cover
Contact Name
Rahmat Novrianda Dasmen
Contact Email
jpmitech@binadarma.ac.id
Phone
+6289610838396
Journal Mail Official
fitriasuri@binadarma.ac.id
Editorial Address
Universitas Bina Darma Fakultas Ekonomi & Bisnis Jalan Jend. A. Yani 13 Ulu No.3 Palembang
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
MBIA
Published by Universitas Bina Darma
ISSN : 20865090     EISSN : 26558262     DOI : https://doi.org/10.33557/mbia
Core Subject : Economy, Social,
The MBIA Journal is dedicated to the development, promotion and understanding of management, business, finance and accounting in their widest sense. The main objective is to provide an online forum to disseminate findings of research in the fields of management, business, finance and accounting worldwide. The MBIA Scientific Journal was published in collaboration between the Faculty of Economics (FE) with the Integrated Scientific Journal (JIT-UBD) and the Directorate of Research and Community Service (DRPM) Bina Darma University. p-ISSN: 2086-5090 e-ISSN: 2655-8262. The paper will be checked for plagiarism using Turnitin. The journal published three times a year that is in April, August and December. Focus and Scope The editorial board welcomes original submissions in Indonesia and English. The number of words for a research article should preferably be between 5,000 and 8,000. The following are some of the topical areas (but not limited to) relevant to the journal: Management: Human Capital Human resource management Financial management Operational management Marketing management Strategic management Business : Business development Small business enterprise Business and economic education Business law e-business Finance: Behavioural finance Efficiency of stock and foreign exchange markets International parity conditions Valuation of securities Mergers and acquisitions Cost of capital and capital budgeting Modelling time-varying volatility of financial assets Time-varying correlations, betas and copulas Market microstructure Islamic finance Accounting: Financial reporting and international financial reporting standards Public sector accounting and auditing Corporate governance Audit expectation gap Market for audit services Determinants of job satisfaction of accounting academics Determinants of various disclosures in company annual reports Earnings management Auditing standards
Articles 228 Documents
Pemetaan Implikasi Cloud Accounting Dalam Pengambilan Keputusan Keuangan Perusahaan (Systematic Literature Review) Aryasari, Devita; Purwana, Dedy; Wahono, Puji; Muchtar, Saparuddin
MBIA Vol. 23 No. 1 (2024): Management, Business, and Accounting (MBIA)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bina Darma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33557/mbia.v23i1.3050

Abstract

This study uses a Systematic Literature Review (SLR) to explore the relationship between cloud accounting and corporate financial decision-making. Utilizing cloud accounting has significant implications for a company's financial decision-making. The findings of this study indicate that by adopting a cloud-based accounting system, companies may access financial data in real-time from many locations over the Internet. Optimize the operational efficiency of the company by providing integrated and online-accessible services. Enhancing the efficiency and flexibility in financial data management enables companies to respond to market changes more quickly and effectively. Efficiency and flexibility give decision-makers faster and easier access to financial information to make accurate strategic decisions. Keywords: Cloud Accounting, Financial Decision Making, Firm Performance Abstrak Penelitian ini menggunakan Systematic Literaure Review (SLR) yang mengeksplorasi hubungan antara cloud accounting dan pengambilan keputusan keuangan perusahaan. Penggunaan cloud accounting memiliki implikasi yang signifikan terhadap pengambilan keputusan keuangan dalam perusahaan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan mengadopsi sistem akuntansi berbasis cloud, perusahaan dapat mengakses data keuangan secara real-time dari berbagai lokasi melalui internet. meningkatkan efisiensi operasional perusahaan dengan menyediakan layanan yang terintegrasi dan dapat diakses secara online, meningkatkan efisiensi dan fleksibilitas dalam pengelolaan data keuangan, sehingga memungkinkan perusahaan untuk merespons perubahan pasar dengan lebih cepat dan lebih efektif. Hal ini memungkinkan para pengambil keputusan untuk memiliki akses yang lebih cepat dan mudah terhadap informasi keuangan yang diperlukan untuk membuat keputusan strategis yang tepat. Kata Kunci : Cloud Accounting, Pengambilan Keputusan Keuangan, Kinerja Perusahaan
Work-life Balance Among Daily Worker Amid Covid-19: Differences Between Gender and Sector Mellita, Dina; Fitriasuri, Fitriasuri; Elpanso, Efan; Noviardy, Andrian
MBIA Vol. 23 No. 1 (2024): Management, Business, and Accounting (MBIA)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bina Darma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33557/mbia.v23i1.3200

