cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Reformasi : Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
ISSN : 20887469     EISSN : 24076864     DOI : -
Core Subject : Social,
Reformasi adalah jurnal peer-review yang menerbitkan artikel tentang praktik, teori, dan penelitian di semua bidang komunikasi politik, komunikasi massa, media & gender, komunikasi pemasaran, pelayanan publik, manajemen publik, pelayanan publik, kebijakan publik, dan otonomi daerah. Scope jurnal terdiri dari sosial, politik, komunikasi. Setiap naskah yang diserahkan akan ditinjau oleh satu peer-reviewer menggunakan metode double blind review. Reformasi : Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial dan Politik diterbitkan oleh Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Jurnal ini diterbitkan setiap enambulan sekali (Januari-Juni dan Juli-Desember).
Arjuna Subject : -
Articles 353 Documents
Improving Population Administration Services in Surabaya City: The Opportunities and Challenges of “Lontong Balap” Innovation Noviyanti, Noviyanti; Ningrum Nungraina Lintang Alfrida, Tiara; Kunto Wibisono, Haryo; Arlupi Utami, Dian
REFORMASI Vol 15, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/rfr.v15i1.7258

Abstract

The government of Surabaya City initiated the ‘Lontong Balap’ innovation to address various complaints in population administration documents that require a district court decision. It is a collaboration between the local government and the Surabaya District Court. This study analyses the opportunities and challenges of ‘Lontong Balap’ innovation as a good model of population administration services. It is descriptive qualitative research with data collection through in-depth interviews, observation, and documentation from the Population and Civil Registration officers in Surabaya, the Surabaya District Court, and applicants. It was conducted at the Surabaya District Court and Siola Mall Public Service. Data analysis was carried out using Miles Huberman technique through data collection, data reduction, presentation, and conclusion drawing. The results showed the opportunities of population administration services, including awareness, skills, and abilities of Surabaya District Court officers, organizational support from both agencies, and adequate facilities and infrastructure. On the other hand, the challenges come from the bureaucratic structure, such as negligence of officers from urban villages and the Population and Civil Registration of Surabaya, and the differences in court quotas. There are also barriers from outside the public sector, such as public doubts and various problems experienced by applicants.Pemerintah Kota Surabaya menginisiasi inovasi ‘Lontong Balap’ untuk mengatasi berbagai keluhan dalam dokumen administrasi kependudukan yang memerlukan putusan pengadilan negeri. Inovasi ini merupakan kerja sama antara pemerintah daerah dan Pengadilan Negeri Surabaya. Penelitian ini menganalisis peluang dan tantangan inovasi ‘Lontong Balap’ sebagai model layanan administrasi kependudukan yang baik. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi dari petugas Kependudukan dan Pencatatan Sipil di Surabaya, Pengadilan Negeri Surabaya, dan pemohon. Penelitian ini dilakukan di Pengadilan Negeri Surabaya dan Pelayanan Publik Siola Mall. Analisis data dilakukan dengan teknik Miles Huberman melalui pengumpulan data, reduksi data, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan peluang layanan administrasi kependudukan, meliputi kesadaran, keterampilan, dan kemampuan petugas Pengadilan Negeri Surabaya, dukungan organisasi dari kedua instansi, serta sarana dan prasarana yang memadai. Di sisi lain, tantangan berasal dari struktur birokrasi, seperti kelalaian petugas dari kelurahan dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Surabaya, serta perbedaan kuota pengadilan. Terdapat pula hambatan dari luar sektor publik, seperti keraguan publik dan berbagai permasalahan yang dialami oleh para pemohon.
Analisis Dampak Lingkungan Pembangunan dan Pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) dalam Agenda Settings Rahmayanty, Kartikha Sri; Angela, Deni
REFORMASI Vol 15, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/rfr.v15i1.6827

