cover
Contact Name
Moh Salimi
Contact Email
salimi_guru@yahoo.co.id
Phone
-
Journal Mail Official
shes@mail.uns.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
ISSN : 26209284     EISSN : 26209292     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series is a peer-reviewed interdisciplinary journal with broad coverage, consolidate basic and applied research activities by publishing the proceedings of the conference in all areas of the social sciences, humanities and education.
Arjuna Subject : -
Articles 3,397 Documents
Application of Project-Based Learning in Developing Environmental-Based Spatial Thinking Skills Era Iswara Pangastuti; Elan Artono Nurdin; Fahmi Arif Kurnianto
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 5, No 4 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (645.376 KB) | DOI: 10.20961/shes.v5i4.68937

Abstract

Pembelajaran abad ke-21 menekankan pada kemampuan kolaboratif, salah satunya kemampuan berpikir spasial. Upaya yang dapat dilakukan untuk mengembangkan kemampuan berpikir spasial dengan menerapkan model pembelajaran berbasis proyek, dimana mahasiswa mengeksplorasi permasalahan dan menyusun kerangka solusi. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran project based learning dalam mengembangkan kemampuan berpikir spasial berbasis lingkungan. Metode penelitian menggunakan quasi eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Desain penelitian menggunakan one group time series design, yaitu menggunakan 1 kelas eksperimen tanpa kelas kontrol. Kelas eksperimen yaitu mahasiswa yang menempuh mata kuliah Penginderaan Jauh untuk Kewilayahan pada Tahun Akademik 2021-2022 Genap. Kelas eksperimen diberi permasalahan dan proyek yang terjadi di lingkungan sekitar. Setiap kelompok kecil dalam kelas eksperimen menggunakan data spasial seperti citra penginderaan jauh untuk mengembangkan kemampuan berpikir spasial. Hasil penelitian menunjukkan penerapan project based learning mampu menstimulasi mahasiswa untuk menyusun kerangka solusi pada proyek berbasis lingkungan dan mengembangkan kemampuan berpikir spasial.
Pollution Evaluation Well Water In Celep Kidul Village, Dagen Village, Jaten District, Karanganyar Regency Fendi Hary Yanto; Rafika Hasni Perdana; Budi Utomo
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 5, No 4 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1274.148 KB) | DOI: 10.20961/shes.v5i4.69041

Abstract

Air bersih merupakan air yang dapat digunakan untuk keperluan sehari – hari yang kualitasnya memenuhi syarat – syarat kesehatan dan dapat diminum apabila telah dimasak. Air bersih dapat tercemar oleh lingkungan yang disebabkan oleh banyak hal salah satunya Grey water, limbah kotoran ternak sapi, dan saptic tank. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk kualitas air sumur apakah terpengaruh oleh sumber zat pencemar, dan untuk mengetahui apakah jarak sumber pencemar memengaruhi kualitas air sumur di Desa Celep Kidul, Kelurahan Dagen, Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar. Dalam penelitian evaluasi air sumur ini menggunakan metode eksperimental. Langkah yang dilakukan antara lain permohonan izin, melakukan survei, mencari data atau informasi, mengolah data, dan yang terakhir penyusunan laporan. Dalam penelitian ini menggunakan 5 sampel air sumur yang berbeda di Desa Celep Kidul, Kelurahan Dagen, Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kualitas air sumur dapat dipengaruhi oleh banyak faktor salah satunya pencemaran air melalui tanah. Jenis tanah di Desa Celep Kidul, Kelurahan Dagen, Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar termasuk dalam jenis tanah aluvial. Tanah aluvial memiliki kandungan mineral yang tinggi, dan tanah aluvial memiliki porositas tanah yang baik oleh karena itu menyebabkan pencemaran air melalui tanah lebih cepat. Hasil nilai parameter fisika 98% memenuhi standar sebagai air bersih, untuk pengujian mikrobiologis 98% tidak memenuhi standar sebagai air bersih, dan untuk pengujian kimia 98% memenuhi standar sebagai air bersih. Beradsarkan penelitian ini dari 5 sampel air sumur didapatkan hasil bahwa 98% air sumur tidak dapat dikonsumsi karena 98% air sumur terkontaminasi bakteri Coliform dan bakteri E.Coli.
Study Of Implementation Of Flood Risk Management (FRM) To Minimize The Impact Of Damage Caused By Flood Disaster Risk In A Region: Literature Review Dannis Ni’matussyahara; Chatarina Muryani; Pipit Wijayanti
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 5, No 4 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1221.094 KB) | DOI: 10.20961/shes.v5i4.69072

