cover
Contact Name
Ade Indra Saputra
Contact Email
admin@literasikitaindonesia.com
Phone
+6285227281672
Journal Mail Official
admin@literasikitaindonesia.com
Editorial Address
-
Location
Kab. muaro jambi,
Jambi
INDONESIA
Jurnal Literasiologi
ISSN : 27455440     EISSN : 26563320     DOI : https://doi.org/10.47783/literasiologi
Core Subject : Education, Social,
Mempublikasikan hasil diskusi literasi, penelitian literasi tentang ke-Indonesian; pendidikan, sosial dan budaya yang ada di Indonesia, atau pendidikan, sosial budaya Indonesia yang ada di dunia Internasional, suatu hal yang sangat menarik untuk memperkenalkan Indonesia ke seluruh dunia, dengan tradisi dan kehidupan pendidikan, sosial yang ramah dan damai walaupun hidup dengan keberagaman, kemajemukan semua dibingkai dengan persatuan dan kesatuan “bhineka tunggal ika” yang tertulis dan terpublish.
Arjuna Subject : -
Articles 548 Documents
TANTANGAN PERKEMBANGAN KURIKULUM MERDEKA DALAM PEMBELAJARAN PAI DI SDIT RABBI RADHIYYA REJANG LEBONG Andika, Joko; Wanto, Deri; Idris, Muhammad; Kristina, Epa
Jurnal Literasiologi Vol 13 No 2 (2025): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v13i2.905

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi adanya tantangan perkembangan kurikulum merdeka dalam pembelajaran pai di sdit rabbi radhiyya rejang lebong. Pada penerapannya tentu dalam pelaksanaanya terdapat hal hal yang perlu diperhatikan serta hal hal yang menjadi tantangan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan serta menganalisis hal yang berkaitan dengan tantangan perkembangan kurikulum merdeka dalam pembelajaran pai di sdit rabbi radhiyya rejang lebong. Penelitian ini menggunakan pedekatan kualitatif yakni Penelitian ini menggunakan pedekatan kualitatif yakni penelitian lapangan yang menuntut secara langsung peneliti ke tempat yang diteliti untuk mendapatkan informasi secara langsung dari informan.Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (Field reaseach), yakni penelitian yang dilakukan secara langsung terjun ke lapangan untuk mendapatkan serta mengumpulkan informasi dari responden dan informan serta objek yang diamati melalui instrument pengumpulan data. Jenis penelitian adalah metode kualitatif yang bersifat deskriptif dengan menggunakan teknik pengumpulan data yaitu obervasi, wawancara dan dokumentasi. Penggunaan metode analisis dengan menggunakan model yang dikemukakan oleh huberman dan miles yang meliputi: Reduksi data, Display data, Pengambilan kesimpulan dan verifikasi. Kemudian, keabsahan data menggunakan sistem triangulasi yaitu triangulasi sumber, triangulasi teknik dan triangulasi waktu.Hasil penelitian diperoleh bahwa tantangan perkembangan kurikulum merdeka dalam pembelajaran pai di sdit rabbi radhiyya rejang lebong salah berkaitan dengan kesiapan guru, ada beberapa guru memiliki pemahaman yang tidak sama terutama guru guru yang sudah tua yang harus memahami kurikulum merdeka yang baru baik teknis penilaian dan lainnya, sedangkan mereka masih melekat kurikulum yang sebelumnya yakni K13, akan tetapi itu bukan menjadi hal yang tidak mungkin di laksanakan, hal itu tetap dilaksanakan karena sekolah memberikan fasilitas saling berkerjasama dalam menerapkan kurikulum merdeka dengan di bantu adanya pelatihan.
PENERAPAN METODE BURHANI DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SDIT RABBI RADHIYYA REJANG LEBONG Andika, Joko; Warsah, Idi; Amrullah, Amrullah
Jurnal Literasiologi Vol 13 No 2 (2025): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v13i2.906

