cover
Contact Name
Dimas Garda
Contact Email
dimasgarda@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jpkma@umnaw.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
AMALIAH: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
ISSN : 25800337     EISSN : 25800531     DOI : -
Core Subject :
Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (Indonesian Journal of Community Engagement), with registered number ISSN 2580-0337 (print), ISSN 2580-0531 (online) is a scientific multidisciplinary journal published by LP2M Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah. It is in the national level that covers a lot of common problems or issues related to community services. The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of community services.
Arjuna Subject : -
Articles 609 Documents
SOSIALISASI MANFAAT PIJAT BAYI DENGAN MEDIA LEAFLET UNTUK MENINGKATKAN LITERASI KESEHATAN MASYARAKAT Betanuari Sabda Nirwana; Erike Yunicha Viridula; Alfika Awatiszahro; Khofidhotur Rofiah; Anggia Tanjungsari; Anik Ruhayati
AMALIAH: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 6 No. 2 (2022): Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LP2M UMN AL WASHLIYAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/ajpkm.v6i2.1634

Abstract

Pijat bayi merupakan pijatan lembut yang penting bagi pertumbuhan dan perkembangan bayi. Masa tumbuh kembang bayi merupakan masa keemasan sekaligus masa kritis bayi. Dikatakan masa keemasan karena masa bayi berlangsung sangat singkat dan tidak dapat diulang kembali. Dikatakan masa kritis karena pada masa ini bayi sangat peka terhadap lingkungan dan membutuhkan asupan gizi serta stimulasi yang baik untuk pertumbuhan dan perkembanganya. Di wilayah Poskesdes Cerme Kabupaten Kediri masih banyak ibu yang belum mengetahui manfaat pijat bayi, sehingga tidak memberikan stimulasi perkembangan dan pertumbuhan dengan pemijatan. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah memberikan penyuluhan kesehatan tentang pijat bayi menggunakan media leaflet dengan metode pelaksanaan terdiri tiga tahap yaitu persiapan, pelaksaanaan, serta evaluasi. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini menunjukkan mayoritas peserta mengalami peningkatan tingkat pengetahuan dengan baik setelah dilakukan pendidikan kesehatan tentang manfaat pijat bayi. Oleh karena itu, pendidikan kesehatan direkomendasikan sebagai promosi kesehatan salah satunya tentang pijat bayi yang akan menstimulasi perkembangannya dan meningkatkan pelayanan kesehatan di masyarakat.
PENDAMPINGAN PENINGKATAN KEMAMPUAN LITERASI KADER PKK DI KAPANEWON BERBAH MELALUI PERLOMBAAN MENDONGENG Ane Permatasari; Dewi Sekar Kencono; Bhakti Gusti Walinegoro
AMALIAH: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 6 No. 2 (2022): Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LP2M UMN AL WASHLIYAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/ajpkm.v6i2.1635

Abstract

Kelompok PKK (Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga) Kapanewon Berbah memiliki permasalahan dalam kemampuan literasi dasar seperti memahami dan menyampaikan sebuah informasi. Permasalahan tersebut menjadi kendala dalam mengoptimalkan kegiatan yang dilaksanakan dan menghambat tercipta inovasi-inovasi untuk meningkatkan program PKK. Pengabdian ini bertujuan untuk mendampingi Kader PKK Kapanewon Berbah dalam meningkatkan kemampuan literasi dasar, yaitu membaca, memahami, dan menyampaikan melalui perlombaan mendongeng. Metode atau strategi yang diterapkan yaitu observasi untuk mendalami permasalahan, menjalin kerja sama dengan stakeholder, dan pelaksanaan kegiatan berupa sosialisasi, pelaksanaan perlombaan, dan pembentukan program keberlanjutan, serta monitoring dan evaluasi. Hasil pengabdian ini yaitu tingkat literasi Kader PKK yang terlibat dalam perlombaan dongeng meningkat secara signifikan. Hal tersebut terlihat dari perbandingan kemampuan 20 kader yang menjadi perwakilan empat kalurahan di Kapanewon Berbah dalam memahami dan menyampaikan informasi sebelum dan setelah perlombaan dilaksanakan. Peningkatan kemampuan tersebut berkaitan dengan indikator penilaian dalam perlombaan mendongeng seperti, bobot cerita (30%), retorika (30%), bahasa dan komunikasi (20%), serta kreativitas (20%). Berdasarkan hasil penilaian, semua kader sebagai peserta, mendapatkan nilai minimal kategori baik (85%). Selain itu, program juga menghasilkan kerja sama yang kuat dan strategis dengan pemerintahan Kapanewon Berbah untuk melaksanakan program pengabdian masyarakat ke depannya berkaitan dengan peningkatan kemampuan literasi Kader PKK.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI LITERASI DIGITAL UNTUK MENCEGAH PELECEHAN SEKSUAL PADA PEREMPUAN DI DESA KARANG REJO KECAMATAN STABAT KABUPATEN LANGKAT Nelvitia Purba; Yulia Arfanti; Yeltriana; Al Kausar Saragih; Eka Syafrina Monika
AMALIAH: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 6 No. 2 (2022): Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LP2M UMN AL WASHLIYAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/ajpkm.v6i2.1636

