cover
Contact Name
Sukma Murni
Contact Email
sukmamurni@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
collase.journal@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota cimahi,
Jawa barat
INDONESIA
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education)
ISSN : 26144085     EISSN : 26144093     DOI : -
Core Subject : Education,
Collase Journal publishes original research or theoretical papers about teaching and learning in Primary Teacher Education study program of IKIP Siliwangion current science issues, namely: -Teacher of Primary School. -Observers and Researchers of Primary School. -Educational decisions maker on regional and national level.
Arjuna Subject : -
Articles 885 Documents
Peningkatan pemahaman konsep matematika materi pecahan senilai melalui model TGT kelas IV siswa sekolah dasar Budiyanto, Stenly Adinda; Wantoro, Jan
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 8 No. 3 (2025)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v8i3.22821

Abstract

Abstract This research aims to increase understanding of the concept of equivalent fractions using the TGT model. This type of research uses PTK with research subjects of 28 students, 15 women and 13 men, class IV at SD Muhammadiyah 3 Surakarta. This research was conducted in two cycles. The model stages use the Kemmis and Mc Taggart cycle with four components, namely 1) planning, 2) action, 3) observation, and 4) reflection. Diagram of cognitive aspect learning outcomes, there was an increase with initial data before being given action was 52, after being given action in cycle I it became 60, in cycle II there was an increase of 82. Diagram of the percentage of students' learning completeness, initial data before being given action was 36%, after being given action in cycle I became 54%, and in cycle II there was an increase of 82%. In diagram 3, students' positive activities show a percentage increase from 75% in cycle I to 85% in cycle II. Meanwhile, diagram 4 of learning management experienced an increase in percentage in cycle I from 79% to 88% in cycle II. The conclusion of this research is that there has been an increase in the understanding of the concept of fractions in class IV students at SD Muhammadiyah 3 Surakarta. Keywords: Concept, Fraction, TGT. Abstrak Penelitian ini bertujuan meningkatkan pemahaman konsep pecahan senilai dengan menggunakan model TGT. Jenis penelitian menggunakan PTK dengan subyek penelitian 28 siswa dengan 15 Perempuan dan 13 laki-laki kelas IV SD Muhammadiyah 3 Surakarta. Penelitian ini dilakukan sebanyak II siklus. Tahapan model menggunakan siklus Kemmis dan Mc Taggart dengan empat komponen yakni 1) perencanaan, 2) Tindakan, 3) pengamatan, dan 4) refleksi. Diagram hasil belajar aspek kognitif terjadi peningkatan dengan data awal sebelum diberikan tindakan 52, setelah diberikan tindakan pada siklus I menjadi 60, pada siklus II mengalami kenaikan sebanyak 82. Diagram persetase ketuntasan belajar siswa data awal sebelum diberikan tindakan 36%, setelah diberikan tindakan pada siklus I menjadi 54%, dan pada siklus II mengalami kenaikan sebanyak 82%. Pada gambar diagram 3 aktivitas positif siswa menunjukkan persentase kenaikan dari 75% pada siklus I menjadi 85% pada siklus II. Sedangkan diagram 4 pengelolaan pembelajaran mengalami kenaikan persentase pada siklus I 79% menjadi 88% pada siklus II. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah terjadi kenaikan pemahaman konsep pecahan senilai peserta didik kelas IV SD Muhammadiyah 3 Surakarta. Kata Kunci: Konsep, Pecahan, TGT.
Penerapan model pembelajaran problem based learning untuk meningkatkan pemahaman konsep pada materi gaya dan gerak siswa kelas IV sekolah dasar Rizkiandini, Regina; Hidayat, Wahyu; Hadianti, Yeni
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 8 No. 3 (2025)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v8i3.23317

Abstract

This research aims to determine the increase in understanding of the concept of force and motion in class IV elementary school students in learning using the Problem Based Learning (PBL) model. The method used in this research is a quantitative method. The research subjects were 30 class IV students at SDN Sirnagalih in Ngamprah District, West Bandung Regency. Data was obtained by giving pretest and posttest questions. Based on the research results, it can be concluded that the application of the Problem Based Learning (PBL) model has succeeded in improving the ability to understand concepts in fourth grade elementary school students. This is proven by the average N-Gain value obtained at 0.78 with high criteria. This means that the level of effectiveness of using the Problem Based Learning (PBL) model in increasing fourth grade elementary school students' understanding of concepts in force and motion material has a high level of effectiveness.
Penerapan strategi pembelajaran diferensiasi meningkatkan hasil belajar kognitif peserta didik kelas IV pada materi perubahan wujud benda Triyasmin Fauziah, Dila; Merliana, Anggit; Nugraha, Akhmad
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 8 No. 3 (2025)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v8i3.24528

