cover
Contact Name
L.M. Zainul
Contact Email
zainul@uniba-bpn.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
identifikasi@uniba-bpn.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota balikpapan,
Kalimantan timur
INDONESIA
IDENTIFIKASI: Jurnal Ilmiah Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Lindungan Lingkungan
Published by Universitas Balikpapan
ISSN : 2460187X     EISSN : 26561891     DOI : -
Jurnal Identifikasi adalah Jurnal Karya Ilmiah terbuka untuk umum dan dapat diakses secara terbuka. Jurnal yang diterbitkan telah melalui proses editing. Penggunan informasi dalam tulisan ini bebas dengan menyertakan link sumbernya. Jurnal Identifikasi memiliki bidang kajian keselamatan dan kesehatan kerja di berbagai bidang pekerjaan melipuri industri perminyakan dan gas bumi, tambang, transportasi,rumah sakit, dan bidang pekerjaan lainnya serta kajian di bidang lingkungan
Arjuna Subject : -
Articles 282 Documents
ANALISIS TINGKAT RESIKO POSTUR KERJA PADA PEKERJA MEBEL DENGAN METODE RAPID UPPER LIMB ASSESSMENT (RULA) DI PT. PUJAKELBA KOTA BALIKPAPAN Auliyyah, Roja; Sipahutar, Merry Krisdawati; Wahyuni, Sri
IDENTIFIKASI Vol 10 No 2 (2024): November 2024
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v10i2.378

Abstract

PT. Pujakelba adalah industri mebel yang menciptakan perabotan dengan memenuhi kebutuhan fungsional dalam berbagai aspek kehidupan. Aktivitas pekerjaan di perusahaan ini banyak melibatkan penggunaan tangan, lengan, bahu, dan leher. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat resiko postur kerja pada pekerja mebel menggunakan metode Rapid Upper Limb Assessment (RULA) dan Nordic Body Map (NBM). RULA digunakan untuk analisis postur tubuh bagian atas, sementara NBM mengumpulkan informasi tentang keluhan muskuloskeletal. Penilaian RULA dan NBM terhadap sembilan pekerja mengungkapkan bahwa 33% pekerja memiliki resiko sedang dan 78% pekerja memiliki resiko tinggi. Hasil penelitian ini adalah seluruh pekerja di stasiun kerja inti di PT. Pujakelba bekerja dengan postur tubuh yang tidak ergonomis yang dapat meningkatkan resiko MSDs dan resiko lainnya yang dapat mengganggu jalannya proses kerja dan meningkatkan resiko kecelakaan kerja.
ANALISIS PENGUKURAN SUHU DAN KELEMBABAN UDARA PADA AREA PRODUKSI INSTALASI PENGOLAHAN AIR (IPA) KM 12 DI PERUMDA TIRTA MANUNTUNG BALIKPAPAN Hakim, Arif Rahman; Rusba, Komeyni; Swandito, Adji
IDENTIFIKASI Vol 10 No 2 (2024): November 2024
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v10i2.380

Abstract

Dalam proses pengolahan air menjadi air bersih di area produksi PERUMDA Tirta Manuntung, kegiatan pengelolaan air di khususnya di area produksi, dimana reaksi kimia dari proses kimia yang terjadi dalam proses pengolahan air menghasilkan panas, selain itu pengolahan air pada area produksi tentunya bisa menimbulkan tingkat kelembaban udara yang tinggi dikarenakan proses produksi yang menghasilkan uap air. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melakukan mengetahui tingkat suhu dan kelembapan pada area produksi instalasi pengolahan air (IPA) KM 12 di PERUMDA Tirta Manuntung Balikpapan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa suhu pada sembilan titik yang berada pada area produksi didapati bahwa ke sembilan titik pada area produksi belum memenuhi standar nilai ambang batas kualitas udara, sementara untuk nilai indeks suhu basah dan bola ke sembilan titik telah memenuhi nilai ambang batas. sedangkan kelembaban udara pada sembilan titik yang berada pada area produksi didapati bahwa ke sembilan titik pada area produksi ada yang sudah memenuhi standar nilai ambang batas kualitas udara ruangan dan ada yang belum memenuhi standar nilai ambang batas kualitas udara. selain itu Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan diketahui bahwa suhu yang melebihi nilai ambang batas tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kondisi pekerja, dan kelembaban yang melebihi nilai ambang batas memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kondisi pekerja.
ANALISIS PERILAKU KESELAMATAN PADA PEKERJA DI RUANG TERBATAS DI PT. MULTI AGUNG SARANA ANANDA Hidayat, Dimas Joardi; Maslina, Maslina; Ramdan, Muhamad
IDENTIFIKASI Vol 10 No 2 (2024): November 2024
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v10i2.382