Abstract

Provinsi Sumatera menempati urutan ketiga di Indonesia untuk kasus pelecehan seksual terhadap perempuan hal ini dapat dilihat pada tahun 2019 ada 216 kasus kekerasan seksual, 2020 naik menjadi 1013 kasus dan 2021 sampai desember menjadi 953 kasus. Oleh karena itu sudah seharusnya perempuan mendapat perlindungan dari kejahatan tersebut. Pelecehan seksual mengakibatkan masalah semakin luas antara lain menjadi persoalan hukum pada saat korban pelecehan seksual mengajukan kasusnya pada lembaga hukum untuk mencari keadilan. Pelecehan seksual terhadap anak perempuan akan menjadi trauma yang berkelanjutan hingga mereka beranjak dewasa, selain itu kekerasan intim terhadap anak perempuan dapat menimbulkan masalah kesehatan di kemudian hari. Permasalahan Mitra: (1). Masyarakat di Desa Karang Rejo kurang memahami tentang pengertian Literasi, (2). Masyarakat di Desa Karang Rejo kurang memahami tentang Pelecehan Seksual dan (3). Masyarakat di Desa Karang Rejo kurang memahami tentang Undang-Undang Pelecehan Seksual. Metode pelaksanaan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat antara lain: (1). Mengadakan Sosialisas Edukasi Pelecehan Seksual dan Undang-Undang Pelecehan Seksual dari UMN Al Washliyah Medan yaitu “Power Point”. Di dalam kegiatan Sosialisasi ini akan dilakukan tidak monoton bersifat Ceramah Dan Tanya Jawab, sehingga dalam kegiatan akan mencapai hasil dan target sebagaimana yang diharapkan. Dan (2). Melakukan Evaluasi Dengan Membuat Angket Sebelum dan Sesudah Diadakan Kegiatan Abdimas di Desa Karang Rejo, Apakah adanya Peningkatan pemahaman terkait Pelecehan Seksual. Hasil kegiatan dari pengabdian masyarakat dapat dikemukakan sebagai berikut: (1). Timbulnya kesadaran masyarakat bahwasannya pelecehan seksual merupakan kejahahatan Asusila sehingga perlu pencegahannya, (2). Timbulnya motivasi masyarakat untuk pencegahan pelecehan seksual utamanya kepada anak remaja dan anak sekolah dan (3). Kegiatan sosialisasi tidak hanya satu arah akan tetapi dua arah dengan adanya sesi diskusi Tanya-jawab. Diskusi berlangsung setelah penyampaian materi dengan tertib dan terarah. Kesimpulan dari Pengabdian Kepada Masyarakat dikemukakan bahwa: (1). hanya 40% yang memahami tentang pelecehan seksual dan undang-undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, (2). 80% yang telah memahami tentang pelecehan seksual dan undang-undangnya serta upaya pencegahannnya. Dan (3). Masyarakat sangat antusias terhadap kegiatan dan meningkat pemahamannya tentang upaya pencegahan pelecehan seksual dan undang-undangnya.
PENDAMPINGAN PRODUKSI MASAL SEDIAAN ORGANIK MELALUI TEKNOLOGI BIOFORMULATOR PADA KELOMPOK TANI JAYA II DI KABUPATEN JEMBER Mohammad Hoesain; Rachmi Masnilah; Aryo Fajar Sunartomo; Fariz Kustiawan Alfarisy
AMALIAH: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 6 No. 2 (2022): Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LP2M UMN AL WASHLIYAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/ajpkm.v6i2.1637

