cover
Contact Name
Ratna Hidayati
Contact Email
ilkeskh@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
ratnahidayati1971@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kediri,
Jawa timur
INDONESIA
JURNAL ILKES (Jurnal Ilmu Kesehatan)
ISSN : 20871287     EISSN : 25499408     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal ILKES fokus pada penelitian bidang kesehatan dengan cakupan bidang ilmu Keperawatan, Kebidanan dan Gizi.
Arjuna Subject : -
Articles 245 Documents
Efektivitas Terapi Pijat Dan Uap Esensial Mengurangi Gejala Infeksi Saluran Pernapasan Akut Balita Tambakrejo Jombang Stianto, Mitayakuna; Fitriana, Alfira; Fatma, Inge Devita
JURNAL ILKES : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 16 No 2 (2025): Jurnal Ilkes (Jurnal Ilmu Kesehatan)
Publisher : STIKES Karya Husada Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35966/ilkes.v16i2.466

Abstract

Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan salah satu penyakit yang paling sering terjadi pada anak usia balita dan menjadi penyebab utama morbiditas dan mortalitas di negara berkembang, termasuk Indonesia. Di Puskesmas Tambakrejo Kabupaten Jombang, angka kejadian ISPA pada balita masih tinggi. Pada bulan April 2025, terdapat 75 kasus ISPA dari total 127 balita sakit. Penanganan ISPA dapat dilakukan melalui kombinasi terapi farmakologi dan non farmakologi, yang terbukti dapat mempercepat pemulihan. Mengetahui efektivitas terhadap penyembuhan ISPA pada balita, serta memahami peran terapi non farmakologi dalam mendukung pemulihan gejala ISPA. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah balita yang menderita ISPA ringan hingga sedang. Data sekunder menunjukkan dari 75 balita yang mengalami ISPA, sebanyak 53 anak sembuh setelah mendapatkan terapi kombinasi (farmakologi dan non farmakologi), sedangkan 22 anak tidak mengalami perbaikan karena hanya diberi obat atau tidak mendapatkan terapi pendamping sama sekali. Balita yang mendapatkan asuhan kebidanan secara menyeluruh, termasuk terapi uap esensial oil kayu putih, pijat akupresur, dan edukasi gizi, menunjukkan perbaikan signifikan dalam waktu 3–4 hari. Gejala batuk dan pilek berkurang bertahap, suhu tubuh stabil, dan nafsu makan meningkat. Sementara itu, balita yang tidak mendapat terapi lengkap cenderung mengalami gejala lebih lama. Pemberian kombinasi terapi farmakologi dan non farmakologi terbukti efektif mempercepat penyembuhan ISPA pada balita. Keterlibatan orang tua dalam proses perawatan juga menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan terapi.
Menu Makan Berhubungan Dengan Penambahan Berat Badan Ibu Hamil Syifa, Aulia Salsavira; Rahmaningtya, Indah s; Wijayanti, Lumastari Ajeng; Rahmawati, Rahajeng Siti Nur
JURNAL ILKES : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 16 No 2 (2025): Jurnal Ilkes (Jurnal Ilmu Kesehatan)
Publisher : STIKES Karya Husada Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35966/ilkes.v16i2.431