Abstract

Banjir merupakan sebuah fenomena yang sering melanda hampir seluruh negara di dunia. Sebanyak 313 bencana alam besar (tidak termasuk penyakit epidemi) terjadi di seluruh dunia pada tahun 2020 yang melanda 123 negara. Di antara total 313 bencana ini sebanyak 193 kasus disebabkan oleh banjir. Penyebabnya beranekaragam berupa klasifikasi faktor alam dan juga faktor antropogenik. Metode atau pendekatan yang digunakan pada artikel ini berupa study pustaka dari beberapa literatur jurnal international. Berdasarkan data yang diperoleh, bencana banjir memberikan dampak yang sangat besar di bidang sosial, ekonomi, dan lingkungan pada wilayah terdampak. Untuk mengurangi dampak kerusakan dan kerugian akibat banjir tersebut beberapa negara di dunia menerapkan teknik mitigasi berupa Flood Risk Management (FRM). Hasil penelitian ini adalah Flood Risk Management sangat efektif dalam meminimalisir dampak banjir dengan langkah-langkah struktural dan non-strukturalnya. Pengetahuan mengenai tindakan Flood Risk Management ini perlu diketahui masing-masing pihak dan juga masyarakat agar dampak banjir dapat dikendalikan bersama.
Urban Canyon Analysis At The New Muara Rusunawa, Jakarta Utara Adian Muhammad Ridho; Dhita Ayu Pradnyapasa; Lita Sari Barus
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 5, No 4 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (406.566 KB) | DOI: 10.20961/shes.v5i4.69158

Abstract

Proses urbanisasi penduduk ke kota menyebabkan peningkatan terhadap penggunaan lahan untuk tempat tinggal. Peningkatan jumlah penduduk mengakibatkan tingginya aktivitas perkotaan yang dapat memicu panas sehingga mempengaruhi kondisi udara dan suhu. Jakarta sebagai kota megapolitan dengan pertumbuhan dan perkembangan kota yang begitu pesat, menjadi berubah kondisi iklimnya. Hal ini akibat aktivitas antropogenik yang dilakukan oleh penduduk Jakarta. Peningkatan aktivitas yang terpusat di sebuah perkotaan dapat membentuk karakteristik iklim mikro sehingga menimbulkan fenomena Urban Canyon. Penelitian ini dilakukan di Muara Baru, DKI Jakarta. Metode yang digunakan kuantitatif. Hasil perhitungan aspek rasio H/W Rusunawa Muara Baru memiliki rasio H/W ⋍1 yang tipikal antara blok a dan blok b dengan rasio HW 1/1 maka rasio SVF = 0,519. Lokasi yang berada di dekat laut, maka kenyamanan suhu di setiap blok akan sangat dipengaruhi oleh arah bukaan Canyon terhadap arah angin.
Implementation A Caring and Environmentally Cultured School in Jakarta Oot Hotimah; Sucahyanto Sucahyanto; Samadi Samadi
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 5, No 4 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (363.942 KB) | DOI: 10.20961/shes.v5i4.68976

Abstract

Kerusakan lingkungan terjadi di sekitar lingkungan rumah tinggal, sekolah juga di sekitar tempat kita bekerja. Kerusakan lingkungan yang disebabkan oleh perilaku manusia menjadi temuan yang lebih besar angka kasusnya jika dibandingkan dengan kerusakan lingkungan akibat faktor alam.  Oleh karena itu perlu diseriuskan untuk mewujudkan sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan terutama pada jenjang pendidikan dasar. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan deskripsi dari sekolah dasar dalam upaya mengimplementasikan sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan. Penelitian ini dilakukan pada bulan Agustus hingga September 2022 di SD Negeri 014 Pondok Labu, Jakarta Selatan. Informan dalam riset ini adalah guru. Wawancara mendalam kepada para informan berpedoman pada parameter Program Adiwiyata. Hasil Penelitian menunjukan bahwa dari 11 parameter perilaku berbudaya lingkungan, sebagian besar parameter telah diupayakan dengan baik oleh pihak sekolah namun ada parameter yang dalam hal merealisasikannya menemukan hambatan.
Resilience to Urban Risk and Disaster Risk in the Community of Jeron Beteng, Kraton Yogyakarta Gerarda Orbita Ida Cahyandari; Suratman Worosuprojo; Djati Mardiatno
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 5, No 4 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (967.169 KB) | DOI: 10.20961/shes.v5i4.69060

