cover
Contact Name
Aswar Amiruddin
Contact Email
aswaramir89@gmail.com
Phone
+6287704518570
Journal Mail Official
bejts@borneo.ac.id
Editorial Address
Jl. Amal Lama No 1, Tarakan 77115, Indonesia
Location
Kota tarakan,
Kalimantan utara
INDONESIA
Borneo Engineering: Jurnal Teknik Sipil
ISSN : 25811134     EISSN : 26857553     DOI : https://doi.org/10.35334/be.v9i3
Core Subject : Engineering,
Focus and Scope Borneo Engineering : Structural Engineering, Transportation Engineering, Water Resources, Geotechnical Engineering and Construction Management
Articles 234 Documents
Kekuatan dan Durabilitas Beton Menggunakan Palm Oil Fuel Ash (POFA) dan Pasir Pantai Dasar, Amry; Patah, Dahlia
Borneo Engineering : Jurnal Teknik Sipil Volume 8 Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/be.v8i1.5090

Abstract

Abu cangkang sawit atau yang dikenal Palm Oil Fuel Ash (POFA) merupakan salah satu limbah dari hasil industri partanian. POFA mengandung bahan yang bersifat pozzolan sehingga berpotensi dicampur dengan semen Portland sebagai bahan pengganti semen (SCM). Oleh karena itu POFA berpotensi digunakan untuk menghasilkan beton yang memiliki durabilitas dan sekaligus beton yang ramah lingkungan. Penambahan POFA pada semen Portland diharapkan dapat meningkatkan pembentukan gel kalsium silikat hidrat (CSH). Hal ini dapat mendorong meningkatnya kekuatan dan kinerja beton. Selain itu, permasalahan lingkungan seperti banjir dikarenakan penambangan pasir sungai terus terjadi. Sehingga urgensi mencari alternatif material pengganti semakin meningkat. Pasir laut merupakan salah satu SDA yang berkelanjutan sehingga berpotensi digunakan sebagai material alternatif pengganti pasir sungai. Saat ini penelitian mengenai kinerja beton menggunakan POFA masih terbatas, khususnya juga dengan menggunakan pasir laut sebagai agregat halus. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi sifat mekanik dan durabilitas dari beton yang menggunakan POFA dan pasir laut. Dalam penelitian ini, dilakukan pengujian seperti uji kuat tekan, penyerapan air dan porositas, rapid chloride ion penetration test (RCPT) dan kedalaman penetrasi klorida. Hasil pengujian menunjukkan bahwa kuat tekan beton menggunakan POFA dan pasir laut lebih rendah dibandingkan beton normal. Lebih lanjut, hasil HCP menunjukkan potensi korosi baja tulangan pada beton yang menggunakan POFA dan pasir laut dalam keadaan pasif seperti pada beton normal.
Pemanfaatan Limbah Plastik Jenis PET (Polyethylene Terephthalate) sebagai Bahan Stabilisasi Lereng Timbunan Kurniawan, Danang; Faris, Fikri; Fathani, Teuku Faisal
Borneo Engineering : Jurnal Teknik Sipil Volume 8 Nomor 2 Tahun 2024
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/be.v8i2.5400

