EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN
Fokus dan scope Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan meliputi hasil kajian ilmiah di bidang pendidikan baik yang dilakukan oleh guru, dosen maupun peneliti independent. Kajian tersebut meliputi, filsafat pendidikan, psikologi pndidikan, bimbingan dan konseling pendidikan, metodologi pendidikan, analisis kebijakan pendidikan, pengelolaan pendidikan, analisis kepemimpinan dan penelitian-penelitian lainnya di bidang praktis pendidikan.
Articles
185 Documents
Search results for
, issue
"Vol 4, No 3 (2022)"
:
185 Documents
clear
Pengaruh Polysynchronous Learning berbasis Problem Based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Praktikum
Fendy Hardian Permana;
Dwi Setyawan
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 3 (2022): June Pages 3201-5000
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/edukatif.v4i3.2854
Kondisi pandemi Covid-19 membuat perubahan dunia pendidikan. Pembelajaran yang dilakukan dengan tatap muka saat ini menjadi kegiatan online. Materi pembelajaran kegiatan praktikumnya yang sering terkadang menjadi kendala. Tujuan peneliti ini ingin melihat pengaruh polysynchronous learning berbasis problem based learning untuk meningkatkan hasil belajar praktikum di SMP Aisyiyah Muhammadiyah 3 Malang. Jenis penelitian ini Quasy Eksperimen, pendekatan penelitian kuantitatif, dan desain penelitian menggunakan non-equivalent pre-test post-test control group desain. Populasi semua siswa SMP ‘Aisyiyah Muhammadiyah 3 Malang, sampel dua kelas pada siswa kelas 2. Teknik pengumpulan data pretest dan postest. Teknik analisis data yang dilakukan menggunakan statistik One-way Anacova. Hasil penelitian ini menunjukkan kegiatan proses pembelajaran polysynchronous learning berbasis problem based learning pada siswa kelas 7A dapat meningkatkan hasil belajar praktikum siswa.
Pengembangan E-Module Manajemen Konstruksi pada Program Studi Pendidikan Teknik Bangunan dalam Meningkatkan Minat dan Hasil Belajar Mahasiswa
Aprianus Telaumbanua
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 3 (2022): June Pages 3201-5000
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/edukatif.v4i3.2731
Penelitian ini tentang pengembangan bahan ajar e-modul pada mata kuliah Manajemen Konstruksi untuk meningkatkan minat dan hasil belajar mahasiswa pada Program Studi Pendidikan Teknik Bangunan FKIP Universitas Nias. Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model ADDIE. Sampel penelitiannya adalah mahasiswa semester II program studi Pendidikan Teknik Bangunan FKIP Universitas Nias sebanyak 31 orang mahasiswa. Kajian akan di mulai dengan analisis data kebutuhan mahasiswa, pemeriksaan validitas produk, dan evaluasi seberapa baik produk bekerja bagi mereka yang akan menggunakannya. E-modul memiliki hasil evaluasi kualitas materi yang sangat baik, dengan proporsi 86,17%, dan ahli media memiliki hasil sangat baik dengan persentase keseluruhan 81,66%. Sedangkan hasil penilaian e-modul menunjukkan 86,75% kategori sangat baik. E-modul Manajemen Konstruksi Pendidikan Teknik Bangunan FKIP Universitas Nias ini dapat digunakan untuk pembelajaran mata kuliah Manajemen Konstruksi.