Abstract

Perilaku keselamatan pekerja di ruang terbatas merupakan salah satu faktor utama penyebab kecelakaan kerja, mencerminkan sikap terhadap keselamatan. Hal ini disebabkan oleh kurangnya anteseden, perilaku dan konsekuensi di PT. Multi Agung Sarana Ananda. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang menggambarkan perilaku pekerja di water tank menggunakan teori ABC. Anteseden mencakup kebijakan, ketersediaan APD, pengawasan, safety induction, rambu keselamatan, konsekuensi hukuman dan penghargaan, informan penelitian terdiri dari 4 orang: General Manager, 1 informan HSE, dan 2 pekerja pengelasan. Penelitian dilakukan melalui observasi, wawancara, dan telaah dokumen pada Mei–Juni 2024. Hasil penelitian menunjukkan perilaku tidak aman seperti bekerja tidak sesuai prosedur, tidak menggunakan APD yang lengkap, dan tidak menggunakan masker catridge di water tank. Kekurangan anteseden termasuk safety induction yang hanya dilakukan sekali. Upaya untuk menciptakan perilaku aman mencakup peningkatan pengawasan dengan melibatkan pekerja, sering mensosialisasikan peraturan, mempertegas hukuman, dan memberikan penghargaan kepada pekerja yang berperilaku aman.
IDENTIFIKASI PENGENDALIAN BAHAYA RUANG TERBATAS PADA PEKERJAAN CLEANING STAGE F-803A PADA PT WEATHERFORD Sulnah, Muh. Nur Wahyu; Rusba, Komeyni; Liku, James Everd Adolf
IDENTIFIKASI Vol 10 No 2 (2024): November 2024
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v10i2.384

Abstract

Ruang terbatas merupakan salah satu tempat yang memiliki potensi bahaya tinggi dan dapat membahayakan keselamatan pekerja yang melakukan pekerjaan didalamnya. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan studi observasional dengan mengacu pada standart AS/NZS 4360:2004. Penelitian ini dilakukan berdasarkan data primer dan data sekunder menggunakan metode HIRAC (Hazard Identification Risk Assesment And Control). Informan penelitian yaitu Pengawas Area (Work Leader), Safety Man, dan Pekerja Ruang terbatas PT Weatherford. Studi ini mengidentifikasi dan menganalisis pengendalian bahaya pada pekerjaan cleaning stage F-803A di PT Weatherford. Metode observasi langsung, wawancara, dan analisis dokumentasi digunakan untuk mengumpulkan data. Hasilnya menunjukkan bahwa bahaya utama meliputi terbatasnya ruang, kekurangan ventilasi, dan paparan bahan kimia berbahaya. Pengendalian yang direkomendasikan mencakup prosedur kerja yang jelas, penggunaan peralatan pelindung diri, dan peningkatan ventilasi. Langkah-langkah ini dapat meningkatkan keselamatan dan kesehatan pekerja dalam melakukan pekerjaan di ruang terbatas seperti cleaning stage F-803A.
IDENTIFIKASI BAHAYA, PENILAIAN DAN PENGENDALIAN RISIKO PEKERJAAN PENYAMBUNGAN PIPA PDAM KOTA BALIKPAPAN Ananta, Erwin; Chairuddin, Rizal; Rusba, Komeyni; Liku, James Everd Adolf
IDENTIFIKASI Vol 10 No 2 (2024): November 2024
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v10i2.389

