Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series is a peer-reviewed interdisciplinary journal with broad coverage, consolidate basic and applied research activities by publishing the proceedings of the conference in all areas of the social sciences, humanities and education.
Articles
3,397 Documents
SMORPH Application for Analysis of Landslide Prone Areas in Sirimau District, Ambon City
Glendy Somae;
S Supriatna;
Masita Dwi Mandini Manessa;
Heinrich Rakuasa
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 5, No 4 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1116.773 KB)
|
DOI: 10.20961/shes.v5i4.68936
Berdasarkan data kejadian longsor, Kecamatan Sirimau merupakan daerah yang rawan longsor di Kota Ambon. Salah satu langkah awal dalam mitigasi bencana longsor di Kecamatan Sirimau adalah dengan memetakan daerah-daerah yang berpotensi longsor. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sebaran spasial kawasan rawan longsor di Kecamatan Sirimau. Metode SMORPH digunakan untuk identifikasi dan klasifikasi daerah yang berpotensi longsor berdasarkan matriks bentuk lereng dan sudut kemiringan lereng. Kajian ini menghasilkan 4 tingkatan daerah yang berpotensi longsor, yaitu potensi sangat rendah, rendah, sedang, dan tinggi. Desa dengan potensi longsor tinggi adalah desa Soya dan desa dengan potensi longsor sangat rendah adalah desa Galala. Hasil penelitian ini juga menggambarkan bahwa semakin tinggi kemiringan lereng dan bentuk lereng yang cembung atau cekung maka potensi terjadinya longsor semakin tinggi. Hasil penelitian diharapkan dapat membantu pemerintah Kecamatan Sirimau dalam upaya membuat penataan ruang berbasis mitigasi bencana.
Predictions of Food Security Based on Land Requirements in Sukoharjo Regency in 2032
Rita Noviani;
Rahning Utomowati;
Aditya Eka Saputra;
Istiyanti Nur Marfu’ah
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 5, No 4 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1020.524 KB)
|
DOI: 10.20961/shes.v5i4.68980
Urbanisasi memberikan banyak dampak pada suatu wilayah salah satunya adalah terjadinya fenomena urban Sprawl yang berdampak pada wilayah pinggiran kota. Kabupaten Sukoharjo sebagai salah satu Wilayah Peri Urban (WPU) yang terdampak dari perkembangan Kota Surakarta mengalami peningkatan jumlah penduduk dan diproyeksikan akan terus meningkat sampai tahun 2032. Hal ini menyebabkan semakin sempitnya lahan pertanian yang akan berdampak pada tingkat ketahanan pangan di wilayah tersebut. Melalui proyeksi penduduk dan pemodelan penggunaan lahan tahun 2032 berbasis cellular automata dilakukan perhitungan kebutuhan lahan setara beras sebagai upaya untuk memprediksi tingkat ketahanan pangan Kabupaten Sukoharjo di tahun 2032 mendatang. Berdasarkan hasil perhitungan diketahui bahwa tingkat ketahanan pangan Kabupaten Sukoharjo tahun 2032 diprediksi akan mengalami defisit pangan diseluruh Kecamatan, kondisi ini tentunya memerlukan perhatian khusus dari pemerintah sebagai upaya prefentif agar ketahanan pangan di Kabupaten Sukoharjo tetap terjaga dan dapat mencapai tingkat swasembada pangan.
