cover
Contact Name
Mufarizuddin
Contact Email
jurnalpgsd.up@gmail.com
Phone
+6282165028412
Journal Mail Official
jurnalpgsd.up@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai No 23 Kabupaten Kampar Provinsi Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP)
ISSN : 2655710X     EISSN : 26556022     DOI : https://doi.org/10.31004/jrpp.v5i1.4136
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) is a National peer-reviewes journal dedicated to the exchange of research and thinking in all aspects of education, especially basic education. Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) publishes research results relating to the theory and practice of teaching and learning, curriculum development, learning materials, learning models, learning methods and learning media in education.Journal of Review of Education and Teaching (JRPP) is published four times a year in March June September and December. As our commitment to the advancement of science and technology, Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) follows an open access policy that allows published articles to be available for free online without any subscription.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 4,688 Documents
PENGARUH ETIKA KERJA DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN BAGIAN UMUM PADA PTPN IV REGIONAL I MEDAN Siregar, Juan Charmel Askelon; Harahap, Lokot Muda
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 3 (2025): Volume 8 No. 3 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i3.50880

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Etika Kerja dan Lingkungan Kerja terhadap Kinerja Karyawan Bagian Umum pada PT. Perkebunan Nusantara IV Regional I Medan.Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan Bagian Umum yang berjumlah 60 orang, dan seluruhnya dijadikan sampel dengan teknik total sampling. Sedangkan teknik pengumpulan data diperoleh melalui penyebaran kuesioner (angket). Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi uji asumsi klasik, dan uji hipotesis (uji t, uji F, dan koefisien determinasi). Hasil penelitian yang diperoleh melalui pengolahan data menggunakan program SPSS menunjukkan bahwa nilai R Square sebesar 0,510. Artinya, sebesar 51% variabel kinerja karyawan dapat dijelaskan oleh variabel etika kerja dan lingkungan kerja, sedangkan sisanya sebesar 49% dijelaskan oleh variabel lain di luar model penelitian ini. Hasil uji simultan (uji F) menunjukkan bahwa nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 dan Fhitung sebesar 29,708 > Ftabel 3,16, sehingga etika kerja dan lingkungan kerja secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Hasil uji parsial (uji t) menunjukkan bahwa etika kerja memiliki nilai signifikansi 0,000 < 0,05 dengan thitung 6,098 > t-tabel 2,002, artinya etika kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Lingkungan kerja juga memiliki nilai signifikansi 0,001 < 0,05 dengan thitung 3,649 > t-tabel 2,002, yang berarti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan pada PT. Perkebunan Nusantara IV Regional I Medan.
KONSEP PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PERSPEKTIF AL-QUR’AN SURAH AL-AN’AM AYAT 151 Rossy, Riza Fachrul; Wahyudin, Yuyu; Suprapto, Suprapto
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 3 (2025): Volume 8 No. 3 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i3.50899

