cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Inovasi
ISSN : 14115549     EISSN : 25276220     DOI : -
The Journal contains the original article of the research related to the problem areas of Agricultural Production, Animal Production, Agribusiness Management, and Agricultural Technology.
Arjuna Subject : -
Articles 410 Documents
Uji Potensi Poh Konsorsium Rizobakteri Sebagai Pemicu Pertumbuhan Tanaman Sanseviera Zulfitriany DM; Sahruddin K; Ita Juwita
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 19 No 1 (2019): April
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v19i1.1395

Abstract

Pemanfaatan konsorsium mikroba filosfer dan mikroba rizosfer merupakan langkah alternatif mengurangi dampak negatif penggunaan pupuk sintetik, untuk mencapai produksi tanaman Sanseviera yang tinggi.Penelitian ini bertujuan untuk mengujipotensi Pupuk Organik Hayati POH ang merupakan konsorsium rizobakteri sebagai pemicu pertumbuhan Tananaman Sanseviera. Penelitian dilakukan di Laboratorium Bioteknologi Pusat Kegiatan Penelitian Universitas Hasanuddin dan Pengujian respon pertumbuhan tanaman terhadap konsorsium rhizobakteri dilakukan di Greenhouse IbIKK Politeknik Pertanian Negeri Pangkep. Penelitian ini dilaksanakan dengan Bakteri rizosfer diambil dari perakaran tanaman Sanseviera yang sehat (kedalaman 20 cm). Tanah diayak dan dikering-anginkan kemudian dibawa ke Laboratorium Bioteknologi Pusat Kegiatan Penelitian Universitas Hasanuddin. Potensi konsorsium rizobakteri diukur dengan menguji kemampuan produksi IAA dan GA3. Produksi IAAdan GA3 diuji dengan menggunakan media nutrient broth dan reagen Salkowski (Gutierrez et al, 2009).Perubahanwarna pink dalam tabung reaksi menunjukkan produksi IAA. Konsentrasi Auksin diukur dengan menggunakan kurva standar  IAA dengan persamaan regresi Y=0,064 x + 0,09 diana R2= 0,995. Pengujian respon pertumbuhan tanaman dilakukan dengan 1 kontrol tanpa POH dan6 kombinasikonsorsiumbakteriyaitu (1) konsorsiumIsolat Sh.P2S1 dan Sh.P4S1, (2) konsorsium Isolat Sh.P2S1 dan Sh.P5S1, (3) konsorsiumIsolat Sh.P3S1 dan Sh.P4S1, 4) konsorsium Isolat Sh.P3S1 dan Sh.P5S1, (5) konsorsiumIsolat Sh.P2S1, Isolat Sh.P3S1 dan Sh.P4S1, dan  (6) konsorsiumIsolat Sh.P2S1, Isolat Sh.P3S1 dan Sh.Sh.P5S1. Parameter yang diukur: (1) Panjang Daun  (2) Lebar Daundan (3) Bobot Tanaman Sanseviera. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Pertambahan daun terbaik dan lebar daun adalah perlakuan dengan konsorsium bakteri NABP1 yaitu merupakan konsorsium 3 isolat yang memilikikemampuanfiksasi Nitrogen, kemampuan produksi IAA sebesar 1,4815 ppm dan GA3 sebesar 3,9426 ppm yang lebih baik dibandingkan dengan isolate lainnya., (2) Bobot Tanaman Sanseviera tertinggi adalah konsorsiumbakteri NABP1.
PKM Sentra Olahan Pala Pekon Tanjung Jati Ersan Ersan; Rachmad Edison; Febrina Delvitasari
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 19 No 1 (2019): April
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v19i1.1169