Abstract

Sediaan organik seperti pupuk dan pestisida organik merupakan kebutuhan vital dari sistem pertanian organik. Hal ini dikarenakan tidak dianjurkan menggunakan bahan sintetis untuk proses budidaya. Desa Rowosari, Kecamatan Sumberjambe, Kabupaten Jember merupakan salah satu desa unggulan yang mengembangkan usaha pertanian organik. Produk organik yang dihasilkan mampu memenuhi kebutuhan untuk wilayah se tapal kuda dan Jawa Timur. Namun untuk memenuhi permintaan dengan mutu kualitas yang baik diperlukan upaya-upaya untuk meningkatkan mutu produk. Kelompok Tani Jaya II merupakan kelompok tani yang telah berbadan hukum dengan Nomor AHU-0035438.AH.01.07 dan memiliki sertifikat organik yang dikeluarkan oleh LeSOS (Lembaga Sertifikasi Organik Seloleman). Namun ada beberapa kendala yang dihadapi oleh Kelompok Tani Jaya II dalam mengembangkan usaha pertanian organik. Adapun masalah yang dihadapi adalah (i) sediaan input organik masih berupa pupuk organik cair, (ii) membutuhkan varian pupuk organik dalam bentuk granul yang lebih kaya nutrisi namun terbatas dengan alat produksi, (iii) belum memiliki bioinsektisida unggul untuk mengendalikan hama utama pada tanaman budidaya organik, (iv) tantangan manejemen agroindustri yang belum terstruktur, serta (v) masalah pemasaran dan kelembagaan. Tujuan umum dilakukan PKM ini adalah membantu Kelompok Tani Jaya II dalam meningkatkan nilai tambah dalam pengembangan usaha pertanian organik. Sedangkan untuk tujuan khusus yaitu (i) menyediakan sediaan organik berupa pupuk organik granul dan dilengkapi dengan alat bioformulator, (ii) melakukan produksi masal bioinsektisida unggul yang telah teruji sebagai upaya proteksi tanaman terhadap serangan hama, (iii) membantu dalam mengembangkan usaha dalam agroindustri yang berkelanjutan, dan (iv) meningkatkan sumber daya pemberdayaan masyarakat melalui peran kelembagaan dan strategi pemasaran bisnis. Hasil dari kegiatan ini adalah pemberdayaan masyarakat atau petani organik dalam menyediakan teknologi untuk sediaan organik. Kemudian hasil berikutnya petani mampu menyediakan sediaan organik dengan formula granul, cair (pupuk dan pestisida organik) yang efektif untuk kegitan proses budidaya. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah disemenasi hasil teknologi untuk pemberdayaan masyarakat dalam menyediakan paket teknologi granulator dan formula cair.
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN SISTEM PEMBERIAN REMUNERASI UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI KERJA KARYAWAN PT. KOPIE HUMBLE INDONESIA Angeline; Ni Luh Putu Sariani; A.A.N Oka Suryadinatha Gorda
AMALIAH: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 6 No. 2 (2022): Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LP2M UMN AL WASHLIYAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/ajpkm.v6i2.1638

