Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming
A periodical scientific journal (p-ISSN:2598-9030 e-ISSN:2614-056X) which is a means of publicizing the results of Community Service Activities from various disciplines published and managed by the Center for Research and Community Service Polytechnic Harapan Bersama. The Meaning of the Journal of Abdimas PHB is Progressive intended that this journal can accommodate the idea of a change that has taken place in an advanced, widespread and sustainable manner whereas Humanis is intended to accommodate the ideas of different ways of thinking that focus on general solutions to problems, problems or issues relating to humans and Brainstorming is intended this journal used as a means of scientific publication that is used to issue ideas from every team members who are done in a structured and systematic from the results of the Community Service that has been implemented. JAPHB is a peer-reviewed journal published two times a year on January and July.
Articles
611 Documents
Literature Review : Upaya Pemberdayaan Masyarakat di Bidang Kesehatan Melalui Kader Posyandu
Kumalasari, Hidayati Nur
Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming Vol 6, No 1 (2023): Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstormin
Publisher : Politeknik Harapan Bersama
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30591/japhb.v6i1.4001
Posyandu merupakan salah satu bentuk Upaya Kesehatan Bersumber Daya Masyarakat (UKBM) yang mana merupakan salah satu bentuk penyelenggaraan pembangunan kesehatan yang berguna untuk memberdayakan masyarakat dan memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan dasar, yang kegiatan utamanya untuk mempercepat penurunan angka kematian ibu dan bayi. Pengelolaan Posyandu dilaksanakan oleh kader yang merupakan garda terdepan dalam pelayanan kesehatan untuk masyarakat melalui Posyandu. Metode yang digunakan adalah literature review dari studi dan penelitian sebelumnya. Kegiatan Posyandu terdiri dari kegiatan utama dan kegiatan pengembangan/pilihan. Kader berfungsi sebagai agen perubahan yang memengaruhi perilaku masyarakat dan sebagai penggerak masyarakat agar mau melakukan perubahan mempunyai tiga peranan yaitu sebagai pemberi solusi (problem solving), sebagai pendorong proses perubahan (change process helper) dan sebagai penghubung (linker). Partisipasi kader yang bersifat sukarela dapat menyebabkan keberadaannya menjadi labil. Untuk itu faktor – faktor pendorong keaktifan kader meliputi tingkat pengetahuan, ada tidaknya pekerjaan utama kader, motivasi dan dukungan penyelenggaraan Posyandu dari kepala daerah, tokoh masyarakat dan tokoh agama. Kader Posyandu merupakan agen perubahan yang mana keaktifan nya berhubungan dengan beberapa faktor pendorong.
Packaging Goes to School: Workshop Mesin Kemasan Siswa SMK Yayasan Lektur Grafika Media
Ardiani, Septia;
Supardianningsih, Supardianningsih;
Elviana, Elviana
Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming Vol 6, No 1 (2023): Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstormin
Publisher : Politeknik Harapan Bersama
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30591/japhb.v6i1.4368
SMK Yayasan Lektur Grafika Media merupakan salah satu SMK yang memiliki jurusan yang berhubungan dengan kemasan yakni Desain Grafika dan Produksi Grafika. Kurikulum kedua jurusan ini belum membahas tentang kemasan. Padahal tren industry kegrafikaan saat ini tumbuh di bidang industry kemasan. Kompetensi dari kurikulum SMK ini sangat relevan untuk dikembangkan ke arah kemasan sehingga perlu diberikan pengetahuan dan pelatihan tentang kemasan. Workshop kemasan bagi siswa SMK Lektur diperlukan agar siswa mendapatkan tambahan kompetensi. Kompetensi terebut diantaranya siswa mengetahui regulasi dan label kemasan dan mampu mengidentifikasi label yang ada pada beberapa kemasan yang ada di pasaran, siswa mengetahui beberapa mesin yang digunakan pada proses pengemasan dan memahami cara kerjanya. Pada workshop ini, peserta diberi materi menge nai Pengantar Ilmu Kemasan, Regulasi dan Label Kemasan, dan Teknologi Pengemasan. Peserta menyaksikan video alat-alat kemasan dan cara mengoperasikannya (alat yang ada di kampus Polimedia), serta mengidentifikasi label kemasan yang ada pada produk-produk yang beredar di pasaran (sudahkan sesuai dengan regulasi atau belum). Pelatihan ini cukup berhasil yang ditunjukkan dengan meningkatnya hardskill para peserta pelatihan. Peningkatan softskill sebesar 70% dan peningkatan hardskill sebesar 62%.