Profil Kemampuan Mahasiswa Pendidikan Kimia dalam Menyelesaikan Masalah Kontekstual Kimia
Amsal Alhayat;
Masriani Masriani;
Rahmat Rasmawan;
Hairida Hairida;
Erlina Erlina
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 3 (2022): June Pages 3201-5000
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/edukatif.v4i3.2743
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil kemampuan mahasiswa pendidikan kimia dalam menyelesaikan masalah kontekstual kimia, dengan metode deskriptif studi kasus. Penelitian dilakukan di Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Untan dengan subjek penelitian adalah mahasiswa pendidikan kimia FKIP Untan yang terdiri dari 3 angkatan (2019-2021) yang dipilih berdasarkan purposive sampling. Teknik pengumpulan data yaitu teknik pengukuran dan teknik komunikasi tak langsung. Instrumen penelitian yang digunakan berupa soal tes uraian berjumlah 1 soal dan pedoman wawancara. Teknik analisis data yang dilakukan dengan menghitung capaian total skor, menghitung interpretasi setiap kategori, dan menghitung capaian rata-rata tiap indikator. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan menyelesaikan masalah kontekstual kimia mahasiswa pendidikan kimia masih tergolong rendah dengan rata-rata persentase keseluruhan sebesar 51,35%. Interpretasi setiap kategori menunjukkan bahwa hanya mahasiswa tahun akademik 2019/2020 yang memperoleh kategori tinggi dengan persentase 6,67%, sedangkan mahasiswa tahun akademik 2021/2022 memperoleh persentase terbesar pada kategori rendah. Apabila ditinjau dari 3 indikator kemampuan menyelesaikan masalah diketahui mahasiswa pendidikan kimia tergolong rendah pada indikator mengenali konsep dan memberikan solusi, dan untuk mahasiswa tahun akademik 2020/2021 dan 2019/2020 pada indikator mengenali masalah sudah tergolong tinggi. Dalam meningkatkan kemampuan menyelesaikan masalah kontekstual kimia dapat dilakukan dengan peningkatan konsep dan melatih mahasiswa melalui soal tes yang berbasis kontekstual.
Analisis Kesulitan Siswa Kelas VIII pada Masa Pandemi
Misael Boineno;
Adriana I.S Sole;
Deviana Sibulo;
Trio O Oematan
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 3 (2022): June Pages 3201-5000
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/edukatif.v4i3.2608
Tujuan dari hasil penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan berbagai kesulitan belajar yang dialami oleh siswa kelas VIII Sekolah Menengah Pertama Kristen 1 Mollo Selatan saat belajar Mata Pelajaran Pendidikan Agama Kristen di masa Pandemi Covid- 19. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Maka hasil yang diperoleh saat melakukan penelitian yakni: 1). Sarana dan prasarana pendukung belum ada. 2). Metode yang digunakan oleh guru pun masih offline atau dikenal dengan berkunjung ke rumah siswa dengan sukarela. 3). Dukungan orang tua terhadap siswa pun tidak maksimal karena kondisi yang mendadak dan disebabkan dengan ekonomi keluarga.
Problematika Guru PAI dalam Mengembangkan Akhlak Siswa
Diki Awaluddin Ramdhani;
Ezzeddin Yazid Nashrullah;
Indah Fadilah Rahmah;
Siti Fitriyatul Khoerunnisa;
Zulfa Nursahandi
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 3 (2022): June Pages 3201-5000
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/edukatif.v4i3.2878
Tujuan penelitian dilakukan untuk mengetahui faktor penyebab sekaligus faktor pendukung dalam pengembangan akhlak kepada siswa. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus yang dilaksanakan di SDN Kukupu 01 dengan menggunakan teknik wawancara dan dokumentasi kepada guru PAI di SDN Kukupu 01 yang berperan sebagai subjek penelitian. Hasil wawancara menunjukkan bahwa terdapat beberapa faktor dan pengaruh yang melatarbelakangi terjadinya permasalahan yang guru PAI alami dalam mengembangkan akhlak siswa, diantaranya faktor keluarga, faktor lingkungan pertemanan siswa, dan pengaruh media sosial. Sehingga upaya yang dapat seorang guru lakukan dalam mengembangkan akhlak siswa yaitu dengan memberikan arahan-arahan dan pemahaman terkait akhlak yang mulia, kemudian memberikan teguran kepada anak yang akhlaknya kurang baik, serta memberikan bimbingan selalu kepada anak serta memberikan perhatian dan contoh berprilaku yang baik, selain itu, karena keterbatasan waktu guru maka guru perlu bekerja sama atau berkolaborasi dengan orang tua murid untuk selalu membimbing dan memantau perkembangan akhlak anak diluar lingkungan sekolah
