cover
Contact Name
RIZKI ANANDA
Contact Email
edukasi2019@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
edukasi2019@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN
ISSN : 26568063     EISSN : 26568071     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Fokus dan scope Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan meliputi hasil kajian ilmiah di bidang pendidikan baik yang dilakukan oleh guru, dosen maupun peneliti independent. Kajian tersebut meliputi, filsafat pendidikan, psikologi pndidikan, bimbingan dan konseling pendidikan, metodologi pendidikan, analisis kebijakan pendidikan, pengelolaan pendidikan, analisis kepemimpinan dan penelitian-penelitian lainnya di bidang praktis pendidikan.
Arjuna Subject : -
Articles 2,403 Documents
Etnomatematika dalam Mahar (Sampapitu) Upacara Adat Pernikahan pada Suku Pamona Paili, Melsi Silvana Indriani; Allolayuk, Sertin; Pakinde, Hans
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 7, No 4 (2025): Agustus
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v7i4.8224

Abstract

Pembelajaran matematika selalu berfokus pada topik yang cenderung membosankan. Pada kenyataannya, sumber belajar matematika yang menyenangkan ditemukan dimana saja, salah satunya pada upacara adat pernikahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplore konsep matematika pada mahar (Sampapitu) upacara adat pernikahan suku Pamona di Kabupaten Poso Provinsi Sulawesi Tengah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan etnografi. Sampapitu merupakan budaya yang diturunkan oleh nenek moyang suku Pamona. Sampapitu memiliki tujuh bagian penting yaitu Dula, Topi Ine, Tali Ine, Bauga mPapa, Tombo, Rapi nTombo, Posambarue. Dalam tujuh bagian sampapitu terdapat aktivitas matematika yaitu aktivitas menghitung yang tergambar pada jumlah isi Sampapitu dan aktivitas mengukur berupa lingkaran dan persegi panjang yang tergambar dalam bentuk-bentuk dari isi sampapitu, dimana Dula berbentuk lingkaran dan Topi Ine, Tali Ine, Bauga mPapa, Tombo, Rapi nTombo, Posambarue berbentuk persegi panjang. Berdasarkan hasil penelitian ini, dalam mahar pernikahan adat Pamona (Sampapitu) terdapat aktivitas menghitung dan mengukur, serta terdapat unsur-unsur matematika berupa lingkaran dan persegi panjang
Model Manajemen Kurikulum Adaptif/di Sekolah Multikultural Menengah Atas Gore, Krisantus
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 7, No 4 (2025): Agustus
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v7i4.8471

Abstract

Keberagaman budaya, bahasa, dan nilai-nilai peserta didik di sekolah menengah atas menimbulkan tantangan tersendiri dalam proses pembelajaran. Oleh karena itu, penerapan model manajemen kurikulum adaptif menjadi sangat penting untuk menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan responsif. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan manajemen kurikulum adaptif dalam menghadapi konteks multikultural di sekolah. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui studi literatur, wawancara mendalam dengan kepala sekolah dan guru, serta observasi terhadap kegiatan pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen kurikulum adaptif mampu menyesuaikan isi dan strategi pembelajaran dengan kebutuhan, kemampuan, dan gaya belajar siswa yang beragam. Selain itu, pendekatan ini berkontribusi dalam membentuk iklim sekolah yang positif, demokratis, dan toleran. Keberhasilan implementasi kurikulum adaptif juga sangat ditentukan oleh kolaborasi antara guru, siswa, orang tua, dan masyarakat dalam merancang dan melaksanakan kurikulum. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa sekolah yang menerapkan manajemen kurikulum adaptif berpotensi menjadi agen perubahan sosial, membentuk karakter siswa yang inklusif, empatik, dan siap menghadapi tantangan masyarakat global yang multikultural
Evaluasi P5 dalam Membentuk Kreativitas dan Keterampilan Praktis Siswa Menggunakan Metode CIPP di SMK Cahya, Sazidah Maulian; Ranu, Meylia Elizabeth
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 7, No 4 (2025): Agustus
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v7i4.8388

