cover
Contact Name
Yos Nofendri
Contact Email
yosnofendri@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
yosnofendri@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta utara,
Dki jakarta
INDONESIA
JURNAL KAJIAN TEKNIK MESIN
ISSN : 2502843X     EISSN : 24069671     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal yang berhubungan dengan Teknik Mesin khususnya bidang ilmu : 1. Konversi Energi 2. Proses Manufaktur 3. Perencangan 4. Material Engineering
Arjuna Subject : -
Articles 181 Documents
KOMPARASI PERFORMANSI MESIN 2 SILINDER DENGAN BAHAN BAKAR PERTAMAX MURNI DAN CAMPURAN ETANOL Handoko, Roni
JURNAL KAJIAN TEKNIK MESIN Vol 9, No 1 (2024): Jurnal Kajian Teknik Mesin
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/jktm.v9i1.7705

Abstract

Konsumsi bahan bakar fosil (fossil fuel) memunculkan paling sedikit dua ancaman serius yaitu faktor ekonomi berupa jaminan ketersediaan bahan bakar fosil untuk masa yang akan dating yang membuat harga mengalami fluktiasi serta polusi akibat emisi pembakaran bahan bakar fosil ke lingkungan. Untuk itu diperlukan bahan bakar non fosil untuk mengatasi masalah tersebut.Penelitian ini bertujuan mengetahui bagaimana pengaruh penambahan ethanol sebagai bahan bakar non-fosil yang dicampurkan ke dalam bensin jenis pertamax dan pertalitesebanyak 5% dan 10% untuk mengetahui pengaruh terhadap sifat bahan bakar  (Research Oktane Number, Densitas, Nilai Kalori Bakar) dan performa mesin (daya, torsi, konsumsi bahan bakar dan efisiensi termal). Penelitian ini menggunakan mesin bensin yang disambungkan dengan hydrobrake untuk mengetahui performa mesin dengan putaran 1000 rpm,1500 rpm, 2000 rpm, 2500 rpm, 3000 rpm.Hasil penelitian menunjukan bahwa penambahan ethanol dalam pertalitedan pertamax dapat mempengaruhi sifat dari bahan bakar baik pada jenis pertamax maupun pada premium. Penambahan etanol. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disarankan pengembangan penggunaan sumber energi alternative terutama ethanol yang memiliki persediaan yang cukup banyak sehingga sedikit demi sedikit menguranggiketergantugan terhadap bahan bakar fosil terutama minyak bumi yang semakin hari semakin menipis persediaannya.
ANALISA FLOWLESS PADA POMPA SLURRY FEEDS PUMP LINE 6 VISCOSE PT. INDO BHARAT RAYON Zaelani, A M; Hanifi, Rizal; Naubnome, Viktor
JURNAL KAJIAN TEKNIK MESIN Vol 8, No 2 (2023): Jurnal Kajian Teknik Mesin
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/jktm.v8i2.7106