Peran Kepemimpinan Transformasional dalam Information System Success Model: Analisis Praktik e-Learning di Perguruan Tinggi
Yulis Nuryanti;
Masduki Asbari;
Multi Nadeak;
Jainuri Jainuri;
Lala Hucadinota Ainul Amri
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 3 (2022): June Pages 3201-5000
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/edukatif.v4i3.2791
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh kepemimpinan transformasional para pimpinan di salah satu perguruan tinggi swasta di Tangerang terhadap information system success model (kualitas sistem, kualitas informasi, kualitas layanan). Demikian juga mengukur pengaruh ketiga variabel mocel tersebut terhadap kepuasan pengguna sistem e-learning di kampus. Jumlah sampel penelitian sebanyak 170 mahasiswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Metode analisis yang digunakan SEM dengan bantuan software SmartPLS 3.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran kepemimpinan transformasional berpengaruh signifikan terhadap ketiga variabel information system success model. Demikian juga, kualitas sistem, kualitas informasi, dan kualitas layanan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pengguna sistem e-learning. Penelitian ini dapat menjadi pijakan penelitian sejenis berikutnya, yang hingga saat ini masih relative minim eksplorasi.
Problem dan Tantangan Full Day School dan Half Day School di Era Globalisasi
Nakiah Nakiah;
Tasman Hamami
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 3 (2022): June Pages 3201-5000
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/edukatif.v4i3.2752
Full day dan half day school merupakan dua sistem pendidikan yang berlaku di Indonesia. Datangnya era globalisasi yang mengakibatkan pesatnya kemajuan teknologi informasi, menimbulkan berbagai masalah dan tantangan bagi kedua sistem pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui problem dan tantang full day school dan half day school di era globalisasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ialah studi pustaka atau library research dan dianalisis dengan teknik analisis konten atau isi. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa terdapat beberapa problem pada full day school dan half day school di era globalisasi yakni pertama, kecanduan terhadap teknologi seperti HP dan sosial media. Kedua, semakin memudarnya nilai-nilai agama. Ketiga, adanya persaingan global dan terkikisnya nilai-nilai sosial. Sedangkan tantangan yang dihadapi full day school dan half day school di era globalisasi yakni pertama, tantangan dalam mencetak generasi atau peserta didik yang mempunyai pengetahuan yang luas. Kedua, tantangan akan berbagai keterampilan yang harus dimiliki peserta didik baik soft skill maupun hard skill. Ketiga, yakni menciptakan peserta didik yang mempunyai akhlak mulia
Membangun Sikap Moderasi Beragama yang Berorientasi pada Anti Kekerasan Melalui Dialog
Silvester Nusa;
Yakobus Markus Theedens
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 3 (2022): June Pages 3201-5000
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/edukatif.v4i3.2789