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi adanya implementasi metode burhani dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SDIT Rabbi Radhiyya Rejang Lebong. Pada penerapannya, tentu dalam pelaksanaannya terdapat hal-hal yang perlu diperhatikan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan serta menganalisis hal yang berkaitan dengan penerapan metode burhani dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam, terutama di SDIT Rabbi Radhiyya Rejang Lebong.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, yakni penelitian lapangan yang menuntut peneliti secara langsung ke tempat yang diteliti untuk mendapatkan informasi secara langsung dari informan. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research), yakni penelitian yang dilakukan secara langsung terjun ke lapangan untuk mendapatkan serta mengumpulkan informasi dari responden dan informan serta objek yang diamati melalui instrumen pengumpulan data. Jenis penelitian adalah metode kualitatif yang bersifat deskriptif dengan menggunakan teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penggunaan metode analisis menggunakan model yang dikemukakan oleh Huberman dan Miles yang meliputi: reduksi data, display data, pengambilan kesimpulan, dan verifikasi. Kemudian, keabsahan data menggunakan sistem triangulasi, yaitu triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan triangulasi waktu.Hasil penelitian diperoleh bahwa penerapan metode burhani dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SDIT Rabbi Radhiyya Rejang Lebong dilakukan dengan beberapa langkah, yakni mengajak siswa berpikir rasional melalui pemberian stimulus oleh guru. Hal ini dilihat dari hasil wawancara maupun observasi, baik dari aspek gurunya yang saat mengajar mengajak siswa berpikir rasional melalui stimulus berupa pertanyaan yang diberikan oleh guru. Salah satu contohnya dalam materi PAI yang berkaitan dengan perjalanan hidup Rasulullah. Sedangkan untuk kendala dalam proses pembelajaran Pendidikan Agama Islam menggunakan metode burhani, ada beberapa siswa yang belum mampu merespons stimulus yang diberikan guru secara cepat.
KAJIAN AKSIOLOGIS DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA DALAM PEMBELAJARAN PAI DI MTS N 1 LEBONG Tiara, Meza; Marinda, Aflia Bella; Warsah, Idi; Amrullah, Amrullah
Jurnal Literasiologi Vol 13 No 2 (2025): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v13i2.907

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji nilai-nilai aksiologis dalam pembentukan karakter siswa melalui pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di Madrasah Tsanawiyah (MTs). Latar belakang penelitian ini didasarkan pada urgensi pendidikan karakter dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas moral dan spiritual. Pendidikan Agama Islam sebagai mata pelajaran inti di MTs memiliki potensi besar dalam mentransformasikan nilai-nilai luhur yang terkandung dalam ajaran Islam ke dalam sikap dan perilaku siswa. Kajian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka, yang menelaah berbagai literatur akademik terkait aksiologi pendidikan, karakter, dan implementasi nilai-nilai dalam pembelajaran PAI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai aksiologis seperti kejujuran, tanggung jawab, toleransi, dan religiusitas sangat menonjol dalam materi dan proses pembelajaran PAI. Nilai-nilai ini secara langsung dan tidak langsung terinternalisasi dalam diri siswa melalui metode pembelajaran aktif, keteladanan guru, serta interaksi sosial di lingkungan madrasah. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa pembelajaran PAI memiliki peran sentral dalam membentuk karakter siswa melalui muatan nilai-nilai aksiologis yang terintegrasi dalam setiap proses pendidikan. Oleh karena itu, guru PAI perlu mengembangkan strategi pembelajaran yang tidak hanya bersifat kognitif, tetapi juga menekankan aspek afektif dan moral.
Pengaruh Manajemen Konflik antara Guru BK dan Wali Kelas dalam Membentuk Karakter Religius Siswa di SMKN 4 Kepahiang Adeko, Uun; Hartini, Hartini; Azwar, Beni; Fadilah, Fadilah; Istan, Muhammad
Jurnal Literasiologi Vol 13 No 2 (2025): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v13i2.908

Abstract

Penelitian ini mempunyai tujuan untuk menganalisis pengaruh manajemen konflik antara guru BK dan wali kelas dalam membentuk karakter religius siswa di SMKN 4 Kepahiang. Memakai pendekatan kuantitatif dengan jumlah populasi seluruh siswa kelas X, XI, dan XII. Sampel pada penelitian ini didapatkan dengan menerapkan teknik Simple Random Sampling dengan jumlah 86. Analisis data dikerjakan memanfaatkan SPSS versi 25. Hasil penelitian memperlihatkan bahwasannya 1)implementasi manajemen konflik antara wali kelas dan guru BK tergolong cukup,2) Karakter religius siwa di SMKN 4 Kepahiang tergolong cukup, 3) terdapat pengaruh positif dan signifikan penerapan manajemen konflik antara wali kels dan guru BK dalam membentuk karakter religius siswa di SMKN 4 Kepahiang . Berdasarkan perhitungan menggunakan SPSS versi 25 dengan rumus product moment sebesar 0,301 dan dilihat dari rxy yang di peroleh 0,301 > 0,212 terletak diantara 0,20 - 0,399, dapat dinyatakan korelasi antara variabel X dan Y adalah tergolong rendah. Dari perhitungan determinasi diperoleh angka sebesar 0,091 (9%) Hal ini dapat disimpulkan bahwa manajemen konflik antara wali kelas dan guru BK memberikan sumbangan 9% terhadap pembentukan karakter religius siswa di SMKN 4 Kepahiang.
Pengaruh Motivasi Belajar Terhadap Capaian Pembelajaran Peserta Didik Pada Pembelajaran PAI Wiranata, Erik; Nisa, Khoirun; Irama, Debi; Harmi, Hendra; Nurmal, Ifnaldi
Jurnal Literasiologi Vol 13 No 2 (2025): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v13i2.909