Abstract

AbstrakDalam era teknologi ini, kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi bergantung pada penelitian dananalisisyang mendalam. Mekanika fluida memiliki aplikasi luas dalam berbagai sektor, termasuk industri berbagaiskala. Dalam perkembangan industri di Indonesia, peningkatan kinerja produk menjadi kunci, di manamesin dan peralatan memiliki peran sentral. Pendidikan tinggi berperan dalam membentuk sumber dayamanusia terampil.Dalam dunia industri, pompa sentrifugal digunakan secara luas untuk mengatasi hambatan aliran cairanmelalui peningkatan tekanan. Penelitian ini mengeksplorasi penyebab dan dampak aliran tersumbat padapompa feed slurry di PT. Indo Bharat Rayon. Solusi dan langkah-langkah pencegahan diusulkanberdasarkan observasi dan wawancara. Hasilnya mengindikasikan penurunan signifikan dalamefisiensi mesin akibat aliran tersumbat.Kata Kunci: mekanika fluida, pompa sentrifugal, aliran tersumbat, efisiensi, industri.AbstractIn this era of technology, the advancement of science and technology relies on in-depth research andanalysis.Fluid mechanics has extensive applications in various sectors, including industries of different scales. In thedevelopment of industries in Indonesia, improving product performance is key, where machinery andequipment play a central role. Higher education institutions contribute to shaping skilled human resources.In the industrial world, centrifugal pumps are widely used to overcome fluid flow obstructions by increasingpressure. This study explores the causes and impacts of flow blockages in the slurry feed pump at PT. IndoBharat Rayon. Solutions and preventive measures are proposed based on observations and interviews. Theresults indicate a significant decrease in machine efficiency due to flow blockages.Keywords: fluid mechanics, centrifugal pump, flow blockages, efficiency, industry.
Perancangan Mesin Pengaduk Adonan Donat Dengan Menggunakan Timer Untuk Meningkatkan Kualitas Adonan Donat Pada Perindustrian Rumah Tangga Roselianto, Muhammad Fikry; Hanifi, Rizal; Gusniar, Iwan Nugraha
JURNAL KAJIAN TEKNIK MESIN Vol 8, No 2 (2023): Jurnal Kajian Teknik Mesin
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/jktm.v8i2.7019

Abstract

AbstrakCara menghemat waktu dan tenaga untuk membuat adonan donat adalah dengan menggunakan mesin pengaduk adonan donat. Beberapa Fungsi Mesin pengaduk adonan donat diantaranya adalah membuat kapasitas lebih banyak adonan, menghemat tenaga dan waktu. Wawancara dengan para wirausaha pembuat donat mereka sering sekali ketika melakukan proses pengadukan adonan donat dengan menggunakan mesin pengaduk adonan donat sering lupa untuk mematikan mesin adonan dan menentukanwaktu pada pengadukan donat, karena waktu untuk pengadukan donat sangat berpengaruh pada kualitas donat itu sendiri. Dalam pembuatan donat di perindustrian rumah tangga kebanyakan pembuatan dilakukan pada malam hari menjelang subuh dan dalam beberapa kasus kebanyakan mesin pengadukan donat ini mengeluarkan suara yang berisik. Maka dari itu tujuan dari penelitian ini adalah membuat alat pengaduk adonan donat yang mudah digunakan, tidak memakan banyak biaya, tidak memakantempat, tidak berisik saat penggunaan dan menggunakan timer untuk penghentian mesin. Metode penelitian ini menggunakan simulasi berbasis cad dan juga perancangan perhitungan pada elemen mesin. Komponen dari alat ini antara lain: Dinamo motor, timer, plat stainless steel, pulley dan juga van belt.
PENGARUH JENIS ELEKTRODA E 6010 DAN E 7016 TERHADAP SIFAT MEKANIS DAN STRUKTUR MIKRO PIPA API 5L GRADE X 52 Susilowati, Sri Endah; Sumardiyanto, Didit
JURNAL KAJIAN TEKNIK MESIN Vol 9, No 1 (2024): Jurnal Kajian Teknik Mesin
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/jktm.v9i1.7689

Abstract

Perkembangan kontruksi tidak dapat di pisahkan dari pengelasan karena pengelasan memiliki peranan penting dalam suatu kontruksi. Pengelasan merupakan penyambungan logam dengan cara mencairkan logam induk dan logam pengisi dan menghasilkan sambungan yang kontinyu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis elektroda E 6010 dan E 7016 terhadap kekuatan mekanis dan struktur mikro pipa API 5L Grade X 52. Penelitian ini menggunakan bahan pipa API 5L Grade X 52. Bahan diberi perlakuan pengelasan dengan variasi penggunaan elektroda E 6010 dan E 7016 dengan diameter 2,6 mm dan menggunakan mesin las SMAW DC polaritas terbalik dengan elektroda kutub positif dan logam induk kutub negatif. Jenis kampuh yang digunakan adalah kampuh V dengan sudut 60o. Kekuatan tarik tertinggi di peroleh elektroda E 7016 dengan Nilai kekuatan tarik sebesar 617 MPa, sedangkan elektroda E 6010 memiliki kekuatan tarik 554 MPa pada sambungan las. Ketangguhan tertinggi terjadi pada elektroda E 7016 dengan Nilai ketangguhan sebesar 1,856 Joule/mm2. Kekerasan rata-rata tertinggi terjadi di daerah logam lasan E 7016 sebesar 186,9 Kg/mm2. Hal ini terlihat pada hasil struktur mikronya yang memiliki struktur ferit acicular dan ferit batas butir sehingga memiliki nilai kekerasan yang tinggi di banding daerah lainnya.
Proses Produksi Crank Case dengan Metode HPDC (High Pressure Die Casting) Hidayat, Rifky Nur; ., Marno; ., Kardiman
JURNAL KAJIAN TEKNIK MESIN Vol 8, No 1 (2023): Jurnal Kajian Teknik Mesin
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/jktm.v8i1.7073

