cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
Jambura Journal of Health Sciences and Research
ISSN : 26230674     EISSN : 2655643X     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Jambura Journal of Health Sciences and Research is a health scientific journal which published original articles of public health. This articles Published Twice a year in January and July. Which Focus and Scope in public health issues, including : Epidemiology, Health Education and Promotion, Environmental Health, Occupational Health and Safety, Health Administration and Policy, Biostatistics, Reproductive Health, Hospital Management, Nutrition Science, Health Information System. Moreover, Author can submit articles on any issue relating to public health with editor consideration.
Arjuna Subject : -
Articles 352 Documents
PEMANFAATAN LIMBAH URIN SAPI SEBAGAI BAHAN BAKU PEMBUATAN PUPUK ORGANIK CAIR DENGAN PENAMBAHAN KULIT BUAH NANAS, ECENG GONDOK DAN EM4 Suma, Juwita; Karim, Nurhayati
Jambura Journal of Health Sciences and Research Vol 6, No 4 (2024): OKTOBER: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/jjhsr.v6i4.27221

Abstract

Limbah berupa urin sapi, kulit buah nanas dan eceng gondok dapat menimbulkan masalah bagi lingkungan jika pengelolaan yang tidak tepat diterapkan. Oleh karena itu, ketiga bahan ini perlu diolah menjadi POC, karena sifatnya yang cair akan membuat tanaman mudah menyerap nutrisinya. Kebaruan penelitian ini melakukan uji sampel urin sapi sebagai bahan pembuatan pupuk dengan menggunakan aktivator yang berbada. Tujuan penelitian ini mengetahui manfaat limbah urin sapi sebagai bahan pembuatan pupuk organik cair dengan menambahkan kulit buah nanas, eceng gondok dan penambahan EM4. Metode penelitian Penelitian ini termasuk jenis penelitian True experimental dengan 3 perlakuan yaitu P1 (Urin sapi 500 ml, kulit nanas 250 ml dan EM4 250 ml), P2 (Urin sapi 500, eceng gondok 250 ml dan EM4 250 ml), P3 (Urin sapi 250 ml, kulit nanas 250 ml, eceng gondok 250 ml dan EM4 250 ml). Hasil penelitian memperoleh nilai pH yaitu P1= 6,14, P2 = 6,30, dan P3 = 4,40, temperatur yaitu P1 = 29°C, P2 = 30°C, dan P3= 29°C. Kualitas kimia yaitu Nitrogen P1 = 2%, P2 = 1,34%, dan P3 = 1, 13, Fosfor P1 = 4%, P2 = 3%, dan P3 = 2%, Kalium P1 = 2,5%, P2 = 2,5%, dan P3 = 2,5% serta C. Organik P1 = 15%, P2 = 10%, dan P3 = 15%. Kesimpulan pada penelitian ini bahwa setiap perlakuan memenuhi syarat sesuai dengan peraturan Kementan No. 261 Tahun 2019.
DETERMINAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI PUSKESMAS KEUMALA KAPUBATEN PIDIE Azkia, Nisa Ulfa; Aramico, Basri; Ichwansyah, Fahmi
Jambura Journal of Health Sciences and Research Vol 6, No 3 (2024): JULI: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/jjhsr.v6i3.24202

