cover
Contact Name
Sukma Murni
Contact Email
sukmamurni@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
collase.journal@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota cimahi,
Jawa barat
INDONESIA
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education)
ISSN : 26144085     EISSN : 26144093     DOI : -
Core Subject : Education,
Collase Journal publishes original research or theoretical papers about teaching and learning in Primary Teacher Education study program of IKIP Siliwangion current science issues, namely: -Teacher of Primary School. -Observers and Researchers of Primary School. -Educational decisions maker on regional and national level.
Arjuna Subject : -
Articles 885 Documents
Analisis kemampuan pemecahan masalah mean, median, modus di SDN Undaan Kidul 3 Maulida, Lia Khusna; Ramadhani, Amelia Nur; Riswari, Lovika Ardana
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 8 No. 2 (2025)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v8i2.24520

Abstract

Kemampuan pemecahan masalah merupakan keterampilan penting dalam pembelajaran matematika yang membantu siswa mengembangkan pola pikir analitis dan logis. Kemampuan ini memungkinkan siswa menghadapi berbagai masalah matematika dan menemukan solusi kreatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan siswa kelas VI SDN Undaan Kidul 3 dalam menyelesaikan soal matematika terkait materi mean, median, dan modus. Peneliti menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk mengobservasi 1 siswa di kelas tersebut dan melakukan wawancara dengan wali kelas VI. Untuk mengumpulkan data, peneliti menerapkan teknik observasi, melakukan wawancara, dan mengumpulkan dokumen-dokumen terkait. Data dianalisis dengan model interaktif yang melibatkan proses reduksi data, presentasi data, serta pembuatan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa kelas VI SDN Undaan Kidul 3 memiliki kemampuan pemecahan masalah matematika yang rendah pada materi mean, median, dan modus. Guru mengatakan bahwa siswa mampu memahami masalah dalam soal, tetapi mereka sering keliru dalam menghitung hasil akhir soal. Kata Kunci: Pemecahan Masalah, Mean, Median, Modus
Analisis penggunaan media audiovisual dalam pembelajaran menulis puisi pada peserta didik kelas 4A SD Negeri Pandeanlamper 03 Semarang Indriana Arninda Dewi; Kartinah; Susilo Adi Saputra; Ngurah Ayu Nyoman Murniati
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 8 No. 2 (2025)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v8i2.24532

Abstract

Artikel ini ditulis bertujuan untuk menganalisis pembelajaran menulis puisi dengan menggunakan media audio visual guna mengembangkan kemampuan peserta didik kelas 4A SDN Pandeanlamper 03 Semarang. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Fokus kajian pada penelitian ini adalah peserta didik kelas 4A dengan kategori tinggi, sedang dan rendah. Subyek yang dilibatkan dalam penelitian ini ialah 3 subyek dari 28 peserta didik. Teknik pengumpulan data dengan observasi dan wawancara terhadap 3 subyek peserta didik kategori tinggi, sedang dan rendah. Penelitian ini mendeskripsikan penggunaan media audio visual dalam pembelajaran dan hasil evaluasi belajar setelah menggunakan media audiovisual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 3 subyek dengan kategori tinggi, sedang dan rendah mendapat hasil yang cukup baik, dapat diidentifikasi dari pengerjakan LKPD menulis puisi dan tes evaluasi. Kemampuan 3 subyek dari 28 peserta didik kelas 4A SDN Pandeanlamper 03 Semarang semakin berkembang dalam menulis puisi dengan berbantu media audiovisual. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penggunaan media audiovisual dapat mengembangkan keterampilan menulis puisi dan meningkatkan hasil belajar peserta didik.
Peningkatan keterampilan abad ke-21 siswa kelas V MI Al- Ittisham melalui model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw Rosfiani, Okta; Fadhilah, Sahra; Hafnida, Tri Widya; Saddam, Anargya; Fadil, Labib; Hermawan, Cecep Maman
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 8 No. 2 (2025)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v8i2.26372