Abstract

Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) merupakan bagian dari Kurikulum Merdeka yang bertujuan membentuk karakter dan keterampilan praktis siswa pascapandemi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi Pembelajaran Berbasis Projek (Project-Based Learning/PjBL) dalam P5 tema Bhinneka Tunggal Ika di SMKN 4 Surabaya, khususnya melalui kegiatan membatik. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan model evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product). Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, serta dianalisis melalui reduksi dan penyajian data hingga penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa P5 telah dilaksanakan sesuai konteks dan tujuan, didukung oleh sumber daya yang memadai, serta menghasilkan produk siswa yang bermakna. Temuan ini memperlihatkan bahwa PjBL efektif dalam memperkuat nilai-nilai Pancasila secara kontekstual dan meningkatkan keterampilan praktis siswa SMK. Kebaruan dari penelitian ini terletak pada integrasi pendekatan tematik kebhinekaan dan evaluasi model CIPP dalam konteks pendidikan kejuruan. Penelitian merekomendasikan penguatan manajemen pelaksanaan dan pengembangan produk berkelanjutan sebagai bagian dari strategi jangka panjang P5.
Pengaruh Beban Kerja dan Administrasi terhadap Kinerja Guru dengan Mediasi Work-Life Balance Altariusta, Nanda; Zuripal, Zuripal
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 7, No 4 (2025): Agustus
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v7i4.8491

Abstract

Penelitian ini menyelidiki pengaruh beban kerja dan administrasi terhadap kinerja guru dengan mediasi work-life balance. Guru dituntut mengelola berbagai proses administrasi, dokumen, serta tugas administratif lainnya. Hal ini menghabiskan waktu yang seharusnya dapat dialokasikan untuk menyiapkan materi pembelajaran yang lebih baik dan berkualitas. Beban administrasi pendidikan yang diterima guru dapat mempengaruhi kinerja yang mengakibatkan kehidupan kerja guru tidak seimbang dan muncul keluhan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan studi kasus.Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah simple random sampling dengan sampel guru di SMAN 2 Bukittinggi. Analisis data menggunakan uji regresi linier berganda. Hasil temuan penelitian 1). Terdapat pengaruh langsung beban kerja terhadap kinerja guru; 2).Terdapat pengaruh langsung administrasi pendidikan terhadap kinerja guru; 3).Terdapat pengaruh  langsung work-life balance terhadap kinerja guru; 4).Terdapat pengaruh simultan work-life balance dapat memediasi hubungan antara beban kerja dengan kinerja guru; dan 5).Terdapat pengaruh simultan work-life balance dapat memediasi administrasi pendidikan dengan kinerja guru.
Implementasi UU. No. 14 Tahun 2005 dalam Pengembangan Kompetensi Profesional Guru Era Modern Khobir, Abdul; Saniyyah, Saila Rizkiyati; Adji, M. Arsalrifki; Saputra, Wahyu Candra
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 7, No 4 (2025): Agustus
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v7i4.8238

Abstract

Guru sebagai agen utama dalam proses pendidikan memiliki peran penting dalam menentukan arah dan keberhasilan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi Undang-Undang No. 14 Tahun 2005 tentang guru dan dosen dalam pengembangan kompetensi profesional guru era modern. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui metode studi pustaka, data diperoleh dari analisis terhadap literatur, dokumen resmi, jurnal ilmiah, dan hasil penelitian yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa meskipun regulasi telah mengatur secara jelas mengenai kompetensi profesional guru, implementasinya masih menghadapi hambatan seperti keterbatasan pelatihan yang relevan, minimnya dukungan infrastruktur pendidikan, rendahnya literasi digital di kalangan guru, lemahnya motivasi dalam pengembangan diri secara berkelanjutan, serta kompetensi guru yang belum sepenuhnya terpenuhi karena kurangnya penguasaan teknologi. Sehingga peran guru mengalami pergeseran signifikan dari sekadar penyampai informasi menjadi fasilitator pembelajaran yang kolaboratif dan kontekstual. Guru dituntut tidak hanya menguasai kompetensi pedagogik dan profesional, tetapi juga mampu beradaptasi dengan dinamika teknologi dan tuntutan keterampilan di era modern
Guru sebagai Waratsatul Anbiya: Tinjauan Literatur terhadap Status, Fungsi dan Peran Guru dalam Islam Choliq, Muthmainnah; Alvisan, Diva Alyasmin Qolbi; Yasmin, Adinda Zakiya; Avanza, Siteria Amelia; Nuraeni, Siti
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 7, No 4 (2025): Agustus
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v7i4.8472

