cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
Jambura Journal of Health Sciences and Research
ISSN : 26230674     EISSN : 2655643X     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Jambura Journal of Health Sciences and Research is a health scientific journal which published original articles of public health. This articles Published Twice a year in January and July. Which Focus and Scope in public health issues, including : Epidemiology, Health Education and Promotion, Environmental Health, Occupational Health and Safety, Health Administration and Policy, Biostatistics, Reproductive Health, Hospital Management, Nutrition Science, Health Information System. Moreover, Author can submit articles on any issue relating to public health with editor consideration.
Arjuna Subject : -
Articles 352 Documents
ANALISIS REGRESI LOGISTIK ORDINAL UNTUK MENGETAHUI FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN STUNTING DI KECAMATAN BATUDAA PANTAI Jusuf, Herlina; Adityaningrum, Amanda; Rahim, Eman
Jambura Journal of Health Sciences and Research Vol 6, No 1 (2024): JANUARI: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/jjhsr.v6i1.21206

Abstract

Stunting merupakan gangguan pertumbuhan yang terjadi akibat kurangnya asupan nutrisi, seringnya terjadinya infeksi, dan kurangnya stimulasi psikososial yang memadai, terutama pada periode 1000 hari pertama kehidupan seorang anak. Tujuan penelitian untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi status gizi balita di Kecamatan Batudaa Pantai dengan menggunakan metode regresi logistik. Kebaruan penelitian ini karena menggunakan metode regresi logistic untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi status gizi balita.  Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode deskriptif dan analisis regresi logistik ordinal. Sampel penelitian melibatkan 33 balita stunting yang ditentukan dengan teknik pengumpulan data Accidental Sampling. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa usia ibu melahirkan (X2), Pengahsilan (X7), dan asupan makanan (X11) memiliki pengaruh yang signifikan terhadap balita yang berstatus Stunting. Kesimpulannya yaitu usia ibu melahirkan, pengahsilan, dan asupan makanan merupakan faktor-faktor yang mempengaruhi status gizi balita di Kecamatan Batudaa Pantai.
PENGARUH BERAT BADAN LAHIR RENDAH (BBLR) DAN STATUS GIZI DENGAN PERKEMBANGAN BALITA USIA 3-5 TAHUN Wigati, Dhiyan Nany; Untari, Sri; Sahara, Rizki
Jambura Journal of Health Sciences and Research Vol 7, No 1 (2025): JANUARI: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/jjhsr.v7i1.29138

Abstract

Masalah kesehatan yang dihadapi masyarakat adalah BBLR, yang dapat menyebabkan perkembangan abnormal kognitif dan motorik yang tidak sesuai dibanding anak-anak dengan BBLR, bayi dengan BBLR lebih mungkin meninggal. Salah satu ukuran tingkat kesehatan masyarakat adalah status gizi. Balita yang kekurangan gizi akan menderita kelainan perkembangan, termasuk retardasi perkembangan kognitif di samping gangguan perkembangan motorik. Kebaruan penelitian ini adalah pengaruh berat badan lahir rendah (bblr) dan status gizi dengan perkembangan balita. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh berat badan lahir rendah(BBLR) dan Status gizi dengan perkembangan balita usia 3-5 tahun. Desain penelitian yang digunakan adalah Cross Sectional. Metode penelitian observasional analitik. Analisis bivariat menggunakan Spearman Rank, sedangkan analisis multivariat menggunakan regresi berganda. Hasil uji statistik Spearman Rank memperlihatkan ada pengaruh BBLR terhadap tumbuh kembang balita (nilai p 0,000, 0,05), dan ada pengaruh status gizi terhadap tumbuh kembang balita (nilai p 0,018, 0,05). Hasil analisis multivariat antara pengaruh BBLR dan Status Gizi dengan perkembangan balita dari nilai R Square variabel BBLR dan status gizi secara simultan (bersama-sama) berpengaruh terhadap variabel perkembangan balita sebesar 45,5 %. Dilihat dari nilai p = 0,000  variabel BBLR serta status gizi memberi pengaruh pada perkembangan balita. Penelitian ini menunjukan adanya pengaruh Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) dan Status Gizi dengan Perkembangan Balita Usia 3-5 tahun.
STRATEGI INTEGRATIF UNTUK MENINGKATKAN KESELAMATAN DAN KETAHANAN BENCANA BANJIR MELALUI PELATIHAN KOMUNITAS DAN INOVASI KONSTRUKSI BERKELANJUTAN Hidayat, Husnil; Nurcihikita, Tiara; Giswantoro, Pandu
Jambura Journal of Health Sciences and Research Vol 7, No 1 (2025): JANUARI: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/jjhsr.v7i1.27625

