cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota lhokseumawe,
Aceh
INDONESIA
Portal: Jurnal Teknik Sipil
ISSN : 20857454     EISSN : 2622576X     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Portal: Jurnal Teknik Sipil merupakan jurnal berkala ilmiah nasional yang diterbitkan oleh Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Lhokseumawe sebagai wadah menyebarluaskan hasil penelitian dalam bidang ilmu Teknik Sipil untuk Dosen, Praktisi dan Mahasiswa. Portal terbit 2 (dua) kali dalam setahun yaitu bulan April dan Oktober.
Arjuna Subject : -
Articles 337 Documents
Analisis Produktivitas Alat Berat Proyek Jalan dan Jembatan Frontage Road Waru – Buduran (LJT), Sidoarjo Riyanti, Intan Yuli; Beatrix, Michella
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 16, No 1 (2024): Special Edition January 2024: Improving skills and ease in various civil engine
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v16i1.4723

Abstract

Perkembangan dunia konstruksi mengakibatkan semakin tingginya kebutuhan alat berat pada proyek konstruksi. Pengadaan alat berat sendiri membutuhan biaya yang tidak murah. Pemilihan alat berat yang tepat memberikan pengaruh yang sangat besar terhadap efisiensi pekerjaan konstruksi. Untuk mengetahui tingkat efisiensi alat berat maka diperlukan produktivitas alat berat. Produktivitas berfungsi sebagai pedoman untuk menentukan durasi pelaksanaan setiap tugas dan biaya sewa peralatan yang diperlukan.Pada proyek Pembangunan Jalan dan Jembatan Frontage Road Waru – Buduran (LJT) dengan panjang proyek 3,1 Km yang terdiri dari 2,5 km menggunakan saluran serta 0,6 km tanpa saluran. Penelitian bertujuan untuk menganalisis produktivitas alat berat Excavator dan Dump Truck pada Proyek Jalan dan Jembatan Frontage Road Waru – Buduran (LJT), Sidoarjo dan menganalisis jumlah alat berat Excavator dan Dump Truck terhadap waktu dan biaya.Hasil yang didapat pada penelitian ini yaitu untuk alat berat excavator produksi per siklus 0,63 m³, waktu siklus 39 detik, kapasitas produksi per hari 321,009 m³, jam kerja yang dibutuhkan 38 hari, excavator yang dibutuhkan 4 unit dan biaya yang dibutuhkan Rp Rp 379.440.000. Untuk alat berat dump truck jumlah siklus 12 kali, waktu per siklus 14 menit, produksi per siklus 8.820 m³, produksi per jam 26,082 m³/jam, jumlah dump truck yang dibutuhkan 2 unit. Biaya yang dibutuhkan Rp 76.456.000.
Tinjauan Karakteristik Aspal yang Ditambahkan Serat Limbah Masker Menggunakan Scanning Electron Microscopy (SEM) Putra, I Gusti Agung Ananda
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 16, No 2 (2024): April Edition
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v16i2.5454

Abstract

Masker adalah jenis perlindungan pernafasan yang digunakan untuk mencegah orang menghirup bahan bahaya atau kontaminasi di udara. Walaupun penting untuk menggunakan masker demi mencegah penyebaran virus Corona, pembuangan masker dapat membahayakan lingkungan. Masker medis biasanya memiliki tiga lapisan: bahan yang mudah meleleh membentuk lapisan tengah, dan kain non-woven yang tahan air membentuk lapisan eksternal dan internal. Secara umum, masker medis mengandung polipropilena dalam komposisi kimianya. Pada review ini akan dibahas struktur aspal yang ditambahkan serat limbah masker pada skala mikro dan nano dengan menggunakan Scanning Electron Microscopy (SEM). Metode yang dipakai adalah literature studi dari peneliti terdahulu. Artikel ini didasarkan pada sumber referensi utama yang berasal dari Research Gate, Science Direct, dan Google Scholar. Ditemukan bahwa pemanfaatan limbah masker bedah yang ditambahkan ke dalam aspal menimbulkan interaksi antara aspal dan limbah masker bedah menjadi semakin kuat dan mengurangi kemungkinan terjadinya fraktur getas pada aspal akibat konsentrasi tegangan sehingga kompatibilitas limbah masker dan aspal menjadi baik.
Evaluasi Penerapan K3 pada Proyek Pembangunan Jalur Ganda Jalan Kereta Api Lintas Selatan Jawa Mojokerto – Sepanjang (Paket 9) Jamila, Rika; Beatrix, Michella
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 16, No 1 (2024): Special Edition January 2024: Improving skills and ease in various civil engine
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v16i1.4745

