cover
Contact Name
L.M. Zainul
Contact Email
zainul@uniba-bpn.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
identifikasi@uniba-bpn.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota balikpapan,
Kalimantan timur
INDONESIA
IDENTIFIKASI: Jurnal Ilmiah Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Lindungan Lingkungan
Published by Universitas Balikpapan
ISSN : 2460187X     EISSN : 26561891     DOI : -
Jurnal Identifikasi adalah Jurnal Karya Ilmiah terbuka untuk umum dan dapat diakses secara terbuka. Jurnal yang diterbitkan telah melalui proses editing. Penggunan informasi dalam tulisan ini bebas dengan menyertakan link sumbernya. Jurnal Identifikasi memiliki bidang kajian keselamatan dan kesehatan kerja di berbagai bidang pekerjaan melipuri industri perminyakan dan gas bumi, tambang, transportasi,rumah sakit, dan bidang pekerjaan lainnya serta kajian di bidang lingkungan
Arjuna Subject : -
Articles 282 Documents
KEBIJAKAN PENANGGULANGAN BENCANA BANJIR DAN KEBAKARAN DI KOTA BALIKPAPAN Ghifari, Muhammad Fadillah; Rusba, Komeyni; Ramdan, Muhamad
IDENTIFIKASI Vol 10 No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v10i1.337

Abstract

Bencana merupakan fenomena atau peristiwa rusaknya alam atau lingkungan tempat tinggal yang berdampak pada kehidupan makhluk hidup yakni manusia, hewan maupun tumbuhan yang terjadi secara alamiah seperti banjir, kebakaran, gempa dan lain sebagainya Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana pemerintah melakukan penaggulangan bencana banjir dan kebakaran di kota Balikpapan. Metode yang digunakan ialah metode penelitian kualitatif, Teknik pengumpulan data yaitu kuesioner, peldoman wawancara, pedoman observasi. Data yang didapatkan kemudian dianalisis dan disajikan dengan tahapan mengolah data dan menyiapkan data dengan analisis, hingga akhirnya dapat ditarik suatu kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BPBD Balikpapan Selatan telah menerapkan kebijakan penanggulangan bencana tetapi terdapat beberapa kriteria pada organisasi penanggulangan bencana dengan nilai kesesuian 83% dan nilai ketidaksesuaian 17% yang berarti termasuk dalam kategori cukup, komponen yang ada tidak sesuai dengan kondisi aktual di lapangan. Petugas tidak memiliki buku kegiatan. Prasarana yang berada di BPBD sudah dengan kategori cukup yaitu tingkat kesesuaian mencapai 85% dan nilai ketidaksesuaian mencapai 15% Dari semua komponen dan kondisi aktual hanya peralatan mobil ambulance yang belum terdapat di Badan Penanggulangan Bencana Daerah kota Balikpapan dan nilai pada kegiatan evakuasi termasuk dalam kategori cukup dengan nilai kesesuaian mencapai 83% dan nilai ketidaksesuaian 17% Karena dari komponen yang ada tidak sesuai dengan kondisi aktual di lapangan. Bahwa jalur evakuasi belum memiliki akses langsung ke ruangan terbuka yang aman. karena jalur evakuasi terdapat di daerah rawan bencana.
ANALISA RISIKO KECELAKAAN KERJA PADA PT EXPRO INDONESIA BALIKPAPAN BASE Alifianti, Aulya Febby; Hardiyono, Hardiyono; Ramdan, Muhamad
IDENTIFIKASI Vol 10 No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v10i1.338

Abstract

PT Expro merupakan perusahaan yang bergerak di bidang minyak dan gas yang berpedoman pada ISO 9001, memfasilitasi perusahaan minyak dalam mengeksplorasi kandungan minyak yang berada di dasar laut bumi (pengeboran minyak). Salah satu pekerjaan yang sering di workshop adalah pekerjaan pengangkatan/Lifting Equipment menggunakan overhead crane yang dimana kegiatan ini memiliki banyaknya risiko kecelakaan kerja. Berdasarkan hal tersebut, maka tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui risiko kecelakaan kerja pada pekerjaan pengangkatan/ Lifting Operation menggunakan Overhead crane dengan metode HIRARC (Hazard Identification, Risk Assesment, and Risk Control) di PT Expro Indonesia Balikpapan Base. Peneltian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan observasional dengan jumlah informan 4 orang terhadap pekerja di PT Expro Indonesia Balikpapan Base. Hasil penelitian ini diketahui bahwa pekerjaan proses pengangkatan/ lifting equipment menggunakan overhead crane di PT Expro Indonesia Balikpapan Base, sebelum dilakukan pengendalian tambahan masih berisiko medium dengan nilai persentase low risk 10%, nilai persentase medium risk 90%. Setelah dilakukan pengendalian tambahan persentase low risk menjadi 100%.
ANALISIS SISTEM PROTEKSI KEBAKARAN AKTIF DI RUMAH SAKIT RESTU IBU BALIKPAPAN Nugraha, Septa; Rusba, Komeyni; Ramdan, Muhamad
IDENTIFIKASI Vol 10 No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v10i1.339

