cover
Contact Name
Saskiyanto Manggabarani
Contact Email
lppm@helvetia.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
keshatanglobal@helvetia.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Global
ISSN : -     EISSN : 26147866     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Kesehatan Global merupakan jurnal yang dikelola dan diterbitkan oleh Pascasarjana Program Studi Magister Kesehatan Institut Kesehatan Helvetia. Jurnal ini memuat artikel penelitian (Research Article) di bidang kesehatan masyarakat yang terkait aspek Kesehatan Lingkungan, Epidemiologi, Kesehatan dan Keselamatan Kerja, Biostatistik Kesehatan, Promosi Kesehatan dan Kesehatan Reproduksi yang akan tersedia secara online. Jurnal Kesehatan Global diterbitkan 3 (tiga) kali setahun, seperti pada bulan Januari, Mei dan September. Artikel yang diterima akan diterbitkan secara online.
Arjuna Subject : -
Articles 132 Documents
Faktor Kelelahan Kerja pada Pekerja Konstruksi Proyek Gama Land Batubara, Zsa Zsa Dwita Sari; Safitri, Ayu Rizky; Siregar, Santy Deasy
Jurnal Kesehatan Global Vol 4, No 1 (2021): Edisi Januari
Publisher : Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat Institut Kesehatah Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jkg.v4i1.4751

Abstract

Kelelahan kerja kerap terjadi pada sektor formal maupun informal seperti industri konstruksi. Kelelahan kerja dapat menyebabkan menurunnya produktivitas kerja dan meningkatkannya kesalahan kerja di tempat kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor kelelahan kerja pada pekerja konstruksi proyek Gama Land Tahun 2020. Penelitian ini menggunakan survei analitik dengan pendekatan cross sectional dengan teknik pengambilan sampel yaitu total sampling sebanyak 103 pekerja. Penelitian dilaksanakan pada bulan November 2019 – Februari 2020. Variabel bebas terdiri dari beban kerja (tensi digital) dan pencahayaan (lux meter), sementara variabel terikat adalah kelelahan kerja (reaction timer). Analisis data yang dilakukan adalah univariat dan bivariat dengan uji chi square dengan batas kemaknaan α = 0,05. Hasil penelitian diperoleh tidak ada hubungan yang bermakna beban kerja dan pencahayaan dengan kelelahan kerja diperoleh dengan nilai p value masing-masing p=0,097 dan p=1,000 0,05. Dapat disimpulkan dengan mayoritas pekerja mengalami beban kerja kategori sedang dengan mengalami kelelahan kerja. Sebanding lurus jika, beban kerja pekerja berat maka semakin tinggi juga tingkat kelelahan yang dirasakan pekerja, sedangkan tingkat pencahayaan dominan terpenuhi dikarenakan kondisi lokasi lingkungan kerja yang terbuka dan tidak membutuhkan sumber pencahayaan bantuan selain sumber pencahayaan alami yaitu matahari maka dari itu mayoritas pekerja tidak mengalami kelelahan kerja dikarenakan pencahayaan di lingkungan kerja sudah terpenuhi. Sebaiknya bagi pekerja konstruksi agar dapat memperhatikan dirinya selama bekerja dan memberikan jeda saat merasakan indikasi kelelahan fisik serta dianjurkan untuk minum air putih atau istirahat agar tidak terjadi dehidrasi.
Faktor yang Berhubungan dengan Kinerja Bidan di Desa Upaya Menurunkan Angka Kematian Neonatal di Kabupaten Tanah Datar Yarnita, Yarnita
Jurnal Kesehatan Global Vol 3, No 3 (2020): Edisi September
Publisher : Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat Institut Kesehatah Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jkg.v3i3.4676

