cover
Contact Name
L.M. Zainul
Contact Email
zainul@uniba-bpn.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
identifikasi@uniba-bpn.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota balikpapan,
Kalimantan timur
INDONESIA
IDENTIFIKASI: Jurnal Ilmiah Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Lindungan Lingkungan
Published by Universitas Balikpapan
ISSN : 2460187X     EISSN : 26561891     DOI : -
Jurnal Identifikasi adalah Jurnal Karya Ilmiah terbuka untuk umum dan dapat diakses secara terbuka. Jurnal yang diterbitkan telah melalui proses editing. Penggunan informasi dalam tulisan ini bebas dengan menyertakan link sumbernya. Jurnal Identifikasi memiliki bidang kajian keselamatan dan kesehatan kerja di berbagai bidang pekerjaan melipuri industri perminyakan dan gas bumi, tambang, transportasi,rumah sakit, dan bidang pekerjaan lainnya serta kajian di bidang lingkungan
Arjuna Subject : -
Articles 282 Documents
EVALUASI PENERAPAN SISTEM PROTEKSI KEBAKARAN DI PT XYZ BALIKPAPAN Febrian, Jerry; Rusba, Komeyni; Ramdan, Muhamad
IDENTIFIKASI Vol 10 No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v10i1.310

Abstract

Kebakaran merupakan salah satu bencana yang ditakuti, berbagai peristiwa kebakaran yang terjadi dapat disebabkan oleh beberapa hal seperti merokok di sembarang tempat, menggunakan bahan atau material yang mudah terbakar dengan sumber api atau panas. Penelitian dilakukan melalui metode observasi, wawancara, checklist dan dokumentasi, untuk mendeskripsikan hasil yang diperoleh disesuaikan dengan peraturan-peraturan yang berlaku untuk mengetahui sistim proteksi kebakaran di Perusahaan XYZ Kota Balikpapan. Hasil dari penelitian didapatkan bahwa tingkat penerapan sistem proteksi kebakaran di gedung Perusahaan XYZ Kota Balikpapan adalah sebesar 8,92%. Nilai tersebut merupakan hasil rata-rata dari sistem proteksi kebakaran aktif yaitu APAR, hidran, alarm kebakaran dan sprinkler. Berdasarkan nilai tersebut maka tingkat penilaian sistem proteksi kebakaran aktif masuk dalam klasifikasi “Tidak Cukup” menurut tabel audit kebakaran Pd-T-11-2005-C yang berarti sistem proteksi kebakaran di gedung Perusahaan XYZ Kota Balikpapan. Semua komponen sistem proteksi kebakaran aktif masih tidak lengkap, tidak sesuai dengan pemasangan dan pemeliharaannya, kadang-kadang menimbulkan gangguan atau kapasitasnya kurang dari yang ditetapkan dalam spesifikasi, sehingga kenyamanan dan fungsi ruang dan/atau gedung menjadi terganggu.
ANALISIS RISIKO DAN PENGENDALIAN KESELAMATAN KERJA DALAM PEMBERSIHAN AC MODEL CASSETTE: STUDI KASUS DI HOTEL PENTACITY BALIKPAPAN Muhammad, Iqbal Ainur; Rusba, Komeyni; Liku, James Evert Adolf
IDENTIFIKASI Vol 10 No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v10i1.312

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis risiko dan mengidentifikasi pengendalian keselamatan kerja dalam proses pembersihan AC model cassette di Hotel Pentacity Balikpapan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 28 potensi bahaya yang dapat disebabkan oleh faktor pekerja, peralatan, material, dan lingkungan kerja selama proses pembersihan AC. Pengendalian keselamatan kerja yang diusulkan meliputi pelatihan keselamatan rutin, pemantauan alat kerja, dan pengamatan rutin pada pekerjaan pembersihan AC. Implikasi praktis dari penelitian ini adalah perlunya penerapan langkah-langkah pengendalian keselamatan kerja untuk meminimalkan risiko kecelakaan dan memastikan lingkungan kerja yang aman bagi para pekerja.
PENGENDALIAN BAHAYA PENGANGKATAN MATERIAL PADA MOBILE CRANE DENGAN PENDEKATAN HIRARC DI PT. CITRA PANJI MANUNGGAL Mukti, Aji Triantoro; Maslina, Maslina; Zainul, L.M.
IDENTIFIKASI Vol 10 No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v10i1.316