Abstract

Abstrak ­– Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) adalah perlindungan pekerja dari risiko akibat kecelakaan dalam proyek konstruksi.  Mengacu pada Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 5 Tahun 2018 tentang K3 di Lingkungan Kerja, perusahaan perlu memprioritaskan Standar K3 untuk melindungi pekerja, baik pada skala besar maupun kecil. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat penerapan K3 dan menganalisis faktor yang mempengaruhi tingkat Kesadaran dan kepatuhan pekerja terhadap K3. Metode yang di guanakan statistik deskriptif kuantitatif dengan penyebaran kuesioner. Setelah data terkumpul dan direkapitulasi, dilakukan uji regresi linier berganda menggunakan SPSS V.25. Hasil penelitian menunjukkan Tingkat Penerapan K3 pada proyek, dengan Kebijakan dan Prosedur K3 mencapai 33%, Penggunaan Alat Pelindung Diri 36%, dan Peranan Manajemen K3 31%. Faktor yang paling berpengaruh terhadap keterlibatan pekerja adalah penggunaan Alat Pelindung Diri, dengan nilai koefisien 1,143.  Kata Kunci : Penerapan K3; Alat Pelindung Diri; Analisis Regresi Abstract – Occupational Safety and Health (OSH )is the protection of workers from the risks of accidents in construction projects. Referring to the Minister of Manpower Regulation Number 5 of 2018 regarding Occupational Safety and Health (OSH) in the Work Environment, companies need to prioritize K3 standards to protect workers, whether on a large or small scale. This research aims to evaluate the level of occupational health and safety (K3) implementation and analyze the factors influencing workers' awareness and compliance levels regarding occupational health and safety. The method employed is quantitative descriptive statistics using a questionnaire survey. After collecting and summarizing the data, a multiple linear regression analysis is conducted using SPSS V.25. The research results indicate the Level of Implementation of Occupational Health and Safety (K3) in the project, with Policy and Procedure K3 reaching 33%, the Use of Personal Protective Equipment 36%, and the Role of K3 Management 31%. The most influential factor on worker involvement is the use of Personal Protective Equipment, with a coefficient value of 1.143.  Keywords : OHS Implementation; Personal Protective Equipment; Regression Analysis
Stabilitas Asphalt Concrete - Binder Course antara Agregat Limbah Ayakan Pasir dan Abu Batu Hanggoro, Wahyu; Rochmanto, Decky; Saputro, Yayan Adi
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 16, No 2 (2024): April Edition
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v16i2.5304

Abstract

Kebutuhan batu belah pada  kontruksi jalan  raya sangtlah besar, dimana dalam setiap kontruksi perkerasan jalan raya  bahan utama agregat adalah batu belah  yang bersifat tidak bisa di perbarui. Akibatnya hari demi hari  untuk mendapatkan batu belah semakin sulit, dan semakin mahal. Sehingga di perlukan  bahan alternatif sebagai penggantinya. Baham pengganti yang di maksut dalam penelitian ini adalah Limbah ayakan pasir, dimana di setiap kontruksi sebuah bangunan limbah ini  tidak di guanakan dan hanya di buang sia – sia tanpa adanya proses pemanfaatan yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan karakteristik marshall  campuran lastoan AC,  antara abu batu dan limbah ayakan pasir. sehingga dapat mengetahui nilai  VMA, VFA, VIM dan stabilitas  pada  kedua  matrial tersebut, apakah memenuhi syarat sesuai dengan Spesifikasi Umum Bina Marga 2010 (revisi 3). Penelitian ini menggunakan metode experimen di laboratorium Teknik Sipil Uiversita Nahdlotul Ulama Jepara (UNISNU), dengan benda uji yang terbuat dari campuran AC – BC . Pengujian ini menggunakan 18 sampel uji, dimana pada setiap jenis matrial terdiri dari 9 sampel  dengan 3 sampel di setiap jenis kadar aspal ( 5%, 5,5%, dan 6% ). Pengujian ini dilakukan dengan menggunakan alat uji marshall untuk mendapatkan nilai kelelehan dan stabilitas. Dari hasil perhitungan di dapat nilai setabilitas pada matrial abu batu dengan kadar aspal 5% sebesar 2071,46 kg , 5,5% sebesar 3682,60 kg , dan kadar aspal 6% sebesar 2095,07 kg. Sedangkan pada matrial limbah ayakan pasir dengan kadar aspal 5% di dapat nilai sebesar 2386,46 kg, 5,5% sebesar 1954,91 kg dan kadar aspal 6% sebesar 2351,20 kg., 
Studi Komparasi Kuat Tekan Beton antara Limbah Debu dan Limbah Cutting Besi sebagai Campuran Beton Sutantiningrum, Kartika Hapsari; Pratiwi, Devi Megarusti; Riyadi, Muhtarom
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 15, No 2 (2023): October Edition
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v15i2.4664