Abstract

Komponen utama dari penyediaan air bersih adalah jaringan perpipaan yaitu jaringan yang digunakan untuk mendistribusikan air bersih kepada masyarakat. Aliran air dapat terjadi karena perbedaan tinggi tekanan di kedua tempat, tekanan terjadi karena adanya perbedaan elevasi muka air di daerah tersebut atau bisa juga digunakan pompa untuk mengalirkan air dari tempat yang mempunyai elevasi rendah ke elevasi tinggi (Irfan. N, 2018). Salah satu bentuk upaya menurunkan angka kecelakaan kerja dengan melakukan manajemen risiko dimana tahapannya meliputi penilaian, perencanaan, pengendalian dan pemantauan melihat adanya angka kecelakaan saat melakukan pekerjaan pemasangan pipa air. Penelitian ini menggunakan metode Hazard Identification, Risk Assessment and Determining Control (HIRADC) sebagai salah satu upaya untuk mengidentifikasi bahaya, mengendalikan bahaya dan risiko serta menilai apakah pekerjaan tersebut dapat dikategorikan aman atau tidak. Pada penelitian ini data yang diperoleh dan dikumpul bersumber dari data primer dan sekunder. Data primer berasal dari observasi tanya jawab dengan tenaga kerja PDAM Kota Balikpapan. Data sekunder diperoleh dari data profil perusahaan, dokumentasi foto dan pendukung lainnya. Dari hasil yang telah dilakukan dapat dianalisis dari aktivitas pekerjaan penyambungan pipa sebelum adanya pengendalian yang dilakukan saat bekerja adalah 53% High dan 40% Medium. Dan penilaian risiko sisa setelah dilakukannya pengendalian tambahan untuk risiko high Risk menjadi 60% turun menjadi medium dan dari medium menjadi 40% turun menjadi low.
MANAJEMEN RISIKO PENGOPERASIAN PESAWAT TANPA AWAK PT INTERPORT MANDIRI UTAMA DI BALIKPAPAN Syahrin, Reza Alfi; Hardiyono, Hardiyono; Liku, James Everet Adolf
IDENTIFIKASI Vol 10 No 2 (2024): November 2024
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v10i2.390

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengelola risiko dalam pengoperasian Pesawat Udara Tanpa Awak di PT Interport Mandiri Utama Balikpapan. Penggunaan Pesawat udara tanpa awak semakin meningkat dalam berbagai sektor industri, termasuk logistik dan supply chain. Meskipun Pesawat udara tanpa awak menawarkan berbagai keuntungan seperti efisiensi dan keselamatan yang lebih tinggi, namun terdapat potensi risiko yang dapat membahayakan operator dan lingkungan sekitarnya. Penelitian ini menggunakan metode HIRADC (Hazard Identification, Risk Assessment, and Determining Control) untuk mengidentifikasi, menilai, dan mengendalikan risiko yang terkait dengan pengoperasian Pesawat udara tanpa awak. Data diperoleh melalui wawancara dengan pihak terkait dan analisis dokumen internal perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan adanya beberapa potensi risiko yang signifikan, seperti kerusakan properti, kegagalan teknis, dan risiko terhadap keselamatan orang di sekitar area operasi. Untuk mengurangi risiko tersebut, penelitian ini merekomendasikan beberapa langkah pengendalian, termasuk pelatihan intensif bagi operator, pemeliharaan rutin Pesawat Udara Tanpa Awak, serta penerapan prosedur operasi standar yang lebih ketat. Implementasi manajemen risiko yang efektif diharapkan dapat meningkatkan keselamatan dan efisiensi pengoperasian Pesawat Udara tanpa awak di PT Interport Mandiri Utama.
EFEKTIVITAS PELAPORAN BAHAYA PADA PT PETROSEA DI BALIKPAPAN Ali, Olivea Vitra; Siboro, Impol; Ramdan, Muhamad
IDENTIFIKASI Vol 10 No 2 (2024): November 2024
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v10i2.391

