cover
Contact Name
Suparman
Contact Email
suparman@uncp.ac.id
Phone
+6285261455244
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra
ISSN : 24433667     EISSN : 27154564     DOI : https://doi.org/10.30605/onoma
Core Subject : Education,
Onoma adalah jurnal akademik yang diterbitkan pada bulan Mei dan November oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di Universitas Cokroaminoto Palopo. Jurnal ini menyajikan artikel-artikel ilmiah tentang pendidikan, bahasa dan sastra Indonesia.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 196 Documents
Search results for , issue "Vol. 10 No. 3 (2024)" : 196 Documents clear
Pengaruh Metode PQ4R terhadap Kemampuan Membaca Pemahaman Saltari Saltari; Akmal Hamsa; Andi Agussalim Aj
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i3.2457

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menelaah dan mengkaji kemampuan membaca pemahaman sebelum menggunakan metode Preview, Question, Read, Reflect, Recite and Review (PQ4R) siswa Kelas VII SMP Negeri 2 Barru, kemampuan membaca pemahaman sesudah menggunakan metode Preview, Question, Read, Reflect, Recite and Review (PQ4R) siswa Kelas VII SMP Negeri 2 Barru dan membuktikan penggunaan metode Preview, Question, Read, Reflect, Recite and Review (PQ4R) terhadap kemampuan membaca pemahaman siswa Kelas VII SMP Negeri 2 Barru. Jenis penelitian ini adalah eksprimen. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan cara teknik observasi, tes dan dokumentasi. Teknik pengumpulan data metode PQ4R dalam penelitian ini dilakukan dengan memberikan tes pilihan ganda sebelum dan sesudah perlakuan menggunakan metode PQ4R.teknik analisi yang telah terkumpul berupa hasil tes, kemudian dianalisis untuk mengetahui kemampuan siswa dalam membaca pemahaman sebelum dan sesudah menggunakan metode PQ4R. Berdasarkan hasil penelitian mengenai pengaruh penggunaan metode PQ4R terhadap kemampuan membaca pemahaman maka hal ini dapat disimpulkan bahwa metode PQ4R sangat berpengaruh signifikan terhadap kemampuan membaca pemahaman siswa VII SMP Negeri 2 Barru. Hasil test yang diperoleh sebelum menggunakan metode PQ4R menunjukkan nilai maksimal adalah 80 sudah termasuk kategori tercapai tetapi nilai minimal masih belum tercapai yaitu 35. Hasil test yang diperoleh sesudah menggunakan metode PQ4R menunjukkan nilai maksimal 90 sudah termasuk kategori berhasil. Nilai minimal adalah 70. Rata-rata perolehan dari keseluruhan nilai siswa menurun dari rata-rata hasil test adalah 80. penerapan metode PQ4R setidaknya telah memberi pengaruh pada nilai siswa Berdasarkan hasil analisis statistik inferensial tersebut analisis mann-whitney pada Asymp. Sig. (2-tailed) menghasilkan nilai signifikan 0,000 lebih kecil dari nilai signifikan 0,05. Berdasarkan hasil ststistik inferensial pada uji mann-whitney, maka dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak dan H1 diterima yaitu terdapat pengaruh signifikan metode PQ4R terhadap hasil belajar membaca pemahaman Kelas VII SMP Negeri 2 Barru.
Analysis of the Main Character's Resistance to Racism in Theodore Melfi's Hidden Figures Film Muthmainnah Muthmainnah; Abdul Gafur Marzuki; Erizar Erizar; Ulinsa Ulinsa; Harmisa Harmisa; Sulihin Azis; M. Asri B
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i3.3197

Abstract

This study aims to describe the main character's resistance to racism in Theodore Melfi's film Hidden Figures. This research is a qualitative descriptive study, as a research procedure that can produce descriptive data that can be in the form of written or spoken words from people with observable behavior. Qualitative descriptive research aims to make a systematic, factual, and accurate description, description, or painting of facts and characteristics, as well as the relationship between things being investigated. The techniques in data analysis used in this study are 1) data reduction, 2) data presentation, and 3) verification. The results obtained describe the existence of racial discrimination and the attitudes of the main character of the film Hidden Figures' resistance to discrimination which is divided into 6 parts, namely: 1) Racial Justification, 2) Classification Based on Skin Color in Place Settings, 3) Racism in Facilities General Black/Skin, 4) Unpleasant Treatment and, 5) Promote Equality.
Analisis dan Rekonstruksi Asesmen Diagnostik dalam Modul Ajar Bahasa Indonesia Materi Teks Laporan Hasil Observasi Kelas X SMA/SMK Seylla Arifeni; Nufi Azam Mutaqin; Deby Luriawati Naryatmojo; Wagiran Wagiran
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i3.3216