Abstract

Banjir merupakan ancaman serius yang semakin sering melanda Indonesia, terutama di daerah pesisir dan bantaran sungai. Desa Muara Kuamang di Kabupaten Bungo menjadi salah satu contoh nyata. Wilayah ini secara rutin dilanda banjir, terutama pada musim hujan, dengan dampak yang semakin meluas. Data terbaru menunjukkan bahwa banjir telah merendam 83 dusun atau kelurahan, mengakibatkan 9.820 kepala keluarga (sekitar 21.949 jiwa) kehilangan tempat tinggal sementara dan mengalami kerugian materiil yang signifikan. Kebaruan penelitian karena menawarkan pendekatan yang inovatif dalam mitigasi bencana banjir dengan menggabungkan dua elemen penting yaitu pelatihan berbasis komunitas dan inovasi konstruksi berkelanjutan. Pendekatan ini menempatkan keberlanjutan sebagai inti dari upaya mitigasi, dengan tujuan menciptakan lingkungan yang lebih aman dan tangguh bagi generasi mendatang. Tujuan penelitian untuk mengevaluasi efektivitas pelatihan komunitas dan inovasi konstruksi dalam meningkatkan kesiapsiagaan dan ketahanan masyarakat dan mengeksplorasi secara mendalam kendala-kendala yang dihadapi masyarakat dalam upaya mitigasi bencana banjir. Metode ini menggabungkan teknik kuantitatif dan kualitatif dengan melibatkan 30 responden yang dipilih secara purposive dari seluruh masyarakat Desa Muara Kuamang. Selain itu, penelitian ini juga melibatkan wawancara mendalam dengan 5 responden kunci. Hasil penelitian adalah peningkatan pengetahuan masyarakat tentang risiko banjir melalui pelatihan merupakan langkah yang positif. Namun, penelitian lanjutan diperlukan untuk mengeksplorasi strategi yang lebih efektif dalam mengatasi kendala finansial dan infrastruktur, serta untuk mengukur dampak jangka panjang dari program pelatihan ini. Kesimpulan bahwa pelatihan komunitas merupakan langkah yang efektif dalam meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat.
PENILAIAN KELUHAN HEAT STRESS SECARA SUBJEKTIF DAN FAKTOR-FAKTOR TERKAIT PADA PEKERJA PROYEK DI SEKTOR MINYAK DAN GAS Ariscasari, Putri; Wardiati, Wardiati; Arlianti, Nopa; Syahputra, Andri; Mairani, Tiara; Naimah, Naimah
Jambura Journal of Health Sciences and Research Vol 7, No 1 (2025): JANUARI: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/jjhsr.v7i1.27849

