cover
Contact Name
Mufarizuddin
Contact Email
jurnalpgsd.up@gmail.com
Phone
+6282165028412
Journal Mail Official
jurnalpgsd.up@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai No 23 Kabupaten Kampar Provinsi Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP)
ISSN : 2655710X     EISSN : 26556022     DOI : https://doi.org/10.31004/jrpp.v5i1.4136
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) is a National peer-reviewes journal dedicated to the exchange of research and thinking in all aspects of education, especially basic education. Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) publishes research results relating to the theory and practice of teaching and learning, curriculum development, learning materials, learning models, learning methods and learning media in education.Journal of Review of Education and Teaching (JRPP) is published four times a year in March June September and December. As our commitment to the advancement of science and technology, Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) follows an open access policy that allows published articles to be available for free online without any subscription.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 4,688 Documents
IMPLEMENTASI MULTIMEDIA DI MADRASAH Hanif, Muhammad; Ridwan, Rahmad Ridwan
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 3 (2025): Volume 8 No. 3 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i3.49817

Abstract

Peningkatan mutu pendidikan merupakan salah satu unsur konkrit yang sangat penting dalam upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia. Sejalan dengan itu, hal yang sangat penting untuk diperhatikan adalah masalah prestasi belajar. Masalah umum yang sering dihadapi oleh peserta didik khususnya siswa masih cukup banyak yang belum dapat mencapai prestasi belajar yang memuaskan. Dunia pendidikan pun tidak lepas dari era globalisasi teknologi yang berkembang pada masa sekarang. Pendidikan sendiri sangat merasakan kebutuhan terhadap pentingnya dalam menyampaikan materi dengan media teknologi komputer saat ini.Kemampuan teknologi multimedia yang semakin baik dan berkembang akan menambah pengetahuan siswa. Dengan demikian penulis akan membahas mengenai Multimedia mulai dari pengertian, karakteristik hingga keunggulan dan kelemahan multimedia serta implementasinya.Implementasi multimedia dalam pembelajaran di madrasah memberikan kontribusi yang besar terhadap peningkatan kualitas pendidikan. Penggunaan berbagai media seperti video, aplikasi interaktif, dan platform digital mampu membuat proses belajar mengajar menjadi lebih menarik, efektif, dan mudah dipahami oleh siswa. Multimedia juga memberikan fleksibilitas bagi siswa untuk belajar secara mandiri di luar jam pelajaran, sekaligus membantu guru dalam menyampaikan materi dengan cara yang lebih variatif dan inovatif.Dengan pemanfaatan multimedia secara tepat dan berkelanjutan, madrasah dapat menciptakan lingkungan belajar yang modern, adaptif terhadap perkembangan zaman, dan tetap menjaga nilai-nilai keislaman dalam proses pendidikan.
ANALISIS MOTIVASI KERJA, PENGEMBANGAN DAN LATIHAN GUNA MENINGKATKAN KINERJA KARYAWAN Almaududi, Said
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 3 (2025): Volume 8 No. 3 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i3.49844

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis motivasi kerja, pengembangan dan Latihan guna meningkatkan kinerja karyawan. Kinerja merupakan gabungan dari tiga faktor penting yaitu motivasi kerja serta pengembangan dan latihan karyawan dalam meningkatkan pekerjaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi pustaka yang berfungsi sebagai tuntunan dalam mengkaji suatu masalah penelitian. Hasil analisis penelitian ini: 1) Kinerja karyawan salah satu faktor yang paling dominan dalam meningkatkan kualitas perusahaan yang mempunyai hubungan kuat dengan tujuan strategi organisasi, kepuasan konsumen, dan memberikan kontribusi ekonomi; 2) Motivasi menciptakan kegairahan kerja seseorang, agar mau bekerja sama, bekerja efektif dan terintegrasi dengan segala upayanya untuk mencapai kepuasan dalam bekerja; 3) Proses belajar mengajar dengan menggunakan teknik dan metode tertentu secara konsepsional dapat dikatakan bahwa pengembangan dan latihan kerja meningkatkan keterampilan dan kemampuan kerja seseorang. Simpulan penelitian ini bahwa motivasi, kinerja, pengembangan dan latihan kerja saling memiliki keterkaitan dalam mengembangkan suatu usaha.
ANALISIS DAMPAK LINGKUNGAN YANG DITIMBULKAN DARI PENGEMBANGAN DESTINASI WISATA DI DESA CANGGU Sugiharta, Pande Made Dwi Dharma
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 3 (2025): Volume 8 No. 3 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i3.49932

