cover
Contact Name
Dr. Laili Rahayuwati, PH
Contact Email
lailirahayuwati5@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
novita.trivita@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Media Karya Kesehatan
ISSN : -     EISSN : 26219026     DOI : -
Core Subject : Health,
Media Karya Kesehatan merupakan artikel hasil dari Kegiatan Pengabdian pada Masyarakat, atau kegiatan penelitian yang terintegrasi dengan Pengabdian pada Masyarakat. Jurnal ini terbit 2 x dalam setahun yaitu Mei dan November.
Arjuna Subject : -
Articles 189 Documents
Health Status of Older Adults with Hypertension after Family and Cadre Empowerment through Comprehensive Care Komang Ayu Henny Achjar; Lita Heni Kusumawardani; Sri Astiti Padma Parashita
Media Karya Kesehatan Vol 5, No 1 (2022): Media Karya Kesehatan
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/mkk.v5i1.30303

Abstract

A decrease in both physiological and psychological functioning in older adults necessitates a family's assistance to improve their health status in order to maintain the condition and care of   older adults with degenerative diseases that are often experienced with hypertension. Hypertensive management consists of pharmacological and non-pharmacological therapy which requires dynamic treatment. The purpose of this research is to determine the effects of family and cadre empowerment on older adults with hypertension's health status in Bali Province. The method used pre-post-test quasi experiment with control group design and it involved 62 older adult respondents and family in the province of Bali. Data was analysed by dependent and independent t-test as well as double logistic regression test. Analysis results showed there was a significant influence from the intervention on older adult health status. The multivariate test also discovered that the age of the older adult also affects the increase in older adult health status. It is expected that this program can be implemented in health services and developed into a more dynamic program. Keywords: Empowerment, health status, older adult.
Efikasi Diri dalam Praktek Swamedikasi oleh Anggota Masyarakat Frans Yeremias; Samuel M. Simanjuntak
Media Karya Kesehatan Vol 5, No 1 (2022): Media Karya Kesehatan
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/mkk.v5i1.36736

Abstract

Perilaku swamedikasi masih banyak dilakukan anggota masyarakat di kota maupun desa dengan pemahaman yang rendah tentang manfaat dan bahayanya. Pemberian penyuluhan Cerdas Menggunakan Obat (CERMAT) perlu dilakukan secara berkesinambungan dengan monitoring dan evaluasi dari waktu ke waktu. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengkaji sampai sejauh mana efikasi diri anggota masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Parongpong dalam melakukan swamedikasi dan mengkaji hubungannya dengan variable demografi sebagai upaya pemetaan tingkat efikasi diri masyarakat setelah mengikuti program pelayanan masyarakat yang memberikan pemahaman tentang GEMA CERMAT. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan studi korelasi. Responden dalam penelitian dan pelayan  masyarakat ini adalah anggota kelompok Pengajian di Mesjid Desa Karyawangi, Kecamatan Parongong. Anggota pengajian yang bersedia bergabung adalah sebanyak 41 orang yang disaring dengan menggunakan kriteria inklusi. Alat kaji yang dipergunakan dalam pelayanan masyarakat dan penelitian ini adalah lembar kaji untuk mengukur efikasi diri dalam perilaku swamedikasi dan variabel atribut masyarakat yang seluruhnya terdiri dari 12 (dua belas) butir pertanyaan yang diadopsi dari lembar kaji efikasi diri swamedikasi oleh Rapin Polsook serta Yupin Aungsuroch, dkk. Hasil pengabdian masyarakat ini menunjukkan bahwa efikasi diri anggota masyarakat dengan persentasi tertinggi adalah dalam kategori cukup yakin. Terdapat hubungan yang signifikan antara latar belakang pendidikan dan kesertaan BPJS anggota masyarakat dengan efikasi diri swamedikasi dengan nilai p< 0.05. Kata kunci: Effikasi diri, GEMA CERMAT, swa-medikasi.
Metode Daring dengan Flatform Zoom Sebagai Upaya Peningkatan Pengetahuan Tentang Selfcare Pada Pasien Covid-19 selama ISOMAN Yanny Trisyani; Donny Mahendra; Aan Nuraeni; Cecep Eli Kosasih; Etika Emaliyawati; Ristina Mirwanti; Anita Setyawati; Donny Nurhamsyah; Anastasia Anna; Ayu Prawesti
Media Karya Kesehatan Vol 5, No 1 (2022): Media Karya Kesehatan
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/mkk.v5i1.34988

