Delta: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika
Delta Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika menyajikan informasi mutakhir hasil kajian dan penelitian bidang matematika dan pendidikan. Lingkup matematika meliputi statistik, aljabar, geometri, analisis, komputer, terapan. Sedangkan lingkup pendidikan meliputi pembelajaran matematika, media pembelajaran matematika, hasil pembelajaran matematika, matematika sekolah.
Articles
262 Documents
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN AUDIO VISUAL BERBASIS YOUTUBE UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS
Ana Robiatul Zanah;
Desy Lusiyana;
Jajang Rahmatudin
Delta: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 10, No 2 (2022): Delta : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Pekalongan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31941/delta.v10i2.1536
This study aims to develop Youtube-based audio-visual learning media to improve students' mathematical concept understanding skills. Learning during the Covid-19 pandemic requires students to study online, resulting in a low ability to understand students' concepts, therefore alternative learning is needed. Youtube-based audio-visual learning media is an alternative learning that will facilitate students in online learning activities. The researcher uses the Research and Development (R&D) method with the ADDIE development model. The trial subjects in this development research were expert subjects, namely material experts and media experts, and the subjects of class VIII-B students of SMPN 3 Sindangwangi Satap. Determination of the subject using purposive sampling technique and data collection techniques using a questionnaire. The results showed that material expert validation got a 100% score percentage and media expert validation got a 90% score percentage so that it was included in the "Very Appropriate" or "Easy to use without revision" assessment criteria. The results of student responses get a percentage value of 93% so that it is included in the "Very Good" assessment criteria. So, this Youtube-based audio-visual learning media is suitable for students to use.
APLIKASI BERBASIS MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF SEBAGAI MODEL KOPING UNTUK MENGATASI STRES BELAJAR MATEMATIKA PADA SISWA SEKOLAH DASAR PADA MASA PANDEMI COVID-19
Lucy Hariadi;
Jutono Gondohanindijo
Delta: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 10, No 2 (2022): Delta : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Pekalongan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31941/delta.v10i2.1640
This study aims to develop a fun interactive learning method as an effort to reduce stress due to online learning, especially in Mathematics. The research was conducted on online fifth grade elementary school students. This Powtoon and Adobe Flash-based learning media application can be accessed from cellphones or laptops. The data collection method used in this research is the experimental method. Statistical calculations obtained the results: (1) there was a difference in the mathematical value between before and after being given treatment as indicated by the value of sig = 0.000 (p < 1%), where there was an increase in the mathematical value from an average of 78.53 to 89.41; (2) there is a difference in the level of stress in students between before and after being given treatment as indicated by the value of sig = 0.000 (p < 1%), with the mean value of 47.44 dropping to 39.85 after being given treatment; (3) there is a significant correlation between stress levels and students' Mathematics test scores before treatment, which is indicated by the value of sig = 0.011 (p < 5%). The direction of the correlation is negative with the value of rxy = -0.429; (4) there is a significant correlation between stress levels and students' test scores in post-treatment Mathematics, indicated by the value of sig = 0.038 (p < 5%). The direction of the correlation is negative with the value of rxy = -0.357. Negative correlation means that the higher the stress felt by students, the lower the learning achievement obtained, and vice versa. Evaluation of the learning application was carried out descriptively and satisfactory results were obtained.
HUBUNGAN ANTARA KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIS DAN SELF-EFFICACY PADA MATERI TEOREMA PYTHAGORAS SISWA KELAS VIII
Intan Rizkiah;
Armiati Armiati
Delta: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 10, No 2 (2022): Delta : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Pekalongan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31941/delta.v10i2.1806
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kemampuan penalaran matematis dan Self-efficacy pada materi teorema Pythagoras siswa kelas VIII SMPN 2 Batangtoru pada tahun ajaran 2021-2022. Jenis penelitian ini adalah penelitian survey dengan pendekatan kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMPN 2 Batangtoru dengan jumlah siswa 68 siswa. Data pada penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan dua instrument yaitu tes kemampuan penalaran matematis dan angket self-efficacy. Analisis data pada penelitian ini terbagi atas dua bagian yaitu analisis deskriptif dan analisis inferensial. Analisis deskriptif menggambarkan kondisi kemmapuan penalaran matematis dan self-efficacy secara keseluruhan. Sementara itu analisis inferensial menggunakan uji korelasi Pearson Product-Moment untuk mengetahui hubungan antara kemampuan penalaran matematis dan self-efficacy. Hasil penelitian dari analisis deskriptif diperoleh sebanyak 56,25% siswa memiliki kemampuan penalaran pada kategori kurang sedangkan self-efficacy sebanyak 56% berada pada kategori tinggi . Dan dari hasil analisis inferensial diperoleh tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kemampuan penalaran matematis dan self-efficacy (sig 0,275 > 0,05). Dengan besar nilai korelasi 0,291 yang menunjukkan hubungan yang lemah.