Abstract

This study aims to identify WLB in DW workers in the hospitality business during the COVID-19 pandemic in Palembang City. The hospitality business, which includes the lodging, travel and tourism, food and beverage (F&B), and recreation businesses affected by the pandemic, has changed the employment status of surviving workers to Daily Workers (DW). The reduced number of workers in this business has caused DW's workload to be heavier. Several previous studies noted that the high workload will disrupt workers' work-life balance. This study uses a causal-comparative study design to explore whether there are differences in WLB by gender and sectorally between the F&B and Lodging sectors during the pandemic. In this case, we saw WLB from the side of Time balance (TB), Involvement balance (IB), and Satisfaction balance (SB). Because the results of the normality test of the data indicate that the research data did not pass the test, We used the Mann-Whitney U Test non-parametric statistical to test the two samples in this study. Based on the test results, the WLB gender is different in the time balance variable, while from the sectoral side, WLB is different in the satisfaction balance variable. Keywords: Work-life Balance, Time Balance, Involvement Balance, Satisfaction Balance, Daily Worker, Hospitality Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keseimbangan kehidupan kerja (Worklife pada pekerja harian (Daily Worker/DW) di industri perhotelan selama pandemi Covid-19 di Kota Palembang. Industri perhotelan meliputi akomodasi, perjalanan dan pariwisata, makanan dan minuman (Food and Beverage/F&B), serta rekreasi, terkena dampak pandemi yang merubah status pekerja yang masih bertahan menjadi pekerja harian. Adanya pengurangan jumlah pekerja sebagai akibat kebijakan pembatasan mobilisasi selama pandemi menyebabkan beban kerja pekerja harian menjadi lebih berat. Beberapa studi sebelumnya mencatat bahwa beban kerja yang tinggi akan mengganggu keseimbangan kehidupan dan kerja tenaga kerja. Studi ini menggunakan disain komparatif kausal untuk mengeksplorasi apakah terdapat perbedaan dalam keseimbangan kehidupan kerja berdasarkan jenis kelamin dan antar sektor, yaitu sektor F7B dan akomodasi selama pandemi. Penelitian ini, WLB akan dilihat dari sisi Keseimbangan Waktu (Time Balance/TB) Keseimbangan Keterlibatan (Involvement Balance/IB) dan Keseimbangan Kepuasan (Satisfaction Balance/SB). Oleh karena hasil pengujian normalitas menunjukkan data yang tidak terdistribusi dengan normal, analisis penelitian ini menggunakan uji statistik non-parametrik Mann-Whitney U Test. Berdasarkan hasil pengujian diketahui bahwa WLB berdasarkan jenis kelamin berbeda pada variabel keseimbangan waktu, sementara dari sisi sektoral, WLB memiliki perbedaan dalam variabel keseimbangan kepuasan. Kata Kunci: Keseimbangan Kehidupan-Kerja, Keseimbangan Waktu, Keseimbangan Keterlibatan, Keseimbangan Kepuasan, Pekerja Harian, Hospitality
Profile and The Awareness and Ease of Use towards Adoption Motivation of Cryptocurrency Ownership in Indonesia Abednego, Felicia; Kuswoyo, Chandra; Lu, Cen; Aliwinoto, Christine
MBIA Vol. 23 No. 3 (2024): Management, Business, and Accounting (MBIA)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bina Darma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33557/4btn8f23