Abstract

Pasien COVID-19 dengan gejala ringan hingga sedang menjalani isolasi mandiri sesuai dengan kebijakan terbaru yang dikeluarkan oleh pemerintah karena keterbatasan ruang perawatan. Pendidikan kesehatan tentang perawatan pasien COVID-19 selama menjalani isolasi mandiri (ISOMAN), menjadi sangat penting untuk mendukung keberhasilan ISOMAN pasien Covid 19. Tujuan dari kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan tentang self care pada pasien COVID-19 selama menjalani isolasi mandiri dirumah. Sasaran kegiatan adalah seluruh masyarakat terutama pasien COVID-19 yang sedang menjalani isolasi mandiri dirumah. Jumlah partisipan yang terlibat sebanyak 74 peserta. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diawali dengan pretest, pemaparan materi, sesi diskusi dan tanya jawab dengan menggunakan aplikasi zoom, kemudian diakhiri dengan mengisi post test. Data univariat dan bivariat dianalisis dengan menggunakan uji t test berpasangan. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan rata-rata responden secara signifikan pretest 42.77 dan post test 83,24 dengan signifikansi 0,00. Hal ini menujukkan bahwa penggunaan metode daring dapat meningkatkan pengetahuan responden terkait topik pendidikan kesehatan yang telah diberikan. Kesimpulan pelaksanaan pendidikan kesehatan dengan medode daring dapat meningkatkan pengetahuan responden tentang self care pada pasien Covid-19 selama isolasi mandiri. Diharapkan pelaksanaan pendidikan kesehatan dengan metode ini dapat dilakukan untuk memberikan informasi bagi pasien COVID-19 yang sedang menjalani isolasi mandiri. Kata kunci: Covid-19, isolasi mandiri, pendidikan kesehatan, tingkat pengetahuan. 
Edukasi kepada Kader Kesehatan tentang Penatalaksanaan Nyeri pada Bayi dan Anak Siti Yuyun Rahayu Fitri; Windy Rakhmawati; Tuti Pahria; Sri Hendrawati
Media Karya Kesehatan Vol 5, No 2 (2022): Media Karya Kesehatan
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/mkk.v5i2.35648

Abstract

Kabupaten Pangandaran merupkan wilayah pemekaran dari Kabupaten Ciamis yang diresmikan berdasarkan undang-undang nomor 21 tahun 2012. Berbagai upaya telah dan tengah dilakukan untuk mencapai kemajuan sesuai misi, visi, dan tujuan Kabupaten Pangandaran. Pengabdian pada masyarakat yang dapat dilakukan sebagai landasan untuk pengembangan suatu daerah yang berkelanjutan dapat diarahkan pada upaya peningkatan kualitas hidup masyarakat yang dilakukan sejak dini. Kualitas hidup pada masa anak akan mempengaruhi masa selanjutnya. Hal yang jarang diperhatikan oleh masyarakat adalah adanya nyeri pada masa bayi baru lahir sehingga penatalaksanaan untuk mengatasi atau menurunkan nyeri pada masa itu jarang dilakukan, padahal nyeri pada masa bayi jika tidak ditangani dapat memberikan dampak yang merugikan baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang yang dapat mempengaruhi kualitas hidup individu. Pengabdian pada masyarakat ini bertujuan untuk memberi edukasi pada masyarakat tentang penatalaksanaan nyeri pada bayi dan anak. Metoda yang digunakan adalah analisis situasi dan ceramah interaktif kepada kader kesehatan di Desa Cintaratu Kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran. Evaluasi kegiatan menggunakan analisis pretes dan posttest. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pada tahap kajian situasi masyarakat belum merasa yakin bayi baru lahir dapat merasakan nyeri. Setelah edukasi terdapat peningkatan pemahaman yang ditunjukkan dengan peningkatan poin sebesar 21,13 dimana rata-rata nilai pretest sebesar 65,48 ± 23,96 dan posttest 86,61± 18,10. Kata kunci: Anak, bayi, Desa Cintaratu, nyeri.
Program Partisipasi Masyarakat dalam Meningkatkan Deteksi Kasus dan Monitoring Pengobatan Tuberkulosis di Masa Pandemi Covid-19 Ivan Surya Pradipta; Nurul Darmawulan; Indra Hadikrishna; Aulia Hanafitri
Media Karya Kesehatan Vol 5, No 2 (2022): Media Karya Kesehatan
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/mkk.v5i2.35656