Abstract

Stunting merupakan permasalahan gizi pada balita di dunia saat ini khususnya di negara berkembang yang ditandai dengan tinggi badan tidak sesuai dengan umurnya dan tinggi badan kurang jika dibandingkan anak lain seusianya. Kebaruan penelitian menganalisis data tiga tahun berturut-turut menggunakan data Elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (EPPGBM). Penelitian bertujuan untuk mengetahui determinana kerjadian stunting pada balita. Penelitian merupakan penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang mempunyai balita sebanyak 1.293 ibu balita. Sampel dalam penelitian ini adalah ibu balita yang berjumlah 1.270. Penelitian ini dilakukan di wilayah kerja puskesmas Keumala Kabupaten Pidie pada bulan Desember-Mei 2023. Pengumpulan data di lakukan dengan data Elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (EPPGBM) dan di uji menggunakan analisis univariat dan bivariat menggunakan analisis chi square. Hasil uji chi square diketahui ada hubungan status gizi balita dengan kejadian stunting pada tahun 2020, 2021, dan 2022 dengan P-value secara berturut turut (0,001), (0,002), (0,004). Ada hubungan usia balita dengan kejadian stunting pada tahun 2020, 2021, dan 2022 dengan P-value secara berturut turut (0,001), (0,002), (0,002). Tidak terdapat hubungan jenis kelamin dengan kejadian stunting pada tahun 2020 dan 2021 dengan P-value berturut (0,673), (0,603). Ada hubungan jenis kelamin dengan kejadian stunting pada tahun 2021 dengan Pvalue (0,006). Kesimpulan terdapat hubungan antara status gizi balita, dan usia balita dengan kejadian stunting selama pada tahun 2020-2022, tidak hubungan jenis kelamin dengan kejadian stunting pada tahun 2020-2021, namun ada hubungan jenis kelamin dengan kejadian stunting pada tahun 2022.
PENGARUH FAKTOR PERSONAL DAN MANAJEMEN K3 TERHADAP UNSAFE ACTION DAN CONDITION PENYEBAB KECELAKAAN KERJA PADA PROYEK TBBM TANJUNG BATU Ganti, Muhammad; Sukwika, Tatan; Sugiarto, Sugiarto
Jambura Journal of Health Sciences and Research Vol 6, No 4 (2024): OKTOBER: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/jjhsr.v6i4.27043

Abstract

Kecelakaan kerja di industri konstruksi dapat mengakibatkan kerugian material dan non-material. Penelitian ini menganalisis pengaruh faktor personal dan manajemen Kesehatan, Keselamatan, dan Keamanan Kerja (K3) terhadap tindakan dan kondisi tidak aman di proyek Terminal BBM (TBBM) Tanjung Batu. Kebaruan penelitian ini terletak pada penemuan bahwa pendidikan dan pengalaman kerja memiliki dampak negatif terhadap tindakan tidak aman, menunjukkan bahwa peningkatan dalam kedua aspek ini berpotensi mengurangi risiko tindakan tidak aman secara signifikan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis faktor personal dan manajemen K3 terhadap tindakan tidak aman dan kecelakaan kerja. Metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan survei digunakan, dengan data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Faktor personal yang diteliti meliputi usia, pendidikan, pengalaman kerja, dan kesadaran K3, sedangkan manajemen K3 mencakup kebijakan, prosedur, pelatihan, dan pengawasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor personal dan manajemen K3 berpengaruh signifikan terhadap tindakan dan kondisi tidak aman. Pendidikan dan pengalaman kerja memiliki hubungan negatif dengan tindakan tidak aman, berarti semakin tinggi pendidikan dan pengalaman, semakin rendah tindakan tidak aman. Kebijakan dan pelatihan K3 efektif dalam mengurangi kondisi tidak aman. Penelitian menyimpulkan bahwa meningkatkan pendidikan dan pelatihan serta memperkuat manajemen K3 dapat mengurangi tindakan dan kondisi tidak aman, sehingga mengurangi risiko kecelakaan di proyek TBBM Tanjung Batu.
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEKAMBUHAN PADA PASIEN SKIZOFRENIA RSUD MADANI PROVINSI SULAWESI TENGAH Parmin, Parmin; Larasati, Rahma Dwi; Kusbin, Irnawati
Jambura Journal of Health Sciences and Research Vol 6, No 1 (2024): JANUARI: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/jjhsr.v6i1.20918