Abstract

Mobile Crane adalah salah satu jenis mesin paling penting dan umum digunakan dalam industri konstruksi. Di Amerika Serikat saja, sekitar 125.000 mobile crane dari berbagai jenis beroperasi setiap hari di semua sektor industri konstruksi, dari rumah tunggal hingga mega proyek internasional. Sepanjang seluruh fase konstruksi proyek, mobile crane bertanggung jawab atas sebagian besar transportasi sumber daya konstruksi vertikal dan horizontal termasuk material, peralatan, dan personel.Operator mobile crane adalah salah satu pekerjaan bergaji tinggi di industri konstruksi karena tidak hanya keterampilan dan pengalaman luas yang dibutuhkan, tetapi juga risiko dan tanggung jawab yang terkait dengan operasi mobile crane. Potensi Bahaya Utama Dalam Dunia Konstruksi banyak potensi bahaya yang terkandung di dalam pekerjaannya. Beberapa diantara potensi bahaya yang perlu kita waspadai adalah Jatuh dari ketinggian, material jatuh dalam pekerjaan pengangkatan, kejatuhan benda dari atas,cedera karena pengangkatan berat posisi tubuh yang buruk terutama di ruang terbatas (confned space), ketabrak kendaraan kerja, cedera karena peralatan tangan, penanganan materi dasar (rough material handling), kebisingan, getaran. Dengan adanya potensi bahaya pada kegiatan kerja, perusahaan wajib melakukan pengelolaan risiko dengan cara mengidentifikasi bahaya dan penilaian risiko serta menemukan pengendalian pada setiap risiko yang timbul dan aktifitas pengangkatan (lifting). Penelitian ini lebih berfokus dan mendalam pada pengendalian bahaya yang terjadi pada proses pengangkatan dengan pendekatan HIRARC (hazard identifikasi risk assessment and risk control) pada area Work Shop.
KEBIJAKAN PENANGGULANGAN BENCANA BAHAYA KEBAKARAN DI KOTA BALIKPAPAN Kholil, Muhammad; Rusba, Komeyni; Ramdan, Muhamad; Hardiyono, Hardiyono; Luqmantoro, Luqmantoro
IDENTIFIKASI Vol 10 No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v10i1.317

Abstract

Bencana kebakaran yang kerap kali terjadi setiap tahunnya oleh sebab itu penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui bagaimana kebijakan pemerintah dalam Penanggulangan bencana kebakaran serta mengetahui apa saja hambatan dan upaya yang dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota balikpapan tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Proses pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Informan yang ada dalam penelitian ini adalah pegawai Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Balikpapan yang menanggulangi masalah kebencanaan dan masyarakat kota balikpapan khususnya yang bertempat tinggal di daerah yang rawan akan kebakaran. Hasil Penelitian ini kebijakan pemerintah dalam penanggulangan kebakaran oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Balikpapan dapat digolongkan efektif karena hal tersebut dapat dilihat dari hasil data yang diperoleh mengenai Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Balikpapan menunjukkan bahwa Badan tersebut selalu dapat mengatasi dalam menanggulangi bencana khususnya bencana kebakaran. Hambatan yang berasal dari luar maupun dalam juga sudah dapat diatasi dengan upaya yang dilakukan.
PERANAN BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH (BPBD) DALAM MENANGGULANGI BENCANA BANJIR DI KOTA BALIKPAPAN Setiawan, Aditiya; Rusba, Komeyni; Ramdan, Muhamad; Saputra, Dharma; Swandito, Adji
IDENTIFIKASI Vol 10 No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v10i1.319

Abstract

Upaya pemerintah kota balikpapan dalam penanggulangan bencana banjir yang menjadi bencana tahunan yang terjadi penurunan jumlah kasusnya adalah dengan melakukan koordinasi dengan BPBD agar dapat meminimalisir terjadinya bencana banjir.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peran, serta upaya BPBD dalam penanggulangan bencana pada tahap prabencana banjir di Kota Balikpapan. Metode yang digunakan ialah metode penelitian jenis deskriptif dengan pendekatan kualitatif, Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Data yang didapatkan kemudian dianalisis dan disajikan dengan tahapan mengolah data dan menyiapkan data dengan analisis, hingga akhirnya dapat ditarik suatu kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran BPBD dalam menjalankan perannya dalam penanggulangan bencana pada tahap pra bencana banjir ada tiga yakni dengan mengadakan sosialisasi terkait pembuatan peta rawan bencana, membantu dalam hal pertolongan dan penyelamatan pada saat bencana, dan sebagai tahap pemulihan dan rehabilitasi rekontruksi pada pasca bencana. Kesimpulan dari upaya BPBD dalam mengatasi kendala-kendala tersebut yaitu BPBD harus selalu siap siaga dalam masalah bencana dan harus selalu berpedoman kepada Standar Operasional Prosedur (SOP) yang telah diterapkan agar proses pengatasan yang dilakukan bisa tercapai sesuai dengan hasil yang telah diharapkan, disamping itu kesadaran masyarakat juga penting guna membantu peran BPBD dalam menanggulangi bencana pada tahap pra bencana banjir ini.
KINERJA BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH DALAM PENANGGULANGAN BENCANA TANAH LONGSOR DI KOTA BALIKPAPAN Putra, Sofyan Ade; Rusba, Komeyni; Ramdan, Muhamad; Fuadi, Yan; Ananta, Erwin
IDENTIFIKASI Vol 10 No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v10i1.320