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan abad ke-21 di kalangan siswa kelas lima MI Al-Ittisham melalui penerapan model pembelajaran kooperatif Jigsaw. Model Jigsaw mendorong keterlibatan aktif dan kolaborasi di antara siswa dengan membagi mereka ke dalam kelompok kecil yang heterogen, di mana setiap anggota diberikan segmen materi pembelajaran yang unik. Setelah menguasai segmen mereka masing-masing, siswa berkumpul kembali untuk mengajarkan teman-teman mereka, yang mendorong rasa tanggung jawab dan saling ketergantungan. Data dikumpulkan melalui observasi dan penilaian, yang membandingkan kinerja siswa sebelum dan sesudah intervensi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam keterampilan komunikasi, kolaborasi, dan berpikir kritis siswa, serta kinerja akademik mereka secara keseluruhan. Temuan ini menyarankan bahwa model Jigsaw efektif dalam mempersiapkan siswa dengan keterampilan penting yang dibutuhkan untuk menghadapi tantangan abad ke-21, yang menunjukkan potensinya sebagai pendekatan pedagogis yang berharga dalam pendidikan kontemporer. Kata kunci: Keterampilan Abad ke-21, Pembelajaran Kooperatif, Model Jigsaw.
Kajian teoritis: pendekatan sosio emosional dalam pengelolaan kelas di sekolah dasar Khoiri, Nuril; Yusbowo; Patimah, Siti; Firdianti, Arinda; Rahelli, Yeti; B, Suwarno
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 8 No. 2 (2025)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v8i2.26751

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan pendekatan sosio-emosional dalam pengelolaan kelas di sekolah dasar, serta dampaknya terhadap iklim kelas dan perkembangan siswa. Pendekatan sosio-emosional yang diterapkan bertujuan untuk menciptakan lingkungan kelas yang aman, inklusif, dan mendukung interaksi positif antar siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi pustaka dan analisis data deskriptif. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis interaktif dengan triangulasi sumber untuk meningkatkan validitas temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan sosio-emosional berhasil meningkatkan keterlibatan siswa, mengurangi perilaku disruptif, serta memperbaiki hubungan antara guru dan siswa. Selain itu, pendekatan ini juga berdampak positif pada perkembangan keterampilan sosial-emosional dan karakter siswa, termasuk kemampuan untuk mengelola emosi dan menyelesaikan konflik. Meskipun demikian, tantangan yang dihadapi meliputi keragaman siswa, keterbatasan waktu, dan kurangnya pelatihan bagi guru. Penelitian ini menyarankan perlunya pelatihan berkelanjutan bagi guru serta integrasi pengembangan sosial-emosional dalam kurikulum. Implikasi penelitian ini dapat menjadi dasar bagi kebijakan pendidikan untuk menciptakan lingkungan sekolah yang lebih holistik dan mendukung perkembangan siswa secara menyeluruh.
Strategi guru dalam mengatasi tantangan manajemen kelas di sekolah dasar Hakim, Farid Luqman; Yusbowo; Patimah, Siti; Firdianti, Arinda; Dilla, Laila Farah; Triana, Nova
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 8 No. 2 (2025)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v8i2.26758

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tantangan dan strategi yang diterapkan oleh guru dalam manajemen kelas di SDN 2 Braja Indah. Tantangan utama yang dihadapi meliputi keragaman kemampuan siswa, gangguan perilaku, kurangnya motivasi siswa, kesulitan dalam memahami materi, serta pengelolaan kelas dengan jumlah siswa yang banyak. Untuk mengatasi tantangan tersebut, guru menerapkan berbagai strategi, antara lain diferensiasi pembelajaran, disiplin positif, penghargaan verbal, penggunaan media visual, diskusi kelompok, dan pengelompokan siswa dalam kelompok kecil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi-strategi tersebut terbukti efektif dalam menciptakan lingkungan belajar yang lebih kondusif, meningkatkan keterlibatan siswa, serta membantu siswa dalam memahami materi yang kompleks. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan pendekatan yang fleksibel, adaptif, dan berbasis kebutuhan individual siswa dapat mengoptimalkan proses pembelajaran di kelas.
Manajemen peserta didik dalam meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah dasar Triana, Nova; Yusbowo; Patimah, Siti; Firdianti, Arinda; Hakim, Farid Luqman; Khoiri, Nuril
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 8 No. 2 (2025)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v8i2.26763