Abstract

Sektor migas merupakan salah satu sektor industri yang memiliki risiko tinggi terhadap paparan panas, selain itu lingkungan kerja yang memiliki suhu tinggi, aktivitas fisik yang berat serta penggunaan alat pelindung diri yang lengkap menjadi penyumbang utama risiko terjadinya stres panas pada pekerja di sektor ini. Kebaruan penelitian ini karena menganalisis keluhan heat stress dengan HSSI yang masih sangat terbatas terutama pada sektor minyak dan gas. Penelitian ini  bertujuan untuk menganalisis faktor risiko terjadinya heat stress pada pekerja proyek minyak dan gas. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Total sampel dalam penelitian ini sebanyak 120 orang, analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi-square. Pengukuran keluhan subjektif pekerja terhadap stres panas menggunakan kuesioner Heat Stress Index standar. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara usia, IMT dan kebiasaan konsumsi obat dengan stres panas. Pekerja yang mengalami stres panas ringan pada usia berisiko lebih tinggi dibandingkan pada usia yang tidak berisiko. Penelitian ini menduga terdapat presentasi yang cukup tinggi keluhan heat stress subjective pada pekerja, namun hasil analisis menunjukkan hanya 20,8% responden yang berada di zona kuning. Kesimpulan bahwa dari beberapa faktor yang diduga memiliki hubungan terhadap heat stress subjective tidak ada satupun variabel yang berhubungan, hal ini kemungkinan berhubungan dengan tindakan pengendalian yang telah dilaksanakan perusahaan sudah sangat baik sehingga dapat meminimalisir kejadian ataupun gejala-gejala heat stress.
HUBUNGAN KEBERSIHAN PAPILLA MAMMAE TERHADAP KEBERADAAN JAMUR Candida albicans PADA IBU MENYUSUI DI PUSKESMAS HARAPAN BARU Azahra, Sresta; Fitri, Dina Firdania; Subaeri, Abdul Holik
Jambura Journal of Health Sciences and Research Vol 7, No 1 (2025): JANUARI: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/jjhsr.v7i1.27390

Abstract

Candida albicans termasuk jamur komensal yang dapat menjadi patogen saat kekebalan tubuh menurun, menyebabkan kandidiasis. Kandidiasis dapat menyerang bagian tubuh, termasuk puting susu dan mulut bayi. Prevalensi kandidiasis pada ibu menyusui dapat bervariasi, tetapi pengetahuan dan praktik kebersihan yang baik dapat membantu mencegah infeksi ini. Kebaruan dalam penelitian ini membersihkan papilla mammae menggunakan foodgrade wipes. Tujuan penelitian untuk menganalisis hubungan kebersihan papilla mammae terhadap keberadaan jamur Candida albicans pada ibu menyusui di Puskesmas Harapan Baru. Jenis penelitian ini quasi eksperimen dengan desain one group pre-post test design. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 30 swab papilla mammae ibu menyusui. Penelitian dilakukan intervensi sebelum swab kedua dengan cara membersihkan area papilla mammae menggunakan tisu basah food grade. Sampel diuji dengan pemeriksaan makroskopik dan pemeriksaan mikroskopis. Hasil uji pemeriksaan makroskopis dan mikroskopis jamur ditemukan sebanyak 7 (23%) positif jamur Candida albicans pada perlakuan sebelum dibersihkan dan sebanyak 23 (7%) positif jamur Candida albicans pada perlakuan sesudah dibersihkan. Hasil korelasi dilakukan uji Chi-square didapatkan p- value 0,008 (p0,05). Kesimpulan ada hubungan antara kebersihan papilla mammae terhadap keberadaan jamur Candida albicans pada ibu menyusui di Puskesmas Harapan Baru.
GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN SIKAP DAN PERILAKU SISWA TENTANG PENCEGAHAN INFEKSI MENULAR SEKSUAL DI MEDAN Rajagukguk, Clara Terecia; Djohan, Djohan; Natali, Oliviti
Jambura Journal of Health Sciences and Research Vol 7, No 1 (2025): JANUARI: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/jjhsr.v7i1.28132