Abstract

Cryptocurrency is a digital asset accessible to the public and utilized for legal and illegal activities. While it serves as a medium of exchange and is recognized as a legal payment method in some countries, it has yet to attain such status in Indonesia. Nevertheless, by mid-2021, the number of Cryptocurrency investors in Indonesia had reached 6.5 million, with transaction values totaling 370.4 trillion rupiahs—surpassing the 5.37 million capital market investors recorded simultaneously. This study explores the profiles of Cryptocurrency investors. It also uses purposive sampling and multiple regression analysis to examine how awareness and perceived ease of use influence their motivation to adopt cryptocurrency. The findings reveal that awareness and ease of use significantly affect adoption motivation. These insights contribute to a better understanding of consumer behavior in the context of Cryptocurrency adoption.   Keywords: Crypto Currency, Profile, Awareness, Ownership Motivations   Abstrak Cryptocurrency adalah aset digital yang dapat diakses oleh publik dan digunakan untuk kegiatan baik secara legal dan ilegal. Meskipun berfungsi sebagai alat tukar dan diakui sebagai metode pembayaran legal di beberapa negara, masih banyak negara yang belum mengadopsi Cryptocurrency sebagai metode pembayaran ilegal salah satunya adalah Indonesia. Meski demikian, pada pertengahan 2021, jumlah investor mata uang kripto di Indonesia telah mencapai 6,5 juta, dengan nilai transaksi sebesar 370,4 triliun rupiah melampaui 5,37 juta investor pasar modal yang tercatat secara serentak. Studi ini dilakukan untuk mengeksplorasi profil investor cryptocurrency. Ini juga menggunakan purposive sampling dan analisis regresi berganda untuk memeriksa bagaimana kesadaran dan kemudahan penggunaan yang dirasakan memengaruhi motivasi mereka untuk mengadopsi cryptocurrency. Temuan ini mengungkapkan bahwa kesadaran dan kemudahan penggunaan secara signifikan mempengaruhi motivasi adopsi. Wawasan ini berkontribusi pada pemahaman yang lebih baik tentang perilaku konsumen dalam konteks adopsi mata uang kripto.Kata kunci: Cryptocurrency, Profil, Kesadaran, Motivasi Kepemilikan
Berbagai Faktor yang Mempengaruhi Saving Behavior K-Pop Fans di Bandung Arsytania, Raden Arvi; Setyawan, Surya
MBIA Vol. 23 No. 3 (2024): Management, Business, and Accounting (MBIA)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bina Darma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33557/p0pwq203

