cover
Contact Name
Yeny Sulistyowati
Contact Email
yeny.sulistyowati@urindo.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jbik@urindo.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan
ISSN : 16936868     EISSN : 2622948X     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan (JBIK) dengan E-ISSN :2622-948X diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), Universitas Respati Indonesia, Jakarta, Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan ini terbit dua kali setiap tahun, yakni pada bulan Juni dan bulan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 333 Documents
Hubungan Premenstruasi Sindrom Dengan Tingkat Kecemasan Pada Siswi Kelas X SMA Muhammadiyah 3 Yogyakarta Hadah Liriski Parahats; Esitra Herfanda
JURNAL BIDANG ILMU KESEHATAN Vol 9, No 2 (2019): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jbik.v9i2.479

Abstract

Premenstruasi sindrom merupakan kumpulan gejala fisik, psikolog dan emosi yang terkait dengan siklus menstruasi. Hal ini mengakibatkan siswi mengalami gejala nyeri payudara, nyeri pinggul, susah tidur dan terjadinya perubahan mood sehingga terjadi penurunan konsentrasi belajar, terganggunya komunikasi dengan teman juga terjadi penurunan produktivitas belajar dan peningkatan absensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Premenstruasi Sindrom dengan tingkat kecemasan pada siswi kelas X SMA Muhammadiyah 3 Yogyakarta. Metode penelitian menggunakan jenis penelitian analitik korelasi dengan desain Cross sectional. Populasi penelitian ini adalah siswi kelas X SMA Muhammadiyah 3 Yogyakarta. Dengan menggunakan total sampling dan adanya kriteria inklusi dan eksklusi didapat 72 sampel. Dengan melakukan pendataan menggunakan kuesioner SPAf dan HARS. Data dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Kendalls Tau. Hasil penelitian menunjukkan hubungan yang signifikan antara Premenstruasi Sindrom dengan kecemasan pada siswi kelas X SMA Muhammadiyah 3 Yogyakarta dengan hubungan yang positif dan kekuatan hubungan sedang (p = 0,00; r = 0,452). Diharapkan agar sekolah menjalin kerja sama dengan petugas Program Kesehatan Peduli Remaja (PKPR) dan menyediakan media informasi mengenai kesehatan reproduksi yang dapat di akses oleh para siswi.
Hubungan Stimulasi Floortime Dengan Terapi Wicara Pada Anak Dengan Keterlambatan Bahasa Dan Bicara fitria Sari; Asyifa Robiatul A; Endang Siti M
JURNAL BIDANG ILMU KESEHATAN Vol 9, No 2 (2019): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jbik.v9i2.546

Abstract

Gangguan perkembangan bicara dan bahasa merupakan gangguan yang sering ditemukan pada anak umur 3-16 tahun (Soetjiningsih, 2013).Gangguan ini berdampak pada banyak hal, diantaranya yaitu prestasi akademik sekolah, keterampilan secara umum, hubungan sosial dan pekerjaan.(Brebner, C. et al, 2016). Kejadian ini cukup banyak dalam populasi, tetapi penelitian yang mendalami hal tersebut masih belum cukup banyak.(Botting et al, 2016).             Studi ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui angka anak yang sedang menjalani terapi wicara dan mengetahui hubungan antara stimulasi floortime dengan terapi wicara pada anak. Rancangan penelitian yang digunakan adalah cross-sectional dengan menggunakan uji Chi Square. Sampel pada penelitian ini adalah anak yang berkunjung ke RS Grha Permata Ibu Depok sedang menjalani proses rehabilitatif baik pada terapi wicara ataupun terapi okupasi. Sampel dalam penelitian adalah total sampling yang berjumlah 65 orang.             Pada hasil analisis bivariat menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara stimulasi floortime dengan terapi wicara pada anak dengan keterlambatan bicara dan bahasa.            Saran dari penelitian ini adalah orang tua harus melakukan stimulasi floortime setiap harinya minimal 30 menit. Stimulasi ini dapat dilakukan secara fokus tanpa gangguan orang lain ataupun benda seperti televisi, handphone, dll. Stimulasi dapat dilakukan dengan mengajak berbicara dan kontak mata yang positif sehingga komunikasi 2 arah dapat terjalin dan dijalani dengan kesabaran, rasa cinta dan kasih sayang Kata Kunci : anak, terapi wicara, stimulasi floortime 
Hubungan Kadar Hb Dengan Kejadian Malaria Di Kabupaten Timor Tengah Selatan Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2013-2014 Christina Martha Panjaitan; Sri Utami; Yeny Sulistyowati
JURNAL BIDANG ILMU KESEHATAN Vol 9, No 2 (2019): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jbik.v9i2.493

