Articles
2,377 Documents
Akibat Hukum Pembatalan Perkawinan Terhadap Status Anak Dikaitkan dengan Kedudukannya dalam Mewaris (Contoh Kasus Putusan Kasasi Nomor 450 K/Pdt/2022)
Sugiarto, Febyola Berlyani
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 7, No 3 (2023): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) (Juli)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58258/jisip.v7i3.5112
Marriages that have taken place and even one of the partners has passed away, in fact, can still be submitted for annulment of marriage from the family where this will affect the status of the child in occupying it as heir. This study aims to analyze the status of children due to the annulment of marriages based on Cassation Decision Number 450 K/Pdt/2022 and the inheritance rights of children which have an impact on the annulment of marriages based on the Civil Inheritance System in Indonesia. The problem studied is the status of children due to the cancellation of marriages based on Cassation Decision Number 450 K/Pdt/2022 and the inheritance rights of children which have the impact of canceling marriages based on the Civil Inheritance System in Indonesia. The research used is in the form of juridical-normative. In addition, this research is descriptive analytical. The type of data used is secondary data. The data collection tool used is document study with the technique used is qualitative. The results of this study indicate that the status of children who have been born from the (annulled) marriage, then as explained in the provisions of Article 28 paragraph (2) of the Marriage Law that the cancellation of marriage does not apply retroactively to children born from said marriage where the child is still considered as a legitimate child and the parents still have obligations to the child until the child can stand alone even though the marriage of the parents has been annulled. Furthermore, with regard to the inheritance rights of children affected by the cancellation of marriages, referring to Article 28 paragraph (2) of the Marriage Law, the child is still said to be a legitimate child so that he still has his position as an heir.Marriages that have taken place and even one of the partners has passed away, in fact, can still be submitted for annulment of marriage from the family where this will affect the status of the child in occupying it as heir. This study aims to analyze the status of children due to the annulment of marriages based on Cassation Decision Number 450 K/Pdt/2022 and the inheritance rights of children which have an impact on the annulment of marriages based on the Civil Inheritance System in Indonesia. The problem studied is the status of children due to the cancellation of marriages based on Cassation Decision Number 450 K/Pdt/2022 and the inheritance rights of children which have the impact of canceling marriages based on the Civil Inheritance System in Indonesia. The research used is in the form of juridical-normative. In addition, this research is descriptive analytical. The type of data used is secondary data. The data collection tool used is document study with the technique used is qualitative. The results of this study indicate that the status of children who have been born from the (annulled) marriage, then as explained in the provisions of Article 28 paragraph (2) of the Marriage Law that the cancellation of marriage does not apply retroactively to children born from said marriage where the child is still considered as a legitimate child and the parents still have obligations to the child until the child can stand alone even though the marriage of the parents has been annulled. Furthermore, with regard to the inheritance rights of children affected by the cancellation of marriages, referring to Article 28 paragraph (2) of the Marriage Law, the child is still said to be a legitimate child so that he still has his position as an heir.
Pengaruh Fraud Hexagon Model Terhadap Kecurangan Laporan Keuangan Perusahaan Transportasi Dan Logistik
Nuridah, Siti;
Sitohang, Rony Marthin;
Supraptiningsih, Joelianti Dwi;
Sagitarius, Elda;
Septiani, Arneta
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 7, No 3 (2023): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) (Juli)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58258/jisip.v7i3.5085