Abstract

Program Hutan Rakyat dengan komoditas pala, sejak tahun 2010 diikuti oleh sekitar 80% petani Desa Tanjung Jati, Kecamatan Kotaagung Timur, Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung. Saat ini tanaman pala sudah mulai berbuah, namun pengolahan buahnya sebatas penjemuran fuli, biji, dan daging buah pala, sedangkan harga daging buah pala masih sangat rendah (basah Rp.2.000/kg atau kering Rp.7.000/ kg). Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memberikan solusi jangka pendek untuk membangun usaha pengolahan pala menjadi produk manisan, sirup, permen, dodol, wajik, wingko rasa pala, untuk meningkatkan nilai tambah produk. Objeknya adalah Kelompok Tani Berkah Jaya dan Kelompok Wanita Tani Khanggom Dipati dari Dusun Banjar Sari, Desa Tanjung Jati. Program Kemitraan Masyarakat dilaksanakan dengan tahapan sebagai berikut: penanganan pasca panen pala, peningkatan nilai tambah olahan pala, pelatihan manajemen usaha, pelatihan administrasi keuangan usaha, pelatihan desain kemasan dan promosi produk, pendampingan pemasaran produk, konsultasi dan bimbingan tanpa batas. Usaha yang dijalankan adalah produksi dan penjualan manisan pala dengan BEP 1,8 sedangkan usaha olahan lainnya belum mendapat pasar yang memadai.
Kualitas Serat Hasil Pengembangan Tanaman Kenaf (Hibiscus Cannabinus L) pada Lahan Pasca Tambang Batubara Roby Roby; Yuanita Yuanita; F.Silvi Dwi Mentari
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 19 No 1 (2019): April
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v19i1.1417

Abstract

Kenaf merupakan penghasil serat batang dari famili Malvaceae yang mendapat perhatian serius dari dunia industri karena memiliki nilai komersial dan merupakan tanaman serat yang ramah lingkungan karena kemampuan kenaf yang tinggi dalam menyerap CO2. Percobaan pengembangan tanaman kenaf sebagai upaya pemanfaatan bekas tambang batubara di Desa Tanah Datar Kecamatan Muara Badak Provinsi Kalimantan Timur telah dilakukan dan menunjukkan bahwa kenaf mampu tumbuh dengan baik di lahan setelah pertama kali diberi biochar. dan ditanami Legume Cover Crop Mucuna sp. Penelitian selanjutnya menunjukkan bahwa serat kenaf yang ditanam di bekas tambang batubara memiliki kualitas yang baik dilihat dari analisis uji mutu dan ketahanan serat yang dihasilkan.
Introduksi Teknologi Integrasi Ternak Sapi dan Padi untuk Meningkatkan Pendapatan Petani di Desa Sawaru Andi Ridwan; Amriani Hambali; Siti Nurlelah
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 19 No 1 (2019): April
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v19i1.1392

Abstract

Rendahnya hasil produksi padi petani di Desa Sawaru disebabkan oleh kelangkaan pupuk kimia dan tingginya harga pada musim tanam, sehingga petani tidak dapat membeli pupuk sesuai kebutuhan tanaman. Sebaliknya, peternak memiliki sapi yang kotoran atau kotorannya berpotensi menjadi pupuk, baik dalam bentuk padat maupun cair. Pada saat yang sama, limbah jerami padi dapat diolah dan digunakan sebagai sumber makanan selama musim kemarau dan musim tanam, ketika pakan segar terbatas. Sistem integrasi sapi dan padi merupakan solusi terbaik untuk meningkatkan pendapatan petani. Kegiatan tersebut bertujuan untuk mengoptimalkan sumber daya yang dimiliki petani melalui kegiatan integrasi sapi dan padi, penerapan teknologi pemanfaatan limbah padi menjadi pakan ternak, penerapan teknologi pemanfaatan kotoran sapi menjadi pupuk organik yang diterapkan pada tanaman padi. Lokasi kegiatan berada di Desa Sawaru Kecamatan Camba Provinsi Sulawesi Selatan dan berlangsung dari bulan Maret sampai dengan Juni 2018, Metode yang digunakan berupa penyuluhan, pelatihan, pembuatan demplot (demplot) dan pengawasan. Hasil kegiatan menunjukkan meningkatnya pengetahuan dan keterampilan petani dalam menerapkan sistem sapi dan padi, pembuatan pakan fermentasi dari limbah jerami padi, pembuatan pupuk organik, peningkatan pemanfaatan sumber daya yang dimiliki petani, dan peningkatan pendapatan usaha pertanian. yang menggandakan pendapatan sebelumnya sebelum penerapan pola integrasi.
Pemanfaatan Limbah Kotoran Sapi menjadi Pupuk Organik Berkualitas Tinggi Sebagai Salah Satu Usaha Inovasi Kampus Yang Bernilai Ekonomi Erna Halid; Nurmiaty Nurmiaty; Seniorita Seniorita
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 19 No 1 (2019): April
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v19i1.1393

