cover
Contact Name
Saskiyanto Manggabarani
Contact Email
lppm@helvetia.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
keshatanglobal@helvetia.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Global
ISSN : -     EISSN : 26147866     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Kesehatan Global merupakan jurnal yang dikelola dan diterbitkan oleh Pascasarjana Program Studi Magister Kesehatan Institut Kesehatan Helvetia. Jurnal ini memuat artikel penelitian (Research Article) di bidang kesehatan masyarakat yang terkait aspek Kesehatan Lingkungan, Epidemiologi, Kesehatan dan Keselamatan Kerja, Biostatistik Kesehatan, Promosi Kesehatan dan Kesehatan Reproduksi yang akan tersedia secara online. Jurnal Kesehatan Global diterbitkan 3 (tiga) kali setahun, seperti pada bulan Januari, Mei dan September. Artikel yang diterima akan diterbitkan secara online.
Arjuna Subject : -
Articles 132 Documents
Analisis Faktor yang Berhubungan dengan Penerapan 5 Pilar STBM Arif, Armin
Jurnal Kesehatan Global Vol 7, No 1 (2024): Edisi Januari
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jkg.v7i1.5827

Abstract

Pelaksanaan STBM dalam jangka panjang diyakini mampu menurunkan angka kesakitan dan kematian yang diakibatkan oleh sanitasi yang kurang baik dan dapat memengaruhi status kesehatan, masyarakat yang sehat, mandiri dan berkeadilan. Hal ini diharapkan mampu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya. Tujuan dalam penelitian untuk mengetahui pelaksanaan STBM (Sanitasi Total Berbasis Masyarakat) di wilayah kerja Puskesmas Palakka Kecamatan Barru Kabupaten Barru. Rancangan penelitian dalam penelitian ini menggunakan observasional dengan pendekatan Cross Sectional Study  pada bulan Juni-Juli 2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel pengetahuan (ρ=0,001), sikap (ρ=0,036), partisipasi masyarakat (ρ=0,036), sarana dan prasarana(ρ=0,001), dan peran petugas (ρ=0,006) memiliki hubungan dengan pelaksanaan STBM di wilayah kerja Puskesmas Palakka Kecamatan Barru Kabupaten Barru. Pengetahuan memiliki hubungan yang paling kuat dengan pelaksanaan STBM. Perubahan sikap ke arah yang positif perlu didasari oleh pengetahuan yang baik, adanya peran petugas, partisipasi masyarakat dan sarana dan prasarana yang lebih memadai agar pelaksanaan program menjadi maksimal.
Faktor yang Memengaruhi Dukungan Suami Selama Masa Kehamilan dan Persalinan Ibu di Indonesia Yusuf, Ghina Gabrilla; Sari, Nurhalina; Yanti, Dhiny Easter
Jurnal Kesehatan Global Vol 6, No 3 (2023): Edisi September
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jkg.v6i3.5823

Abstract

Dukungan orang terdekat khususnya suami sangat dibutuhkan oleh ibu hamil, suami di harapkan untuk selalu memberikan motivasi, membantu, dan mendampingi ibu hamil baik selama masa kehamilan sampai persalinan, data Laporan Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia  menunjukkan peran suami di Indonesia yang menemani pemeriksaan Kehamilan (89%) dan persalinan di rumah sakit (78%). Penelitian ini bertujuan mengetahui faktor yang memengaruhi dukungan suami selama masa kehamilan dan persalinan ibu di Indonesia tahun 2017. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan rancangan cross sectional dengan populasi sebanyak 14,193 dan sampel penelitian ini sebanyak 9160 pria kawin. Tenik sampling yang digunakan dengan Teknik purposive sampling. uji analisis univariat dan bivariat dengan uji chi square. Hasil analisis didapatkan suami yang mendukung sebanyak 1773(19,4%).  Analisis bivariat menunjukan bahwa ada hubungan antara umur suami (p 0,00; OR 4), tingkat pendidikan suami (p 0,00; OR 10), pekerjaan suami (p 0,035; OR 3,075), kuinti kekayaan (p 0,00, OR 1,8), daerah tempat tinggal ( p 0,00; OR 1,527), tempat tinggal suami berdasarkan pulau (p 0,00; OR 2,2), jumlah anak (p 0,00; OR 0,630) yang memengaruhi dukungan suami. Saran yaitu perlu adanya peningkatan sosialisasi tentang program suami siaga sehingga suami lebih memahami tentang kesehatan serta kebutuhan istri selama masa kehamilan dan persalinan sehingga mau untuk memberikan dukungannya terhadap istri.
Permasalahan Status Gizi Calon Pengantin Wanita Ayu Wantini, Nonik; Maydianasari, Lenna; Ngaisyah, Rr Dewi
Jurnal Kesehatan Global Vol 7, No 2 (2024): Edisi Mei
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jkg.v7i2.6079