Abstract

Plastik merupakan material polimer sintetik yang telah banyak digunakan disemua lapisan masyarakat. Salah satu jenis limbah plastik yang banyak digunakan yaitu jenis PET (polyethlene terephthalate). PET merupakan jenis plastik yang hanya dapat digunakan untuk satu kali pemakaian, maka akan menimbulkan permasalahan terhadap limbah yang dihasilkan. Oleh karena itu dilakukan suatu upaya untuk memanfaatkan limbah plastik jenis PET dengan cara merangkainya menyerupai bentuk geocell yang berfungsi sebagai bahan perkuatan pada lereng timbunan. Pada penelitian ini menggunakan tiga jenis ukuran botol air mineral yaitu 330 ml, 600 ml dan 1500 ml. Tujuan pada penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan geocell limbah PET yang digunakan sebagai bahan perkuatan pada lereng timbunan. Metode yang digunakan dalam perhitungan yaitu menggunakan program Plaxis 2D. Hasil dari penelitian ini yaitu penggunaan perkuatan geocell limbah PET pada lereng timbunan dapat meningkatkan nilai angka aman dan mengurangi nilai displacement. Peningkatan angka aman terbesar dan pengurangan nilai displacement terbesar terjadi pada perkuatan geocell limbah PET 1500 ml. Pada pemodelan parametrik, peningkatan nilai angka aman mencapai 1,383 dan pada pemodelan studi kasus peningkatan nilai angka aman mencapai 1,343. Penurunan nilai horizontal displacement dan vertical displacement pada pemodelan parametrik secara berurutan mencapai 32,51% dan 40,08%, sedangkan penurunan nilai horizontal displacement dan nilai vertical displacement pada pemodelan studi kasus secara berurutan mencapai  44,26% dan 10,13%.
Pemeriksaan Kelaikan Fungsi Dengan Uji Beban Statik Pada Jembatan Gelagar Komposit Khoeri, Heri; Nugroho, Panji; Isvara, Wisnu
Borneo Engineering : Jurnal Teknik Sipil Volume 8 Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/be.v8i1.4969

Abstract

Parameter daya layan yang harus dipenuhi untuk aspek keamanan jembatan adalah tidak terlampauinya batas tegangan dan batas lendutan pada saat operasional termasuk saat kondisi pembebanan maksimum terjadi. Untuk mengetahui perilaku Jembatan Komposit A30 Persimpangan Underpass Bekambit saat beroperasi dilakukanlah uji pembebanan statik. Uji dilakukan dengan beban bertahap sampai dengan 60% beban rencana (UDL) dan selanjutnya beban dihilangkan pula secara bertahap.. Lendutan terukur pada beban 60% UDL yaitu  21.77 mm yang diextrapolasi ke 100% UDL menjadi 36.28 mm masih di bawah batas lendutan sisa terpasang yaitu 72.4 mm menurut spesifikasi jembatan gelagar komposit A30 dan juga masih di bawah batas lendutan ijin maksimum L/800 yaitu 37.5 mm. Sejalan dengan itu penambahan tegangan pada UDL100% yang diekstrapolasi dari tegangan 60%UDL yaitu 73.64 MPa artinya hanya 32 % dari tegangan ijin SM490 230 MPa. Elastisitas material selama pengujian menunjukkan hasil yang linier, dengan lendutan sisa maksimum 1.14 mm masih di bawah lendutan sisa yang diijinkan yaitu 7.5 mm. Sehingga berdasarkan hasil uji beban statik, jembatan dapat dinyatakan laik untuk difungsikan.
Penanganan Kemacetan Lalu Lintas Yang Ditimbulkan Akibat Pergerakan Putar Balik (U-Turn) Pada Jalan Perkotaan Wadu, Amy; Dumin, Ludofikus; Nahak, Priska Gardeni
Borneo Engineering : Jurnal Teknik Sipil Volume 8 Nomor 2 Tahun 2024
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/be.v8i2.5290

Abstract

The massive increase in the number of vehicles has placed a huge burden on urban transport infrastructure. This has created an urgent need for effective strategies to address traffic congestion. In Kupang City, U-turn facilities in the median of major roads such as Piet A. Tallo Street, have become a cause of congestion due to the delays that occur when vehicles make a U-turn. Approaching vehicles are often forced to slow down to allow the U-turning vehicles to merge. In an effort to respond to the growing demands of traffic flow, this study aims to investigate the impact of U-turn facilities on road medians and provide recommendations that can improve the efficiency and smoothness of traffic on urban roads. Using VISSIM software, the simulation of the planned improvement scenario of closing U1, U2 and U3 and diverting them to U4 and improving the geometry of U4 with outer widening was carried out. The results showed that the delay only reached 15.46 seconds/vehicle with level of service C from the previous existing conditions which reached 65.15 seconds/vehicle with level of service F
Pengaruh Penggunaan Abu Sekam Padi dan Limbah Granit Terhadap Kuat Tekan Beton Devi, Debby Sinta; Nurmeyliandari, Revianty; Pramadona, Adelia Putri
Borneo Engineering : Jurnal Teknik Sipil Volume 8 Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/be.v8i1.4976