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak lingkungan yang ditimbulkan oleh pengembangan destinasi wisata di Desa Canggu, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, Bali. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode pengumpulan data berupa observasi partisipatif, wawancara dengan informan yang dipilih secara purposive sampling, serta studi dokumentasi terhadap kebijakan dan kondisi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan pariwisata di Desa Canggu menyebabkan berbagai perubahan lingkungan, termasuk alih fungsi lahan pertanian yang signifikan, kerusakan ekosistem lokal, serta pencemaran sumber air akibat aktivitas pembangunan dan pariwisata. Selain dampak fisik, terjadi peningkatan volume sampah yang mengancam kebersihan lingkungan dan terganggunya sistem irigasi tradisional subak yang menjadi tumpuan pertanian lokal. Dampak sosial dan budaya juga tampak melalui perubahan pola hidup masyarakat, penurunan nilai kearifan lokal, dan munculnya tekanan sosial di komunitas setempat. Pembahasan menekankan perlunya penerapan kebijakan pariwisata berkelanjutan yang holistik, termasuk penguatan regulasi, pelibatan aktif masyarakat lokal, serta pengawasan yang ketat untuk menjaga keseimbangan antara pembangunan ekonomi, konservasi lingkungan, dan pelestarian kultur. Studi ini memberikan kontribusi penting bagi pengelolaan pariwisata yang bertanggung jawab dan berkelanjutan di Desa Canggu, sekaligus menjadi acuan untuk strategi pengembangan wisata yang lebih ramah lingkungan dan sosial.
PERAN PENDIDIKAN EKONOMI INFORMAL TERHADAP PENINGKATAN EKONOMI KELUARGA: STUDI FENOMENOLOGI PADA PEDAGANG KUE TRADISIONAL Sulolipu, Andi Annisa; Ampa, Andi Tenri
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 3 (2025): Volume 8 No. 3 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i3.49937

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak pendidikan ekonomi informal terhadap peningkatan kesejahteraan ekonomi keluarga, dengan menggunakan studi kasus pedagang kue tradisional. Pendidikan ekonomi informal didefinisikan sebagai proses pembelajaran yang berlangsung melalui pengalaman sehari-hari, adat istiadat keluarga, dan interaksi sosial, tanpa kurikulum formal. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Data dikumpulkan melalui wawancara komprehensif dengan empat informan kunci pedagang kue tradisional, termasuk observasi lapangan dan dokumentasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pendidikan ekonomi informal penting untuk meningkatkan kompetensi kewirausahaan pedagang kue tradisional, yang meliputi manajemen modal, strategi penetapan harga, pemeliharaan kualitas produk, dan penerapan taktik pemasaran dasar. Proses pembelajaran ekonomi informal dibentuk oleh pengalaman, kesalahan yang teridentifikasi, dan pengetahuan yang diwariskan antar generasi. Pendidikan ekonomi informal sangat memengaruhi kesejahteraan keluarga. Pedagang dapat mempertahankan stabilitas keuangan, memenuhi kebutuhan pokok, membiayai pendidikan anak-anak mereka, meningkatkan kualitas hidup mereka, dan mengurangi ketergantungan pada utang. Lebih lanjut, industri kue konvensional berfungsi sebagai saluran untuk mewariskan cita-cita ekonomi kepada generasi berikutnya. Penelitian ini menegaskan bahwa pendidikan ekonomi informal berfungsi sebagai strategi bertahan hidup dan sarana pemberdayaan ekonomi keluarga, serta pelestarian adat istiadat setempat.
KELELAHAN EMOSIONAL PADA WANITA BEKERJA YANG MEMILIKI ANAK USIA DINI Maimunnah, Siti; Alfita, Laili
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 3 (2025): Volume 8 No. 3 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i3.50084

Abstract

Di era modern, peran ganda wanita sebagai ibu rumah tangga sekaligus pekerja profesional menimbulkan tantangan yang kompleks, terutama bagi mereka yang memiliki anak usia dini. Perpaduan antara tanggung jawab domestik dan profesional memicu tekanan psikologis yang berpotensi menyebabkan burnout atau kelelahan emosional. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penyebab, bentuk manifestasi, serta strategi penanganan burnout pada ibu bekerja dengan anak usia dini. Metode yang digunakan adalah studi pustaka (literature review) terhadap dua puluh artikel ilmiah terbitan lima tahun terakhir yang relevan, diperoleh melalui basis data ScienceDirect, Google Scholar, dan ProQuest. Hasil kajian menunjukkan bahwa faktor utama penyebab burnout adalah konflik peran, beban kerja berlebih, dan kurangnya dukungan sosial. Manifestasi burnout tercermin dalam bentuk kelelahan emosional, depersonalisasi, serta menurunnya pencapaian pribadi. Ibu bekerja juga menghadapi dilema antara tuntutan karier dan kebutuhan anak yang membutuhkan kehadiran fisik dan emosional. Meski demikian, sebagian besar subjek penelitian menunjukkan adanya kemampuan resiliensi dan penerapan strategi coping seperti manajemen waktu, komunikasi aktif, dukungan pasangan, serta pendekatan spiritual dan emosional dalam pengasuhan. Penelitian ini menegaskan pentingnya dukungan sistemik, baik dari keluarga maupun kebijakan institusional, untuk membantu ibu dalam menjaga keseimbangan kerja dan keluarga serta mencegah dampak psikologis jangka panjang.
FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB KEMALASAN BELAJAR PADA SISWA KELAS TINGGI SD NEGERI 060950 KEC. MEDAN LABUHAN KOTA MEDAN Nasution, Nayla Rahmansyah; Irsan, Irsan
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 3 (2025): Volume 8 No. 3 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i3.50085