Abstract

This article discusses the analysis of environmental impact of IKN development through agenda settings. The development of IKN comes from the massiveness of potential natural disasters that occur in Jakarta. The low position of the land with the ocean makes the issue of Jakarta sinking even greater in 2050. Then, DKI Jakarta is also known as the most populous province in Indonesia. The impact is the high level of congestion, the rise of slums to high air pollution. This is due to the centralization of political economic development in Jakarta. Seeing this urgency, the Government issued Law Number 3 of 2022 concerning IKN. Pros and cons ensued considering that the validity of the law only took 43 days. In addition, environmental damage is also increasing considering that Kalimantan is often considered the heart of the world. Mass deforestation that makes the existence of raw forests threatened to disappear. The community's economy is threatened. This ambiguity is further sharpened by the concept of IKN which carries a smart city. The theories used is agenda settings. The method used is descriptive  qualitative research and literature study.Artikel ini membahas mengenai analisis dampak lingkungan pembangunan IKN melalui agenda settings. Pembangunan IKN berasal dari massivenya potensi bencana alam yang terjadi di Jakarta. Rendahnya posisi daratan dengan lautan, membuat isu Jakarta tenggelam pada tahun 2050 semakin besar. Kemudian, DKI Jakarta juga dikenal sebagai provinsi terpadat di Indonesia. Dampaknya, tingkat kemacetan yang tinggi, maraknya pemukiman kumuh hingga tingginya polusi udara. Hal ini disebabkan oleh sentralisasi pembangunan ekonomi politik yang ada di Jakarta. Melihat urgensi tersebut, Pemerintah mengeluarkan UU Nomor 3 Tahun 2022 mengenai IKN. Pro kontra pun terjadi mengingat keabsahan UU tersebut hanya memakan waktu 43 hari. Selain itu, kerusakan lingkungan juga semakin meningkat mengingat Kalimantan sering dianggap sebagai jantung dunia. Deforestasi massal yang membuat eksistensi hutan baku terancam hilang. Perekonomian masyarakat menjadi terancam. Ambiguitas ini semakin dipertajam dengan konsep IKN yang mengusung smart city. Teori yang digunakan adalah agenda settings. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dan studi pustaka.
Analisis Diferensial Pengaruh Optimalisasi Pajak dan Retribusi Daerah terhadap Efektivitas Belanja Langsung: Studi Empiris pada Bapenda Kabupaten Karimun Dwiyana, Eva; Persada, Razaki; Ikhsan, M.; Irawanto, Irawanto
REFORMASI Vol 15, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/rfr.v15i1.6604

Abstract

The acceptance of local revenue from taxes and levies on the one hand has not been maximised while on the other hand the effectiveness of direct expenditure and the ability of the government to realise the implementation of budgeted and planned direct expenditure budget activity programs is less effective. This study aims to determine the effect of optimisation of local tax revenue and local retribution on the effectiveness of direct expenditure. This research was conducted at the Karimun Regency Regional Revenue Agency. The research respondents were 101 people out of 135 existing populations, consisting of civil servants (PNS) and honorary employees. Variable measurement is done using Likert's scale. Data were collected through questionnaires, data analysis methods were carried out by validity and reliability tests, classical assumption tests, descriptive analysis, multiple regression analysis and hypothesis testing (correlation coefficient, determination, t-test and f-test). Statistical aids are used SPSS version. 27 for windows. The results showed that partially, Local Tax Optimisation has a statistically significant effect on Direct Expenditure Effectiveness, Local Retribution Optimisation has no statistically significant effect on Direct Expenditure Effectiveness. While simultaneously, local tax optimisation and local retribution optimisation have a significant effect together. The conclusion shows that the optimisation of local tax revenue and local retribution has an effect on the effectiveness of direct expenditure and has a contribution in efforts to increase local revenue in the Regional Revenue Agency of Karimun Regency. Penerimaan pendapatan daerah dari pajak dan retribusi disatu sisi belum maksimal  sedangkan disisi yang yang lain  efektifitas belanja langsung dan kemampuan pemerintah dalam merealisasikan  pelaksanaan program kegiatan anggaran belanja  langsung yang  dianggarkan dan direncanakan kurang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh optimalisasi penerimaan pajak daerah dan retribusi daerah terhadap efektifitas belanja langsung. Penelitian ini dilakukan di Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Karimun. Responden penelitian berjumlah 101 orang dari 135 populasi yang ada, yang berasal dari pegawai negeri sipil (PNS) dan pegawai honorer. Pengukuran variabel dilakukan dengan menggunakan skala Likert’s. Data dikumpulkan melalui kuisioner, Metode analisis data dilakukan dengan uji validitas dan reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis deskriptif, analisis regresi berganda dan uji hipotesis (koefisien korelasi, determinasi, Uji-t dan Uji-F). Alat bantu statistik digunakan aplikasi SPSS versi. 27 for windows. Hasil penelitian menunjukan bahwa secara parsial, Optimalisasi Pajak Daerah berpengaruh signifikan secara statistik terhadap Efektifitas Belanja Langsung, Optimalisasi Retribusi Daerah tidak berpengaruh signifikan secara statistik terhadap Efektifitas Belanja Langsung. Sedangkan secara simultan, Optimalisasi Pajak Daerah dan Optimalisasi Retribusi Daerah berpengaruh signifikan secara bersama-sama. Kesimpulan menunjukan bahwa optimalisasi penerimaan pajak daerah dan retribusi daerah berpengaruh terhadap efektifitas belanja langsung dan memiliki kontribusi dalam upaya peningkatan penerimaan pendapatan asli daerah di Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Karimun. 
Faktor Elektoral dan Persepsi Kolektif: Studi Explanatory Sequential atas Kemenangan Paslon Pramono-Rano di Pilkada DKI Jakarta 2024 Prayitno, Adi; Otto Malindir, Gaston
REFORMASI Vol 15, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/rfr.v15i2.6952