Abstract

ABSTRAKProvinsi NTT merupakan daerah dengan endemisitas sedang dengan API3,42 per 1.000 penduduk pada tahun 2018. Prevalensi kasus gizi buruk dan kurang di Provinsi NTT berada diatas prevalensi nasional. Tujuan penelitian ini untuk menganalisa hubungan kadar Hb terhadap kejadian malaria dan variabel confounding umur, jenis kelamin, pekerjaan di Kabupaten Timor Tengah Selatan Provinsi Nusa Tenggara Timur. Jenis penelitian observasional analitik  dengan menggunakan rancangan kasus kontrol. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh penderita malaria positif dan malaria negatif sebanyak 555 responden. Sampel dalam penelitian ini 181 kasus malaria positif dan 181 kontrol pasien malaria negatif. Pengumpulan data dilakukan dengan data sekunder hasil survei prevalensi. Analisa data dengan univariat, bivariat dan multivariat. Hasil penelitian , tidak ada hubungan yang bermakna antara kadar Hb dengan kejadian malaria (p=0,74). Hasil OR diperoleh 1,160 (% CI 0,750-1,794), artinya penderita anemia mempunyai risiko 1 kali lebih tinggi menderita malaria dibandingkan dengan tidak anemia. Hasil analisis multivariat, kadar Hb memberikan kontribusi 43% terhadap kejadian malaria di Kabupaten Timor Tengah Selatan, Provinsi NTT.Kata kunci : malaria, status gizi, kadar Hb
Hubungan Inisiasi Menyusui Dini Dengan Pemberian ASI Eksklusif Di Kabupaten Kampar Provinsi Riau Elvira Harmia M.Keb; Masrul Masrul; Joserizal Serudji
JURNAL BIDANG ILMU KESEHATAN Vol 9, No 2 (2019): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jbik.v9i2.647

Abstract

Hubungan IMD dengan ASI eksklusif
Pengaruh Pengobatan Terhadap Ketahanan Hidup Orang Dengan Hiv/Aids (Odha) Di Rumah Sakit Penyakit Infeksi Prof. Dr. Sulianti Saroso) Tahun 2014-2016 Qurotul aini
JURNAL BIDANG ILMU KESEHATAN Vol 9, No 2 (2019): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jbik.v9i2.621

Abstract

ABSTRAKInfeksi HIV/AIDS merupakan masalah kesehatan yang ada di indonesia. Masalah yang berkembang sehubungan dengan penyakit ini adalah karena angka kesakitan dan kematian yang masih tinggi. Berdasarkan data Ditjen PP & PL Kemenkes RI tahun 2014 kasus HIV 15,534 dan 1700 kasus AIDS. Adanya penemuan ARV (Antiretroviral) mendorongsuatu revolusi dalam perawatan ODHA di Negara Maju. Meskipun pengobatan ARV dapat menurunkan resiko kematian, namun kasus kematian dikalangan ODHA masih ada saja terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengobatan terhadap ketahanan hidup ODHA. Jenis penelitian ini kuantitatif menggunakan Kohort Retrospektif, sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 270 pasien dimana pasien itu terdiri dari tahun 2014-2016. Pengumpulan data menggunakan rekam medis. Analisis data menggunakan analisis univariat distribusi ferekuensi, analisis bivariat kaplan meier dan crosstab, analisis multivariat cox regression. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa variabel yang berhubungan dengan ketahanan hidup ODHA yaitu pengobatan, kepatuhan pengobatan, stadium klinis penyakit, umur, pekerjaan, jumlah CD4, pekerjaan.Kata Kunci     : Umur, kepatuhan, stadium klinis penyakitDaftar Pustaka           : 21 (2003-2017)
Efektifitas Kelas Edukasi Makanan Pendamping Asi (Mp-Asi)Dalam Peningkatan Pengetahuan Ibu Bayi Yuna Trisuci Aprillia; Susiana Nugraha; Endang Siti Mawarni
JURNAL BIDANG ILMU KESEHATAN Vol 9, No 2 (2019): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jbik.v9i2.500