Abstract

Pendidikan karakter adalah bagian penting dari proses pendidikan yang bertujuan untuk membentuk siswa yanh berkarakter dan berakhlak mulia. Dalam era masyarakat 5.0, pentingnya pendidikan karakter semakin meningkat untuk membentuk generasi yang berkarakter dan berakhlak mulia. Al-Qur’an, sebagai sumber ajaran Islam, juga menekankan pentingnya pendidikan karakter, seperti yang disebutkan dalam Surah Al-An’am ayat 151. Oleh karena itu, sangat penting untuk melakuka penelitian tentang konsep Pendidikan karakter dalam sudut pandang Al-Qur’an. Secara khusus, tujuan penelitian ini adalah memberikan gambaran dan pemahaman tentang subjek pendidikan karakter dalam Al-Qur’an surah Al-An’am ayat 151; menemukan konsep-konsep pendidikan karakter dalam Al-Qur’an surah Al-An’am ayat 151; dan menemukan bagaimana konsep-konsep ini dapat diterapkan dalam pembelajaran PAI. Metode data dan informasi tentang konsep pendidikan karakter yang ditemukan dalam surah Al-An'am ayat 151 dalam Al-Qur'an dikumpulkan melalui buku-buku, artikel, dan sumber-sumber lainnya melalui metode kualitatif studi kepustakaan. Penelitian ini menemukan bahwa konsep pendidikan karakter yang disebutkan dalam surah Al-An’am ayat 151 adalah religious, setia, hormat, dan penyayang, tanggung jawab, kerja keras, kejujuran, toleransi, dan kemanusiaan. Ini juga melarang mendekati dan melakukan perbuatan keji serta membunuh anak karena takut miskin. Konsep pendidikan karakter yang ditemukan dalam Al-An’am ayat 151 digunakan dalam pembelajaran PAI dengan cara mau’izzah (nasihat), uswatun hasanah (keteladanan), ta’wid (pembiasaan), targib dan tahrib. Pendidikan karakter suatu pendekatan yang mengajarkan nilai-nilai karakter kepada siswa. Strategi pendidikan karakter terdiri dari tiga tahapan: pengetahuan moral, kasih sayang, dan tindakan moral. Beberapa hal yang disebutkan dalam surah Al-An’am ayat 151 adalah ketauhidan, berbakti kepada kedua orang tua, larangan membunuh anak hanya karena takut miskin, mendekati dan melakukan perbuatan keji, dan membunuh tanpa alasan yang sah.
REKONSTRUKSI KURIKULUM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM BERBASIS KECERDASAN KOGNITIF: PENDEKATAN NEUROPSIKOLOGIS DALAM PROSES PEMBELAJARAN Miswar, Miswar
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 4 (2024): Special Issue Vol. 7 No. 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i4.51080

Abstract

Kurikulum Pendidikan Agama Islam saat ini masih banyak berfokus pada hafalan dan penguasaan materi normatif tanpa memberikan ruang yang cukup untuk pengembangan kecerdasan kognitif peserta didik. Hal ini menyebabkan proses pembelajaran kurang efektif dalam membentuk kemampuan berpikir kritis dan reflektif. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan library research atau studi kepustakaan. Sumber data dalam penelitian ini berasal dari berbagai artikel jurnal ilmiah, buku akademik, dan laporan hasil penelitian yang telah dipublikasikan secara nasional maupun internasional. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa: 1). Bentuk dan Karakteristik Kurikulum Pendidikan Agama Islam untuk Pengembangan Kecerdasan Kognitif Peserta Didik adalah bahwa kurikulum PAI saat ini masih dominan bersifat normatif, berpusat pada hafalan, dan kurang menstimulasi kemampuan berpikir kritis dan analitis. Karakteristik ini menghambat optimalisasi pengembangan kecerdasan kognitif peserta didik dalam memahami nilai-nilai agama secara rasional dan aplikatif. 2). Konsep Kecerdasan Kognitif dan Pendekatan Neuropsikologis dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam adalah bahwa kecerdasan kognitif meliputi kemampuan berpikir logis, menganalisis, dan menyelesaikan masalah. Pendekatan neuropsikologis mendukung pembelajaran dengan memahami cara kerja otak, sehingga dapat menciptakan strategi pembelajaran agama yang aktif, reflektif, dan sesuai dengan perkembangan kognitif siswa. 3). Model Rekonstruksi Kurikulum Pendidikan Agama Islam yang Berbasis Kecerdasan Kognitif dengan Pendekatan Neuropsikologis adalah bahwa model rekonstruksi kurikulum PAI perlu mengintegrasikan kecerdasan kognitif dan prinsip neuropsikologi dalam seluruh komponennya. Kurikulum diarahkan untuk membentuk pola pikir kritis, materi yang kontekstual, serta metode dan evaluasi yang mendukung perkembangan otak dan pemahaman mendalam terhadap nilai-nilai Islam.
ANALISIS METODE PEMBELAJARAN IPS DI SEKOLAH DASAR Adriani, Bintang; Tarigan, Hefpy; Saragih, Elovani; Salwa, Nadin; Wesly, Inpresdo; Khairunnisa, Khairunnisa
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 3 (2025): Volume 8 No. 3 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i3.51081

