cover
Contact Name
Suparman
Contact Email
suparman@uncp.ac.id
Phone
+6285261455244
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra
ISSN : 24433667     EISSN : 27154564     DOI : https://doi.org/10.30605/onoma
Core Subject : Education,
Onoma adalah jurnal akademik yang diterbitkan pada bulan Mei dan November oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di Universitas Cokroaminoto Palopo. Jurnal ini menyajikan artikel-artikel ilmiah tentang pendidikan, bahasa dan sastra Indonesia.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,779 Documents
Formula Misteri dalam Webtoon Kemala Karya Sweta Kartika, Dedy Koerniawan dan Pierre Rangga: Kajian Genre John G. Cawelti Adela Puspita Sari; Fitri Merawati
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i1.4461

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengungkapkan formula misteri dan invensi yang terdapat pada Webtoon Kemala karya Sweta Kartika, Dedy Koerniawan dan Pierre Rangga. Webtoon ini merupakan cerita misteri horor. Teori yang digunakan adalah teori formula dari John G. Cawelti. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan data yang dipakai melibatkan studi pustaka, baca, simak,dan catat dari sumber-sumber pustaka yang relevan. Analisis data dilakukan dengan menganalisis formula, invensi dalam Webtoon tersebut. Hasil analisis menunjukkan bahwa formula misteri dalam Webtoon terdiri dari (1) pengenalan detektif, (2) kejahatan dan petunjuk, (3) penyelidikan, (4) pengumuman solusi, (5) penjelasan solusi, dan (6) akhir dari cerita. Bentuk invensi yang terdapat pada pola cerita yaitu terdapat pengubahan alur atau struktur naratif yaitu pengenalan detektif/tokoh utama. Penambahan alur atau struktur naratif yaitu menceritakan asal muasal kehidupan tokoh utama sebelum meninggal.
The Socratic Method of Instruction: An Experience in Vocabulary Class Mahmud, Lida Holida; Tryana, Tryana
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i4.4464

Abstract

The purpose of this study was to establish an environment for critical thinking in a vocabulary course at Universitas Pamulang by implementing Socratic questioning. The use of Socratic questioning aimed to reinforce students' techniques for mastering language and enhance their vocabulary skills. The participants in this study were students enrolled in the first semester of the English Department at Universitas Pamulang. The research followed a Classroom Action research design, which included two cycles of action implementation, class observation, and result analysis. The study utilized observation lists, questionnaires, and a vocabulary test as instruments. The data underwent qualitative analysis, which revealed that the average scores in each cycle demonstrated an upward trend from the pretest to the post-test. However, in the subsequent phase, a fluctuating, steady, and declining score was observed. The students employed Socratic questioning during the vocabulary test. The findings have shown that the use of Socratic inquiry effectively enhances critical thinking among students and facilitates vocabulary learning by prompting reevaluation. Consequently, it motivates students to engage in reflective thinking and provide precise answers.
Nilai Sosial dalam Syair Karambangan Suku Pamona Ciptaan Nardi Banggai Yunidar, Yunidar; Khairunnisa Bakari
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i4.4466

Abstract

Suku Pamona adalah suku yang memiliki berbagai macam budaya dan kesenian yang diwariskan secara turun-temurun oleh leluhur mereka. Salah satu kesenian yang masih bisa kita dapatkan hingga saat ini adalah syair karambangan yang di dalamnya memuat nilai-nilai kehidupan. Fokus permasalahan dalam penelitian ini yaitu: bagaimanakah nilai sosial yang terdapat dalam syair karambangan Suku Pamona ciptaan Nardi Banggai. Tujuan pada penelitian ini adalah mendeskripsikan nilai sosial yang terdapat dalam syair karambangan suku pamona ciptaan Nardi Banggai. Penelitian ini termasuk jenis penelitian kualitatif. Data penelitian ini berupa syair karambangan yang diperoleh melalui narasumber langsung. Penelitian ini dilaksanakan di Pamona Selatan, Kabupaten Poso. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian ini metemukan bahwa syair karambangan Suku Pamona memiliki nilai-nilai sosial seperti: Nilai kasih sayang, Nilai tanggung jawab, dan Nilai keserasian hidup. Nilai kasih sayang terdiri atas Nilai pengabdian, Nilai menolong, Nilai kesetiaan, dan Nilai kepedulian. Nilai tanggung jawab terdiri atas nilai rasa memiliki, nilai disiplin, dan nilai empati. Nilai keserasian hidup terdiri atas nilai keadilan, nilai toleransi, nilai kerja sama, dan nilai demokrasi . Nilai-nilai sosial tersebut dapat kita lihat pada Suku Pamona dalam menjalankan kehidupan sehari-hari.
Keterbacaan Teks pada Buku Ajar Bahasa Sunda “ Wiwaha Basa” Kelas VII SMP/MTs Nenden Aisyah; Usep Kuswari; Haris Santosa Nugraha
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i4.4473