Abstract

Penelitian ini bertujuan pertama , mengetahui motivasi belajar peserta didik pada pembelajaran PAI. Kedua, mengetahui capaian pembelajaran peserta didik pada pembelajaran PAI. Ketiga, mengetahui pengaruh motivasi belajar peserta didik terhadap capaian pembelajaran pada pembelajaran PAI. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, populasi sebanyak 35 dan sampel dengan menjadikan populasi sebagai sampel, dengan taaf kesalahan 5%. Jenis data yang digunakan data kuantitatif, dengan sumbe data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data dengan observasi, angket dan dokumentasi. Teknik analisis data dari uji validitas, uji reliabilitas, persentase, dan uji korelasi. Hasil penelitian pertama, bahwa peserta didik pada pembelajaran PAI lebih banyak memiliki motivasi belajar dalam kategori baik (B) sebanyak 47% kemudian disusul dengan 34% peserta didik dengan motivasi belajar dalam kategori Sangat Baik (SB) pada pembelajaran PAI. Kedua, Capaian Pembelajaran peserta didik pada pembelajaran PAI dalam kategori baik (B) sebanyak 38% kemudian disusul dengan 31% dalam kategori Sangat Baik (SB). Ketiga, Terdapat pengaruh motivasi belajar terhadap capaian pembelajaran peserta didik pada pembelajaran PAI, Berdasarkan tabel interpretasi koefisien korelasi nilai r, maka ditemukan nilai rhitung sebesar 0.399, sementara rtabel dengan taraf kesalahan 5% dengan nilai 0.334. Dengan demikian artinya rhitung > rtabel atau 0.399 > 0.334.
PENERAPAN PRINSIP NEUROSAINS DALAM GAYA KOMUNIKASI GURU PAI UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KEAGAMAAN SISWA DI MIN 1 LEBONG Dewanti, Asri Hajar; Nasution, Aida Rahmi; Sari, Dewi Purnama
Jurnal Literasiologi Vol 13 No 2 (2025): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v13i2.910

Abstract

Pendidikan Agama Islam (PAI) berperan penting dalam membentuk karakter serta nilai-nilai keagamaan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan prinsip neurosains dalam gaya komunikasi guru PAI di MIN 1 Lebong dan dampaknya terhadap pemahaman keagamaan siswa. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun pemahaman guru tentang prinsip neurosains bervariasi, penerapan strategi komunikasi berbasis neurosains seperti storytelling dan stimulasi visual telah memberikan dampak positif terhadap pemahaman siswa. Penelitian ini merekomendasikan pelatihan untuk guru serta peningkatan fasilitas pembelajaran agar penerapan neurosains dalam komunikasi dapat dioptimalkan.
STRATEGI GURU SKI DALAM MENGEMBANGKAN METODE PEMBELAJARAN BERBASIS LANDASAN PSIKOLOGIS DI MIN 1 LEBONG Dewanti, Asri Hajar; Wanto, Deri; Idris, Muhammad; Kristina, Epa
Jurnal Literasiologi Vol 13 No 2 (2025): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v13i2.911

