cover
Contact Name
Dr. Laili Rahayuwati, PH
Contact Email
lailirahayuwati5@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
novita.trivita@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Media Karya Kesehatan
ISSN : -     EISSN : 26219026     DOI : -
Core Subject : Health,
Media Karya Kesehatan merupakan artikel hasil dari Kegiatan Pengabdian pada Masyarakat, atau kegiatan penelitian yang terintegrasi dengan Pengabdian pada Masyarakat. Jurnal ini terbit 2 x dalam setahun yaitu Mei dan November.
Arjuna Subject : -
Articles 189 Documents
Social Media Campaign tentang Aktivitas Produksi dan Konsumsi Healthy Veggie Juice dalam Pencegahan Penyakit Kronis Nursiswati Nursiswati; Hasniatisari Harun; Dimas Andhika
Media Karya Kesehatan Vol 6, No 1 (2023): Media Karya Kesehatan
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/mkk.v6i1.42765

Abstract

Pandemi COVID-19 yang terjadi hingga saat ini membuat masyarakat perlu menjaga daya tahan tubuh dan mematuhi protokol kesehatan yang ada, terlebih bagi masyarakat yang memiliki riwayat penyakit kronis. Hasil survei menunjukkan bahwa mayoritas masyarakat belum menyadari pentingnya konsumsi jus sayuran sehat sebagai pencegahan penyakit kronis walaupun akses untuk mendapatkan sayur dan buah terbilang mudah. Program yang dilaksanakan berbentuk Pendidikan Kesehatan, menggunakan social media dengan tajuk “Drink Well, Live Well with Cemong”. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini ialah untuk memberikan informasi dan edukasi seputar pentingnya mengkonsumsi jus sayuran sehat untuk penyembuhan dan pencegahan penyakit kronis. Terdapat 4 konten menarik yang diunggah pada social media Instagram @amazingcemong yaitu, Fun Fact, Audio Content, Informasi, dan Video (Reels) pembuatan Jus. Parameter pencapaian hasil dari Social Media Campaign ini terdiri dari 30 unggahan materi konsumsi jus yang dikaitkan dengan penyembuhan dan pencegahan penyakit kronis, 13.99% Accounts Reached, 10.40% Accounts Engaged, 35.8% Total Followers serta mendapat feedback positif berupa like (menyukai) sebanyak 942. Program lainnya yang dilaksanakan ialah membagian jus sayur sebagai edukasi dan pengabdian terhadap masyarakat. Diharapkan dengan diadakannya kegiatan ini, para pengguna Instagram dan followers akun media sosial @amazingcemong mulai sering mengonsumsi jus sayur sehat demi terhindar dari penyakit kronis.Kata kunci: Campaign, jus, penyakit kronis, sayuran, sosial media.
Determinan Partisipasi Masyarakat terhadap Program Posbindu PTM: Evaluasi Program di Wilayah Kerja Puskesmas Fadillah Tri Amanda; Herbert Wau; Dameria Dameria
Media Karya Kesehatan Vol 6, No 1 (2023): Media Karya Kesehatan
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/mkk.v6i1.45568

Abstract

Tujuan kegiatan adalah mengetahui evaluasi terhadap program posbindu PTM di wilayah kerja puskesmas Datuk Bandar Kota Tanjungbalai. Evaluasi intervensi ini menggunakan metode kuantitatif, yaitu untuk menambahkan pengetahuan menggunakan data angka untuk menemukan keterangan data. Populasi penelitian ini 104 orang dan sampel 104 responden yaitu lansia, orang dewasa dan remaja berusia 15 hingga 59 tahun. Metode pengumpulan data yaitu menggunakan data primer dan sekunder. Teknik pengambilan sampel menggunakan Probability sampling, yaitu teknik yang memberikan peluang yang sama bagi setiap anggota populasi dan menggunakan analisis Uji Chi Square. Hasil intervensi ini adalah pengetahuan, sikap, dukungan keluarga, dukungan kader, dukungan tenaga kesehatan terdapat pengaruh yang signifikan karena memiliki nilai p-value < 0,05. Pengetahuan memiliki nilai (p-value 0,000), sikap (p-value 0,001), dukungan kader (p-value 0,009), dukungan keluarga (p-value 0,000), dan dukungan tenaga kesehatan (p-value 0,030). Disimpulkan pengetahuan, sikap, dukungan kader, dukungan keluarga, dan dukungan tenaga kesehatan ada pengaruh yang signifikan dengan determinan partisipasi masyarakat terhadap program Posbindu PTM di Wilayah Kerja Puskesmas Datuk Bandar Kota Tanjungbalai.Kata kunci: Determinan; evaluasi; partisipasi; program Posbindu PTM.
Identifikasi Nilai Indeks Massa Tubuh, Lingkar Perut, dan Konsumsi Buah Sayur sebagai Faktor Risiko Penyakit Tidak Menular Nur Chayati; Marwanti Marwanti; Desin Pambudi Sejahtera; Muhammad Ba&#039;is Ats-tsaqib; Rahmi Pratiwi Munarji
Media Karya Kesehatan Vol 6, No 1 (2023): Media Karya Kesehatan
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/mkk.v6i1.39292