Abstract

Pembelajaran berdiferensiasi adalah proses belajar yang memungkinkan peserta didik mempelajari materi sesuai dengan kemampuan, minat, dan kebutuhan mereka. Hal ini bertujuan agar mereka tidak merasa gagal dalam pengalaman belajarnya (Mila Handiyani., 2022). Pembelajaran berdiferensiasi adalah upaya untuk menyesuaikan proses pembelajaran di kelas agar memenuhi kebutuhan belajar individu setiap peserta didik. Tujuan penelitian ini untung meningkatkan hasil belajar peserta didik pada pembelajaran IPAS khususnya materi perubahan wujud benda. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas dengan 2 siklus, yang mana tiap siklusnya dilaksanakan 1 pertemuan dengan alokasi waktu 2 x 35 menit. Adapun teknik pengolahan data dilakukan dengan skoring dan rata-rata. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pada siklus I dan II. Sehingga dapat disimpulkan bahwa strategi pembelajaran diferensiasi berhasil dalam meningkatkan hasil belajar kognitif peserta didik.
Pembelajaran etnomatematika kerajinan anyaman mangkubumi, Tasikmalaya pada materi bangun ruang di kelas V sekolah dasar Santana, Tesa Salsabila; Lidinillah, Dindin Abdul Muiz; Respati, Resa
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 8 No. 3 (2025)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v8i3.24622

Abstract

Abstrak Penelitian ini dilatarbelakangi dengan kurang optimalnya penggunaan bahan ajar dan kehidupan sehari-hari dalam pembelajaran matematika pada materi bangun ruang. Kurangnya minat peserta didik terhadap materi geometri bangun ruang pada mata pelajaran matematika, dan pendidik yang belum pernah menerapkan penggunaan lkpd etnomatematika dalam proses pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini mengembangkan lembar kerja peserta didik (LKPD) etnomatematika berbasis kerajinan anyaman Mangkubumi pada materi bangun ruang di kelas V SD dengan menggunakan Educational Design Research (EDR) model McKenney & Reeves (2018). Hasil pengembangan ini dirancang dengan memperhatikan syarat didaktik, syarat konstruktif, dan syarat teknis pada LKPD yang dilengkapi dengan tampilan warna dan gambar menarik dengan bantuan platform canva. Uji coba dilakukan pada peserta didik kelas V SDN Sambongpari dengan hasil persentase respon peserta didik sebesar 91,9% dan respon pendidik sebesar 93,75% dengan kategori “sangat baik”. Berdasarkan hasil validasi ahli, angket respon guru, dan angket respon peserta didik menunjukkan bahwa lkpd ini layak digunakan dalam proses pembelajaran di sekolah dasar. Kata Kunci: Etnomatematika, Bangun Ruang, LKPD.
Analisis kebutuhan media pada pembelajaran perkalian dan pembagian bilangan cacah di kelas IV SD Yuliana Widi Maulita; Karlimah, Karlimah; Apriani, Ika Fitri
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 8 No. 3 (2025)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v8i3.24625

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis kebutuhan media pembelajaran dalampembelajaran perkalian dan pembagian bilangan cacah di kelas IV SD. Penelitian ini menggunakanpendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan analisisdokumen. Subjek penelitian terdiri dari seorang guru kelas dan seluruh peserta didik kelas IV SDN 2Katekan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran yang digunakan saat ini belumsepenuhnya memenuhi kebutuhan untuk pembelajaran yang efektif dalam materi perkalian danpembagian bilangan cacah. Beberapa faktor yang menjadi perhatian utama seperti kurangnya variasimedia yang tersedia, keterbatasan akses terhadap teknologi, dan keterbatasan dalam kreativitaspenerapan media pembelajaran. Implikasi dari temuan ini menunjukkan perlunya pengembangan mediapembelajaran yang lebih interaktif, visual, dan dapat mendukung pemahaman konsep matematis secaralebih baik. Penerapan media yang tepat dapat meningkatkan motivasi belajar peserta didik sertamemfasilitasi pemahaman konsep matematika dengan lebih baik dalam konteks perkalian dan pembagianbilangan cacah di kelas IV SD. Penelitian ini memberikan perspektif tentang kebutuhan aktual dalampengembangan media pembelajaran matematika di tingkat SD, khususnya dalam topik perkalian danpembagian bilangan cacah yang dapat menjadi dasar bagi pengembangan kurikulum dan strategipembelajaran yang lebih efektif di masa mendatang.
Pengembangan media pembelajaran berbasis powtoon materi pecahan sederhana di kelas III sekolah dasar Regina, Regina; Lidinillah, Dindin Abdul Muiz; Nuryadin, Asep
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 8 No. 3 (2025)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v8i3.24635