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi strategi yang digunakan oleh guru dalam mengembangkan metode pembelajaran berbasis psikologis untuk Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) di MIN 1 Lebong. Studi ini menyoroti pentingnya pemahaman terhadap perkembangan psikologis siswa untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran SKI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode pengajaran konvensional sering kali mengakibatkan minat siswa menurun. Oleh karena itu, guru disarankan untuk menerapkan pendekatan inovatif seperti storytelling dan bermain peran, yang sejalan dengan tahapan perkembangan kognitif anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tantangan yang dihadapi guru dalam menerapkan metode berbasis psikologi dan menilai efektivitasnya dalam meningkatkan pemahaman dan keterlibatan siswa dalam SKI. Secara keseluruhan, studi ini memberikan kontribusi untuk memperkaya metode pengajaran dalam pendidikan Islam, serta menawarkan rekomendasi praktis bagi pendidik.
KONSEP NILAI PENDIDIKAN ISLAM DALAM AL-QURAN : ANALISIS SURAH AL-HUJURAT AYAT 2 Andika, Joko; Khoirunnisa, Khoirunnisa; Tiara, Meza; Taqiyuddin, Muhammad
Jurnal Literasiologi Vol 13 No 2 (2025): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v13i2.912

Abstract

Al-Qur’an adalah sumber dari seluruh ajaran Islam sebagai wahyu terakhir yang di dalamnya berisi tentang segala aspek kehidupan manusia yang dijadikan sebagai pedoman hidup. Namun pada kenyataannya pada zaman sekarang ini manusia sudah jauh dari nilai-nilai Al-Qur’an yang mengakibatkan kemerosotan akhlak. Pentingnya menanamkan nilai-nilai yang terkandung dalam Al-Qur’an khususnya akhlak mulia, seperti yang terdapat dalam surah Al-Hujurat ayat 2 yang menjelaskan tentang akhlak atau tata pergaulan yang baik dalam kehidupan sehari-hari. Krisis akhlak yang melanda sebagian peserta didik di Indonesia dapat dilihat dari banyaknya laporan di media massa mengenai perilaku tidak sopan yang dilakukan oleh siswa di berbagai lembaga pendidikan. Fenomena ini mencerminkan pentingnya penerapan nilai-nilai akhlak dalam dunia pendidikan, khususnya dalam pendidikan Islam. Oleh karena itu, peserta didik perlu dibina agar memiliki sikap hormat dan sopan terhadap pendidik, karena dengan terbentuknya hubungan yang dilandasi akhlak mulia antara guru dan murid, tujuan pendidikan Islam akan lebih mudah tercapai. Fokus utama dalam penelitian ini adalah mengkaji interaksi antara peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kepustakaan (library research), yaitu dengan menggali dan menelaah berbagai sumber referensi yang relevan. Metode yang digunakan adalah metode deduktif, dengan menarik kesimpulan dari dalil-dalil umum yang dijelaskan dalam ayat tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi yang baik antara peserta didik dan pendidik harus didasari oleh sopan santun, seperti tidak mendahului guru tanpa izin ketika berjalan bersama, serta menjaga nada bicara agar tetap lembut dan penuh penghormatan saat berbicara dengan pendidik dapat diterapkan secara nyata dalam kehidupan pendidikan sehari-hari.
RELIGIUS PRAGMATISME DALAM FILSAFAT PENDIDIKAN ISLAM: RELEVANSI BAGI KURIKULUM MERDEKA DI SDN 91 REJANG LEBONG Dewanti, Asri Hajar; Nisa, Khoirun; Warsah, Idi; Amrullah, Amrullah
Jurnal Literasiologi Vol 13 No 2 (2025): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v13i2.913

Abstract

Abstrak ditulis Religius pragmatisme merupakan pendekatan yang mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dengan prinsip-prinsip pragmatisme dalam pendidikan Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi implementasi religius pragmatisme dalam kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) di SDN 91 Rejang Lebong serta relevansinya terhadap Kurikulum Merdeka. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif-analitis, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa religius pragmatisme diterapkan melalui integrasi nilai-nilai Islam dalam mata pelajaran, metode pembelajaran berbasis pengalaman, dan penguatan budaya sekolah. Pendekatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan karakter religius siswa serta motivasi belajar mereka. Namun, terdapat tantangan dalam implementasi, seperti kesiapan guru dan keterbatasan sumber daya pembelajaran. Oleh karena itu, pelatihan bagi pendidik serta kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan masyarakat menjadi faktor kunci keberhasilan implementasi religius pragmatisme dalam pembelajaran PAI
PEMIKIRAN PENDIDIKAN PERSPEKTIF TOKOH ISLAM NUSANTARA Irama, Debi Irama; Warsah, Idi; Amrullah, Amrullah
Jurnal Literasiologi Vol 13 No 2 (2025): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v13i2.914