Abstract

Skizofrenia merupakan masalah psikologis yang bisa menimpa siapa saja. Skizofrenia adalah masalah penalaran dan kearifan, terkadang perasaan dibatasi oleh kekuatan dari luar diri, mimpi, ketidakseimbangan mental, dan perubahan sentimen aneh yang bercampur dengan keadaan sebenarnya. Kebaruan dalam penelitian ini karena menganalisis faktor yang berhubungan dengan kekambuhan pada pasien skizofrenia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis korelasi antara kepatuhan minum obat, dukungan keluarga dan dukungan lingkungan sekitar dengan kekambuhan pada pasien Skizofrenia di Poli Jiwa Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Madani Provinsi Sulawesi Tengah. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan jumlah sampel sebanyak 44 responden yang diambil dengan teknik purposive sampling. Data diolah dengan SPSS dan dianalisis menggunakan uji chi-square dengan derajat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukan bahwa dukungan keluarga (p= 0,025), kepatuhan minum obat (p= 0,001) berkorelasi dengan kekambuhan pada pasien Skizofrenia. Kesimpulan dari penelitian ini terdapat hubungan antara dukungan keluarga dan kepatuhan minum obat dengan kekambuhan pada pasien Skizofrenia di RSUD Madani.
STRATEGI IMPLEMENTASI PROGRAM K3 DALAM PENINGKATAN PRODUKTIVITAS KARYAWAN PADA BAGIAN PRODUKSI MENGGUNAKAN: METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS Pratiwi, Dian; Sukwika, Tatan; Gusdini, Ninin
Jambura Journal of Health Sciences and Research Vol 6, No 2 (2024): APRIL: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/jjhsr.v6i2.24651

Abstract

Kurangnya keterlibatan karyawan dalam pengambilan keputusan terkait K3 menjadi penyebab kecatatan kecelakaan dan cedera yang masih tinggi. Kondisi tersebut diperparah dengan kompetensi dalam melaksanakan program K3 masih terbatas dan ketidakpastian dampak program K3 terhadap produktivitas karyawan. Permasalahan penelitian menyoroti laporan kejadian kecelakaan kerja pada bagian produksi sehingga mendorong pengelola Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) untuk meningkatkan implementasi program K3 pada bagian produksi bidang Health and Safety Environment (HSE) Inspection, HSE Meeting, HSE Training, dan HSE Promotion. Kebaruan penelitian ini menyusun strategi kegiatan K3 melalui promosi safety dan budaya K3 di tempat kerja. Tujuan penelitian yaitu menentukan prioritas strategi meningkatkan produktivitas karyawan dibidang produksi berdasarkan alternatif program K3. Metode penelitian menggunakan Analytical Hierarchy Process (AHP) dengan skala Consistency Index dibawah 10%. Hasil menunjukkan bahwa kriteria terbanyak bagi responden terhadap Strategi Penerapan Program adalah kriteria untuk mendorong promosi K3 sebesar 33,55%, kemudian kriteria peningkatan produktivitas sebesar 33,45% dan untuk kriteria peningkatan program K3 sebesar 33%. Urutan prioritasnya sebagai berikut partisipasi pertama dalam pengenalan sistem manajemen K3 sebesar 21,1%, safety games sebesar 20,3%, sosialisasi pelatihan dan pendampingan pemberian informasi sebesar 20,2%, pemberian informasi sebesar 19,9% dan terakhir Pemeriksaan Kesehatan rutin sebesar 18,5%. Kesimpulan dari analisis tersebut adalah prioritas utama untuk meningkatkan K3 adalah mendorong promosi K3, peningkatan produktivitas, dan peningkatan program K3.
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI DARI FRAKSI ETIL ASETAT EKSTRAK METANOL DAUN KERAI PAYUNG (Filicium decipiens) TERHADAP BAKTERI Propionibacterium acne. Br Sihite, Rani Marselina; Br Karo, Reh Malem; Simanjuntak, Nerly Juli Pranita
Jambura Journal of Health Sciences and Research Vol 6, No 3 (2024): JULI: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/jjhsr.v6i3.26252

