cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
sipil@ft.unp.ac.id
Editorial Address
Jln Hamka, Padang Sumatera Barat
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
CIVED (Journal of Civil Engineering and Vocational Education)
ISSN : 23023341     EISSN : 26226774     DOI : Prefix 10.24036/cived
Core Subject : Engineering,
Jurnal CIVED adalah Jurnal ilmiah berkala yang diterbitkan tiga kali setahun, pada bulan Maret, Juni dan September oleh Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Padang. Jurnal CIVED adalah media untuk mempublikasikan hasil penelitian ilmiah mahasiswa, akademisi, praktisi dan pengamat di bidang teknik sipil termasuk struktur, manajemen konstruksi, manajemen sumber daya air, transportasi, geoteknik, rekayasa lingkungan dan pembelajarannya.
Arjuna Subject : -
Articles 409 Documents
Analisis Kualitas Air Sungai Batang Salido di Kecamatan IV Jurai Andi Irawan; Fitria Asli
CIVED Vol 7, No 3 (2020): September 2020
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/cived.v7i3.111971

Abstract

Batang Salido masih dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari seperti mandi, mencuci, dan sebagainya. Adanya potensi akan masuknya unsur pencemar atau polutan ke dalam sungai pada akhirnya berdampak pada menurunnya kualitas air Sungai Batang Salido. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui status mutu air dan Daya Tampung Beban Pencemar (DTBP) Batang Salido faktor-faktor yang mempengaruhi. Penelitian ini bertujuan menganalisis konsentrasi bahan pencemar yang di pengaruhi oleh tata guna lahan berdasarkan parameter pH, Total Suspended Solid (TSS) dan Total Dissolved Solid (TDS), Biochemical Oxygen Deman (BOD), Chemical Oxygend Deman (COD), Phospat dan Merkuri (Hg), Fecal coliform dan Total Coliform. Serta menghitung nilai indeks pencemaran air pada setiap titik pengambilan sampel berdasarkan parameter, dan menganalisis daya tampung beban pencemar di badan air tersebut. Dengan metode perhitungan kesetimbangan neraca masa. Hasil penelitian memperlihatkan pada titik 1 nilai Indeks Pencemar 0,98 dengan status Mutu Air Memenuhi Baku Mutu, titik 2 nilai Indeks Pencemar 8,66 dengan status mutu Cemar Sedang, titik 3, titik 4, titik 5 dan titik 6 Nilai Indeks Pencemar 2,32; 1,56; 2,07; dan 1,17 dengan status mutu Cemar Ringan.Daya Tampung Beban Pencemaran Batang Salido sudah melebihi daya tampung beban pencemaran untuk parameter TSS 64,153 mg/l, Total Coliform 19896,180 mg/l dan Fecal Coliform 19714,680 mg/l.
ANALISIS KENYAMANAN JALUR PEDESTRIAN JALAN PS. BARU KOTA PADANG DENGAN TEKNIK ANALISIS DESKRIPTIF KUALITATIF Angelalia Roza; Ahlul Fikri; Andi Mulya Rusli
CIVED Vol 7, No 2 (2020): Juni 2020
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/cived.v7i2.109838