Abstract

Guru memiliki kedudukan yang sangat penting dalam Islam. Ia tidak hanya bertugas sebagai penyampai ilmu, tetapi juga sebagai pendidik akhlak, pembina spiritual, dan teladan moral bagi peserta didik. Dalam Islam, guru dipandang sebagai waratsatul anbiya’ (pewaris tugas kenabian), sebagaimana ditegaskan dalam hadis Rasulullah: "?? ??????? ???? ????????". Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam status, peran, dan fungsi guru dalam perspektif pendidikan Islam. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan literatur integratif, yaitu menggabungkan pandangan para ulama klasik dan kontemporer dengan realitas pendidikan modern. Sumber data meliputi Al-Qur’an, hadis, karya ulama seperti Imam al-Ghazali dan Ibn Jama’ah, serta literatur ilmiah lainnya. Hasil kajian menunjukkan bahwa guru dalam Islam memiliki fungsi integral sebagai mu’allim (pengajar), murabbi (pendidik), muwajjih (pembimbing), dan qudwah (teladan). Peran ini sangat strategis dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga unggul secara spiritual dan moral. Oleh karena itu, reaktualisasi fungsi guru sebagai waratsatul anbiya’ perlu terus diperkuat dalam sistem pendidikan Islam masa kini
Validasi Psikometrik Instrumen Kecemasan Statistik untuk Mahasiswa Psikologi di Indonesia Menggunakan Model Rasch Munawarah, Siti; Hayat, Bahrul
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 7, No 4 (2025): Agustus
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v7i4.8404

Abstract

Kecemasan statistik merupakan secara signifikan mempengaruhi kinerja akademik, terutama di kalangan mahasiswa psikologi yang diharapkan dapat menguasai metode penelitian kuantitatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi validitas dan keandalan instrumen untuk mengukur kecemasan statistik, berdasarkan skala Statistical Self-Efficacy for Psychologists (SES-Psy). Sebanyak 373 mahasiswa psikologi dari enam perguruan tinggi di Jabodetabek yang telah menyelesaikan mata kuliah  statistika dasar berpartisipasi dalam penelitian ini. Proses adaptasi mengikuti pedoman Beaton dengan empat orang ahli yang menilai validasi konten. Data dikumpulkan secara online dan dianalisis menggunakan Confirmatory Factor Analysis (CFA) dan model Rasch. Hasil CFA mengkonfirmasi beban faktor yang kuat dan indeks kesesuaian model yang sangat baik. Analisis Rasch memverifikasi bahwa instrumen tersebut memenuhi asumsi unidimensionalitas, independensi lokal, dan kesesuaian statistik. Semua kategori skala ditafsirkan dengan benar oleh responden dan tidak menunjukkan bias gender berdasarkan analisis DIF. Temuan ini menunjukkan bahwa instrumen yang diadaptasi secara psikometris valid untuk mengidentifikasi tingkat kecemasan statistik di kalangan mahasiswa psikologi di Indonesia. Dengan standard setting berbasis Rasch, diketahui bahwa mayoritas responden penelitian ini diklasifikasikan mengalami kecemasan statistik sedang hingga tinggi. Instrumen ini dapat digunakan pada lingkungan pendidikan maupun dimanfaatkan untuk pengembangan intervensi kecemasan statistik.
Social Support dan Prokrastinasi Akademik: Analisis pada Mahasiswa Gen Z di Indonesia Ramdhani, Nurul Fadhilah; Bintang, Rahmat S.
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 7, No 4 (2025): Agustus
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v7i4.8469