Abstract

Bayi dan balita masuk dalam kelompok rawan gizi di masyarakat dimana prevalensi gizi kurang tertinggi  pada bayi dan balita. Dalam laporan RISKESDAS 2018 balita gizi kurang di Indonesia tercatat sebesar 17.7%  masih dibawah taret RJPMN yaitu 17%. Sedangkan permasalahan gagal tumbuh yang dtandai dengan dengan tubuh pendek atau stunting sebesar 30,8%. Besaran prevalensi di Jawa Barat untuk gizi kurang di wilayah Jawa Barat masih di atas 14% dan angka stunting masih diatas angka nasional yaitu 31%. Profil Dinas kesehatan Kota Depok tahun 2017 menyampaikan Jumlah balita gizi lebih sebanyak 5,57%, jumlah balita kurus sebanyak 2,99% dan jumlah balita sangat kurus/gizi buruk sebanyak 0,06%. Masalah tersebut muncul bukan hanya karena kekurangan pangan namun bisa dari faktor lain seperti pemberian MP-ASI yang tidak adekuat tidak sesuai dengan kebutuhan gizi yang ada diusianya dan penyapihan dini. Memburuknya keadaan gizi bayi juga terjadi akibat ketidaktahuan ibu mengenai metode MP-ASI yang tepat sehingga praktik pemberian makanan pada bayi dapat mengakibatkan masalah gizi kurang, stunting serta gizi lebih atau obesitas. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu (quasi experiment) dengan rancangan one group pre-posttest design. Sampel pada penelitian ini sebanyak 35 ibu balita usia 6-24 bulan di wilayah Kelurahan Mampang, Pancoran Mas, Kota Depok. Rata-rata pada pengetahuan sebelum intervensi adalah 13.43. pada pengukuran kedua didapatkan rata-rata 14.7. Terlihat perbedaan nilai mean sebelum dan setelah intervensi adalah 1.27. Hasil uji statistic  P Value 0.03 (<0.05) maka dapat disimpulkan ada perbedaan yang signifikan antara skor pengetahuan sebelum dan sesudah intervensi.
Pemanfaatan Dana Bantuan Operasional Kesehatan Pada Puskesmas Kranji Di Kota Bekasi Farida Naftalin; Dumilah Ayuningtyas
JURNAL BIDANG ILMU KESEHATAN Vol 10, No 1 (2020): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jbik.v10i1.823

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) implementasi program bantuan operasional kesehatan (BOK) di tingkat input di Puskesmas Kranji, (2) implementasi program bantuan operasional kesehatan (BOK) di tingkat proses di Puskesmas Kranji, dan (3) pelaksanaan program bantuan operasional kesehatan (BOK) di tingkat output di Puskesmas Kranji Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif. Variabel penelitian meliputi sumber daya manusia, anggaran, pedoman, fasilitas, perencanaan, pelaksanaan, pengawasan dan penilaian. Sampel yang terlibat dalam pelaksanaan program bantuan operasional kesehatan di Puskesmas Kranji terdiri dari 5 responden. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa pada level input, kebijakan sumber daya manusia dan buku pedoman teknis target program secara umum belum memadai, jumlah dana perlu dievaluasi dan proses akuntabilitasnya memerlukan pengawasan dan penyederhanaan pelaporan. Pada tingkat proses, implementasi perencanaan harus dilakukan berdasarkan analisis masalah. Pada tingkat output, cakupan layanan ada yang telah meningkat, tetapi ada beberapa layanan yang tidak memenuhi target SPM.Kata kunci : Bantuan operasional kesehatan (BOK); puskesmas; input; proses; output
Hubungan Iklim Keselamatan Dengan Budaya K3 Di Proyek Citra Tower Kemayoran Evi Nopiyanti; Akhmad Muttaqin
JURNAL BIDANG ILMU KESEHATAN Vol 10, No 1 (2020): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jbik.v10i1.822