Abstract

Saat ini Kota Padang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Padang telah memfokuskan agenda peningkatan jalur pedestrian di beberapa kawasan, salah satunya jalur pedestrian di Jalan Ps. Baru. Adapun tujuan penelitian ini adalah; (1) Mengetahui kondisi existing dan fasilitas penunjang jalur pedestrian di jalan. Ps. Baru melalui telaah aspek fisik dan kondisi jalur pedestrian. (2) Menganalisis persepsi pengguna jalur pedestrian untuk mengevaluasi tingkat kenyamanan jalur pedestrian, melihat faktor ketidaknyamanan merekomendasikan fasilitas pelengkap untuk mendukung optimalisasi pengembangan jalur pedestrian. Digunakan Metode analisis deskriptif kualitatif untuk menganalisis aspek fisik dan kepuasan pengguna, menganalisis faktor kenyamanan dan ketidaknyamanan di jalur pedestrian. Digunakan pula teknik analisis statistik inferensial melibatkan peasron correlation momen dan Cronbach Alpha untuk menganalisis persepsi pengguna terkait upaya pengembangan jalur pedestrian. Berdasarkan hasil analisis, dapat dibuktikan bahwa jalur pedestrian Jl. Ps. Baru telah memenuhi fungsi utamanya selain sebagai (1) jalur khusus bagi pejalan kaki, juga berfungsi (2) sebagai ruang menunggu kendaraan dan (3) ruang keindahan kota juga (4) sebagai jalur evakuasi.  Hasil uji validitas dan reliabilitas instrumen terbukti signifikan untuk semua item pertanyaan. Secara keseluruhan aspek fisik jalur pedestrian seperti bentuk  dan kualitas trotoar yang digunakan  merupakan variabel terpenting yang mengikat persepsi kenyamanan. Sedangkan kontribusi penyebab ketidaknyamanan terbesar adalah malfungsi trotoar, yakni penggunaan trotoar sebagai laluan oleh kendaraan roda dua, sebagai tempat parkir, dan malfungsi trotoar oleh  Pedagang Kaki Lima.  Demi peningkatan kenyamanan  di jalur pedestrian Jl. Ps. Baru di era new normal,  pengguna berharap adanya peningkatan keteduhan (vegetasi) di jalur pedestrian (25%), peningkatan fasilitas pelengkap dijalur pedestrian (21%), Penertiban malfungsi trotoar; misalnya pelarangan penggunaan trotoar Ps. Baru untuk parkir (23%) dan penertiban Pedagang Kaki Lima (13%).  Kenyamanan juga sangat dipengaruhi kelengkapan fasilitas pedestrian. Berdasarkan hasil analisis persepsi yang memenuhi uji validitas  dan uji realibilitas, penyediaan fasilitas pelengkap telah berada pada skala “penting” (skala  71.24%) diantaranya: (1) westafel/ tempat cuci tangan/ handsanitizer, (2) diwajibkan memakai masker di jalur pedestrian, (3) himbauan melalui papan reklame mengenai kebersihan, serta (4) pemberian pembatas (penanda) pada jalur pedestrian
The Influence of Student Organizational Activeness on Learning Achievement of Civil Engineering UNJ Students Dhea Islamiyanti Oktora; Rosmawita Dewi Saleh; M. Agphin Ramadhan
CIVED Vol 7, No 3 (2020): September 2020
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/cived.v7i3.109864

Abstract

This study aims to find out: (1) The activeness of UNJ Civil Engineering students in following organizations; (2) Learning achievement of the UNJ Civil Engineering students who participated in organization; (3) The influence of student organizational activeness on learning achievement of UNJ Civil Engineering students. This study used quantitative method. The population in this study were active students of the S1 Engineering Education of Building and D3 Civil Engineering class of 2017-2019 who participated in organizations in the UNJ environment by taking samples using the proportionate stratified random sampling technique. The results of this study are: (1) Civil Engineering Students of UNJ who join the organization are classified as very active with percentage of 63,64%; (2) Civil Engineering students of UNJ who participate in the organization have very satisfying learning achievement with percentage of 68,60%; (3) There is no influence between the activeness of the organization on the learning achievement of UNJ Civil Engineering students with a significant level of 0,504 > 0,05 and t-count of -0,670 < t-table of 1,980.
ASSESSMENT GREENSHIP NEIGHBORHOOD VERSI 1.0 PADA PERUMAHAN MENGGUNAKAN LOGIKA FUZZY Zulfa Majida A&#039;yuni; Hernu Suyoso; Anik Ratnaningsih
CIVED Vol 7, No 2 (2020): Juni 2020
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/cived.v7i2.108655