Abstract

K-pop fans have become one of the most loyal communities in Indonesia, purchasing anything to support their idols. Saving behavior has become a common habit among K-pop fans. This study aims to analyze whether financial literacy, subjective norms, and control influence saving behavior mediated by saving intention among K-Pop fans residing in Bandung. Primary data was collected using an online Likert scale questionnaire. The sample size was determined using probability sampling techniques based on Lemmeshow, amounting to 100 K-Pop fans. The data was analyzed using path analysis with the SPSS application. The results of this study show that subjective norms have a positive effect on saving intention, while financial literacy and locus of control do not have an impact. Saving intention influences saving behavior. Financial literacy and locus of control influence saving behavior mediated by saving intention, whereas subjective norm does not have an effect. The results of this study suggest that K-pop fans in Bandung should improve their financial literacy and pay attention to subjective norms and locus of control to foster saving intention and enhance their saving behavior.   Keywords: Financial Literacy, Subjective Norm, Locus of Control, Saving Behavior, Saving intention.   Abstrak K-Pop fans menjadi salah satu komunitas di Indonesia yang sangat loyal dengan membeli apapun untuk mendukung idolanya. Perilaku menabung menjadi salah satu kebiasaan seorang K-Pop fans. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis apakah terdapat pengaruh financial literacy, subjective norm, dan locus of control terhadap saving behavior yang dimediasi oleh saving intention pada K-Pop fans yang berdomisili di Bandung. Pengambilan data primer menggunakan kuesioner online skala likert. Jumlah sampel ditentukan berdasarkan Lemmeshow sebanyak 100 K-Pop fans dengan teknik purposive sampling. Data dianalisis dengan menggunakan analisis jalur dengan aplikasi SPSS. Hasil dari penelitian ini yaitu subjective norm berpengaruh positif terhadap saving intention sedangkan financial literacy dan locus of control tidak mempengaruhi,  saving intention berpengaruh terhadap saving behavior, financial literacy dan locus of control mempengaruhi saving behavior yang dimediasi saving intention sedangkan subjective norm tidak. Hasil penelitian ini memiliki saran kepada K-Pop fans di Bandung untuk meningkatkan financial literacy, memperhatikan subjective norm dan locus of control untuk dapat menumbuhkan saving intention dan meningkatkan saving behavior pada mereka.   Kata kunci: Financial Literacy, Subjective Norm, Locus Of Control, Saving Behavior, Saving Intention
Pengaruh Budaya Organisasi Terhadap Kinerja Karyawan Dengan Person Organization Fit Sebagai Variabel Mediasi Aviara Noviani, Nur Rachma; Rizqi, Maulidyah Amalina
MBIA Vol. 23 No. 3 (2024): Management, Business, and Accounting (MBIA)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bina Darma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33557/9gcyep62

Abstract

Companies prioritising innovation tend to enhance productivity and appeal, attracting highly skilled talent. However, innovation alone is insufficient to ensure optimal employee performance. This study examines the impact of organisational culture on employee performance, with person-organisation fit serving as a mediating variable within the context of manufacturing companies. A quantitative research approach was applied at PT ADP. The study population consisted of 725 employees, with a sample size of 258 respondents determined by the purposive sampling method. Data were analysed using path analysis. The results indicate that organisational culture positively and significantly influences employee performance and person-organisation fit. Additionally, person-organisation fit was found to positively and significantly affect employee performance. Moreover, organisational culture significantly indirectly affects employee performance through person-organisation fit, confirming its mediating role. These findings highlight the critical importance of fostering an organisational culture that aligns with employee values to enhance overall performance. Companies are encouraged to actively develop cultural strategies that reinforce this alignment to achieve optimal outcomes.   Keywords: Organisational Culture, Employee Performance, Person-Organisation Fit   Abstrak Perusahaan yang fokus pada inovasi seringkali mampu meningkatkan produktivitas dan daya tariknya sebagai tempat kerja, sehingga menarik karyawan dengan keterampilan tinggi. Namun, inovasi saja tidak cukup untuk menciptakan kinerja karyawan yang optimal. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh budaya organisasi terhadap kinerja karyawan dengan person organization fit sebagai variabel mediasi pada perusahan manufaktur. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif pada PT. ADP. Populasi penelitian ini pegawai sebanyak 725 orang. Sampel dalam penelitian sebanyak 258 responden yang ditentukan dengan metode purposive sampling. Teknik analisis data mengunakan path analysis. Berasarkan hasil pengujian hipotesis, diperoleh bahwa Budaya Organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Karyawan dan Person Organizational Fit. Selanjutnya, Person Organizational Fit juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Karyawan. Kemudian Budaya Organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Karyawan melalui Person Organizational Fit sebagai variabel mediasi. Hasil ini menunjukkan bahwa baik secara langsung maupun tidak langsung, Budaya Organisasi memainkan peran penting dalam meningkatkan Kinerja Karyawan. Dengan demikian perusahaan harus mempertimbangkan aspek budaya organisasi dan penerapan strategi untuk memperkuat kesesuaian antara karyawan dan nilai-nilai perusahaan guna mencapai hasil kinerja yang optimal.   Kata kunci: Budaya Organisasi, Kinerja Karyawan, Person Organization Fit
Pengujian Trade off Theory Pada Perusahaan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Octavia, Ayu Nurafni
MBIA Vol. 23 No. 3 (2024): Management, Business, and Accounting (MBIA)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bina Darma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33557/cq0m9114

