cover
Contact Name
Ade Indra Saputra
Contact Email
admin@literasikitaindonesia.com
Phone
+6285227281672
Journal Mail Official
admin@literasikitaindonesia.com
Editorial Address
-
Location
Kab. muaro jambi,
Jambi
INDONESIA
Jurnal Literasiologi
ISSN : 27455440     EISSN : 26563320     DOI : https://doi.org/10.47783/literasiologi
Core Subject : Education, Social,
Mempublikasikan hasil diskusi literasi, penelitian literasi tentang ke-Indonesian; pendidikan, sosial dan budaya yang ada di Indonesia, atau pendidikan, sosial budaya Indonesia yang ada di dunia Internasional, suatu hal yang sangat menarik untuk memperkenalkan Indonesia ke seluruh dunia, dengan tradisi dan kehidupan pendidikan, sosial yang ramah dan damai walaupun hidup dengan keberagaman, kemajemukan semua dibingkai dengan persatuan dan kesatuan “bhineka tunggal ika” yang tertulis dan terpublish.
Arjuna Subject : -
Articles 548 Documents
INTERAKSI TEMANSEBAYA DALAM MENINGKATKAN HASILBELAJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM PADA SUKU ANAK DALAM DI BUKIT DUA BELAS, KECAMATAN AIR HITAM, KABUPATEN SAROLANGUN, PROVINSI JAMBI Tabrani, Tabrani; Sumanto, Sumanto; Suparno, Suparno; Darmawi, Darmawi
Jurnal Literasiologi Vol 13 No 1 (2025): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v13i1.882

Abstract

Interaksi teman sebaya memiliki peran penting dalam meningkatkan hasil belajar, terutama dalam konteks masyarakat adat seperti Suku Anak Dalam (SAD) yang bermukim di Bukit Dua Belas, Kecamatan Air Hitam, Kabupaten Sarolangun. Pendidikan Agama Islam (PAI) bagi komunitas ini menghadapi berbagai tantangan, termasuk keterbatasan akses pendidikan, minimnya tenaga pendidik, serta rendahnya keterlibatan orang tua dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana interaksi teman sebaya berkontribusi terhadap peningkatan hasil belajar PAI di kalangan siswa SAD. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi teman sebaya membantu meningkatkan motivasi belajar, memperkuat pemahaman materi, serta membangun rasa percaya diri dalam memahami nilai-nilai Islam. Oleh karena itu, diperlukan strategi pendidikan yang lebih inklusif dan berbasis komunitas untuk memaksimalkan peran interaksi teman sebaya dalam mendukung pembelajaran PAI bagi masyarakat SAD.
KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU KELAS MADRASAH IBTIDAIYAH DI KABUPATEN SAROLANGUN, PROVINSI JAMBI Suparno, Suparno; Fahrizal, Fahrizal; Ansori, Ansori
Jurnal Literasiologi Vol 13 No 1 (2025): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v13i1.883

Abstract

Kompetensi pedagogik merupakan aspek fundamental yang harus dimiliki oleh setiap guru dalam menjalankan tugasnya sebagai pendidik. Guru di Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi, memiliki tantangan tersendiri dalam mengelola pembelajaran yang efektif dan inovatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kompetensi pedagogik guru kelas di MI Sarolangun, mengidentifikasi faktorfaktor yang mendukung dan menghambat penerapannya, serta memberikan rekomendasi dalam upaya peningkatan kualitas pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar guru telah memiliki kompetensi pedagogik yang baik dalam memahami peserta didik, merancang pembelajaran, serta melakukan evaluasi, tetapi masih menghadapi kendala dalam pemanfaatan teknologi dan media pembelajaran. Oleh karena itu, diperlukan pelatihan berkelanjutan untuk meningkatkan kompetensi pedagogik guru agar lebih adaptif terhadap perubahan zaman.
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN MULTIKULTURALISME PADA MASYARAKAT MINORITAS SUKU ANAK DALAM DI BUKIT DUA BELAS, AIR HITAM KABUPATEN SAROLANGUN PROVINSI JAMBI Suparno, Suparno; Darmawi, Darmawi; Anas, Marnisyah; Ansori, Ansori
Jurnal Literasiologi Vol 13 No 1 (2025): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v13i1.884