Abstract

Asesmen diagnostik bertujuan untuk mengidentifikasi kompetensi, kelemahan, dan kekuatan peserta didik. Hasil asesmen diagnostik dapat digunakan oleh guru sebagai bahan pertimbangan dalam menyusun perencanaan kegiatan belajar yang berorientasi pada pemenuhan kebutuhan belajar peserta didik. Asesmen diagnostik sebagai salah satu alat untuk mengidentifikasi kebutuhan belajar peserta didik perlu disusun berdasarkan standar-standar tertentu agar dapat digunakan secara optimal. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis kelayakan dan merekonstruksi asesmen diagnostik berdasarkan hasil analisis kelayakannya dalam modul ajar materi teks laporan hasil observasi bahasa Indonesia kelas X SMA/SMK. Penelitian ini menganalisis tiga modul ajar materi teks laporan hasil observasi pada tiga satuan pendidikan, antara lain SMKN 1 Pakis Aji, SMAN 1 Ampel, dan SMA Islam Ta’allumul Huda Bumiayu. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Analisis data dilakukan dengan menggunakan model Miles & Huberman yang meliputi tiga tahap, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Analisis yang dilakukan meliputi kelayakan asesmen diagnostik berdasarkan kesesuaiannya dengan tujuan pembelajaran serta level kognitif yang tercermin dalam soal-soal asesmen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa satu dari tiga modul ajar telah memenuhi kriteria kelayakan ditinjau dari kesesuaiannya dengan tujuan pembelajaran. Soal-soal asesmen diagnostik dalam tiga modul ajar yang dianalisis masih menggunakan Low Order Thinking Skills (LOTS). Beberapa komponen dalam asesmen diagnostik pada tiga modul ajar yang belum memenuhi kriteria kelayakan tersebut kemudian direkonstruksi agar dapat digunakan secara optimal
Penggunaan Pojok Baca dalam Mengoptimalkan Implementasi Gerakan Literasi Sekolah (GLS) Umar Mansyur; Rusdiah Rusdiah; Taufik Hidayat; Aulia Annisa
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i3.3300

Abstract

Pelaksanaan program Gerakan Literasi Sekolah (GLS) sangat perlu dioptimalkan dengan baik di sekolah agar dapat tercipta iklim literasi yang menyenangkan bagi siswa. Salah satu upaya mewujudkan hal tersebut adalah dengan menyediakan sarana literasi berupa sudut baca atau pojok baca di dalam kelas. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penggunaan pojok baca sebagai sarana literasi di dalam kelas MTs Wihdatul Ulum Bontokassi Kabupaten Gowa, manfaat pojok baca kelas dalam menunjang optimalisasi program GLS, dan hambatan sekolah dalam mengoptimalkan GLS melalui pojok baca. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Wawancara dilakukan kepada kepala madrasah, guru bahasa Indonesia, pustakawan, dan siswa. Observasi dilakukan untuk mengamati penggunaan pojok baca dan implementasi program GLS di sekolah. Analisis data dilakukan dengan melakukan interpretasi data. Teknik validasi atau keabsahan data yang digunakan adalah triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa MTs Wihdatul Ulum sudah mengimplementasikan beberapa kegiatan literasi kepada siswa, seperti kegiatan membaca di pojok baca kelas dan berkunjung ke perpustakaan. Pojok baca juga digunakan siswa pada kegiatan membaca 15 menit di kelas sebelum pembelajaran dimulai. Selanjutnya, manfaat penggunaan pojok baca kelas adalah merangsang minat siswa untuk gemar membaca, membantu siswa mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan kemandirian belajarnya, serta menguatkan fungsi perpustakaan dalam membudayakan aktivitas literasi siswa di sekolah. Adapun hambatan yang dihadapi pihak madrasah adalah kurangnya variasi koleksi buku bacaan dan kurangnya partisipasi guru dari mata pelajaran lain, selain bahasa Indonesia, untuk mengoptimalkan pemanfaatan pojok baca dan GLS.
Using Storytelling Technique in Improving Speaking Skill of Grade Eight Students of SMP Negeri Model Terpadu Madani Palu Munira Ria Rezky; Sudarkam R. Mertosono; Desrin Lebagi; Darmawan Darmawan
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i3.3698