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran manajemen peserta didik dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui pendekatan kualitatif dengan studi pustaka. Data dikumpulkan dari literatur, artikel jurnal, buku, dan dokumen relevan, lalu dianalisis menggunakan teknik analisis konten. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen peserta didik di sekolah dasar yang terstruktur dan holistik, mencakup pengelolaan perilaku, motivasi, pembinaan karakter, dan evaluasi berkelanjutan, memiliki kontribusi besar terhadap kualitas pendidikan di sekolah dasar. Pengelolaan perilaku yang efektif menciptakan suasana kelas yang kondusif, sementara motivasi yang dikelola dengan baik meningkatkan keterlibatan peserta didik dalam pembelajaran. Pembinaan karakter yang terintegrasi mendukung pengembangan sikap positif dan keterampilan sosial, sedangkan evaluasi berkelanjutan memungkinkan pendidik memberikan umpan balik yang tepat waktu untuk mendukung perkembangan peserta didik. Penelitian ini menegaskan bahwa kualitas pendidikan yang tinggi tidak hanya bergantung pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pengelolaan peserta didik yang komprehensif. Dengan manajemen peserta didik yang terintegrasi, sekolah dapat menciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan peserta didik secara holistik, menghasilkan individu yang unggul secara akademik, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan di masa depan.
Meningkatkan hasil belajar IPAS melalui model pembelajaran problem based learning berbantuan media e-puzzle pada siswa kelas IV SD Afif, Ma'mur; Khamdun, Khamdun; Rondli, Wawan Shokib
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 8 No. 2 (2025)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v8i2.26980

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar IPAS melalui model Problem Based Learning (PBL) berbantuan media e-puzzle , pada siswa kelas IV SD 5 Klaling Kecamatan Jekulo Kabupaten Kudus. Jenis penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menggunakan metode kualitatif. Data dikumpulkan melalui lembar observasi guru, lembar observasi siswa, dan soal tes evaluasi hasil belajar dengan menggunakan rumus analisis persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kondisi awal hasil belajar siswa sebelum menggunakan model Problem Based Learning (PBL) persentase kentuntasan belajarnya sebesar 38% (Kurang Baik). Proses pembelajaran dengan menggunakan model Problem Based Learning (PBL) untuk persentase keterampilan mengajar guru selama pembelajaran pada siklus I sudah mencapai 75% (Baik) dan mengalami peningkatan pada siklus II sebesar 83% (Sangat Baik). Sedangkan persentase keterampilan proses siswa selama proses pembelajan pada siklus I sudah mencapai 73% (Baik) dan mengalami peningkatan pada siklus II sebesar 85% (Baik). Selanjutnya hasil pembelajaran dengan menggunakan model Problem Based Learning (PBL) diperoleh persentase pada siklus I sudah mencapai 83% (baik) dan pada siklus II mengalami peningkatan menjadi 93% (Sangat Baik). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Peningkatan Hasil Belajar IPAS Melalui Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) pada Siswa Kelas IV SD 5 Klaling sudah tercapai.
Keterampilan menulis karangan deskripsi menggunakan media gambar Sisma, Astrian; Mugara, Ronny; Puspita, Ryan Dwi
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 8 No. 3 (2025)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v8i3.6293

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh penggunaan media gambar dalam meningkatkan keterampilan menulis karangan deskripsi. Metode dalam penelitian ini menggunakan kajian literatur dan menggunakan 5 artikel yang publish pada jurnal nasional. Subjek penelitian adalah siswa sekolah dasar kelas III sampai dengan kelas VI. Hasil penelitian dari ke 5 artikel yang dikaji oleh peneliti menunjukan adanya peningkatan yang terjadi pada keterampilan menulis karangan deskripsi menggunakan media gambar. Hasil analisis penggunaan media gambar pada siklus I dengan rata-rata sebesar 61,50% dan pada siklus II sebesar 86%.
Pembelajaran daring materi perpindahan panas secara konduksi menggunakan pendekatan saintifik berbantuan video pembelajaran Krisnayanti, Yanti; Wardani, Duhita Savira
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 8 No. 3 (2025)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v8i3.8171