Abstract

Indonesia merupakan negara dengan kasus tuberkulosis (TB) terbanyak kedua di dunia. Kasus TB telah diprediksi meningkat selama pandemi COVID-19. Penemuan dan pelaporan kasus TB menjadi permasalahan utama di Indonesia. Data terbaru menunjukkan angka deteksi kasus TB di kecamatan Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat masih belum mencapai target yang diharapkan. Upaya pelibatan masyarakat berpotensi dalam meningkatkan angka deteksi kasus dan keberhasilan terapi TB di Indonesia, namun hal tersebut terhambat akibat kebijakan-kebijakan pembatasan sosial selama pandemi COVID-19. Oleh karena itu aktifitas ini bertujuan untuk mengembangkan kegiatan yang melibatkan masyarakat dalam melakukan penemuan kasus dan pendampingan terapi pasien TB pada masa pandemi COVID-19 di Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat. Sebuah mediasi online dilakukan dengan melibatkan struktur pemerintah, pengelola program TB dan masyarakat setempat untuk meningkatkan pemahaman, penemuan kasus dan keberhasilan pengobatan TB. Kegiatan dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu komunikasi dengan struktur pemerintah dan pengelola program TB; identifikasi kelompok kader TB potensial; peningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader TB terpilih; pengembangan petunjuk pelaksanaan; dan pembuatan media komunikasi antara kader dan pengelola program TB setempat. Hasilnya, kegiatan ini berhasil menjaring enam kader TB yang potensial selama empat pekan yang kemudian dilatih dan diberikan petunjuk pelaksanaan kegiatan untuk menunjang pengetahuan, peran dan tugas kader TB. Kader terpilih difasilitasi media komunikasi dengan pengelola program TB di puskesmas. Kegiatan ini berhasil mendorong partisipasi masyarakat dalam upaya meningkatkan deteksi kasus dan monitoring pengobatan TB di masa pandemi COVID-19. Kata kunci: Kader; peran masyarakat; program kesehatan; tuberkulosis.
Efektifitas Pelatihan Bantuan Hidup Dasar terhadap Peningkatan Kemampuan Siswa Mts Negeri 1 Lumajang dalam Penanganan Kegawatdaruratan Tersedak Akibat Obstruksi Benda Asing Arista Maisyaroh; Syaifuddin Kurnianto; Eko Prasetya Widianto
Media Karya Kesehatan Vol 5, No 2 (2022): Media Karya Kesehatan
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/mkk.v5i2.35521

Abstract

Tersedak merupakan kejadian kewagatdaruratan yang sering terjadi di masyarakat terutama di kalangan siswa sekolah, oleh karena itu sangat diperlukan untuk mendidik dan melatih siswa dalam penanganan tersedak terutama apabila kegawatan terjadi di area sekolah. Penanganan awal dengan benar kasus tersedak dapat mengurangi resiko kematian akibat kasus ini. Oleh karena itu keris Agroners Prodi D3 Keperawatan Fakultas Keperawatan Universitas Jember melakukan kegiatan pengabdian masyarakat dalam bentuk pelatihan penanganan kegawatdaruratan tersedak pada siswa kelas 7 dan 8 sekolah Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Lumajang. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa MTS Negeri 1 Lumajang dalam menangani kejadian kegawatdaruratan tersedak akibat benda asing di jalan napas. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi ceramah, demonstrasi dan redemonstrasi dengan menggunakan media power point, x-banner, probandus dan phantom. Peningkatan kemampuan siswa diukur menggunakan lembar evaluasi pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan pelatihan. Hasil penilaian kemudian dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test dan didapatkan hasil p = 0.000 atau p < 0.05, yang berarti terdapat perbedaaan kemampuan siswa dari sebelum dan setelah dilakukan pelatihan. Hasil tersebut menunjukkan bahwa pendidikan kesehatan dan pelatihan pada siswa sangat efektif dalam meningkatkan kemampuan siswa dalam menangani kejadian kegawatdaruratan tersedak akibat obstruksi benda asing di jalan napas.Kata kunci: Kegawatdauratan, obtruksi jalan napas, pelatihan.
Pemberdayaan Pekerja Sosial “Sigi Bengi” sebagai Pendamping Masyarakat Menggosok Gigi Malam Hari Diyah Fatmasari; Ani Subekti; Hermien Nugraheni
Media Karya Kesehatan Vol 5, No 2 (2022): Media Karya Kesehatan
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/mkk.v5i2.37609

