Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series is a peer-reviewed interdisciplinary journal with broad coverage, consolidate basic and applied research activities by publishing the proceedings of the conference in all areas of the social sciences, humanities and education.
Articles
1,517 Documents
Analysis of Teaching Materials for Social Studies Subject Matter Sub-Material of Economic Activity in Elementary School
Wahyudi, Achmad Basari Eko;
Maigina, Ain
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 5, No 2 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (323.993 KB)
|
DOI: 10.20961/shes.v5i2.64726
This study aim to describe the results of the analysis of teaching materials in 5th grades of elementary school, especially for the content of social studies subject, the economic activity sub-material. The research method used is a type of qualitative research with a descriptive qualitative research approach. The type of data used is qualitative data obtained from the responses of teacher as user of teaching materials, as well as observational studies of the school curriculum and documents of teaching materials used. Data collection techniques in this study used three techniques to obtain data, namely interview, observation and documentation techniques. the research instrument used is a list of structured questions related to research. The procedure for this research is divided into three stages including the preparation stage, the kalitengkek elementary schools in purworejo regency in accordance with the curriculum and learning objectives. The material is presented based on integrated thematic approach. In general, the presentation of social studies material especially on economic activity, is still lacking in accommodating students to have the ability to build economic activity concept from beginning and does not support the development of student economic activity skills. In addition, through the analysis of special social studies teaching materials, this economic activity can provide a reference for school and teachers to be able to further improve the quality of teaching materials by paying attention to learning aspects and the needs of students.
Application of the Project Based Learning (PjBL) learning model in Science subjects on Class V Ecosystem material at SD Negeri Segaralangu 04 Cipari
Trikurniasih, Ria
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 4 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 2
Publisher : Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (528.822 KB)
|
DOI: 10.20961/shes.v4i6.68546
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA materi Ekosistem Kelas V dengan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) di SDN Segaralangu 04 Cipari. Penelitian yang dilakukan merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) sebanyak dua siklus, dengan tahapan setiap siklusnya terdiri dari dua pertemuan. Tahapan setiap siklusnya terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Setiap pertemuan dilakukan pre test dan post test untuk mengetahui perkembangan hasil belajar siswa. Pada siklus I siswa yang tuntas dan memenuhi KKM setelah melakssiswaan post test sebesar 81%. Pada siklus ke II siswa yang tuntas dan memenuhi KKM setelah melakssiswaan post test sebesar 90%. Hasil pos test tiap siklus menunjukkan bahwa model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA materi Ekosistem Kelas V di SD Negeri Segaralangu 04 Cipari.
The Use Media of the Surrounding Environment to Increase Interest and Learning Achievement in Indonesian Language Subjects for Grade II Students of SDN 02 Mojoroto in Academic Year 2021/2022
Sumardi, Sumardi
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 4 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 2
Publisher : Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (690.45 KB)
|
DOI: 10.20961/shes.v4i6.68528
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan minat belajar dan hasil belajar peserta didik pada saat proses pembelajaran dengan menggunakan media alternatif. Salah satu cara yang dapat ditempuh oleh guru adalah dengan menggunakan media lingkungan sekitar dalam pembelajaran. Penggunaan media yang tepat dalam proses belajar mengajar akan menjadikan suasana belajar yang menyenangkan. Seorang guru diharapkan dapat memberikan pengajaran yang mudah dipahami oleh peserta didik. Kenyataan di lapangan, masih terdapat guru yang belum tepat dalam menggunakan media pembelajaran dan kurang memanfaatkan media yang ada di lingkungan sekolah. Penelitian ini terdiri dari beberapa tahapan yaitu perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Data tentang kegiatan pembelajaran diperoleh dari pengamatan guru dalam mengelola pembelajaran dan hasil tes belajar peserta didik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil belajar peserta didik dengan menggunakan media lingkungan sekitar pada siklus I dengan nilai rata-rata 70. Pada siklus II memperoleh nilai rata- rata 83. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa penggunaan media lingkungan sekitar berdampak positif jika di gunakan pada pembelajaran dan dapat meningkatkan minat belajar dan hasil belajar peserta didik kelas II SDN 02 Mojoroto meningkat.