Abstract

Jeron Beteng, Kraton Yogyakarta. Urban risk dan risiko bencana menjadi pendekatan penilaian risiko dengan menggunakan aspek ancaman bahaya dan bencana, ekonomi, sosial, dan budaya. Tulisan ini bertujuan menentukan faktor-faktor ketangguhan dalam masyarakat untuk mengurangi risiko melalui penilaian risiko di kawasan cagar budaya. Pemahaman mengenai faktor-faktor ini dapat memberi kontribusi dalam perencanaan kawasan dan strategi peningkatan ketangguhan. Penilaian risiko merupakan langkah awal dalam menyusun strategi mitigasi, pengurangan risiko, dan preservasi. Metode yang digunakan adalah observasi lapangan, kuesioner, dan wawancara. Analisis kuantitatif dilakukan secara skoring. Interpretasi kualitatif dilakukan untuk mencari hubungan yang saling mempengaruhi antar faktor. Hasil penilaian menunjukkan nilai ketangguhan “sangat tinggi” pada aspek ancaman dan bencana, budaya, dan sosial. Aspek ekonomi menunjukkan ketangguhan lebih rendah. Faktor penting yang dipertimbangkan adalah usaha mitigasi, ketersediaan APAR, pentingnya keberadaan obyek cagar budaya, alternatif penghasilan, multi-keluarga dalam rumah, peningkatan ekonomi, dan akses komunikasi.
Strengthening village potentials through the “KKN mbangun desa” program in increasing the Developing Village Index in Ngawi Regency Anton Subarno; Amina Sukma Dewi
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 5, No 4 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (821.286 KB) | DOI: 10.20961/shes.v5i4.69112

Abstract

Di tahun 2022 Indonesia masih menghadapi pandemi covid-19. Pendidikan dan pembangunan tetap harus berjalan di tengah perjuangan menghadapi penyebaran covid-19. Kuliah Kerja Nyata (KKN) sebagai sarana komunikasi antara masyarakat dengan lingkungan akademik tetap mempertahankan menjalankan perannya sebagaimana mestinya berdampingan dengan virus covid-19. Studi ini bertujuan untuk membahas sinergisme antara pelaksanaan KKN dengan ketercapaian Indeks Desa Membangun (IDM) di Kabupaten Ngawi Jawa Timur. Metode penelitian adalah kualitatif dengan jumlah  mahasiswa yang terlibat sebanyak 20 mahasiswa tersebar di 17 Desa Kabupaten Ngawi. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder dengan menganalisis dokumen laporan pelaksanaan KKN tahun 2020 dan IDM tahun 2020, 2021, dan 2022. Teknik analisis data menggunakan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) pelaksanaan program KKN mbangun desa berhasil meningkatkan IDM di Kabupaten Ngawi, (2) 81 program KKN menopang Indikator Indeks Ketahanan Sosial (IKS) sebesar 84%, menopang Indikator Indeks Ketahanan Ekonomi (IKE) sebesar 6%, dan menopang Indikator Indeks Ketahanan Lingkungan (IKL) sebesar 10%, (3) tren jumlah desa kategori mandiri dan desa maju cenderung meningkat sedang tren jumlah desa kategori berkembang cenderung menurun.
Art Education in Culturing The Value of Local Wisdom to Support Tourism in Kuok District Zufriady Zufriady; Munjiatun Munjiatun; Hasnah Faizah; Emustian Rahman; Hermandra Hermandra; Shalamet Ramadani
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 5, No 4 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (631.365 KB) | DOI: 10.20961/shes.v5i4.68971

Abstract

Besar harapan bagi masyarakat Kuok khususnya di Pulau Belimbing yang menjadi tempat pelestarian budaya yang sering dikunjungi oleh wisatawan lokal dan wisatawan mancanegara menjadi pendorong masyarakat dalam mendidik anak-anak belajar kesenian mereka sebagai salah satu upaya pelestarian dan penanaman nilai kearifan lokal. Data diperoleh dari wawancara dan observasi lapangan di kenagarian kuok. Hasil diperoleh bahwa saat sekarang ada tiga sanggar seni masyarakat dan beberapa sanggar seni yang ada di sekolah formal berada di kegiatan ekstrakurikuler di tingkat SD, SMP, MAN dan SMK. Kesenian yang dipelajari berupa musik calempong, silek bungo, tari pasombahan, sandiwara, komposis musik tradisional dan garapan tari tradisional.  Kesenian berkembang di sanggar dan sekolah tersebut sering ditampilkan pada ajang wisata seperti kunjungan tamu di rumah lontiok, penyambutan tamu di kegiatan kedinasan dan acara masyarakat dan perlombaan pada festival yang dilaksanakan oleh dinas pariwisata dan dinas pendidikan.
Management and Analysis Social Vulnerability to Earthquake in Joho Hamlet, Jambidan Village, Banguntapan District, Bantul Regency Acintya Nurmaya; Muhamad Denis Amanda
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 5, No 4 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (598.998 KB) | DOI: 10.20961/shes.v5i4.69050