The Analysis of Peak Ground Acceleration at Bedrock And Surfaces in Brebes Regency
Izzuki Hamida;
Bambang Sunardi;
Sorja Koesuma
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 5, No 4 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1071.948 KB)
|
DOI: 10.20961/shes.v5i4.69071
Kabupaten Brebes memiliki resiko gempa bumi karena dilalui oleh sebuah sesar aktif, yaitu sesar Baribis-Kendeng segmen Brebes. Sehingga pada penelitian ini dilakukan pemetaan nilai percepatan tanah maksimum di batuan dasar (PGA) dan di permukaan (PGAM) untuk mengetahui zona persebaran daerah rawan bahaya gempa bumi di Kabupaten Brebes. Nilai PGAM merupakan nilai penyesuaian PGA akibat pengaruh klasifikasi situs yang ditentukan berdasarkan nilai VS30 berdasarkan data United States Geological Survey (USGS) VS30. Pengambilan data percepatan tanah maksimum dilakukan dengan software RSA 2019. Dari penelitian ini diperoleh PGA di Kabupaten Brebes adalah 0,2774 g hingga 0,5405 g. Sedangkan wilayah persebaran PGAM yang diperoleh hampir sama dengan persebaran nilai PGA dengan rentang antara 0,3082 g hingga 0,6274 g. Beberapa daerah di bagian selatan memiliki nilai PGAM lebih rendah dibanding PGA, disebabkan oleh pengaruh kelas situs. Berdasarkan peta indeks bahaya yang diperoleh diketahui bahwa wilayah Kabupaten Brebes merupakan zona rawan bahaya gempa dengan indeks tinggi.
Occupational Safety And Health Analysis (K3) in Practice Student Of Building Engineering Education, Teacher Training and Upgrading Centre Universitas Sebelas Maret
Diar Gusti Ekiono;
Sukatiman Sukatiman;
Budi Siswanto
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 5, No 4 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (549.423 KB)
|
DOI: 10.20961/shes.v5i4.69122
Globalisasi yang pesat mengharuskan adanya inovasi disetiap pekerjaan terutama di sektor industri. Pelaku industri mulai mengembangkan peralatan dengan teknologi modern dalam mendukung produktivitasnya. Perkembangan teknologi tersebut ternyata masih memunculkan permasalahan, yaitu kecelakaan pada pekerja, untuk itu Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) muncul sebagai solusinya. Pengenalan sistem SMK3 sudah perlu dilakukan dalam dunia pendidikan, salah satunya yaitu dalam kegiatan praktikum yang dilakukan di lingkungan Program Studi PendidikanTeknik Bangunan FKIP UNS. Penelitian ini menggunakan pendekatan analisis deskriptif kuantitatif dengan metode analisis berupa penilaian skor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan dan sikap mahasiswa Pendidikan Teknik Bangunan FKIP UNS dalam melaksanakan praktek termasuk dalam kategori baik. Saran dari investigasi ini adalah perlu adanya motivasi kuat dari semua pihak dalam meningkatkan penerapan K3 dalam kegiatan praktik.
The Development of Android-Based Pocket Learning Media on Earthquake Disaster Mitigation Materials To Improve Spatial Thinking of Sma Students in The Era of The Industrial Revolution 4.0
Elan Artono Nurdin;
Fahmi Arif Kurnianto;
Era Iswara Pangastuti;
Muhammad Zaid Nuriyanto;
Syintia Bella
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 5, No 4 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (776.395 KB)
|
DOI: 10.20961/shes.v5i4.68975
Dalam proses pembelajaran pada saat observasi awal di beberapa Sekolah Menengah Atas (SMA) di Jember, masih banyak guru yang menggunakan model tradisional, sedangkan guru jarang menggunakan berbagai media pembelajaran terutama yang inovatif. Guru lebih sering menggunakan media berbasis power point, sehingga penyajian materi terasa tumpul dan membosankan. Oleh sebab itu, memerlukan adanya varian media pembelajaran lain yang dapat menggabungkan materi dari buku teks dengan gambar, video, dan game edukasi berbasis Android untuk membantu siswa mempelajari materi tersebut.pada media pembelajaran ini berbasis buku saku yang dikemas dalam aplikasi android dengan menggunakan model ADDIE tentang materi mitigasi bencana gempa bumi bagi siswa SMA. Hasilnya berbentuk produk terkait pengembangan media pembelajaran saku berbasis android untuk siswa SMA pada materi mitigasi bencana gempa bumi, cocok digunakan dalam pembelajaran, dan respon siswa setelah menggunakan media pembelajaran.