ANALISIS KESULITAN GURU MATEMATIKA DALAM PEMBELAJARAN DARING PADA MASA PANDEMI COVID-19
Heri Kusnanto;
Padrul Jana
Delta: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 10, No 2 (2022): Delta : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Pekalongan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31941/delta.v10i2.2228
Learning activities that should be done face-to-face turn into online learning in line with the spread of COVID-19. The core competencies that must be mastered by students should still be completed even with all the limitations of learning. Certainly, in terms of this different learning will bring up difficulties, especially the mathematics teacher as an educator. Therefore, this study aims to describe the difficulties of mathematics teachers in online learning and the solutions to overcome teacher difficulties. This research method is Mixed Methods with Sequential Explanatory Design. The process of collecting data is with questionnaires and interviews, while the instruments used are questionnaires and interview guidelines. Technical analysis of the data using the triangulation method, namely a combination of the results of open statement questionnaires, interviews and field documentation. The results showed that (1) online learning in the planning aspect was found in the difficult category of 8.82%. Online learning in the implementation aspect obtained a difficult category of 23.53%. Online learning in the evaluation aspect obtained a difficult category of 35.29%. The most difficult aspect of online learning for mathematics teachers is the evaluation aspect. In general, female teachers, teachers with teaching years less than 3 years, teachers with the latest education bachelor degree have more difficulty in online learning. Then the teachers who teach in junior high School have more difficulty even though they are not significantly different. (2) the solution to the teacher's difficulty in the planning aspect is that the teacher can determine the application that every smartphone has, namely Whatsapp. The solution to the teacher's difficulties in the implementation aspect is that the teacher can provide additional material in the form of video links and modules so that students can study independently to deepen the material. Teachers can do learning not too early and not too late. The solution to the evaluation aspect is that the teacher can consider attitudes before being treated to online learning and give assignments in the form of a portfolio.
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF PADA MATERI MATRIKS DI SMK NEGERI 2 PEKALONGAN
Nurina Hidayah;
Yolan Maulita Wiguna;
Dewi Azizah
Delta: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 8, No 2 (2020): Delta Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Pekalongan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31941/delta.v8i2.2481
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan mutlimedia interaktif pada materi matriks dengan aplikasi INTERMAT. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode Research and Development dengan model penelitian pengembangan 4D milik Thiagarajan, Semmel&Semmel. Tahapan pada penelitian pengembangan ini yaitu : 1) Tahap pendefinisian, 2) Tahap design, dan 3) Tahap develop. Pengambilan data pada penelitian ini menggunakan skala Likert dengan analisis data menggunakan indeks aiken. Hasil dari penelitian pengembangan ini berupa multimedia interaktif pada materi matriks yang melalui uji validasi hasil interpretasi indeks aiken 0,879 menurut 8 validator. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa, multimedia interaktif pada materi matriks (INTERMAT) ini memenuhi persyaratan dengan kategori validitas tinggi yang artinya multimedia interaktif intermat sangat layak digunakan untuk diimplementasikan dalam kegiatan pembelajaran matematika.
