cover
Contact Name
Saskiyanto Manggabarani
Contact Email
lppm@helvetia.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
keshatanglobal@helvetia.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Global
ISSN : -     EISSN : 26147866     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Kesehatan Global merupakan jurnal yang dikelola dan diterbitkan oleh Pascasarjana Program Studi Magister Kesehatan Institut Kesehatan Helvetia. Jurnal ini memuat artikel penelitian (Research Article) di bidang kesehatan masyarakat yang terkait aspek Kesehatan Lingkungan, Epidemiologi, Kesehatan dan Keselamatan Kerja, Biostatistik Kesehatan, Promosi Kesehatan dan Kesehatan Reproduksi yang akan tersedia secara online. Jurnal Kesehatan Global diterbitkan 3 (tiga) kali setahun, seperti pada bulan Januari, Mei dan September. Artikel yang diterima akan diterbitkan secara online.
Arjuna Subject : -
Articles 132 Documents
Eksplorasi Tahapan Adopsi Spa Bayi dan Intervensi Bagi Ibu Hamil dan Ibu Bayi Menurut Precaution Adoption Process Model Tuti Surtimanah; Irfan Nafis Sjamsuddin; Metha Dwi Tamara; Leti Tina Agustiani
Jurnal Kesehatan Global Vol 5, No 2 (2022): Edisi Mei
Publisher : Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat Institut Kesehatah Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jkg.v5i2.5138

Abstract

Spa bayi menstimulasi motorik dan sensorik, memperlancar peredaran darah dan pernafasan, mendorong bayi nyaman tidur dan menyusu atau makan dengan lahap. Sebagian ibu menganggap spa bayi layanan baru. Tujuan penelitian mengeksplorasi tahapan adopsi spa bayi, mengembangkan intervensi dan mengetahui pengaruh intervensi terhadap tahapan adopsi ibu untuk akses ke spa bayi. Disain penelitian adalah penelitian pengembangan, mixed methods explorative. Diawali penelitian kualitatif fenomenologi, kemudian penelitian kuantitatif pre-experimental pre-test dan post-test one group design. Populasi penelitian ibu hamil dan ibu bayi 47 orang, sampel total. Eksplorasi kualitatif tahapan adopsi spa bayi dengan wawancara mendalam seorang bidan kelurahan, menjadi basis pengembangan intervensi. Pre-test dan post-test berupa kuesioner mengacu Precaution Adoption Process Model. Hasil eksplorasi awal, adopsi spa bayi di tahap bimbang belum memutuskan akan atau tidak akan melakukan spa bayi. Intervensi penyuluhan dikemas dalam Google form berisi pre-test dan post-test, disisipi video dan infografis spa bayi, disebar via WhatsApp. Ada perubahan signifikan tahapan adopsi spa bayi sebelum dan sesudah melihat video serta sesudah melihat infografis. Penyuluhan melalui video dan infografis efektifitasnya sedang (N Gain of average 0,489). Tidak beda signifikan perubahan tahapan adopsi pada responden ibu hamil, dan ibu bayi serta menurut pendidikan. Perubahan tahap adopsi menjadi arah duga akses ibu terhadap layanan spa bayi.
Stigma Mahasiswa Universitas Indonesia terhadap Orang dengan HIV/AIDS (ODHA)
Jurnal Kesehatan Global Vol 5, No 2 (2022): Edisi Mei
Publisher : Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat Institut Kesehatah Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jkg.v5i2.5222

Abstract

HIV/AIDS menjadi masalah kesehatan masyarakat akibat angka penularan yang masih meningkat setiap tahun. Stigma mahasiswa pada ODHA dapat membuat penderita tidak melakukan pemeriksaan kesehatan dan akan menurunkan kualitas hidup mereka. Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran stigma mahasiswa Universitas Indonesia terhadap ODHA. Jenis penelitian ini adalah studi deskriptif dengan populasi sebesar 7.672 orang dengan sampel sebesar 155 orang yang dipilih dengan menggunakan accidental sampling. Instrumen penelitian menggunakan HIV Stigma Scale yang diadopsi dari Genberg tahun 2009. Analisis data menggunakan analisis univariat dengan melihat jenis kelamin, umur, dan rumpun ilmu responden. Hasil penelitian diperoleh laki-laki memiliki stigma yang tinggi daripada perempuan sebesar 51,1%. Umur yang lebih tua memiliki stigma yang rendah, dan rumpun ilmu sosio humaniora memiliki stigma paling tinggi sebesar 52,4%. Kesimpulan penelitian adalah gambaran stigma mahasiswa Universitas Indonesia terhadap ODHA relatif sama antara stigma tinggi dan stigma rendah. Disarankan kepada responden untuk memahami pengetahuan terkait HIV/AIDS agar dapat menurunkan stigma.
Hubungan Umur dan Status Gizi dengan Kelelahan Kerja di PT. Citra Raja Ampat Canning
Jurnal Kesehatan Global Vol 5, No 2 (2022): Edisi Mei
Publisher : Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat Institut Kesehatah Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jkg.v5i2.5139