Abstract

Keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di Proyek Citra Tower Kemayoran, belum sepenuhnya menjadi nilai-nilai dan kepercayaan yang berhubungan dengan setiap aktivitas tugas yang dikerjakan, sehingga mempengaruhi perilaku pekerja dalam melaksanakan pekerjaan yang berakibat pada kejadian kecelakaan yang berulang-ulang. Tujuan penelitian ini adalah ingin mengetahui hubungan iklim keselamatan dengan budaya K3 pada Proyek Citra Tower Kemayoran. Penelitian dilaksanakan tanggal 16 Agustus-22 November 2019. Jenis penelitian menggunakan mixed method, yaitu metode yang memadukan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Metode pengumpulan data menggunakan survei, observasi, wawancara, FGD, dan kaji dokumentasi. Data dianalisis dengan teknik likert dan cross sectional. Hasil penelitian menunjukkan tingkat iklim keselamatan di Proyek Citra Tower mendapat nilai 2,02-3,07, artinya termasuk katagori cukup baik; tingkat budaya K3 mendapatkan total nilai 671 artinya termasuk katagori Baik; dan 7 dimensi iklim keselamatan tidak berhubungan dengan budaya K3 dengan nilai  p value dimensi 1 (0,932); dimensi 2 (0,844); dimensi 3 (1,000); dimensi 4 (0,87); dimensi 5 (1,000); dimensi 6 (1,000); dan dimensi 7 (0,831). Disarankan manajemen meningkatkan komitmen, kompetensi, konsultasi, dan partisipasi semua pihak.                                                                                  Kata kunci           : Safety climate, safety culture, proyek. 
Pengaruh Edukasi Menggunakan Booklet Terhadap Pengetahuan Orang Tua Dalam Merawat Anak Overweight Dan Obesitas Di Sekolah Dasar Negeri Wilayah Kerja Puskesmas Depok Ii Kabupaten Sleman Yogyakarta Liza Putri; Lely Lusmilasari; Fitri Haryanti
JURNAL BIDANG ILMU KESEHATAN Vol 10, No 1 (2020): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jbik.v10i1.855

Abstract

ABSTRAKData hasil Riset Kesehatan Dasar dari tahun 2010-2013 angka prevalensi overweight dan obesitas pada anak usia 5-12 tahun di DIY mengalami peningkatan, di tahun 2010 terdapat overweight mencapai angka 9,2% dan pada tahun 2013 menjadi 10,8% sedangkan, obesitas tahun 2010 mencapai angka 7,8%, dan di tahun 2013 obesitas mencapai 8,8% (Balitbangkes RI, 2014). Kabupaten di Provinsi DIY dengan prevalensi overweight dan obesitas yang masih tinggi di Kabupaten Sleman sebesar 4,9 %. Berdasarkan studi pendahuluan di dinas kesehatan dari 17 Puskesmas yang berada di Kabupaten Sleman, jumlah anak yang mengalami overweight dan obesitas tertinggi terdapat di Puskesmas Depok II mencapai angka  321 anak. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif  dengan metode penelitian  quasi experimental design  dengan  rancangan  nonrandomized control group pre test post test.  Responden adalah ayah/ ibu dari anak overweight dan obesitas yang di dua Sekolah Dasar Negeri di  Wilayah Kerja Puskesmas Depok II Kabupaten Sleman DIY  berjumlah 34  orang  untuk masing-masing kelompok.  Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Edukasi  menggunakan media  booklet  dan Slide. Karakteristik responden berdasarkan umur, pendidikan,  pendapatan, pengalaman dan informasi sebelumnya adalah homogen.  Berdasarkan hasil penelitian ini gambaran tingkat pengetahuan didapatkan dua kelompok perlakukan sudah mengerti penyebab dari overweight dan obesitas, frekuensi tidur yang baik bagi anak, orangtua mengetahui konsumsi makanan yang baik bagi anak dan aktifitas fisik yang dapat dilakukan. Hasil  post test  antara kelompok intervensi dan kontrol terdapat perbedaan yang bermakna pada rata-rata nilai pengetahuan  (p=0,005).  Rata-rata peningkatan nilai pengetahuan  antara kelompok intervensi dan kontrol menunjukkan perbedaan yang bermakna (p<0,05). Edukasi menggunakan media booklet  berpengaruh terhadap peningkatan pengetahuan orangtua dalam merawat  anak overweight dan obesitas.Kata Kunci : Edukasi menggunakan booklet, anak overweight dan obesitas, pengetahuan orangtua
Pengaruh Kepatuhan Minum Obat Oral Anti Diabetik Terhadap Kadar Gula Darah Pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe II Selly Septi Fandinata; Rizky Darmawan
JURNAL BIDANG ILMU KESEHATAN Vol 10, No 1 (2020): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jbik.v10i1.825