ANALISIS KEMAMPUAN NUMERASI PADA TIPE KEPRIBADIAN EKSTROVERT DAN INTROVERT SISWA SMP
Dita Yuzianah;
Prasetyo Budi Darmono;
Hafidhah Nurul Fatkhiyah
Delta: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 11, No 1 (2023): DELTA : JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN MATEMATIKA
Publisher : Universitas Pekalongan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31941/delta.v11i1.2240
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan numerasi pada tipe kepribadian ekstrovert dan introvert siswa SMP. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Subjek penelitian ini yaitu 3 siswa dengan tipe kepribadian ekstrovert dan 2 siswa dengan tipe kepribadian introvert. Teknik pengampilan subjek yang digunakan adalah teknik purposive sampling. Pemilihan subjek dilakukan dengan menggunakan tes setara PISA konten ruang dan bentuk (space and shape) yang didasarkan pada hasil jawaban dari tes EPI dengan tujuan untuk mengelompokan siswa yang memiliki tipe kepribadian ekstrovert dan introvert. Metode pengumpulan data menggunakan tes EPI, tes setara PISA konten space and shape, catatan lapangan, dan wawancara. Teknik analisis data menggunakan tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Uji validitas dalam penelitian ini adalah uji kredibilitas dengan triangulasi teknik yaitu tes, catatan lapangan, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) Kemampuan numerasi siswa ekstrovert mampu mencapai semua indikator pada level 1 dan level 2. (2) Kemampuan numerasi siswa introvert mampu mencapai semua indikator pada level 1 sampai dengan level 4.
MODEL DISCOVERY LEARNING BERBANTUAN GEOGEBRA SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA SISWA
Karyn Cahya Hutajulu;
Robert Harry Soesanto
Delta: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 11, No 1 (2023): DELTA : JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN MATEMATIKA
Publisher : Universitas Pekalongan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31941/delta.v11i1.2475
Pemahaman konsep matematika menjadi kemampuan dasar yang penting dimiliki siswa karena memampukan siswa untuk menyelesaikan persoalan dengan tepat. Kemampuan ini memandu siswa menikmati dan memaknai pembelajaran matematika dengan benar. Namun, pemahaman konsep matematika siswa masih belum maksimal karena masih terdapat kesalahan dalam memahami konsep matematika. Hal ini ditemukan melalui penelitian yang dilakukan pada siswa kelas X MIPA di salah satu sekolah di Jakarta yang mana siswa belum mengklasifikasi objek sesuai sifat, menyatakan contoh dan noncontoh dari suatu konsep serta menggunakan konsep untuk menyelesaikan soal matematika. Maka dari itu, pemahaman konsep matematika siswa membutuhkan perbaikan dan peningkatan oleh guru melalui penerapan model discovery learning berbantuan GeoGebra. Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan upaya peningkatan pemahaman konsep siswa melalui penerapan model discovery learning berbantuan GeoGebra dalam pembelajaran matematika. Penelitian ini ditulis dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan pemahaman konsep matematika siswa, yaitu: (1) Awalnya rata-rata nilai siswa dalam mengklasifikasikan objek sesuai sifat adalah 83,33, namun setelah penerapan rata-rata nilai siswa pada indikator 1 tersebut mencapai 95,71; (2) Awalnya semua siswa tidak mampu menyatakan contoh dan noncontoh dari suatu konsep, namun setelah penerapan seluruh siswa mampu mencapai indikator 2; (3) Awalnya rata-rata nilai siswa dalam menggunakan konsep untuk menyelesaikan soal matematika adalah 60,41, namun setelah penerapan rata-rata nilai siswa pada indikator 3 tersebut mencapai 87,5. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan model discovery learning berbantuan GeoGebra mampu meningkatkan pemahaman konsep matematika siswa. Melalui pembelajaran, guru menolong siswa memahami pembelajaran dengan baik.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN LITERASI MATEMATIS DITINJAU DARI GAYA BELAJAR SISWA SMP
Visi Ornawati;
Zuida Ratih Hendrastuti;
Yesi Franita
Delta: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 11, No 1 (2023): DELTA : JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN MATEMATIKA
Publisher : Universitas Pekalongan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31941/delta.v11i1.2438