Abstract

This research aims to discover whether using storytelling technique can improve the speaking skill of the grade eight students of SMPN Model Terpadu Madani Palu. This research implemented quasi experimental design. The population is 153 students. The sample is 60 students of classes VIII Ki Hajar Dewantara and VIII Raden Saleh which were selected by employing cluster random sampling technique. To collect the data, test which was divided into pretest and posttest were used as the research instrument. The data were processed using SPSS 22. The findings revealed that students’ speaking skill improve after got the treatment. Based on the calculation, the mean score of experimental class (65.83) is higher than the mean score of control class (60.27). It is also supported by data analysis using independent sample t-test, it showed that the p-value (sig.) is lower than the chosen alpha level (0.000 < 0.05). In conclusion, the alternative hypothesis is accepted or using storytelling technique effectively improves students speaking skill of grade eight of SMP Negeri Model Tepadu Madani Palu.
The Use of Problem-based Learning Method Assisted with Story Mapping to Improve Reading Comprehension Mutiara Oktarina; Rofiqoh Rofiqoh; Sriati Usman; Wahyudin Wahyudin
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i3.3743

Abstract

This research aims to prove whether the use of problem-based learning method assisted with story mapping can improve the reading comprehension of the eighth grade students of SMP Negeri 4 Palu. The researcher applied a quasi-experimental research design. The sample was selected through a purposive sampling technique, consisting of experimental and control groups with a total sample of 60 students. The data were collected through a reading test consisting of the pre-test and post-test. The collected data was analyzed statistically using SPSS 22. By using a 0.05 level of significance with the degree of freedom (58), the researcher found the sig. value was smaller than the chosen alpha level (0.001<0.05). It reveals that the hypothesis is accepted or the use of Problem-based Learning method assisted with Story Mapping can improve the reading comprehension of the eighth grade students of SMP Negeri 4 Palu. The implication of the findings were the use of PBL method assisted with story mapping can train students’ thinking and collaborative skills, thus making them more actively participate in the discussion and engage in critical and creative thinking
An Analysis of Types of English Slang Words and Strategies for Their Indonesian Translation in the Chappie Movie Fransisca Ayu Renata; Srisna J. Lahay
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i3.3751

Abstract

This study aims to identify the slang words and their translation strategies used in the Chappie movie released in 2015. This study uses descriptive qualitative methods. The data is analyzed using the theory of Partridge (2015) about slang words and Gottlieb (2005) about translation strategies. The data are collected from the script and subtitle of the movie Chappie. The study has found 126 slang words. There are 5 out of 11 types of slang found in this research. There are 106 data on society slang, 15 data on public house slang, 3 data on slang in public school and university, 1 data on slang in theatre, and 1 data on slang in medicine. There are 4 out of 10 types of translation strategies found in this research. There are 64 data of paraphrase, 33 data of transfer, 27 data of resignation, and 2 data of transcription. According to these findings, society slang is the most often used type of slang, and paraphrasing is the most commonly used translation strategy. Furthermore, this research can provide knowledge that is beneficial to readers and the next related research. More research is also needed to keep up with the progress of translation studies
Frasa Fatis Bahasa Melayu Kupang Deby Marisa Malelak
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i3.3752

Abstract

Bahasa Melayu Kupang merupakan bahasa yang digunakan oleh masyarakat Kupang dan daerah sekitar Ibu Kota Nusa Tenggara Timur. Ia memiliki beberapa fungsi sebagai alat untuk mengkomunikasikan dan menyampaikan ide, perasaan dan tindakan pembicara. Cara penutur menyampaikan ekspresi, menekankan gagasan, dan memberikan tanda disebut komunikasi fatis. Tulisan ini mencoba mengidentifikasi sebaran, fungsi dan makna frasa fatik dalam bahasa Melayu Kupang yang ditekankan pada penuturnya untuk mengungkapkan pengetahuan atau pengalaman (kognitif) dan keinginan (konatif). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) bentuk frase fatik BMK dapat tersebar di awal, tengah dan di akhir, (2) fungsi utama frase fatik BMK adalah untuk mengungkapkan pengetahuan atau pengalaman (kognisi), mengungkapkan persahabatan ( menghilangkan jarak sosial) ditinjau dari segi kekuasaan dan solidaritas, dan (3) makna ungkapan fatis BMK terdiri atas makna asertif, makna direktif, makna ekspresif, dan makna deklaratif.
Kontak Bahasa dan Perubahan Dialektika: Tinjauan Sosiolinguistik di Wilayah Perbatasan Kabupaten Pinrang dan Kota Parepare Siti Hardianti Kahar; Mujahida Mujahida; Arief Fiddienika
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i3.3759