Abstract

Waste from iron smelting activities can be in the form of dust and pieces of iron where this waste is produced using scrap iron as raw material. This waste can replace the building blocks of concrete. In this test, the compressive strength of concrete was tested by adding a mixture of waste dust (sample A) and pieces of iron that had passed through a 1 cm sieve (sample B) on cylindrical concrete measuring 10 x 20 cm with the number of test object samples each totaling 3 at age 14 and 28 days. Tests were carried out at 14 days and 28 days of concrete using a soaking process, then drying for 24 hours and compression testing of the concrete using a compression testing machine. From the calculation results, it was found that the compressive strength value of the concrete in sample A was greater than that in sample B with the difference in compressive strength on the 14th day being 1.69 Mpa and the difference in compressive strength on the 28th day being 1.86 Mpa.Limbah aktivitas peleburan besi dapat berupa debu dan potongan besi dimana limbah ini dihasilkan dengan bahan baku besi bekas. Limbah tersebut dapat menggantikan bahan penyusun beton. Pada pengujian ini dilakukan pengujian kuat tekan beton dengan penambahan campuran limbah debu (sampel A) dan potongan besi yang telah lolos saringan 1 cm (sampel B) pada beton silinder berukuran 10 x 20 cm dengan banyaknya sampel benda uji masing-masing berjumlah 3 pada umur 14 dan 28 hari. Pengujian dilakukan pada umur beton 14 hari dan 28 hari dengan proses perendaman, kemudian dilakukan pengeringan selama 24 jam dan pengujian tekan beton dengan alat compression testing machine. Dari hasil perhitungan didapatkan nilai kuat tekan beton pada sampel A lebih besar daripada sampel B dengan selisih kuat tekan pada hari ke 14 sebesar 1,69 Mpa dan selisih kuat tekan pada hari ke 28 sebesar 1,86 Mpa.
Studi Karakteristik Marshall pada Aspal Porous dengan Penambahan Abu Cangkang Kopi sebagai Filler Sulaiman, Sulaiman; Gani, Fauzi A.; Miswar, Khairul; Gusrizal, Gusrizal; Maulana, Adi
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 15, No 2 (2023): October Edition
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v15i2.4944

Abstract

The type of pavement used in Indonesia is generally flexible pavement. Porous asphalt is one of the flexible pavement layers. Porous asphalt is a mixture of asphalt concrete with a high content of air voids in the mixture. The purpose of the study was to determine the composition and characteristics of porous asphalt with coffee shell substitution as a filler. Aggregate gradation used open gradation or uniform graded with variations in asphalt content of 3.2%, 3.7%, 4.2%, 4.7% and 5.2% before being substituted for coffee shells, using 60/70 penetration asphalt as a binder. The results of testing and calculation of Marshall parameters to determine KAO, obtained an optimum asphalt content of 4.7% with a stability value of 804 kg, flow 3.3 mm, VIM 19.2%, and MQ 249.4 kg/m. After the KAO was obtained, the specimens were made with variations of coffee shell substitution of 0.5%, 1%, 1.5%, 2% and 2.5%. Marshall test results obtained the optimum composition of coffee shell content at 1% composition with a stability value of 1474 kg, flow 3.1 mm, VIM 13.8%, and MQ 475.6 kg/m. The optimum coffee shell content is determined by the results of the ups and downs of a graph. The test results are evidenced by the increase in the value of the graph on the value of stability, flow, and MQ.
Kinerja Simpang Empat Bersinyal (Jl. Raya Legundi – Gresik) Rayono, Dino; Hartatik, Nurani; Rizkiardi, Aditya
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 15, No 2 (2023): October Edition
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v15i2.4571

