cover
Contact Name
Muhammad Affan Ramadhana
Contact Email
redaksi.jsgp@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
redaksi.jsgp@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Cokroaminoto Palopo Jalan Latammacelling No. 9 B Kota Palopo, Provinsi Sulawesi Selatan, 91921
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran
ISSN : -     EISSN : 26546477     DOI : https://doi.org/10.30605/jsgp
Core Subject : Education,
JSGP (Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran, ISSN 2654-6477) is an academic publication media managed by the Faculty of Teacher Training and Education and published by Universitas Cokroaminoto Palopo (UNCP). Publishing research results and theoretical studies in the field of education, JSGP is a reference source as well as a means of publication for teachers, lecturers, students, school supervisors, policymakers, and education observers.
Articles 736 Documents
Kompetensi Guru dalam Meningkatkan Perkembangan Kognitif dan Psikomotorik Siswa di Tadika Didik Bistari Gemilang Gerik Malaysia Nadia Shabrina; Selamat Pohan
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 8 No. 1 (2025): Januari - April 2025 (In Processing)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.8.1.2025.5488

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kompetensi guru dalam meningkatkan perkembangan kognitif dan psikomotorik siswa di Tadika Didik Bistari Gemilang. Kompetensi guru berperan penting dalam meningkatkan perkembangan yang optimal pada aspek kognitif dan psikomotorik siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian ini adalah guru. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Instrumen penelitian ini adalah observasi non-partisipatif, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi berdasarkan konfirmasi guru. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif. Untuk penarikan kesimpulan dan keabsahan data dilakukan dengan triangulasi teknik dan member checking. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya guru dalam meningkatkan kompetensinya adalah dengan menghadiri pelatihan, mengikuti kursus, serta memanfaatkan media sosial yang dapat mengembangkan keterampilannya dalam mengajar. Dalam meningkatkan perkembangan kognitif dan psikomotorik siswa, guru menerapkan strategi pembelajaran yang efektif seperti penggunaan media kartu pembelajaran, serta melaksanakan aktivitas yang dapat melatih keterampilan motorik halus dan kasar siswa menggunakan alat bantu aktivitas psikomotorik. Adapun kendala yang dihadapi guru adalah kurangnya dukungan sebagian orang tua terhadap anaknya dan minat siswa yang berubah saat proses pembelajaran. Kedua kendala tersebut harus ditangani dengan baik agar tidak menghambat proses pembelajaran. Kesimpulannya adalah kompetensi guru berperan penting dalam perkembangan yang optimal pada kognitif dan psikomotorik siswa, sehingga pengembangan kompetensi guru harus terus dilakukan dan didukung oleh pihak sekolah dan lembaga pendidikan.
Implementasi Program Roots dalam Meminimalisir Perilaku Bullying di SMPN 35 Makassar Pebrianti Abidin; Saprin Saprin; Ahmad Afif
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 8 No. 1 (2025): Januari - April 2025 (In Processing)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.8.1.2025.5520

Abstract

Bullying remains a significant issue in educational settings, affecting students' psychological well-being and academic performance. SMPN 35 Makassar implemented the Roots Program, which focuses on minimizing bullying through peer influence and student-led advocacy. This study aims to analyze the planning, implementation, challenges, and outcomes of the Roots Program at SMPN 35 Makassar using a qualitative descriptive approach. The research involved semi-structured interviews, observations, and document analysis with key stakeholders, including the school principal, counseling teachers, facilitator teachers, and Student Agents of Change. The findings reveal that the planning phase was well-structured, supported by the school’s designation as a Sekolah Penggerak and financial aid from UNICEF, which provided essential digital facilities. However, the selection of facilitators from social studies (IPS) teachers instead of counseling teachers (BK) raised concerns about their expertise in handling bullying-related issues. Despite this, facilitators demonstrated competence through prior training. During implementation, the program adhered to the Roots Program guidelines, consisting of 15 training sessions for Student Agents of Change, culminating in Roots Day, an anti-bullying awareness event involving the entire school community. The initiative successfully raised awareness, promoted peer support, and fostered a positive school environment. However, challenges included a lack of facilitator continuity, absence of an annual regeneration system for Student Agents of Change, and insufficient monitoring and evaluation mechanisms. The study concludes that while the Roots Program significantly enhanced anti-bullying awareness, its long-term sustainability remains uncertain. The school should involve more counseling teachers as facilitators, establish an annual recruitment system for Student Agents of Change, and implement structured monitoring and evaluation. Additionally, integrating digital and social media campaigns could further amplify the program’s impact. The Roots Program can achieve long-term sustainability and contribute to a safer, bullying-free school environment.
Implementasi Supervisi Akademik Kepala Sekolah (Studi Multi Situs pada SMP Negeri 2 Alalak dan SMP Negeri 4 Alalak Kabupaten Barito Kuala) Nita Alfitriah; Aslamiah Aslamiah; Sulistyana Sulistyana
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 8 No. 1 (2025): Januari - April 2025 (In Processing)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.8.1.2025.5527