Abstract

 This study aims to analyze and describe the factors of Pramono-Rano's victory in the 2024 Jakarta Special Region Provincial Election. The approach used in this research is a mixed methods approach with an explanatory sequential design. Quantitative data collection in this study was conducted through the use of electoral survey results. The results of this study indicate that Pramono-Rano's victory in the Election of Governor and Deputy Governor was influenced by several factors; (1) An effective campaign strategy, carried out by Pramono-Rano both directly and indirectly. Directly, the campaign carried out by Pramono-Rano was carried out using the door-to-door method on a massive scale. Pramono-Rano also campaigned massively through billboards, pamphlets, banners and campaign advertisements (indirectly) by raising the slogan "Jakarta Menyala". (2) Pramono-Rano's victory was also supported by the provision of support from Anies Baswedan followed by a shift in the votes of his supporters in Jakarta. (3) Pramono-Rano's victory was also supported by the accumulation of a number of issues that were not beneficial to Ridwan Kamil-Suswono. Starting from Suswono's joke which was considered insulting to the Prophet Muhammad, the Ridwan Kamil-Suswono couple who were considered not to be from Jakarta, to the issue of insults that Ridwan Kamil had once thrown at The Jack.  Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menguraikan tentang faktor-faktor kemenangan Pramono-Rano pada Pilkada Provinsi Daerah Khusus Jakarta tahun 2024. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah mixed methods atau metode campuran dengan desain explanatory sequential. Pengumpulan data kuantitatif dalam penelitian ini dilakukan melalui pemanfaatan hasil survei elektoral. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kemenangan Pramono-Rano pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur dipengaruhi oleh beberapa faktor; (1) Strategi kampanye yang efektif, yang dilakukan oleh Pramono-Rano baik secara langsung maupun tidak langsung. Secara langsung, kampanye yang dilakukan oleh Pramono-Rano dilakukan dengan metode dor to dor secara masif. Pramono-Rano juga masif melakukan kampanye melalui baliho, pamphlet, bener dan iklan kampanye (tidak langsung) dengan mengangkat jargon “Jakarta Menyala”. (2) Kemenangan Pramono-Rano juga didukung oleh adanya pemberian dukungan dari Anies Baswedan diikuti pergeseran suara masa pendukungnya di Jakarta. (3) Kemenangan Pramono-Rano juga didukung oleh akumulasi sejumlah isu yang tidak menguntungkan Ridwan Kamil-Suswono. Dimulai dari candaan Suswono yang dianggap menghina Nabi Muhammad, Pasangan Ridwan Kamil-Suswono yang dianggap bukan berasal dar Jakarta, sampai dengan isu penghinaan yang pernah dilontarkan Ridwan Kamil kepada The Jack.  
United States Strategy Change: From Build Back Better World (B3W) To Partnership For Global Infrastructure And Investment (PGII) Izza, Atina
REFORMASI Vol 15, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/rfr.v15i1.6384