Abstract

Status gizi pranikah sangat penting untuk dipersiapkan, mengingat gizi pra konsepsi akan menentukan kualitas anak yang akan dilahirkan kelak. Status gizi calon pengantin wanita (catin) menunjukkan masalah gizi seperti anemia, underweight, obesitas, kurang energy kronis. Banyak faktor yang mungkin mempengaruhi terjadinya masalah gizi tersebut. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan status gizi calon pengantin wanita di Puskesmas Berbah. Jenis penelitian ini adalah survey analitik dengan pendekatan cross sectional, sampelnya adalah calon pengantin wanita yang berkunjung ke Puskesmas Berbah yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Jumlah sampel 81 orang yang dipilih dengan purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah Body Shape Questionnaire (BSQ) untuk body image, International Physical Activity Questionnaire Short Form (IPAQ-SF) untuk aktivitas fisik, dan  Self Regulation of Eating Behaviour Questinnaire (SREBQ) untuk pengaturan diri dalam perilaku makan. Data status gizi diambil dari data sekunder dengan metode dokumentasi. Analisis data menggunakan uji Kendall Tau. Hasil penelitian menunjukkan 58% catin wanita berstatus gizi normal berdasarkan Indeks Massa Tubuh (IMT), Kurang Energi Kronis (KEK) sebesar 25,9%, sebanyak 18,5% anemia, dan 24,7% obesitas sentral. Catin wanita mayoritas tidak memiliki perhatian terhadap bentuk tubuhnya (79%), separuh (50,6%) beraktivitas sedang, dan 81,5% memiliki pengaturan diri kategori sedang dalam perilaku makan. Hasil uji Kendall Tau antara citra diri dengan kejadian obesitas sentral diketahui p-value 0,012, sedangkan faktor lainnya seperti aktivitas fisik, pengaturan diri dalam perilaku makan didapatkan p-value 0,05. Kesimpulannya permasalahan status gizi calon pengantin meliputi KEK, anemia, obesitas sentral dan faktor yang berhubungan dengan status gizi wanita (obesitas sentral) adalah citra diri.
Spasial Kejadian Stunting, Cakupan Inisiasi Menyusu Dini (IMD) dan Cakupan ASI Eksklusif Putri, Sarah Dwi; Najmah, Najmah; Fahrizal, Fery; Trisnawarman, Trisnawarman; Oktarina, Rini; Subroto, Imam
Jurnal Kesehatan Global Vol 7, No 1 (2024): Edisi Januari
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jkg.v7i1.5994