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan skenario dan implementasi, serta kesulitan yang dihadapi siswa pada pembelajaran IPA materi perpindahan panas secara konduksi menggunakan pendekatan saintifik berbantuan video pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V-B SDN 2 Ngamprah sebanyak 28 siswa yaitu 12 siswa laki-laki dan 16 siswa perempuan. Instrumen dalam penelitian ini adalah lembar observasi guru dan siswa serta soal tes pemahaman IPA. Teknik analisis data yang digunakan meliputi pengumpulan informasi, penyajian informasi dan penarikkan kesimpulan. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran berlangsung dengan baik selama 5 pertemuan dengan menerapkan pendekatan saintifik berbantuan video pembelajaran. Kesulitan yang terlihat adalah siswa kurang paham terhadap materi yang dipelajari dan kurangnya ketelitian siswa pada saat memahami maksud soal, sehingga siswa hanya mampu menyebutkan salah satu ilustrasi peristiwa perpindahan panas secara konduksi dan siswa hanya mampu untuk menuliskan contoh benda yang memanfaatkan sifat kondutor dan isolator tanpa menjelaskannya.
Analisis kesulitan menulis huruf tegak bersambung pada siswa kelas II SDN 2 Kiarajangkung Kecamatan Sukahening Kartika, Ceri; Rakhmat, Cece; Chandra, Deni
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 8 No. 3 (2025)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v8i3.22729

Abstract

Abstract: This research aims to describe the difficulties in writing cursive letters and to determine the factors that cause difficulties in writing cursive letters. The method practiced in research is a descriptive method with a qualitative approach. In this research, the techniques used by researchers to obtain and collect data are through observation, interviews, assignments and documentation. In this research, researchers used source triangulation techniques. The data analysis method used in this research is data reduction, data display. The research results showed that of the 4 students, namely DH, ANM, SH, and YDF, the difficulties that had been identified, there were 2 difficulties that were most often found, namely difficulty distinguishing continuous vertical letters and difficulty following the correct line flow. The difficulty factors faced by students in writing cursive letters are internal factors and external factors. It can be concluded that the difficulty is more dominant due to internal factors, namely correct body position when writing. Meanwhile, external factors include: bright lights, chatting while studying, and disturbing friends. Keywords: writing, continuous upright letters, factor Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesulitan dalam menulis huruf tegak bersambung dan untuk mengetahui faktor penyebab kesulitan dalam menulis huruf tegak bersambung. Metode yang dipraktikan dalan penelitian adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Dalam penelitian ini, teknik yang digunakan oleh peneliti untuk memperoleh dan mengumpulkannya yaitu melalui obervasi, wawancara, penugasan, dan dokumentasi. Dalam penelitian ini penenliti menggunakan teknik triangulasi sumber. Metode Analisis Data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Reduksi Data, Display Data. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa dari ke 4 siswa yaitu DH, ANM, SH, dan YDF kesulitan yang telah diindetifikasi, ada 2 kesulitan yang paling banyak ditemukan yaitu kesulitan membedakan huruf tegak bersambung dan kesulitan mengikuti alur garis yang tepat. Adapun faktor kesulitan yang dihadapi siswa dalam menulis huruf tegak bersambung yaitu terdapat faktor internal dan faktor eksternal. Dapat disimpulkan kesulitan yang lebih dominan pada faktor internal yaitu pada psosisi tubuh yang benar pada saat menulis. Sedangkan faktor eksternal yaitu meliputi: cahaya terang, mengobrol saat belajar, dan menggangu teman. Kata Kunci : Menulis, Huruf Tegak Bersambung, Faktor