Abstract

Greenship neighborhood merupakan salah satu sertifikasi greenship yang dicanangkan oleh Green Building Council Indonesia yang menilai greenship untuk kawasan. Penerapan greenship neighborhood masih tergolong baru diantara sertifikasi greenship yang lain. Hal ini dibuktikan dengan belum adanya kawasan yang tersertifikasi greenship neihborhood. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menilai peringkat yang diperoleh Perumahan Kaliurang Green Garden, Kabupaten Jember yang nantinya dilakukan perencanaan peningkatan untuk mencapai peringkat gold. Penilaian dilakukan dengan menggunakan kuesioner dan wawancara kepada pihak pengembang. Hasil tersebut kemudian diolah menggunakan metode logika fuzzy melalui aplikasi MatLab yang mengacu pada panduan Greenship Neighborhood versi 1.0. Hasil MatLab menunjukkan Perumahan Kaliurang Green Garden belum mendapat peringkat greenship. Berdasarkan hasil tersebut kemudian dilakukan peningkatan untuk mencapai peringkat gold. Setelah dilakukan upaya peningkatan, hasil penilaian maksimal yang dapat dicapai Perumahan Kaliurang Green Garden adalah silver dengan poin 65,1.
Model Sistem Pengelolaan Sampah Kawasan Wisata Pantai, Studi Kasus Pantai Carocok Painan Kabupaten Pesisir Selatan Rizki Aziz; Yaumal Arbi; Mhd. Handal Hamdallah
CIVED Vol 7, No 3 (2020): September 2020
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/cived.v7i3.111344

Abstract

Permasalahan pengelolaan sampah Kawasan Wisata Pantai Carocok Painan terjadi karena belum sesuainya praktek pengelolaan dengan standar pengelolaan yang ada, diantaranya tidak dilakukannya pengolahan di sumber sampah, terjadinya pembakaran sampah di beberapa titik sepanjang pantai. Kawasan Wisata Pantai Carocok Painan memerlukan suatu Model Sistem Pengelolaan Sampah yang meliputi aspek teknis dan aspek non teknis dengan periode desain 7 tahun (2019-2025). Model yang direncanakan adalah skala pengelolaan sampah di tingkat kawasan dengan layanan 100%. Aspek teknis yang direncanakan yaitu penggunaan wadah komunal 120 liter dengan tiga kategori (sampah layak kompos, sampah daur ulang dan sampah lain-lain) yang dilapisi dengan trash bag. Pengumpulan sampah menggunakan pola komunal tidak langsung. Pengolahan dilakukan di TPS 3 R dengan kegiatan berupa pengomposan, kerajinan tangan dari plastik, serta penjualan sampah plastik, kayu, kertas, kaca ke pihak ke tiga, luas area yang dibutuh TPS 3 R yaitu 102 m2. Proses pemindahan menggunakan kontainer yang dilanjutkan dengan pengangkutan dengan arm roll truk dari TPS 3R menuju TPA Bukik Bungkuk Painan. Untuk aspek non teknis dilakukan penambahan peraturan persampahan di kawasan wisata yang meliputi pembuatan struktur organisasi TPS 3R, serta sosialisasi TPS 3R kepada pedagang.
Pola Rantai Pasok Material Pada Proyek Renovasi Sarana dan Prasarana Sekolah Kabupaten Pasaman Barat Gusni Vitri
CIVED Vol 7, No 3 (2020): September 2020
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/cived.v7i3.109802

Abstract

Rantai Pasok material akan mempengaruhi kualitas suatu proyek konstruksi dari segi waktu, mutu dan biaya. Pasokan material konstruksi antara lain dipengaruhi oleh ketersediaan material, jarak pengangkutan, perbedaaan harga, situasi lokasi proyek. Proyek Renovasi Sarana dan Prasarana sekolah di Kabupaten Pasaman Barat, mulai dilaksanakan pada bulan februari 2020. Lokasi proyek menyebar di 15 (lima belas) titik di seluruh Kabupaten Pasaman Barat. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui jarak dan waktu tempuh lokasi proyek dari sumber material, pola distribusi material serta pola rantai pasok material yang di terapkan oleh Kontraktor. Pengambilan data dilakukan dengan observasi lapangan, wawancara dan studi pustaka serta data-data sekunder proyek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jarak dan waktu tempuh dari lokasi material kota padang ke lokasi terjauh proyek sepanjang 245 km dengan waktu tempuh 238 menit. Jarak distribusi material terjauh dari gudang 1 sepanjang 76 km dengan waktu tempuh 120 menit sedangkan dari lokasi gudang 2, jarak tempuh terjauh 42 km dengan waktu tempuh 75 menit. Pola distribusi material alam lokal, langsung dari quarry ke lokasi pekerjaan, sedangkan untuk material pabrikasi dengan sistem dropship ke gudang sebelum di antar ke lokasi pekerjaan. Pola rantai pasok material adalah pola umum sampai organisasi tingkat 4.        
Analisa Kelayakan Finansial Kereta Bandara Udara Internasional Radin Inten II Lampung Selatan dengan Pembangunan Double Track Nurmagita Pamursari; Ananda Agneshia Putri
CIVED Vol 7, No 3 (2020): September 2020
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/cived.v7i3.110343