Abstract

Urgensi penelitian ini terletak pada pentingnya memahami implementasi supervisi akademik kepala sekolah untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan profesionalisme guru, serta memberikan kontribusi dalam merumuskan strategi efektif dalam peningkatan mutu pendidikan di sekolah menengah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi supervisi akademik oleh kepala sekolah yang diamati secara mendalam dengan tiga fokus penelitian; (1) perencanaan supervisi akademik kepala sekolah; (2) pelaksanaan supervisi akademik kepala sekolah; (3) tindak lanjut supervisi akademik kepala sekolah pada SMP Negeri 2 Alalak dan SMP N egeri 4 Alalak. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif menggunakan rancangan penelitian multi situs. Adapun sumber data dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder yang didapatkan melalui kepala sekolah, dewan guru dan staf tata laksana di sekolah, kehadiran peneliti sebagai instrumen utama dalam penelitian. Pengumpulan data didapat dengan metode penelitian wawancara, observasi dan dokumentasi. Kemudian data yang diperoleh dianalisis dengan teknik analisis data tunggal dan analisis lintas situs. Uji keabsahan data yang dilakukan berupa uji kredibilitas, uji transferabilitas, uji dependability, uji confirmability. Penelitian ini dilakukan melalui tiga tahapan yaitu; tahap pra lapangan, tahap pekerjaan lapangan dan tahap analisis data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa; (1) Tahap perencanaan supervisi akademik di SMP Negeri 2 dan SMP Negeri 4 Alalak dilakukan oleh kepala sekolah secara kolaboratif bersama guru dengan berpedoman pada Platform Merdeka Mengajar (PMM) berdasarkan hasil dari raport pendidikan masing-masing sekolah, (2) Pelaksanaan supervisi akademik di SMP Negeri 2 Alalak dan SMP Negeri 4 Alalak dilakukan secara terencana, sistematis, dan berfokus pada pengembangan profesional guru, hal ini dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas pembelajaran, (3) Tahap tindak lanjut dalam supervisi akademik di SMP Negeri 2 dan SMP Negeri 4 Alalak dilakukan dengan mendengarkan perspektif guru mengenai kendala dalam pembelajaran, yang memberikan rasa dihargai dan memotivasi guru untuk berkembang.
Comparing The Effectiveness of Mind Mapping and Summarizing in Enhancing Student Learning Outcomes in Flipped Classroom Model Munawwarah Munawwarah; Vika Puji Cahyani
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 8 No. 1 (2025): Januari - April 2025 (In Processing)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.8.1.2025.5552

Abstract

The urgency of this research lies in the need to explore and compare the effectiveness of two distinct teaching strategies, mind mapping and summarizing, within the flipped classroom model, considering the challenges in determining the most effective method to enhance student learning outcomes across various disciplines, as well as understanding factors that may influence learning success, such as student engagement and material quality. This study examines the effectiveness of the flipped classroom model in enhancing students' learning outcomes, focusing on two distinct instructional strategies: mind mapping and summarizing. Using a posttest-only control group design, the research compared two groups: Class A (mind mapping) and Class B (summarizing), each consisting of 20 fifth-semester chemistry education students. Students engaged with materials independently before class and presented their understanding using their respective methods. Data analysis included descriptive statistics, the Shapiro-Wilk test for normality, Levene's test for homogeneity of variances, and the Mann-Whitney U test for comparing post-test scores. The results showed that Class A followed a normal distribution (p > 0.05), whereas Class B did not meet the normality assumption (p < 0.05). However, the Levene's test indicated homogeneity of variances between the groups (p > 0.05). The Mann-Whitney U test revealed no statistically significant difference in post-test scores (U = 156.5, p = 0.244), with mean scores of 86.83 for Class A and 86.42 for Class B. Effect size analysis using Cohen's d demonstrated a negligible effect (d = 0.06), suggesting equivalent effectiveness between the two methods. These findings highlight that both mind mapping and summarizing are equally effective within the flipped classroom model, reinforcing its versatility in diverse learning contexts. Future research is recommended to explore additional factors, such as student engagement and material quality, that may influence learning outcomes in this instructional model.
Penerapan Metode Qazmu Menggunakan Media Flashcards dan Tracker Hafalan untuk Meningkatkan Kemampuan Santri dalam Menghafal Juz Amma di TPA Sinar Setuju Palopo Annisa Fadhilah; Andi Arif Pamessangi; Mustafa Mustafa; Makmur Makmur; Mawardi Mawardi
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 8 No. 1 (2025): Januari - April 2025 (In Processing)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.8.1.2025.5553