Workshop Penggunaan Software Electronics Workbench Untuk Guru SMK Nusantara 1 Comal
Yuniarto, Abdul Hakim Prima;
Nurhidayati, Indah;
Andreansyah, Nanda
Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming Vol 6, No 3 (2023): Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstormin
Publisher : Politeknik Harapan Bersama
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30591/japhb.v6i3.5219
Pada 2020 pandemi covid-19 membuat bidang pendidikan mengalami penyesuaian. Pelaksanaan pembelajaran dihimbau dengan metode online. SMK Nusantara 1 Comal mempunyai mata pelajaran yang mengharuskan dilaksanakannya praktikum, yaitu fisika. Fisika memiliki materi yang harus dipraktikkan, yaitu materi kelistrikan. Pada materi kelistrikan siswa diharapkan mampu menerapkan teori yang dipelajari, jadi harus diterapkan melalui praktikum. Tetapi karena pandemi siswa tidak dapat melaksanakan praktikum di laboratorium. Oleh karena itu praktikum dapat dilakukan secara online dengan metode simulasi. Untuk melaksanakan simulasi dibutuhkan software yang menunjang hal tersebut yaitu software electronics workbench (EWB). EWB adalah software berbasis komputer yang berfungsi untuk melakukan simulasi rangkaian elektronika, baik rangkaian analog ataupun digital. EWB praktis digunakan dan mempunyai komponen elektronika dan alat ukur yang lengkap. Namun masih banyak guru di SMK Nusantara 1 Comal yang belum menguasai software EWB tersebut, mereka lebih terbiasa dengan praktikum secara langsung di laboratorium. Oleh karena itu diperlukan workshop dalam penggunaan software EWB untuk para guru. Kegiatan workshop dilaksanakan dengan metode ceramah dan diskusi, serta praktikum. Kegiatan tersebut diikuti oleh 10 peserta secara antusias yang terdiri atas guru fisika, guru teknik elektronika industri, guru teknik instalasi tenaga listrik, dan guru teknik audio video. Setelah pelaksanaan workshop, peserta berhasil membuat simulasi rangkaian sederhana hukum Ohm.
Pelatihan dan Pengenalan Pengolahan Bahan Alam untuk Minuman Kesehatan dalam Bentuk Teh Herbal
Bakri, Nur Fadilah;
Pratiwi, Rani Dewi;
Nurhidayah, Anisa;
Sasarari, Sarce Magdalena
Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming Vol 6, No 2 (2023): Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstormin
Publisher : Politeknik Harapan Bersama
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30591/japhb.v6i2.4304
Tumbuhan berkhasiat obat sudah dimanfaatkan oleh masyarakat Jayapura sejak dulu. Pengolahan bahan alam untuk obat harus dilakukan dengan benar agar manfaat dari bahan alam itu dapat tercapai sesuai harapan. Oleh karena itu dalam pengabdian ini dilakukan pengenalan pengolahan bahan alam dalam bentuk pelatihan sederhana bagaimana mengolah bahan alam untuk minuman kesehatan dalam bentuk teh herbal. Kegiatan pengabdian ini dilakukan pada warga masyarakat di lingkungan kelurahan Koya Barat yaitu di Majelis Taklim Al Amin, dimana seluruh anggotanya adalah Ibu Rumah Tangga. Tujuan dari pengabdian ini adalah mengenalkan dan memberikan pelatihan kepada masyarakat bagaimana pengolahan bahan alam yang benar untuk keperluan pengobatan dan sekaligus mengedukasi masyarakat agar mampu menjadikan olahan produk bahan alam menjadi produk yang bernilai ekonomi tinggi, serta yang paling penting adalah masyarakat yang mengikuti kegiatan ini mampu menjadi edukator terkait cara pengolahan bahan alam sehingga pengetahuan yang diberikan dapat tersebar luas di kalangan masyarakat lainnya. Hasil pengabdian ini adalah peserta memiliki pengetahuan yang baik terkait obat tradisional dan bagaimana mengolah bahan alam yang baik untuk dijadikan obat. Peserta juga berkomitmen akan menyebarluaskan pengetahuan yang didapatkan dari kegiatan ini kepada warga masyarakat di lingkungan tempat tinggalnya.