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui factor-faktor yang mempengeruhi keterbacaan, serta mengetahui keterbacaan teks pada buku ajar bahasa Sunda “ Wiwaha Basa” kelas VII SMP/ MTs. Buku ajar berperan menjadi elemen krusial dalam pembelajaran, memberikan manfaat signifikan bagi siswa, kurikulum, guru, dan masyarakat, serta menunjukkan betapa pentingnya perannya dalam pendidikan. Kendala dalam memahami materi pelajaran dapat menghambat siswa memperoleh informasi dan mencapai tujuan pembelajaran, menjadikan peran materi pelajaran sangat penting dalam konteks pendidikan. Peneliti menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif terhadap teks wacana yang terdapat dalam buku ajar tersebut. Teknik pengambilan data menggunakan teknik studi pustaka dengan menggunakan analisis unsur langsung. Pengambilan data observasi langsung melalui studi pustaka terhadap teks wacana yang terdapat dalam buku ajar tersebut. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan pada enam wacana dari keseluruhan bab buku “Wiwaha Basa”, didapatkan 2 wacana memiliki keterbacaan berkategori mudah, dan 4 wacana memiliki keterbacaan berkategori sesuai. Maka dapat disimpulkan, bahwa buku ajar bahasa Sunda berjudul “Wiwaha Basa” untuk SMP kelas VII, sesuai dengan kemampuan keterbacaan peserta didik kelas VII SMP/MTs.
Aspek Motivasi dalam Cerita Sastra Anak Suku Sasak: Kajian David C Mcclelland Ramdhani, Marlinda; Intiana, Siti Rohana Hariana; Khairussibyan, Muh.; Susanti, Pipit Aprilia
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i4.4480

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aspek motivasi yang terdapat pada cerita sastra tradisonal suku Sasak yang biasa sering dijadikan bacaan sastra anak. Sampel penelitian ini dibatasi maksimal delapan cerita sastra tradisional yang diperoleh dari observasi, wawancara, dan studi dokumen terkait cerita sastra tradisional. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif deskriptif yang mengkaji aspek motivasi dalam cerita rakyat suku Sasak menggunakan teori psikologi sastra David C McClelland. Data penelitian ini berupa kalimat atau paragraf yang terdapat di masing-masing cerita tradisional suku Sasak yang menjadi sampel penelitian. Sumber data penelitian ini adalah pemangku dan masyarakat suku Sasak yang mengetahui benar terkait suatu cerita sastra tradisional, serta internet atau buku yang memuat cerita sastra tradisional yang sudah ditulis. Hasil penelitian menunjukkan terdapat tiga aspek motivasi dalam cerita rakyat suku Sasak, yaitu motivasi untuk berprestasi, berafiliasi, dan berkuasa. Dari ketiga jenis motivasi tersebut, aspek yang paling banyak muncul adalah motivasi untuk berafiliasi, sedangkan aspek yang paling jarang muncul adalah motivasi untuk berprestasi.
Kualitas Soal Bahasa Indonesia Kelas XI SMAN 2 Bangko Pusako: Analisis Butir Soal Rahayu, Luluk Puji; Sukenti, Desi
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i4.4481

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas butir soal ujian semester ganjil mata pelajaran bahasa Indonesia kelas XI di SMAN 2 bangko pusako tahun ajaran 2023/2024 ditinjau dari daya beda, tingkat kesukaran, dan pengecoh. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah soal ujian semester ganjil bahasa Indonesia kelas XI, kunci jawaban, dan hasil jawaban siswa. Analisis data menggunakan bantuan aplikasi Anates versi 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan tingkat kesukaran soal, terdapat 17 (57%) soal kategori mudah, 9 (30%) soal kategori sedang, dan 4 (13%) soal kategori sukar. Berdasarkan daya beda, terdapat 6 (20%) soal berkategori jelek, 14 (47%) soal berkategori sedang, dan 10 (33%) soal kategori baik. Berdasarkan kualitas pengecoh terdapat 67% efektif, dan 33% tidak efektif. Soal dengan kategori yang buruk akan mengalami perbaikan dan revisi agar sesuai dengan kualitas yang diharapkan, sedangkan soal dengan kategori yang baik bisa digunakan kembali sebagai soal evaluasi berikutnya.
Kampanye Gaya Hidup Zero Waste dalam Lagu Plastik Karya Saykoji Caesar Adlu Hakim; Dwi Sulistyorini; Agung Andana; Sutejo, Sutejo
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i4.4490