Abstract

Permasalahan utama yang terjadi di bagian manajemen sumber daya manusia PT. KOPIE HUMBLE INDONESIA adalah menurunnya motivasi para karyawan dikarenakan sistem remunerasi yang kurang memadai. Rendahnya kesadaran akan pentingnya mengaplikasikan sistem remunerasi yang baik oleh atasan berpengaruh pada seluruh kinerja dan performa karyawan di bisnis tersebut. Tujuan dari program kerja ini adalah untuk meningkatkan kesadaran para pemegang bisnis terkait pentingnya menerapkan sistem remunerasi yang adil dan setara dengan kinerja yang telah para karyawan berikan ke perusahaan. Perbaikan sistem remunerasi yang dimaksud adalah dengan cara memberikan bonus, penghargaan dan pengakuan kepada para karyawan yang melakukan suatu pencapaian bagi perusahaan. Metode yang diterapkan di program kerja PKL ini adalah sosialisasi, pelatihan, pendampingan dan evaluasi. Hasil yang diperoleh dari program kerja ini memberikan dampak positif untuk PT. KOPIE HUMBLE INDONESIA. Hal ini dibuktikan dengan peningkatkan pemberian remunerasi yang lebih adil dari 40% menjadi 85%, peningkatan motivasi karyawan dari 40% menjadi 95%, peningkatan kinerja dan performa karyawan dari 40% menjadi 95%, dan semangat kerja karyawan dari 50% menjadi 95%. Maka dari itu, dapat disimpulkan bahwa faktor utama menumbuhkan semangat dan motivasi kerja karyawan itu tergantung dari penerapan sistem remunerasi di perusahaan. Melalui program kerja ini, diharapkan dapat menumbuhkan pemahaman bagi manajemen tentang pentingnya memberikan imbalan yang setimpal dengan hasil kerja keras karyawan.
PENGELOLAAN KEBERSIHAN LINGKUNGAN SERTA PENATAAN “JOGGING TRACK” BAGI KELOMPOK SADAR WISATA DESA MADANGAN KABUPATEN GIANYAR Tiara Kusuma Dewi; Kukuh Rian Setiawan; I Ketut Yudana Adi; Made Yudi Darmita; Gde Herry Sugiarto Asana
AMALIAH: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 6 No. 2 (2022): Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LP2M UMN AL WASHLIYAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/ajpkm.v6i2.1640

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan oleh Universitas Triatma Mulya dengan melibatkan mitra masyarakat Desa Madangan, Kecamatan Petak, Kabupaten Gianyar, yang dilaksanakan karena minimnya pengelolaan kebersihan lingkungan serta kurangnya penataan jogging track bagi kelompok sadar wisata (POKDARWIS) Desa Madangan. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan dan kesehatan lingkungan pada daerahnya sendiri, sehingga dapat menciptakan lingkungan yang nyaman dan ramah bagi masyarakat umum yang berkunjung. Metode pelaksanaan yang kegiatan ini adalah penyuluhan tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan utamanya bagi POKDARWIS Desa Madangan, serta aksi lapangan dalam bentuk kerja bakti yang bertujuan untuk memberikan stimulus bagi masyarakat dalam meningkatkan kebersihan lingkungan. Hasil dari kegiatan ini adalah terjadi peningkatan kepedulian masyarakat Desa Madangan terhadap kebersihan dan kesehatan lingkungan. Hal ini dapat dilihat dari peningkatan peran aktif dan antusiasme POKDARWIS Desa Madangan dalam mengikuti kegiatan aksi lapangan guna meningkatkan kebersihan dan kesehatan lingkungan.
ANTISIPASI HOAKS DALAM BERMEDIA SOSIAL BAGI SISWA SMK NEGERI 1 TANJUNG PURA KABUPATEN LANGKAT M. Faisal Husna; Tri Reni Novita
AMALIAH: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 6 No. 2 (2022): Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LP2M UMN AL WASHLIYAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/ajpkm.v6i2.1641

