cover
Contact Name
Suparman
Contact Email
suparman@uncp.ac.id
Phone
+6285261455244
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra
ISSN : 24433667     EISSN : 27154564     DOI : https://doi.org/10.30605/onoma
Core Subject : Education,
Onoma adalah jurnal akademik yang diterbitkan pada bulan Mei dan November oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di Universitas Cokroaminoto Palopo. Jurnal ini menyajikan artikel-artikel ilmiah tentang pendidikan, bahasa dan sastra Indonesia.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 238 Documents
Search results for , issue "Vol. 11 No. 1 (2025)" : 238 Documents clear
Sinisme dalam Dialog Film Komedi Viska Fitriastuti; Astri Widyaruli Anggraeni; Fitri Amilia
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i1.5023

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk sinisme yang terdapat dalam dialog film komedi dan menganalisis fungsi sinisme dalam membentuk karakter tokoh dalam film komedi. Fokus pada penelitian ini terletak pada bentuk-bentuk dan fungsi sinisme yang digunakan dalam dialog film, serta bagaimana sinisme tersebut mempengaruhi pembentukan karakter tokoh dalam film Imperfect: Karier, Cinta dan Timbangan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Data penelitian berupa kutipan dialog yang secara eksplisit dan implisit mengandung sindiran sinisme. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sinisme dalam dialog film komedi memiliki peran penting tidak hanya sebagai elemen humor, tetapi juga sebagai alat naratif yang kuat untuk membangun karakter. Sinisme dalam film ini muncul dalam bentuk verbal langsung, subtil, dan situasional. Dialog sinis digunakan untuk menciptakan karakter yang kritis dan reflektif, seperti tokoh Rara yang berani menentang tekanan sosial terhadap penampilan fisik. Selain itu, sinisme juga berfungsi membangun konflik internal dan eksternal, menggambarkan kedalaman emosi tokoh, serta menghadirkan humor yang menghibur sekaligus bermakna.
Konflik Batin Tokoh Utama dalam Novel Kotak Waktu Karya Pudjangga Lama Vani Arnelita; Sukirno Sukirno; Arju Susanto
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i1.5052

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan konflik batin tokoh utama dalam novel Kotak Waktu karya Pudjangga Lama. Penelitian konflik batin ini berfokus pada tokoh utama yang bernama Taka. Taka dalam novel Kotak Waktu mengalami konflik batin emosional yang cukup kompleks. Dengan menggunakan teori kebutuhan bertingkat Abraham Maslow, kebutuhan fisiologis, kebutuhan rasa aman, kebutuhan kasih sayang dan rasa cinta, kebutuhan harga diri dan kebutuhan aktualisasi diri. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Data penelitian ini tertulis pada dialog dan monolog dalam novel Kotak Waktu karya Pudjangga Lama. Dari hasil penelitian ini Taka memenuhi kelima kebutuhan bertingkat seperti kebutuhan fisiologis ada 2 data, kebutuhan rasa aman datanya 3, kebutuhan kasih sayang dan rasa cinta datanya 3, kebutuhan harga diri datanya 3 dan kebutuhan aktualisasi diri datanya 3. Kebutuhan bertingkat berkontribusi pada perkembangan tokoh Taka, kebutuhan ini berpengaruh pada fisik, emosional, hubungan sosial dan perjalanan hidupnya. Penelitian ini menunjukkan kebutuhan bertingkat Abraham Maslow memahami dinamika psikologis dalam konflik batin.
What Do They Talk About Translanguaging? Students and Lecturers’ Voices From Legal English Classes Widya Pertiwi Anwar; Muhammad Basri Jafar; Amirullah Abdullah; Andi Sakinah Ayu Lestari Dirhamzah; Misnawati Misnawati
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i1.5133

