cover
Contact Name
Sukma Murni
Contact Email
sukmamurni@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
collase.journal@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota cimahi,
Jawa barat
INDONESIA
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education)
ISSN : 26144085     EISSN : 26144093     DOI : -
Core Subject : Education,
Collase Journal publishes original research or theoretical papers about teaching and learning in Primary Teacher Education study program of IKIP Siliwangion current science issues, namely: -Teacher of Primary School. -Observers and Researchers of Primary School. -Educational decisions maker on regional and national level.
Arjuna Subject : -
Articles 885 Documents
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR HYPERMEDIA BERBASIS KELORA DENGAN MODEL QUANTUM TEACHING SISWA KELAS IV SD DI KECAMATAN PECANGAAN KABUPATEN JEPARA Nurul Hidayah
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 6, No 2 (2023)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v6i2.12756

Abstract

The purpose of this research is to analyze the needs of teaching materials, to design teaching materials, to analyze the effectiveness of the needs of teaching materials. The research method uses RD. The resulting product is in the form of kelora-based hypermedia teaching materials with a quantum teaching model. The research and development steps refer to Borg and Gall. Data obtained from interviews, questionnaires, and tests. Data were analyzed by accumulating the number of scores. The effectiveness of learning material data was analyzed by normality test, homogeneity test, gain test, t test at a significance level of 0.05 using SPSS. The results of research and development are hypermedia teaching materials based on Jepara local wisdom with a quantum teaching model. This product proved to be feasible because the total scores obtained by the validators of teaching materials, materials and practices were 90.63; 90.27, and 90.25 “very feasible” criteria. The results of the responses from students were 88.89% and the responses of teachers in three elementary schools with an average of 88.24% with the product category "very feasible". The use of this product is effective in improving student learning outcomes. The average percentage of the pretest in the control and experimental classes was almost the same, namely 67.29 and 64.71. After being given treatment, the average posttest of the control and experimental classes increased to 75.53 and 89.41. The results of the t test obtained t value = 6.045 with a significance level of 0.000 = 0.05.
KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIK PADA MATERI FAKTOR PERSEKUTUAN TERBESAR SISWA KELAS V SD MENGGUNAKAN MODEL STUDENT FACILITATOR AND EXPLAINING Iwan Rohmana; Sukma Murni
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 6, No 2 (2023)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v6i2.6307

Abstract

Penelitian ini memiliki tiga tujuan yaitu, (1).Untuk mengetahui skenario dan implementasi pembelajaran kemampuan berpikir kritis matematik pada materi FPB siswa SD kelas V dengan menggunakan model Student Facilitator and Explaining. (2). Untuk mengetahui respon guru dan siswa terhadap pembelajaran kemampuan berpikir kritis matematik pada materi FPB siswa SD kelas V dengan menggunakan model Student Facilitator and Explaining. (3). Untuk mengetahui kesulitan-kesulitan apa saja yang dihadapi siswa dalam mengerjakan soal-soal dan tugas-tugas keterampilan berpikir kritis matematik pada materi FPB siswa SD kelas V dengan menggunakan model Student Facilitator and Explaining. Penelitian ini menggunakan metode Deskriptif kualitatif, yang bertujuan untuk menggambarkan upaya yang dilakukan oleh guru dalam memperbaiki kualitas pembelajaran matematika pada kemampuan berpikir kritis matematika pada materi (FPB) siswa kelas V Sekolah Dasar (SD) dengan menggunakan model pembelajaran Student Facilitator and Explaining. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa SD kelas V di salah satu SD Negeri di Kota Cimahi yang berjumlah 10 orang Tahun ajaran 2019-2020.Berdasarkan hasil yang diperoleh selama pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan model Student Facilitator and Explaining menunjukkan hasil yang sangat baik. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penelitian ini siswa mengalami peningkatan pada pembelajaran kemampuan berpikir kritis pada materi FPB siswa SD kelas V dengan menggunakan model Student Facilitator and Explaining.
Pembelajaran pemahaman IPA siswa kelas IV sekolah dasar dengan pendekatan model kooperatif teknik Jigsaw akbar johansyah; Fadly Pratama
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 6 No. 4 (2023)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v6i4.5767