Abstract

Kerai payung (Filicium-decipiens) merupakan tanaman yang termasuk kedalam keluarga sapindaceae, dengan penghasil saponin yang cukup beracun. P acne yaitu bakteri gram-positif  yang bisa hidup dengan cara anaerob fakultatif (tidak ada oksigen). Kebaruan dari penelitian ini adalah melakukan uji aktivitas antibakteri dari fraksi etil asetat ekstrak metanol daun kerai payung (filicium-decipiens) terhadap bakteri propionibacterium acne. Tujuan pengujian ini adalah agar dapat memahami aktivitas dari antibakteri ekstrak daun kerai payung dalam proses penghambatan perkembangan p acne. Ekstrak didapat dengan cara proses maserasi memakai metanol. kemudian diteruskan keproses partisi sampai didapatkan fraksi etil asetat. Konsentrasi fraksi etil asetat daun kerai payung dibuat dengan variasi konsentrasi sebagai berikut: 5 %, 10 %, 25 %, 50 %, 75 %, 100 %. Uji tersebut dibuat memakai metode difusi cakram. Berdasarkan hasil pengujian didapat zona hambat terbesar pada konsentrasi ekstrak 75% yaitu konsentrasi paling efektif untuk menghambat pertumbuhan Propionibacterium acne karena mempunyai rata-rata zona hambat tertinggi sebesar 23,88 mm. Konsentrasi 5 %, 10 %, 25 %, 50 %, 100 % merupakan  7.25 mm, 8.88 mm, 9.00 mm, 9.63 mm, 13.00 mm. Kontrol positif(+) adalah Cifrofloxacin 41.38 mm. Kesimpulan bahwa fraksi etil asetat ekstrak metanol kerai payung (Filicium-decipiens) mempunyai aktivitas sebagai antibakteri P acne.
BEBAN KERJA DAN BURNOUT SYNDROME PADA PEKERJA KANTOR INSPEKTORAT KABUPATEN SLEMAN SELAMA MASA PANDEMI COVID-19 Herysni, Salma; Kuntari, Titik
Jambura Journal of Health Sciences and Research Vol 6, No 2 (2024): APRIL: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/jjhsr.v6i2.21192

Abstract

Pandemi COVID-19 menyebabkan perubahan beban dan pola kerja dalam berbagai aspek pekerjaan. Hal tersebut juga terjadi di Inspektorat yang menjalankan fungsi pengawasan. Pandemi menyebabkan perubahan teknis pelaksanaan sebagian besar pekerjaan inspektorat, dari offline menjadi online. Jam kerja juga lebih panjang daripada masa sebelum pandemi. Penelitian tentang beban kerja dan hubungannya dengan kejadian burnout syndrome pada masa pandemi di Inspektorat belum pernah dilakukan. Penelitian bertujuan untuk menjelaskan hubungan antara beban kerja dengan kejadian burnout syndrome pada pekerja Kantor Inspektorat Kabupaten Sleman selama pandemi COVID-19. Penelitian cross-sectional melibatkan 50 pekerja Kantor Inspektorat Kabupaten Sleman dan dilaksanakan pada Oktober – November 2023. Peneliti menggunakan kuesioner NASA-TLX untuk mengukur beban kerja, dan MBI-GS untuk mengukur kejadian burnout.  Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar partisipan memiliki beban kerja yang tinggi (54%) dan mengalami burnout sedang (52%). Tingkat usaha merupakan faktor yang paling menentukan besarnya beban kerja pegawai, sedangkan dimensi kemampuan profesional menjadi faktor yang paling menentukan kejadian burnout syndrome. Chi-square test untuk menguji hubungan beban kerja dengan burnout menunjukkan hasil yang signifikan (P-value=0,020; OR=5,0; CI=1,208-20,688). Uji regresi logistik menunjukkan beban kerja yang sangat tinggi meningkatkan risiko pegawai untuk mengalami burnout syndrome dibandingkan mereka dengan beban kerja ringan dan sedang (P-value=0,013; aOR=7,445; CI=1,528-36,265). Kesimpulan terdapat hubungan yang cukup signifikan antara beban kerja dengan kejadian burnout syndrome pada pekerja Kantor Inspektorat Kabupaten Sleman selama pandemi COVID-19.
EVALUASI PENGGUNAAN SERUM DAN PLASMA YANG DISIMPAN PADA TABUNG CLOTING ACTIVATOR DAN NAF SELAMA 6 DAN 24 JAM PARAMETER GLUKOSA DARAH Prihandono, Dwi Setiyo; Kesuma, Suryanata; Widyadari, Effie Raissa
Jambura Journal of Health Sciences and Research Vol 6, No 3 (2024): JULI: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/jjhsr.v6i3.21870