Abstract

Kinerja Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Balikpapan dalam penanganan bencana tanah longsor menjadi fokus utama pada laporan ini dengan tujuan umum untuk mengetahui kinerja BPBD pada penanggulangan bencana tanah longsor di Kota Balikpapan serta secara khusus untuk mengetahui kinerja yang dilakukan oleh BPBD Kota Balikpapan dalam penanggulangan bencana Tanah Longsor di Kota Balikpapan. Data kinerja BPBD menunjukkan cakupan layanan yang belum maksimal, dinilai melalui nilai Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) dan Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM). Beberapa faktor yang memengaruhi kinerja BPBD termasuk responsivitas yang kurang optimal, keterlambatan alokasi dana, rendahnya kesadaran mengurangi risiko bencana, serta kesiapsiagaan yang belum memadai dalam memenuhi kebutuhan pasca bencana. Meskipun demikian, BPBD telah menunjukkan upaya dalam aspek efektivitas melalui sosialisasi mitigasi bencana yang memberikan hasil positif dalam meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat. Namun, dalam aspek efisiensi, BPBD belum sepenuhnya berhasil dalam penanganan darurat dan pemulihan infrastruktur pasca bencana tanah longsor. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan subjek penelitian sebanyak 5 informan melalui teknik pengumpulan data berupa observasi dan wawancara. Sehingga dapat menggali kinerja BPBD Kota Balikpapan dalam penanggulangan bencana tanah longsor guna menilai sejauh mana BPBD telah menjalankan perannya sesuai tujuan pembentukannya.
ANALISIS PENGARUH BEBAN KERJA DAN STRES KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT. PELABUHAN INDONESIA (PERSERO) REGIONAL 4 BALIKPAPAN Ardani, Nur Sakinah; Zulfikar, Iwan; Setyawati, Nur Falah; Siboro, Impol; Pratamasari, Iin
IDENTIFIKASI Vol 10 No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v10i1.321

Abstract

Sebagai negara berkembang indonesia yang memasuki era negara industri baru dimana persaingan semakin tinggi dan karyawan dituntut mengerjakan pekerjaan dengan baik. Kemajuan atau perkembangan sebuah perusahaan bukan saja hanya berdasarkan teknologi yang canggih tetapi juga dilihat dari sumber daya manusia yang ada pada perusahaan. Sumber daya manusia sangat dibutuhkan dalam perusahaan untuk pencapian tujuan secara efektif, dan efisien. Sumber daya manusia merupakan salah satu aspek berpengaruh atas keberhasilan perusahaan sebagai orang-orang yang memberikan tenaga, usaha, kreatifitas, serta keahlian guna mengelola organisasi. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh beban kerja dan stres kerja terhadap kinerja karyawan pada PT. Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 Balikpapan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jumlah sampel penelitian sebanyak 46 responden. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi dan kuesioner. Variabel beban kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap Kinerja karyawan. Variabel stress kerja berpengaruh signifikan terhadap Kinerja karyawan. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan peneliti pengaruh beban kerja terhadap kinerja karyawan di dapatkan nila p – value = 0,615 sehingga nilai p – value = 0,615 < 0,05 dan dinyatakan tidak terdapat pengaruh yang signifikan. Dan pengaruh stres kerja terhadap kinerja di dapatkan nila p – value = 0,001 sehingga nilai p – value = 0,001 < 0,05 dan dinyatakan terdapat pengaruh yang signifikan.
ANALISIS PENGARUH BEBAN KERJA TERHADAP PENYEBAB KELELAHAN KERJA PADA KARYAWAN DIVISI WAREHOUSE DI PT. HEXINDO ADIPERKSA TBK KOTA BALIKPAPAN Ratnawati, Risky; Wahyuni, Sri; Setyawati, Nur Falah; Yuliana, Lina; Mulya, Widya
IDENTIFIKASI Vol 10 No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v10i1.322