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menelaah pembelajaran pemahaman IPA pada siswa kelas IV dengan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Negeri 195 Isola Kota Bandung dengan jumlah siswa sebanyak 25 orang yang terdiri dari 17 orang siswa laki-laki dan 8 orang siswa perempuan. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi guru dan siswa, soal evaluasi, serta angket guru dan siswa. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat peningkatan kualitas pembelajaran setelah menggunakan dengan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw. Hal tersebut ditunjukan dengan nilai rata-rata pemahaman IPA kelas sebesar 80,80 yang tergolong dalam kategori baik, nilai tertinggi siswa sebesar 95 dan nilai terendah sebesar 65. Ketuntasan belajar siswa menunjukan 96,0% siswa mendapatkan nilai diatas kriteria ketuntasan minimum dan 4,0% masih mendapat nilai dibawah nilai kriteria ketuntasan minimum
Pembelajaran matematika berbasis kooperatif tentang operasi hitung pembagian pada Siswa kelas IV dengan menggunakan model pembelajaran snowball throwing Setiawan Setiawan; Faridillah Fahmi Nurfurqon
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 6 No. 2 (2023)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v6i2.6029

Abstract

Siswa sangat baik dalam merespon pembelajaran yang sampaikan mulai dari apersepsi sampai dengan menyimpulkan materi yang disampaikan. Siswa juga mulai aktif bertanya saat pembelajaran berlangsung, rasa ingin tau mereka juga cukup tinggi dengan materi yang di sampaikan. Pada saat guru menerapkan metode Snowball Throwing siswa juga sangat antusias dalam mengikuti pembelajaran. Pada saat mengerjakan soal evaluasi yang disiapkan guru siswa lebih teliti dalam mengerjakan. Dari hasil tersebut, diketahui bahwa terjadi peningkatan aktivitas siswa dan sudah mencapai standar ketuntasan minimal. Siswa mulai terbiasa menggunakan metode snowball throwingsehingga skor aktivitas siswa meningkat hingga 90 (sangat baik). Danmayoritas siswa sudah dapat menjawab yang sesuai denganpernyataan yang telah disajikan dan secara tidak langsung siswa terlibatdalam proses pembelajaran aktif. Siswa yang telah memahami materi denganbaik dapat dilihat dari siswa dapat menjawab soal yaitu dengan mengerjakanuji kompetensi. Kenaikan rata- rata kelas dari kegiatan 1 sebesar 40 % menjadi 85% pada kegiatan 2 serta tingkat ketuntasan dari kegiatan 1 siswa yang mencapai ketuntasan dari hasil tes akhir siklus sebesar 40% siswa yang tuntas yaitu sebanyak 8 siswa, dan kegiatan 2 hasil yang diraih siswa semakin meningkat menjadi 85% siswa yang tuntas yaitu 17 siswa.Keywords: Metode, Aktive Learning, snowball throwing, Matematika
Kemampuan berpikir kritis matematik pada materi faktor persekutuan terbesar Siswa kelas V SD menggunakan model student facilitator and explaining Iwan Rohmana; Sukma Murni
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 6 No. 2 (2023)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v6i2.6307