Abstract

Berdasarkan kerja praktek yangtelah dilaksanakan dan laporan yangtelah disusun maka saya mendapatkesimpulan bahwa roses produksi dapat dikalukank jika perusahaan dapat menerimapesanan sebuah produk.Proses produksi yangmenggunakan die casting yangsangat berpengaruh kepadakecepatan produksi produk secaramasal agar permintaan pesan tidakterjadinya penumpukan pesanan. Pada proses injection terjadinyabeberapa tahapan di antara lainyaitu : In, Proses dan Out. Proses yang dilakukanpadaquenching ialah denganmotode direndam kedalam air.
Analisa Pengaruh Variasi Nilai Air Fuel Ratio (AFR) Terhadap Prestasi Mesin Ramadhan, Muhammad Fikri; ., Aripin; Noubnome, Viktor
JURNAL KAJIAN TEKNIK MESIN Vol 8, No 1 (2023): Jurnal Kajian Teknik Mesin
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/jktm.v8i1.7001

Abstract

AbstrakSistem suplai bahan bakar adalah cara untuk membawa bahan bakar ke ruang bakar, bisaberupa sistem bensin, diesel, atau bahan bakar lainnya.Untuk menciptakan pembakaran yangsempurna pada motor berbahan bakar bensin dimulai pada saat terjadinya loncatan bunga apipada spark plug atau busi kemudian membakar campuran bahan bakar dengan udara dalamkondisi campuran paling ideal yang telah diatur oleh ECU kemudian dikabutkan melalui throttlebody ke dalam ruang bakar sehingga dengan komposisi percampuran yang paling ideal akanmenghasilkan pembakaran yang sempurna. Pada saat pembakaran sempurna terjadi maka akansangat berpengaruh terhadap performa mesin yang semakin maksimal. Metode yang digunakanuntuk melakukan penelitian ini adalah metode eksperimental dengan pengujian daya dan torsi. Berdasarkan hasil analisa dan pembahasan pada bab sebelumnya dapat disimpulkan sebagaiberikut :Dengan penggantian variasi nilai AFR menjadi 13,5 : 1 daya maksimum mengalamipeningkatan sebesar 3,2 % dari ECU standar dan daya tersebut didapatkan pada putaran mesinyang sedikit lebih tinggi yaitu 8150 rpm yang sebelumnya didapatkan pada putaran mesin 8040rpm pada ECU standar.Dengan penggantian variasi nilai AFR menjadi 13,5 : 1 torsi maksimummengalami peningkatan sebesar 2,2% dari ECU standar dan torsi tersebut didapatkan padaputaran mesin lebih rendah yaitu 7920 rpm yang sebelumnya didapatkan pada putaran mesin8040 rpm pada ECU standar.Dengan merubah nilai AFR dapat meningkatkan daya dan torsisepeda motor. Kata kunci: bahan bakar, nilai AFR, ECU
STUDI RANCANG BANGUN MESIN PENGAYAK PASIR OTOMATIS TIPE SLIDING ROLLER KAPASITAS 1 M³/JAM Abdillah, Mochammad Gerry; Susilowati, Sri Endah
JURNAL KAJIAN TEKNIK MESIN Vol 9, No 1 (2024): Jurnal Kajian Teknik Mesin
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/jktm.v9i1.7778