Abstract

Berdasarkan data SKDI tahun 2017, prevalensi tertinggi IMS atau gejala penyakit menular seksual terjadi pada wanita yang belum menikah (20%). Dapat diidentifikasi beberapa faktor risiko yang paling dominan terhadap penularan penyakit menular seksual yaitu umur, perilaku, pengetahuan, dan ekonomi. Kebaruan dari penelitian ini yaitu melihat gambaran tingkat pengetahuan sikap dan perilaku siswa tentang pencegahan infeksi menular seksual. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan tingkat pengetahuan, sikap, dan perilaku siswa/siswi SMAN 4 Medan mengenai pencegahan infeksi menular seksual. Penelitian menggunakan metode deskriptif cross-sectional di SMA Negeri 4 Medan pada bulan Mei 2024. Sampel penelitian diambil dengan teknik purposive sampling (kriteria inklusi dan eksklusi). Jumlah sampel yang diambil berdasarkan rumus Slovin sebanyak 93 orang. Hasil menunjukkan bahwa 29 responden laki-laki (15,3%) dan 81 responden perempuan (42,6%) memiliki pengetahuan baik. Berdasarkan kategori pengetahuan baik, 96 responden (50,5%) memiliki sikap positif, 13 responden (6,8%) memiliki sikap moderat, dan 1 responden (0,5%) menunjukkan sikap negatif. Dalam kategori pengetahuan cukup, 27 responden (14,2%) menunjukkan sikap positif, 17 responden (8,9%) menunjukkan sikap yang cukup, dan 1 responden (0,5%) menunjukkan sikap negatif. Siswa dengan pengetahuan rendah, 27 responden (14,2%) menunjukkan sikap positif, 7 responden (3,7%) memiliki sikap cukup, dan 1 responden (1,6%) memiliki sikap negatif. Kesimpulan penelitian ini bahwa siswa/i SMA Negeri 4 Medan memiliki pemahaman yang cukup baik mengenai pencegahan infeksi menular seksual dimana sebagian besar siswa/i memiliki sikap yang baik terhadap upaya pencegahan IMS. Namun, perilaku dalam pencegahan IMS, mayoritas tergolong kurang.
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA USIA 24 SAMPAI 60 BULAN Simbolon, Sigot Haposan; Halim, Yeni; Meldawati, Meldawati
Jambura Journal of Health Sciences and Research Vol 7, No 1 (2025): JANUARI: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/jjhsr.v7i1.28372

Abstract

Persoalan gizi menjadi satu di antara persoalan yang dialami oleh sejumlah negara di penjuru bumi, tak terkecuali Indonesia. Gizi buruk biasanya diakibatkan tidak seimbangnya nutrisi yang mencukupi yang menjadi bayi tak mampu bertumbuh maupun berkembang seoptimal mungkin. Kebaruan penelitian ini yaitu menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting. Metode penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional menjadi metode penelitian yang dipilih. Instrumen yang diterapkan ialah angket. Adapun sampel penelitian ini ialah balita yang berumur 24 sampai 60 bulan di Puskesmas Panombeian Panei yaitu sebanyak 50 pemberi jawaban. Dalam mengambil sampel diterapkan metode total sampling yang mana data yang didapat lalu dijalankan analisis univariat maupun analisis bivariat melalui uji Chi-square dengan aplikasi SPSS. Pada penilitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara riwayat asupan protein (p=0,049), riwayat ASI ekslusif (p=0,035), dan faktor status ekonomi (p=0,000) terhadap kejadian stunting. Tidak terdapat hubungan yang bermakna antara riwayat asupan kalori, riwayat status penyakit infeksi, riwayat status imunisasi, faktor sanitasi lingkungan (sumber air), riwayat berat badan lahir, jenis kelamin, dan faktor tingkat pengetahuan ibu terhadap kejadian stunting dengan nilai p 0,005. Kesimpulan penelitian ini membuktikan faktor yang berhubungan signifikan dengan stunting adalah riwayat asupan protein, riwayat ASI eksklusif, dan status ekonomi, sedangkan faktor lainnya tidak menunjukkan keterkaitan yang berarti.
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU DAN SIKAP IBU DENGAN PEMERIKSAAN INSPEKSI VISUAL ASETAT Pekabanda, Kartini; Toru, Veronika; Radandima, Ester; Mila, Anthonetha R.H; Rohi, Yublina
Jambura Journal of Health Sciences and Research Vol 7, No 1 (2025): JANUARI: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/jjhsr.v7i1.27647