The Effect Of PBL on Student Activeness in Class 1 Mathematics Subject
Amaliyah, Fitri
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 4 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 2
Publisher : Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (675.611 KB)
|
DOI: 10.20961/shes.v4i6.70448
Pendidikan merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari upaya untuk menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas, oleh sebab itu pendidikan harus terus menerus dibina dan dikembangkan sehingga kualitas manusia dapat tumbuh dan berkembang sesuai dengan tuntutan zaman yang terus berubah, kompetitif dan masif.Problem Based Learning (PBL) merupakan salah satu model pembelajaran yang dapat menolong siswa untuk meningkatkan keterampilan yang dibutuhkan pada pada era globalisasi saat ini. Pembelajaran berbasis masalah (Problem Based Learning ) disebut pembelajaran inovatif sebab dianggap baru dan berbeda dengan model pembelajaran sebelumnya yang konservatif, konvensional, dan semuanya berbasis guru. Sebagaimana diketahui bahwa pembelajaran konvensional selalu berasumsi bahwa pembelajar itu belum memiliki apaapa, ibarat botol, isinya belum ada sehingga mereka harus diisi dan diberi macam-macam minuman, terserah minuman apa yang guru anggap cocok dengan peserta didiknya. Karena itulah pembelajaran konvensional selalu menjadikan peserta didiknya sebagai subjek belaka.Model pembelajaran berbasis masalah mengubah asumsi peserta didik sebagai subjek yang tidak memilki apa-apa menjadi objek yang dapat dijadikan mitra, kontributor dan memberi inspirasi bagi keberlangsungan pembelajaran. Oleh sebab itu, pembelajaran berbasis masalah adalah sebuah inovasi pembelajaran dari konvensional ke pembelajaran modern yang demokratis.Model PBL ini sangat efektif digunakan karena sesuai dengan tuntutan kurikulum, yakni menjadikan peserta didik sebagai pusat pembelajaran.
The STEM Approach Using The Project Based Learning Model In Learning 21st Century
Maryanti, Sri
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 4 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 2
Publisher : Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (529.344 KB)
|
DOI: 10.20961/shes.v4i6.68485
Pembelajaran berbasis STEM merupakan salah satu pembelajaran alternativ yang potensial digunakan untuk membangun keterampilan abad 21. Pembelajaran berbasis STEM dapat dikemas dalam pembelajaran kooperatif Project Based Learning. Project Based Learning (PjBL) merupakan model pembelajaran yang mengajarkan konsep melalui sebuah proyek yang berpusat pada siswa agar siswa dapat bekerja secara kreatif dan kolaboratif. Tujuan dari penulisan artikel ini adalah untuk memaparkan dan memberikan gambaran beberapa hal yang berkaitan dengan STEM sebagai pendekatan yang dapat mengintegrasikan pengetahuan, teknologi, teknik, dan matematika serta rancangan implementasi pendekatan pembelajaran STEM dengan model pembelajaran Project Based Learning dalam pembelajaran abad 21. Pendekatan STEM menggunakan model Project Based Learning merupakan model pembelajaran dengan pendekatan kontruktivisme dan telah dilaporkan mampu melatihkan keterampilan abad 21 kepada peserta didik. Metode penelitian yang digunakan adalah literature review atau tinjuan pustaka meliputi google scholar dan buku.
Improving Reading Comprehension Ability Through The Transformation Multiliteracy Model
Utami, Tri Setya
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 4 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 2
Publisher : Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (532.715 KB)
|
DOI: 10.20961/shes.v4i6.68529
Pembelajaran bahasa merupakan pembelajaran yang sangat penting untuk dibelajarkan pada peserta didik. Namun, kemampuan membaca pemahaman peserta didik di sekolah dasar masih rendah. Peserta didik masih kesulitan dalam memahami isi bacaan dan tidak mampu menemukan gagasan pokok dari sebuah paragraf. Apabila hal ini terus berlanjut maka akan berdampak pada kemampuan peserta didik di jenjang selanjutnya. Model pembelajaran multiliterasi tranformasi dapat menjadi solusi untuk meningkatkan kemampuan membaca pemahaman peserta didik. Artikel ini disusun untuk menjelaskan pengertian model multiliterasi transformasi dan tahapan model multiliterasi transformasi.
Penggunaan Media Pembelajaran Flashcard Dalam Mata Pelajaran IPA SD Kelas III
Faridah, Ai Ulfa Nur;
Nugraha, Widdy Sukma;
Mutaqin, Ejen Jenal;
Soraya, Devi Dwi
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 5, No 2 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (765.664 KB)
|
DOI: 10.20961/shes.v5i2.67226
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar peserta didik menggunakan media flashcard pada mata pelajaran IPA kelas III di SD Negeri 2 Bungbulang. Masalah yang dibahas dalam penelitian ini adalah bagaimana mempertahankan hasil belajar peserta didik dengan menggunakan media pembelajaran flashcard mata pelajaran IPA di kelas III. Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri 2 Bungbulang, pada tanggal 07-09 September 2020 langsung ke lapangan. Populasi penelitian adalah seluruh peserta didik kelas III SD Negeri 2 Bungbulang. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif yaitu analisis deksriptif. Sampel penelitian sebanyak 20 peserta didik dengan menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen terdiri dari angket tertutup untuk peserta didik, wawancara kepada guru dan dokumentasi. Angket digunakan untuk mengetahui respon peserta didik mengenai penggunaan media flashcard. Wawancara digunakan untuk mengetahui faktor penghambat dan pendukung penggunaan media flashcard, dan dokumentasi digunakan sebagai bukti penelitian.Berdasarkan hasil angket dan wawancara yang telah dilakukan oleh peneliti bahwa dengan menggunakan media flashcard sebagai respon siswa bahwa secara umum “Sangat Setuju” yang menunjukkan 76,25%.Oleh karena itu, dengan menggunakan media flashcard siswa bisa memperthankan hasil belajar nya.