Abstract

Salah satu upaya menekan angka kecelakaan kerja adalah dengan menerapkan sistem pelaporan bahaya. Sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2012 tentang Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) yang menyatakan bahwa setiap perusahaan harus memiliki prosedur pelaporan bahaya dan diketahui oleh seluruh pekerja. Dalam undang-undang nomor 1 tahun 1970 tentang keselematan kerja menjamin setiap pekerja berada di area kerja selama bekerja. Dengan bekerja di lingkungan yang aman dan dengan sumber produksi yag juga digunakan dengan aman dan efisien dapat menghindari berbagai bahaya yang dpata menimbulkan kerugian terhadap asset, manusia juga lingkungan. Selain itu, dalam penerapan di dunia industri keselamatan dan kesehatan kerja diaplikasikan dengan menerapkan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) yang konsisten, akan semakin mendukung produktifitas suatu industry juga dapat memperkuat pertahanan industry tersebut dalam perkembangan dan pertumbuhan di masa industrialisasi. Dalam upaya mendukung usaha pemerintah dalam menjaga keselamatan dan kesehatan kerja pekerja, PT Petrosea mengeluarkan aplikasi SHEPRO guna mempermudah pelaporan bahaya di sekitar area kerja. Upaya ini sekaligus mendukung era digitalisasi dalam industri.
KESELAMATAN KIMIA PADA WATER TREATMENT PLANT SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN KECELAKAAN DAN PENYAKIT AKIBAT KERJA DI PT PERTAMINA PORT AND LOGISTICS SHOREBASE TANJUNG BATU Swandito, Adji; Alang, Besse Nasri; Rusba, Komeyni
IDENTIFIKASI Vol 10 No 2 (2024): November 2024
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v10i2.392

Abstract

Keselamatan kimia merupakan upaya dalam menciptakan kondisi aman dari resiko kecelakaan dan penyakit akibat bahan kimia berbahaya, keselamatan ini meliputi penggunaan bahan kimia dan juga penyimpanan bahan kimia dengan tujuan mencegah terjadinya bahaya fisik kesehatan maupun lingkungan sehingga dapat dengan tepat mengambil perlindungan dan pencegahan dari bahaya kimia dengan menerapkan suatu pengendalian administrasi dan penggunaan alat pelindung diri. PT. Pertamina Port And Logistics membangun unit pengolahan air dimana bahan kimia digunakan dan disimpan pada water treatment plant di perusahaan tersebut. Pada area penggunaan bahan kimia berada pada tangki pembubuhan dan pencampuran lalu untuk penyimpanan bahan kimia berada di gudang penyimpanan bahan kimia di water treatment plant. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dimana peneliti menggunakan lembar checklist mengenai kesesuain penggunaan bahan kimia dan juga penyimpanan bahan kimia serta pedoman wawancara kepada informan yang bertanggung jawab mengenai penggunaan bahan kimia dan juga penyimpanannya. Dari hasil penelitian ditemukan bahwa kesesuaian untuk penggunaan bahan kimia di tangki pembubuhan dan pencampuran bahan kimia 50%, untuk kesesuaian penyimpanan bahan kimia di gudang penyimpanan 42% dengan total kesesuaian penggunaan dan penyimpanan bahan kimia pada water treatment plant di PT. Pertamina Port And Logistics sebesar 46% dengan kategori “sangat kurang”.
ANALISIS POTENSI BAHAYA DAN RISIKO MENGGUNAKAN METODE HAZARD IDENTIFICATION RISK ASSESSMENT AND RISK CONTROL PADA PROSES COATING PAINTING PADA LAMBUNG KAPAL DI GALANGAN Herman, Aryo Cahyo Suryo Laksono; Rusba, Komeyni; Pongky, Panturu
IDENTIFIKASI Vol 10 No 2 (2024): November 2024
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v10i2.394