Abstract

Karies dan kebersihan gigi yang buruk dapat menyerang setiap orang, karena belum dibiasakan menggosok gigi dengan baik dan teratur minimal dua kali sehari, pagi setelah sarapan dan malam sebelum tidur. Selain itu, faktor makanan yang sering dikonsumsi juga dapat memicu percepatan pembentukan plak dan kalkulus pada gigi. Oleh karena itu, perlu dilakukan tindakan pencegahan agar tidak terjadi kerusakan lebih lanjut. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah agar kelompok masyarakat binaan dapat dan teratur melakukan gosok gigi yang benar pada malam hari, dengan kegiatan pendampingan oleh pekerja sosial masyarakat. Masyarakat sasaran yang perilaku menggosok giginya salah adalah masyarakat yang berdomisili di wilayah pinggiran kota Semarang yaitu Kecamatan Tembalang khususnya di Desa Meteseh dan Rowosari yang berada di wilayah kerja Puskesmas Rowosari. Di Puskesmas Rowosari sudah ada Gasurkes (Petugas Surveilans Kesehatan) yang bertugas memantau pencegahan Demam Berdarah dan Ibu Hamil. Kader lain di masyarakat adalah mereka yang dibantu oleh Dinas Sosial yang disebut Pekerja Sosial yang bertugas membantu pemerintah memantau segala sesuatu yang ada di masyarakat, termasuk kebutuhan kesehatan. Bersama Gasurkes yang sudah mengenal masyarakat di wilayah binaan Puskesmas Rowosari, para Pekerja Sosial ini diberdayakan dengan memberikan pelatihan agar dapat berperan dalam memantau perilaku menggosok gigi pada malam hari, dan memantau pola makan dengan kesehatan gigi. Hasil pemberdayaan pekerja sosial untuk pemantauan perilaku menggosok gigi pada malam hari, terlihat dari indikator kebersihan gigi dan mulut ibu yang sebelum pendampingan paling banyak ditemukan pada kategori kurang (64%), dan setelah pendampingan, yang mendominasi kategori baik (69%). Pada kelompok anak, sebelum dilakukan intervensi terdapat 68% anak yang memiliki kebersihan gigi dan mulut dalam kategori buruk, dan setelah dilakukan pendampingan, hasilnya berada pada kategori baik sebanyak 64%. Pendampingan Sigi Bengi oleh Pekerja Sosial meningkatkan kebersihan gigi dan mulut anak. Kata kunci: Gosok gigi, kebersihan gigi, pekerja sosial.
Pengembangan Instagram @RSUDkabsumedang sebagai Media Promosi Kesehatan Retasari Dewi; Shofura Nur Adilah; Renata Anisa
Media Karya Kesehatan Vol 5, No 2 (2022): Media Karya Kesehatan
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/mkk.v5i2.39172

Abstract

Informasi kesehatan dari sumber terpercaya amat dibutuhkan, terutama dalam kondisi pandemi Covid-19. Peran media sosial rumah sakit dibutuhkan sebagai salah satu media komunikasi dan edukasi informasi kesehatan masyarakat. Untuk mendorong pengembangan media sosial milik RSUD Kabupaten Sumedang, maka kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini dilakukan dengan tujuan yaitu, pertama untuk membangun persona digital akun Instagram @rsudkabsumedang, kedua untuk membentuk templat konten akun Instagram @rsudkabsumedang, dan ketiga untuk mengelola konten informasi kesehatan pada akun Instagram @rsudkabsumedang. Metode pengabdian yang digunakan adalah pendampingan dan pelatihan pada Humas dan PKRS di RSUD Kabupaten Sumedang yang dimana di dalamnya terdapat persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah, pertama terbentuk persona digital pada akun Instagram @rsudkabsumedang, kedua terbentuk templat konten yang sesuai dan konsisten pada akun Instagram @rsudkabsumedang, dan terakhir yaitu pengelolaan konten informasi kesehatan yang semula tidak ada menjadi 25 konten, atau 12% dari keseluruhan konten akun Instagram @rsudkabsumedang. Kata kunci: Humas, media sosial, promosi kesehatan, Rumah Sakit.
Pembinaan Perilaku Remaja Putri Dalam Perencanaan Keluarga Dan Pencegahan Anemia Melalui Pemberdayaan Peer Group Sebagai Upaya Pencegahan Stunting Demsa Simbolon; Bringwatty Batbual; Ina Debora Ratu Ludji
Media Karya Kesehatan Vol 5, No 2 (2022): Media Karya Kesehatan
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/mkk.v5i2.36716