Abstract

Kanker serviks adalah penyebab utama tingginya tingkat kematian wanita di seluruh dunia. Tingginya risiko yang dihadapi oleh wanita terhadap kanker serviks mendorong pentingnya deteksi dini melalui pemeriksaan Inspeksi Visual Asetat (IVA). Hasil studi pendahuluan Puskesmas Kabaniru menunjukkan bahwa tingkat penemuan awal kanker serviks dapat dilakukan melalui pemeriksaan IVA yang diperuntukkan bagi wanita usia subur masih rendah. Berdasarkan hal tersebut, perlu dikaji berbagai permasalahan yang dihadapi para ibu khususnya wanita usia subur yang telah menikah di area pelayanan Puskesmas Kabaniru. Kebaruan dari penelitian ini adalah peningkatan pengetahuan ibu dan sikap yang lebih positif melalui pendidikan kesehatan yang tepat sasaran dapat secara signifikan mendorong partisipasi dalam pemeriksaan deteksi dini kanker serviks Puskesmas Kabaniru. Desain Penelitian mengadopsi tipe penelitian kuantitatif dan kerangka bentuk penelitian observasional analitik dengan penerapan metode survei serta desain cross-sectional. Subyek penelitian terdiri dari 95 wanita usia subuh yang telah menikah, dengan menerapkan metode pengambilan sampel acak berstrata proporsional, dan unit pengambilan sampelnya adalah tiap kelurahan. Pengumpulan data dilaksanakan melalui wawancara dengan memanfaatkan kuesioner terstruktur. Analisis bivariat dilakukan dengan menerapkan uji chi-square. Hasil penelitian bahwa 58,9% responden belum melakukan pemeriksaan inspeksi visual asetat, 64,3% responden memiliki pemahaman yang rendah tentang pemeriksaan inspeksi visual asetat, dan 54,7% responden memiliki sikap yang kurang terhadap pemeriksaan inspeksi visual asetat. Hubungan positif antara pengetahuan ibu (p=0,000) dengan sikap ibu (p=0,000) berdasarkan pemeriksaan IVA di daerah pelayanan Pusat Kesehatan Masyarakat Kambaniru. Kesimpulan bahwa pengetahuan dan sikap ibu berperan signifikan dalam mendorong partisipasi ibu dalam pemeriksaan IVA.
PERAN PENGAWAS MINUM OBAT DAN PETUGAS KESEHATAN DENGAN PROGRAM TOSS TB TERHADAP PASIEN TB PARU DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS DUMBO RAYA KOTA GORONTALO Saleh, Reinaldi Julfirman; Nurfadillah, Ayu Rofia
Jambura Journal of Health Sciences and Research Vol 7, No 1 (2025): JANUARI: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/jjhsr.v7i1.29146