Abstract

Kematian bayi baru lahir (neonatal) masih menjadi permasalahan kesehatan, angka kematian bayi di Indonesia sebesar 32/1000 kelahiran hidup dan kematian neonatal 19/1000 kelahiran hidup. Kematian anak merupakan salah satu indikator untuk mengukur tingkat kesehatan anak dan kesejahteraan keluarga. Risiko terbesar kematian bayi baru lahir (neonatal) terjadi pada 24 jam pertama, minggu pertama dan bulan pertama kehidupannya. Upaya kesehatan yang dilakukan untuk mengurangi risiko tersebut antara lain dengan melakukan pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan dan pelayanan neonatal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kinerja bidan di desa upaya menurunkan angka kematian neonatal di kabupaten tanah datar. Jenis penelitian ini bersifat survey analitik dengan desain penelitian cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh bidan desa di Kabupaten Tanah Datar dengan teknik total populasi dan sampel pada penelitian sebanyak 64 bidan. Pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner dan analisis data meliputi analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel yang berhubungan dengan kinerja bidan meliputi lama kerja (p = 0,045, OR = 5,833), supervisi bidan koordinator (p = 0,014, OR = 4,25),  motivasi (p = 0.014, OR = 4,167), dan kepuasan kerja ( p = 0,043, OR = 3,231). Saran dari peneliti adalah diharapkan kepada pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Datar untuk dapat mensiasati permasalahan kekurangan Sumber Daya Manusia kesehatan dengan penambahan kuantitas SDM serta menstimulasi penempatan SDM yang ada sedangkan instansi puskesmas juga turut fokus dalam mengikuti pelatihan-pelatihan khususnya bagi bidan desa dengan masa kerja yang masih baru dengan pelaksanaan program yang ada.
Loving Touch Baby Massage terhadap Peningkatan Frekuensi Menyusui, Durasi Menyusui, dan Kualitas Tidur Anak Handajani, Diani Octaviyanti; Suprapti, Suprapti; Rokani, Rokani; Rohmawati, Diah Ayu
Jurnal Kesehatan Global Vol 5, No 1 (2022): Edisi Januari
Publisher : Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat Institut Kesehatah Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jkg.v5i1.5012

Abstract

Dalam memberikan nutrisi yang terbaik pada anak dimasa pertumbuhan dan perkembangan, diperlukanya pemberian Air Susu Ibu (ASI), dimana ASI merupakan salah satu pondasi kesehatan, perkembangan dan untuk kelangsungan hidup anak, serta dapat menghindari anak dari penyakit dan gizi buruk yang merupakan penyebab umum kematian anak di bawah 5 tahun. Penelitian ini merupakan quasi eksperimen, dengan pendekatan One Group Pretest dan Post Test Design yaitu untuk mengetahui efek yang akan timbul setelah dilakukan loving touch baby massage terhadap peningkatan frekuensi menyusui, durasi menyusui, dan kualitas tidur anak. Populasi dan sampel sebanyak 30 Bayi Dibawah Lima Tahun (Balita) di Desa Domas Kabupaten Gresik dengan teknik total sampling, dan data analisis menggunakan Uji T. Diperoleh hasil frekuensi menyusui sesudah dilakukan loving touch baby massage yaitu 60,0%, artinya 7 kali - 10 kali lebih besar dibandingkan tidak dilakukan loving touch baby massage, durasi menyusui sesudah dilakukan loving touch baby massage yaitu 56,7%, artinya 5 kali - 9 kali lebih besar dibandingkan tidak dilakukan loving touch baby massage, dan untuk kualitas tidur anak yaitu 63.3%, artinya kualitas tidur anak 10 - 13 jam lebih besar daripada bayi yang tidak dilakukan loving touch baby massage. Dapat disimpulkan adanya pengaruh loving touch baby massage terhadap frekuensi menyusui, durasi menyusui, dan kualitas tidur anak. Diharapkan pihak desa selalu mendukung ibu bayi untuk memberikan ASI kepada bayinya dengan memberikan loving touch baby massage.
Hubungan Pola Pemberian Makanan Bayi dan Anak, Pengetahuan Gizi Ibu dengan Status Gizi Bayi 6-24 Bulan di Wilayah Puskesmas Kebayoran Lama Jakarta Selatan Said, Irfan; Suryati, Tati; Barokah, Falah Indriawati
Jurnal Kesehatan Global Vol 4, No 2 (2021): Edisi Mei
Publisher : Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat Institut Kesehatah Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jkg.v4i2.4855