Abstract

Kelelahan kerja dapat dialami semua manusia, yang dipengaruhi faktor diri sendiri dan luar diri. Kelelahan disebabkan pekerjaan memiliki dampak buruk yakni menjadi penyebab terjadinya penyakit dan kecelakaan akibat kerja, sehingga memengaruhi produktivitas kerja. Apabila berlangsung lama maka pekerja maupun perusahaan mengalami kerugian waktu dan biaya. Pekerja bagian produksi PT. Citra Raja Ampat Canning memiliki keberagaman umur, pendidikan, status gizi, beban kerja dan prosedur kerja, ini menjadi penyebab terjadinya kelelahan kerja. Penelitian bertujuan untuk mengetahui hubungan umur dan status gizi dengan kelelahan kerja di PT. Citra Raja Ampat Canning. Jenis penelitian adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh pekerja bagian pembersihan dan penyortiran, pemotongan, serta pengisian ke dalam kaleng sebanyak 87 orang dan sampel sebanyak 73 orang, kriteria sampel adalah pekerja di bagian yang sudah ditentukan dan bersedia menjadi responden. Teknik pengambilan sampel adalah cluster random sampling. Instrumen yang digunakan kuesioner Subjective Self Rating Test, timbangan dan mikrotois yang telah dikalibrasi. Analisis data menggunakan uji Spearman Rank, dan α = 0,05. Hasil analisis umur nilai p = 0,02, status gizi nilai p = 0,01 artinya umur dan status gizi berhubungan dengan kelelahan. Kesimpulan penelitian semakin bertambah umur maka lebih mudah mengalami kelelahan dan status gizi tidak normal menjadi penyebab terjadinya kelelahan kerja. Diharapkan pihak perusahaan melakukan pemeriksaan kesehatan pekerja secara rutin dan menyediakan gizi seimbang serta menggabung kelompok umur pada setiap bagian agar produktivitas kerja tercapai.
Pengaruh Terapi Edukasi Gizi Encorage and Motivate (EncoMo) terhadap Penurunan Berat Badan Siswa Obesitas di SMPN 164 Jakarta
Jurnal Kesehatan Global Vol 5, No 2 (2022): Edisi Mei
Publisher : Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat Institut Kesehatah Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jkg.v5i2.5026

Abstract

Obesitas merupakan masalah kesehatan masyarakat yang utama, terutama pada anak usia sekolah. Menurut data WHO 2016, sekitar 650 juta orang mengalami obesitas dan pada usia 5-19 dan 340 juta mengalami kelebihan berat badan pada usia 5-19 tahun. Orang yang mengalami obesitas di masa kanak-kanak memiliki risiko lebih tinggi untuk menjadi gemuk di masa dewasa. Obesitas pada anak dapat meningkatkan risiko kematian dini dan kecacatan di masa dewasa. Tujuan khusus dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi pengaruh terapi edukasi gizi Encorage and Motivate (EncoMo) terhadap penurunan berat badan pada siswa obesitas di SMPN 164 Jakarta. Metode dalam penelitian ini, menggunakan pendekatan quasy eksperiment dengan pre-test dan post-test with group design. Sampel menerima intervensi pendidikan EncoMo (Dorongan dan Memotivasi). Analisis data menggunakan uji-t independen parametrik atau uji-t berpasangan. Hasil uji menunjukkan bahwa terdapat perbedaan rata-rata pengetahuan (0,000) dan pola konsumsi asupan kalori (0,003) sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil uji menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan rata-rata pola konsumsi fast food sebelum dan sesudah perlakuan dengan nilai p value (0,007). Hasil uji Body Mass Index menunjukkan nilai p value (0,000) yang artinya rerata Indeks Massa Tubuh (IMT) akan berbeda sebelum dan sesudah perlakuan.
Optimalisasi Pelayanan Kesehatan melalui Sistem Informasi Kesehatan (SI ASIK) di Kota Kendari: Perspektif Peningkatan Public Value Arum Reyan Safitri
Jurnal Kesehatan Global Vol 5, No 3 (2022): Edisi September
Publisher : Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat Institut Kesehatah Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jkg.v5i3.5308