Abstract

Prokrastinasi akademik merujuk pada perilaku menunda-nunda menyelesaikan tugas akademik yang seharusnya diselesaikan Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh social support terhadap prokrastinasi akademik pada mahasiswa gen Z di Indonesia. Sebanyak 212 mahasiswa program sarjana (laki-laki = 60; perempuan = 152) berpartisipasi dalam penelitian ini dengan menggunakan pendekatan regresi sederhana untuk menguji pengaruh antara social support terhadap prokrastinasi akademik. Variabel prokrastinasi akademik diukur menggunakan skala academic procrastination-short form (APS-S) versi Bahasa Indonesia, sedangkan variabel social support diukur dengan skala Multidimensional Scale of Perceived Social Support (MSPSS) versi Bahasa Indonesia. Hasil analisis menunjukkan bahwa social support memiliki pengaruh negatif yang signifikan terhadap prokrastinasi akademik, dengan nilai koefisien regresi sebesar -0.089 (p < 0.05), yang berarti semakin tinggi tingkat social support, semakin rendah tingkat prokrastinasi akademik pada mahasiswa, maupun sebaliknya. Temuan ini memberikan wawasan penting untuk merancang intervensi yang dapat mengurangi prokrastinasi akademik melalui peningkatan social support. Penelitian ini juga menyarankan agar pendidikan tinggi di Indonesia memperhatikan pentingnya peran social support dalam mengatasi tantangan akademik yang dihadapi oleh mahasiswa
Perkembangan Kurikulum Madrasah di Indonesia Wijaya, Allamsyah Hadi; Ahid, Nur
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 7, No 4 (2025): Agustus
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v7i4.8230

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dinamika perkembanganyang ada di dunia pendidikan yaitu kurikulum madrasah di Indonesia, dimulai dari era pra-kemerdekaan hingga era reformasi. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan metode studi pustaka (library research). Analisis dilakukan dari berbagai macam literatur seperti perpres atau peraturan pemerintah, buku akademik, jurnal ilmiah, serta dokumen kebijakan yang relevan dengan pendidikan yang ada di madrasah. Temuan penelitian menunjukkan bahwa sebelum Indonesia merdeka, pendidikan agama Islam diselenggarakan melalui lembaga seperti masjid dan pesantren, yang mana terdapat jenjang pendidikan didalamnya seperti ibtidaiyyah, tsanawiyah, dan dayah sebagai cikal bakal jenjang aliyah. Setelah kemerdekaan, struktur bentuk kurikulum pendidikan madrasah mengalami pergeseran dari sistem mata pelajaran yang terpisah menjadi sistem yang terintegrasi. Perubahan ini ditandai dengan munculnya kurikulum berbasis konten serta pembaruan nomenklatur kurikulum, yang berkembang dari era SKB Tiga Menteri hingga era reformasi. Selain itu, diperkenalkan pula pendekatan pembelajaran baru seperti Cara Belajar Siswa Aktif (CBSA). Dalam upaya penguatan karakter peserta didik berlandaskan nilai-nilai Pancasila, kurikulum madrasah di tingkat RA, MI, MTs, MA, dan MAK diarahkan pada pengembangan struktur yang bersifat otonom, dengan penekanan pada pembelajaran yang berbasis proyek dan kegiatan ekstrakurikuler
Kebiasaan Abnormal di Era Digital: Studi Kualitatif pada Kasus Judi Online dan Kecanduan Gadget Anak Imaduddin, Muhammad Faris; Alam, Dede Rubai Misbahul
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 7, No 4 (2025): Agustus
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v7i4.8438