Abstract

Semakin meningkatnya pertumbuhan penduduk di Lampung berdampak pula dengan peningkatan  kuantitas penumpang yang menggunakan Bandara Internasional Raden Intan II Lampung Selatan. Oleh karena itu sangat dibutuhkan fasilitas penunjang yang bukan hanya mempermudah perjalanan namun yang paling penting adalah ketepatan waktu.upaya pengembangan yang sedang dilakukan adalah membangun transportasi kerata bandara di Kota Bandar Lampung menuju Bandara Internasional Raden Inten II yang telah bertaraf Internasional. Pada penelitian sebelumnya sudah dianalisa terkait rencana pembangunan sistem operasi kereta ini untuk mengetahui layak atau tidak sebenarnya pembangunan sistem operasi kereta bandara ini terhadap aspek teknis, operasional ekonomi dan juga finansial dengan menggunakan jalur eksisting. Dan hasil analisis menunjukan skenario penggunaan jalur eksisting dapat mengganggu perjalanan kereta api yang sudah ada. Oleh karena itu pada penelitian ini penulis menganalisa kelayakan investasi dengan skenario penambahan jalur kereta.Adapun berdasarkan hasil yang diperoleh terhadap parameter-parameter kelayakan yang dipakai menunjukkan hanya pada analisis kelayakan finansial  nilai tertinggi NPV: Rp. 362,085,551,542 > 0, BCR: 0,269, < 0, serta IRR: 6.51% payback periode 19 tahun, Dapat disimpulkan hanya pada skenario optimis menunjukkan bahwa semua parameter investasi layak untuk digunakan.
ANALISIS BIAYA OPERASIONAL KENDARAAN (BOK) BUS RAPID TRANSIT (STUDI KASUS: TRAYEK RAJABASA – PANJANG) Zenia F - Saraswati; Dabi Sefianiz
CIVED Vol 7, No 2 (2020): Juni 2020
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/cived.v7i2.109487

Abstract

As the city growing bigger in line with population, urban economics will be alongside daily transportation. The high number of daily transportation need to be accommodated with urban public transport services. In 2011, Bandar Lampung City Government provide Bus Rapid Transit (BRT) as a mass public transportation service in Bandar Lampung City. But, after about 9 (nine) years, the number of Bus Rapid Transit (BRT) route services is drop. The sustainability is questioned due to the number of passengers and operating routes continuously down, starting from 7 (seven), to 3 (three) then today is only 1 (one) left. But the city without public transportation service certainly become a bad precedent. Rajabasa Route-Panjang is the only Bus Rapid Transit (BRT) service exist. The vehicle operating costs calculation shows about IDR 648,101,870 / year, IDR 1,874,252 / day, IDR 312,375 / trip, IDR 8,255 / km, IDR 156,188 / hour and IDR 3, IDR 124 / seat needs to be provided by the regulator/government to ensure the service.
Pemanfaatan Serat Polypropylene untuk Meningkatkan Kuat Tekan Mortar dan Kuat Tekan Pasangan Bata Annisa Prita Melinda; Eka Juliafad; Fajri Yusmar
CIVED Vol 7, No 3 (2020): September 2020
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/cived.v7i3.111906