Abstract

Kemajuan di bidang konstruksi yang sangat pesat membuat beton menjadi pilihan bahan struktur bangunan. Inovasi pembuatan beton menggunakan material berkelanjutan adalah sebagai upaya mengatasi permasalahan keterbatasan sumber daya yang ada saat ini. Beton pada umumnya terdiri dari bahan pengikat berupa semen. Abu sekam padi merupakan bahan pozzolan yang tinggi kandungan silika sehingga dapat berperan sebagai bahan pengikat pada campuran beton. Selain itu penggunaan limbah granit yang berasal dari batuan keras sebagai agregat kasar pada campuran beton dapat mengurangi permasalahan lingkungan.  Tujuan utama dari eksperimental ini adalah untuk menganalisis pengaruh penggunaan abu sekam padi dan limbah granit terhadap karakteristik beton. Abu sekam padi yang digunakan 5%,7,5%,10% sebagai substitusi semen, sedangkan limbah granit 5%, 7,5% dan 10% sebagai subtitusi agregat kasar. Hasil dari pengujian sifat beton segar bahwa abu sekam padi yang digunakan dengan persentase yang lebih tinggi dapat menurunkan workability dan meningkatkan kepadatan beton, serta mempercepat waktu pengikatan beton. Persentase optimum penggunaan abu sekam padi adalah 10% dan limbah granit 7,5% dengan hasil kuat tekan tertinggi dari beberapa variasi lainnya yaitu sebesar 28,07 MPa.
Analisis Pengaruh Penambahan Serbuk Sabut Kelapa (Cocopeat) Pada Campuran Agregat Terhadap Kuat Tekan Paving Block Syahwanti, Hezliana; Irvhaneil, Irvhaneil
Borneo Engineering : Jurnal Teknik Sipil Volume 8 Nomor 2 Tahun 2024
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/be.v8i2.5047

Abstract

 The use of sand in the world of construction increases every year so alternative sand companions are needed to reduce its use. One of the construction activities is making paving blocks. Paving blocks are often used for residential complex roads, sidewalks or paving yards, as a result, paving block production increases every year. This is in line with the increasing use of sand. Sand is fine grains that are physically similar to cocopeat (coconut fiber powder). Because the physical properties of cocopeat and sand are the same (Syahwanti et. al, 2021), cocopeat can be researched for use in the construction sector, especially in making paving blocks. The aim of this research is to make paving blocks with an aggregate mixture of cocopeat, sand, cement, gravel and water with a composition ratio of cocopeat and sand, namely 0%, 10%, 25% and 50%. The research method used is experimental where each sample will go through a pressure test to determine the quality of the paving blocks made. The results for the 0% cocopeat composition obtained a pressure test value of 332.25 kN. The compression test values for paving blocks with a cocopeat composition of 10% and 25% produced load values of 16.9 kN and 12.6 kN. For paving blocks with 50% cocopeat composition, the compression test value was obtained for a load of 10.65 kN. These results show that cocopeat can be used as a mixture of fine aggregates in making paving blocks and can be applied as non-structural hardening where the applied load strength is low.
Analisis Kinerja Bukaan Median (U-Turn) Berdasarkan Model Kapasitas Siegloch dan Harder Purnama, Haerul; Rustan, Fathur Rahman; Puspaningtyas, Retno
Borneo Engineering : Jurnal Teknik Sipil Volume 8 Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/be.v8i1.4966