Abstract

Abstract — Kawasan simpang empat Legundi-Gresik merupakan Kawasan Komersial, jasa, perdagangan dan Pemukiman. Hal ini memicu adanya bangkitnya lalu lintas, sehingga kemacetan di kawasan ini semakin meningkat. Kawasan simpang tesebut sangat pdat padda waktu jam jam puncak, pagi hari, siang hari, sore hari di sebabka adanya pusat industri, pergudangan dan pemukiman. Studi ini bertujuan untuk mengetahui seberapa tingkat pelayanan dan faktor penyebab kemacetan pada simpang empat bersinyal ini. Analisa yang dilaksanakan dalam studi ini merujuk pada Manual Kapasitas Jalan Indonesia 1997 (MKJI 1997). Dari analisa data diperoleh hasil tingkat pelayanan jalan : Jalan Raya Karang Andong dengan DS = 0,9 (E ), Jalan Raya Gubernur Sunandar dengan DS = 1,2 ( F), Jalan Raya Larangan dengan DS 0,9 ( E) , dan Jalan Raya Wringginanom dengan DS = 0,9 (E). angka tundaan (delay) rata-rata tinggi 127,24 40,1 det/smp. Kondisi ini menjelaskan bahwa simpang telah jenuh. Kata kata kunci: Simpang Empat bersinyal; Kemacetan lalu lintas; Tingkat pelayanan Jalan;
Analisis Karakteristik Aspal Polimer Elastomer Metode Pengujian Aspal Bina Marga Pradana, Mochamad Aldinata; Hartatik, Nurani
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 16, No 1 (2024): Special Edition January 2024: Improving skills and ease in various civil engine
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v16i1.4889

Abstract

Abstrak — Aspal umumnya dihasilkan dari proses penyulingan minyak bumi. Namun, dengan semakin berkurangnya ketersediaan dan meningkatnya harga minyak bumi, pengembangan aspal modifikasi polimer menjadi suatu kebutuhan mendesak. Penelitian ini difokuskan pada aspal polimer elastomer, yang melibatkan penambahan bahan polimer untuk mengurangi ketergantungan pada minyak bumi serta meningkatkan kualitas aspal. Kementerian PUPR melalui Dirjen Bina Marga telah menerapkan aturan terkait aspal modifikasi polimer, khususnya PG70 dan PG75, berdasarkan Spesifikasi Umum 2018. Metode penelitian yang digunakan mengadopsi pendekatan Bina Marga dengan menguji berbagai karakteristik aspal polimer elastomer, seperti berat jenis, penetrasi, titik lembek, titik nyala, dan daktilitas. Data primer dikumpulkan dari lapangan, sedangkan data sekunder digunakan untuk mendukung hasil penelitian. Lokasi penelitian berada di PT. Multi Bangun Indonesia, kecamatan Porong, kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, sesuai dengan Spesifikasi Umum Bina Marga dan standar SNI untuk pengujian aspal polimer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspal polimer elastomer memenuhi standar Bina Marga sebagai bahan ikat campuran beton aspal, dengan nilai penetrasi 34.50, titik lembek 56.00, daktilitas 81.50, titik nyala 322.00, dan berat jenis 1.032 sesuai dengan ketentuan. Temuan ini memberikan kontribusi pada pengembangan teknologi aspal berkelanjutan dengan mengurangi ketergantungan pada minyak bumi sambil tetap menjaga kualitas bahan ikat aspal. Studi ini juga membuka peluang penggunaan yang lebih luas dari aspal polimer elastomer dalam proyek konstruksi jalan dan infrastruktur.
ANALISA KINERJA SIMPANG TAK BERSINYAL DAN ALTERNATIF PENANGANANNYA STUDI KASUS: SIMPANG TIGA KAHURIPAN, JALAN JATI RAYA KABUPATEN SIDOARJO Pranata, Joni; Judiono, Judiono
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 16, No 2 (2024): April Edition
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v16i2.5555