Abstract

Seiring dengan perkembangan zaman, teknologi informasi mengalami perkembangan yang pesat. Penggunaan teknologi informasi tidak bisa lepas dari kehidupan sehari-hari di masyarakat. Dalam rangka peningkatan sektor publik, pemerintah dituntut untuk meningkatkan kinerja, tanggung jawab, dan kepercayaan masyarakat serta lebih fokus dalam memberikan pelayanan yang lebih baik dengan merevitalisasi administrasi publik dengan meningkatkan transparansi dan mengutamakan kualitas pelayanan. Penelitian ini bertujuan menilai public value dalam implementasi sistem informasi kesehatan (SI ASIK) dalam optimalisasi manajemen layanan kesehatan di Kota Kendari. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan analisis data secara kualitatif dengan lima informan kunci yang mampu mendeskripsikan tujuan penelitian ini. Teknik pengumpulan data menggunakan riview literatur dan wawancara mendalam serta waktu penelitian berlangsung selama Juni 2022. Berdasarkan hasil temuan di lapangan, implementasi sistem informasi kesehatan SI ASIK sudah sangat baik dengan mengintegrasikan berbagai informasi dari para penyelenggara layanan kesehatan. Informasi yang ditampilkan pada website SI ASIK sangat membantu masyarakat karena bersifat praktis dan murah. Dengan kemudahan akses pada website, masyarakat diharapkan akan lebih peduli dengan kesehatan dan pola serta gaya hidup yang sehat. Laporan dari setiap penyelenggara layanan kesehatan juga dapat membantu Dinas kesehatan dalam mengambil keputusan mengenai berbagai macam kebijakan kesehatan.
Sistem Antrian pada Poli Umum Puskesmas Pare di Masa Pandemi COVID-19 Rachmah Wahyu Ainsyah
Jurnal Kesehatan Global Vol 5, No 3 (2022): Edisi September
Publisher : Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat Institut Kesehatah Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jkg.v5i3.5265

Abstract

Sejak awal 2020 pandemi COVID-19 telah berlangsung telah berdampak pada sistem pelayanan kesehatan seperti Puskesmas termasuk sistem antrian dan waktu tunggu di Poli Umum Puskesmas Pare. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis sistem antrian pasien selama masa pandemi COVID-19 di poli umum Puskemas Pare. Rancangan penelitian ini menggunakan cross sectional dan termasuk penelitian observasional deskriptif. Populasi penelitian yakni seluruh pasien yang berkunjung pada pelayanan poli umum Puskesmas Pare. Sampel penelitian yakni pasien yang berkunjung pada pelayanan poli umum Puskesmas Pare pada bulan Februari 2021 minggu ketiga. Data dianalisis secara deskriptif dengan mengestimasi parameter rata-rata kedatangan, rata-rata waktu pelayanan dan rata-rata waktu tunggu (antrian) pada masing-masing server. Selama pandemi COVID-19 pelayanan kesehatan pada Poli Umum Puskesmas Pare tersedia dua tempat yaitu Poli Umum Non infeksius dan Poli ISPA serta menerapkan triase sebelum pasien melakukan pendaftaran yang bertujuan untuk mengurangi risiko penularan COVID-19. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem antrian yang digunakan pada Poli Umum Puskesmas Pare adalah model Multi Channel-Multi Phase dengan disiplin antrian First Come First Served. Rata-rata waktu tunggu terbesar adalah 86,18 menit pada Poli Umum Non Infeksius. Hal ini tidak selaras dengan patokan waktu tunggu yang telah ditetapkan yaitu kurang dari satu jam. Disarankan bagi penelitian selanjutnya agar dapat menganalisis faktor yang mempengaruhi keterlambatan pada sistem antrian yang menyebabkan penumpukan antrian dan lamanya waktu tunggu pasien.
Faktor Input, Proses dan Output dalam Pengelolaan Linen di Ruang Isolasi COVID-19 Yulis Muktafiah; Antono Suryoputro; Septo Pawelas Arso
Jurnal Kesehatan Global Vol 5, No 3 (2022): Edisi September
Publisher : Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat Institut Kesehatah Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jkg.v5i3.5262