Abstract

Bukaan median di Jalan Jenderal Sudirman, Pomalaa, Kabupaten Kolaka, menghadapi tantangan unik terkait proporsi penggunaannya karena berperan sebagai titik akhir jalur alternatif terpendek dari pelabuhan menuju area pertambangan PT ANTAM dan PT VALE. Fasilitas ini menerima beban lalu lintas dari jalur bypass dan arah menuju Kabupaten Kolaka Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan Gap acceptance dengan model kapasitas Siegloch dan Harder untuk menganalisis kinerja fasilitas bukaan median.Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai gap kritis dan arus lawan melebihi batas yang disyaratkan, sementara kinerja fasilitas putar balik arah pada jam puncak sangat rendah. Model kapasitas Siegloch dan Harder memberikan hasil kapasitas hampir identik, dengan pengaruh yang signifikan pada nilai gap kritis dan jumlah arus arah lawan terhadap kapasitas fasilitas. Dari data yang dianalisis, terungkap bahwa kinerja fasilitas bukaan median kurang memuaskan pada interval waktu antara pukul 07:00 hingga 08:30. Dengan nilai DS0.85  Hal tersebut juga diperkuat dari nilai gap kritis yang mencapai 14.12 detik, melampaui standar rentang headway antar kendaraan untuk ruas 4/2 D sebesar 14 detik. serta nilai arus lawan maksimum mencapai 600 skr/jam pada putaran balik, menunjukkan kondisi yang melampaui batas maksimum yang ditetapkan sebesar 500 Skr/jam.
Analisis Probabilistik Bencana Tsunami terhadap Tingkat Kerentanan Bangunan di Kota Painan, Sumatera Barat berdasarkan Rasio Gempa dengan Metode Logic Tree Putra, Gusti Mahendra; Mahlil, Teuku; Januriyadi, Nurul Fajar; Rasyif, Teuku Muhammad
Borneo Engineering : Jurnal Teknik Sipil Volume 8 Nomor 3 Tahun 2024
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/be.v8i3.5884

Abstract

Sumatera Barat khususnya segmen Mentawai Megathrust merupakan suatu segmen yang rentan terjadinya tumbukan antara patahan aktif, sehingga memicu terjadinya gempa bumi yang kemudian disusul dengan bencana tsunami. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh perbedaan variabel tingkat keaktifan seismik dan rasio antara gempa besar dan gempa kecil dengan alat bantu Logic Tree, potensi bahasa tsunami dengan Probabilistic Tsunami Hazard Assessment, serta menentukan gedung yang dapat digunakan sebagai tempat evakuasi berdasarkan nilai indeks Building Tsunami Vulnerability yang berlangsung di Kota Painan terhadap zona patahan padang. Simulasi dalam penelitian ini menggunakan program Cornell Multi-grid Coupled Tsunami. Dari simulasi tersebut, dilakukan perhitungan ketinggian tsunami pada setiap bangunan di Kota Painan, dan waktu periode ulang ditentukan menggunakan persamaan PTHA. Selain itu, dilakukan penentuan tingkat kerentanan bangunan dengan menggunakan persamaan BTV. Hasil pengolahan data PTHA menunjukkan bahwa ketinggian tsunami maksimal dalam periode ulang 1000 tahun adalah 5.664 meter, sedangkan pada periode ulang 4000 tahun adalah 36 meter. Berdasarkan nilai Building Tsunami Vulnerability, solusi mitigasi yang direkomendasikan adalah menggunakan bangunan dengan nilai kelas BTV 0 (tidak ada), 1 (rendah), dan 2 (sedang). Seperti bangunan Kantor Cabang Bank Nagari yang merupakan bangunan beton bertulang 4 lantai, dikhususkan untuk masyarakat yang tinggal di sekitar garis pantai atau yang jauh dari perbukitan. Selain itu, masyarakat yang tinggal dapat memanfaatkan dataran tinggi atau perbukitan sebagai tempat evakuasi.
Analisis Kinerja Operasional dan Pelayanan Angkutan Perkotaan pada Trayek 1 Bobotsari, Kabupaten Purbalingga PARLUKI, ALSHA DEWI; ANINDITA, REZA YOGA; PUTRO, HANENDYO; FITRIANI, NURUL; HADI, SUPRAPTO
Borneo Engineering : Jurnal Teknik Sipil Volume 8 Nomor 3 Tahun 2024
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/be.v8i3.5498