Abstract

Beban kerja merupakan suatu kapasitas yang dibutuhkan setiap pekerja maupun kelompok jabatan untuk menyelesaikan tugas-tugas yang telah diberikan dalam waktu maupun batasan yang sudah dibuat oleh perusahaan. Beban kerja ini tidak hanya bersifat fisik namun juga mental. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh beban kerja terhadap kelelahan kerja pada divisi warehouse di PT. Hexindo Adiperkasa Tbk Kota Balikpapan. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain cross sectiona, agar dapat memperjelas pengaruh antara variabel independent terhadap variabel dependen dengan jumlah sampel sebanyak 33 responden menggunakan Cardiovadcular Load (CVL). Hasil yang telah diuji statistic menggunakan uji chi-square mendapatkan hasil (p-value=0,002, α: ) yang menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan antara beban kerja dengan kelelahan kerja pada pekerja warehouse di PT. Hexindo Adiperkasa Tbk Kota Balikpapan. Dari hasil penelitian ini diharapkan memungkinkan perusahaan untuk menyesuaikan beban kerja dengan kemampuan mereka, dan memungkinkan pekerja produksi agar bisa mengatur waktu untuk beristirahat dengan baik serta regangkan otot diantara waktu kerja.
ANALISA KESELAMATAN PEKERJAAN BONGKAR MUAT BARANG MENGGUNAKAN FORKLIFT PADA PT UNITED TRACTORS BALIKPAPAN Syahrir, Agung; Rusba, Komeyni; Liku, James Evert Adolf
IDENTIFIKASI Vol 10 No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v10i1.323

Abstract

Pekerjaan di sektor industri mempunyai potensi bahaya yang cukup tinggi yang pada akhirnya menyebabkan kecelakaan kerja yang dapat mengakibatkan kerugian baik terhadap harta maupun jiwa manusia, sehingga perlu diusahakan pencegahan. Dalam proses produksi sering menggunakan alat bantu seperti forklift untuk memindahkan material maupun perkakas kerja yang berukuran besar. Dengan melihat adanya potensi bahaya serta penanganan yang belum terarah perusahaan ini memerlukan Job Safety Analysis (JSA). Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan memusatkan kepada penilaian risiko dengan menggunakan Job Safety Analysis (JSA). Berdasarkan hasil penelitian yang di teliti menghasilkan 15 bahaya dari 8 tahapan pekerjaan yang di sebabkan dari lingkungan, pekerja, peralatan, alat kerja. Yaitu risiko tersengat listrik, risiko tertimpa barang yang di angkat, tertabrak, tergores peralatan yang tajam, luka akibat terjepit, cidera pinggan sehingga perlu di lakukan tindakan perbaikan.
PENERAPAN ZONA SELAMAT SEKOLAH TERHADAP KESELAMATAN PENYEBERANGAN JALAN PELAJAR SMA NEGERI 9 BALIKPAPAN Ivandri, Adel; Maslina, Maslina; Ramdan, Muhamad
IDENTIFIKASI Vol 10 No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v10i1.325

Abstract

Kecelakaan lalu lintas di Indonesia terus meningkat setiap tahun. Faktor utama penyebabnya adalah kondisi jalan yang buruk dan kurangnya kesadaran keselamatan. Sekolah yang berada di dekat jalan utama juga menjadi sumber risiko tinggi bagi siswa. Pemerintah menerapkan Program Zona Selamat Sekolah (ZoSS) untuk meningkatkan keselamatan di sekitar sekolah, tetapi masih terdapat masalah kepatuhan pengguna jalan terhadap aturan keselamatan di zona selamat sekolah. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi implementasi ZoSS di SMA Negeri 9 Balikpapan terkait kepatuhan pengguna jalan terhadap aturan lalu lintas, terutama penggunaan rambu-rambu keselamatan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan wawancara dan dokumentasi sebagai sumber data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ZoSS di SMA Negeri 9 Balikpapan belum sesuai dengan standar yang ditetapkan dalam Peraturan Menteri Perhubungan No. SK.3582/AJ.403/DRJD/2018. Fasilitas pendukung seperti rambu pengaman lalu lintas dan marka stop line kurang memadai. Penempatan rambu lalu lintas juga tidak sesuai peraturan, mengurangi efektivitas ZoSS di sekolah. Observasi fasilitas jalan di sekitar ZoSS menunjukkan 75% fasilitas perlengkapan jalan dalam kondisi baik. Namun, terdapat kekurangan fasilitas penting seperti tulisan "Tengok Kiri-Kanan", rambu peringatan "Hati-hati", dan marka stop line. Kecepatan kendaraan di area ZoSS melebihi batas aman. Penertiban dan peneguran kecepatan kendaraan diperlukan untuk keamanan siswa di sekitar sekolah.