Abstract

Kehamilan adalah masa penting yang memerlukan perhatian khusus terhadap asupan menu gizi dan nutrisi. Selama kehamilan kebutuhan gizi dibutuhkan untuk ibu dan janinnya. Salah satu faktor yang berpengaruh besar terhadap kesehatan ibu dan janin adalah menu makan ibu hamil. Menu makan yang sehat dan seimbang berperan penting dalam menjaga keseimbangan energi dan mendukung pertumbuhan serta perkembangan janin Menu makan yang tidak sehat dapat membuat tidak tercukupinya kebutuhan ibu hamil dan menyebabkan beberapa dampak pada ibu hamil diantaranya adalah preeklampsia, obesitas, kekurangan energi kronik dan anemia. Selain menu makan penambahan berat badan harus diperhatikan dalam kehamilan. Rata-rata penambahan berat badan ibu hamil adalah antara 9 kg hingga 12 kg. Penambahan berat badan ibu selama kehamilan menandakan adanya pertumbuhan janin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Antara Menu Makan Ibu Hamil dengan Penambahan Berat Badan di Puskesmas Blabak Kabupaten Kediri. Proses ini dilakukan dengan memberikan kuesioner menu makan ibu hamil dan dilakukan penimbangan berat badan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan observasional analitik dengan desain yang digunakan adalah cross-sectional. Populasi penelitian ini berjumlah 49 ibu hamil trimester III, dengan sampel sebanyak 44 responden yang diperoleh menggunakan rumus Slovin dan memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi. Instrumen penelitian berupa lembar kuesioner berupa pernyataan tentang menu makan ibu selama hamil. Analisis data menggunakan uji Spearmen Rank menunjukkan p-value = 0,000 (p<0,05) yang berarti terdapat hubungan signifikan menu makan ibu hamil dengan penambahan berat badan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa menu makan ibu hamil memiliki hubungan dengan penambahan berat badan.
Hubungan Pemahaman Project Based Learning Pada Mata Kuliah Kewirausahaan Dengan Minat Berwirausaha Mahasiswa Putri, Risma Yanuari; Rahmaningtyas, Indah; Antono, Sumy Dwi; Pratamaningyas, Susanti
JURNAL ILKES : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 16 No 2 (2025): Jurnal Ilkes (Jurnal Ilmu Kesehatan)
Publisher : STIKES Karya Husada Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35966/ilkes.v16i2.429

Abstract

Project Based Learning merupakan metode pembelajaran aktif yang menekankan pada penyelesaian proyek nyata guna meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap materi kewirausahaan. Pemahaman tersebut diharapkan mampu mendorong minat berwirausaha, khususnya pada mahasiswa kebidanan yang dituntut mandiri dan inovatif dalam menghadapi dunia kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pemahaman Project Based Learning dalam mata kuliah kewirausahaan dengan minat berwirausaha mahasiswa. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif korelasi dengan desain cross-sectional. Sampel penelitian sebanyak 58 mahasiswa dipilih menggunakan teknik stratified random sampling, dan data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert. Hasil uji statistik menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara pemahaman Project Based Learning dengan minat berwirausaha (r) sebesar 0,640 dan (p) 0,00. Semakin tinggi pemahaman mahasiswa terhadap konsep dan praktik kewirausahaan melalui Project Based Learning, maka semakin tinggi pula minat mereka untuk berwirausaha. Temuan ini menunjukkan bahwa metode Project Based Learning efektif dalam meningkatkan kesiapan berwirausaha mahasiswa kebidanan, serta perlu diintegrasikan lebih lanjut dalam kurikulum. Diharapkan hasil penelitian ini menjadi rujukan bagi institusi pendidikan dalam merancang strategi pembelajaran kewirausahaan yang lebih aplikatif dan mendorong kemandirian lulusan. Kata kunci: Project Based Learning, Minat Berwirausaha.
PMT, Gizi Kurang, Pengembangan F Erywiyatno, Nina; Puspita, Theresia
JURNAL ILKES : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 16 No 2 (2025): Jurnal Ilkes (Jurnal Ilmu Kesehatan)
Publisher : STIKES Karya Husada Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35966/ilkes.v16i2.450

Abstract

Pemberian Makanan Tambahan (PMT) adalah kegiatan pemberian makanan kepada balita dalam bentuk kudapan yang aman dan bermutu serta kegiatan pendukung lainnya dengan memperhatikan aspek mutu dan keamanan pangan serta mengandung nilai gizi yang sesuai dengan kebutuhan sasaran. Gizi kurang pada balita dipengaruhi oleh faktor langsung dan tidak langsung. Faktor langsung yang mempengaruhi gizi kurang antara lain penyakit infeksi dan asupan makan balita, sedangkan faktor tidak langsung yang mempengaruhi gizi pada balita yaitu pendidikan, pengetahuan, keterampilan keluarga dan ketahanan pangan seluruh anggota keluarganya dalam jumlah yang cukup. Pengembangan formula makanan berbasis PMT yang disesuaikan dengan kondisi lokal menjadi langkah strategis untuk menjawab permasalahan ini. Formula tersebut harus memenuhi syarat AKG (Angka Kecukupan Gizi), berbahan dasar pangan lokal yang mudah didapat dan murah, serta memiliki cita rasa yang dapat diterima oleh sasaran. Metode penelitian menggunakan RAL. Variabel bebas yaitu proporsi lele, tempe dan kelor. Variabel keterikatan nilai gizi (energi, protein, lemak dan karbohidrat, Fe dan mutu protein) serta mutu organoleptik (warna, aroma, rasa dan tekstur). Hasil dari penelitian ini Formulasi Dimsum ikan lele, tempe dan kelor berupa Dim Sum memberikan perbedaan yang tidak signifikan terhadap rasa, aroma, warna, dan tekstur serta memberikan perbedaan nilai energi dan mutu gizi yang signifikan terhadap protein, lemak, dan karbohidrat.
Hubungan Pelaksanaan Standar Antenatal Care Dengan Kepuasan Ibu Hamil Di Wilayah Kerja Puskesmas Silir Kabupaten Kediri Cindea, Rienta Wahyu; Sendra, Eny; Hardjito, Koekoeh; Pratamaningtyas, Susanti
JURNAL ILKES : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 16 No 2 (2025): Jurnal Ilkes (Jurnal Ilmu Kesehatan)
Publisher : STIKES Karya Husada Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35966/ilkes.v16i2.469