Abstract

Sebagai upaya menekan angka tuberkulosis paru di Indonesia, pemerintah meluncurkan program TOSS TB pada Juli 2017, melengkapi program DOTS sebelumnya. Berbeda dengan DOTS yang bersifat pasif menunggu pasien datang ke puskesmas, TOSS TB diharapkan dapat meningkatkan deteksi kasus. Program ini pertama kali dicanangkan pada bulan juli 2017 yang melengkapi program sebelumnya yaitu DOTS yang pada dasarnya menggunakan metode menunggu pasien memeriksakan diri di puskesmas sehingga penyakit TB paru hanya sebagian kecil terdeteksi. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara peran Pengawas Minum Obat (PMO) dan petugas kesehatan dengan keberhasilan implementasi TOSS TB pada pasien TB Paru di Puskesmas Dumbo Raya, Kota Gorontalo. Kebaruan penelitian ini terletak pada kajian hubungan antara peran Pengawas Minum Obat (PMO) dan petugas kesehatan dalam pelaksanaan program TOSS TB di Puskesmas Dumbo Raya, Kota Gorontalo, yang memberikan wawasan baru mengenai faktor-faktor lokal yang memengaruhi keberhasilan program penanggulangan TB. Penelitian dengan desain cross-sectional ini melibatkan 39 pasien TB Paru yang dipilih secara acak. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis secara kuantitatif menggunakan uji korelasi berganda dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan adanya korelasi positif dan signifikan antara peran PMO dan petugas kesehatan dengan pelaksanaan program TOSS TB. Kesimpulannya bahwa peran pengawas minum obat dan peran petugas kesehatan terdapat hubungan positif dan signifikan program TOSS TB.
EFEKTIVITAS EKSTRAK DAUN BINAHONG SEBAGAI ANTIBAKTERI DALAM HAND SANITIZER Ginting, Ernawaty; Tambunan, Ika Julianti; Dachi, Kanne; Putri, Nurul Maulida; Pratama, Danawan Heru; Gori, Iradat Novtworian; Hasibuan, Munawwaroh
Jambura Journal of Health Sciences and Research Vol 7, No 1 (2025): JANUARI: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/jjhsr.v7i1.28704

Abstract

Hand sanitizer adalah alat yang sangat baik untuk menghilangkan bakteri di tangan yang dapat menyebabkan penyakit seperti Staphylococcus aureus dan Escherichia coli.  Dengan mengekstraknya daun binahong yang mengandung zat antibakteri flavanoid dan tanin dapat digunakan untuk membuat semprotan pembersih tangan alami. Kebaruan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas ekstrak daun binahong sebagai antibakteri dalam Hand Sanitizer. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas ekstrak daun binahong dalam hand sanitizer sebagai antibakteri dengan menggunakan etanol p.a. Sebagai langkah-langkahnya, dilakukan ekstraksi dan skrining daun binahong, pemilihan formula dasar, formulasi, uji antibakteri, dan evaluasi hand sanitizer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sediaan hand sanitizer daun sirih merah paling disukai formula F3. Hasil uji aktivitas zona hambat menunjukkan bahwa formula F3 memiliki daya hambat paling besar yaitu 18,75 mm terhadap bakteri Escherichia coli. Sebagai perbandingan, formula F1 memiliki daya hambat terbesar yaitu 15,73 mm terhadap bakteri Staphylococcus aureus. Semua pengujian pada sediaan Hand sanitizer memenuhi persyaratan berdasarkan SNI, yang berarti pengujian antibakteri dapat dikatakan “aktif”. Kesimpulannya bahwa ekstrak daun binahong efektif sebagai antibakteri dan dapat digunakan pada hand sanitizer.

Filter by Year

2019 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 8, No 2 (2026): APRIL: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 8, No 1 (2026): JANUARI: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 7, No 4 (2025): OKTOBER: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 7, No 3 (2025): JULI: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 7, No 2 (2025): APRIL: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 7, No 1 (2025): JANUARI: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 6, No 4 (2024): OKTOBER: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 6, No 3 (2024): JULI: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 6, No 2 (2024): APRIL: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 6, No 1 (2024): JANUARI: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 5, No 4 (2023): OKTOBER: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 5, No 3 (2023): JULI: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 5, No 2 (2023): APRIL: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 5, No 1 (2023): JANUARI: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 4, No 3 (2022): OKTOBER: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 4, No 2 (2022): JULI: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 4, No 2 (2022): Jambura Journal of Health Sciences and Research Vol 4, No 1 (2022): JANUARI: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 4 (2022): SPECIAL EDITION JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 3, No 2 (2021): JULI: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 3, No 1 (2021): JANUARI: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 2, No 2 (2020): JULI: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 2, No 1 (2020): JANUARI: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 1, No 2 (2019): July Vol 1, No 2 (2019): JULI: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 1, No 1 (2019): JANUARI More Issue