Abstract

Rumah Sakit Umum (RSU) Pembina Kesejahteraan Umat (PKU) Muhammadiyah Gubug adalah rumah sakit yang telah memperoleh akreditasi utama pada tahun 2019 dan menjadi rumah sakit yang merawat pasien Covid-19, meskipun telah terakreditasi ketersediaan linen di RSU PKU Muhammadiyah masih mengalami kekurangan serta keterlambatan dalam pendistribusian linen. Tujuan penelitian adalah untuk memperoleh informasi terkait faktor input, proses, dan output dalam pengelolaan linen di ruang isolasi Covid-19 di RSU PKU Muhammadiyah Gubug Kabupaten Grobogan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan desain studi deskriptif observatif. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara indepth interview dengan teknik purposive sampling. Subjek penelitian terdiri dari 5 informan utama dan 5 informan triangulasi. Aspek yang diteliti pada penelitian ini mulai dari input, proses, sampai pada ouput dalam pengelolaan linen. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengelolaan linen masih belum optimal pada semua aspek, pada input masih terdapat kekurangan petugas laundry, dana dan sarana prasarana serta SOP belum berjalan optimal. Pada aspek proses menunjukkan bahwa perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, monitoring dan evaluasi belum berjalan optimal, sehingga output yang dihasilkan masih tidak sesuai dengan standar yaitu kekurangan stok linen bersih dan terjadi keterlambatan pendistribusian linen karena stok linen yang terbatas, sehingga perlu dilakukan perbaikan pada aspek input dan proses pengelolaan linen.
Hubungan Aktivitas Fisik terhadap Kualitas Hidup dan Daya Tahan Kardiorespirasi pada Kelompok Lansia Tegalnarungan di Desa Sobangan Kecamatan Mengwi Badung Ida Ayu Astiti Suadnyana; I Made Dhita Prianthara; I Dewa Ayu Putri Hartaningrum
Jurnal Kesehatan Global Vol 5, No 3 (2022): Edisi September
Publisher : Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat Institut Kesehatah Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jkg.v5i3.5241

Abstract

Lansia secara fisiologis akan mengalami kemunduran diberbagai organ fungsi. Melakukan aktivitas fisik dengan teratur merupakan salah satu cara memperlambat proses penuaan sehingga dapat berpengaruh terhadap kualitas hidup lansia. Aktivitas fisik yang dilakukan secara teratur juga berdampak pada peningkatan daya tahan kardiorespirasi. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui hubungan aktivitas fisik terhadap kualitas hidup dan daya tahan kardiorespirasi lansia. Rancangan penelitian ini adalah cross sectional study dengan sampel seluruh lansia di Banjar Tegalnarungan, Desa Sobangan, Mengwi yang memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi, dimana kriteria inklusi dalam penelitian ini adalah lansia yang berumur 60-90 tahun, mampu berkomunikasi dengan baik serta tidak menggunakan alat bantu dan kriteria eksklusinya adalah lansia yang mengundurkan diri saat penelitian, lansia dengan penyakit kardiovaskular dan neurologis serta responden yang mengalami cedera atau sakit saat proses penelitian, maka didapatkan sampel sejumlah 42 orang. Pengukuran aktifitas fisik dan kualitas hidup dilakukan dengan menggunakan kuisioner dan pengukuran daya tahan kardiorespirasi menggunakan 6 minutes walking test. Data dianalisis dengan software computer dengan uji somer’s d untuk mengetahui hubungan aktifitas fisik terhadap kualitas hidup dan hubungan aktifitas fisik terhadap daya tahan kardiorespirasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan aktifitas fisik terhadap kualitas hidup dengan p value = 0,000 dan hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan aktifitas fisik terhadap daya tahan kardiorespirasi dengan p value = 0,000. Maka dapat disimpulkan adanya hubungan antara aktifitas fisik terhadap kualitas hidup dan daya tahan kardiorespirasi pada kelompok lansia di Banjar Tegalnarungan, Desa Sobangan, Mengwi. Diharapkan lansia dapat melakukan aktivitas fisik secara teratur yang nantinya akan meningkatkan kebugaran lansia.
Faktor Risiko Ibu pada Saat Hamil dengan Kejadian Stunting pada Anak Balita di Kota Pekanbaru Rani Khairunisa; Mitra Mitra; Christine Vita Gloria Purba; Agus Alamsyah; Aldiga Rienarti Abidin
Jurnal Kesehatan Global Vol 5, No 3 (2022): Edisi September
Publisher : Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat Institut Kesehatah Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jkg.v5i3.5401