Abstract

Rendahnya cakupan IMD di Indonesia berkolerasi terhadap rendahnya ASI yang dapat menyebabkan tidak terpenuhinya nutrisi yang penting pada anak selama masa 1000 Hari Pertama Kehidupan. Masalah gizi yang dapat terjadi pada masa ini adalah stunting. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran dan perbandingan kejadian stunting, cakupan IMD dan cakupan ASI eksklusif. Penelitian ini menggunakan desain studi ekologi deskriptif. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan analisis spasial dilakukan dengan teknologi Sistem Informasi Geografis (SIG) menggunakan aplikasi Quantum Gis (QGIS). Populasi dan sampel penelitian adalah 16 Kecamatan di Kabupaten Ogan Ilir dan 18 Kecamatan di Kota Palembang. Hasil penelitian menunjukkan kejadian stunting tertinggi di Kabupaten Ogan Ilir berada di Kecamatan Pemulutan Barat (21,2%) dan Kota Palembang berada di Kecamatan Bukit Kecil (1,1%). Cakupan IMD terendah di Kabupaten Ogan Ilir berada di Kecamatan Indralaya Selatan (60,31%) dan Kota Palembang berada di Kecamatan Ilir Barat I (55,61%). Cakupan ASI eksklusif terendah di Kabupaten Ogan Ilir berada di Kecamatan Pemulutan Barat (0%) dan Kota Palembang berada di Kecamatan Ilir Timur I (61,36%). Terdapat perbedaan kasus stunting, cakupan IMD, dan ASI eksklusif di Kabupaten Ogan Ilir dan Kota Palembang.
Analisis Kesiapsiagaan Masyarakat Dalam Menghadapi Bencana di Desa Cikunir, Tasikmalaya, Jawa Barat Wiratama, Rifki; Sriagustini, Isyeu
Jurnal Kesehatan Global Vol 7, No 2 (2024): Edisi Mei
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jkg.v7i2.6018

Abstract

Kurangnya pemahaman dan kesiapsiagaan masyarakat Desa Cikunir dalam menghadapi bencana serta masih adanya kesenjangan antara pengetahuan dan akses terhadap informasi yang belum diketahui oleh masyarakat untuk merancang strategi kesiapsiagaan yang efektif. Tujuan dari penelitian ini untuk menilai kesiapsiagaaan masyarakat di Desa Cikunir Kabupaten Tasikmalaya mengenai bencana. Metode penelitian ini menggunakan deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dengan jumlah sampel sebanyak 232 responden. Teknik pengambilan dilakukan secara seluruh masyarakat yang ada di Desa Cikunis (total sampling). Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat belum siap akan terjadinya bencana pada lingkungan daerah tempat tinggal serta kemungkinan akan terjadinya bencana yang ada disekitar masyarakat baik bencana alam maupun non-alam maka perlu dilakukan upaya untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat Desa Cikunir dalam kesiapsiagaan bencana. Saran untuk penelitian ini lebih meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bencana dapat dilakukan berupa kampanye edukasi yang lebih intensif, menyentuh  beberapa aspek yang meliputi jenis bencana, tanda-tanda awal, dan dampak potensial. Pemerintah setempat juga perlu memastikan informasi tersedia melalui berbagai saluran, melibatkan tokoh masyarakat, dan menyusun strategi pembentukan dan penguatan kesiapsiagaan daerah.
Implementasi Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PIS-PK) di Wilayah Kerja Puskesmas Lawawoi Provinsi Sulawesi Selatan Alam, Samsul
Jurnal Kesehatan Global Vol 6, No 3 (2023): Edisi September
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jkg.v6i3.5763

Abstract

Program Indonesia Sehat dan Pendekatan Keluarga (PIS-PK) merupakan kegiatan kunjungan rumah yang bertujuan untuk meningkatkan akses keluarga terhadap layanan kesehatan yang berkontribusi terhadap terwujudnya Indonesia Sehat.Pengetahuan masyarakat yang masih sangat minim tentang pentingnya keluarga sehat membuat kepala keluarga tidak memahami dan melaksanakan komponen dalam program keluarga sehat. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan  implementasi pogram PIS-PK di Wilayah Kerja Puskesmas Lawawoi Kabupaten  Sidrap Provinsi Sulawesi Selatan. Jenis penelitian adalah kuantitatif  dengan pendekatan Cross Sectional Study. Pengumpulan data dilakukan pada bulan Februari-April 2023 dengan jumlah sampel sebanyak 99 kepala keluarga dengan tekhnik pengambilan sampel yaitu sistem proporsi. Data dianalisis dengan menggunakan Uji Pearson Chi-Square dan Regresi Logistik Ganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel sikap (ρ0,027), sarana dan prasarana (ρ0,000) dan dukungan  pemerintah (ρ0,031)  memiliki hubungan dengan implementasi pogram PIS-PK. Sedangkan Dukungan pemerintah memiliki pengaruh yang paling kuat berpengaruh terhadap implementasi pogram PIS-PK. Perubahan sikap ke arah yang positif perlu didasari oleh pengetahuan yang baik, adanya dukungan pemerintah dan infrastruktur dan prasarana yang lebih memadai agar pelaksanaan program menjadi maksimal.
Hubungan Pengetahuan dan Sikap Tentang Sanitasi Dasar dengan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Siswa Tata, Hernita; Linar, Cut
Jurnal Kesehatan Global Vol 7, No 2 (2024): Edisi Mei
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jkg.v7i2.6012