This study discusses the problem of fraudulent financial reporting in a company that is affected by fraud hexagon. The purpose of this study was to examine the effect of financial targets, financial stability and external pressure as part of the stimulus component for fraudulent financial reporting in Transportation and Logistics companies listed on the IDX in 2017-2021. The population of this study are all Transportation and Logistics companies listed on the IDX in 2017-2021. With the purposive sampling method as the sampling method, a sample of 16 companies from 28 Transportation and Logistics companies was obtained as a population. The data used is financial report data obtained by downloading from www.idx.co.id. The data analysis used is panel data regression analysis and the tests used are the T test, F test, and the coefficient of determination. The results of the study show that financial targets have an effect on fraudulent financial reporting. Financial stability and external pressure have no effect on fraudulent financial reporting. While simultaneously, the stimulus component as measured by the financial target variable, financial stability and external pressure has an effect on fraudulent financial reporting
Implikasi Dari Berakhirnya Masa Jabatan Direksi Tanpa Hasil Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Berdasarkan Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 Tentang Perseroan Terbatas
Manik, Daniel Arjuna Felik
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 7, No 3 (2023): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) (Juli)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58258/jisip.v7i3.5201
Direksi sebgai penanggung jawab pada suatu PT. Direksi diberikan hak dan kekuasaan penuh dengan konsekuensi bahwa setiap tindakan dan perbuatan yang dilakukan oleh Direksi akan dianggap dan diperlakukan sebagai tindakan dan perbuatan perseorangan. Direksi bukan sebagai pemgang kekuasaan tertinggi dalam perusahan, RUPS merupakan organ tertinggi, mampu membuat keputusan terhadap PT. Direksi yang diberhentikan harus melalui RUPS terlebih dahulu.Akibat hukum yang timbul dari diberhentikannya seorang direksi tanpa melalui RUPS yang sah, batal demi hukum. Dimana, hal tersebut telah diatur didalam Pasal 105 ayat 1 UUPT. Direksi yang telah diberhentikan oleh hasil keputusan RUPS diberikan waktu untuk membela diri sesuai Pasal 105 ayat 2 UUPT. Adapun pembelaan diri yang dilakukan oleh direksi yang diberhentikan dibuat secara tertulis. Direksi yang bersangkutan langsung bertanggung jawab in person berdasarkan sifat pembelaan ini, hal tersebut disimpulkan dari Pasal 105 ayat (2), undang-undang menghendaki boleh disampaikan oleh kuasa, tentu dengan tegas disebutkan dalam pasal tersebut yakni pembelaan diri oleh anggota direksi yang diberhentikan atau kuasanyaDireksi sebgai penanggung jawab pada suatu PT. Direksi diberikan hak dan kekuasaan penuh dengan konsekuensi bahwa setiap tindakan dan perbuatan yang dilakukan oleh Direksi akan dianggap dan diperlakukan sebagai tindakan dan perbuatan perseorangan. Direksi bukan sebagai pemgang kekuasaan tertinggi dalam perusahan, RUPS merupakan organ tertinggi, mampu membuat keputusan terhadap PT. Direksi yang diberhentikan harus melalui RUPS terlebih dahulu.Akibat hukum yang timbul dari diberhentikannya seorang direksi tanpa melalui RUPS yang sah, batal demi hukum. Dimana, hal tersebut telah diatur didalam Pasal 105 ayat 1 UUPT. Direksi yang telah diberhentikan oleh hasil keputusan RUPS diberikan waktu untuk membela diri sesuai Pasal 105 ayat 2 UUPT. Adapun pembelaan diri yang dilakukan oleh direksi yang diberhentikan dibuat secara tertulis. Direksi yang bersangkutan langsung bertanggung jawab in person berdasarkan sifat pembelaan ini, hal tersebut disimpulkan dari Pasal 105 ayat (2), undang-undang menghendaki boleh disampaikan oleh kuasa, tentu dengan tegas disebutkan dalam pasal tersebut yakni pembelaan diri oleh anggota direksi yang diberhentikan atau kuasanya.
Selfie Jilbab : Produksi Identitas Virtual Perempuan di Instagram
Kurniawati, Juliana;
Yuliani, Fitria;
Safitra, Linda
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 7, No 3 (2023): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) (Juli)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58258/jisip.v7i3.4568
Selfie jilbabs are an interesting selfie style to study because jilbabed women often seem to have no freedom in producing virtual identities. Some religious norms are considered to limit self-representation in cyberspace. This article aims to examine the production of virtual identity formed by women wearing headscarves through selfies on compilation accounts on Instagram. Theo van Leeuwen's social semiotics and Michel Foucault's concept of technology of the self are used to examine uploads of selfie jilbabs on the compilation accounts @jilbab_chantik, @selfie_mukena and @jilbab_sweet. The third account of this compilation was chosen because it represents three representations of selfie style. Instagram is a space that offers freedom for women who wear hijab to express themselves through photos. However, when the photo is submitted to the admin compilation account for editing, a modification of the authority for the photo occurs. A study of three photo compilation accounts shows three dominant virtual identities generated by admins, namely beautiful women, sexy women, and pious women. Viewers confirmed these three identities by liking and actively commenting on photos uploaded to the Instagram newsfeed.