Abstract

Pemeriksaan laboratorium klinik akan memiliki mutu yang baik apabila ketepatan (akurasi) dan ketelitiannya (presisi) juga baik. Salah satu parameter pemeriksaan yang dilakukan di laboratorium adalah pemeriksaan kadar glukosa darah. Kebaruan dari penelitian ini karena meneliti tentang evaluasi penggunaan serum dan plasma yang disimpan pada tabung cloting activator dan NaF selama 6 dan 24 jam parameter glukosa darah. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis rata-rata persentase penurunan, akurasi, presisi, dan total error pada pemeriksaan glukosa menggunakan tabung cloting activator dan tabung NaF selama segera, 6, dan 24 jam. Sampel dalam penelitian ini adalah darah mahasiswa jurusan teknologi laboratorium medis Poltekkes Kemenkes Kaltim sebanyak 40 spesimen. Data hasil diolah menggunakan aplikasi Microsoft excel. Hasil penelitian ini didapatkan rata-rata persentase penurunan tabung cloting activator 6 dan 24 jam sebesar 17,2% dan 24%. Rata-rata persentase penurunan tabung NaF 6 dan 24 jam sebesar 14,3% dan 20,9%. Akurasi pemeriksaan glukosa menggunakan tabung cloting activator 6 jam terhadap tabung cloting activator segera, tabung cloting activator 24 jam terhadap tabung cloting activator segera, tabung NaF 6 jam terhadap tabung NaF  segera, tabung NaF 24 jam terhadap tabung NaF segera sebesar -17,2%, -24.1%, -14.4%, dan -21.0%. Presisi pemeriksaan sebesar 8,3%, 10,6%, 7,2%, dan 7,3%. Total error pemeriksaan sebesar 33,5%, 44,7%, 28,7%, dan 35,4%. Kesimpulan bahwa terdapat perbedaan klinis pada pemeriksaan glukosa menggunakan tabung cloting activator dan tabung NaF selama 6, dan 24 jam. 
PERSEPSI REMAJA TENTANG MANFAAT DAN HAMBATAN DALAM PENCEGAHAN HIPERTENSI DI KOTA JAYAPURA Tuturop, Katarina Lodia
Jambura Journal of Health Sciences and Research Vol 6, No 3 (2024): JULI: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/jjhsr.v6i3.23650