Pengembangan Pekarangan Pangan Lestari (P2L) untuk Mendukung Program Pencegahan Stunting
Gustiar, Fitra;
Budianta, Dedik;
Yakup, Yakup
Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming Vol 6, No 1 (2023): Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstormin
Publisher : Politeknik Harapan Bersama
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30591/japhb.v6i1.4362
Permasalahan Stunting merupakan permsalahan global yang menjadi target yang akan diselesaikan pemerintah. salah satu program yang dicanangkan kementerian pertanian adalah pengembangan Pekarangan Pangan Lestari (P2L) sebagai salah satu upaya pemenuhan gizi ditingkat keluarga. Keterbatasan pemerintah dalam menyampaikan informasi sehingga belum semua masyarakat mengetahui tentang P2L. merupakan peranan perguruan tinggi membantu pemerintah dalam bentuk pengandian kepada masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan dengan disinergikan dengan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) sehingga akan didapatkan manfaat ganda selain sebagai media pembelajaran mahasiswa juga akan memberi kontribusi pada masyarakat dalam hal pendampingan pengembangan P2L. sasaran kegiatan Pengabdian kepada masyarakat ini adalah para ibu yang memiliki anak bawah lima tahun (Balita), kegiatan dilaksanakan bersamaan dengan kegiatan posyandu bulanan. Pengabdian ini didukungan pemerintah desa setempat dengan pemberian fasilitas kegiatan yang dijalankan selama kegiatan. Berdasarkan hasil evaluasi secara keseluruhan masyarakat memberikan respon positif terhadap proses dan hasil kegiatan, sehingga masyarakat berharap adanya keberlanjutan kegiatan.
Pelatihan Pengantar Pemetaan Digital Dengan Aplikasi ArcGis Pada Pelajar MA Tribakti Madiun
LELIANA, ARINDA;
PUSPITASARI, ARMYTA;
APRILIANI, NURUL FITRIA;
IMANDITA, VISTHIKA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming Vol 6, No 3 (2023): Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstormin
Publisher : Politeknik Harapan Bersama
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30591/japhb.v6i3.4757
Perkembangan pemetaan digital dalam berbagai aspek kehidupan perlu menjadi perhatian khusus bagi sekolah termasuk Madrasah Aliyah (MA). Proses pembelajaran pembuatan peta/pemetaan selama ini masih menggunakan cara manual yaitu menggambar dengan menggunakan tangan. Mitra masih belum menggunakan pemetaan secara digital dengan bantuan aplikasi ArcGIS dalam proses pembuatan peta. Dalam rangka meningkatkan kualitas peserta didik dalam bidang pemetaan, maka perlu adanya peningkatan kemampuan atau skill pemetaan para siswa. Kegiatan pengabdian masyarakat ini berupa sosialisasi pelatihan serta pendampingan yang bertujuan sebagai pengantar dasar pemetaan digital dengan memanfaatkan software ArcGIS. Peserta kegiatan yaitu para siswa MA Tribakti kelas XI dan XII. Tujuan penyelenggaraan kegiatan pengabdian masyarakat ini untuk memberikan dan meningkatkan kapabilitas serta keahlian dasar pemetaan digital khususnya peta tematik kepada siswa MA Tribakti dalam penggunaan software ArcGIS. Pelaksanaan kegiatan ini terbagi menjadi beberapa tahapan meliputi tahap persiapan dan tahap sosialisasi atau pelaksanaan. Dengan adanya pengabdian masyarakat ini akan menambah wawasan peserta serta peningkatan softskill siswa. Pengabdian masyarakat ini dapat membantu siswa MA Tribakti dalam pemembuatan peta digital menggunakan aplikasi ArcGIS. Hasil evaluasi menunjukan 61% pelatihan memberikan dampak terkait dengan pemetaan digital. 56% mitra juga menyatakan bahwa materi yang disampaikan dapat menambah wawasan pemetaan secara digital. Peserta sangat antusias dan responsive saat mengikuti sosialisasi mulai dari awal hingga akhir, sehingga dapat dijadikan pertimbangan agar dapat dilakukan sosialisasi lanjutan untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan para siawa.