Abstract

Penelitian ini membahas tentang penerapan metode Qazmu menggunakan media Flashcards dan Tracker hafalan dalam meningkatkan kemampuan menghafal juz amma santri di TPA Sinar Setuju Palopo. Penelitian ini bertujuan untuk; (1) Mengetahui efektifitas penerapan metode Qazmu menggunakan media Flashcards dan Tracker hafalan di TPA Sinar Setuju Palopo; (2) Mengetahui hasil peningkatan hafalan juz amma santri setelah diterapkannya metode Qazmu menggunakan media Flashcards dan Tracker hafalan di TPA Sinar Setuju Palopo. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus yang terdiri dari empat tahap pada tiap siklus yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah santri di TPA Sinar Setuju Palopo tahun ajaran 2024/2025 yang berjumlah 19 orang. Instrumen penelitian meliputi lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, lembar obsevasi santri, dan tes hafalan. Teknik pengumpulan data yaitu melalui observasi, wawancara, tes, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan; (1) Pelaksanaan pembelajaran menghafal juz amma melalui metode Qazmu menggunakan media Flashcards dan Tracker hafalan telah terlaksana dengan baik, hal tersebut didasarkan pada pengamatan selama proses pembelajaran. Sebagaimana hasil observasi keterlaksanaan pembelajaran pada siklus I nilai rata-rata 148 dengan persentase keberhasilan 86,66% kriteria baik, pada siklus II meningkat dengan nilai rata-rata 164 dengan persentase keberhasilan 93,33% kriteria sangat baik. Selanjutnya hasil observasi aktivitas santri pada siklus I nilai rata-rata 86 dengan persentase keberhasilan 78,95 kriteria cukup, dan pada siklus II meningkat dengan nilai rata-rata 108 dengan persentase keberhasilan 94,73 kriteria sangat baik, (2) kemampuan menghafal juz amma santri setelah metode Qazmu menggunakan media Flashcards dan Tracker hafalan diterapkan, pada siklus I nilai rata-rata 69,10 dengan persentase ketuntasan 47,3% dan pada siklus II meningkat dengan nilai rata-rata 85,47 dengan persentase ketuntasan 100%.
Pengaruh Bahan Ajar Busy Book Berbasis Understanding By Design (UbD) Terhadap Kreativitas Siswa Thammasat Wittaya School Thailand Nur Hafizah Hafni; Indah Pratiwi
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 8 No. 1 (2025): Januari - April 2025 (In Processing)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.8.1.2025.5565

Abstract

Urgensi utama dalam penelitian ini terletak pada rendahnya tingkat kreativitas siswa yang sering terjadi akibat pendekatan pembelajaran yang kurang inovatif dan tidak mengutamakan pengembangan keterampilan berpikir kritis secara mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur pengaruh bahan ajar yaitu busy book berbasis pendekatan Understanding by Design (UbD) terhadap kreativitas siswa di Thammasat Wittaya School, Thailand. Pendekatan UbD yang diterapkan dalam desain bahan ajar memberikan struktur pembelajaran yang mendalam, yang mendukung pengembangan keterampilan berpikir kritis dan peningkatan pemahaman yang signifikan. Penelitian memperlihatkan bahwa penggunaan bahan ajar busy book berbasis Understanding by Design (UbD dapat meningkatkan kreativitas siswa secara signifikan. Berdasarkan uji One-Sample t Test, rata-rata nilai kreativitas siswa setelah menggunakan bahan ajar tercatat sebesar 76,875, lebih tinggi dibandingkan dengan nilai uji yang diharapkan, yaitu 70,5 (t = 2,366, p = 0,024). Temuan ini mengindikasikan bahwa bahan ajar tersebut efektif dalam merangsang kreativitas siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan bahan ajar busy book berbasis Understanding by Design (UbD dapat menjadi pendekatan yang efektif untuk meningkatkan kreativitas siswa di lingkungan pendidikan, dan dapat menjadi model bagi pengembangan metode pembelajaran yang lebih inovatif di sekolah-sekolah lain.
Character Education and Related Trend Variables Sumiati Side; Vika Puji Cahyani
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 8 No. 1 (2025): Januari - April 2025 (In Processing)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.8.1.2025.5579