Abstract

Kebakaran adalah suatu peristiwa yang sangat cepat dan tidak dikehendaki sehingga menimbulkan kerusakan atau kerugian yang sangat fatal, hal ini disebabkan ketidak displinan dalam menggunakan bahan-bahan atau peralatan yang digunakan. Bahan-bahan yang menimbulkan tejadinya kebakaran beberapa zat padat, zat cair, dan campuranJenis penelitian yang digunakan adalah analisis kualitatif deskriptif untuk menganalisis tingkat kesesuaian sistem proteksi kebakaran aktif padabangunan gedung dan lingkungan dirumah Sakit Restu Ibu Balikpapan. Hasil observasi kemudian disesuaikan dengan standar acuan yang digunakan yaitu, Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No. 26/PRT/M/2008 tentang Persyaratan Teknis SistemProteksi aktifAnalisis Sistem Proteksi Kebakaran Aktif Berdasarkan SNI 03-39852 dan SNI 03-3989 di Rumah Sakit Restu Ibu Balikpapan telah di laksanakan dengan baik sesuai dengan prosedur dan aturan yang berlaku. Analisis penerapan Proteksi Kebakaran Aktif ini dilaksanakan di Rumah Sakit Restu Ibu Balikpapan guna untuk meningkatkan keselamatan dan keamanan gedung Rumah Sakit Restu Ibu Balikpapan, yang dimana system proteksi kebakaran aktif meliputi:Apar, yaitu Hydrant, Smoke Detector, Springkler, Dan Fire AlarmKesimpulan dari hasil observasi dan pembahasan kesesuaian sistem proteksi kebakaran aktif di Rumah Sakit Restu Ibu Balikpapan berdasarkan Peraturan Menteri Pekerja Umum No.26/PRT/M/2008 88,3% hasil sistem proteksi kebakaran aktif yang dimiliki Rumah Sakit Restu Ibu Balikpapan dikatakan sesuai. Faktor yang menjadi penyebab ketidaksesuain system proteksi aktif pada bangunan gedung dan lingkungan di Rumah Sakit Restu Ibu Balikpapan adalah pihak perusahaan kurang menerapkan regulasi yang telah di berlakukan.
PENGELOLAAN LIMBAH MEDIS PADAT DI RUMAH SAKIT RESTU IBU KOTA BALIKPAPAN Sutedi, Bambang; Mulya, Widya; Pratamasari, Iin
IDENTIFIKASI Vol 10 No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v10i1.340