Hak Reproduksi Pada Penderita Hiv/Aids Ditinjau Dari Sudut Pandang Hukum Dan Agama
Santoso, Aris Prio Agus;
Habib, Muhamad;
Yudhianto, Kresna Agung;
Lestari, Tri Indah
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 7, No 3 (2023): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) (Juli)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58258/jisip.v7i3.5130
Setiap orang ingin sekali dapat bereproduksi dengan baik, dengan memiliki keturunan yang sehat baik secara fisik, mental dan sosialnya. Konstitusi memberikan kebebasan bahwa setiap orang itu berhak dan memiliki kesempatan yang sama untuk memiliki semua yang berkenaan dengan kesehatan reproduksi. Hal ini sangatlah bertolak belakang dengan Fatwa MUI No. 18 Tahun 1996 yang justru melarang Penderita HIV/AIDS untuk menikah. Perumusan masalah dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana hak reproduksi pada Penderita HIV/AIDS ditinjau dari Sudut Pandang Hukum dan agama serta mengetahui bagaimana program Pemerintah Indonesia dalam Pengendalian HIV/AIDS. Metode penelitian ini dilakukan dengan pendekatan yuridis normatif dengan mengumpulkan data sekunder dari kepustakaan. Hasil penelitian selanjutnya dianalisis secara kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa Hak Reproduksi Penderita HIV/AIDS pada dasarnya telah dikemukakan dalam International Conference on Population and Development, International Planned Parenthood Federation serta diatur dalam Universal Declaration of Human Rights meskipun itu dibuat secara umum namun dapat diintegrasikan dalam konteks Penderita HIV/AIDS. Penderita HIV/AIDS juga memiliki hak untuk menikah dan memiliki keturunan karena itu adalah hak yang melekat pada dirinya sejak lahir. Penderita HIV/AIDS yang diatur dalam Pasal 28B Ayat (1) UUD 1945, Pasal 10 Ayat (2) UU No. 39/1999 tentang HAM dan Pasal 72 UU No. 36/2009 tentang Kesehatan. Berdasarkan syariat islam, Penderita HIV/AIDS diperbolehkan untuk menikah dan memiliki keturunan dan hal tersebut bisa mengantarkan pada tujuan perkawinan yang dikehendaki oleh Allah SWT. Pemerintah memiliki Rencana Aksi Nasional Pengendalian HIV dan AIDS Bidang Kesehatan. Rencana aksi ini berisi upaya pengendalian yang dijabarkan dalam bentuk strategi, kegiatan, indikator dan target sampai dengan kerangka pendanaan yang bertujuan untuk menghentikan epidemi AIDS di Indonesia pada tahun 2030.
Peran Pemerintah Daerah Lombok Barat Terhadap Konflik Sosial Di Desa Mareje
Arvianti, Armita;
Setiawan, Bayu;
Syamsunasir, Syamsunasir;
Widodo, Pujo
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 7, No 3 (2023): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) (Juli)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58258/jisip.v7i3.5094
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peran pemerintah daerah dalam mengatasi konflik di desa mareje. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode Focus Group Discusion (FGD) bersama narasumber melalui aplikasi daring. Hasil penelitian menunjukan Konflik yang terjadi di Desa Mareje, Kecamatan Lembar, Kabupaten Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat merupakan Konflik Sosial bukan Konflik SARA, tidak seperti yang beredar di Media, Pemerintah hadir dalam penanganan konflik di Mareje melalui FORKOPIMDA, FKUB, bersama Tokoh Adat dan Tokoh Masyarakat guna menangani Konflik Sosial yang terjadi dengan membentuk Balai Mediasi. Penanganan Konflik di Mareje mengesampingkan penyelesaian secara Hukum dan diselesaikan melalui pendekatan Adat Istiadat/ Kearifan Lokal Beberapa langkah mitigas dilakukan untuk mencegah terjadinya konflik lanjutan. Pemerintah mengumpulkan media massa untuk mengklarifikasi konflik yang terjadi bahwa bukan Konflik SARA sehingga mencegah semakin menyebarnya isu ini menjadi isu nasional.
Implementasi Prinsip-Prinsip Good Governance Dalam Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik (Studi Kasus Pada Sekretariat DPRD Kota Malang)
Andhini, Shanti Yuka;
Wahyudi, Sigit;
Khannanah, Sulafah Fathin
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 7, No 3 (2023): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) (Juli)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58258/jisip.v7i3.5226
(the problem of implementing the principles of good governance in improving the quality of public services in the Registrar Office of the Malang City DPRD. This matter is framed by the strong insistence on democracy and the recognition of the basic rights of people which gave birth to pressure for quality public service management, which is regime (good governance). To achieve this goal, it is necessary to be assisted by human resources who are qualified, reliable, have understanding and are able to provide good services to the community. This research aims to identify how the application of the principles of good governance in improving service quality the public at the Registrar Office of the Malang City DPRD acts like a colleague for the activities of the Malang City authorities. The procedure used in this research is a qualitative research procedure. A qualitative procedure describes information based on facts, information and data directly from research positions. The method of collecting information uses in-depth debriefing (in deep interview) and assisted by monitoring and selection methods. The results of the research confirm that the application of the principles of good governance in the Registrar's Office of the Malang City DPRD has been running quite well, although there are still some deficiencies that need to be corrected and by implementing the principles of good governance in the Registrar's Office of the Malang City DPRD, it has succeeded in increasing the quality of public services in that body. . Not only improving the quality of public services, the application of the principles of good governance also has positive consequences for various parties who participate, including civil servants for the clerkship of the Malang City DPRD and ordinary citizens acting like consumers of public services for the clerkship of the Malang City DPRD.