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis berbagai metode pembelajaran yang digunakan di Sekolah Dasar (SD) serta bagaimana efektivitasnya dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Metode yang digunakan adalah kajian literatur dengan menganalisis beberapa penelitian dan sumber terkait strategi pembelajaran di tingkat dasar. Hasil menunjukkan bahwa beberapa metode pembelajaran yang diterapkan, seperti metode karya wisata (out door), talking stick, simulasi, discovery learning, brainstorming, diskusi, dan pembelajaran luar kelas, mampu meningkatkan semangat belajar, pemahaman konsep, serta keterampilan sosial siswa. Namun, setiap metode memiliki kelebihan dan kekurangan, yang perlu disesuaikan dengan sifat siswa, tujuan pembelajaran, serta kondisi sarana dan prasarana yang ada. Oleh karena itu, guru diharapkan mampu menggabungkan berbagai metode secara fleksibel agar proses belajar mengajar di SD menjadi lebih efektif, menyenangkan, dan bermakna bagi siswa.
ANALISIS TINGKAT PEMAHAMAN SOSIAL SISWA KELAS III SD SWASTA HKBP 2 SIDORAME MEDAN DALAM PEMBELAJARAN IPS Sofia , Gisela Agita; Hasibuan, Siti Hawaliah; Tambunan, Driana Stefani; Putri, Denny Hairunisia; Sitorus, Michael; Khairunnisa, Khairunnisa
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 3 (2025): Volume 8 No. 3 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i3.51082

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pemahaman sosial siswa kelas tiga SD PRIVATE HKBP 2 Sidorame Medan dalam konteks pembelajaran IPS. IPS merupakan mata pelajaran penting dalam pendidikan dasar yang mempersiapkan siswa untuk berpartisipasi aktif dalam masyarakat dengan memahami nilai, norma, dan interaksi sosial. Data dikumpulkan melalui observasi untuk mengukur pemahaman siswa terhadap konsep sosial dan perilaku sosial mereka di kelas menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Temuan penelitian menunjukkan bahwa mayoritas siswa memiliki pemahaman yang baik tentang konsep sosial seperti kerja sama, rasa hormat, dan interaksi sosial. Namun, beberapa siswa masih menunjukkan keengganan untuk bersosialisasi dengan teman sebayanya, seringkali karena rasa malu dan kurang percaya diri. Hal ini juga terlihat pada sesi tanya jawab, di mana hanya sedikit siswa yang merespons dengan cepat, menunjukkan bahwa keterampilan sosial dan pengembangan kepercayaan diri memerlukan perhatian lebih lanjut. Kesimpulannya, meskipun siswa menunjukkan pemahaman kognitif yang memadai terhadap materi IPS, aspek afektif dan sosial perlu diperkuat untuk memastikan penerapan pengetahuan sosial yang efektif dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini memberikan kontribusi pada bidang pendidikan dengan menyoroti pentingnya mengintegrasikan pengembangan keterampilan sosial ke dalam pengajaran ilmu sosial, sehingga tidak hanya menumbuhkan pengetahuan tetapi juga perilaku sosial yang positif dan pembentukan karakter pada siswa sekolah dasar.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING TERHADAP AKTIVITAS DAN PRESTASI BELAJAR IPS SD Sitanggang, Elsa Renata; Tampubolon, Edenia Mei Bresya; Sinambela, Joya Salomita; Daulay, Pangadilan; Rizky, Aulia Cintia; Sinaga, Roberto Jogi Rangga; Khairunnisa, Khairunnisa
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 3 (2025): Volume 8 No. 3 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i3.51083