Abstract

Pengelolaan limbah medis padat rumah sakit sangat penting dilakukan untuk menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan sekitar. Limbah medis padat adalah limbah yang berasal dari sisa kegiatan medis berupa benda padat diantaranya terdapat limbah infeksius, limbah patologi, Limbah farmasi, dan lainnya. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, yaitu penelitian yang mendeskripsikan suatu fenomena yang terjadi saat penelitian. Dengan menggunakan pendekatan evaluatif berdasarkan hasil observasi serta wawancara yang dilaksanakan peneliti di Rumah sakit restu ibu, diperoleh hasil bahwa dalam penilaian kesesuaian kegiatan penyimpanan limbah medis padat yang mengarah pada Peraturan Pemerintah Republik Indonesia nomor 22 Tahun 2021 mengenai pelaksanaan Perlindungan serta Pengelolaan. Berlandaskan hasil observasi serta wawancara kedua narasumber yang dilakukan oleh peneliti terdapat satu poin ketidak sesuaian penerapan pengangkutan Limbah yaitu pada Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 22 Tahun 2022 Pengelolaan Limbah medis padat didapati bahwa terdapat satu poin tidak sesuai yaitu tidak menggunakan apd lengkap pengangkutan limbah medis padat. Namun pada keadaan sesungguhnya di lapangan petugas kebersihan ada yang belum menggunakan APD lengkap seperti Coverall lengkap. Berdasarkan research di Restu Ibu Balikpapan untuk observasi pada aktivitas penyimpanan serta pengangkutan berdasarkan peraturan pemerintah NO. 22 tahun 2021 berlandaskan rumusan masalah yaitu menemukan nilai efektivitas kesesuaian penyimpanan dan pengangkutan sebagai berikut: penyimpanan, sebagaimana penyimpanan memenuhi syarat undang undang peraturan pemerintah No.22 tahun 2021 di kategorikan sangat baik dengan kesesuaian poin 100% dan pengangkutan, sebagaimana pengangkutan menurut undang undang peraturan pemerintah No.22 tahun 2021 dapat dikategorikan baik atas hasil penilaian dengan persentase 87,46.
IDENTIFIKASI BAHAYA DAN PENILAIAN RISIKO PADA PROSES KEGIATAN LOADING MATERIAL OVERBURDEN DI AREA PERTAMBANGAN PT ABC Fadillah, Muhammad Rizky; Yuliana, Lina
IDENTIFIKASI Vol 10 No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v10i1.342

Abstract

PT ABC merupakan suatu perusahaan yang bergerak dalam bidang pertambangan yang menjunjung tinggi Keselamatan dan Kesehatan Kerja sesuai dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja sebagai hak sekaligus kewajiban dari setiap orang. Dalam bekerja di area pertambangan pasti kita akan berinteraksi dengan berbagai aktivitas berisiko tinggi yang dapat menyebabkan kecelakaan fatal, karena dalam proses produksinya banyak menggunakan alat-alat berat bergerak seperti, Heavy Dump (HD), Dump Truck (DT), Excavator, Dozer, Grader dan Drilling. Berdasarkan hal tersebut, maka tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui bahaya dan risiko pekerjaan yang adapada proses kegiatan Loading material OverBurden dengan menggunakan metodeIBPR (Identifikasi Bahaya dan Penilaian Risiko) di area pertambangan PT ABC. Peneltian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan observasional dengan jumlah informan 5 orang terhadap pekerja di PT ABC. Hasil dari identifikasi bahaya dan penilaian risiko pada penelitian ini diketahui terdapat 18 potensi bahaya pada 6 aktivitas bahaya yang teridentifikasi pada pekerjaan proses kegiatan Loading Material Overburden di area pertambangan PT ABC, sebelum dilakukan pengendalian tambahan masih berisiko medium dengan nilai persentase medium risk 100%, setelah dilakukan pengendalian tambahan persentase low risk menjadi 100%. Diketahui bahwa penilaian dan pengendalian risiko termasuk dalam kategori efektif.
PENILAIAN RISIKO PENGANGKATAN KONTAINER 20 FEET PADA PT. PELINDO IV CABANG BALIKPAPAN Junaedi, Muhammad Rizky; Siboro, Impol; Noeryanto, Noeryanto
IDENTIFIKASI Vol 10 No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v10i1.343