Abstract

Menurunnya produktivitas lahan disebabkan oleh degradasi kesuburan lahan akibat penggunaan pupuk kimia yang berlebihan. Selain itu, kelangkaan pupuk yang dibutuhkan di tingkat petani menyebabkan petani kesulitan dalam mencari pupuk, dan harga pupuk kimia cenderung terus meningkat seiring dengan turunnya subsidi pupuk dari pemerintah. Solusi yang ditawarkan PPUPIK adalah menyediakan produk pupuk organik lengkap yang dapat membantu meningkatkan pertumbuhan tanaman serta meningkatkan kesehatan dan kualitas hasil produksi. Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan jiwa entrepreneurship di sekitar kampus sebagai wujud penerapan teknologi, menyediakan masyarakat dengan pupuk organik padat dan cair yang berkualitas, serta meningkatkan inovasi teknologi pemanfaatan sampah organik. Kegiatan berlangsung selama delapan bulan di areal Perkebunan Jurusan Pertanian Kampus Politeknik Pertanian Negeri Pangkep. Metode yang digunakan adalah penerapan prinsip-prinsip manajemen usaha yang meliputi manajemen produksi, pemasaran, keuangan dan pengembangan, selain itu metode riset pasar dan metode studi banding. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan jiwa kewirausahaan dikalangan dosen dan mahasiswa, peningkatan minat berwirausaha mahasiswa dari angka nol menjadi tiga mahasiswa melalui magang di lokasi PPUPIK. Inovasi semakin meningkat, sehingga ketersediaan pupuk organik yang berkualitas menjadi mungkin. Terdapat peningkatan pendapatan usaha sebesar Rp 32.000.000 pada akhir Juni 2018, dengan total produksi pupuk organik padat 25 ton dan pupuk organik cair 500 liter.
Strategi Peningkatan Daya Saing Agroindustri Kopi Arabika (Studi Kasus di Koperasi Rejo Tani Sumberwringin Bondowoso) Alfian Nashrulloh Fathurroziq; Bambang Herry Purnomo
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 20 No 1 (2020): April
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v20i1.1791

Abstract

Koperasi Rejo Tani merupakan agroindustri kopi arabika yang terletak di Kecamatan Sumberwringin, Kabupaten Bondowoso. Kopi arabika memiliki potensi besar untuk dikembangkan karena bahan baku agroindustri. Potensi besar agroindustri kopi arabika mulai disadari oleh berbagai pihak sehingga persaingan akan semakin meningkat. Koperasi Rejo Tani harus memiliki strategi dalam mempertahankan daya saingnya. Penilaian Daya Saing menggunakan pendekatan Diamond Porter Model dan metode scoring. Hasil penilaian daya saing agroindustri adalah nilai indeks kondisi faktor (3.842) dengan predikat tinggi, nilai indeks dimensi faktor permintaan (4.129) dengan predikat tinggi, indeks nilai dimensi industri terkait dan penunjang (2,365) dengan predikat rendah, indeks nilai indeks dimensi strategis, struktur, dan persaingan (3.337) dengan predikat sedang, dimensi nilai indeks peluang (3.476) dengan predikat tinggi, dan nilai indeks dimensi peran pemerintah (3.503). Sedangkan hasil penilaian daya saing secara komprehensif dengan nilai indeks komposit (3,686) dengan predikat tinggi. Kemudian merumuskan strategi untuk meningkatkan daya saing dengan menggunakan metode Analytical Network Process (ANP). Alternatif strategi diperoleh dengan melakukan wawancara mendalam dengan para ahli berdasarkan hasil penilaian daya saing. Berdasarkan hasil perhitungan dengan menggunakan metode ANP alternatif prioritas dengan bobot paling tinggi yaitu mengembangkan klaster agroindustri kopi arabika dengan bobot 0.50034.
Perancangan Produksi Bersih dengan Pendekatan 5R di UD. Usaha Berkah Pelaihari Jaka Darma Jaya; Ema Lestari
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 19 No 2 (2019): Agustus
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v19i2.1139