Abstract

Pembelajaran di sekolah dasar (SD) memiliki peran penting dalam membentuk dasar pengetahuan, sikap, dan keterampilan siswa. Namun, dalam praktiknya masih ditemukan berbagai kendala, mulai dari kurangnya variasi metode, minimnya kreativitas guru, hingga belum optimalnya pemanfaatan media pembelajaran. Oleh karena itu, pengembangan pembelajaran di SD perlu dilakukan secara berkelanjutan agar sesuai dengan kebutuhan siswa dan perkembangan zaman. Penelitian ini bertujuan untuk menggali berbagai strategi dan model pengembangan pembelajaran di SD dengan menekankan pada peningkatan kreativitas guru dan keterlibatan aktif siswa. Metode penelitian yang digunakan Adalah pendekatan kualitatif dengan Teknik studi literatur, yaitu mengkaji beberapa jurnal, buku, dan repositori terkait pembelajaran IPS serta strategi pembelajaran di SD. Hasil kajian menunjukkan bahwa pengembangan pembelajaran yang efektif dapat diwujudkan melalui penggunaan model pembelajaran aktif, integrasi teknologi, pendekatan kontekstual, serta pemanfaatan kearifaan local sebagai sumber belajar. Selain itu, guru juga dituntut lebih inovatif dalam mengelola kelas dan mampu menyesuaikan strategi mengajar dengan karakteristik siswa. Pengembangan pembelajaran di SD bukan hanya soal metode, tetapi juga bagaimana guru mampu menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, relevan, dan bermakna bagi siswa.
KACANG TUNGGAK SEBAGAI ALTERNATIF BAHAN YOGHURT NABATI: TINJAUAN POTENSI GIZI DAN TEKNOLOGI PENGOLAHAN Rahmawati, Fatimah; Alsuhendra, Alsuhendra; Efrina, Efrina
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 3 (2025): Volume 8 No. 3 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i3.50303

Abstract

Artikel ini mengkaji potensi kacang tunggak sebagai bahan baku alternatif dalam pembuatan yoghurt nabati. Tren konsumsi produk pangan fungsional terutama yoghurt berbasis nabati terus meningkat di tengah isu intoleransi laktosa dan preferensi konsumen. Namun, ketergantungan pada impor kedelai yang merupakan bahan baku utama, menyebabkan fluktuasi harga dan ketersediaan. Kacang tunggak sebagai komoditas pangan lokal yang berlimpah, menawarkan solusi untuk masalah ini. Metode yang digunakan adalah literatur review dengan meninjau berbagai jurnal dan penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa kacang tunggak memiliki potensi gizi yang signifikan, menjadikannya alternatif yang layak untuk susu hewani dan kedelai. Namun, pengembangan produk ini memerlukan perhatian pada aspek teknologi pengolahan, seperti menghilangkan rasa langu dan meningkatkan tekstur serta nilai gizi. Kajian ini menyimpulkan bahwa kacang tunggak adalah pilihan yang strategis dan ekonomis untuk diversifikasi produk yoghurt nabati. Studi lebih lanjut disarankan untuk menganalisis secara mendalam faktor-faktor lain yang mempengaruhi kualitas produk akhir yoghurt
PENGARUH SUBSTITUSI TEPUNG TIWUL INSTAN TERHADAP MUTU SENSORIS DAN KUALITAS FISIK BROWNIES COOKIES Wulandari, Citra; Kandriasari, Annis; Mariani, Mariani
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 3 (2025): Volume 8 No. 3 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i3.50316

Abstract

Tiwul instan dapat dikembangkan menjadi berbagai produk olahan dengan mengubahnya menjadi tepung. Salah satu produk yang cocok dibuat dengan substitusi tepung tiwul instan adalah brownies cookies, karena tidak memerlukan pengembangan produk. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh substitusi tepung tiwul instan terhadap mutu sensoris dan kualitas fisik brownies cookies. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Pastry and Bakery, Gedung H, lantai 2, Program Studi Pendidikan Tata Boga, Fakultas Teknik, Univesitas Negeri Jakarta. Waktu pelaksanaan dimulai pada tanggal 3 Desember 2024. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen. Sampel penelitian ini berupa brownies cookies dengan 3 perlakuan substitusi tepung tiwul instan, yaitu 30%, 40%, dan 50%. yang diuji kepada 15 panelis setiap sampelnya. Hasil penelitian mutu sensoris menggunakan uji Kruskall Wallis menunjukkan bahwa tidak terdapat pengaruh pada aspek warna, aroma tiwul, rasa manis, rasa tiwul, kerenyahan, dan ketebalan. Hasil penelitian uji kualitas fisik dengan menggunakan uji Anova yang menunjukkan bahwa tidak terdapat pengaruh pada uji baking loss. Penelitian ini merekomendasikan penggunaan tepung tiwul instan sebesar 40% karena proporsi tersebut mampu mempertahankan karakteristik produk aslinya sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan pangan lokal.
PENGARUH SUBSTITUSI TEPUNG KACANG TUNGGAK (VIGNA UNGUICULATA) DALAM PEMBUATAN KUE AKAR KELAPA TERHADAP KUALITAS FISIK DAN MUTU SENSORI Larasati, Annisa; Sachriani, Sachriani; Yulianti, Yeni
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 3 (2025): Volume 8 No. 3 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i3.50854