Post-Covid-19 City Recovery Based on Stakeholder Collaboration in Jakarta
Dhita Ayu Pradnyapasa;
Nugraheni Setiastuti;
Ugay Sugarmansyah;
Heri Apriyanto;
Taufiq Dwi Tamtomo
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 5, No 4 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (280.34 KB)
|
DOI: 10.20961/shes.v5i4.69059
Covid-19 atau Sars-Cov-2 menjadi pandemi yang telah menyerang 183 negara di dunia. Sejak Desember 2019, Virus Covid-19 mulai menyebar setelah diketahui pasien positif Covid-19 di Wuhan, Cina. Virus Covid-19 juga menyebar hingga Indonesia. Dampak yang disebabkan pandemi Covid-19 tidak hanya berpengaruh pada bidang kesehatan, tetapi juga pada bidang ekonomi dan sosial. Pada tahun April 2022, WHO memutuskan untuk menjadikan Covid-19 menjadi endemi. Penelitian ini menganalisis pemulihan kota pasca Covid-19 berbasis kolaborasi stakeholder. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Pendekatan kolaborasi akan mempermudah penanganan Covid-19. Dalam penanganan pandemi Covid-19 diperlukan keterlibatan semua aktor (stakeholder), sehingga, tidak hanya pemerintah pusat dan daerah saja yang bertanggungjawab. Keterlibatan swasta/bisnis, akademisi dan komunitas juga diperlukan. Keterlibatan stakeholder perllu dilakukan dalam suatu mekanisme kerja sama yang terukur dan terintegrasi. Pendekatan kolaborasi stakeholder perlu diterapkan dalam 3 (tiga) isu strategis penanganan pandemi ini yaitu kebijakan, infrastruktur, dan anggaran. Terdapat tiga rekomendasi yang perlu dilakukan pemerintah provinsi DKI Jakarta untuk mengimplementasikan pemulihan kota setelah pandemi Covid-19 berbasis kolaborasi stakeholder.
Implementasi Program UNS Green Campus dalam Menghadapi Perubahan Iklim
Ida Nugroho Saputro;
Ayu Intan Sari;
Budi Siswanto;
Waluyo Waluyo
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 5, No 4 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (978.11 KB)
|
DOI: 10.20961/shes.v5i4.69111
Pembangunan berkelanjutan untuk wewujudkan tujuan dari masa depan dunia menjadi lebih baik bagi seluruh dunia. Salah satu aksi nyata dalam pembangunan berkelanjutan dengan kegiatan kepedulian terhadap lingkungan. Penelitian ini untuk mendeskripsikan program green kampus yang berada di UNS Surakarta. Green kampus merupakan program UNS untuk berpartisipasi dalam perubahan iklim untuk mencapai lingkungan yang bersih. Metode penelitian menggunakan kualitataif dengan pendekatan studi kasus. Data-data yang diperoleh dianalisis dan disajikan dalam bentuk deskriptif. Hasil penelitian menyatakan UNS telah melaksanakan green kampus sejak tahun 2013 dengan melakukan kegiatan-kegiatan yang mendukung lingkungan. Kegiatan meliputi hari bebas emisi, pembuatan taman, pengunaan paving blok untuk jalan, jalan setapak untuk pejalan kaki, angkutan bus campus, danau sebagai tangkapan air, pembuatan comunal limbah, penanaman pohon, pembuatan sistem pengolahan air bersih (SPAM), mengurangi penggunaan bahan plastik dan lain lain. Pelaksanaan green campus untuk mengurangi pencemaran lingkungan dalam mengantisipasi bencana. Dalam pelaksanaan green kampus masih ada kendala, antara lain pola pikir dan tindakan akademisi belum sepenuhnya mendukung kegiatan green kampus.