Abstract

Pendidikan multikulturalisme bertujuan untuk menciptakan pemahaman yang lebih luas terhadap keberagaman budaya dan membangun sikap toleransi dalam masyarakat. Suku Anak Dalam (SAD) yang bermukim di kawasan Bukit Dua Belas, Air Hitam, Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi, merupakan kelompok minoritas yang masih menghadapi berbagai tantangan dalam akses pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pendidikan multikulturalisme di komunitas SAD, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya, serta merumuskan strategi yang dapat diterapkan untuk meningkatkan akses dan kualitas pendidikan bagi mereka. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara, observasi, dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pendidikan multikulturalisme di komunitas SAD masih mengalami kendala, seperti minimnya infrastruktur pendidikan, keterbatasan tenaga pendidik yang memahami budaya lokal, serta rendahnya partisipasi masyarakat dalam pendidikan. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan pendidikan yang lebih inklusif, pelatihan bagi guru, serta pendekatan berbasis budaya untuk meningkatkan efektivitas pendidikan multikulturalisme bagi masyarakat minoritas SAD.
PENGARUH METODE TALAQQI TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN SANTRI DALAM MAHARAH KALAM: STUDI EKSPERIMEN DI PONDOK PESANTREN NURUL HUDA MANDIANGIN KABUPATEN SAROLANGUN PROVINSI JAMBI Hidayat, Rian; Suparno, Suparno
Jurnal Literasiologi Vol 13 No 1 (2025): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v13i1.885

Abstract

Metode talaqqi merupakan salah satu metode tradisional dalam pembelajaran bahasa Arab yang masih digunakan di berbagai pondok pesantren. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh metode talaqqi terhadap peningkatan maharah kalam (kemampuan berbicara) santri di Pondok Pesantren Nurul Huda, Mandiangin, Kabupaten Sarolangun. Penelitian ini menggunakan pendekatan eksperimen dengan desain pre-test dan post-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode talaqqi secara signifikan meningkatkan kelancaran berbicara santri dalam bahasa Arab, terutama dalam aspek pelafalan, tata bahasa, dan kosakata. Meskipun demikian, terdapat tantangan dalam penerapannya, seperti keterbatasan interaksi yang lebih luas dan adaptasi dengan metode modern. Oleh karena itu, metode ini sebaiknya dikombinasikan dengan pendekatan yang lebih interaktif untuk hasil yang lebih optimal.
Transformasi Strategi pendidikan melalui Teach Less, Learn More: Meningkatkan Kualitas Pendidikan di Era Digital di Sekolah Menengah Ramadani, Muhamad; Wahyi A. Fakar, M. Harisul
Jurnal Literasiologi Vol 13 No 1 (2025): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v13i1.886

Abstract

Teach Less, Learn More merupakan pendekatan inovatif yang di kenalkan oleh diperkenalkan oleh Dr. Pasi Sahlberg, seorang ahli pendidikan asal Finlandia, yang mengemukakan bahwa siswa dapat belajar lebih efektif jika mereka diberi kesempatan untuk mengeksplorasi dan memahami lebih dalam. TLLM diperkenalkan di singapura sebagai strategi untuk lebih benyak mendorong partisipasi siswa. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran umum mengenai transfomasi strategi Pendidikan melalui "Teach Less, Learn More" (TLLM) dalam meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah menengah. Diharapkan penelitian ini dapat memberikan gembaran mengenai TLLM sebagai pendekatan transformasi yang efektif dalam konteks Pendidikan menengah. Metode penelitian artikel menggunakan metode pustakaan, dengan mencari sumber sumber terkait mengenai TLLM. Hasil dari penenlitian ini mengemukakan bahwa TLLM akan mendrorong ketrampilan siswa dalam berfikir kritis, pengembangan individu lewat projek serta ketrampilan sosial lewat kolaborasi aktif atau kerja kelompok.
PRO DAN KONTRA CHILDFREE PERSPEKTIF TUJUAN HUKUM PERKAWINAN ISLAM Harahap, Nur Sa’adah; Siregar, Mardona
Jurnal Literasiologi Vol 13 No 1 (2025): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v13i1.887