Efektivitas Implementasi Perlindungan Konsumen Terhadap Nasabah Pemakai Transaksi Cryptocurrency di Indonesia
Ervizar, Mentari Sabilla
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 7, No 3 (2023): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) (Juli)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58258/jisip.v7i3.5046
Berkembangnya aktivitas investasi Cryptocurrency itu dijadikan masyarakat terus menjalankan penggabungan dalam aktivitas itu serta sebuah upaya dinilai berhasil serta biasanya adanya media sosial yakni dijalankan dari Doni Salman, dalam pertumbuhan ketika perdagangan aset kripto mengakibatkan sebagian persoalan disebabkan tak sesuainya pada aset kripto, sedangkan pada Undang-undang no. 8 tahun 1999 terkait perlindungan konsumen maknanya dimana perlindungan konsumen tak bisa terpisahkan dalam aktivitas investasi, beragamnya korban investasi ini memberi isyarat dimana masyarakat pada berinvestasi, maknanya dimana adanya benefit yang besar dengan tak memberi maknanya. Rumusan persoalan yakni bagaimana Perlindungan Hukum pada Nasabah Cryptocurrency mengacu Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 terkait Perlindungan Konsumen serta terkait bagaimana Status Hukum Penyelenggaraan Investasi Cryptocurrency dalam Indonesia. Tipe penelitian yakni memakai jenis penelitian yuridis normatif dimana hukum dimaknai selaku acuan, aturan. Peneliti melakukan simpulan dimana Undang-undang nomor 8 tahun 1999 terkait perlindungan konsumen, tak adanya optimalitas dalam konsumen terhadap ranah hukum dalam investasi Cryptocurrency, menyebabkan ada kekurangan perlindungan hukum, kenyataannya secara umumnya dimana acuan memiliki fungsi dalam memberi perlindungan maupun jaminan hukum terlebih konsumen, maka sebab itu investasi Cryptocurrency misalnya adanya pembelian mata uang kripto tak adanya investasi namun perbuatan spekulasi dimana adanya keuntungan dimana adanya penilaian sebab dalamnya hasilnya tak sesuai.
Efektivitas Implementasi Kebijakan Penanganan Kemiskinan Perkotaan Di Kecamatan Nusaniwe Kota Ambon
Hamin, Kamsal;
Ohoiwutun, St.K.;
Selanno, Hendry
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 7, No 3 (2023): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) (Juli)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58258/jisip.v7i3.5146
This study aims to analyze (1) the implementation of policies for handling urban poverty in Nusaniwe District, Ambon City, (2) the effectiveness of implementing policies for handling urban poverty in Nusaniwe District, Ambon City, (3) factors that influence the implementation of policies for handling urban poverty in Nusaniwe District, Ambon City and (4) strategies for handling urban poverty in Nusaniwe District, Ambon City. Data were analyzed using qualitative analysis. The results of the study concluded that (1) Poverty management policies in Ambon City have been elaborated through various work programs and are made based on the needs of target households and their implementation is in accordance with the main tasks and functions of the related regional apparatus organizations; (2) Policy implementation for handling poverty has not been maximized in terms of policy accuracy, implementation accuracy, target accuracy, environmental accuracy and process accuracy; (3) Factors that influence the implementation of policies for handling urban poverty are policy errors, distribution of social assistance and weak data accuracy and (4) Strategies for handling urban poverty in Ambon City are focused on political will and institutional dimensions, both dimensions of policy content and third dimensions of the policy environment .
Pertanggungjawaban Notaris Dalam Penyerahan Dokumen Kepada Orang Yang Tidak Berwenang
Pratiwi, Moudy Khanza;
Arsin, Fransiscus Xaverius
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 7, No 3 (2023): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) (Juli)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58258/jisip.v7i3.5121
Notaris sebagai salah satu profesi hukum yang sebagian wewenangnya adalah menerbitkan suatu dokumen berupa akta dengan kekuatan sebagai akta otentik. Hal ini dapat dicermati dalam Putusan Pengadilan Negeri Bandung Nomor 37/Pdt/G/2014/PN.Bdg. Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah bagaimana prosedur Notaris dalam mengeluarkan pembatalan akta secara sepihak, bagaimana akibat hukum terhadap Notaris dalam mengeluarkan pembatalan akta secara sepihak, bagaimana bentuk penyelesaian tanggungjawab hukum terhadap Notaris yang mengeluarkan pembatalan akta secara sepihak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis prosedur Notaris dalam mengeluarkan pembatalan akta secara sepihak, untuk mengetahui dan menganalisis akibat hukum terhadap Notaris dalam mengeluarkan pembatalan akta secara sepihak, untuk mengetahui dan menganalisis bentuk penyelesaian tanggung jawab hukum terhadap Notaris yang mengeluarkan pembatalan akta secara sepihak.