Abstract

Pemberian makan bayi dan anak atau disingkat PMBA merupakan program pemerintah untuk menurunkan angka kematian anak dan meningkatkan kualitas hidup ibu sesuai dengan MDGs keempat dan kelima. Program PMBA juga bertujuan meningkatkan status gizi dan kesehatan, tumbuh kembang dan kelangsungan hidup anak di Indonesia. Berdasarkan data Dinas Kesehatan kota Administrasi Jakarta Selatan didapatkan sebanyak 37% Balita yang mengalami gizi kurang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pola pemberian makan bayi dan anak (PMBA), pengetahuan gizi ibu, dengan status gizi anak usia 6-24 bulan. Desain dari penelitian ini  menggunakan cross sectional. Sampel berjumlah 231 anak usia 6-24 bulan diambil dengan teknik purposive sampling pada bulan maret-september 2020. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis dengan mengunakan uji chi-square. Hasil peneltiian diperoleh 37 (16,1%) anak memiliki status gizi normal. Pola pemberian makan bayi dan anak (PMBA) (p = 0,001) memiliki hubungan dengan status gizi. Pengetahuan gizi  ibu (p = 0,364) tidak terdapat hubungan dengan status gizi bayi. Pola pemberian makan bayi dan anak (PMBA) memilki hubungan dengan status gizi bayi, pengetahuan gizi ibu tidak memiliki hubungan dengan status gizi bayi usia 6-24 bulan. Disarankan kepada para orang tua untuk selalu memantau status gizi anaknya.
Deskripsi Kejadian Luar Biasa Hepatitis A di Kabupaten Pacitan Provinsi Jawa Timur Bebengu, Yahya Benyamin
Jurnal Kesehatan Global Vol 4, No 1 (2021): Edisi Januari
Publisher : Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat Institut Kesehatah Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jkg.v4i1.4719

Abstract

Kejadian luar biasa Hepatitis A di Kabupaten Pacitan dilaporkan sebanyak 176 kasus tanpa adanya kematian. Investigasi lanjutan dilakukan secara komprehensif bersama  tim Field Epidemiology Training Programe Universitas Airlangga. Investigasi bertujuan untuk mencari kasus tambahan, menggambarkan kejadian menurut orang, tempat dan waktu, serta penyebarannya. Studi yang digunakan deskritip observasional. Data kasus dan gejala di peroleh dari laporan KLB Hepatitis A yang berasal dari wilayah kerja Puskesmas yang melaporkan adanya kasus Hepatitis A. Investigasi dilaksanakan pada tanggal 27 Juni 2019 - 6 Juli 2019 di Kabupaten Pacitan. Sampai tanggal 6 Juli 2019 dilaporkan 1085 kasus di Kabupaten Pacitan dengan CFR 0%, tersebar di 9 puskesmas. Kasus terbanyak terjadi di Puskesmas Sudimoro dan kasus terendah di Puskesmas Tegalombo dan Kertowonojoyo. Konfirmasi laboratorium sebanyak 86 specimen, dengan hasil 84 positif HAV. Penderita Hepatitis A sebagian besar berjenis kelamin laki-laki dan proporsi umur terbanyak pada kelompok umur 25-44 tahun. Kurva Epidemik berbentuk common source. KLB Hepatitis A di Kabupaten Pacitan tersebar di 9 Puskesmas, dengan CFR 0%. Perlu dilakukan identifikasi mendalam mengenai sumber penularan dan peningkatan personal hygiene untuk memutus penularan.
Asosiasi Determinan Kejadian Hipertensi Grade 1 Usia 20-40 Tahun Masriadi, Masriadi
Jurnal Kesehatan Global Vol 5, No 1 (2022): Edisi Januari
Publisher : Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat Institut Kesehatah Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jkg.v5i1.5061

Abstract

Hipertensi atau yang terkenal dengan silent killer adalah suatu kondisi dimana terjadi peningkatan tekanan darah di atas normal. Bertambahnya usia merupakan salah satu faktor penyebab terjadinya hipertensi, hal ini disebabkan semakin bertambahnya usia fungsi organ tubuh menurun yang ditandai dengan menurunnya elastisitas pembuluh darah arteri dan terjadi kekakuan pembuluh darah sehingga rentan terhadap peningkatan tekanan darah. Hipertensi didefinisikan sebagai tekanan darah persisten dimana tekanan sistolik di atas 140 mmHg dan diastolik di atas 90 mmHg. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis asosiasi determinan kejadian hipertensi garde 1 usia 20-40 tahun. Jenis penelitian yaitu obsevasional dengan rancangan cross sectional study. Metode pengambilan sampel yaitu purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 143 responden. Analisis data dengan menggunakan uji chi-square dan uji regresi logistik berganda. Hasil penelitian diperoleh bahwa ada asosiasi antara diet karbohidrat dengan (p value 0,011), sosial budaya (p value 0,015) dan psikologi (p value 0,000) dengan hipertensi grade 1. Kesimpulan yaitu diet karbohidrat memberikan asosiasi yang paling besar terhadap kejadian hipertensi grade 1 (Exp B) yaitu 2.848. Disarankan kepada responden untuk menerapkan pola makan yang sehat dan seimbang terutama makanan yang tinggi karbohidrat. 
Evaluasi Sistem Surveilans Tuberkulosis (TB) di Kabupaten Jember Berdasarkan Atribut Sistem Surveilans Uddin, Liliana; Wahyuni, Chatarina Umbul; Setiawan, Arif Yoni
Jurnal Kesehatan Global Vol 4, No 1 (2021): Edisi Januari
Publisher : Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat Institut Kesehatah Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jkg.v4i1.4725

