangkapan langsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 128 individu berhasil diidentifikasi, terdiri atas 5 spesies dari 5 famili, yaitu Cuora amboinensis (Geoemydidae), Eutropis multifasciata (Scincidae), Dendrelaphis pictus (Colubridae), Fejervarya limnocharis (Dicroglossidae), dan Cryptoblepharus renschi (Scincidae). Nilai Indeks Keanekaragaman Shannon-Wiener (H') sebesar 1,33 menunjukkan keanekaragaman pada tingkat sedang. Indeks kemerataan jenis (E) sebesar 0,83 mengindikasikan komunitas yang stabil, sedangkan indeks dominansi (D) sebesar 0,29 menunjukkan tidak adanya spesies yang mendominasi komunitas. Faktor biofisik selama penelitian berada pada kisaran optimum bagi kehidupan herpetofauna, dengan suhu udara 25,05–27,15°C dan kelembaban udara 77,25–84,75%.
Analisis Habitat Kepiting Berdasarkan Tegakan Mangrove Di Desa Dudepo, Kecamatan Anggrek Kabupaten Gorontalo Utara Soi, Ratna; Utina, Ramli; Hamidun, Marini Susanti
Jambura Edu Biosfer Journal Vol 7, No 1 (2025): Jambura Edu Biosfer Journal
Publisher : Fakultas MIPA Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34312/jebj.v7i1.27585

Abstract

Hutan mangrove merupakan salah satu ekosistem pesisir yang berfungsi sebagai habitat penting bagi kepiting dan biota asosiasi lainnya. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan komposisi spesies kepiting berdasarkan tegakan mangrove, nilai keanekaragaman kepiting, serta parameter habitat kepiting di Desa Dudepo, Kecamatan Anggrek, Kabupaten Gorontalo Utara. Penelitian lapangan dilakukan pada tahun 2023 dengan metode survei deskriptif melalui purposive sampling pada dua stasiun, yaitu tegakan Avicennia alba dan Rhizophora apiculata. Data dianalisis secara deskriptif dan kuantitatif menggunakan indeks keanekaragaman Shannon–Wiener. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tegakan Avicennia alba ditemukan 10 spesies kepiting dengan total 75 individu, sedangkan pada tegakan Rhizophora apiculata ditemukan 11 spesies dengan total 97 individu. Nilai indeks keanekaragaman pada stasiun I sebesar 2,17 dan pada stasiun II sebesar 2,24; keduanya tergolong kategori sedang. Parameter habitat menunjukkan kisaran suhu 28–30°C, pH 6,53–7,27, salinitas 23–25‰, dan DO 4,5–5 mg/L dengan substrat lumpur hingga lumpur berpasir. Pada kedua stasiun juga ditemukan 5 spesies biota asosiasi. Temuan ini menunjukkan bahwa habitat mangrove di Desa Dudepo masih mendukung keberadaan komunitas kepiting, dengan kondisi yang relatif lebih baik pada tegakan Rhizophora apiculata
Respon Eksplan Tangkai Daun Dan Batang Muda Mangrove (Bruguiera gymnorrhiza L.) pada Media dengan Penambahan IAA dan Kinetin Moha, Tri Vinesa; Kandowango, Novri Youla; Ahmad, Jusna; Febriyanti, Febriyanti; Pagalla, Devi Bunga; Husain, Indriati
Jambura Edu Biosfer Journal Vol 7, No 1 (2025): Jambura Edu Biosfer Journal
Publisher : Fakultas MIPA Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34312/jebj.v7i1.27840

Abstract

Ekosistem mangrove memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas lingkungan pesisir, namun keberadaannya terus mengalami tekanan akibat aktivitas manusia. Salah satu spesies mangrove yang penting untuk dikembangkan dalam upaya rehabilitasi kawasan pesisir adalah Bruguiera gymnorrhiza L. Ketersediaan bibit secara konvensional masih menjadi kendala karena membutuhkan waktu relatif lama dan sangat bergantung pada ketersediaan bahan tanam di alam. Oleh karena itu, kultur jaringan in vitro menjadi salah satu alternatif potensial untuk mendukung perbanyakan tanaman mangrove secara lebih cepat dan terkontrol. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi IAA dan kinetin terhadap induksi kalus pada eksplan tangkai daun dan batang muda mangrove Bruguiera gymnorrhiza L. secara in vitro. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan rancangan acak lengkap (RAL). Perlakuan yang digunakan terdiri atas P1, yaitu 0,25 ppm IAA + 0,25 ppm kinetin; P2, yaitu 0,5 ppm IAA + 0,5 ppm kinetin; P3, yaitu 0,75 ppm IAA + 0,75 ppm kinetin; P4, yaitu 1 ppm IAA + 1 ppm kinetin; dan P5 sebagai kontrol tanpa penambahan IAA dan kinetin. Setiap perlakuan diulang sebanyak tiga kali. Parameter yang diamati meliputi waktu muncul kalus, morfologi kalus, dan warna kalus. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan P1 memberikan respons terbaik terhadap induksi kalus dengan waktu muncul kalus tercepat, yaitu pada 19 hari setelah tanam (HST). Kalus yang terbentuk pada perlakuan tersebut memiliki karakteristik berwarna kuning. Hasil ini menunjukkan bahwa kombinasi IAA dan kinetin pada konsentrasi rendah berpotensi mendukung induksi kalus pada eksplan tangkai daun dan batang muda Bruguiera gymnorrhiza L. secara in vitro.