Abstract

Secara global, 1 dari 25 remaja berusia 12-19 tahun mengalami hipertensi. Memiliki sifat “the silent killer” atau penyakit yang tanpa gejala menjadikan pentingnya upaya pengendalian tekanan darah sejak dini. Kebaruan dalam penelitian ini karena meneliti tentang persepsi remaja tentang manfaat dan hambatan dalam pencegahan hipertensi. Tujuan penelitian untuk menganalisis persepsi remaja mengenai manfaat dan hambatan dalam perilaku pencegahan penyakit hipertensi di Kota Jayapura. Metode penelitian menggunakan desain studi deskriptif kuantitatif. Populasi adalah mahasiswa di Universitas Cenderawasih dan Universitas Sains dan Teknologi Jayapura yang berusia 18-24 tahun. Sampel berjumlah 72 orang dengan teknik proportionate stratified random sampling. Data dikumpulkan dengan wawancara menggunakan kuesioner dan dianalisis secara univariat. Hasil penelitian menemukan remaja yang mengalami hipertensi sebanyak 4 (6%) orang. Dimana dari 4 remaja yang mengalami hipertensi terdapat sebanyak 3 (5,7%) remaja yang berusia 21-25 tahun, dan 1 orang (5,3%) yang berusia 18-20 tahun, sebanyak 2 (4,7%) remaja berjenis kelamin perempuan, dan 2 (4,7%) remaja berjenis kelamin laki-laki, serta sebanyak 1 (2,1%) remaja memiliki riwayat hipertensi pada keluarga. Remaja yang memiliki persepsi tentang manfaat perilaku pencegahan hipertensi pada kategori baik sebanyak 70 (97,2%) orang, dan remaja yang memiliki persepsi tidak memiliki hambatan dalam perilaku pencegahan hipertensi sebanyak 63 (87,5%) orang. Kesimpulan bahwa sebagian besar remaja memiliki persepsi baik dalam manfaat pencegahan hipertensi dan tidak memiliki hambatan dalam perilaku pencegahan hipertensi.
ANALISIS KEBISINGAN DAN KUALITAS UDARA PADA PROYEK KONSTRUKSI PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA GAS UAP (PLTGU) MUARA TAWAR 650 MW Audah, Mesfi El; Sukwika, Tatan; Sugiarto, Sugiarto
Jambura Journal of Health Sciences and Research Vol 6, No 4 (2024): OKTOBER: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/jjhsr.v6i4.27082

Abstract

Proyek pembangkit listrik tenaga gas uap (PLTGU) Muara Tawar 650 MW menimbulkan risiko kebisingan dan polusi udara yang signifikan. Penelitian ini mengidentifikasi masalah terkait tingginya tingkat kebisingan di beberapa lokasi dan kualitas udara yang terpengaruh oleh aktivitas konstruksi. Evaluasi diperlukan untuk memastikan kepatuhan terhadap standar lingkungan dan perlindungan kesehatan masyarakat. Penelitian ini menawarkan kebaruan dengan menilai dampak spesifik dari proyek PLTGU Muara Tawar 650 MW terhadap kebisingan dan kualitas udara di lokasi konstruksi. Tujuan Penelitian untuk mengetahui konsentrasi polutan dalam udara lingkungan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan kualitas udara terkait pembangunan proyek PLTGU Muara Tawar 650 MW. Metode penelitian ini meliputi uji lingkungan udara ambien secara kuantitatif gravimetri, uji emisi menggunakan metode CEMS (Continuous Emission Monitoring System), dan analisis manajemen kebisingan. Hasil penelitian secara keseluruhan menemukan bahwa meskipun kebisingan di beberapa titik pengukuran melebihi batas yang dipersyaratkan, namun begitu pengendalian kualitas udara menunjukkan hasil yang positif dengan parameter yang berada dalam batas aman. Studi ini menyimpulkan bahwa kebisingan pada umumnya berada dalam batas aman sesuai baku mutu lingkungan.

Filter by Year

2019 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 8, No 2 (2026): APRIL: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 8, No 1 (2026): JANUARI: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 7, No 4 (2025): OKTOBER: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 7, No 3 (2025): JULI: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 7, No 2 (2025): APRIL: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 7, No 1 (2025): JANUARI: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 6, No 4 (2024): OKTOBER: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 6, No 3 (2024): JULI: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 6, No 2 (2024): APRIL: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 6, No 1 (2024): JANUARI: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 5, No 4 (2023): OKTOBER: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 5, No 3 (2023): JULI: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 5, No 2 (2023): APRIL: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 5, No 1 (2023): JANUARI: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 4, No 3 (2022): OKTOBER: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 4, No 2 (2022): Jambura Journal of Health Sciences and Research Vol 4, No 2 (2022): JULI: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 4, No 1 (2022): JANUARI: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 4 (2022): SPECIAL EDITION JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 3, No 2 (2021): JULI: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 3, No 1 (2021): JANUARI: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 2, No 2 (2020): JULI: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 2, No 1 (2020): JANUARI: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 1, No 2 (2019): JULI: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 1, No 2 (2019): July Vol 1, No 1 (2019): JANUARI More Issue