Abstract

Salah satu masalah yang dihadapi dalam pembangunan kesehatan saat ini adalah terjadinya pergeseran pola penyakit dari penyakit menular ke penyakit tidak menular. Di Indonesia, penyakit  Tidak  Menular  (PTM)  menjadi  penyebab  kematian  tertinggi, menggeser  angka kematian yang disebabkanpenyakit menular (PM). Analisis lanjut studi mortalitas tahun 2001 menunjukkan bahwa kematian cenderung lebih banyak di perdesaan daripada perkotaan. Hal ini dapat disebabkan antara lain karena kurang meratanya distribusi tenaga kesehatan di wilayah perdesaan dan kurangnya sarana prasarana di fasilitas kesehatan yang ada. Untuk itulah, kami mengadakan kegiatan pengabdian masyarakat yang berupaya meningkatkan pengetahuan terkait faktor risiko penyakit tidak menular, seperti stroke belum diketahui seluruh warga. Hal itu, secara spesifik, dilakukan di Desa Soropaten, Kecamatan Karanganom, Kabupaten Klaten, Propinsi Jawa Tengah. Adapun tujuan akhir yang diharapkan dari kegiatan kegiatan ini adalah hadirnya layanan pemeriksaan kesehatan yang berkaitan dengan deteksi penyakit tidak menular, seperti stroke, penyakit jantung, hipertensi. Berdasarkan pengamatan, nilai indeks masa tubuh (IMT) rata rata berjumlah 27,4884. Lebih jauh, rata-rata ukuran lingkar perut warga adalah 87,47 cm dan rata-rata sistolnya serta diastolnya, berturut-turut, sejumlah 137,44 mmHg dan 85,93 mmHg. Obesitas akan memicu munculnya aterosklerosis yang bisa berdampat pada lepasnya plak aterom dan menyumbat pembuluh darak ke gingal, otak dan organ lainnyanya. Dapat disimpulkan bahwa faktor resiko PTM secara output berdasarkan perilaku individu pada warga Soropaten didukung dari sejumlah aktivitas, seperti sulit tidur dan kurang nafsu makan, rendahnya intensitas aktifitas fisik harian, serta kurangnya konsumsi buah dan sayur < 5 porsi sehari. Keberlanjutan program yang direncanakan adalah terlaksana pemeriksaan kesehatan yang kedua, maksimal 6 bulan lagi.Kata kunci: Penyakit tidak menular, pemberdayaan masyrakat, stroke.
Perbedaan Derajat Miopia berdasarkan Durasi Membaca pada Siswa Syifa Zakiyah; Hanna Nurul Husna; Eli Kurniasih
Media Karya Kesehatan Vol 6, No 1 (2023): Media Karya Kesehatan
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/mkk.v6i1.38709

Abstract

Miopia merupakan salah satu kelainan refraksi, miopia dapat menyebabkan kekuatan pembiasan sinar terlalu berlebihan sehingga sinar sejajar yang datang dibiaskan di depan retina. Aktivitas lama membaca dapat meningkatkan risiko dan progresivitas miopia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan derajat miopia berdasarkan durasi membaca. Metode penelitian yang digunakan adalah metode studi intervensi. Sebanyak 34 siswa dilibatkan dalam penelitian ini dengan kategori pemakai kacamata spheris minus dengan berbagai ukuran. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner mengenai derajat miopia dan durasi membaca buku. Hasil penelitian berdasarkan durasi membaca buku dalam sekali baca yaitu sebanyak 24 siswa (70,6%) memiliki durasi membaca buku yang baik (≤ 30 menit) dan 10 siswa (29,4%) memiliki durasi membaca buku yang tidak baik (> 30 menit). Berdasarkan derajat miopia yaitu sebanyak 20 siswa (58,8%) mengalami miopia ringan, 11 siswa (32,4%) mengalami miopia sedang dan 3 siswa (8,8%) mengalami miopia berat. Tidak ada pengaruh lama aktivitas membaca terhadap derajat miopia pada siswa.Kata kunci: Derajat miopia, durasi membaca, siswa.
Kombinasi Gerakan Senam untuk Menurunkan Kadar Gula Darah Sewaktu pada Pasien Diabetes Melitus Nadia Alfira; Hamdana Hamdana; Irfanita Nurhidayah
Media Karya Kesehatan Vol 6, No 1 (2023): Media Karya Kesehatan
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/mkk.v6i1.42447