Abstract

This qualitative case study investigated the use and perceptions of translanguaging in English for Law courses within Islamic Law programs at a university in Indonesia. Data were collected through semi-structured interviews with 30 students and 3 English lecturers. The findings reveal that both students and teachers actively engaged in translanguaging, drawing on a repertoire of languages, including English, Indonesian, Bugis (the local language), and Arabic. Translanguaging served multiple pedagogical functions, including facilitating conceptual understanding, promoting inclusivity, and enhancing student engagement. However, the study also highlighted the need for a balanced approach to translanguaging, ensuring adequate exposure to the target language (English) and clear code-switching practices. The implications of these findings for pedagogy, curriculum development, and teacher training are discussed. This study contributes to the growing body of literature on translanguaging in education and provides valuable insights for educators working in multilingual and multicultural contexts
Penggunaan Bahasa Jawa dalam Film Pendek Rujak Cingur Lek Har Karya Bayu Skak: Kajian Sosiolinguistik Laura Putri Nuraenny; Prembayun Miji Lestari
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i1.5168

Abstract

Penggunaan bahasa Jawa dalam sebuah film menjadikannya sebagai wujud pengenalan budaya disuatu daerah. Penelitian ini menganalisis penggunaan bahasa Jawa dalam film pendek berjudul Rujak Cingur Lek Har yang diciptakan oleh Bayu Skak. Penelitian ini berfokus pada peran bahasa Jawa dalam menggambarkan dialog tokoh, konflik, serta budaya masyarakat daerah Surabaya. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan penggunaan bahasa Jawa dan variasi bahasa yang muncul dalam dialog antar tokoh. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan sosiolinguistik untuk mendeskripsikan penggunaan bahasa Jawa dalam film tersebut. Data penelitian berasal dari transkrip lisan pada dialog di episode 1 hingga 3 dari film pendek Rujak Cingur Lek Har yang diunggah di aplikasi YouTube Skak Studios. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan pencatatan. Hasil penelitian diharapkan dapat menambah wawasan tentang penggunaan bahasa dalam film, termasuk ragam bahasa Jawa seperti ngoko alus, ngoko lugu, krama alus, serta campuran bahasa Jawa dengan bahasa Indonesia dan bahasa asing. Selain itu, ditemukan pula variasi bahasa seperti dialek Suroboyoan, idiolek, serta kata makian atau pisuhan
Rekonstruksi Cerita Pendek Ikan Asin dan Mah Yong menjadi sebuah Naskah Sinema Pendek Diana Rosita Dewi; Wahyudi Siswanto; Indra Suherjanto
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i1.5204

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji proses rekonstruksi cerita pendek Ikan Asin dan Mah Yong karya Rifan Nazhip menjadi sebuah naskah sinema pendek dengan menggunakan teori adaptasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Proses rekonstruksi menggunakan teori adaptasi Hutcheon. Berdasarkan hasil penelitian terdapat unsur cerita pendek berupa tema, alur, tokoh dan penokohan, latar, sudut pandang, dan amanat. Setelah proses adaptasi, hasil penelitian tersebut menunjukkan perubahan yang ditandai dengan adanya pengurangan, penambahan, dan perubahan bervariasi. Pengurangan cerita pendek dikategorikan menjadi dua, yaitu penyederhanaan alur dan pengurangan tokoh. Penambahan dikategorikan menjadi lima, yaitu penambahan karakter atau tokoh, struktur cerita, lokasi, dialog, dan adegan. Perubahan bervariasi cerita pendek terdapat pada nama tokoh, pada cerita pendek menggunakan kata ‘Aku’ berubah menjadi Agus dalam naskah sinema pendek. Dengan demikian, rekonstruksi cerita pendek menjadi naskah sinema pendek merupakan upaya untuk memperkaya dan memperluas pengalaman artistik cerita asli dalam format yang berbeda.
Hubungan Penguasa Nusantara (Perspektif Historiografi Melayu Tradisional) Sudirman Shomary; Roziah Roziah; Tri Yuliawan; Nurul Aini Sudirman
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i1.5205