Abstract

Childfree sering kali dianggap sebagai pilihan yang egois. Pilihan childfree dianggap telah menyalahi tujuan dari perkawinan itu sendiri. Yang mana, di negara Pronatalis seperti Indonesia, memiliki anak setelah menikah merupakan sebuah norma, bahkan hampir menjadi sebuah keharusan yang harus dijalani oleh setiap orang yang sudah menikah. Menurut sebagian orang, kunci kebahagiaan sebuah perkawinan adalah dengan memiliki anak. Maka sebaliknya, jika tidak memiliki anak maka perkawinan tidak akan bahagia. Oleh karena itu, penulis ingin mengkaji ulang mengenai tujuan utama dari sebuah perkawinan dengan argumentasi yang diberikan masyarakat melalui beberapa kuesioner yang penulis bagikan secara abstrak di berbagai wilayah Indonesia. Selain itu, penulis juga melakukan pengkajian ulang terhadap teks al-Qur’an dan Hadits serta jurnal yang berkaitan dengan topik yang diteliti. Atau yang biasanya disebut dengan kajian pustaka (library research). Berdasarkan data hasil kuesioner yang penulis sebar, mayoritas masyarakat tidak setuju dengan childfree. Karena childfree bertentangan dengan ajaran Islam, yaitu memiliki anak setelah menikah. Namun dari sisi lainnya, tujuan perkawinan menurut masyarakat tidak selalu identik dengan “anak”. Banyak di antara mereka yang berpendapat bahwa tujuan dari perkawinan adalah sebagai wadah untuk mendekatkan diri kepada Tuhan. Sehingga, dengan demikian, dari sudut pandang tujuan hukum perkawinan Islam, ada dan tidak adanya anak dalam rumah tangga bisa membuat siapapun bahagia. Mereka yang kontra terhadap childfree bisa bahagia dengan hadirnya anak. sedangkan mereka yang pro dan memilih childfree bisa bahagia dengan cara mereka sendiri. Misalnya dengan fokus pada karir serta tumbuh dan berkembang dengan pasangan.
INOVASI TEKNOLOGI DALAM PEMBELAJARAN AGAMA ISLAM DI ERA DIGITAL SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI 4 SAROLANGUN PROVINSI JAMBI Zamzani, Zamzani; Tabrani, Tabrani; Suparno, Suparno
Jurnal Literasiologi Vol 13 No 1 (2025): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v13i1.888

Abstract

Pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran Agama Islam menjadi tantangan sekaligus peluang di era digital. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis inovasi teknologi yang diterapkan dalam pembelajaran Agama Islam di SMA Negeri 4 Sarolangun serta mengevaluasi efektivitas dan tantangan implementasinya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi Learning Management System (LMS), aplikasi pendidikan, dan media sosial mampu meningkatkan efektivitas pembelajaran. Namun, terdapat tantangan seperti kesiapan guru, keterbatasan akses teknologi, dan kendala dalam adaptasi metode pembelajaran digital. Oleh karena itu, diperlukan pelatihan guru serta kebijakan pendidikan yang mendukung digitalisasi pembelajaran Agama Islam.
STRATEGI INOVATIF DALAM PEMBELAJARAN BAHASA ARAB DI ERA DIGITAL: ANALISIS EFEKTIVITAS DAN TANTANGAN DI MADRASAH TSANAWIYAH KABUPATEN SAROLANGUN PROVINSI JAMBI Suparno, Suparno; Kusairi, Kusairi; M.Ridwan, M.Ridwan; Fahrizal, Fahrizal; Zuailan, Zuailan
Jurnal Literasiologi Vol 13 No 1 (2025): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v13i1.889

Abstract

Pembelajaran Bahasa Arab di era digital mengalami transformasi signifikan dengan munculnya berbagai teknologi inovatif. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis strategi inovatif dalam pembelajaran Bahasa Arab di Madrasah Tsanawiyah Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi, serta mengevaluasi efektivitas dan tantangan implementasinya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi teknologi, seperti aplikasi pembelajaran, Learning Management System (LMS), dan media sosial, dapat meningkatkan motivasi dan pemahaman siswa. Namun, tantangan seperti keterbatasan akses teknologi, kesiapan guru, dan hambatan dalam interaksi tatap muka menjadi kendala utama dalam implementasi strategi ini. Oleh karena itu, diperlukan pelatihan intensif bagi guru serta kebijakan pendidikan yang lebih adaptif dalam mendukung digitalisasi pembelajaran Bahasa Arab.
PENGUATAN AKIDAH AKHLAK DALAM PEMBINAAN REMAJA DI KABUPATEN SAROLANGUN PROVINSI JAMBI Tabrani, Tabrani; Zuailan, Zuailan; Suparno, Suparno
Jurnal Literasiologi Vol 13 No 1 (2025): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v13i1.890