Abstract

Kemajuan teknologi digital dewasa ini ibarat pisau bermata dua. Bagi siswa yang dapat memanfaatkan teknologi dengan baik dapat menambah ilmu dan wawasan dengan cepat melalui media internet, tetapi ada juga siswa yang menyalahgunakan teknologi yang ada yaitu hanya untuk bermain game onlie. Di satu sisi memberi kemudahan bagi manusia dalam beraktivitas dan mencapai tujuan yang diinginkannya, tetapi di sisi lain juga membawa dampak negatif yang berpotensi merusak jika tidak disikapi denganbaik. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk memberi pengetahuan kepada para siswa bagaimana menggunakan alat media komunikasi dengan arif dan bijak. Media sosial (medsos) yang hari ini dengan mudah diakses masyarakat merupakan salah satu perwujudan dari kemajuan teknologi digital. Medsos juga bermanfaat sebagai medium bertukar informasi dan berinteraksi dengan orang lain yang jaraknya jauh secara lebih intensif, tetapi di sisi lain juga menampakkan sisi negatif yang mungkin tidak pernah terpikirkan sebelumnya. Sisi negatif tersebut adalah maraknya penyebaran berita bohong atau hoaks. Medsos kini menjadi sarana efektif bagi pihak yang tak bertanggung jawab untuk memproduksi dan mereproduksi hoaks dengan tujuan tertentu. Hoaks bekerja dengan mengeksploitasi sisi psikologis manusia yang dengan itu bisa menimbulkan keresahan, kecemasan, hilangnya penghormatan, bahkan berpotensi memicu pertikaian dan perpecahan di masyarakat. Diharapkan para siswa dapat memanfaatkan alat teknologi saat ini sesuai dengan kebutuhan dan kegunaannya dengan baik dan benar.
SUPPORTING KESELAMATAN MASYARAKAT TERHADAP PENCEGAHAN COVID-19 DAN MEMBERIKAN KOSAKATA BAHASA INGGRIS YANG MUNCUL PADA MASA PANDEMI DI DESA KARYA SELAMAT KECAMATAN MEDAN JOHOR Ratna Sari Dewi; Vera Kristiana; Rezky Khoirina Tarihoran; Arifuddin
AMALIAH: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 6 No. 2 (2022): Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LP2M UMN AL WASHLIYAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/ajpkm.v6i2.1642

Abstract

Pandemi Covid-19 yang melanda negara Indonesia memberikan dampak yang terlihat nyata dalam berbagai bidang yaitu di antaranya ekonomi, sosial, pariwisata, dan pedidikan. Pelaksanaan pendidikan di Indonesia dalam masa pandemi Covid-19 mengalami beberapa perubahan yang terlihat nyata. Dampak Covid 19 juga terjadi di Desa Karya Selamat. Desa Karya Selamat adalah salah satu desa di Kecamatan Medan Johor. Permasalahan mitra dalam kegiatan ini kurangnya supporting kepada masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan dimana terlihat dari masih banyak masyarakatnya yang belum mematuhi protokol kesehatan di masa pandemik ini. Covid-19 yang telah melanda Indonesia membuat munculnya kosakata baru dalam bahasa Inggris yang digunakan untuk mendeskripsikan hal yang berhubungan dengan Covid-19. Oleh karena itu masalah ini juga muncul pada masyarakat di Desa Karya Selamat Johor. Tujuan dari kegiatan ini anatara lain memberikan support kepada seluruh warga Desa Karya Selamat agar peduli terhadap pencegahan covid 19 dalam bentuk memberikan penyuluhan kepada masyarakat seperti selalu menggunakan masker apabila melakukan kegiatan diluar rumah, menjaga kebersihan dengan rajin mencuci tangan dan menggunakan handsanitizer serta tetap jaga jarak dan memberikan pelatihan kosakata baru dalam bahasa Inggris yang sering muncul pada masa pandemi ini. Metode pengabdian masyarakat yang dilakuakan yaitu melalui pembekalan, penyuluhan dan pendampingan seminar edukasi dan sosialisasi Covid-19 dan evaluasi kegiatan. Kemampuan serta keterampilan dalam berkomunikasi kepada masyarakat sekitar adalah power dalam menyampaikan tujuan dari program pengabdian yang akan dilakukan. Mahasiswa harus memiliki kemampuan untuk memotret kondisi nyata masyarakat di wilayah kegiatan terkait dengan pengelolaan kesehatan diri dan lingkungan, sebagai informasi untuk merumuskan pendekatan- pendekatan yang sesuai dengan kearifan lokal sesuai dengan kebiasaan masyarakat sekitar.
PEMANFAATAN HERBA PEGAGAN SEBAGAI PERMEN (IMUNO CANDIES) DI DESA SIDOMULYO BIRU-BIRU DELI SERDANG Rafita Yuniarti; Haris Munandar Nasution; Farida Yani
AMALIAH: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 6 No. 2 (2022): Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LP2M UMN AL WASHLIYAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/ajpkm.v6i2.1643