Abstract

Diabetes Melitus (DM) adalah penyakit metabolik yang ditandai dengan kadar glukosa darah tinggi (hiperglikemia) diakibatkan karena sekresi insulin, gangguan aktivitas insulin atau keduanya. Kepatuhan minum obat sangat penting untuk mencapai keberhasilan terapi pengobatan dan mencegah komplikasi. Keberhasilan terapi sangat dipengaruhi oleh kepatuhan pasien dalam minum obat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kepatuhan terhadap obat oral anti-diabetes terhadap kadar gula darah pada pasien dengan diabetes mellitus tipe 2. Penelitian ini adalah kualitatif dengan metode analisis asosiatif dan metode pengambilan sampel menggunakan teknik convenience sampling. Hasil penelitian menggunakan analisis statistik uji korelasi Pearson (Product Momment) menunjukkan bahwa nilai-p = 0,048 <0,05 sehingga terdapat hubungan yang signifikan antara kepatuhan minum obat dengan perubahan kadar gula darah pasien dengan diabetes mellitus tipe 2. Hubungan yang signifikan diklasifikasikan dalam kategori lemah dengan nilai koefisien korelasi Pearson adalah 0,363 <0,4, koefisien korelasi positif sehingga hubungan antara kepatuhan minum obat dengan perubahan kadar gula darah tidak searah, artinya, semakin besar skor kepatuhan minum obat maka semakin besar pula selisih kadar gula darah pre dan post terapi.

Filter by Year

2015 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 16, No 1 (2026): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan Vol 15, No 4 (2025): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan Vol 15, No 3 (2025): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan Vol 15, No 2 (2025): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan Vol 15, No 1 (2025): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan Vol 14, No 4 (2024): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan Vol 14, No 3 (2024): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan Vol 14, No 2 (2024): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan Vol 14, No 1 (2024): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan Vol 13, No 4 (2023): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan Vol 13, No 3 (2023): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan Vol 13, No 2 (2023): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan Vol 13, No 1 (2023): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan Vol 12, No 4 (2022): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan Vol 12, No 3 (2022): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan Vol 12, No 2 (2022): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan Vol 12, No 1 (2022): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan Vol 11, No 2 (2021): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan Vol 11, No 1 (2021): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan Vol 10, No 2 (2020): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan Vol 10, No 1 (2020): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan Vol 9, No 2 (2019): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan Vol 9, No 1 (2019): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan Vol 8, No 2 (2018): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan Vol 8, No 1 (2018): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan Vol 7, No 2 (2017): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan Vol 7, No 1 (2017): jurnal Bidang Ilmu Kesehatan Vol 6, No 2 (2016): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan Vol 6, No 1 (2016): jurnal Bidang Ilmu Kesehatan Vol 5, No 2 (2015): jurnal Bidang Ilmu Kesehatan Vol 5, No 1 (2015): jurnal Bidang Ilmu Kesehatan More Issue