Abstract

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan faktor penting dalam mencegah penyakit dan meningkatkan kualitas hidup, namun implementasinya di sekolah dasar masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dan sikap tentang sanitasi dasar dengan PHBS pada siswa Sekolah Dasar Negeri 2 Jangka Kabupaten Bireuen. Menggunakan desain cross-sectional, penelitian ini melibatkan populasi sebanyak 173 siswa, dengan sampel 52 siswa perempuan kelas IV dan V yang dipilih melalui stratified random sampling. Kriteria inklusi meliputi kehadiran saat pengumpulan data, kemampuan membaca dan menulis, serta kesediaan berpartisipasi. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner tervalidasi dengan nilai Cronbach's Alpha 0,918 untuk variabel pengetahuan dan 0,907 untuk variabel sikap, dan dianalisis dengan uji Chi-Square. Hasil menunjukkan 50% siswa memiliki pengetahuan baik, 42,3% memiliki sikap positif, dan 32,7% menerapkan PHBS dengan baik. Terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan (p=0,005) dan sikap (p=0,007) tentang sanitasi dasar dengan PHBS. Penelitian ini menunjukkan bahwa ada korelasi antara PHBS dengan tingkat pengetahuan dan sikap terhadap sanitasi dasar. Diharapkan sekolah dan guru dapat berperan lebih besar dalam menyediakan pendidikan dan fasilitas sanitasi dasar, serta tenaga kesehatan dapat meningkatkan pendidikan kesehatan.
Hubungan Keikutsertaan Pada Posyandu Remaja Terhadap Peningkatan Pengetahuan Dalam Menjaga Kesehatan Reproduksi Zuhkrina, Yuli; Martina, Martina; Amelia, Kiki Rezaki
Jurnal Kesehatan Global Vol 7, No 1 (2024): Edisi Januari
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jkg.v7i1.5981

Abstract

Masa remaja menjadi masa yang paling storm and stress, pada masa ini terdapat berbagai macam persoalan dan tantangan yang muncul dari dalam individu itu sendiri (biopsychosocial factors) dan dari lingkungan (enviromental factor). Kurangnya paparan tentang kesehatan reproduksi menimbulkan permasalahan terhadap kesehatanreproduksi remaja yang berusia 12-18 tahun seperti seks bebas, aborsi, penyalahgunaan obat terlarang, kehamilan tidak diinginkan, mengkonsumsi alkohol dan merokok. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan keikutsertaan pada posyandu remaja terhadap peningkatan pengetahuan remaja dalam menjaga kesehatan reproduksi di desa Lubuk Sukon Kecamatan Ingin Jaya Kabupaten Aceh Besar. Desain penelitian menggunakan analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dan sampel menggunakan teknik total sampling yaitu seluruh Remaja di desa Lubuk Sukon terhitung dari bulan Juni s/d September 2023 berjumlah 140 sampel. Penelitian dilakukan di Desa Lubuk Sukon, tanggal 16 s.d 20 Oktober 2023 melalui penyebaran kuesioner. Pengujian validitas kuesioner dilakukan dengan teknik Korelasi Pearson Product Moment, dengan kriteria r hitung lebih besar r tabel dengan tingkat signifikan 0,05. Analisis dari data menggunakan uji Chi Square (CI) 95%, batas kemaknaan yaitu (α: 0,05) dengan menggunakan program computer SPSS dan dimasukkan kedalam tabel contingency untuk menganalisis nilai p-value dengan alpha. Hasil penelitian diperoleh dari 140 responden terdapat 87 yang tidak aktif mengikuti posyandu remaja, sehingga memiliki pengetahuan kurang dalam menjaga kesehatan reproduksi sebanyak 56 (64,4%) dengan nilai p-value 0,000 (p0,05). Kesimpulan terdapat pengaruh mengikuti posyandu remaja terhadap peningkatan pengetahuan remaja dalam menjaga kesehatan reproduksi. Saran diharapkan kader dapat menyesuaikan waktu pelaksanaan posyandu remaja dengan aktifitas remaja di desa Lubuk Sukon Kecamatan Ingin Jaya Kabupaten Aceh Besar.
Hubungan Pengetahuan Slogan “Isi Piringku” dengan Status Gizi Siswa Sekolah Dasar Masluhiya AF, Swaidatul; Maemunah, Neni
Jurnal Kesehatan Global Vol 7, No 2 (2024): Edisi Mei
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jkg.v7i2.5930