Fenomena kekerasan atas nama agama sering terjadi di berbagai wilayah di Indonesia. Namun, ada realitas lain yang memperlihatkan kehidupan yang harmonis antarumat beragama, yaitu keharmonisan kehidupan antarumat beragama di Weetebula, Kecamatan Kota Tambolaka, Kabupaten Sumba Barat Daya. Kehidupan umat yang berbeda beragama diwarnai suasana damai, toleran, saling menghargai, saling menolong dan bekerja sama. Masalah penelitian ini adalah bagaimana sikap umat beragama terhadap moderasi beragama dan faktor-faktor apa yang mendasari keharmonisan hidup bersama antarumat beragama? Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sikap dan faktor dominan yang mendasari keharmonisan hidup antarumat beragama. Subyek penelitian ini adalah Orang Muda Katolik (OMK) dan Remaja Masjid (RISMA). Metode penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa OMK dan RISMA memiliki sikap positif terhadap moderasi beragama dan terhadap dialog sebagai metode untuk membangun sikap moderasi beragama serta memiliki sikap negatif terhadap tindakan kekerasan atas nama agama. Faktor dominan yang mendasari sikap positif OMK dan RISMA terhadap moderasi beragama adalah pengalaman langsung terhadap obyek sikap, yaitu dialog kehidupan dan dialog karya. Kesimpulan dari penelitian ini adalah dialog antarumat beragama merupakan pendekatan psikologis dan sosial yang efektif dalam membangun sikap moderasi beragama yang berorientasi pada anti kekerasan
Pentingnya Pendidikan dan Masa Depan Anak dari Persepsi Pekerja Seks Komersial di Parangtritis Bantul Yogyakarta
Rosalia Indriyati Saptatiningsih;
Suharni Suharni;
T Heru Nurgiansah
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 3 (2022): June Pages 3201-5000
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/edukatif.v4i3.2736
Dalam studi awal banyak ditemukan di Parangtritis Pekerja Seks Komersial yang sudah berkeluarga dan mempunyai anak. Pola pendidikan yang diterapkan kepada anak-anaknya dan persepsi orangtua terhadap masa depan anak sangat menarik untuk dikaji. Penelitian ini bertujan untuk menganalisis pola interaksi Pekerja Seks Komersial dengan keluarganya dan menganalisis persepsi Pekerja Seks Komersial tentang pendidikan dan masa depan anaknya di kawasan pantai Parangtritis Bantul. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan dengan metode observasi, dokumentasi, wawancara dan studi pustaka. Teknik analisis data berupa analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa pola interaksi keluarga Pekerja Seks Komersial, hampir sama dengan keluarga pada umumnya yaitu ada komunikasi antar anggota keluarga. Pekerja Seks Komersial di Parangtritis mempunyai persepsi terhadap pendidikan dan masa depan anak bahwa orang tua wajib menyekolahkan anak karena orangtua mempunyai tanggungjawab dalam memberikan pendidikan formal kepada anaknya minimal sampai dengan SLTA, anak diberikan pendidikan di sekolah yang baik termasuk di pondok pesantrean, dengan anak dititipkan di pondok pesantren diharapkan anak mempunyai dasar agama yang baik dan mampu mendoakan ibunya, serta mempunyai masa depan lebih baik dari pada orangtuanya
Inovasi Kurikulum dalam Aspek Tujuan dan Materi Kurikulum PAUD
Ahmad Syauki;
Tiara Permata Bening;
Siti Nur Aisyah;
Sukiman Sukiman
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 3 (2022): June Pages 3201-5000
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/edukatif.v4i3.2870
Selama ini kurikulum di Indonesia telah mengalami beberapa kali revisi sehingga terjadi perubahan pada komponen kurikulum. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui konsep inovasi kurikulum, inovasi kurikulum dalam aspek tujuan, dan materi kurikulum PAUD. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode study kepustakaan. Tujuan perubahan kurikulum adalah untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Inovasi kurikulum bertujuan untuk mengikuti perkembangan zaman sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan. Inovasi kurikulum mencakup materi kurikulum dan tujuan kurikulum. Materi kurikulum harus dibuat. Pengembangan kurikulum bertujuan untuk mengubah kurikulum yang ada menjadi kurikulum yang lengkap, inovatif, sesuai, dan kontekstual, serta untuk menjawab kebutuhan bersaing di tingkat regional, nasional, dan internasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi inovasi tujuan dan materi kurikulum PAUD. Sejak tahun 1964, tujuan dan materi dalam kurikulum PAUD telah berkembang. Perubahan tujuan dasar, editorial, dan konten adalah contoh inovasi obyektif. Sedangkan inovasi dalam aspek materi meliputi pengembangan, isi materi, dasar pembentukan materi, dan redaksional