Abstract

This study aims to test the Trade-off Theory by examining the influence of the Market Book Ratio, tangibility, firm size, growth, and Non-Debt Tax Shield on capital structure. The population comprises companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) from 2019–2023. A purposive sampling method was employed, resulting in 2,065 firm-year observations. Data were analyzed using multiple linear regression with SPSS version 23. The analysis reveals that the Market Book Ratio, firm size, and Non-Debt Tax Shield have no significant effect on capital structure. Tangibility negatively affects capital structure, while Growth has a positive impact. These findings suggest that the capital structure decisions of IDX-listed companies during the study period do not align with the Trade-off Theory. Furthermore, the F-test indicates that the independent variables collectively significantly affect capital structure. The coefficient of determination (R²) shows that the five variables explain only 2.5% of the variation in capital structure, with the remaining 97.5% influenced by factors outside the scope of this study.   Keywords: Trade-off Theory, Capital Structure, Market to Book Ratio, Tangibility, Firm Size, Growth, Non-Debt Tax Shield   Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menguji teori trade off dengan menganalisis pengaruh Market to Book Ratio, tangibilitas, ukuran perusahaan (size), pertumbuhan (growth), dan Non-Debt Tax Shield terhadap struktur modal. Populasi dalam studi ini terdiri dari perusahaan-perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada periode 2019 hingga 2023. Sampel yang diambil menggunakan metode purposive sampling menghasilkan 2065 data perusahaan dalam bentuk time series. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis regresi linier berganda menggunakan SPSS versi 23. Hasil analisis menunjukkan bahwa Market to Book Ratio tidak berpengaruh terhadap struktur modal, tangibilitas memiliki pengaruh negatif terhadap struktur modal, ukuran perusahaan tidak berpengaruh terhadap struktur modal, pertumbuhan berpengaruh positif terhadap struktur modal, dan Non-Debt Tax Shield juga tidak berpengaruh terhadap struktur modal. Dari temuan ini, dapat disimpulkan bahwa kebijakan struktur modal pada perusahaan yang terdaftar di BEI selama periode 2019-2023 tidak mendukung teori trade off. Uji F menunjukkan bahwa secara bersama-sama, Market to Book Ratio, tangibilitas, ukuran perusahaan, pertumbuhan, dan Non-Debt Tax Shield memiliki pengaruh terhadap struktur modal. Selain itu, hasil uji koefisien determinasi menunjukkan bahwa kelima variabel tersebut dapat menjelaskan struktur modal sebesar 2,5%, sementara sisa 97,5% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.   Kata kunci: Teori Trade off, Struktur Modal, Market to Book Ratio, Tangibilitas, Size, Growth, Non-Debt Tax Shield.
Pengaruh Kualitas Pelayanan, Physical Evidence, dan Kepercayaan Terhadap Kepuasan Pelanggan Septiani, Metia; Alim, Syahrul
MBIA Vol. 23 No. 3 (2024): Management, Business, and Accounting (MBIA)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bina Darma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33557/q2msf252