Abstract

Mesin pengayak pasir otomatis yang dirancang dalam penelitian ini terdiri dari beberapa komponen utama, yaitu rangka utama, sistem penggerak, unit pengayak, dan sistem kontrol. Rangka utama mesin dibuat dari bahan baja karbon rendah untuk memastikan stabilitas dan daya tahan selama operasi. Sistem penggerak menggunakan motor listrik yang terhubung dengan unit pengayak melalui mekanisme transmisi, menghasilkan gerakan osilasi yang diperlukan untuk proses pengayakan. Unit pengayak terdiri dari lapisan ayakan dengan ukuran mesh yang berbeda, memungkinkan pemisahan partikel pasir berdasarkan ukuran yang diinginkan. Sistem kontrol kecepatan menggunakan dimmer untuk mengatur kecepatan dan durasi pengayakan, memberikan fleksibilitas dalam penggunaannya.  
ANALISA PENGARUH VARIASI TIPE MEDIA PENDINGINAN PADA PENGECORAN PISTON TERHADAP KEKERASAN DAN STRUKTUR MIKRO W, Dewangga Arditiyan; Hanifi, Rizal; Dirja, Iman
JURNAL KAJIAN TEKNIK MESIN Vol 8, No 2 (2023): Jurnal Kajian Teknik Mesin
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/jktm.v8i2.7107

Abstract

AbstrakDalam industri manufaktur, proses pengecoran digunakan secara luas untuk pembuatan komponen logam kompleks, salah satunya piston. Pengecoran piston yang baik sangat penting untuk memastikan kualitas dan performa yang optimal. Salah satu faktor penting dalam proses pengecoran piston adalah media pendinginan yang digunakan. Media pendinginan memiliki peran yang signifikan dalam mengatur laju pendinginan dan membentuk struktur mikro pada piston. Oleh karena itu, analisa pengaruh variasi tipe media pendinginan pada pengecoran piston perlu dilakukan untuk memahami efeknya terhadap kekerasan dan struktur mikro piston. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh media pendinginan terhadap kekerasan dan struktur mikro pada pengecoran piston. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada media pendinginan udara menghasilkan nilai kekerasan sebesar 56,1 HR, lalu pada media pendinginan air menghasilkan nilai kekerasan sebesar 59,2 HR, dan pada media pendinginan oli menghasilkan nilai kekerasan sebesar 59,7 HR. Ini menunjukkan bahwa media pendinginan oli menghasilkan tingkat kekerasan yang lebih tinggi dibandingkan dengan media pendinginan yang lainnya.Kata kunci: Pengecoran, Variasi Media Pendinginan, Quenching, Aluminium-SilikonAbstractIn the manufacturing industry, the casting process is widely used for producing complex metal components, one of which is the piston. Proper piston casting is crucial to ensure optimal quality and performance. One significant factor in the piston casting process is the cooling media used. Cooling media play a significant role in controlling the cooling rate and shaping the microstructure of the piston. Therefore, an analysis of the effect of various types of cooling media in piston casting is necessary to understand their impact on the hardness and microstructure of the piston. The purpose of this research is to investigate the influence of cooling media on the hardness and microstructure in piston casting. The research results indicate that using air as the cooling media results in a hardness value of 56.1 HR, while using water as the cooling media produces a hardness value of 59.2 HR. Additionally, using oil as the cooling media yields a hardness value of 59.7 HR. This indicates that the oil cooling media produces a higher level of hardness compared to the other cooling media.Keywords: Casting, Cooling Media Variation, Quenching, Aluminum-Silicon
ANALISIS CACAT KAKE PADA PRODUK CYLINDER BLOK HASIL PROSES DIE CASTING DI PT. TOYOTA MOTOR MANUFACTURING INDONESIA Nurdiana, Muhamad Egi; ., Marno; ., Arifin
JURNAL KAJIAN TEKNIK MESIN Vol 8, No 1 (2023): Jurnal Kajian Teknik Mesin
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/jktm.v8i1.7026