Increasing Mathematics Learning Outcomes About Splits In Elementary Schools Through Manipulative Media
Hartati, Sri
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 4 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 2
Publisher : Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (529.548 KB)
|
DOI: 10.20961/shes.v4i6.68547
Pelajaran matematika dianggap sulit oleh kebanyakan peserta didik. Selain itu, kurangnya pemahaman peserta didik disebabkan pembelajaran matematika berpusat pada guru. Selain itu, guru kurang inovatif dalam pembelajaran matematika khususnya materi pecahan. Media pembelajaran yang kurang bervariasi juga menjadi faktor penyebabnya. Akibatnya hasil belajar siswa sangat rendah. Oleh karena itu, guru mengadakan penelitian dengan tujuan meningkatkan hasil belajar matematika tentang pecahan melalui media manipulatif. Penggunaan media manipulatif diharapkan dapat meningkatkan minat belajar peserta didik sehingga membantu dalam memahami materi yang disampaikan, sehingga ada peningkatan hasil belajarnya.
Implementation of the Team Games Tournaments (TGT) Learning Model on Student Cooperation and Learning Achievement
Pratiwi, Dian Nata
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 4 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 2
Publisher : Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (659.002 KB)
|
DOI: 10.20961/shes.v4i6.68396
Pembelajaran di abad 21 hendaknya dapat mencetak peserta didik yang mempunyai karakter 4C (communicantion, collaboration, critical thingking, and creative). Kemampuan kerjasama peserta didik dapat dilatih pada saat pembelajaran berlangsung. Guru dapat menerapkan pembelajaran berbasis kelompok, dimana peserta didik akan belajar bekerjasama dengan teman dalam kelompoknya untuk mencapai tujuan pembelajaran. Model pembelajaran yang dapat memicu semangat peserta didik dalam bekerjasama seperti model pembelajaran TGT (Team Games Tournaments) dimana peserta didik akan melakukan sebuah permainan bersama yang terdiri dari peserta didik berkemampuan heterogen untuk dapat memenangkan sebuah tournaments. Dalam pembelajaran ini peserta didik harus saling bekerjasama dengan kelompoknya salah satunya menguasai materi supaya dapat memberikan skor bagi kelompoknya. Penerapan model pembelajaran berbasis kelompok diharapkan dapat menumbuhkan kemampuan kerjasama yang dibangun melalui proses pembelajaran dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga guru perlu menerapkan model pembelajaran inovatif berbasis kelompok.
The Implementation Of The Pakem Model To Increasing The Activity And Results Of Science Learning On Green Plant Materials In Class V Sd Negeri Cinyawang 02
Mulasari, Friska Carnia
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 4 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 2
Publisher : Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (618.653 KB)
|
DOI: 10.20961/shes.v4i6.68453
Penelitian Tindakan (PTK) ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan aktivitas siswa dan hasil belajar IPA. Penelitian dilakukan di kelas V SD Negeri Cinyawang 02 Kecamatan Patimuan Kabupaten Cilacap. Penelitian Tindakan Kelas ini dilaksanakan dua siklus, setiap siklus terdiri dari empat komponen yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru dalam pembelajaran IPA dengan model PAKEM sampai dengan akhir siklus meningkat. Ini menujukkan bahwa aktivitas guru sudah mencapai indikator keberhasilan yaitu sekurang-kurangnya aktivitas guru dengan kriteria baik. Hasil belajar siswa sampai dengan akhir siklus mengalami peningkatan dengan nilai tertinggi 100, rata-rata 76,14 dan ketuntasan individu sebesar 100% dengan nilai ≥ 60. Ini menunjukkan bahwaa hasil belajar siswa sudah mencapai indikator keberhasilan yaitu 85% siswa mengalami ketuntasan belajar individu dengan nilai ≥ 60 dalam pembelajaran IPA. Simpulan penelitian ini adalah dengan menerapkan model pembelajaran PAKEM dalam pembelajaran IPA pokok bahasan Tumbuhan Hijau aktivitas siswa, dan hasil belajar siswa meningkat.