Abstract

Menurut WHO pasien Diabetes Melitus pada tahun 2018 mencapai 425 juta orang. Latihan jasmani merupakan bagian dari penatalaksanaan DM.  Kombinasi senam merupakan salah satu latihan jasmani yang berpengaruh terhadap penurunan kadar glukosa pada Diabetes tipe 2 dan pencegahan terjadinya luka diabetik serta memperlancar peredaran darah. Penelitian ini bertujuan mengetahui perbedaan kadar gula darah sewaktu sebelum dan setelah mengikuti senam dengan Gerakan kombinasi pada pasien Diabetes Melitus. Penelitian ini merupakan penelitian pre eksperimental dengan menggunakan pendekatan one group pre test post test. Pengambilan data dilakukan dengan cara sebelum diberikan perlakuan variabel diukur terlebih dahulu (pretest) setelah itu diberikan perlakuan berupa senam (senam kaki dan senam peregangan) lalu diukur kembali setelah diberikan perlakuan (postest). Tehnik analisa data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis univariat dan bivariate dengan menggunakan Uji Wilcoxon. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis dengan menggunakan Wilcoxon.  Hasil penelitian menunjukkan rerata kadar glukosa darah sewaktu sebelum intervensi yaitu 177,58 mg/dl dan setelah intervensi mengalami penurunan yaitu 152,76 mg/dl. Hal ini menunjukkan bahwa dengan intervensi kombinasi gerakan senam memberikan perubahan kadar glukosa darah pada pasien Diabetes Melitus tipe II. Hasil Uji Wilcoxon didapatkan nilai p=0,000 (p ≤ 0,005), Ho ditolak atau ada perbedaan rerata bermakna kadar glukosa darah sebelum dan setelah pemberian intervensi kombinasi gerakan senam pada pasien DM. Terdapat perbedaan kadar glukosa darah pada pasien Diabetes Mellitus sebelum dan setelah mengikuti senam dengan gerakan  kombinasiKata kunci: Diabetes Melitus, glukosa darah, kombinasi senam.
Penyuluhan Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) Affabile Rifawan; Nenden Nur Asriyani Maryam; Satriya Wibawa
Media Karya Kesehatan Vol 6, No 1 (2023): Media Karya Kesehatan
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/mkk.v6i1.44713

Abstract

Seiring dengan terjadinya pandemi COVID-19, akses imunisasi menjadi terbatas. Selain itu, cakupan program imunisasi cenderung mengalami penurunan, terutama sejak masa pandemi COVID-19. Ini menyebabkan peningkatan jumlah anak-anak yang tidak memperoleh imunisasi secara rutin dan lengkap sesuai usia. Penurunan cakupan imunisasi ini berpotensi menyebabkan peningkatan jumlah kasus Penyakit yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi (PD3I) dan terjadinya Kejadian Luar Biasa (KLB) PD3I seperti Campak, Rubela, dan Difteri di beberapa wilayah. Pengabdian Kepada Masyarakat (PPM) ini bertujuan untuk berkontribusi dalam penyuluhan Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) kepada masyarakat di Desa Neglasari Kecamatan Ibun. Kegiatan ini menggunakan metode penyuluhan dengan tahapan yang sistematis sebagai berikut: (1) Kajian situasi, (2) Perumusan pemecahan masalah (3) Penyuluhan. Untuk mengvaluasi kegiatan penyuluhan, dilakukan pretest dan posttest serta pengumpulan data kualitatif dengan Small Group Discussion (SGD). Materi penyuluhan diadaptasi dari panduan BIAN membahas tentang pengertian, tujuan dan manfaat serta jenis imunisasi dan juga penanganan KIPI. Partisipan penyuluhan dalam kegiatan ini berjumlah 162. Hasil evaluasi penyuluhan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan tentang BIAN yang semula hanya 40 persen menjadi 82 persen partisipan penyuluhan dengan tingkat pengetahuan yang baik. Selain itu, data kualitatif menunjukkan bahwa masyarakat membutuhkan fasilitas yang memadai dan juga peran serta aktif seluruh lapisan masyarakat dalam Program BIAN. Maka dari itu, perlu adanya upaya kolaboratif dari seluruh lapisan masyarakat.Kata kunci: Imunisasi, ksehatan, penyuluhan
Pencegahan Malnutrisi pada Anak Prasekolah melalui Pelatihan Pengukuran Status Gizi pada Guru PAUD Herni Dwi Herawati; Herwinda Kusuma Rahayu; Resti Kurnia Triastanti; Ruwet Rusiyono
Media Karya Kesehatan Vol 6, No 1 (2023): Media Karya Kesehatan
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/mkk.v6i1.40800