Pelatihan Penggunaan Raspberry Pi Pico Untuk Siswa Teknik Komputer dan Informatika SMK Dinamika Tegal
Sungkar, Muchamad Sobri;
Niam, Bahrun;
Bahri, Wustol
Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming Vol 6, No 2 (2023): Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstormin
Publisher : Politeknik Harapan Bersama
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30591/japhb.v6i2.4772
Kegiatan PKM (Pengabdian Kepada Masyarakat) ini memiliki tujuan : 1) Memberikan Pengetahuan Terhadap Siswa SMK Dinamika tentang Raspberry Pi Pico, 2) Para Siswa dapat mengetahui Manfaat dan Kegunaan Raspberry, 3) Siswa SMK Dinamika dapat memperdalam keilmuan tentang IoT. Metode pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dengan wawancara terhadap kepala sekolah SMK Dinamika untuk mengetahui kurikulum apa saja yang sudah berjalan. Dari hasil wawancara tersebut SMK Dinamika Tegal untuk Jurusan Teknik Komputer dan Informatika Pembelajaran Mereka masih seputar Pemrograman Dekstop dan Web serta Jaringan Komputer, saat ini banyak SMK yang sudah memanfaatkan Raspberry Pi Pico untuk pembelajaran tentang IoT. hal ini bisa menjadi gambaran SMK Dinamika Khususnya untuk Jurusan Teknik Komputer dan Informatika perlu adanya pengembangan Kurikulum yang mempelajari tentang IoT. Hasil Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini mengsilkan kesimpulan akhir sebagai berikut : 1) Para siswa antusias tentang materi Rasberry Pi Pico, 2) Siswa jadi mengetahui kegunaan Raspberry Pi Pico baik untuk dunia perkantoran/ sehari-hari, 3) Dengan adanya kurikulum IoT siswa dapat bersaing dengan SMK lain dalam dunia industry.
Pengelolaan TPQ (Taman Pendidikan Al-Qur’an) Berbasis Kurikulum Diniyah
Jazuli, Akhmad;
Subekti, Fitrianto Eko
Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming Vol 6, No 2 (2023): Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstormin
Publisher : Politeknik Harapan Bersama
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30591/japhb.v6i2.4189
Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) telah banyak dikelola secara konvensional, sehingga santri lulusan TPQ hanya dapat membaca Alquran, tanpa dibekali pemahaman Islam yang cukup. Hadirnya TPQ berbasis kurikulum diniyah, disamping santri dapat membaca Alquran, juga dapat menulis huruf Alquran serta memiliki pengetahuan tentang fiqih ibadah. Wilayah kecamatan Sumbang Banyumas, masyarakatnya sangat mendukung untuk terwujdnya TPQ berbasis kurikulum diniyah. Dipilih dua TPQ yaitu TPQ Al Huda dan TPQ Al jannah untuk dikembangkan menjadi TPQ berbasis kurikulum diniyah. Adanya desain baru dalam pengelolaan TPQ, diperoleh hasil: 1) jumlah santri meningkat 133%. 2) jumlah ustadz menngkat 300% 3) kegiatan santri dalam belajar meningkat 150%. 4) kepuasan orangtua dan anak meningkat 300%. Kesimpulan: TPQ berbasis kurikulum diniyah meningkatkan minat belajar bagi santri dan ustadz serta memperluas wawasan praktek ibadah bagi santri.