Abstract

In June 2021, U.S. President Joe Biden and G7 leaders launched the Build Back Better World (B3W) initiative – an ambitious global infrastructure partnership grounded in democratic values, transparency, and high standards. B3W was seen as a response to China’s Belt and Road Initiative (BRI), aimed at expanding its influence across developing countries. However, a year later, the United States and G7 nations introduced a new strategy known as the Partnership for Global Infrastructure and Investment (PGII), marking a significant shift in their approach. This study employs a qualitative research method based on discourse analysis to examine this strategic transformation. The findings indicate that the shift from B3W to PGII was driven not only by geopolitical considerations but also by domestic political dynamics in the United States, particularly resistance in Congress. Internal political pressure prompted the Biden administration to adopt a more pragmatic and realistic approach. Accordingly, this study highlights how the interplay between domestic factors and great power rivalry has shaped U.S. foreign policy directions in responding to China’s influence through the BRI. Pada Juni 2021, Presiden AS Joe Biden dan para pemimpin G7 meluncurkan inisiatif infrastruktur global baru yang ambisius: Bangun Kembali Dunia yang Lebih Baik (B3W), sebuah kemitraan infrastruktur yang didorong oleh nilai-nilai, berstandar tinggi, dan transparan. B3W dipandang sebagai respons terhadap Belt and Road Initiative (BRI) yang diusung Tiongkok untuk memperluas pengaruhnya di negara-negara berkembang. Namun, setahun kemudian, Amerika Serikat dan negara-negara G7 memperkenalkan strategi baru bernama Kemitraan untuk Infrastruktur dan Investasi Global (PGII), menandai perubahan signifikan dalam pendekatan mereka. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif berbasis analisis wacana untuk menelaah dinamika tersebut. Hasil analisis menunjukkan bahwa pergeseran dari B3W ke PGII tidak hanya dipengaruhi oleh konteks geopolitik, tetapi juga oleh dinamika politik domestik di Amerika Serikat, terutama resistensi dari Kongres. Tekanan politik internal mendorong pemerintahan Biden  untuk mengadopsi pendekatan yang lebih pragmatis dan realistis. Dengan demikian, studi ini menyoroti bagaimana interaksi antara faktor domestik dan rivalitas kekuatan besar membentuk arah kebijakan luar negeri AS dalan merespons pengaruh Tiongkok melalui BRI.
Analisis Kinerja Pegawai berdasarkan Disiplin Kerja, Kompensasi dan Lingkungan Kerja (Studi Pada Pegawai Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Kerta Raharja Kabupaten Tangerang Banten) Nadin, Sarah Putri; Dwiridotjahjono, Jojok
REFORMASI Vol 15, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/rfr.v15i1.6740