Abstract

Intersections are points where minor and major flows meet, and intersections come in many forms, types, and facilities. An intersection is good if it can serve traffic efficiently and reduce conflicts. Sidoarjo Regency, an area in East Java that is experiencing economic growth, has caused traffic problems such as congestion, traffic delays, and queues due to an increase in the number of vehicles, especially at the Kahuripan tri-intersection To overcome these complex problems, an in-depth analysis is needed with reference to the Indonesian Road Capacity Guidelines (PKJI 2023) to determine the right alternative solution to improve traffic services at the intersection. The first step taken in analyzing the three kahuripan intersection is to conduct surveys and observations in the field to obtain primary and secondary data. After the primary data and secondary data are fulfilled, a thorough analysis is carried out referring to the guidelines that have been set. The results of data processing are then presented in the form of calculations, tables, and figures. From the analysis it is concluded that the Kahuripan three-intersection has a basic capacity (Co) of 2700, capacity (C) of 40491, traffic flow (q) of 4048.5 smp / hour, the degree of saturation (DJ) value of 0.9. The traffic delay at the Kahuripan intersection is 15.6069 seconds /mp and the queuing opportunity (Pa) is 16.26% - 64.11%. With a degree of saturation value that exceeds 0.85, it is necessary to determine the appropriate alternative form of handling. Based on hypotheses and based on the Indonesian Road Capacity Guidelines 2023 (PKJI 2023), the types of handling are prohibiting left turns, widening the approach, and installing separators and traffic signs.Persimpangan adalah titik dimana arus minor dan arus mayor bertemu, persimpangan memiliki bentuk, jenis, dan fasilitas. Suatu persimpangan dapat dikatakan baik jika dapat melayani lalu lintas dengan efisien dan mengurangi konflik. Kabupaten Sidoarjo,merupakan daerah di Jawa Timur yang sedang mengalami pertumbuhan ekonomi, hal tersebut menyebabkan masalah-masalah lalu lintas seperti kemacetan, tundaan lalu lintas, dan antrian karena peningkatan jumlah kendaraan terutama pada simpang tiga Kahuripan Untuk mengatasi masalah-masalah kompleks tersebut, diperlukan analisis mendalam dengan mengacu pada Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI 2023) guna menentukan Solusi alternatif yang tepat guna meningkatkan pelayanan lalu lintas pada simpang tersebut. Langkah pertama yang dilakukan dalam menganalisa simpang tiga kahuripan adalah dengan melakukan survei maupun observasi di lapangan untuk mendapatkan data primer maupun sekunder. Setelah data primer maupun data sekunder terpenuhi, dilakukan analisis secara menyeluruh mengacu pada pedoman yang telah ditetapkan. Hasil pengolahan data kemudian disajikan dalam bentuk perhitungan, tabel,dan gambar. Dari hasil analisis disimpulkan bahwa simpang tiga Kahuripan memiliki kapasitas dasar (Co) 2700, kapasitas (C) 40491, arus lalu lintas (q) 4048,5 smp/jam, nilai derajat kejenuhan (DJ) sebesar 0,9. Tundaan lalu lintas pada simpang Kahuripan adalah 15,6069 detik/smp dan peluang antrian (Pa) 16,26% - 64,11%. Dengan nilai derajat kejenuhan yang melebihi 0,85 sehingga perlu ditentukan bentuk alternatif penanganan yang sesuai. Berdasarkan hipotesis maupun berdasarkan Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia 2023 (PKJI 2023), jenis penanganan yaitu larangan belok kiri, pelebaran pendekat, dan pemasangan separator maupun rambu lalu lintas.
Evaluasi Struktur SRPM Gedung 10 Lantai Sesuai Peraturan Gempa SNI 1726:2019 Wulandari, Shinta Berlinda; Sutriono, Bantot
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 16, No 1 (2024): Special Edition January 2024: Improving skills and ease in various civil engine
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v16i1.4724

Abstract

Abstract — An earthquake is a natural phenomenon that releases energy to create seismic waves. Building damage due to earthquake lateral forces can be prevented or minimized if it can estimate the behavior of structural performance when the building is planned. In this research, the author evaluates a 10-story SRPM structure because it previously used the SNI 1726: 2012 earthquake regulations, so it is necessary to conduct an evaluation that focuses on the main structural elements to be able to determine the displacement and drift due to the influence of earthquake forces according to the latest SNI 1726: 2019 standards. This research results in, the X-direction displacement value for SNI 1726:2019 is greater than the X-direction displacement value for SNI 1726:2012 and the Y-direction displacement value for SNI 1726:2012 is greater than the Y-direction displacement value for SNI 1726:2019. The X and Y direction drift values for SNI 1726:2012 and SNI 1726:2019 do not exceed the permit drift value.