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh substitusi tepung kacang tunggak (Vigna unguiculata) dalam pembuatan kue akar kelapa terhadap kualitas fisik dan mutu sensori. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Pastry, Program Studi Pendidikan Tata Boga, Universitas Negeri Jakarta, pada bulan Juni 2024 hingga Juli 2025. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen. Sampel penelitian berupa kue akar kelapa substitusi tepung kacang tunggak sebesar 30%, 40%, dan 50%. Uji kualitas fisik berupa uji daya serap minyak dilakukan tiga kali pengulangan pada setiap sampel. Hasil analisis menggunakan uji ANOVA menunjukkan adanya pengaruh signifikan terhadap daya serap minyak kue, yang kemudian dilanjutkan dengan uji Duncan dan menunjukkan adanya perbedaan signifikan antar ketiga perlakuan. Sampel dengan substitusi tepung kacang tunggak 30% memiliki daya serap minyak tertinggi, sedangkan sampel dengan substitusi tepung kacang tunggak 50% memiliki daya serap minyak terendah. Uji mutu sensori melibatkan 45 panelis agak terlatih dengan aspek penilaian berupa aroma, warna, rasa manis, rasa kacang tunggak, dan tekstur. Hasil hipotesis menggunakan uji Kruskall-Wallis menunjukkan tidak adanya pengaruh signifikan pada ketiga sampel terhadap seluruh aspek. Kesimpulan penelitian ini adalah sampel dengan substitusi tepung kacang tunggak 50% merupakan formulasi terbaik yang direkomendasikan sebagai upaya pengembangan kudapan tradisional dan optimalisasi pemanfaatan pangan lokal. Formulasi ini dipilih karena memiliki karakteristik berwarna coklat kekuningan, aroma kacang tunggak tidak kuat, rasa manis, rasa kacang tunggak tidak kuat, tekstur renyah, dan daya serap minyak rendah.
PENGARUH SUSTITUSI TEPUNG SORGUM (SORGHUM BICOLOR L. MOENCH) TERHADAP KUALITAS FISIK DAN MUTU SENSORI KUE Renanda, Rizka Aulia; Mariani, Mariani; Riska, Nur
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 3 (2025): Volume 8 No. 3 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i3.50855

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh substitusi tepung sorgum terhadap kualitas fisik pada aspek daya kembang dan mutu sensori pada aspek warna, rasa, aroma, tekstur, dan pori kue kamir. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Pengolahan Roti dan Kue, Program Studi Pendidikan Tata Boga, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Jakarta. Penelitian ini dilaksanakan pada November 2024 hingga Juli 2025. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen. Sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah kue kamir substitusi tepung sorgum dengan persentase 10%, 20%, dan 30% yang kemudian diuji kepada 45 orang panelis agak terlatih untuk menilai dari aspek mutu sensori. Sedangkan, uji kualitas fisik diujikan pada daya kembang kue kamir. Berdasarkan hasil uji hipotesis statistik kualitas fisik dengan uji Anova, menunjukkan tidak terdapat pengaruh signifikan terhadap daya kembang kue kamir substitusi tepung sorgum. Berdasarkan hasil uji hipotesis mutu sensori dengan uji Kruskal-Wallis menunjukkan tidak terdapat pengaruh terhadap aspek warna permukaan, aroma sorgum, rasa manis, tekstur berpasir, kelembutan, dan pori kue kamir dengan substitusi tepung sorgum. Namun, terdapat perbedaan signifikan pada aspek warna bagian dalam. Dilakukan uji Man Whitney dan menunjukkan kue kamir substitusi 20% dan 30% memiliki perbedaan yang signifikan. Berdasarkan hasil uji fisik dan mutu sensori kue kamir substitusi tepung sorgum, peneliti merekomendasikan kue kamir dengan substitusi tepung sorgum sebanyak 30% untuk dikembangkan sebagai pengoptimalan pemanfaatan tepung sorgum sebagai bahan pangan lokal alternatif pengganti terigu.