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan kemalasan belajar pada siswa kelas tinggi dengan fokus pada faktor-faktor internal dan eksternal yang memicu perilaku tidak aktif dalam belajar pada siswa sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan metode survey untuk memperoleh data dari responden. Sampel penelitian ini adalah 31 peserta didik dari kelas VI A. Instrumen penelitian berupa angket yang disusun berdasarkan indicator dari variabel yang diteliti dan telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Teknik analisis data menggunakan teknik persentase dengan bantuan software microsoft excel untuk melihat persentase kemalasan belajar pada siswa SD Negeri 060950 Kec. Medan Labuhan Kota Medan. Beberapa indikator dari variabel yang diteliti, yaitu faktor internal  dan faktor eksternal Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif kuantitatif Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemalasan belajar siswa lebih banyak dipengaruhi oleh faktor internal (46,69%) sementara itu, faktor eksternal (42,63%). Dengan demikian, hal ini membuktikan terdapat kemalasan belajar di siswa kelas VI A SD Negeri 060950 Kec. Medan Labuhan Kota Medan. Perhatian terhadap kondisi psikologis siswa serta peran lingkungan sangat penting di upayakan untuk meningkatkan semangat belajar.
PENINGKATAN PROSES DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT DI KELAS IV SDN 50/II LUBUK LANDAI Hidayat, Taufiq; Avana, Nurlev; Aprizan, Aprizan
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 3 (2025): Volume 8 No. 3 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i3.50086

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pembelajaran matematika yang belum optimal di kelas IV SDN 50/II Lubuk Landai, di mana guru masih menggunakan metode ceramah satu arah dan siswa kurang terlibat aktif. Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan proses dan hasil belajar matematika melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT). Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua siklus pada semester II tahun ajaran 2025/2026 dengan subjek 21 siswa. Model yang digunakan mengacu pada desain dari Arikunto, yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian selama dua siklus menunjukkan bahwa model Teams Games Tournament (TGT) dapat meningkatkan proses dan hasil belajar matematika siswa kelas IV SDN 50/II Lubuk Landai. Proses pembelajaran meningkat dari kategori Cukup menjadi Sangat Baik, ditandai dengan meningkatnya keterlibatan siswa dalam diskusi, permainan, dan turnamen. Ketuntasan belajar juga naik dari 52,38% (11 siswa) pada Siklus I menjadi 80,95% (17 siswa) pada Siklus II. Hal ini membuktikan bahwa model TGT efektif mendorong partisipasi aktif dan pemahaman siswa.
PENGARUH JENIS PATI SEBAGAI BAHAN PENGENTAL TERHADAP DENSITAS KAMBA, NILAI pH DAN KUALITAS ORGANOLEPTIK SAUS CABAI HIJAU Nuraini, Fitria; Ridawati, Ridawati; Alsuhendra, Alsuhendra
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 3 (2025): Volume 8 No. 3 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i3.50087