Abstract

As time goes by, teachers must innovate in learning media, to provide a classroom atmosphere that suits the needs of the times, technology must be applied in learning. This research aims to find out how to design PowerPoint-based video learning media for mathematics material about simple fractions in elementary schools, so that it can be a solution to problems related to interest in learning. This research uses the Research and Development (R&D) method with the ADDIE model which includes analysis, design, development, implementation and evaluation. The target of product trials is grade III elementary school students. This research was validated by material experts, media experts and pedagogy experts. The results obtained by Powtoon-based learning video media meet the suitability value for use as learning media. From the validation results, material experts showed an average score of 96% with very appropriate criteria, media experts showed an average score of 71% with appropriate criteria, and pedagogy experts showed an average score of 73% with appropriate criteria. The student response questionnaire showed an average score of 83% with very appropriate criteria and teacher responses showed an average score of 96% with very appropriate criteria. Based on these results, it can be concluded that the Powtoon-based learning video media on simple fractions material is said to be very suitable for increasing interest in learning for class III at SDN Cicariu. Keywords: Media, Mathematics, Simple Fractions.
Pengaruh penggunaan media papan perkalian terhadap hasil belajar matematika kelas II SDN Karangayar Gunung 02 Semarang Reiza Putra, Aditya; Purnamasari, Veryliana; Riskiyati, Nur
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 8 No. 3 (2025)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v8i3.24643

Abstract

This research was taken based on the lack of students in facing challenges and feeling constrained in understanding the concept of multiplication, this was caused by the lack of application of concrete learning media in the mathematics learning process. The aim achieved in this research is to see the effect of using multiplication board media on student learning activities in mathematics learning multiplication material for class II SDN Karanganyar Gunung 02 Semarang. The method used in this research is a quantitative method with a research sample of 28 students. In collecting data, researchers used techniques in the form of test questions. The research results show that the pretest average is 66, while the posttest average is 91. The results of the hypothesis obtained through the Paired Simple T Test (t Test) show a significance value of 0.00 < 0.05. So in conclusion, there is an influence of the use of multiplication board media on class II multiplication learning outcomes at SDN Karanganyar Gunung 02 Semarang. Keywords : multiplication board, media, learning outcomes
Respon peserta didik dalam menyelesaikan soal tes literasi sains bermuatan SDG’s tema zero hunger di sekolah dasar Dini, Asri Akmaly; Hamdu, Ghullam; Setiadi, Pidi Mohamad
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 8 No. 3 (2025)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v8i3.24657

Abstract

Literasi sains mempunyai peran yang sangat penting dalam membantu peserta didik memiliki kemampuan berpikir tingkat tinggi yang dapat diimplementasikan dengan menerapkan sains dalam kehidupan sehari-hari. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat respon peserta didik setelah selesai mengerakan soal tes yang memerlukan literasi sains. Respon peserta didik merupakan jawaban atas pertanyaan yang berkaitan dengan sikap dan perasaan mereka setelah menyelesaikan soal tes literasi sains bermuatan Sustainable Development Goal’s (SDG’s) yang bertemakan zero hunger di sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah lembar kuesioner atau angket. Subjek yang terdapat dalam penelitian ini melibatkan 20 orang peserta didik yang berada di bangku kelas IV pada salah satu sekolah dasar di Kota Tasikmalaya. Data hasil kuesioner (angket) dianalisis menggunakan skala likert yang dideskripsikan. Hasil penelitian diperoleh bahwa persentase respon peserta didik setelah diberikan soal tes literasi sains bermuatan Sustainable Development Goal’s (SDG’s) tema zero hunger mencapai 85% dengan kategori sangat praktis. Siswa sangat antusia dan tertarik untuk mengerjakan soal tes literasi sains, kemudian bentuk soal tes literasi sains yang diberikan berbeda dengan soal yang biasa mereka kerjakan, soal tes yang dikembangkan berkaitan dengan E-Modul dan E-LKPD zero hunger dan soal tes literasi sains yang dikembangkan melibatkan kegiatan literasi dengan baik, sehingga soal tes literasi sains ini layak digunakan oleh peserta didik kelas tinggi di sekolah dasar.
Analisis kebutuhan modul digital bermuatan SDG’s tema zero hunger di sekolah dasar Aprida, Marsheila; Hamdu, Ghullam; Setiadi, Pidi Mohamad
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 8 No. 3 (2025)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v8i3.24662