Abstract

Pelabuhan merupakan pusat kegiatan perdagangan internasional dan transportasi laut, yang memainkan peran penting dalam perekonomian suatu negara. Perkembangan pelabuhan secara historis mencerminkan pertumbuhan perdagangan dunia dan kemajuan teknologi. Dalam beberapa dekade terakhir, terjadi peningkatan signifikan dalam kapasitas dan efisiensi pelabuhan di seluruh dunia, yang didorong oleh pertumbuhan perdagangan global dan penggunaan teknologi modern. Pelabuhan sendiri merupakan infrastruktur penting dalam kegiatan perdagangan dan logistik yang berperan sebagai titik transit untuk bongkar muat muatan dari kapal, truk, atau kontainer. Pada proses bongkar muat sendiri melibatkan penggunaan berbagai peralatan seperti Forklift, derek, crane, dan traktor. Di antara peralatan tersebut, Forklift menjadi salah satu alat yang vital dalam proses bongkar muat di pelabuhan. Tujuan dari penelitian ini untuk melakukan penilaian risiko terhadap operator Forklift pada pekerjaan pemindahan container 20 feet dan palet pada PT. Pelindo IV cabang Balikpapan. Jenis penelitian menggunakan telaah kualitatif menggunakan strategi observasional untuk pengenalan bahayanya untuk menilai bahayanya keselamatan dan kesehatan kerja di plant pelabuhan PT. PELINDO IV cabang Balikpapan. Penelitian ini diperoleh dari data primer dan sekunder. Pada data primer diperoleh dari hasil observasi lapangan, wawancara ataupun hasil penilaian. Sebaliknya data sekunder dapat dihasilkan dari data internal perusahaan, bahan pustaka, artikel, jurnal, dokumentasi ataupun dokumen penunjang lainnya. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pada aktifitas pengangkatan container 20 feet dan palet terdapat bahaya dan risiko yang teridentifikasi sebelum dilakukan pengendalian untuk risiko low tidak ada, medium sebanyak 4 risiko, high sebanyak 2 risiko, dan very high sebanyak 7 risiko dan setelah dilakukan risk control mengalami perubahan yaitu 5 low dan 8 medium.
IDENTIFIKASI BAHAYA DAN PENILAIAN RISIKO PADA PEKERJAAN KEBERSIHAN TAMAN DI PT XYZ Ardansyah, Ardansyah; Yuliana, Lina; Zainul, L. M.
IDENTIFIKASI Vol 10 No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v10i1.344

Abstract

Kebersihan taman merupakan salah satu hal yang penting untuk menciptakan lingkungan yang nyaman dan aman baik bagi karyawan maupun prusahaan.pada pekerjaan kebersihan taman di PT XYZ terdapat 5 aktifitas kerja diantaranya pemotongan rumput, penyapu jalan, penggalian paret, pemangkasan tanaman dan penyemprot rumput liar. Metode yang digunakan deskriftif kualitatif. Dengan menggunakan metode Hazard identification risk assesment and risk control (HIRARC). Dari 5 aktifitas kerja diatas terdapat 14 bahaya diantaranya paparan alat pemotong, kebisingan, gerakan berulang, bahan kimia, debu, sengatan serangga, benda tajam, cairan mudah terbakar dan kondisi lingkungan yang miring. Dan terdapat 14 risiko diantaranya 1 risiko tinggi alat pemotong yang tajam 9 risiko sedang : gangguan pendengaran, kebakaran, gangguan pernafasan, pegal pada pinggang dan iritasi pada kulit 4 risiko ringan gerakan berulang, tersengat serangga dan terluka saat membersihkan paret.
IDENTIFIKASI BAHAYA DAN RISIKO PADA KEGIATAN BONGKAR MUAT DI PT PELINDO IV CABANG BALIKPAPAN Haerul, Haerul; Yuliana, Lina; Noeryanto, Noeryanto
IDENTIFIKASI Vol 10 No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v10i1.345

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bahaya dan melakukan penilaian dan pengendalian risiko selama operasi bongkar muat dari kapal hingga area dermaga. Manfaat  masukan kajian PT Pelindo IV Balikpapan sebagai bahan evaluasi, khususnya untuk mengkaji tingkat risiko yang ditimbulkan oleh potensi bahaya dan risiko yang mungkin terjadi, untuk mencegah kecelakaan kerja dan untuk mencegah tugas pengemudi forklift dan pekerja bongkar muat operasi bongkar muat yang benar seperti pemuatan, pengangkutan barang, penerimaan, dan pengiriman. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data observasi dan wawancara. Fasilitas penelitian terletak di cabang PT Pelindo IV Balikpapan, tepatnya di area bongkar muat. Hasil penelitian ini dapat diketahui bahwa dalam aktivitas bongkar muat memiliki 3 kategori penilaian risiko yaitu 51% low risk dan 49% medium risk. Proses bongkar membuka palka kapal memiliki 2 kategori penilaian risiko yaitu 3 low risk dan 3 medium risk. Proses bongkar conventional stavedoring memiliki 2 kategori penilaian risiko yaitu 9 low risk dan 8 medium risk. Proses bongkar cargodoring memiliki 2 kategori penilaian risiko yaitu 3 low risk dan 3 medium risk. Proses bongkar delivery memiliki 2 kategori penilaian risiko yaitu 2 low risk dan 2 medium risk. Proses muat receiving memiliki 2 kategori penilaian risiko yaitu 2 low risk dan 2 medium risk. Proses muat cargodoring memiliki 2 kategori penilaian risiko yaitu 3 low risk dan 3 medium risk. Proses muat conventional stevedoring memiliki 2 kategori penilaian risiko yaitu 4 low risk dan 4 medium risk. Proses muat menutup palka kapal memiliki 2 kategori penilaian risiko yaitu 3 low risk dan 3 medium risk. Selanjutnya didapat pengendalian yang telah dilakukan pada aktivitas bongkar muat sesuai dengan hirarki pengendalian yang dominan dari subtitusi hingga dengan alat pelindung diri.
HUBUNGAN PENGETAHUAN KESELAMATAN BERKENDARA DAN MASA KERJA PADA PENGEMUDI TRUK DI PT BALIKPAPAN READY MIX KOTA BALIKPAPAN Pratama, Diffa Fajar; Maslina, Maslina; Zainul, L. M.
IDENTIFIKASI Vol 10 No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v10i1.346