Abstract

Antenatal care (ANC) services provided according to standards play a crucial role in maintaining maternal and fetal health while simultaneously increasing patient satisfaction. The decline in coverage of K1 and K4 services at the Silir Community Health Center in Kediri Regency emphasizes the importance of evaluating the quality of antenatal care (ANC) services. This study aims to examine the relationship between maternal satisfaction levels and the implementation of ANC standards. This cross-sectional study, using a quantitative analytical approach, involved 45 pregnant women selected using a simple random sampling method. Data were collected through a questionnaire assessing the implementation of ANC standards and patient satisfaction based on the five Servqual dimensions (tangible, reliability, responsiveness, assurance, and empathy). Spearman's test results showed a significant correlation between maternal satisfaction and the implementation of ANC guidelines, according to the Rho test, with a significance value of p = 0.000 (p < 0.05). Most respondents received standard ANC services, although some still complained about long waiting times and lack of communication from health workers. The conclusion of this study confirms that implementing ANC according to procedures has a positive correlation with maternal satisfaction.
Efektivitas Kelas Prenatal Yoga Dengan Media Booklet Terhadap Tingkat Kecemasan Ibu Hamil Putri, Alvi Nur Puspita; Indriani, Ririn; Hardjito, Koekoeh; Antono, Sumy Dwi
JURNAL ILKES : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 16 No 2 (2025): Jurnal Ilkes (Jurnal Ilmu Kesehatan)
Publisher : STIKES Karya Husada Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35966/ilkes.v16i2.432

Abstract

Beberapa keluhan selama masa kehamilan mengalami kecemasan dalam menjelang proses persalinan, khawatir akan kesehatan janin, serta kecemasan dalam menghadapi peran baru sebagai orang tua. Kecemasan dan depresi selama kehamilan menjadi masalah sebesar mencapai 12,5-42%. Di Indonesia, studi menunjukkan bahwa lebih dari 20% ibu hamil mengalami kecemasan dalam tingkat yang bervariasi. Kecemasan dan depresi dapat mengalami penyebab kematian tidak langsung atau komplikasi kehamilan dan persalinan, baik untuk ibu maupun bayi. Sebagai metode pengobatan non-farmakologis, yoga selama kehamilan dapat membantu mempersiapkan proses persalinan, mengurangi rasa nyeri, merilis stres dan kecemasan menjadi energi positif yang membantu meningkatkan keseimbangan emosi. Peneliti membuat media booklet sebagai alat edukasi untuk peserta kelas prenatal yoga dan berisi tentang manfaat yoga, teknik pernapasan, dan latihan fisik yang dapat dilakukan di rumah. Media booklet ini akan meningkatkan pemahaman ibu hamil tentang yoga prenatal dan memberikan panduan praktis tentang cara menjaga kesehatan fisik dan mental selama kehamilan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan tingkat kecemasan pada ibu hamil sebelum dan sesudah kelas prenatal yoga menggunakan booklet. Jenis penelitian ini menggunakan metode pre-eksperimen dengan rancangan One Group Pretest-Posttest Design dengan satu kelompok subjek. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner DASS-21, kemudian pengukuran dilakukan sebelum dan sesudah intervensi. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini yakni sebanyak 24 ibu hamil primigravida. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test yang menunjukkan p-value Test menunjukkan p-value = 0,001 (p < 0,05), yang berarti terdapat perbedaan signifikan perbedaan tingkat kecemasan pada ibu hamil sebelum dan sesudah kelas prenatal yoga menggunakan booklet.
Pengaruh Penambahan Tepung Kacang Merah Terhadap Daya Terima dan Kadar Air Mie Basah Beras Merah Budiman, Frenky Arif; Puspita, Theresia
JURNAL ILKES : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 16 No 2 (2025): Jurnal Ilkes (Jurnal Ilmu Kesehatan)
Publisher : STIKES Karya Husada Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35966/ilkes.v16i2.471