Abstract

Penelitian ini mengkaji pandangan masyarakat terhadap kebiasaan abnormal digital yang kian marak di era teknologi, khususnya kecanduan gadget pada anak dan praktik judi online. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggali pemaknaan masyarakat secara mendalam terhadap dampak, penyebab, serta solusi yang diharapkan atas dua fenomena tersebut dalam konteks kehidupan sosial kontemporer. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi untuk memahami makna pengalaman subjektif partisipan yang berasal dari berbagai latar belakang sosial, pendidikan, dan ekonomi. Sebanyak 30 partisipan diwawancarai melalui teknik semi-terstruktur guna memperoleh narasi yang reflektif dan otentik. Data dianalisis menggunakan pendekatan analisis tematik dengan tahapan transkripsi, coding terbuka, axial coding, hingga konstruksi tema. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecanduan gadget pada anak dipahami sebagai akibat dari lemahnya pengawasan orang tua dan rendahnya literasi digital, yang berdampak pada penurunan fungsi sosial, psikologis, dan akademik anak. Sementara itu, judi online dipersepsikan sebagai kebiasaan menyimpang yang mengakibatkan kerugian ekonomi, keretakan keluarga, serta kemunduran moral. Faktor utama yang memicu keduanya adalah akses digital yang tidak terkontrol dan kurangnya edukasi digital berbasis nilai. Sebagai respons, masyarakat menekankan perlunya kolaborasi antara keluarga, sekolah, dan pemerintah melalui edukasi literasi digital dan regulasi konten daring. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam merumuskan strategi kebijakan sosial dan pendidikan yang lebih adaptif terhadap tantangan era digital

Filter by Year

2019 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 7, No 6 (2025): Desember Vol 7, No 5 (2025): Oktober Vol 7, No 4 (2025): Agustus Vol 7, No 2 (2025): In Press Vol 7, No 1 (2025): February Vol 6, No 6 (2024): December Vol 6, No 5 (2024) Vol 6, No 4 (2024) Vol 6, No 3 (2024) Vol 6, No 2 (2024): In Press Vol 6, No 2 (2024) Vol 6, No 1 (2024) Vol 5, No 6 (2023): December Vol 5, No 6 (2023) Vol 5, No 5 (2023): October Vol 5, No 5 (2023) Vol 5, No 4 (2023) Vol 5, No 4 (2023): August Vol 5, No 3 (2023): June Vol 5, No 3 (2023) Vol 5, No 2 (2023) Vol 5, No 2 (2023): April Vol 5, No 1 (2023): February Vol 5, No 1 (2023) Vol 4, No 5 (2022): October Pages 6401-7346 Vol 4, No 4 (2022): August Pages 5501-6400 Vol 4, No 3 (2022): June Pages 3201-5000 Vol 4, No 2 (2022): April Pages 1601- 3200 Vol 4, No 1 (2022): February Pages 1-1600 Vol 4, No 6 (2022): December 2022 Vol 4, No 6 (2022) Vol 4, No 5 (2022) Vol 4, No 4 (2022) Vol 4, No 3 (2022) Vol 4, No 2 (2022) Vol 4, No 1 (2022) Vol 3, No 6 (2021): December Pages 3500-5500 Vol 3, No 5 (2021): October Pages 1880-3500 Vol 3, No 4 (2021): August Pages 1101-2382 Vol 3, No 3 (2021): June Pages 631-1091 Vol 3, No 2 (2021): April Pages 250-630 Vol 3, No 1 (2021): February, Pages 1-260 Vol 3, No 6 (2021) Vol 3, No 5 (2021) Vol 3, No 4 (2021) Vol 3, No 3 (2021) Vol 3, No 2 (2021) Vol 3, No 1 (2021) Vol 2, No 3 (2020): December, Pages 215-250 Vol 2, No 2 (2020): August, Pages 113-214 Vol 2, No 1 (2020): April, Pages 1-112 Vol 2, No 2 (2020) Vol 2, No 1 (2020) Vol 1, No 3 (2019): December Pages 97- 137 Vol 1, No 2 (2019): August Pages 56-96 Vol 1, No 1 (2019): April, Pages 1-55 Vol 1, No 3 (2019) Vol 1, No 2 (2019) Vol 1, No 1 (2019) More Issue