Abstract

Selama tahun 2016-2018 Kabupaten Jember memiliki capaian Case Detection Rate (CDR) dibawah target nasional, sehingga perlu mendapat perhatian khusus. Oleh karena itu, diperlukan upaya yang memadai dan komprehensif guna mendukung sistem surveilans TB dalam rangka memecahkan masalah TB. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan kualitas sistem surveilans TB berdasarkan penilaian atribut sistem surveilans untuk memberikan rekomendasi yang tepat. Metode Penelitian ini menggunakan desain studi deskriptif dengan rancangan studi evaluasi. Penelitian evaluasi dilakukan pada sistem surveilans TB yang diimplementasikan di Dinas Kesehatan Kabupaten Jember selama tahun 2018. Responden adalah pengelola program TB di Dinas Kesehatan dan  di 24 Puskesmas. Analisis data dilakukan dengan menggambarkan atribut sistem surveilans, serta membandingkan dengan Updated Guidelines for Evaluating Public Health Surveillance Sistems dari Central of Disease Control (CDC). Informasi yang diperoleh disampaikan dalam bentuk tabel dan dinarasikan. Hasil Penelitian menunjukan bahwa sistem surveilans tuberculosis di Dinkes Jember tahun 2019 sudah memenuhi atribut  fleksibilitas, kualitas data tinggi, akseptabilitas, ketepatan waktu, kerepresentatifan, dan stabilitas yang tinggi. Sedangkan atribut sistem surveilans TB yang belum terpenuhi adalah keserderhanaan. Saran yang dapat diberikan adalah perlu meningkatakan kapasitas kualitas petugas TB dan Petugas Report/Record (RR) melalui berbagai pelatihan serta melakukan monitoring secara terus menerus.
Faktor yang Berhubungan dengan Kepuasan Pasien di Ruang Rawat Inap RSI IBNU SINA Yanthi, Dami; Sando, Welly; Maulia, Debie
Jurnal Kesehatan Global Vol 3, No 3 (2020): Edisi September
Publisher : Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat Institut Kesehatah Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jkg.v3i3.4673

Abstract

Kepuasan pasien merupakan suatu kondisi terpenuhinya keinginan, harapan dan kebutuhan pasien. Berdasarkan survey awal terhadap 10 orang pasien rawat inap, 5 pasien mengatakan kurang puas dan 5 pasien lainnya mengatakan tidak puas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kepuasan pasien di ruang rawat inap Rumah Sakit Islam Ibnu Sina. Jenis penelitian yang digunakan deskriptif kuantitatif, dengan desain cross sectional. Penelitian dilakukan di Instalasi Rawat Inap RSI Ibnu Sina Pekanbaru pada bulan Juli - Agustus tahun 2018. Teknik sampling yang digunakan accidental sampling, dengan populasi semua pasien yang mendapat pelayanan rawat inap di RSI Ibnu Sina Pekanbaru tahun 2017 sebanyak 705 pasien,  serta jumlah responden 88 orang. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan  pelayanan dokter P-value = 0,001,  OR = 6,046 (2,329 – 15,697), pelayanan perawat P-value =0,001, OR= 6,597 (2,526 – 17,231), sarana penunjang P-value =0,001, OR= 6,857 (2,635 – 17,844) . Dapat disimpulkan terdapat hubungan antara pelayanan dokter, pelayanan perawat dan sarana penunjang dengan kepuasan pasien di ruang rawat inap RSI Ibnu Sina Tahun 2018. Diharapkan pihak rumah sakit mensosialisasikan dan memberi pelatihan kepada dokter dan perawatnya agar dapat bekerja dengan totalitas, ramah dan empati, dan meningkatkan kualitas  sarana prasarana.
Analisis Sistem Pemeliharaan Peralatan Kesehatan di Ruang Isolasi COVID (RIC) di RS Dr. Saiful Anwar pada Masa Pandemi COVID-19 Elida Yusniar Siregar
Jurnal Kesehatan Global Vol 5, No 2 (2022): Edisi Mei
Publisher : Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat Institut Kesehatah Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jkg.v5i2.5111