Abstract

Penelitian ini mengkaji hubungan sosial, ekonomi, politik, agama, dan budaya antar penguasa di Nusantara melalui perspektif historiografi Melayu tradisional. Fokus penelitian ini adalah mengungkap dinamika kekuasaan yang terjalin melalui perkawinan, perdagangan, diplomasi, dan konflik sebagai strategi memperkuat pengaruh regional. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis isi (content analysis) serta teknik hermeneutik untuk mengkaji pola hubungan sosial, ekonomi, politik, agama, dan budaya yang tergambar dalam karya historiografi tradisional Melayu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ikatan kekerabatan, seperti perkawinan antar keluarga kerajaan, memainkan peran penting dalam membangun aliansi strategis dan legitimasi kekuasaan. Hubungan ekonomi ditandai oleh perdagangan lintas wilayah yang memperkuat integrasi antar kerajaan, tetapi juga memicu persaingan dan konflik terkait kontrol jalur dagang. Dari aspek politik, hubungan ini mencakup ekspansi wilayah, penyerahan upeti, dan pengkhianatan yang memperlihatkan dinamika antara kerja sama dan rivalitas kekuasaan. Penelitian ini juga menyoroti peran agama dan budaya sebagai sarana integrasi melalui penyebaran Islam dan adat-istiadat yang memperkuat identitas kolektif. Temuan ini memperkaya kajian sosiologi sastra dalam memahami bagaimana narasi sejarah membentuk struktur kekuasaan dan identitas sosial di Nusantara.
Tindak Tutur Lokusi, Ilokusi, dan Perlokusi dalam Interaksi Pedagang dan Pembeli di Pasar Tradisional Nur Khadijah Razak
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i1.5209

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tindak tutur lokusi, ilokusi, dan perlokusi yang terjadi dalam interaksi antara pedagang dan pembeli di pasar tradisional. Pasar Karuwisi Makassar, sebagai ruang sosial yang dinamis, menjadi tempat berlangsungnya berbagai bentuk komunikasi yang memengaruhi proses jual beli. Tindak tutur ilokusi berhubungan dengan maksud atau tujuan yang terkandung dalam sebuah perintah, permintaan, atau tawaran. Di sisi lain, tindak tutur lokusi merujuk pada ungkapan yang digunakan untuk menyampaikan pesan secara eksplisit. Adapun tindak tutur perlokusi menitikberatkan pada efek yang ditimbulkan oleh ucapan tersebut terhadap respons pendengar. Pola komunikasi antara pedagang dan pembeli ini dipengaruhi oleh aspek sosial, budaya, dan ekonomi yang khas di lingkungan pasar tradisional. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa memahami ketiga komponen tindak tutur ini sangat penting untuk menjelaskan bagaimana percakapan di Pasar Karuwisi Makassar berperan tidak hanya sebagai sarana transaksi, tetapi juga sebagai medium untuk membangun hubungan sosial dan budaya antara pedagang dan pembeli. Penelitian ini memberikan perspektif mendalam tentang kompleksitas komunikasi di pasar tradisional, yang melibatkan tidak hanya aspek ekonomi, tetapi juga dimensi sosial yang lebih luas.
The Implementation of Team-based Learning IDLE Digital Technology-based Devices in Developing Speaking Skills Konder Manurung; Aminah Aminah; Wahyudin Wahyudin; Grace Novenasari Manurung
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i1.4947