Abstract

ABSTRAK Obesitas merupakan suatu kelainan yang ditandai dengan penimbunan jaringan lemak dalam tubuh secara berlebihan. Kejadian ini bisa disebabkan oleh rendahnya konsumsi serat. Menurut RISKESDAS 2018 prevalensi kejadian obesitas di Indonesia dari tahun ke tahun mengalami kenaikan yang signifikan pada remaja usia ≥ 15 tahun. Mie basah menjadi pilihan alternatif karena mudah pengolahannya dan dikenal luas oleh masyarakat. Sebagai salah satu upaya pencegahan obesitas adalah melakukan penambahan tepung kacang merah pada mie basah beras merah. Pengolahan produk dengan penambahan tepung kacang merah pada mie basah beras merah yang tinggi serat dan protein diharapkan menjadi alternatif pilihan makanan bagi penderita obesitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan tepung kacang merah terhadap daya terima dan kadar air mie basah beras merah. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen menggunakan rancangan acak lengkap (RAL). Adapun perlakuan pada penelitian ini adalah perbandingan tepung terigu : tepung beras merah : tepung kacang merah yaitu P1=(80%:20%:0%), P2=(70%:20%:10%) dan P3=(60%:20%:20%). Bedasarkan hasil uji statistik Kruskal Wallis dan Analysis of Varince (ANOVA) menunjukkan tidak adanya pengaruh formulasi tepung beras merah dan tepung kacang merah terhadap warna, aroma, rasa, tekstur dan kadar air. Produk daya terima organoleptik mie basah yang paling disukai dari segi warna, rasa dan tekstur yaitu pada perlakuan P2=(70%:20%:10%), sementara dari segi aroma ada pada P1=((80%:20%:0%). Kadar air paling sedikit terdapat pada produk perlakuan P1(80%:20%:0%) dengan kadar air (58%). Disarankan penelitian selanjutnya perlu dilakukan uji daya simpan mie basah berupa inovasi produk dengan bahan-bahan pada mie basah.
Faktor Determinan Proses Persalinan Dengan Sectio Caesarea (SC) di Rumah Sakit Tk IV DKT Kota Kediri Wiyatama Putri; Indah Rahmaningtyas; Susanti Pratamaningtyas; Dwi Estuning Rahayu
JURNAL ILKES : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 17 No 1 (2026): Jurnal Ilkes (Jurnal Ilmu Kesehatan)
Publisher : STIKES Karya Husada Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35966/ilkes.v17i1.494

Abstract

The number of cesarean section deliveries continues to increase at TK IV DKT Hospital in Kediri City. Cesarean sections carry a higher risk of complications compared to vaginal deliveries. This study aimed to analyze the determining factors that may influence cesarean section deliveries. The research used a quantitative method with a cross-sectional design and a retrospective approach. The total sample consisted of 444 mothers who gave birth, recorded in medical records for the year 2024, selected using total sampling. Data analysis was conducted using chi-square tests, contingency coefficient tests, and logistic regression on four medical indications: premature rupture of membranes (PROM), cephalopelvic disproportion (CPD), fetal distress, and abnormal fetal position. The results showed a significant overall relationship between the four factors and cesarean section deliveries (p=0.035), but with a weak correlation (R=0.186). Only abnormal fetal position had a significant effect on cesarean section deliveries (p=0.016), while the other factors showed no significant relationship. In conclusion, abnormal fetal position is the main determining factor influencing cesarean section deliveries. Therefore, early detection of fetal position and education for pregnant women are essential to ensure that cesarean sections are performed only for appropriate medical indications.
Kekurangan Energi Kronik Berhubungan dengan Kejadian Anemia pada Ibu Hamil Erwinda Surya Nigrum; Indah Rahmaningtyas; Rahajeng Siti Nur Rahmawati; Ririn Indriani
JURNAL ILKES : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 17 No 1 (2026): Jurnal Ilkes (Jurnal Ilmu Kesehatan)
Publisher : STIKES Karya Husada Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35966/ilkes.v17i1.499