Abstract

alam. Dusun Joho termasuk daerah dengan kepadatan penduduk yang cukup tinggi. Dusun Joho merupakan wilayah masuk kedalam wiayah dengan tingkat kerawanan gempabumi yang tinggi dikarenakan lokasinya dekat dengan sesar opak. Hal ini meningkatkan risiko saat terjadinya bencana gempa bumi. Penelitian ini bertujuan untuk mengurangi risiko timbulnya korban jiwa ketika terjadinya bencana gempa bumi dengan penentuan Lokasi Titik Kumpul. Penelitian ini menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG) untuk analisis spasial dan untuk menentukan jalur evakuasi dan titik kumpul menggunakan software ArcGIS. Kajian ini penting dilakukan karena wilayah Dusun Joho memiliki kerentanan sosial yang tinggi terhadap bencana gempa bumi. Untuk analisis kerentanan, analisis spasial dilakukan melalui bangunan eksisting dan dokumen rencana tata ruang. Rekomendasi untuk pengelolaan dan mitigasi di masa depan untuk meminimalkan dampak tsunami di daerah pemukiman dirumuskan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dusun Joho terletak pada zona sebaran kepadatan penduduk sangat tinggi Analisis spasial juga menunjukkan bahwa dokumen tata ruang dan tata guna lahan yang ada tidak mempertimbangkan risiko bencana gempabumi. Oleh karena itu, rekomendasi kami memberikan solusi tempat penampungan sementara yang memungkinkan untuk setiap potensi dampak gempabumi dan pendekatan mitigasi untuk mengurangi kerentanan sosial.
Analysis of The Carrying Capacity of Domestic Water Sources for Community Water Needs For 2018-2021 in Sikakap District, Mentawai Islands Regency Fera Ramayana Sakoikoi; Nefilinda Nefilinda; Yuherman Yuherman
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 5, No 4 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (902.654 KB) | DOI: 10.20961/shes.v5i4.69106

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui kebutuhan air, potensi air dan daya dukung air Kecamatan Sikakap Kabupaten Kepulauan Mentawai tahun 2018-2021. Metode penelitian: deskriptif kuantitaif. Hasil penelitian: 1) Kebutuhan airl tertinggi adalah pada tahun 2018 yaitu 116.046m3/th, tahun 2021 yaitu 34.215 m3/th. 2) Ketersediaan air di Kecamatan Sikakap Kabupaten Kepulauan Mentawai pada tahun 2018 hingga 2021 sebanyak 22.807.774,16 m3/th. 3) Daya dukung air di Kecamatan Sikakap pada tahun 2021 yang tertinggi berada di Desa Sikakap yaitu 7.163.352,44 kapita/km2 dan yang terendah di Desa Matobe sebanyak 6.842,83 kapita/km2.Sedangkan pertahun Daya dukung air (DDA) di Kecamatan Sikakap yang tertinggi yaitu pada tahun 2020 sebanyak 7.725.878,95 kapita/km2 dan yang terenda pada tahun 2018 yaitu sebanyak 1.173.983,92 kapita/km2.

Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 1 (2026): Maret 2026 Vol 9, No 1 (2026): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 8, No 4 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 8, No 2 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 8, No 1 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 7, No 4 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 7, No 2 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 7, No 1 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 6, No 4 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 6, No 3 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 6, No 2 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 6, No 1 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 5, No 4 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 5, No 3 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 5, No 2 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 5 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 2 Vol 5 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 1 Vol 5, No 1 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 4, No 4 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 4, No 3 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 4, No 2 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 4 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 2 Vol 4 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 1 Vol 4, No 1 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 3, No 4 (2020): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 3, No 3 (2020): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 3, No 2 (2020): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 3, No 1 (2020): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 2, No 2 (2019): 4th National Seminar on Guidance and Counseling (SNBK 2019) and Workshop on Peda Vol 2, No 1 (2019): 4th National Seminar on Educational Innovation (SNIP 2019) Vol 1, No 2 (2018): 3rd National Seminar on Educational Innovation (SNIP 2018) Vol 1, No 1 (2018): 1st National Seminar on Elementary Education (SNPD 2018) More Issue