Abstract

Masalah gizi pada anak sekolah cukup tinggi. Asupan gizi yang optimal diperlukan dalam tumbuh kembang anak secara fisik maupun kecerdasan. Sosialisasi dan praktek gizi sangat penting diterapkan pada anak usia sekolah. Sebuah inisiatif kesejahteraan masyarakat telah memperkenalkan program "Isi Piringku" untuk mempromosikan gizi seimbang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan slogan “Isi Piringku” dengan status gizi siswa sekolah dasar  di SDN 1 Landungsari Kecamatan Dau Kabupaten Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan analitik kuantitatif dengan desain survei cross-sectional, populasi siswa SD kelas IV, V, dan VI  berjumlah 106 siswa. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara acak, sehingga diperoleh besar sampel sebanyak 84 siswa. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji Chi-Square. Pengetahuan terhadap slogan “Isi Piringku” diukur menggunakan kuesioner skala Likert, sedangkan status gizi anak diukur dengan pengukuran antropometri, meliputi berat badan per umur dan tinggi badan per umur, berdasarkan perhitungan Z-Score standar WHO-NHCS. Analisis data menghasilkan nilai p-value sebesar 0,036 yang berarti ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan slogan “Isi Piringku” dengan status gizi anak di SDN 1 Landungsari, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang. Meningkatkan pengetahuan gizi merupakan aspek penting dalam pendidikan kesehatan, yang mempunyai implikasi potensial dalam menumbuhkan perilaku pola makan yang baik dan dapat berdampak positif terhadap kesejahteraan gizi anak.
Faktor yang Berhubungan dengan Tindakan Tidak Aman pada Anak Buah Kapal (ABK) Kapal Tunda PT. X Indonesia Andini, Rifa Mahira; Herbawani, Chahya Kharin
Jurnal Kesehatan Global Vol 6, No 3 (2023): Edisi September
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jkg.v6i3.5796

Abstract

Meskipun kondisi keselamatan pelayaran yang diharapkan adalah mewujudkan zero accident, nyatanya pada tahun 2022 masih terjadi kenaikan kasus kecelakaan kerja yang disebabkan oleh tindakan tidak aman pada kapal tunda PT. X Indonesia sebesar 0,25% dibandingkan tahun sebelumnya. Tindakan tidak aman disebabkan oleh faktor individu dan faktor pekerjaan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang hubungan dengan tindakan tidak aman pada Anak Buah Kapal (ABK) Kapal Tunda PT. X Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Populasi penelitian berjumlah 160 pekerja dan sampel berjumlah 100 pekerja yang dipilih dengan teknik simple random sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner penelitian terdahulu yang telah diuji validitas dan realibilitasnya. Analisis data yang digunakan adalah univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Hasil penelitian didapatkan bahwa ada hubungan antara umur (p=0,029), tingkat pendidikan (p=0,003), sikap (p=0,000), pengawasan K3 (p=0,000), dan sosialisasi K3 (p=0,000) dengan tindakan tidak aman, sedangkan tidak ditemukan hubungan antara masa kerja (p=0,094), pengetahuan (p=0,072), dan pelatihan K3 (p=0,094) dengan tindakan tidak aman. Disarankan ABK bekerja mengikuti prosedur yang berlaku, saling mengingatkan dan menegur sesama pekerja untuk bertindak aman, serta rajin mengikuti pelatihan dan sosialisasi K3. Perusahaan dapat melakukan sosialisasi K3 dengan melakukan safety morning setiap hari dan melakukan pengawasan K3 secara intensif dan menyeluruh