Abstract

Pendidikan Islam di Nusantara memiliki sejarah panjang dan berkembang melalui berbagai model serta pemikiran yang dipengaruhi oleh para ulama dan cendekiawan Muslim. Tokoh-tokoh seperti KH. Hasyim Asy’ari, KH. Ahmad Dahlan, dan Syekh Yusuf Al-Makassari memberikan kontribusi besar dalam membentuk sistem pendidikan Islam yang tidak hanya berbasis pada ajaran agama, tetapi juga menyesuaikan dengan kondisi sosial, budaya, dan politik masyarakat setempat. Pemikiran mereka menekankan pentingnya keseimbangan antara ilmu agama dan ilmu dunia, integrasi antara nilai-nilai keislaman dan kebangsaan, serta moderasi dalam praktik pendidikan. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam pemikiran pendidikan Islam dari beberapa tokoh Islam Nusantara, pendekatan yang mereka gunakan dalam sistem pendidikan, serta relevansinya dalam sistem pendidikan Islam saat ini. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan historis-kritis, yang mencakup analisis terhadap karya-karya para tokoh tersebut, sistem pendidikan yang mereka rancang, serta dampaknya terhadap perkembangan pendidikan Islam di Indonesia. Hasil kajian menunjukkan bahwa pemikiran pendidikan Islam Nusantara memiliki karakter khas yang berbasis pada nilai-nilai moderasi, keadilan, serta pembentukan karakter kebangsaan yang kuat. Pendidikan yang dikembangkan oleh para tokoh ini tidak hanya bertujuan untuk membentuk individu yang saleh secara spiritual, tetapi juga memiliki kesadaran sosial yang tinggi serta mampu berkontribusi dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Relevansi pemikiran mereka masih sangat kuat dalam konteks pendidikan Islam saat ini, terutama dalam menghadapi tantangan globalisasi, radikalisme, dan transformasi teknologi dalam dunia pendidikan.

Filter by Year

2018 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 14 No 3 (2025): Jurnal Literasiologi Vol 14 No 2 (2025): Jurnal Literasiologi Vol 14 No 1 (2025): Jurnal Literasiologi Vol 13 No 3 (2025): Jurnal Literasiologi Vol 13 No 2 (2025): Jurnal Literasiologi Vol 13 No 1 (2025): Jurnal Literasiologi Vol 12 No 5 (2024): Jurnal Literasiologi Vol 12 No 4 (2024): Jurnal Literasiologi Vol 12 No 3 (2024): Jurnal Literasiologi Vol 12 No 2 (2024): Jurnal Literasiologi Vol 12 No 1 (2024): Jurnal Literasiologi Vol 11 No 2 (2024): Jurnal Literasiologi Vol 11 No 1 (2024): Jurnal Literasiologi Vol 10 No 2 (2023): Jurnal Literasiologi Vol 10 No 1 (2023): Jurnal Literasiologi Vol 9 No 4 (2023): Jurnal Literasiologi Vol 9 No 3 (2023): Jurnal Literasiologi Vol 9 No 2 (2023): Jurnal Literasiologi Vol 9 No 1 (2022): Jurnal Literasiologi Vol 8 No 4 (2022): Jurnal Literasiologi Vol 8 No 3 (2022): Jurnal Literasiologi Vol 8 No 2 (2022): Jurnal Literasiologi Vol 8 No 1 (2022): Jurnal Literasiologi Vol 7 No 3 (2021): Jurnal Literasiologi Vol 7 No 2 (2021): Jurnal Literasiologi Vol 7 No 1 (2021): Jurnal Literasiologi Vol 6 No 2 (2021): Jurnal Literasiologi Vol 6 No 1 (2021): Jurnal Literasiologi Vol 5 No 2 (2021): Jurnal Literasiologi Vol 5 No 1 (2021): Jurnal Literasiologi Vol 4 No 2 (2020): Jurnal Literasiologi Vol 4 No 1 (2020): Jurnal Literasiologi Vol 3 No 4 (2020): Jurnal Literasiologi Vol 3 No 3 (2020): Jurnal Literasiologi Vol 3 No 2 (2020): Jurnal Literasiologi Vol 3 No 1 (2020): Jurnal Literasiologi Vol 2 No 2 (2019): Jurnal Literasiologi Vol 2 No 1 (2019): Jurnal Literasiologi Vol 1 No 2 (2018): Jurnal Literasiologi Vol 1 No 1 (2018): Jurnal Literasiologi More Issue