Abstract

Penelitian ini memiliki tiga tujuan yaitu, (1).Untuk mengetahui skenario dan implementasi pembelajaran kemampuan berpikir kritis matematik pada materi FPB siswa SD kelas V dengan menggunakan model Student Facilitator and Explaining. (2). Untuk mengetahui respon guru dan siswa terhadap pembelajaran kemampuan berpikir kritis matematik pada materi FPB siswa SD kelas V dengan menggunakan model Student Facilitator and Explaining. (3). Untuk mengetahui kesulitan-kesulitan apa saja yang dihadapi siswa dalam mengerjakan soal-soal dan tugas-tugas keterampilan berpikir kritis matematik pada materi FPB siswa SD kelas V dengan menggunakan model Student Facilitator and Explaining. Penelitian ini menggunakan metode Deskriptif kualitatif, yang bertujuan untuk menggambarkan upaya yang dilakukan oleh guru dalam memperbaiki kualitas pembelajaran matematika pada kemampuan berpikir kritis matematika pada materi (FPB) siswa kelas V Sekolah Dasar (SD) dengan menggunakan model pembelajaran Student Facilitator and Explaining. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa SD kelas V di salah satu SD Negeri di Kota Cimahi yang berjumlah 10 orang Tahun ajaran 2019-2020.Berdasarkan hasil yang diperoleh selama pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan model Student Facilitator and Explaining menunjukkan hasil yang sangat baik. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penelitian ini siswa mengalami peningkatan pada pembelajaran kemampuan berpikir kritis pada materi FPB siswa SD kelas V dengan menggunakan model Student Facilitator and Explaining.
Analisis pembelajaran bahasa sunda Siswa kelas V Sekolah Dasar Winda Lucyanti; Sylvia Rabbani
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 6 No. 2 (2023)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v6i2.6670

Abstract

Berkomunikasi untuk tingkat Internasional, paling umum bahasa yang digunakan adalah bahasa Inggris, untuk komunikasi nasional. Bahasa Indonesia, dan untuk komunikasi di tingkat daerah para regulator umumnya menggunakan bahasa daerah. Bahasa Sunda sama dengan bahasa daerah lainnya, berada pada tingkat ketiga penggunaan bahasa dunia, begitu banyak siswa menilai mata pelajaran bahasa daerah di Jawa Barat kurang menarik untuk dipelajari. Di tingkat pendidikan, upaya untuk mengubah asumsinya guru bahasa Sunda harus dapat menyiasati sehingga siswa dapat tertarik dengan bahasa daerah dengan membuat strategi pembelajaran yang memadai.
Pembelajaran daring materi bangun ruang pada Siswa Kelas V SD menggunakan pendekatan realistic mathematics education (RME) Ismi Azhari Pangestu; Siti Ruqoyyah
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 6 No. 2 (2023)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v6i2.7403

Abstract

The ability to understand about solid (geometry) for elementary school students in grade V is very important because it is one of the subjects in mathematics. However, the facts in the field have not been well honed. Many students have difficulty during the learning process, especially when the questions are presented in the form of stories related to everyday life. Through the Realistic Mathematics Education (RME),  approach, students are able to understand about that problems using concrete objects, because students are directed to solve a problem through real-world situations. This study aims to examine  the scenarios and implementations, students' and teacher's responses, difficulties experienced by students and teacher during online learning, and teacher's obstruction in implementing online learning. The research subject was done in grade V at elementary school in Bandung Barat. This research uses descriptive qualitative research. The instruments in this study consisted of observation sheets, questionnaires or attitude scales, interviews and written tests. The achievement of this study shows the expected results based on the post-test results on each item because it has increased. That way, the ability to understand about solid (geometry) using the Realistic Mathematics Education (RME),  approach is better than before getting treatment using the Realistic Mathematics Education (RME),  approach.
Pembelajaran daring materi menyimak cerita pendek pada siswa kelas IV SD menggunakan model pembelajaran inquiry Herman Pelani; Agni Muftianti
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 6 No. 2 (2023)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v6i2.7876