Abstract

This study aims to enhance students’ speaking skills in an academic setting by applying the Team-based Learning Model and describe how they perceive the implementation of IDLE digital technology-based devices in the application of the team-based learning model. Mixed Method research is used in this investigation. An experimental method was used to collect quantitative data, applying the Team-based Learning model to teach speaking skills to two student groups, which were selected using a probability sampling technique. Questionnaires and oral tests were used to gather quantitative data, while qualitative data was collected through focus group discussions and interviews. The quantitative data was analyzed using descriptive statistics with SPSS for Windows, and the qualitative data, which focuses on the problems and the objectives of the research, was analyzed using Content Analysis. The results of the data analysis show more students passed the Speaking in Academic Context Course than the students did in the previous academic years. The passing scores are between 71 to 76 and 86 to 100, or grades B (Good) and A (Very Good). According to the findings of data analysis on student perceptions obtained from questionnaires, students used several IDLE digital technology-based devices to complete projects, used the IDLE digital technology-based devices for fairly effective periods, between 30 minutes and over an hour per day, and used them for both receptive and productive activities individually and in group. The findings imply that the effective selection of teaching models and instructional media, especially the application of IDLE digital technology-based devices, is needed to motivate students to learn individually and in groups.
Kritik Sosial dalam Lagu Grup Band Feast: Kajian Teori M.A.K. Halliday Arras Reka Widoty; Yarno Yarno; Suher Suher
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i1.5079

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis simbol-simbol kritik sosial yang terkandung dalam lirik lagu-lagu grup band Feast seperti pendidikan, moral, politik dan sebagainya yang menjadi salah satu faktor kritik sosial. Teori yang digunakan adalah semiotika sosial M.A.K. Halliday dan Gilin. Dalam teori semiotika sosial, bahasa dianggap sebagai sistem tanda yang dipengaruhi oleh konteks sosial, politik, dan budaya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif terhadap lirik-lirik lagu karya Feast. Sumber data penelitian adalah lirik lagu “Politrik”, “Apa Kata Bapak”, dan “Kelelawar” karya grup band Feast. Teknik analisis data menggunakan konsep fungsi bahasa, yakni metafungsi utama: (1) ideational, (2) interpersonal, dan (3) tekstual. Metafungsi ideational berkaitan dengan cara bahasa merepresentasikan pengalaman dunia nyata melalui konstruksi makna, metafungsi interpersonal melibatkan bagaimana membangun hubungan sosial dan menyampaikan sikap atau perasaan, sementara metafungsi tektual mengatur bagaimana pesan itu disusun dalam teks. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Feast menggunakan metafora, ironi, dan berbagai simbol lainnya untuk menyuarakan perlawanan terhadap ketidakadilan sosial, kesenjangan ekonomi, serta isu politik.
Pengembangan Bahan Ajar Membaca Teks Non Sastra Menggunakan Strategi SQ3R (Survey, Question, Read, Recall / Recite, Review) Berbasis Kurikulum Merdeka Untuk Peserta Didik Kelas 7 SMP IT Darul Azhariyun Devira Syabila Harahap; M. Surif; Muharrina Harahap
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i1.5117

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa efektif pengembangan bahan ajar yang dilakukan terhadap kemampuan membaca teks non siswa kelas VII SMP IT Darul Azhariyun. Populasi dalam penelitian ini ialah siswa kelas VII. Sampel dalam penelitian ini ialah dibagi dua, menjadi satu kelas control dan satu kelas eksperimen yang masing-masing berjumlah 15 peserta didik. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancar, dan kuseioner. Penelitian ini merupakan penelitian R&D dengan model pengembangan Thiagarajaran 4D. Berdasarkan hasil penelitian maka diketahui bahwa pengembangan bahan ajar efektif terhadap kemampuan membaca teks non sastra siswa kelas VII SMP IT Darul Azhariyun. keefektivan pengembangan materi menggunakan bahan ajar ini yang diperoleh datanya dari hasil uji coba kelas kontrol dan eksperimen menunjukan bahwa kelas eksperimen mendapatkan nilai 82.000 atau 82% yang termasuk dalam kategori efektif, sedangkan untuk kelas kontrol mendapatkan nilai 58.000 atau 59% termasuk dalam kategori tidak efektif. Penelitian ini menggunakan metode R&D dengan mododel pengembangan 4D yang dikembangkan oleh Thiagarajan. Pengembangan ini melalui 4 Tahapan yaitu (define, design, development and dissemination)

Page 4 of 24 | Total Record : 238