Abstract

Masalah gizi balita di Indonesia saat ini yaitu gizi kurang dan lebih. Guru dan sekolah dapat berperan dalam memantau pertumbuhan anak prasekolah melalui pengukuran antropometri secara berkala pada anak dini untuk mengetahui pertumbuhan dan perkembangan siswa-siswi. Namun guru PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) belum pernah mendapatkan pelatihan pengukuran status gizi sehingga perlu dilakukan pelatihan dan pendampingan. Tujuan kegiatan ini adalah mencegah malnutrisi (gizi kurang dan lebih) pada anak prasekolah melalui pelatihan pengukuran status gizi pada guru PAUD. Metode kegiatan yaitu pelatihan  meliputi cara mengukur tinggi badan dan berat badan serta menilai status gizi, yang dilaksakan selama 2 hari (9-10 Juni 2021) pada 7 orang di TK Negeri 1 Pajangan, Bantul, Yogyakarta. Alat yang digunakan yaitu timbangan digital, microtoise dan buku standar antropometri. Evaluasi pelatihan dengan menghitung skor keterampilan pengukuran tinggi badan dan penimbangan berat badan, serta menghitung reliabilitas inter-rater (guru) dalam pengukuran tinggi badan. Uji statistik reliabilitas inter-rater menggunakan Intraclass Correlation Coefficients (ICC) dan ANOVA. Hasil pelatihan menunjukkan keterampilan mengukur berat badan dan tinggi badan  yaitu sangat baik  dengan rerata skor sebesar 95,4%, dan reliabilitas inter-rater (guru) dalam pengukuran tinggi badan sebesar 0,61 yang artinya cukup konsisten serta tidak ada perbedaan antar guru dalam mengukur tinggi badan subyek (p >0,05). Guru PAUD terlatih perlu terus diberdayakan dalam kegiatan rutin pengukuran antropometri di lingkungan sekolah dalam upaya pencegahan malnutrisi pada anak prasekolah. Kata kunci: Anak prasekolah, antropometri, berat badan, status gizi, tinggi badan.
Peran Fisioterapi Muskuloskeletal dalam Mengurangi Nyeri Lordotic pada Ibu Hamil Ashifa Quamila; Desy Annisa Perdana; Rezky Amaliah Usman; Sulfandi Sulfandi; Arisandy Ahmad; Komang Wira Kusuma; Fidela Anindya Indrasari; Erick Gilbert Christian
Media Karya Kesehatan Vol 6, No 1 (2023): Media Karya Kesehatan
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/mkk.v6i1.44634

Abstract

Nyeri lordotic merupakan permasalahan ibu hamil yang serius dan masih tinggi di Indonesia terutama di Klinik Kusuma Samarinda. Nyeri lordotic pada ibu hamil berdampak pada terganggunya aktivitas sehari-hari. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan menurunkan, lordotik, serta nyeri lordotik pada ibu hamil. Peserta yang mengikuti kegiatan ini adalah ibu hamil sejumlah 70 orang. Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan melalui fisioterapi  dengan cara treatment kinesio tapping dan exercise disertai konsultasi. Hasil dari kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan pada post-test diseluruh indikator pengetahuan tentang nyeri. Adapun dari tingkat nyeri, intervensi ini dapat menurunkan nyeri lordotic pada ibu hamil trisemester I sebesar 1.4 ± 2.0, trisemester II sebesar 2.7 ± 2.3, trisemester III sebesar 2.8 ± 2.2, serta menurunkan lordotic, namun demikian secara statistik tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan (p>0.05). Maka dapat disimpulkan bahwa fisioterapi muskuloskeletal disertai konsultasi ini dapat meningkatkan pengetahuan tentang indikator tingkat nyeri lordotic serta menurunkan nyeri, dan lordotic pada ibu hamil.Kata kunci:  Ibu hamil, kinesio tapping, latihan.
Skrining Urinalisa pada Ibu Hamil Berdasar Kajian Cross-Sectional Luh Putu Arishanti W; I Wayan Suarda; I Wayan Wahyudi
Media Karya Kesehatan Vol 6, No 1 (2023): Media Karya Kesehatan
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/mkk.v6i1.35649