Abstract

Permasalahan angkutan kota di Kabupaten Purbalingga, khususnya Trayek 1 Bobotsari yang melayani daerah industri Jalan Ahmad Yani diidentifikasi adalah kurang optimalnya kinerja operasional dan pelayanan angkutan kota. Seringkali, angkutan kota pada Trayek 1 tidak mencukupi kebutuhan karyawan pada periode sibuk, terutama saat pulang kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kualitas pelayanan angkutan kota trayek 1 Bobotsari, yang juga berperan dalam melayani karyawan industri. Pengambilan data menggunakan 3 metode, yaitu survei dinamis, survei statis dan wawancara penumpang melalui kuisioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja operasional angkutan kota berada pada kategori sedang-baik secara keseluruhan, namun nilai load factor pada jam sore (Terminal Purbalingga-Terminal Bobotsari) tergolong kurang dengan nilai 108,64%. Dari sisi pelayanan, nilai indeks kepuasan pengguna sebesar 74,74% menunjukkan tingkat kepuasan "puas" berdasarkan kriteria penilaian Customer Satisfaction Index (CSI). Rekomendasi yang diajukan meliputi peningkatan fasilitas di dalam angkutan, seperti kenyamanan dan keamanan, serta penjadwalan kepulangan karyawan di ketiga industri tersebut dengan menghitung kebutuhan angkutan Trayek 1 untuk meningkatkan mobilitas karyawan dan efisiensi operasional. Implementasi rekomendasi ini diharapkan dapat mengoptimalkan penyediaan angkutan kota dan meningkatkan kepuasan pengguna secara keseluruhan.
Pengaruh Air Laut pada Kualitas Paving Block untuk Aplikasi Non-Struktural Patah, Dahlia; Dasar, Amry; Apriansyah, Apriansyah
Borneo Engineering : Jurnal Teknik Sipil Volume 8 Nomor 3 Tahun 2024
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/be.v8i3.5993

Abstract

Penggunaan air tawar dalam industri konstruksi, termasuk dalam pembuatan paving block, menghadapi tantangan besar akibat keterbatasan sumber daya air tawar di banyak wilayah. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi potensi penggunaan air laut sebagai alternatif pengganti air tawar dalam proses pencampuran dan perawatan paving block, terutama untuk aplikasi non-struktural di daerah pesisir. Metode penelitian melibatkan empat jenis campuran paving block: AT-AT (pencampuran dan perawatan dengan air tawar), AT-AL (pencampuran dengan air tawar dan perawatan dengan air laut), AL-AT (pencampuran dengan air laut dan perawatan dengan air tawar), dan AL-AL (pencampuran dan perawatan dengan air laut). Pengujian dilakukan pada umur benda uji 28 dan 91 hari untuk mengevaluasi kuat tekan, daya serap air, porositas, ketahanan terhadap larutan asam, dan nilai resistivitas listrik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa campuran AT-AT memiliki kualitas terbaik dengan kuat tekan tertinggi, porositas dan daya serap air terendah, serta ketahanan optimal terhadap lingkungan asam dan korosi. Campuran AL-AT juga menunjukkan performa baik dengan electrical resistivity tinggi dan penurunan porositas signifikan, menjadikannya layak untuk aplikasi di wilayah pesisir. Meskipun campuran AL-AL menunjukkan peningkatan porositas dan penurunan ketahanan terhadap asam, hasil resistivitasnya tetap memadai untuk aplikasi non-struktural ringan. Temuan ini mengindikasikan bahwa air laut dapat digunakan sebagai alternatif yang ekonomis dalam pembuatan dan perawatan paving block di daerah dengan keterbatasan air tawar, tanpa mengorbankan kualitas secara signifikan untuk aplikasi non-struktural.