Abstract

Pendidikan menjadi salah satu peranan penting dalam mewujudkan Pembangunan di suatu negara termasuk dalam pembangunan berkelanjutan yang termuat dalam Sustainable Development Goals (SDGs) atau Tujuan Pembangunan yang Berkelanjutan. Terdapat 17 poin tujuan berkelanjutan. Salah satu elemen tujuan SDG’s yang berkaitan dengan peningkatan standar hidup manusia ialah poin 2 SDG’s ialah Zero Hunger (Tanpa kelaparan) yang berisi mencapai ketahanan pangan dan meningkatkan gizi serta mendukung pertanian berkelanjutan. Tujuan ini bisa diintegrasikan melalui proses pembelajaran yang dikenal dengan Education for Sustainable Development (ESD) atau Pendidikan Berkelanjutan. Di dalamnya memuat tiga perspektif utama yaitu perspektif ekonomi, sosial dan lingkungan. Penerapan pembelajaran berbasis ESD (Education for Sustainable Development) di Sekolah Dasar dalam mewujudkan tujuan pembangunan berkelanjutan perlu memperhatikan beberapa hal salah satunya bahan ajar yang digunakan. Salah satu upaya guru dalam menyediakan bahan ajar adalah pengembangan bahan ajar, seperti modul yang direalisasikan dalam bentuk digital (e-modul atau modul elektronik). Maka dari itu, muatan SDG’s dalam bahan ajar sangat penting ungtuk mencapai tujuan pendidika berkelanjutan khususnya di sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan pengembangan elektronik modul bermuatan Sustainable Development Goals tema Zero Hunger di Sekolah Dasar. Adapun metode penelitian yang digunakan ialah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian adalah 4 orang guru kelas IV dan 4 orang siswa kelas IV dari sekolah yang berbeda di daerah Kota Tasikmalaya dan kabupaten Ciamis. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan wawancara dan studi dokumen yang digunakan di sekolah. Analisis data menggunakan Teknik Miles-Huberman yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Analisis ini meliputi analisis bahan ajar yang digunakan, analisis siswa, analisis modul sebagai bahan ajar digital di sekolah dan analisis pembelajaran bermuatan SDG’s di sekolah. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa penggunaan bahan ajar di kelas IV sekolah dasar kebanyakan menggunakan buku terbitan dari Kemendikbud namun masih ada beberapa yang belum memenuhi kebutuhan peserta didik, salah satunya belum adanya yang memuat SDGs. Sehingga guru membutuhkan pengembangan bahan ajar sebagai tambahan untuk menunjang proses pembelajaran dan membantu peserta didik belajar secara mandiri berupa E-Modul bermuatan SDGs untuk siswa kelas IV di sekolah dasar.
Pengembangan bahan ajar interaktif e-modul letak geografis Indonesia berbasis android pada kelas V Maulidia Sari, Lisna; Setiadi, Pidi Mohamad; Respati, Resa
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 8 No. 3 (2025)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v8i3.24676

Abstract

Kurikulum merdeka telah diterapkan sejak tahun 2022, Pembelajaran IPAS (Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial) menjadi salah satu pembaharuan dalam kurikulum merdeka. Bahan ajar merupakan komponen pembelajaran yang penting, begitupun dengan teknologi pendidikan. Salah satu kolaborasi bahan ajar dan teknologi adalah e- modul, namun dibeberapa Sekolah Dasar belum terdapat bahan ajar e-modul interaktif berbasis android. Sehingga perlu dikembangkan bahan ajar e-modul interaktif berbasis android. Pada penelitian ini, dilakukan pengembagan bahan ajar e-modul interaktif berbasis android pada pembelajaran IPS mengenai Letak Geografis Indonesia di kelas V SD. Metode yang digunakan adalah metode ADDIE, responden sebanyak 34 siswa kelas V SD. Menggunakan teknik wawancara, observasi, analisis dokumen dan angket beserta instrumennya, pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Hasil penerapan bahan ajar e-modul mendapat respon sangat praktis dari guru dan siswa. Respon guru mendapat nilai sebesar 88,52941% dan hasil kepraktisan dari respon siswa adalah sebesar 84,16955% dengan persetase sangat praktis.