Abstract

The development of tourist attractions is strongly supported by the availability of infrastructure and complementary amenities, particularly hotels. As a crucial service industry component, the hotel sector plays a vital role in fostering economic growth. A hotel is defined as a commercial establishment offering lodging, food, beverages, and other services to the public, either in whole or part of its premises. This study investigates the influence of service quality, physical evidence, and trust on customer satisfaction, specifically focusing on the Java Palace Hotel in Cikarang. A total of 259 hotel customers participated as respondents. Data were analyzed using SmartPLS 4.0 with the Structural Equation Modeling (SEM) approach via Partial Least Squares. The results reveal that service quality exerts a positive and significant effect on customer satisfaction, as indicated by a t-statistic of 2.361 (> 1.96) and a p-value of 0.008 (< 0.05). Similarly, physical evidence significantly and positively influences customer satisfaction, supported by a t-statistic of 3.305 (> 1.96) and a p-value of 0.001 (< 0.05). Trust also demonstrates a positive and significant impact on customer satisfaction, with a t-statistic of 2.604 (> 1.96) and a p-value of 0.009 (< 0.05). These findings highlight the critical role of maintaining superior service quality, tangible service environments, and customer trust in enhancing customer satisfaction within the hospitality industry. Keywords: service quality, physical evidence, trust, customer satisfaction.   Abstrak   Keberadaan fasilitas dan infrastruktur pendukung seperti hotel, merupakan salah satu aspek penting yang mendukung perkembangan objek pariwisata. Usaha akomodasi jasa atau hotel ini menjadi salah satu penyumbang tertinggi bagi pertumbuhan ekonomi pada sektor perekonomian. Hotel secara khusus didefinisikan sebagai jenis akomodasi yang memanfaatkan sebagian atau seluruh bangunannya untuk menyediakan jasa penginapan, makanan, minuman, serta layanan lain secara komersial kepada masyarakat umum. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui seberapa besar kualitas pelayanan, physical evidence, dan kepercayaan terhadap kepuasan pelanggan Java Palace Hotel Cikarang. Responden penelitian ini adalah pelanggan Java Palace Hotel Cikarang berjumlah 259 orang. Teknik pengolahan data dalam penelitian ini menggunakan SmartPLS 4.0 SEM (Partical Least Square-Structural Equation Modeling). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan antara kualitas pelayanan terhadap kepuasan pelanggan Java Palace Hotel Cikarang. Hal ini dibuktikan dengan nilai p-value sebesar 0,018 < 0,05 serta nilai t-statistic 2,361 > 1,96. Selain itu, physical evidence juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan Java Palace Hotel Cikarang, dengan nilai p-value 0,001 < 0,05 dan nilai t-statistic 3,305 > 1,96. Serta kepercayaan juga berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan Java Palace Hotel Cikarang sebesar p-value 0,009 < 0,05 dan nilai t-statistic 2,604 > 1,96. Kata kunci: kualitas pelayanan, bukti fisik, kepercayaan, kepuasan pelanggan.
Mengungkap Penentuan Harga Jual Pada Kedai Kopi Studi: Fenomenologi Fahreza, Rafli; Sokarina, Ayudia
MBIA Vol. 24 No. 1 (2025): Management, Business, and Accounting (MBIA)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bina Darma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33557/26131m93