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk kampanye gaya hidup zero waste dengan kajian ekologi sastra dalam lirik lagu Sampah karya Saykoji. Zero waste merupakan kegiatan upaya untuk pengurangan produksi sampah dengan langkah 5R, yaitu refuse, reduce, reuse, recycle, dan rot. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah lirik karya Saykoji yang dirilis pada tahun 2019. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik simak dan catat. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan lima langkah analisis yakni mengumpulkan data, menulis deskripsi data, mereduksi data, mengategorisasikan data, dan menghubungkan data. Hasil analisis dalam penelitian ini menghasilkan dua aspek pesan ekologi sastra yang tersaji dalam lirik lagu Sampah karya Saykoji. Pertama, bahaya sampah plastik dengan empat kutipan yang berfokus pada kondisi sampah plastik saat ini dan dampaknya bagi lingkungan. Kedua, kampanye gaya hidup zero waste dengan empat kutipan yang berfokus pada ajakan untuk menjaga alam di Indonesia dengan cara menolak, mengurangi penggunaan, menggunakan kembali, dan mendaur ulang plastik.
Cross-Cultural Pragmatics: An Investigation into Speech Act Realization on The Ship Limbong, Sunarlia; Palayukan, Novianty; Chandra, Ade; Jayanti, Retno Dwi; Riwu, Willyam Raimond
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i1.4492

Abstract

This study, titled "Cross-Cultural Pragmatics: An Investigation into Speech Act Realization on the Ship," aims to explore the influence of cultural backgrounds on the realization of speech acts among crew members in the Indonesian maritime industry. Specifically, it identifies the patterns and challenges associated with cross-cultural pragmatics on ships. Utilizing a descriptive qualitative design, the research was conducted on KM Lambelu, employing field notes, interviews, and observations as data collection instruments. The findings reveal that cultural backgrounds significantly influence how speech acts are realized by crew members, particularly regarding politeness, directness, and respect for hierarchy. The study highlights that while cultural diversity enriches interactions among crew members, it can also create communication barriers if not properly managed. The research further emphasizes that politeness strategies are deeply rooted in cultural norms, with a strong emphasis on seniority in hierarchical maritime settings.
Analisis Gaya Bahasa pada Novel Merindu Baginda Nabi Karya Habiburrahman El Shirazy Hasnur Ruslan; Pratama Bayu Santoso
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i4.4521

Abstract

Fokus permasalahan dalam penelitian ini adalah gaya bahasa apa saja yang digunakan pada novel Merindu Baginda Nabi karya Habiburrahman El Shirazy?. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gaya bahasa yang digunakan pada novel Merindu Baginda Nabi karya Habiburrahman El Shirazy. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini adalah keseluruhan gaya bahasa yang digunakan oleh Habiburrahman El Shirazy dalam menulis novel Merindu Baginda Nabi. Dalam pengumpulan data, penelitian ini menggunakan teknik baca dan catat, sedangkan teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini, yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data terdapat 16 gaya bahasa yang digunakan dalam novel Merindu Baginda Nabi karya Habiburrahman El Shirazy, yaitu : 1) Metafora, 2) Pleonasme, 3) Alegori, 4) Simile, 5) Perifrasis, 6) Antonomasia, 7) Anafora, 8) Tautologi, 9) Epifora, 10) Pertanyaan Retoris, 11) Hiperbola, 12) Apostrof, 13) Ironi, 14) Sinisme, 15) Sarkasme, 16) Asidenton
The Students’ Productive Skills through TRB Test to Support SMCP Implementation Palayukan, Novianty; Limbong, Sunarlia; Nurfadilah, Auliyanti Sahril; Hatiffah, Nurul; Hasyari, Mutmainnah
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i1.4522

Abstract

This research aimed to investigate the assessment of students’ productive skills (speaking and writing skills) through the Training Record Book (TRB) test in support of the implementation of Standard Marine Communication Phrases (SMCP). This research applied descriptive qualitative research. It was calculated first based on the aspects score of cadets’ speaking and writing skills, then described them in words qualitatively. The assessment Rubric by Brown (2004) and the semi-structured interview were applied in gathering the data which was conducted by cadets from Politeknik Ilmu Pelayaran Makassar. The speaking aspects overwhelmed grammar, vocabulary, pronunciation, and fluency. Meanwhile, the writing aspects involved organization, content, coherence, diction, grammar, and mechanics. The score range of each aspect was 1 to 4 with the score 1 being the lowest and the score 4 being the highest with their description. Then, a semi-structured interview was used in the research to obtain more data. In applying this type, the researchers provided a recorder, notes, and definitely some questions to ask, but remained flexibility so that other information could arise. Semi-structured interviews guided the researchers to investigate the cadets’ view of what was typically lacking and strong aspects of cadets' speaking and writing performance through the TRB test. The result of the research revealed that grammar is the lacking aspect for the cadets in both speaking and writing, while vocabulary and pronunciation were relatively stronger in speaking skills and the organization aspect was much stronger in writing skills. The research identified some reasons for this weaknesses including maladaptive language habits among seafarers, resistance to grammar learning, lack of motivation, student reluctance, and non-compliant speakers in speaking skills and students’ reluctance and Grammar resistance in the writing skills. This research revealed the crucial of concerning these weaknesses to improve the cadets’ ability to be able to communicate effectively so that it can lead to safety and operational efficiency.