Abstract

This study aims to analyze the influence of Work Discipline, Compensation, and Work Environment on Employee Performance at the Regional Public Drinking Water Company Tirta Kerta Raharja (PERUMDAM TKR) of Tangerang Regency, both simultaneously and partially. The research employs a quantitative approach using multiple linear regression analysis. The F-test results show that all three independent variables have a significant simultaneous effect on employee performance. The t-test results indicate that Work Discipline and Work Environment have a significant partial effect, while Compensation does not significantly influence performance.This study contributes a novel perspective to human resource management in the public service sector by revealing that compensation is not necessarily a key driver of employee performance. The research emphasizes the importance of strengthening a culture of discipline and providing a supportive work environment as the main pillars of employee performance. The findings suggest the need for a more integrated, technology-based human resource management strategy and a greater focus on non-financial approaches to sustain employee motivation and loyalty.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Disiplin Kerja, Kompensasi, dan Lingkungan Kerja terhadap Kinerja Pegawai di Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Kerta Raharja (PERUMDAM TKR) Kabupaten Tangerang, baik secara simultan maupun parsial. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis regresi linear berganda. Hasil uji F menunjukkan bahwa ketiga variabel independen secara simultan berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Pegawai. Uji t secara parsial menunjukkan bahwa Disiplin Kerja dan Lingkungan Kerja memiliki pengaruh signifikan, sementara Kompensasi tidak berpengaruh signifikan. Temuan ini memberikan kontribusi baru terhadap studi manajemen sumber daya manusia di sektor pelayanan publik, khususnya dengan menunjukkan bahwa kompensasi bukan merupakan faktor utama dalam peningkatan kinerja. Penelitian ini juga menyoroti pentingnya penguatan budaya disiplin dan lingkungan kerja yang mendukung sebagai pilar utama kinerja pegawai. Implikasi dari penelitian ini mengarah pada perlunya strategi pengelolaan SDM yang lebih terintegrasi dan berbasis teknologi, serta pendekatan non-finansial dalam menjaga motivasi dan loyalitas pegawai.   
Analisis Kepuasan Penumpang BRT Trans Jateng Koridor IV Magelang-Purworejo melalui Metode CSI dan IPA Maharani, Riska Ayu; Nugraha, Joko Tri; Sinuraya, Suci Iriani; Sanjaya, Natta
REFORMASI Vol 15, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/rfr.v15i1.6922

Abstract

The purpose of this study was to analyze the level of passenger satisfaction on the TransJateng Bus Rapid Transit (BRT) Corridor IV Magelang - Purworejo service. In this study, the research method used was a descriptive quantitative research method. Researchers obtained data through a survey. The survey was distributed to 100 respondents with the criteria that respondents had used the service at least more than twice. Data analysis in this study used the Customer Satisfaction Index (CSI) and Importance Performance Analysis (IPA) methods. The results of this study indicate that in general passengers are satisfied with the services provided by the Transjateng BRT Corridor IV Magelang - Purworejo. However, there are several aspects that still require attention from the management of the Transjateng BRT Corridor IV Magelang - Purworejo, including the uneven distribution of information boards and facilities for disabled passengers at bus stops, the comfort and safety of disabled passengers are still low, the arrival and departure times of the bus are inconsistent, and the distribution of bus stops is uneven. Therefore, continuous evaluation and improvement are needed to increase passenger loyalty and the efficiency of the public transportation system in the area.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis tingkat kepuasan penumpang pada layanan Bus Rapid Transit (BRT) TransJateng Koridor IV Magelang – Purworejo. Pada penelitian ini metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif deskriptif. Peneliti memperoleh data melalui penyebaran survei. Survei disebarkan kepada 100 responden dengan kriteria responden telah menggunakan layanan minimal lebih dari dua kali. Analisis data pada penelitian ini menggunakan metode Customer Satisfaction Index (CSI) dan Importance Performance Analysis (IPA). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa secara umum penumpang merasa puas dengan layanan yang diberikan oleh BRT Transjateng Koridor IV Magelang – Purworejo. Namun, terdapat beberapa aspek yang masih memerlukan perhatian dari pihak pengelola BRT Transjateng Koridor IV Magelang – Purworejo antara lain belum meratanya papan informasi dan fasilitas bagi penumpang disabilitas di pemberhentian bus, kenyamanan dan keamanan penumpang disabilitas yang masih rendah, waktu tiba dan berangkat bus kurang konsisten, serta distribusi titik pemberhentian bus yang belum merata. Oleh karena itu, diperlukan evaluasi dan perbaikan berkelanjutan guna meningkatkan loyalitas penumpang serta efisiensi sistem angkutan umum di wilayah tersebut. 
Smart Tourism: Comparative study of the Mandalika Special Economic Zone with Labuhan Bajo Lestanata, Yudhi; Hidayatullah, Hidayatullah; Andayani, Safira; Pratama, Danur Wenda
REFORMASI Vol 15, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/rfr.v15i2.7035