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh jenis pati sebagai bahan pengental terhadap densitas kamba, nilai pH dan kualitas organoleptik saus cabai hijau. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode eksperimen. Terdapat empat perlakuan yang diberikan pada pembuatan saus cabai hijau, yaitu P1 (pati jagung), P2 (pati tapioka), P3 (pati kacang hijau), dan P4 (pati sagu). Saus cabai hijau selanjutnya dianalisis kualitas organoleptiknya (warna, tekstur, aroma, rasa) oleh 60 orang panelis agak terlatih, uji fisik (densitas kamba), dan uji kimia (nilai pH). Analisis data menggunakan Anova untuk uji fisik dan uji kimia, serta Kruskal-Wallis yang dilanjut uji Tuckey’s untuk kualitas organoleptik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat pengaruh penggunaan jenis pati yang berbeda sebagai bahan pengental pada produk saus cabai hijau terhadap kualitas fisik berupa densitas kamba dan uji kimia berupa nilai pH. Terdapat pengaruh penggunaan jenis pati yang berbeda sebagai bahan pengental pada produk saus cabai hijau pada kualitas organoleptik aspek warna dan rasa gurih. Hasil uji Tuckey’s pada penilaian kualitas organoleptik menunjukkan bahwa penggunaan pati jagung merupakan produk terbaik dalam aspek warna sebesar 4,8, dan penggunaan pati sagu merupakan produk terbaik dalam aspek rasa gurih sebesar 4,1. Adapun hasil dari penelitian ini adalah produk saus cabai hijau dengan penggunaan pati kacang hijau sebagai bahan pengental merupakan saus yang mendekati dengan hasil yang diharapkan, dilihat dari segi biaya serta ketersediaan pati yang berkembang luas di Indonesia.
PENGGUNAAN EKSTRAK WEDANG UWUH PADA GUMMY CANDY TERHADAP ANALISA KEKENYALAN, PH, DAN KUALITAS ORGANOLEPTIK Mahatan, Cecilia Angelica; Mahdiyah, Mahdiyah; Alsuhendra, Alsuhendra
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 3 (2025): Volume 8 No. 3 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i3.50088

Abstract

Gummy  candy adalah sejenis permen lunak yang mirip seperti permen jelly dengan ciri khas tekstur kenyal dan rasa yang manis. Hingga saat ini belum ada gummy candy yang dibuat dengan penambahan rempah yang digunakan pada minuman wedang uwuh. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh penggunaan ekstrak wedang uwuh terhadap kekenyalan, pH, dan kualitas organoleptik gummy candy. Sampel pada penelitian ini adalah gummy candy dengan ekstrak wedang uwuh dengan perbandingan penggunaan ekstrak wedang uwuh 16%, 24%, dan 32%. Analisis yang dilakukan pada sampel adalah penentuan tingkat kekenyalan, nilai pH, dan kualitas organoleptik. Hasil analisis terhadap pH menggunakan universal test paper menunjukkan ada pengaruh penggunaan ekstrak wedang uwuh pada pembuatan gummy candy pada pH gummy candy, yaitu pada kisaran 4-5. Hasil uji statistik menggunakan uji Tukey menunjukkan bahwa terdapat pengaruh penggunaan ekstrak wedang uwuh pada pembuatan gummy candy pada aspek warna, aroma jahe, aroma cengkeh, rasa jahe, dan rasa jahe. Namun tidak terdapat pengaruh penggunaan ekstrak wedang uwuh pada pembuatan gummy candy pada aspek rasa manis dan tekstur gummy. Perlakuan terbaik adalah gummy candy dengan penggunaan ekstrak wedang uwuh sebesar 32%.
PENGARUH SUBSTITUSI TEPUNG UMBI GARUT (MARANTA ARUNDINACEA LINN) TERHADAP KUALITAS FISIK DAN ORGANOLEPTIK KUE KUPING GAJAH Ahmad, Hilwah; Kandriasari, Annis; Mariani, Mariani
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 3 (2025): Volume 8 No. 3 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i3.50175

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh substitusi tepung umbi garut terhadap kualitas fisik dan organoleptik kue kuping gajah. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Pengolahan Roti dan Kue, Program Studi Pendidikan Tata boga, Universitas Negeri Jakarta. Penelitian ini dilaksanakan mulai bulan September 2024 hingga Juli 2025. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Sampel pada penelitian ini adalah kue kuping gajah substitusi tepung umbi garut dengan persentase 20%, 30%, dan 40%. Uji kualitas fisik meliputi aspek cooking loss dan kerenyahan. Berdasarkan hasil uji hipotesis menggunakan uji Anova menunjukkan substitusi tepung umbi garut tidak berpengaruh signifikan terhadap aspek cooking loss, tetapi berpengaruh signifikan terhadap kerenyahan, sehingga dilakukan uji lanjutan Duncan. Hasil uji Duncan menunjukkan bahwa substitusi 20% menghasilkan tingkat kerenyahan tertinggi. Pada uji organoleptik, sebanyak 15 panelis agak terlatih melakukan penilaian untuk setiap sampel terhadap enam aspek, yaitu warna lapisan putih, warna lapisan cokelat, rasa manis, rasa umbi garut, tekstur kerenyahan, dan aroma umbi garut. Hasil uji hipotesis menggunakan uji Kruskal-Wallis menunjukkan bahwa tidak terdapat pengaruh yang signifikan dari substitusi tepung umbi garut pada seluruh aspek organoleptik. Penelitian ini merekomendasikan penggunaan substitusi tepung umbi garut sebesar 20% pada pembuatan kue kuping gajah karena pada perlakuan tersebut diperoleh nilai organoleptik terbaik sehingga direkomendasikan sebagai acuan pengembangan produk selanjutnya.