Kemampuan literasi matematis merupakan kemampuan yang dimiliki oleh setiap individu yang meliputi kemampuan komunikasi, penalaran, koneksi, representasi, dan memecahkan masalah yang berhubungan dengan kehidupan sehari-hari siswa.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk (1) mengetahui pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning terhadap kemampuan literasi matematis siswa SMP, (2) Mengidentifikasi kemampuan literasi matematis siswa yang memiliki gaya belajar auditori, visual, dan kinestetik menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning dengan model pembelajaran langsung (3) mengetahu apakah terdapat interaksi antara model pembelajaran Problem Based Learning dan gaya belajar terhadap kemampuan literasi matematis. Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimen yaitu nonequivalent pretest-posttest control group. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 13 Magelang yang berjumlah 240 siswa. sedangkan pengambilan sampel dilakukan dengan teknik cluster random sampling dimana diperoleh kelas VIII C sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII D sebagai kelas kontrol. Pengambilan data menggunakan instrumen berupa soal tes dan angket gaya belajar. Teknik analisis data dengan menggunakan analisis varians dua jalan dengan sel tak sama, dengan uji prasyat yaitu normalitas yang diuji dengan uji Liliefors dan homogenitas yang diuji dengan uji Barlett.Berdasarkan hasil penghitungan analisis data diambil kesimpulan (1) terdapat model pembelajaran Problem Based Learning terhadap kemampuan literasi matematis, (2) Tidak ada pengaruh gaya belajar terhadap kemampuan literasi matematis,
KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MAHASISWA PADA APLIKASI TURUNAN (MAKSIMUM DAN MINIMUM) BERBANTUAN GEOGEBRA
Nurina Kurniasari Rahmawati;
Arie Purwa Kusuma;
Arfatin Nurrahmah
Delta: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 11, No 1 (2023): DELTA : JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN MATEMATIKA
Publisher : Universitas Pekalongan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31941/delta.v11i1.2541
Students' problem solving skills are still severely lacking, especially in derivative application materials (maximum and minimum). The purpose of this study is to find out how students' problem solving skills in derivative applications (maximum and minimum) are geogebra-assisted. The method used in this study is qualitative research method, with the focus of the research is the problem solving ability of students in derivative applications (maximum and minimum) assisted by geogebra. The subjects in this study were students of STKIP Kusuma Negara Jakarta who had attended the course or who were following the calculus I course, namely there were 6 students with purposive sampling techniques. The instrument in this study is the researchers themselves, tests to measure problem solving skills and interview guidelines. Data collection techniques are conducted with interviews, obsrevation and documentation. Data analysis techniques performed with data reduction steps, data display, data interpretation, conclusion drawing/verification. Presentation of data The results of the study showed that there is an improvement in student learning outcomes with the existence of mathematical modeling, especially in students with moderate and low problem solving skills, where students have been able to meet four indicators of problem solving, because students still need help in turning problems in problems into mathematical forms. And students with low problem solving skills only meet two problem solving indicators, because students must strive to understand the problems contained in the problem, then need to be directed in order to turn the problem into a form of mathematics
TREN PENELITIAN ANALISIS BUKU MATEMATIKA TINGKAT SEKOLAH MENENGAH PERTAMA DI JURNAL-JURNAL INDONESIA TAHUN 2018-2021
Andhita Indhirasti;
Safrudiannur Safrudiannur;
Ariantje Dimpudus
Delta: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 11, No 1 (2023): DELTA : JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN MATEMATIKA
Publisher : Universitas Pekalongan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31941/delta.v11i1.2521
Penelitian Tinjauan Pustaka Sistematis (atau Systematic Literature Review) ini bertujuan untuk mengetahui tren penelitian analisis buku matematika tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) di jurnal-jurnal Indonesia dalam kurun waktu tahun 2018-2021. Metode yang digunakan untuk melakukan tinjauan secara sistematis tersebut adalah Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA) dengan ketentuan artikel: (1) merupakan penelitian analisis buku matematika tingkat SMP, (2) ketersediaan full text-nya, dan (3) berbahasa Indonesia. Dengan metode PRISMA, diperoleh 20 artikel yang termuat dalam 14 jurnal. Seluruh 20 artikel tersebut dikelompokkan dalam kategori identitas artikel (tahun, akreditasi jurnal, institusi) dan rumusan masalah penelitian. Hasil penelitian literatur review ini menunjukkan bahwa berdasarkan identitas artikel adalah (1) tren penelitian analisis buku meningkat setiap tahunnya dengan publikasi terbanyak di tahun 2021, yaitu sebanyak 13 artikel, (2) kebanyakan artikel terbit di kategori jurnal non sinta, yaitu sebanyak 17 artikel), dan (3) para penulis artikel dominan berasal Universitas Bengkulu, yaitu sebanyak 5 artikel. Tren penelitian analisis buku matematika tingkat SMP ditinjau dari rumusan masalah penelitian adalah kebanyakan merupakan analisis kesesuaian, yaitu 9 artikel. Masih sedikit artikel yang menganalisis soal-soal dalam buku dan menganalisis kesalahan dalam buku, serta belum ada yang membahas perbandingan antara buku matematika Indonesia dan buku matematika dari negara lainnya.