Abstract

The purpose of this study is to investigate how smart tourism differs from other digital tourism marketing. The tourism sector is experiencing a growing trend known as digital tourism, which leverages digital technologies to enhance the overall tourist experience.. The research method used is descriptive qualitative with data processing using NVivo 12 Plus. ResultsThis study shows that the Mandalika Special Economic Zone (KEK) shows significant advantages compared to Labuan Bajo in implementing the Smart Tourism concept. The Mandalika SEZ has effectively integrated digital technology, first with the implementation of Smart Advertising for data-driven marketing and culminating in the creation of Smart Attractions that enrich the digital experience for visitors. The main characteristics of Mandalika in attracting visitors are its modern infrastructure, improved public accessibility, and facilities that accommodate those with disabilities. In contrast, although Labuan Bajo is rapidly developing as a super-priority destination, the use of smart technology is still limited, especially related to digital integration and the use of Smart Advertising. In addition, improving facility management and inclusive accessibility in Labuan Bajo is essential to meet the criteria of international tourism destinations. Both destinations have significant potential for sustainable tourism expansion; however, a more systematic and integrated approach based on technological innovation, exemplified by the Mandalika SEZ, has shown greater efficacy in accelerating the achievement of creative, sustainable, and inclusive tourism development goals.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyelidiki bagaimana pariwisata pintar berbeda dari pemasaran pariwisata digital lainnya. Sektor pariwisata sedang mengalami tren yang berkembang yang dikenal sebagai pariwisata digital, yang memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan pengalaman wisatawan secara keseluruhan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pengolahan data menggunakan NVivo 12 Plus. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika menunjukkan keunggulan yang signifikan dibandingkan dengan Labuan Bajo dalam menerapkan konsep Pariwisata Cerdas. KEK Mandalika telah mengintegrasikan teknologi digital secara efektif, pertama dengan penerapan Iklan Cerdas untuk pemasaran berbasis data dan berpuncak pada penciptaan Atraksi Cerdas yang memperkaya pengalaman digital bagi pengunjung. Karakteristik utama Mandalika dalam menarik pengunjung adalah infrastrukturnya yang modern, aksesibilitas publik yang ditingkatkan, dan fasilitas yang mengakomodasi mereka yang berkebutuhan khusus. Sebaliknya, meskipun Labuan Bajo berkembang pesat sebagai destinasi superprioritas, penggunaan teknologi pintar masih terbatas, terutama terkait dengan integrasi digital dan penggunaan Iklan Cerdas. Selain itu, peningkatan manajemen fasilitas dan aksesibilitas yang inklusif di Labuan Bajo sangat penting untuk memenuhi kriteria destinasi pariwisata internasional. Kedua destinasi tersebut memiliki potensi yang signifikan untuk perluasan pariwisata berkelanjutan; namun, pendekatan yang lebih sistematis dan terintegrasi berdasarkan inovasi teknologi, seperti yang dicontohkan oleh KEK Mandalika, telah menunjukkan kemanjuran yang lebih besar dalam mempercepat pencapaian tujuan pembangunan pariwisata yang kreatif, berkelanjutan, dan inklusif.
Preferensi Politik Generasi Muda: Analisis Perilaku Pemilih Pemula dalam Pemilu 2024 di Provinsi Jawa Tengah Huda Setiaji, Muhammad Miftakhul; Yuwanto, Yuwanto; Erowati, Dewi
REFORMASI Vol 15, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/rfr.v15i2.6836