Abstract

MSMEs in Indonesia have experienced a significant increase. One of the most popular MSMEs is coffee shops. The number of coffee shop businesses has led to intense business competition. One of the elements that affect business sustainability is the selling price. Therefore, coffee shop business owners must be able to determine the selling price of their products appropriately to survive amid intense business competition. This study aims to reveal the experiences of coffee shop owners related to making selling price decisions. This research uses the interpretive paradigm and phenomenology as a methodology. Data collection techniques were carried out by observation, documentation, and in-depth interviews with Kawape Coffee coffee shop owners. The results showed that based on the informant's most profound awareness, the Kawape Coffee coffee shop owner determines the selling price of his product by prioritizing the value of customer loyalty. Suppose the owner wants to increase the selling price as a form of intelligence in dealing with rising raw material prices. In that case, the owner conducts a price poll through Kawape Coffee's Instagram story to involve customers in decision-making. This method increases sales, so the owner has confidence in Kawape Coffee's business continuity. This research contributes by offering additional insights into the determination of selling prices in the MSME sector, particularly coffee shops, which are not only cost-based but also consider customer preferences.   Keywords: Phenomenology, Selling Price, Coffee Shop, Customer Loyalty   Abstrak UMKM di Indonesia mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Salah satu UMKM yang banyak diminati adalah kedai kopi. Banyaknya usaha kedai kopi menimbulkan persaingan bisnis yang ketat. Salah satu unsur yang mempengaruhi keberlangsungan usaha adalah harga jual. Oleh karena itu, para pemilik usaha kedai kopi harus bisa menentukan harga jual produknya dengan tepat agar dapat bertahan di tengah persaingan bisnis yang ketat. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap pengalaman pemilik kedai kopi terkait pengambilan keputusan harga jual. Penelitian ini menggunakan paradigma interpretif dan fenomenologi sebagai metodologi. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, dokumentasi, dan wawancara mendalam dengan pemilik kedai kopi Kawape Coffee. Hasil penelitian menunjukkan berdasarkan kesadaran terdalam informan selaku pemilik kedai kopi Kawape Coffee menentukan harga jual produknya dengan mengedepankan nilai keloyalan pelanggan. Jika ingin menaikkan harga jual, sebagai wujud kecerdasan dalam menyiasati kenaikan harga bahan baku, pemilik melakukan polling harga melalui instagram story Kawape Coffee untuk melibatkan pelanggan dalam proses pengambilan keputusan. Metode tersebut berperan dalam meningkatkan penjualan, sehingga pemilik memiliki kepercayaan diri atas kelangsungan usaha Kawape Coffee semakin membaik. Penelitian ini memberikan kontribusi dengan menawarkan wawasan tambahan tentang penentuan harga jual di sektor UMKM, khususnya kedai kopi, yang tidak hanya berbasis biaya tetapi juga mempertimbangkan preferensi pelanggan.   Kata kunci: Fenomenologi, Harga Jual, Kedai Kopi, Loyalitas Pelanggan
Pengaruh Ukuran Perusahaan dan Likuiditas Terhadap Profitabilitas Perusahaan Subsektor Produk Rumah Tangga Tidak Tahan Lama Kartikasari, Verawati; Ramadhan, Zulfikar
MBIA Vol. 23 No. 3 (2024): Management, Business, and Accounting (MBIA)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bina Darma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33557/6aq37t57

Abstract

This study aims to analyze the effect of firm size and liquidity on profitability in companies within the non-durable household products sub-sector. An associative quantitative approach is employed, using secondary data from financial statements published on the Indonesia Stock Exchange for 2019–2023. The sample was selected using a purposive sampling technique, resulting in five companies that met the research criteria. Data analysis was conducted using Eviews 12, beginning with the Chow and Hausman tests to determine the most appropriate panel regression model. The tests indicated that the fixed effect model was suitable. Further analysis included classical assumption tests, regression estimation, and hypothesis testing. Multiple linear regression analysis was used for hypothesis testing, which included the t-test, F-test, and coefficient of determination (R²). The results reveal that firm size positively and significantly affects profitability, suggesting that larger firms tend to be more profitable. In contrast, liquidity has a negative but statistically insignificant effect, indicating that higher liquidity does not necessarily lead to increased profitability.   Keywords: Firm Size, Liquidity, Profitability   Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh ukuran perusahaan dan likuiditas terhadap profitabilitas pada perusahaan subsektor produk rumah tangga yang tidak tahan lama. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif asosiatif dengan data sekunder dari laporan keuangan yang dipublikasikan di Bursa Efek Indonesia periode 2019–2023. Sampel ditentukan melalui teknik purposive sampling dan diperoleh 5 perusahaan yang memenuhi kriteria. Penelitian ini memanfaatkan perangkat lunak statistik Eviews 12 untuk menganalisis data dimulai dengan Uji Chow dan Uji Hausman untuk memilih model regresi panel yang sesuai, dan hasilnya menunjukkan penggunaan metode fixed effect model. Pengujian dilanjutkan dengan uji asumsi klasik, estimasi regresi, dan uji hipotesis. Pengujian hipotesis dalam penelitian ini dilakukan menggunakan analisis regresi linier berganda yang mencakup uji t, uji F, dan uji koefisien determinasi (R²). Hasil menunjukkan bahwa ukuran perusahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap profitabilitas. Hal ini menujukkan perusahaan yang lebih besar cenderung memiliki profitabilitas lebih tinggi. Sebaliknya, likuiditas berpengaruh negatif namun tidak signifikan. Sehingga mengindikasikan bahwa tingginya likuiditas tidak selalu meningkatkan profitabilitas.   Kata kunci: Likuiditas, Profitabilitas, Ukuran Perusahaan
Generasi Z dan Doom Spending: Pengaruh Pendapatan, Media Sosial dan Gaya Hidup di Kota Tegal Putri, Mutia Cahyani; Melati, Inaya Sari
MBIA Vol. 24 No. 1 (2025): Management, Business, and Accounting (MBIA)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bina Darma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33557/mcwywk20