Abstract

Lima belas kelurahan yang ada di Kota Pekanbaru pada Tahun 2021 ditetapkan sebagai lokasi fokus stunting. Penentuan lokasi fokus stunting berdasarkan data cakupan layanan kesehatan yang masih rendah, khususnya  capaian intervensi gizi spesifik dengan kelompok sasaran yaitu ibu balita. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan faktor risiko ibu saat hamil dengan kejadian stunting pada anak balita di Kota Pekanbaru Tahun 2022. Jenis penelitian adalah kuantitatif analitik dengan pendekatan desain kasus kontrol. Populasi kasus adalah seluruh anak balita yang menderita stunting  di dua Puskesmas tertinggi prevalensi stunting yaitu Puskesmas Lima Puluh dan Rejosari yang berjumlah 107 orang. Populasi kontrol adalah anak balita yang tidak menderita stunting di dua Puskesmas tersebut yaitu sebanyak 6.598 anak balita. Sampel kasus dan kontrol masing-masing sebanyak 73 orang sehingga diperoleh total sampel sebanyak 146 orang. Teknik sampling menggunakan stratified random sampling pada strata Posyandu. Alat ukur dalam pengumpulan data adalah kuisioner. Data dianalisis menggunakan uji chi square dengan batas kemaknaan 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan signifikan antara status gizi ibu hamil  (OR = 21, 491), Paritas (OR = 2, 098), dan Anemia Kehamilan (OR = 15,129).  dengan kejadian stunting pada anak balita di Kota Pekanbaru Tahun 2022. Kesimpulan penelitian ini adalah status gizi ibu hamil merupakan faktor yang paling berisiko untuk terjadinya stunting pada anak balita.  Untuk itu maka perlu adanya edukasi dan konseling kepada ibu hamil  untuk memperbaiki status gizi ibu hamil sehingga terhindar dari risiko stunting pada balita.
Penilaian Kualitas Hidup Pasien Gagal Ginjal Kronik dengan Hemodialisis Menggunakan WHOQOL-BREF di RS Setia Mitra Jakarta Purnamadyawati Purnamadyawati; Farahdina Bachtiar; Rena Mailani
Jurnal Kesehatan Global Vol 5, No 3 (2022): Edisi September
Publisher : Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat Institut Kesehatah Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jkg.v5i3.5148

Abstract

Penyakit gagal ginjal kronik melibatkan hilangnya fungsi ginjal secara bertahap, merupakan masalah kesehatan dunia. Angka kematian akibat penyakit gagal ginjal kronik terus meningkat di berbagai negara, termasuk Indonesia. Hemodialisis (HD) merupakan terapi cuci darah di luar tubuh yang umumnya dilakukan bagi seseorang yang mengalami gangguan ginjal. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kualitas hidup pasien gagal ginjal kronik yang melakukan HD di RS Setia Mitra (RSSM) Jakarta. Penelitian yang dilakukan menggunakan desain penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Responden dalam penelitian ini adalah pasien gagal ginjal kronik yang menjalani HD melalui rawat jalan di RSSM sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan. Pengumpulan data dilakukan melalui pengisian kuesioner WHOQOL-BREF versi Bahasa Indonesia untuk mengukur keadaan kualitas hidup responden. Data dianalisis dengan uji statistik deskriptif menggunakan software SPSS 22.0. Terdapat 42 pasien gagal ginjal kronik yang menjadi subjek dalam penelitian ini, terdiri dari 64,3% laki-laki dan 35,7% perempuan. Kualitas hidup pasien gagal ginjal kronik yang mendapatkan perawatan HD rata-rata berada pada kategori “sedang”. Namun, terdapat beberapa responden dengan kualitas hidup yang buruk hingga sangat buruk pada domain kesehatan fisik, psikologis, sosial dan lingkungan.

Page 9 of 14 | Total Record : 132