Abstract

Pelayanan kesehatan kepada mayarakat diberikan melalui perawatan, pemeriksaan, tindakan medis, pengobatan dan tindakan diagnostic lainnya melalui wadah organisasi yaitu rumah sakit. Penggunaan alat kesehatan dalam pelayanan kesehatan perlu dikontrol dalam system manajemen yang bagus. Tujuan penelitian adalah menganalisis system pemeliharaan peralatan kesehatan di Ruang Isolasi Covid (RIC) pada masa pandemic COVID-19, jenis penelitian yaitu kualitatif bersifat deskriptif dengan desain pendekatan case study. Penelitian dilaksanakan di RS DR. Saiful Anwar Kota Malang Provinsi Jawa Timur pada bulan Februari-April 2021. Subjek penelitian adalah tenaga kesehatan. Teknik pengumpulan data yaitu observasional, wawancara dan dokumentasi. Data diperoleh dari informan dengan menggunakan analisis kualitatif kemudian ditarik kesimpulan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan dalam proses pemeliharaan peralatan medis setiap rumah sakit mengadakan prosedur pemeliharaan perlatan yang tertulis dalam sebuah Standard Operational Procedure (SOP). Rumah Sakit Dr. Saiful Anwar telah memiliki sistem pemeliharaan peralatan kesehatan tersendiri khusus untuk Ruang Isolasi COVID (RIC). Sistem tersebut menunjukkan manajemen pemeliharaan peralatan medis telah berjalan dengan bentuk prosedur yang baru selama masa pandemi. Pelaksanaan pemeliharaan yang dilakukan Unit Pemeliharaan secara terencana atau rutin dalam bentuk preventif dan korektif, dan tidak terencana yang dilakukan hanya jika ditemukan adanya kerusakan secara mendadak.
Hubungan Pengetahuan dan Sikap terhadap Perilaku Pencegahan COVID-19 pada Masyarakat Kelurahan Tangkahan Wasiyem Wasiyem; Gusti Anom Pramulia; Khadijah Fitri Siregar; Nabila Ayu Mumtazah; Syifa Arya Sukma; Suci Nur Indah Sari; Rizki Ardika
Jurnal Kesehatan Global Vol 5, No 2 (2022): Edisi Mei
Publisher : Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat Institut Kesehatah Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jkg.v5i2.5067

Abstract

Jumlah angka COVID-19 meningkat setiap harinya termasuk di Indonesia sejak kali pertama didapati di Wuhan, masyarakat ialah garda terdepan untuk mencegah penyebaran COVID-19 dengan menjalankan PHBS. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui korelasi antara tingkat pengetahuan dan sikap terhadap perilaku pencegahan COVID-19 masyarakat Kelurahan Tangkahan Medan Labuhan. Penelitian ini dilakukan secara kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel terdiri dari 56 masyyarakat yang berdomisili di Kelurahan Tangkahan Medan Labuhan. Responden ditentukan dengan teknik non probability dengan total sampling  secara accidental sampling. Instrument yang dipakai yaitu kuesioner elektrik google form. Teknik analisis yang digunakan yaitu analisis chi-square yang dilampirkan secara univariat serta bivariat dengan melakukan pengujian Ods ratio dan p value. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya hubungan antara variabel pengetahuan p value 0,008 dan variable sikap dengan p value 0,004 terhadap variabel  perilaku pencegahan COVID-19 dengan OR = 0,125, warga dengan tingkatan pengetahuan tinggi mempunyai kecenderungan sebesar 0,125 kali memiliki perilaku pencegahan COVID-19 yang baik dibanding warga yang memiiki tingkatan pengetahuan rendah. Korelasi sikap OR = 0,061, warga dengan sikap positif mempunyai kecenderungan sebesar 0,061 kali memiliki aksi pencegahan COVID-19 yang lebih baik dibanding warga yang sikapnya negatif. Dapat disimpulkan bahwa perilaku pencegahan COVID-19 dipengaruhi oleh tingkat pengetahuan dan sikap masyarakat di Kelurahan Tangkahan Medan Labuhan. Diharapkan warga senantiasa meningkatkan kesadaran dan inisiatif untuk selalu menerapkan perilaku pencegahan COVID-19.

Page 8 of 14 | Total Record : 132