Abstract

This study discusses what factors are most dominant in influencing the preferences of novice voters when making their choices in the implementation of the 2024 General Election in Central Java Province. The purpose of this study is to analyze various factors that are suspected to affect voters preferences for candidates, political parties and legislative members in the 2024 Election. The method used in this study is qualitative with a descriptive approach, the target of this research is novice voters who sit in high school and early level students. The results of this study are that there are 4 main factors that can affect the preferences of novice voters in the 2024 Election in Central Java Province, the most dominant factor is from the sociological or environmental aspect, the next is cultural factors or background similarity, the third is psychological factors that arise from oneself, and the last is the rational choice factor. It can be concluded that novice voters in determining their choice preferences are more influenced by the environment where they interact daily and the similarity of backgrounds, novice voters have a nature that is still labile so that rational choice is not so influential, besides that it is also because the vision and mission of candidates are often not well received by the public, especially novice voters. Penelitian ini membahas mengenai faktor apa yang paling dominan dalam mempengaruhi preferensi pemilih pemula saat menentukan pilihannya dalam penyelenggaraan Pemilu 2024 di Provinsi Jawa Tengah. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis berbagai faktor yang diduga dapat mempengaruhi preferensi pemilih pemila terhadap kandidat, partai politik maupun anggota legislaitf dalam Pemilu tahun 2024. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif dengan pendekatan deskriptif, sasaran penelitian ini yaitu pemilih pemula yang duduk di bangku SMA dan mahasiswa tingkat awal. Hasil dari penelitian ini yaitu terdapat 4 faktor utama yang dapat mempengaruhi preferensi pemilih pemula pada Pemilu 2024 di Provinsi Jawa Tengah, faktor paling dominan yaitu dari aspek sosiologis atau lingkungan, berikutnya yaitu faktor budaya atau kesamaan latar belakang, ketiga yaitu faktor psikologis yang muncul dari diri sendiri, dan yang terakhir faktor rational choice. Dapat disimpulkan bahwa pemilih pemula dalam menentukan preferensi pilihannya lebih dipengaruhi pada lingkungan dimana sehari-hari berinteraksi serta adanya kesamaan latar belakang, pemilih pemula memiliki sifat yang masih labil sehingga rational choice tidak begitu berpengaruh, selain itu juga disebabkan karena visi dan misi kandidat seringkali tidak diterima dengan baik oleh masyarakat terutama pemilih pemula.  
Analisis Perilaku Split Ticket Voting antara Pemilihan Presiden dan Pemilihan Legislatif pada Pemilu 2024 Kabupaten Karo Br Lingga, Sarah Anggreiny
REFORMASI Vol 15, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/rfr.v15i2.6845

Abstract

The phenomenon of split ticket voting in the 2024 Election in Karo Regency shows an interesting pattern where there is a split of votes between party choices (PDIP) and presidential choices (Prabowo-Gibran). This study aims to analyze the factors that influence split ticket voting behavior and its impact on PDIP's vote acquisition and Prabowo-Gibran's victory in Karo Regency. Using a qualitative approach with a case study method, this study explores data through in-depth interviews with 5 key informants including chairman of the PDIP PAC in Karo, PDIP cadre, Prabowo-Gibran campaign, and is supported by field observations and document analysis. The results of the study show that split ticket voting in Karo Regency is influenced by the following factors: (1) the strong figure of Prabowo-Gibran which goes beyond party identification, (2) the effectiveness of the campaign and political strategy of the candidate pair, (3) pragmatic considerations of voters regarding the programs offered, and (4) local political dynamics that influence voter preferences. This phenomenon produces a pattern where PDIP continues to gain significant votes at the legislative level but its mass base does not fully support the presidential candidate supported by the party. These findings contribute to the understanding of voter behavior and local political dynamics in the context of simultaneous elections. Fenomena split ticket voting pada Pemilu 2024 di Kabupaten Karo menunjukkan pola menarik dimana terjadi pembelahan suara antara pilihan partai (PDIP) dan pilihan presiden (Prabowo-Gibran). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku split ticket voting serta dampaknya terhadap perolehan suara PDIP dan kemenangan Prabowo-Gibran di Kabupaten Karo. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, penelitian ini menggali data melalui wawancara mendalam dengan 5 informan kunci meliputi Ketua PAC PDIP di Kabupaten Karo, kader PDIP, timses Prabowo-Gibran, serta didukung observasi lapangan dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa split ticket voting di Kabupaten Karo dipengaruhi oleh faktor: (1) kuatnya figur Prabowo-Gibran yang melampaui identifikasi kepartaian, (2) efektivitas kampanye dan strategi politik pasangan calon, (3) pertimbangan pragmatis pemilih terkait program yang ditawarkan, dan (4) dinamika politik lokal yang mempengaruhi preferensi pemilih. Fenomena ini menghasilkan pola dimana PDIP tetap memperoleh suara signifikan di tingkat legislatif namun basis massanya tidak sepenuhnya mendukung calon presiden yang diusung partai. Temuan ini berkontribusi pada pemahaman tentang perilaku pemilih dan dinamika politik lokal dalam konteks pemilu serentak. Â