Analysis Of The Distribution Pattern Of Religious Tourism Object In Gununungkidul District
Afifah Zulwidya Nur Fatikah;
Seno Budhi Ajar;
Moh Gamal Rindarjono
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 5, No 4 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (878.199 KB)
|
DOI: 10.20961/shes.v5i4.68970
Kabupaten Gunungkidul terkenal dengan wisata alam seperti pantai, goa dan air terjun. Namun dalam sejarahnya, di beberapa tempat dianggap keramat atau suci, sehingga memunculkan daya tarik wisatawan mengunjunginya dan berkembang menjadi objek wisata religi. Untuk itu dibutuhkan suatu pemahaman mengenai sebaran objek wisata religi di Kabupaten Gunungkidul dalam bentuk peta pola sebaran objek wisata religi. Tujuannya untuk mengetahui pemilihan ruang suci dan perkembangannya menjadi obyek wisata religi serta mengetahui pola sebaran wisata religi di kabupaten Gunungkidul. Jenis penelitian ini merupakan deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, dan kuesioner. Makalah ini menyatakan bahwa 4 dari 7 objek, ruang suci terbentuk dengan proses puitis ruang yang persebarannya di dominasi di bagian selatan Kabupaten Gunungkidul. Sebanyak 60% ruang suci memilikipotensi berkembang menjadi pariwisata religi.
Carbon Stock Analysis in Peat Soil at Rasau Jaya Tiga Village
Sri Buwono;
Diah Trismi Harjanti;
Putri Tipa Anasi;
Hadi Wiyono;
Muhammad Iqbal Apriliyana
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 5, No 4 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (706.862 KB)
|
DOI: 10.20961/shes.v5i4.69049
Pemanasan global merupakan fenomena yang ditandai adanya perubahan pola curah hujan dan peningkatan suhu harian rata-rata. Di atmosfer gas rumah kaca dikenal sebagai penyebab utama terjadinya pemanasan global. Lahan gambut sebagai kawasan yang mengandung karbon terrestrial memiliki peran ganda yaitu sebagai penyerap karbon dan sebagai sumber emisi karbon di atmosfer. Aktivitas manusia menjadi salah satu pemicu terjadinya pemanasan global terutama aktivitas di lahan gambut. Pada penelitian ini metode yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif. Adapun analisis data yang dilakukan meliputi pengolahan dan penyajian data. Pengolahan data dilakukan dengan pengujian laboratoium pada sampel tanah yang telah diambil. Hasil dari laboratorium dianalisis kemudian didkripsikan. Pengambilan sampel tanah dilakukan secara acak guna mendapaktakn perbedaan kandungan karbon organik pada tanah gambut. Lokasi pengabilan sampel adalah Desa Rasau Jaya Tiga yang didominasi oleh kandungan karbon tinggi pada tanah gambut pada kedalaman 0-10 cm. Perbedaan kandungan karbon pada lapisan tanah gambut desa Rasau Jaya Tiga dipengaruhi oleh perbedaan penggunaan lahan di lokasi pengambilan sampel.
Community Preparedness in Gandatapa Village, Sumbang District, Banyumas Regency in Facing Landslide Disasters
Dhi Bramasta;
Dini Dwi Yunianti
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 5, No 4 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (445.429 KB)
|
DOI: 10.20961/shes.v5i4.69105
Longsor merupakan kejadian dimana terjadi pergerakan tanah atau masa batuan yang dapat berupa jatunya masa tanah yang besar ataupun batuan, jatunya masa tanah atau batuan memiliki berbagai tipe dan jenis. Desa Gandatapa Kecamatan Sumbang memiliki ketinggian wilayah 400 mdpl yang sering mengalami tanah longsor. Jika terjadi tanah longsor sewaktu-waktu tentunya akan membahayakan keselamatan masyarakat sekitar, sehingga kesiapsiagaan terhadap bencana tanah longsor penting untuk dimiliki masyarakat. Tujuan penelitian untuk mengetahui kesiapsiagaan masyarakat Desa Gandatapa Kecamatan Sumbang dalam menghadapi bencana tanah longsor. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan observasi serta studi pustaka. Analisis data dengan analisis interaktif yaitu dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesiapsiagaan masyarakat di Desa Gandatapa Kecamatan Sumbang bisa dikatakan sudah siap, hal ini dapat dilihat dari program yang dilaksanakan oleh masyarakat tentang program kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana tanah longsor di Desa Gandatapa Kecamatan Sumbang Kabupaten Banyumas.