Abstract

Kesehatan adalah factor yang sangat penting dalam tumbuh kembang suatu Negara. Desa Sidomulyo yang terletak di Kecamatan Biru-Biru Kabupaten Deli Serdang Sumatera Utara dengan mayoritas pendidikan dan penghasilan menengah serta berusia aktif sangat rentan dengan keadaan sakit, maka dari itu perlu dilakukan suatu kegiatan untuk membantu masyarakat dalam menjaga dan meningkatkan kesehatannya dengan cara memberikan pengetahuan tentang cara menjaga dan meningkatkan kesehatan. Pegagan adalah salah satu tumbuhan herba yang mempunyai banyak manfaat, salah satunya adalah mampu menjaga dan meningkatkan imun tubuh. Pemanfaatan pegagan sebagai imuno candies karena candies (permen) hampir disukai oleh semua kalangan masyarakat dari anak-anak hingga orang dewasa sehingga diharapkan dengan mensubsitusi sari pegagan ke dalam candies, manfaat pegagan dapat dinikmati oleh semua kalangan masyarakat, metode pelaksanaan kegiatan ini adalah dengan memberikan pengetahuan tentang pembuatan dan pelatihan pembuatan permen keras sari herba pegagan. Hasil yang diperoleh dari pelaksanaan kegiatan ini adalah berupa produk permen sari herba pegagan sebagai imuno candies dan peningkatan pengetahuan tentang pembuatan permen sari herba pegagan sebesar 33% serta peningkatan status kesehatan sebesar 25%. Kesimpulan: 1. Dengan memberikan informasi dan pelatihan kita dapat meningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat, 2. Permen sari herba pegagan (imuno candies) dapat digunakan untuk menjaga kesehatan.
SOSIALISASI PEMECAHAN MASALAH KORUPSI SEBAGAI PENCEGAHAN TINDAK PIDANA KORUPSI MELALUI METODE PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH DI SD SWASTA PAB 34 PATUMBAK Ulian Barus; Yugi Diraga Prawiyata
AMALIAH: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 6 No. 2 (2022): Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LP2M UMN AL WASHLIYAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/ajpkm.v6i2.1644

Abstract

Tujuan dilaksanakannya pengabdian kepada masyarakat ini adalah (1) melatih guru dalam menambah wawasan tentang tindak pidana korupsi di sekolah, (2) melatih dan membimbing guru menggunakan pembelajaran berbasis masalah sebagai metode pembelajaran yang tepat. Sasaran keluaran dari kegiatan ini adalah guru dapat menerapkan sendiri pembelajaran berbasis masalah sehingga proses belajar mengajar menjadi menyenangkan dan mudah dipahami siswa. Metode pelaksanaan kegiatan pelatihan ini meliputi empat tahap, yaitu: (1) pendahuluan, (2) sosialisasi, (3) pelatihan dan (4) penyerbaran kuisioner. Peserta pengabdian kepada masyarakat ini adalah guru-guru bidang studi PKn di SD PAB 34 Patumbak Deli Serdang. Berdasarkan pengamatan terhadap aktivitas peserta, diketahui bahwa semua peserta mengikuti pelatihan dengan baik. Kemudian, berdasarkan hasil kuisioner, seluruh peserta memberikan respon yang sangat positif terhadap kegiatan ini. Melalui sosialisai dan pelatihan pemecahan masalah korupsi sebagai pencegahan tindak pidana melalui metode pembelajaran berbasis masalah akhirnya kembali memotivasi guru untuk menerapkan berbagai metode pembelajaran yang kreatif dan inovatif.