Abstract

Tahu adalah makanan tradisional Indonesia yang terbuat dari kedelai. Proses pembuatan tahu menghasilkan limbah padat dan cair yang dapat menyebabkan pencemaran lingkungan. Perancangan produksi bersih pada industri tahu perlu dilakukan dalam mendorong industri yang ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang alternatif penerapan produksi bersih dengan menggunakan pendekatan 5R (Re-think, Reduce, Reuse, Recycle, Recovery) melalui pengumpulan data, identifikasi masalah menggunakan mass balance, fishbone dan desain produksi bersih menggunakan 5R. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengolahan tahu berdasarkan data neraca massa menghasilkan limbah padat 18 Kg dan limbah cair 158 kg. Identifikasi masalah menggunakan tulang ikan menunjukkan faktor penyebab adalah manusia (penggunaan air yang tidak efisien, penambahan bahan yang kurang tepat), mesin (batu giling tumpul, mesin tua), bahan (kedelai kualitas rendah, whey tidak diregenerasi) dan metode (waktu pencucian yang tidak tepat) . Alternatif produksi bersih yang dapat diterapkan di UD. Usaha Berkah meliputi Re-think (pemeliharaan dan perbaikan mesin secara rutin, kerjasama dengan pemasok bahan baku), Reduce (pemilahan bahan baku, efisiensi penggunaan air), Reuse and Recycle (pemanfaatan limbah sebagai bahan baku pembuatan biogas dan tempe gembus) dan Recovery (pemanfaatan ampas kedelai sebagai pakan ternak, pemanfaatan kembali whey dalam produksi).
Inovasi Pangan Fungsional dan Zero Waste berbahan Baku Buah Naga Rini Fertiasari; Sri Mulyati; Ahmad Ridho
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 19 No 2 (2019): Agustus
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v19i1.1501

Abstract

Kabupaten Sambas memiliki 71,15 ha lahan buah naga dengan produksi harian bisa mencapai 4 sampai 5 ton buah dengan 27 kali setiap tahun. Diversifikasi produk olahan buah naga merah berbasis zero waste berawal dari permasalahan yang muncul di masyarakat saat tiang. Buah naga kelas A,AB,B dapat diserap pasar, bahkan menjadi produk ekspor ke malaysia sedangkan kelas aB dan B dipasarkan ke Kalimantan Timur. Grade C tidak ada konsumen di pasar. Secara kualitas buahnya hanya berukuran kecil. Tujuan penelitian : 1. Diversifikasi fungsional teh olahan pangan; 2. Pemanfaatan kulit buah sebagai konsep zero waste; 3. Mengetahui karbohidrat dengan cara yang berbeda; 4. Ketahui jumlah kalori dalam satu porsi teh 100 gram; 5. Meningkatkan pendapatan masyarakat. Produk yang dihasilkan merupakan produk olahan pangan fungsional yang memiliki fungsi tambahan sebagai produk pangan olahan untuk kesehatan. Dari hasil uji laboratorium, secara mei nilai karbohidrat dengan selisih sebesar 41,83 % dan jumlah kalori sebesar 201,57 kkal/100 gram.
Kapasitas Agribisnis Peternak Rakyat Ayam Broiler pada Kemitraan Model Inti-Plasma Sudarko Sudarko; Hesti Herminingsih
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 19 No 3 (2019): Desember
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v19i3.1471