Abstract

Permasalahan remaja putri adalah anemia, pernikahan usia anak dan kesehatan reproduksi. Prevalensi anemia pada remaja putri di Indonesia meningkat dari 26,4% menjadi 48,9%. Perlu dibentuk peer group untuk menjadi pendamping teman sebaya yang bertujuan meningkatkan pengetahuan, sikap dan tindakan tentang perencanaan keluarga, penundaan usia perkawainan, kesehatan reproduksi dan pencegahan anemia dengan menerapkan media booklet dan kartu pantau konsumsi Tablet Fe. Khalayak sasaran adalah 50 remaja putri di SMP 9 Kota Bengkulu dan 50 remaja putrid Kota Kupang. Pendampingan dilakukan selama 4 bulan (Agustus-November 2020) dengan metode kelompok kecil. Terjadi peningkatan skor pengetahuan sebesar 13,98 poin (p=0,0001). sebelum dan sesudah kegiatan pendampingan. Peningkatan skor pengetahuan di Kota Bengkulu (12,11 poin) dan di Kota Kupang (15,32 poin). Terjadi peningkatan skor sikap yang signifikan sebesar 0,73 poin (p=0,0001). Sebelum dan sesudah kegiatan pendampingan di Kota Bengkulu (0,67 poin) dan di Kota Kupang (0,40 poin) dan remaja putri menjadi patuh mengkonsumsi tablet Fe. Pihak sekolah bekerjsama dengan tenaga kesehatan perlu terus memberdayakan Peer Group untuk melakukan pendampingan metode kelompok kecil untuk meningkatkan kesehatan remaja, mencegah anemia, dan mencegah melahirkan anak stunting dimasa yang akan datang.    Kata Kunci: Peer Group, remaja putri, perencanaan keluarga, anemia, stunting.
EEdukasi Pencegahan Anemia pada Remaja Putri Nia Musniati; Fitria Fitria
Media Karya Kesehatan Vol 5, No 2 (2022): Media Karya Kesehatan
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/mkk.v5i2.38303

Abstract

Sampai saat ini prevalensi anemia pada remaja masih tinggi. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini untuk meningkatkan pengetahuan remaja putri dalam pencegahan anemia. Metode kegiatan terdiri dari tiga yaitu perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Perencanaan diantaranya koordinasi dengan mitra, persiapan materi dan alat perlengkapan edukasi. Pelaksanaan dilakukan secara daring. Evaluasi menggunakan kuesioner untuk mengukur pengetahuan sebelum dan sesudah edukasi. Mitra kegiatan ini adalah remaja putri di SMA Muhammadiyah 13 Jakarta. Kegiatan ini melaksanakan edukasi dengan berbagai metode yaitu ceramah, video dan leaflet. Pelaksanaan dilakukan pada tanggal 26 Desember 2021 secara daring. Remaja putri yang hadir sebanyak 55 orang. Hasil post-test menunjukkan ada peningkatan pengetahuan remaja putri sebelum dan sesudah dilakukan edukasi yaitu menjadi 70,9%. Pada kegiatan edukasi pencegahan anemia ini terjadi peningkatan pengetahuan yang dapat terjadi salah satunya karena penggunaan berbagai media. Edukasi berjalan dengan lancar dan dapat meningkatkan pengetahuan remaja putri dalam pencegahan anemia. Kegiatan ini mendapat dukungan dari pihak sekolah dan peserta sangat antusias dalam mengikuti pengabdian masyarakat ini. Kata kunci: Anemia, edukasi. remaja putri

Page 10 of 19 | Total Record : 189