Abstract

Various studies have been conducted to examine the effectiveness of character education in various contexts, including schools, families, and communities. However, as the scope of studies on character education has expanded, there is a need to understand how research trends in character education have developed over time. This study aims to analyse bibliometric trends in character education variables using data from scientific publications available in academic databases. This study uses a qualitative approach by combining bibliometric methods and systematic literature reviews (SLR) to analyse research trends and understand the importance of character education in learning. The results show that character education plays a crucial role in shaping students' morals and ethics from an early age through the support of the curriculum, schools, families, and communities, as well as the application of cultural values. Character education is an important aspect in the formation of individual personality. Character education can serve as a means of building environmental awareness among learners. Variables closely related to character education include Character Strengths, Virtue Ethics, Positive Education, Critical Thinking, Affective and Social Outcomes, Environmental Consciousness.
Hubungan Antara Disiplin Kerja dan Motivasi Kerja dengan Profesionalisme Guru ASN Sekolah Dasar Negeri di Kecamatan Ciampea Kabupaten Bogor Sutisna Sutisna; Yuyun Elizabeth Patras; Rhini Fatmasari
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 8 No. 1 (2025): Januari - April 2025 (In Processing)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.8.1.2025.5582

Abstract

Urgensi penelitian ini terletak pada pentingnya memahami faktor-faktor yang mempengaruhi profesionalisme guru, untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Sekolah Dasar Negeri di Kecamatan Ciampea. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis: (1) Hubungan antara disiplin kerja dengan profesionalisme guru ASN Sekolah Dasar Negeri di Kecamatan Ciampea Kabupaten Bogor. (2) Hubungan antara motivasi kerja dengan profesionalisme guru ASN Sekolah Dasar Negeri di Kecamatan Ciampea Kabupaten Bogor. (3) Hubungan antara disiplin kerja dan motivasi kerja dengan profesionalisme guru ASN Sekolah Dasar Negeri di Kecamatan Ciampea Kabupaten Bogor. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan korelasional. Sampel penelitian sejumlah 98 orang guru yang diperoleh secara acak proporsional. Instrumen penelitian menggunakan Skala Likert. Hasil penelitian adalah sebagai berikut: (1) Terdapat hubungan antara disiplin kerja dengan profesionalisme guru ASN Sekolah Dasar Negeri di Kecamatan Ciampea Kabupaten Bogor. Kekuatan hubungan antara disiplin kerja dengan profesionalisme guru ditunjukkan dengan koefisien korelasi = 0,504. Sedangkan koefisien determinasi = 0,254, artinya adalah 25,4% variasi variabel profesionalisme guru dipengaruhi oleh disiplin kerja. (2) Terdapat hubungan antara motivasi kerja dengan profesionalisme guru ASN Sekolah Dasar Negeri di Kecamatan Ciampea Kabupaten Bogor. Kekuatan hubungan antara motivasi kerja dengan profesionalisme guru ditunjukkan dengan koefisien korelasi = 0,540. Sedangkan koefisien determinasi = 0,292, artinya adalah 29,2% variasi variabel profesionalisme guru dipengaruhi oleh motivasi kerja. Dengan kata lain variabel motivasi kerja memberikan kontribusi sebesar 29,2% terhadap profesionalisme guru. (3) Terdapat hubungan antara disiplin kerja dan motivasi kerja dengan profesionalisme guru ASN Sekolah Dasar Negeri di Kecamatan Ciampea Kabupaten Bogor. Kekuatan hubungan antara disiplin kerja dan motivasi kerja dengan profesionalisme guru ditunjukkan dengan koefisien korelasi = 0,571. Sedangkan koefisien determinasi = 0,326, artinya adalah 32,6% variasi variabel profesionalisme guru dipengaruhi oleh disiplin kerja dan motivasi kerja. Dengan kata lain variabel disiplin kerja dan motivasi kerja memberikan kontribusi sebesar 32,6% terhadap profesionalisme guru
Pengaruh Motivasi Kerja dan Kepemimpinan Visioner Terhadap Efektivitas Kerja Guru Sekolah Dasar Rina Rina; Taufani C Kurniawan; Yuyun Elizabeth Patras
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 8 No. 1 (2025): Januari - April 2025 (In Processing)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.8.1.2025.5583