Peningkatan Pemahaman Penggunaan Obat yang Aman Bagi Ibu Hamil dan Menyusui di Kabupaten Malang
Permata, Agung;
Gavi, Jovita Anggun Putri;
Fauziah, Nur;
Siompu, Daitya Litha Ifina
Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming Vol 6, No 1 (2023): Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstormin
Publisher : Politeknik Harapan Bersama
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30591/japhb.v6i1.3986
Kehamilan adalah suatu kondisi dimana di dalam rahim seorang wanita terdapat janin yang sedang berkembang selama kurang lebih sembilan bulan. Selama masa kehamilan, ibu dan janin adalah unit fungsi yang tak dapat dipisahkan. Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan di Balai Desa Sumbersuko, Kecamatan. Wagir. Pengabdian diawali dengan menganalisa permasalahan yang ada di desa sumbersuko yaitu pemahaman yang kurang terkait pengetahuan dan penggunaan obat pada ibu hamil dan menyusui. Selanjutnya menentukan prioritas masalah menggunakan kriteria matriks berdasarkan dari tingkat urgency (U), tingkat seriousness (S) dan tingkat growth (G). Kegiatan edukasi dan sosialisasi ini menggunakan metode ceramah dan diskusi. Penyuluhan dan edukasi terkait penggunaan obat yang aman bagi ibu hamil dan menyusui sudah terlaksana dengan baik. Masyarakat mendapatkan ilmu yang sangat penting untuk penggunaan obat pada masa hamil dan menyusui. Namun terdapat kelemahan yaitu kurangnya fasilitas kesehatan dan tenaga kesehatan yang memadai di desa sumbersuko sehingga sosialisai terkait kesehatan masih kurang.
Pemanfaatan Beberapa Tanaman sebagai Sumber Antioksidan dan Obat Alternatif untuk Diabetes Melitus
Utami, Marsah Rahmawati;
Sholih, Mally Ghinan;
Kasasiah, Ahsanal
Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming Vol 6, No 3 (2023): Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstormin
Publisher : Politeknik Harapan Bersama
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30591/japhb.v6i3.4848
World Health Organization (WHO) menyatakan bahwa diabetes melitus (DM) termasuk salah satu pembunuh terbesar di Asia tenggara dan Pasifik barat. Salah satu penyebab timbulnya penyakit diabetes melitus adalah Stres oksidatif dan kerusakan oksidatif pada jaringan. Indonesia merupakan negara megabiodiversity yang memiliki jenis tumbuhan yang berkhasiat sebagai obat. diantaranya adalah berkhasiat sebagai sumber antioksidan dan antidiabetes. Namun sayang kekayaan alam tersebut tampaknya masih belum dimanfaatkan secara optimal untuk kesehatan khususnya untuk pengobatan maupun pencegahan penyakit diabetes Mellitus. Desa Sindangmulya merupakan salah satu desa di kabupaten karawang yang tingkat penderita penyakit degenaratifnya cukup tinggi, yang diantaranya adalah diabetes mellitus. Berdasarkan hal itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pemanfaatan tanaman herbal sebagai sumber antioksidan dan antidiabetes. Kegiatan dilakukan dengan metode penyuluhan dan pelatihan. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat yang telah dilakukan menunjukkan bahwa setelah dilakukan penyuluhan dan pelatihan, pengetahuan para peserta tentang tanaman herbal dan pemanfaatannya sebagai sumber antioksidan dan antidiabetes serta cara pembuatannya meningkat dengan rata-rata peningkatan sebesar 127,4%.