Abstract

Kuat tekan mortar merupakan parameter utama untuk menentukan kualitas mortar. Kuat tekan didefinisikan sebagai perbandingan antara beban yang diberikan dan luas penampang sampel mortar yang diuji, yang dinyatakan dalam kg/cm². Sedangkan pengujian kuat tekan batu bata merah dilakukan untuk mendapatkan nilai kuat hancur,yang merupakan perbandingan antara beban maksimum yang diberikan sampai batu bata merah  hancur. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental tentang kuat tekan mortar dan kuat tekan pasangan bata dengan penambahan serat Polypropylene. Sampel uji mortar adalah kubus berukuran 5 cm x 5 cm x 5 cm. Ada lima puluh sampel mortar yang dihasilkan dari pengujian ini. Lima sampel untuk setiap mortar dan mortar normal dengan penambahan persentase serat polypropylane yang berbeda. Persentase yang digunakan antara lain 0,5%, 1%, 1,5%, 3%, 8%, 13%, 18%, 23%, dan 28% dari berat semen. Beban maksimum yang dapat diangkut adalah 3656 kgf dengan kuat tekan rata-rata mortar normal 146,24 kg/cm2 dan beban maksimum yang dapat ditahan oleh mortar serat polypropylane 8% adalah 4082 kgf dengan kuat tekan 163,28 kg/cm2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan serat polypropylene 8% meningkatkan kuat tekan mortar.
Studi Estimasi Biaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Pada Proyek Konstruksi Bangunan (Studi Kasus: Pembangunan Gedung Xyz Kab. Dharmasraya) Vivi Ariani; Martalius Peli
CIVED Vol 7, No 3 (2020): September 2020
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/cived.v7i3.109518

Abstract

Faktor keselamatan dan kesehatan kerja (K3) secara umum di Indonesia masih menjadi masalah besar yang sering terjadi pada proyek konstruksi. Contoh nyatanya adalah tingginya angka kecelakaan kerja di proyek konstruksi, baik pekerjaan bangunan gedung ataupun pekerjaan sipil (civil work). Industri konstruksi merupakan industri yang kompleks jika dibandingkan dengan industri lainnya. Industri ini menghasilkan produk akhir berupa bangunan dan bentuk fisik lainnya, baik yang berupa sarana maupun prasarana yang berfungsi mendukung pertumbuhan dan perkembangan diberbagai bidang, seperti dibidang ekonomi, sosial maupun budaya. Selain itu, industri konstruksi identik dengan adanya pembangunan baik itu pada proyek-proyek pemerintah atau pun swasta. Faktor keselamatan dan kesehatan kerja (K3) dianggap hanya membuang waktu dan menambah biaya pelaksanaan proyek konstruksi, padahal keselamatan dan kesehatan kerja (K3) bertujuan untuk menciptakan kondisi yang mendukung kenyamanan kerja bagi tenaga kerja. Untuk itu diperlukan perencanaan biaya (estimasi) keselamatan dan kesehatan kerja (K3) pada proyek konstruksi bangunan. Pada penelitian ini akan diteliti mengenai estimasi biaya keselamatan dan kesehatan kerja (K3) pada Pembangunan Gedung XYZ. Pembangunan gedung ini tidak menerapkan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) karena biaya keselamatan dan kesehatan kerja (K3) dianggap mahal. Dalam penelitian ini dilakukan pengolahan data dengan Microsoft excel untuk mengetahui estimasi biaya keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Dari hasil penelitian diperoleh biaya keselamatan dan kesehatan kerja (K3) sebesar Rp. 69,232,000.00 dan untuk biaya kontrak Rp. 1,227,005,743.40 atau sebesar 5.64% dari nilai kontrak. Biaya K3 tidak terlalu berpengaruh pada biaya proyek secara keseluruhan jika dihitung lebih rinci dan justru dengan adanya perhitungan estimasi biaya K3 akan memudahkan kontraktor untuk mengetahui biaya K3 yang akan dipergunakan pada pelaksanaan proyek Gedung XYZ.