Abstract

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) adalah suatu program yang dibuat karyawan maupun pengusaha sebagai upaya mencegah timbulnya kecelakaan dan penyakit akibat kerja dengan cara mengenali hal-hal yang berpotensi menimbulkan kecelakaan dan penyakit akibat kerja serta tindakan pengendalian apabila terjadi kecelakan dan penyakit akibat kerja. CV. Laksana Surya adalah kontraktor maupun supplier yang pekerjaannya menyangkut di bidang Coating dan aplikasi painting yang beralamat di Jl. Sepinggan Pratama Blok C1 No. 2, Sepinggan Balikpapan Selatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bahaya, menilai tingkatan risiko dan pengendalian risiko pekerjaan coating painting dengan menggunakan lembar observasi HIRARC (Hazard Identification Risk Assessment and Risk Control). Jenis penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif deskriptif. Hasil penelitian pada pekerjaan coating painting di mulai dari (1) Persiapan Material dan Bahan, (2) Memantau Kondisi Iklim (Dew Point Test), (3) Pembersihan Karat dan Cat (Blasting), (4) Pencampuran Cat (Mixing), (5) Paint Application, (6) Pengujian Ketebalan Cat (Inspection), (7) Housekeeping menunjukkan bahwa tingkat risiko sebelum dilakukan pengendalian tambahan masih berisiko high risk 17,65%, medium risk 52,94%, dan low risk 29,41% Setelah dilakukan pengendalian tambahan menjadi low risk 100%.Kata Kunci : Coating Painting, Bahaya, Risiko, HIRARC
ANALISIS KESESUAIAN SISTEM PROTEKSI KEBAKARAN DI AREA PARKIRAN GEDUNG LIVING PLAZA BALIKPAPAN Rahayu, Indra; Rusba, Komeyni; Liku, James Evert Adolf
IDENTIFIKASI Vol 10 No 2 (2024): November 2024
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v10i2.395

Abstract

Kebakaran adalah adanya api yang tidak di kehendaki. Kebakaran berpotensi di semua tempat. Peristiwa kebakaran terjadi di awali dengan pembakaran kemudian api tersebut sudah tidak dapat dan mengancam keselamatan jiwa dan harta benda. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis tingkat Kesesuaian Sistem Proteksi Kebakaran di Area Parkiran Gedung Living Plaza Balikpapan. Penelitian ini di laksanakan dengan rancangan cross sectional dan jenis penelitian obsevasional. Observasi lapangan terdapat alat dan sarana proteksi kebakaran menggunakan lembar checklist mengacu pada peraturan Permen PU No. 26/PRT/M/2008 dan SNI 03-3985-2000. Wawancara dilakukan pada informan penelitian yaitu Management Gedung Living Plaza Balikpapan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa sistem proteksi kebakaran di area parkiran gedung Living Plaza Balikapapan sudah di lakukan pengendalian dalam bentuk sistem proteksi kebakaran yang di nilai baik dalam penanggulangan kebakaran apabila terjadi kebakaran. Sistem proteksi kebakaran aktif mendapat nilai kesesuaian 89,71% yang bearti sudah sesuai. Dan untuk sistem proteksi kebakaran pasif di nilai juga baik dalam penanggulangan kebakaran sebagai sarana penyelamatan jiwa. Kesimpulan Sistem Proteksi Kebakaran Aktif di Area Parkiran Gedung Living Plaza Balikpapan dikategorikan sesuai karena nilai kesesuaianya berada di 89,71%-100% dan Sistem Kebakaran Pasif 100%. Yang artinya bahwa keseluruhan kapasitasnya sesuai dengan ketetapan dalam Permen PU No. 26/PRT/M/2008 dan SNI 03-3985-2000.