Abstract

Urgensi dari penelitian ini terletak pada pentingnya peningkatan efektivitas kerja guru sebagai faktor kunci dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Efektivitas kerja guru tidak hanya berpengaruh terhadap kualitas pengajaran, tetapi juga mempengaruhi perkembangan dan prestasi siswa. Mengingat tantangan yang dihadapi dunia pendidikan, seperti keterbatasan sumber daya dan perubahan dalam kurikulum, penting untuk memahami faktor-faktor yang dapat meningkatkan kinerja guru, khususnya motivasi kerja dan kepemimpinan visioner. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi berbagai upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan efektivitas kerja guru dengan menelaah keterkaitannya dengan motivasi kerja dan kepemimpinan visioner. Populasi penelitian mencakup 140 guru PNS, dengan sampel sebanyak 104 guru yang dipilih menggunakan rumus Yamane dengan tingkat toleransi kesalahan sebesar 5%. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, sementara analisis data menggunakan pendekatan statistik deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian mengungkapkan adanya tiga hubungan yang positif dan signifikan. Pertama, motivasi kerja memiliki hubungan positif dan signifikan dengan efektivitas kerja guru, dengan koefisien korelasi sebesar 0,63. Kedua, kepemimpinan visioner juga menunjukkan hubungan positif dan signifikan terhadap efektivitas kerja guru, dengan koefisien korelasi sebesar 0,48. Ketiga, secara simultan, motivasi kerja dan kepemimpinan visioner berhubungan secara positif dan signifikan dengan efektivitas kerja guru, dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,696
Pengaruh Model Project Based Learning terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif dan Motivasi Belajar Pendidikan Pancasila Kelas IV SD Gugus I Kecamatan Palangga Kabupaten Gowa Fitria Fitria; Muhajir Muhajir; Abdul Aziz
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 8 No. 1 (2025): Januari - April 2025 (In Processing)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.8.1.2025.5607

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas penerapan model Project Based Learning (PjBL) dalam meningkatkan kemampuan berpikir kreatif dan motivasi belajar peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di kelas IV Sekolah Dasar Gugus I Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa. Urgensi penelitian ini muncul dari tantangan pembelajaran konvensional yang cenderung satu arah, sehingga menghasilkan partisipasi siswa yang pasif, rendahnya kreativitas, dan motivasi belajar yang kurang optimal. Era pendidikan abad 21, dimana pengembangan soft skills dan pembelajaran interaktif sangat dibutuhkan, inovasi dalam metode pembelajaran menjadi sangat penting untuk mengoptimalkan potensi peserta didik. Penelitian ini menggunakan desain quasi-eksperimen dengan teknik random sampling, yang menghasilkan dua kelompok: kelas eksperimen yang menerapkan PjBL dan kelas kontrol yang menggunakan metode pembelajaran tradisional. Data dikumpulkan melalui instrumen tes, angket, dan observasi, dan dianalisis menggunakan uji paired sample t-test, uji N-Gain, serta analisis statistik deskriptif dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan PjBL secara signifikan meningkatkan rata-rata nilai posttest kemampuan berpikir kreatif, dari 58,10 menjadi 81,00, serta meningkatkan persentase ketuntasan belajar dari 10% menjadi 90% di kelas eksperimen. Selain itu, peningkatan motivasi belajar juga signifikan, dengan 65% peserta didik di kelas eksperimen mencapai kategori "sangat baik", dibandingkan dengan 50% pada kelas kontrol. Temuan ini mengindikasikan bahwa model PjBL tidak hanya efektif dalam meningkatkan hasil akademik, tetapi juga mampu mendorong partisipasi aktif dan pengembangan kreativitas siswa. Implikasi penelitian ini mendukung adopsi model PjBL sebagai strategi inovatif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran PKn, mendukung pengembangan kompetensi abad 21, dan mempersiapkan generasi penerus bangsa yang kreatif, kritis, dan berkarakter.