Abstract

Doom Spending has become an increasingly prevalent phenomenon among Generation Z, particularly as an emotional coping mechanism for stress and anxiety about the future. This study aims to analyze the influence of income, social media, and lifestyle on Doom Spending behavior among Generation Z in Tegal City. This research employs a quantitative approach using a survey method, where data were collected through questionnaires distributed to 384 respondents. Data analysis was conducted using the Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) method with SmartPLS software. The results indicate that income significantly affects Doom Spending, as individuals with higher incomes tend to have greater financial flexibility to engage in impulsive spending as an emotional escape. Social media also significantly influences Doom Spending, primarily due to exposure to promotional content that increases  impulsive consumption tendencies. Additionally, a consumptive lifestyle reinforces Doom Spending behavior, especially among individuals who experience fear of missing out (FOMO). Simultaneously, income, social media, and lifestyle collectively contribute to the rise of Doom Spending among Generation Z. These findings highlight the importance of financial literacy education and increased awareness of the impacts of  impulsive consumption. Future research is recommended to incorporate additional variables such as self-control or social pressure and to expand the sample coverage to other regions to obtain more comprehensive results.  Keywords: Income, Social Media, Lifestyle, Doom Spending, Generation Z.   Abstrak  Doom Spending menjadi fenomena yang semakin marak di kalangan Generasi Z, terutama sebagai bentuk pelampiasan emosi negatif seperti stres dan kecemasan terhadap masa depan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pendapatan, media sosial, dan gaya hidup terhadap perilaku Doom Spending di kalangan Generasi Z di Kota Tegal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei, di mana data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 384 responden. Analisis data dilakukan menggunakan metode Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) melalui perangkat lunak SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan berpengaruh signifikan terhadap Doom Spending, di mana individu dengan pendapatan lebih tinggi cenderung memiliki keleluasaan finansial untuk melakukan belanja impulsif sebagai bentuk pelarian emosional. Media sosial juga memiliki pengaruh yang signifikan terhadap Doom Spending, terutama karena paparan konten promosi yang meningkatkan kecenderungan konsumsi impulsif. Selain itu, gaya hidup konsumtif turut memperkuat perilaku Doom Spending, terutama di kalangan individu yang memiliki ketakutan tertinggal tren atau fear of missing out (FOMO). Secara simultan, pendapatan, media sosial, dan gaya hidup terbukti berkontribusi terhadap meningkatnya Doom Spending di kalangan Generasi Z. Temuan ini menegaskan pentingnya edukasi literasi keuangan serta peningkatan kesadaran akan dampak konsumsi impulsif. Penelitian selanjutnya disarankan untuk menambahkan variabel lain seperti kontrol diri atau tekanan sosial serta memperluas cakupan sampel di wilayah lain guna memperoleh hasil yang lebih komprehensif.  Kata kunci: Pendapatan, Media Sosial, Gaya Hidup, Doom Spending, Generasi Z.