Abstract

Kecelakaan lalu lintas merupakan permasalahan yang sangan serius di Indonesia. Menurut Undang-undang Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2009 kecelakaan lalu lintas adalah suatu peristiwa dijalan yang tidak diduga dan tidak sengaja melibatkan kendaraan atau tanpa pengguna jalan lain yang mengakibatkan korban manusia dan atau kerugian harta benda. PT. Balikpapan Ready Mix merupakan perusahaan yang bergerak di sektor industri untuk memberikan pelayanan untuk pembangunan dibidang konstruksi untuk memberikan pelayan pengadukan semen menggunakan truk molen. Pekerjaan tersebut sangat berpotensi menyebabkan potensi kecelakaan kerja terutama di bidang mengemudi truk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan keselamatan berkendara dan masa kerja pada pengemudi truk di PT. Balikpapan Ready Mix. Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik dengan rancangan cross sectional study. Populasinya adalah pengemudi truk di PT. Balikpapan Ready Mix sebanyak 30 orang. Pengambilan data karakteristik sampel, pengetahuan keselamatan kerja dan kewaspadaan terhadap kecelakaan kerja dengan menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan analisis univariat meliputi gambaran karakteristik responden, pengetahuan, dan kewaspadaan terhadap kecelakaan kerja adapun analisis bivariat menggunakan uji Chi Square, kemudian data yang diperoleh diolah dengan program komputerisasi untuk mengetahui hubungan pengetahuan keselamatan kerja dengan kewaspadaan terhadap kecelakaan kerja. Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan menunjukan bahwa ada hubungan antara masa kerja dengan praktik keselamatan berkendara, Berdasarkan penelitian di atas terlihat nilai Asymp. Sig sebesar 0,000. Karena nilai Asymp. Sig 0,000 < 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pengalaman mengemudi dan masa kerja pada supir truck PT. Balikpapan Ready Mix.
EFEKTIVITAS PELAKSANAAN SAFETY TALK UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN OPERATOR DALAM ASPEK K3 DI PT GITINA JAYA TRANS Edisti, Tifani Mutiara; Rusba, Komeyni; Ramdan, Muhamad
IDENTIFIKASI Vol 10 No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v10i1.348

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh safety talk dalam meningkatkan pemahaman K3 operator truk tronton dan trailer di PT Gitina Jaya Trans, yang diharapkan dapat menjamin keselamatan pekerja mereka, karena kecelakaan kerja merupakan kejadian di tempat kerja yang tidak diinginkan dan tidak terduga yang dapat menyebabkan kerugian fisik, materil, atau kematian. Penyebabnya meliputi perilaku kerja tidak aman, kondisi kerja tidak aman, dan faktor di luar kendali manusia. Untuk meminimalisirnya, diperlukan upaya seperti komunikasi K3, salah satunya melalui safety talk. Safety talk meningkatkan kesadaran pekerja tentang keselamatan kerja dengan menyampaikan materi K3 sebelum mulai bekerja. Kurangnya safety talk dapat meningkatkan risiko kecelakaan kerja karena kurangnya pemahaman tentang keselamatan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan wawancara dan kuesioner checklist untuk data primer, serta data sekunder dari perusahaan dan literatur terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan safety talk di PT Gitina Jaya Trans sangat efektif dengan rata-rata efektivitas 91,79%, menunjukkan bahwa pelaksanaan safety talk sudah baik dan efektif.