Abstract

AbstrakProses pengecoran dengan isilah lain foundry merupakan proses dasar dalam pengembangan di dunia industri. Negara korea sekarang ini merupakan negara yang sangat maju dalam dunia industri. Hal ini dikarenakan teknologi pengecoran atau foundry yang pertama kali mereka kuasai pengecoran merupakan salah satu proses pembentukan bahan baku/bahan benda dimana pengendalian kualitas benda kerja dimulai sejak bahan masih dalam keadaan mentah. Cacat kake atau cacat produk yang disebabkan karena adanya sisa alumunium yang lengket di area cavity hal ini dapat menyebabkan adanya cacat kake. Data yang diperoleh dari perusahaan terutama data produksi dan data produk rusak kemudian diolah menjadi tabel secara rapi dan terstruktur. Jenis-jenis defect yang terjadi pada proses die casting yang ada di pt tmmin adalah diantaranya sebagai berikut , kajiri, ibutsu, yumawari, yujiwa, crack, pin patah dan kake. Di analisis kembali dengan metode 4m. Dengan metode ini, implementasi perbaikan akan lebih jelas dalam pemberian gambaran-gambaran dalam upaya perbaikan tersebut.Kata kunci: Analisis cacat kake, cylinder blok, Die casting,PT TMMINAbstractThe casting process with another term foundry is a basic process in development in the industrial world. Korea is now a highly developed country in the industrial world. This is because foundry or foundry technology, which they mastered for the first time, casting is one of the processes for forming raw materials/object materials where quality control of workpieces begins when the materials are still in a raw state. Foot defects or product defects caused by the presence of sticky aluminum residue in the cavity area can cause kake defects. The data obtained from the company, especially production data and damaged product data, is then processed into tables in an orderly and structured manner. The types of defects that occur in the die casting process at pt tmmin are as follows, kajiri, ibutsu, yumawari, yujiwa, crack, broken pins and kake. Re-analyzed with the 4m method. With this method, the implementation of improvements will be clearer in providing descriptions of the improvement efforts.Keywords: Kake defect analysis, cylinder block, Die casting, PT TMMIN
PENGARUH SUDUT PENYEMPROTAN DAN PENGGUNAAN ARUS TERHADAP SIFAT MEKANIS MATERIAL BAJA KARBON AISI 1045 Saidah, Andi; Umasangadji, Fahmi; Ridwan, Mochamad Ely; Rachman, Abdul
JURNAL KAJIAN TEKNIK MESIN Vol 9, No 1 (2024): Jurnal Kajian Teknik Mesin
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/jktm.v9i1.7687

Abstract

Untuk meningkatkan sifat-sifat baja seperti kekerasan, kekuatan, keuletan, dan sifat fisiknya konduktivitas listrik, struktur mikro, densitas, seperti misalnya pada baja karbon AISI 1045. Baja karbon mendapat prioritas yang utama untuk dipertimbangkan, karena baja karbon Karena banyaknya permintaan yang bermacam–macam maka diadakan pemilihan bahan. Pemilihan bahan tersebut dapat dipersempit sesuai dengan kegunaannya, seperti misalnya pada baja karbon AISI 1045. Baja karbon mendapat prioritas yang utama untuk dipertimbangkan, karena baja karbon mudah diperoleh, mudah dibentuk atau sifat permesinannya baik, harganya relatif murah dan untuk mendapatkan sifat-sifat yang kuat diperlukan berbagai jenis proses perlakuan diantaranya dengan pelapisan atau penyemprotan dengan bahan lain. Berdasarkan penelitian yang sudah dilaksanakan, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa kekuatan tarik tertinggi menggunakan arus 120A dengan kekuatan Tarik 400MPa. Untuk nilai kekerasan paling tinggi pada penggunaan arus 150A dengan sudut penyemprotan 225o.dan untuk beban Tarik terbesar pada jenis specimen B dengan nilai 66200MPa.