Abstract

Penelitian ini menginvestigasi fenomena kontak bahasa dan perubahan dialektal di wilayah perbatasan antara Kabupaten Pinrang dan Kota Parepare, dengan pendekatan sosiolinguistik. Melalui metode penelitian kualitatif, kami menganalisis jenis kontak bahasa yang terjadi, faktor-faktor yang memengaruhinya, dan dampaknya terhadap perubahan dialektal. Berdasarkan tinjauan pustaka tentang konsep kontak bahasa dan teori perubahan dialektal, serta data primer yang kami kumpulkan, kami mengidentifikasi profil komunitas bahasa, kondisi geografis, sosial, dan kultural wilayah perbatasan. Analisis kami menunjukkan adanya perubahan dialektal yang signifikan, terutama dalam penggunaan kosakata dan sintaksis, yang dapat ditelusuri kembali ke kontak intensif antara berbagai kelompok bahasa di wilayah ini. Implikasi sosiolinguistik dari temuan kami menyoroti perlunya perhatian dalam pemeliharaan dan pengembangan bahasa. Studi ini memberikan pemahaman yang lebih baik tentang kompleksitas dinamika bahasa di wilayah perbatasan dan memberikan sumbangan penting bagi literatur sosiolinguistik regional.
Potret Penggunaan Bahasa di Kantor Palang Merah Indonesia Jakarta Selatan: Kajian Lanskap Linguistik Hilda Hilaliyah; Chadis Chadis; Ahmad Muzaki; Aditya Rahman
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i3.3762

Abstract

Lanskap Linguistik (LL) telah menjadi bidang penelitian yang cukup dinamis. Semua kajiannya berfokus pada pemakaian bahasa di ruang publik. Hal tersebut tidak terkecuali sebuah kantor pemerintahan. Penelitian ini bertujuan menggambarkan penggunaan bahasa Indonesia dalam lanskap linguistik di Kantor Palang Merah Indonesia Jakarta Selatan (KPMIJS). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data berupa gambar visual dikumpulkan dengan cara dipotret dan didokumentasikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; Pertama, bahwa monolingual berbahasa Indonesia sebanyak 47%, merupakan situasi kebahasaan yang dominan ditemukan pada penggunaan bahasa di KPMIJS, disusul oleh monolinguistik Bahasa Inggris sebanyak 35%, dan bilingualistik bahasa Indonesia dan bahasa Inggris hanya 18%. Kedua, bentuk bahasa yang paling banyak digunakan adalah kata sebesar 34%, kalimat sebesar 34%, disusul oleh frasa yaitu 24%, dan wacana yaitu 8%. Ketiga, kesalahan penggunaan bahasa kerap ditemukan di area publik. Bentuk kesalahan berbahasa bahasa di KPMIJS dikarenakan salah tik (typo), penggunaan kata tidak baku, dan beberapa kesalahan berbahasa lainnya. Keempat, KPMIJS masih-masing bahasa memiliki fungsi, salah satu yang terbanyak adalah berfungsi sebagai pemberi petunjuk sebanyak 50%. Hal ini karena ada banyak sekat dan ruang di PMI olehnya petunjuk tertulis sangat dibutuhkan, terutama bila tidak ada orang untuk bertanya sesuatu, karenanya petunjuk lokasi, petunjuk tempat, petunjuk ruangan sangat penting. Selain itu, fungsi bahasa sebagai sumber informasi dan imbauan turut menghiasi di KPMIJS. Hal ini karena pengunjung yang datang ke KPMIJS, baik untuk mendonorkan darah maupun mencari darah sangat membutuhkan informasi, misal di mana harus mendaftar, bertanya (posko pengaduan), dan sebagainya. Selanjutnya, fungsi bahasa imbauan biasanya berisi perintah atau larangan kepada pengunjung.

Page 1 of 20 | Total Record : 196