Abstract

Anemia dan kekurangan energi kronis biasanya mempengaruhi 32–73% kehamilan di seluruh dunia. Mengacu Survei Kesehatan Indonesia 2023, 4,3% ibu hamil di Indonesia merasakan anemia dan 13,2% merasakan kekurangan energi kronis. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui apakah prevalensi anemia pada ibu hamil di Puskesmas Mojo, Kabupaten Kediri, mempunyai hubungan dengan Kekurangan Energi Kronis. Penelitian ini memakai metodologi cross-sectional, desain analitik, serta metode kuantitatif. Ibu hamil trimester ketiga yang diperiksa di Puskesmas Mojo, Kabupaten Kediri, menjadi sampel penelitian. Metode pengambilan sampel yang dipakai ialah Simple Random Sample. Kadar hemoglobin diperiksa dan lingkar lengan atas diukur untuk meraih data. Uji Spearman Rank dipakai pada analisis data untuk mengetahui apakah anemia serta kekurangan energi kronis mempunyai hubungan. Mayoritas responden pada Kekurangan Energi Kronis mempunyai kadar hemoglobin di bawah normal, mengacu temuan penelitian. Penelitian tersebut mengungkapkan nilai p yakni 0,013 di bawah 0,05, yang memperlihatkan korelasi signifikan pada kejadian anemia pada ibu hamil di Puskesmas Mojo, Kabupaten Kediri, dengan Kekurangan Energi Kronis. Hasil ini memperlihatkan terkait anemia lebih umum terjadi pada ibu hamil dengan Kekurangan Energi Kronis. Maka sebabnya, pada upaya pencegahan anemia, diperlukan intervensi gizi serta pemantauan rutin status gizi ibu hamil.
Effectiveness of Educational Outreach on Pregnant Women's Knowledge of Healthy Foods to Prevent Gestational Diabetes Mellitus in the Tanon Community Health Center Work Area, Kediri Regency Giska Elma Virginita; Susanti Pratamaningtyas; Ira Titisari; Sumy Dwi Antono
JURNAL ILKES : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 17 No 1 (2026): Jurnal Ilkes (Jurnal Ilmu Kesehatan)
Publisher : STIKES Karya Husada Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35966/ilkes.v17i1.479

Abstract

Diabetes melitus gestasional (DMG) adalah gangguan metabolisme selama kehamilan yang disebabkan oleh resistensi insulin. Salah satu faktor tidak langsung yang memengaruhi terjadinya DMG adalah kurangnya pengetahuan tentang kebiasaan makan sehat. Edukasi tentang pola makan sehat dapat membantu meningkatkan pengetahuan ibu hamil untuk mencegah DMG. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas pemberian edukasi terhadap pengetahuan ibu hamil tentang makanan sehat untuk mencegah DMG di Wilayah Kerja Puskesmas Tanon, Kabupaten Kediri. Desain penelitian ini adalah pra-eksperimental dengan rancangan one-group pretest-posttest without a control. Populasi sebanyak 34 ibu hamil trimester pertama, kedua, dan ketiga dipilih menggunakan teknik Proportionate Stratified Random Sampling. Variabel yang di teliti yaitu pemberian edukasi dan pengetahuan ibu hamil mengenai makanan sehat. data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan Uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki pengetahuan sedang (58,82%) dan baik (41,18%). Setelah diberikan edukasi, semua peserta (100%) termasuk dalam kategori "baik". Hasil analisis statistik menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara hasil pengujian sebelum dan sesudah (Z = -4,513; pV = 0,001 Program edukasi tentang makanan sehat terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman ibu hamil mengenai makanan untuk mencegah DMG. Oleh karena itu, program edukasi ini disarankan untuk dijadikan kegiatan rutin dalam pelayanan kesehatan ibu.