Abstract

Penguatan akidah dan akhlak merupakan aspek penting dalam membentuk karakter generasi muda yang berlandaskan nilai-nilai Islam. Remaja di Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi, menghadapi berbagai tantangan dalam era globalisasi, termasuk pengaruh budaya asing, pergaulan bebas, dan menurunnya moralitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi penguatan akidah akhlak dalam pembinaan remaja serta faktor pendukung dan penghambatnya. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguatan akidah akhlak dapat dilakukan melalui pendidikan formal, peran keluarga, serta pembinaan berbasis komunitas dan masjid. Faktor pendukung utama adalah dukungan dari lembaga keagamaan dan pemerintah, sementara faktor penghambat meliputi pengaruh media sosial dan kurangnya peran keluarga dalam pembinaan akhlak. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara lembaga pendidikan, keluarga, dan masyarakat dalam membangun generasi remaja yang berakhlak mulia.
Perencanaan Pendidikan dalam Menyusun Kurikulum Deep Learning untuk Membentuk Karakter Peserta Didik Sumarto, Sumarto; Kholilah Harahap, Emmi
Jurnal Literasiologi Vol 13 No 1 (2025): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v13i1.891

Abstract

Artikel ini membahas perencanaan pendidikan dalam menyusun kurikulum deep learning yang bertujuan membentuk karakter peserta didik. Penelitian studi kepustakaan ini mengidentifikasi elemen kunci kurikulum yang mendukungpengembangan karakter dan bagaimana deep learning meningkatkan pemahaman dan keterampilan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan model perencanaan pendidikan dalam menyusun kurikulum deep learning yang bertujuan untuk membentuk karakter peserta didik. Melalui pendekatan studi kepustakaan, penelitian ini menganalisis berbagai literatur yang relevan dengan kurikulum deep learning dan pengembangan karakter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi kurikulum deep learning dapat berkontribusi signifikan dalam membentuk karakter peserta didik melalui pendekatan pembelajaran yang aktif dan berpusat pada siswa. Model yang dirumuskan menggambarkan hubungan antara perencanaan pendidikan, deep learning, dan pembentukan karakter peserta didik.

Filter by Year

2018 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 14 No 3 (2025): Jurnal Literasiologi Vol 14 No 2 (2025): Jurnal Literasiologi Vol 14 No 1 (2025): Jurnal Literasiologi Vol 13 No 3 (2025): Jurnal Literasiologi Vol 13 No 2 (2025): Jurnal Literasiologi Vol 13 No 1 (2025): Jurnal Literasiologi Vol 12 No 5 (2024): Jurnal Literasiologi Vol 12 No 4 (2024): Jurnal Literasiologi Vol 12 No 3 (2024): Jurnal Literasiologi Vol 12 No 2 (2024): Jurnal Literasiologi Vol 12 No 1 (2024): Jurnal Literasiologi Vol 11 No 2 (2024): Jurnal Literasiologi Vol 11 No 1 (2024): Jurnal Literasiologi Vol 10 No 2 (2023): Jurnal Literasiologi Vol 10 No 1 (2023): Jurnal Literasiologi Vol 9 No 4 (2023): Jurnal Literasiologi Vol 9 No 3 (2023): Jurnal Literasiologi Vol 9 No 2 (2023): Jurnal Literasiologi Vol 9 No 1 (2022): Jurnal Literasiologi Vol 8 No 4 (2022): Jurnal Literasiologi Vol 8 No 3 (2022): Jurnal Literasiologi Vol 8 No 2 (2022): Jurnal Literasiologi Vol 8 No 1 (2022): Jurnal Literasiologi Vol 7 No 3 (2021): Jurnal Literasiologi Vol 7 No 2 (2021): Jurnal Literasiologi Vol 7 No 1 (2021): Jurnal Literasiologi Vol 6 No 2 (2021): Jurnal Literasiologi Vol 6 No 1 (2021): Jurnal Literasiologi Vol 5 No 2 (2021): Jurnal Literasiologi Vol 5 No 1 (2021): Jurnal Literasiologi Vol 4 No 2 (2020): Jurnal Literasiologi Vol 4 No 1 (2020): Jurnal Literasiologi Vol 3 No 4 (2020): Jurnal Literasiologi Vol 3 No 3 (2020): Jurnal Literasiologi Vol 3 No 2 (2020): Jurnal Literasiologi Vol 3 No 1 (2020): Jurnal Literasiologi Vol 2 No 2 (2019): Jurnal Literasiologi Vol 2 No 1 (2019): Jurnal Literasiologi Vol 1 No 2 (2018): Jurnal Literasiologi Vol 1 No 1 (2018): Jurnal Literasiologi More Issue