Abstract

This study aims to examine the online learning of Indonesian subjects on short story listening material in grade IV elementary school during the COVID-19 pandemic using the Inquiry learning model. Examine teacher and student responses, and examine student difficulties in completing assignments. The research method used is descriptive qualitative. The subjects in this study were 20 fourth grade students of SD Negeri Pasirjambu, totaling 5 male students and 15 female students. The research instruments used were observation sheets, questionnaires or attitude scales, and written tests. The results of this study are that the first scenario and implementation of learning show findings in the field, namely students can learn to listen to short stories better by giving teachers a learning experience using audiovisual media online via whatsapp. Second, the response of teachers and students is very good, Third, the difficulties experienced by students in online learning in listening to short story material using the online inquiry learning model in general, namely the internet network that is less stable, difficult to understand the material and less free to interact with friends, quota limited and limited cellphones, because they have to take turns with other family members. as well as the obstacles experienced by researchers including the lack of stable signal and enough to drain data packets. Based on the results of research and discussion in this study, it can be concluded that online learning on short story listening material in class IV at SDN Pasirjambu is good
Pembelajaran daring pada materi menemukan pesan dalam cerita rakyat dengan menggunakan pendekatan saintifik berbantuan media youtube Pada siswa kelas iv sd harapan kasih Diana Sukmawaty; Ronny Mugara
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 6 No. 2 (2023)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v6i2.8778

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menelaah pembelajaran kemampuan berfikir kritis pembelajaran daring pada materi menemukan pesan dalam cerita rakyat dengan menggunakan pendekatan saintifik  berbantuan  media youtube pada siswa kelas IV SD Harapan Kasih. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Harapan Kasih Kota Bandung dengan jumlah siswa sebanyak 69 orang yang terdiri dari 33 orang siswa laki-laki dan 36 orang siswa perempuan. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi guru dan siswa, soal menjawab pertanyaan menemukan pesan dalam cerita rakyat, serta angket wawancara guru dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan kualitas pembelajaran ketika diterapkannya pendekatan saintifik. Hal tersebut ditunjukan dengan nilai rata-rata kelas dalam materi menemukan pesan dalam cerita rakyat sebesar 93,23 yang tergolong dalam kategori baik, nilai tertinggi siswa sebesar  100 dan nilai terendah sebesar 53. Ketuntasan belajar siswa menunjukan 96,0% siswa mendapatkan nilai diatas kriteria ketuntasan minimum dan 3,3% masih mendapat nilai dibawah nilai kriteria ketuntasan minimum.  
Pembelajaran daring materi KPK dan FPB menggunakan model problem based learning untuk meningkatkan kognitif Siswa kelas IV SD berbantuan media whatsapp Milawati Dewi; Asep Samsudin; Linda Hania Fasha
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 6 No. 2 (2023)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v6i2.11870

Abstract

Aspek pemahaman materi KPK dan FPB di sekolah dasar belum sepenuhnya dapat memahami siswa yang kurang memahami materi sehingga mengakibatkan kurang efektifnya pembelajaran yang dilaksanakan. Sedangkan siswa banyak mengalami kesulitan dalam pembelajaran berani yang dilakukan saat ini dimana siswa kurang konstensi dalam pembelajaran khususnya Matematika yang tidak mudah untuk dijelaskan kepada siswa yang mengakibatkan suasana pembelajaran menjadi kurang kondusif. Untuk mengatasi kesulitan pemahaman siswa inilah perlu adanya metode yang efektif. Penelitian ini dilakukan untuk melihat bagaimana metode Problem Based Learning (PBL) dapat melihat kesulitan siswa dalam memahami materi penjumlahan. Penelitian ini menggunakan kajian 5 literatur artikel nasional melalui pembelajaran berani.Dimana pembelajaran berani. Dari hasil penelitian pemahaman materi KPK dan FPB adalah 60%, respon pembelajaran Matematika KPK dan FPB sebanyak 70%, respon terhadap materi guru KPK dan FPB adalah 80%, dan respon penggunaan metode PBL berbantuan whatsapp adalah 85%. dimana terlihat dari respon siswa dalam pembelajaran dengan minat siswa.