Abstract

Penguatan kapasitas agribisnis peternak ayam broiler yang diusahakan oleh rakyat merupakan bagian penting dari pembangunan pertanian. Penelitian ini bertujuan: (1) Menganalisis kapasitas agribisnis peternak ayam broiler yang bermitra; (2) Menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kapasitas agribisnis peternak ayam broiler yang bermitra. Data penelitian dikumpulkan melalui kuisioner dan wawancara terhadap pelaku agribisnis ayam broiler yang sudah bermitra dengan perusahaan. Analisis data dilakukan dengan statistik deskriptif dan inferensial dengan Uji Regresi Linier Berganda. Hasil analisis deskriptif dan inferensial terhadap 32 pelaku agribisnis peternakan ayam broiler dengan metode simple random sampling menunjukkan bahwa kapasitas agribisnis peternak rakyat ayam broiler yang bermitra dalam kategori rendah yang artinya peternak ayam broiler yang bermitra dengan berbagai perusahaan inti masih banyak mengandalkan orang lain dalam mengatasi berbagai kebutuhan dan kesulitannya. Pihak lain tersebut adalah seseorang/lembaga yang dipandang lebih ahli seperti tokoh berpengalaman, pendamping perusahaan dan petugas-petugas dinas dan pihak swasta penyedia input dan penjamin pemasaran atau sebagian di penuhi dan dikerjakan dengan konsultasi dan pengawasan dengan pihak lain yang lebih ahli. Faktor-faktor yang berpengaruhi secara signifikan secara parsial terhadap kapasitas agribisnis peternak rakyat ayam broiler yang bermitra di Kecamatan Pamijahan Kabupaten Bogor yaitu karakteristik individu pendapatan, penyediaan informasi pemasaran dan dukungan penyuluhan yang berupa materi penyuluhan
Sifat Fisikokimia Tepung Surimi Ikan Bandeng (Chanos-Chanos) dengan Penambahan Dryoprotectant berbeda S Malle; A B Tawali; M M Tahir; M Bilang
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 19 No 3 (2019): Desember
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v19i3.1682

Abstract

Produksi bandeng di Sulawesi Selatan cukup tinggi dan pengolahan surimi bandeng telah banyak dilakukan untuk menghasilkan produk agar-agar ikan. Umumnya, surimi harus disimpan dalam kondisi beku. Oleh karena itu diperlukan suatu teknologi dalam pengolahan produk ikan yang mudah dalam masalah penyimpanan dan efisien dalam hal distribusi. Salah satu yang bisa dilakukan adalah bagaimana mengolahnya menjadi bubuk surimi. Bubuk surimi bandeng memiliki peluang besar untuk dikembangkan untuk diversifikasi produk perikanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sifat fisikokimia ikan surimi bandeng dengan penambahan berbagai jenis dryprotectan (2% karagenan, 4% sukrosa + 2% karagenan, 4% sorbitol + 2% karagenan, 6% trehalosa + 2% karagenan) dengan pengeringan vakum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tepung surimi bandeng mengandung kadar air 7,22 - 7,91%; protein 57,06 - 61,9%; lemak 9,62 - 10,88%; kadar abu 1,35 - 1,48% ; hasil serbuk surimi 13,3 - 14,65%; Kadar WHC 6,42 - 14,64 mL/g ; kisaran pH 6,37 - 6,75; keputihan 61,51 - 72,35. Penambahan Trehalose 6% + 2% karagenan sebagai dryoprotectant memiliki sifat fisikokimia yang lebih baik dibandingkan dengan perlakuan lainnya.