Abstract

RSIA Pucuk Permata Hati adalah RS Tipe E yang melayani pemeriksaan urinalisa sebagai pemeriksaan laboratorium klinik untuk mendukung diagnosa maupun skrining kondisi ibu hamil.  Pelaksanaan intervensi dilakukan selama enam yang dilaksanakan di Laboratorium RSIA Pucuk Permata Hati Denpasar. Sampel pemeriksaan yang digunakan adalah seluruh ibu hamil yang melakukan pemeriksaan urine di RSIA Pucuk Permata Hati pada tanggal 26 April-01 Mei 2021. Teknik sampling cross sectional dengan mengambil sampel ibu hamil yang akan bersalin yang memenuhi kriteria inklusi. Data yang diperoleh dianalisis dengan program Microsoft Excel dan disajikan dengan tabel meliputi frekuensi usia, jumlah pasien per hari, hasil pemeriksaan warna dan kekeruhan, frekuensi hasil positif dan negatif parameter kimia urine, distribusi normal dalam sediaan sedimen urine. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini adalah: 1) Pemeriksaan urinalisis yang dilaksanakan di Laboratorium RSIA Pucuk Permata Hati meliputi pemeriksaan makroskopis, pemeriksaan mikroskopis dan pemeriksaan kimia (carik celup) dengan Urine Chemistry Analyzer ComboStik R-300; 2) Diperiksa sebanyak 22 spesimen dengan perbandingan tipe persalinan normal 10 pasien dan sectio caesarea 12 orang. Interval usia paling banyak 26-30 tahun (45%); 3) Warna dan kekeruhan urine paling banyak kuning keruh (8 spesimen). Parameter pemeriksaan kimia urine yang paling diperhatikan untuk persiapan persalinan protein urine yang dapat mengindikasikan preeklamsia pada ibu hamil. Waktu pemeriksaan juga perlu diperhatikan untuk menghindari peningkatan bakteri urine dan hilangnya komponen tertentu pada urine yang diperiksa. Kata kunci: Urinalisa, urine, pasien ibu hamil, persalinan.
The Use of BUKPIN Media on Maintaning Behavior of Dental and Oral Health among Primary School Students Elmalia Fitri; Annisaa Sittatunnikmah; Ayu Wulandari; Titi Indriyani
Media Karya Kesehatan Vol 6, No 2 (2023): Media Karya Kesehatan
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/mkk.v6i2.44811

Abstract

Dental and oral health are still matter that need serious attention because the biggest problem in society is caries with its prevalence. Public ignorance about dental plaque causes low behavior to maintain dental and oral health. Tooth brushing behavior in children aged 10-14 years is still very low when brushing their teeth at the right time. Interventions in schools that can be carried out to increase children's interest in tooth brushing behavior are through the Smart Book media called BUKPIN, which is a development of oral health education that is oriented to print media by displaying interesting information about dental health for children. Objective: to improve dental and oral health behavior and the degree of dental and oral health in elementary school students. The research was pre-experimental type with the One-Group Pretest-Posttest Design and data collection involving 38 respondents by random sampling from class I–VI students at SD Negeri 5 Jambu, Mlonggo District, Jepara Regency. The results of dental health promotion with BUKPIN media that there was a significant (p-value < 0,005) increase in the aspects of knowledge (0.000), attitude (0.002) and action (0.000). Dental and oral health are influenced by behavioral factors of children's behavior in maintaining dental and oral health. Increased knowledge, attitudes, and actions after the BUKPIN Media intervention prove that oral health education which is oriented to print media by displaying interesting information about dental health has a good influence on dental health maintenance behavior in elementary school children.  The BUKPIN Media intervention as the development of dental and oral health education are effective in increasing tooth brushing behavior in elementary school children.Keywords: Oral Health, Elementary School Children, Smart Book Media